Home Blog Page 1262

Diduga Jadi Kaki Tangan Barang Haram (Sabu), Satreskoba Polres Lumajang Bekuk Pelaku

0

LUMAJANG-Jajaran Polres Lumajang terus gencar melawan kejahatan Narkoba.

Seperti halnya dilakukan Satresnarkoba Polres Lumajang kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan dan mengedarkan narkotika jenis sabu di daerah hukum Polres Lumajang, Rabu (13/10/2022).

Tiga pelaku diantaranya berinisial AR (28) Warga Desa Malasan, Kabupaten Probolinggo AW (30) warga Desa Wonorejo Kacamatan Maron Kabupaten Probolinggo dan N (57) warga Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari ketiga tersangka serbuk kristal warna putih diduga sabu seberat 6,41gram.

Kasat Narkoba Polres Lumajang AKP Ernowo mengatakan, awalnya anggota opsnal Satreskoba Polres Lumajang sekitar pukul 10.55 wib berhasil menangkap dua orang tersangka berinisial AR dan AW di rumah kosong desa Ranuyoso, Kecamatan Ranuyoso.

Saat dilakukan penggeledahan polisi mengamankan barang bukti berisi 3 pocket sabu serbuk kristal warnah putih yang dibungkus tisu ditaruh didalam bungkus rokok yang disimpan disaku milik tersangka AR.

“Tiga pocket serbuk kristal warna putih diduga sabu dengan berat 2,65 gram,” katanya.

Selain itu, polisi juga mengamankan satu alat hisap sabu, yang terangkai sedotan plastic dan pivet kaca.

“Kami juga mengamankan dua handphone milik kedua tersangka,” imbuh Ernowo.

Berdasarkan pengembangan dari kedua tersangka AR dan AW, hanya butuh waktu 10 menit polisi berhasil menangkap N warga Desa Mlawang, Kecamatan Klakah.

“Tersangka N ini kita tangkap dirumah kosong bersama-sama kedua tersangka lainnya,” terangnya.

Ernowo menuturkan, dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan satu buah kotak yang berisi 5 plastik klip yang berisi serbuk kristal warna putih yang diduga sabu dengan total 3,76 gram.

“Anggota kami juga mengamankan uang tunai diduga hasil penjualan Rp 700 ribu, dua pivet kaca, dan satu timbangan elektrik,” ungkapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya para pelaku dikenakan pasal Pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) dan atau pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 tahun 2009, tentang Narkotika jo pasal 55 ayat (1) KUHP.

“Kami akan terus mengembangkan kasus tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih besar lagi,” pungkas Ernowo.

(Humas/Bam)
Editor : dhw_robhin

Cegah Paham Radikal Dan Terorisme, Divhumas Polri Gelar FGD Di Jawa Timur

0

JATIM – Cegah paham radikal dan terorisme, Divisi Hubungan Masyarakat ( Div Humas ) Polri menggelar Focuss Discusion Group (FGD) di wilayah Hukum Polda Jawa Timur dengan melibatkan Pemerintah Daerah Kabupaten setempat.

Kegiatan yang dipimpin oleh Kombes Pol. Dr. Nurul Azizah,S.I.K, MSi didampingi oleh AKBP Gatot Hendro Hartono,S.E,M.Si dan Ipda Dwi Restra W,S.I.Kom dari Div Humas Polri kali ini mengusung tema “Terorisme adalah musuh kita bersama”.

FGD ini diselenggarakan selama dua hari mulai Rabu (12/10/22) hingga Kamis (13/10/22) di Kabupaten Lamongan,Tuban dan Bojonegoro, Jawa Timur dihadiri Forkopimda,Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat,Ulama,Mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya di masing – masig wilayah kabupaten.

Kegiatan FGD menghadirkan Narasumber mantan aktivis kelompok Radikal-teroris th 2022-2014 asal Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban serta mantan Napiter yang bebas sejak 23 Oktober 2017, Arif Budi Setyawan, S.Pd dan Pengurus Harian Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme (BPET) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat periode 2020-2025 Muhammad Makmun Rasyid, S.Ud., M.Ag.

Dalam sambutanya,Tim Div Humas Polri yang diwakili oleh AKBP Gatot Hendro mengatakan bahwa upaya pencegahan radikalisme merupakan tanggungjawab seluruh elemen masyarakat.

“Perlu peran serta dari seluruh elemen selain forkopimda, peran serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan stakeholder terkait,”kata AKBP Gatot Hendro,di ruang Rapat RH. Ronggolawe lantai III Pemerintah kabupaten Tuban,Kamis (13/10/22).

Perwira menengah Polri yang kesehariannya menjabat sebagai Kasubag Berita pada Biro Penmas Div Humas Polri ini juga berharap dengan kegiatan tersebut dapat memberikan tambahan pengetahuan kepada seluruh stakeholder yang hadir sehingga bisa disampaikan hingga masyarakat lapisan paling bawah.

Sebelum penyampaian materi oleh narasumber, kegiatan di dahului pemberian Plakat oleh Tim kepada Bupati Tuban yang diterima oleh Sekda dilanjutkan pemberian Plakat dari Bupati Tuban kepada Tim yang diterima oleh AKBP Gatot Hendro.

Dalam penyampainya Arif Budi Setyawan selaku narasumber mengatakan terkait dengan penanganan masalah teroris tidak hanya fokus penanggulangan setelah kejadian, namun ia mengatakan jauh lebih penting dalam hal pencegahan.

“Jika penanganan bisa kita sebut tanggungjawab pihak keamanan, tapi pencegahan adalah tanggung jawab seluruh masyarakat Indonesia,”ungkap Arif Budi Setyawan.

Sementara itu Makmun Rasyid S.Ud., M.Ag. pengurus MUI pusat sebagai narasumber kedua memaparkan Kontra Radikal-Terorisme dalam Perspektif Kebangsaan.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan membangun sinergi seluruh stakeholder bersama Kepolisian dan pemerintah untuk membangun kewaspadaan dari pengaruh ancaman pengaruh Radikal-Terorisme di era tekhnologi.

Dikonfirmasi usai kegiatan Sekretaris daerah kabupaten Tuban Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si., mengucapkan terimakasih serta apresiasi terkait kegiatan FGD kontra Radikalisme yang dilaksanakan oleh Humas Polri yang bisa menjadi pengingat kembali tentang bahaya radikalisme.

“Karena ini merupakan bahaya laten, ini bisa menjadi peringatan kembali terkait dengan radikalisme memang harus kita waspadai, makanya kita undang seluruh stakeholder yang mempunyai jaringan hingga tingkat bawah,”kata Budi Wiyana.

Sekda Kabupaten Tuban ini menambahkan kedepan pemerintah Kabupaten Tuban akan bekerjasama dengan beberapa pihak untuk menindaklanjuti kegiatan hari ini sehingga masyarakat bisa benar-benar mengetahui supaya tidak terjerumus terkait dengan radikalisme.

“Yang kita perlukan adalah memperluas lagi informasi-informasi yang perlu disebarluaskan untuk kewaspadaan kita, karena strategi radikalisme ini selalu mempunyai cara yang baru,”pungkasnya. (Humas/red)
Editor : dhw_robhin

Study tours Pelajar Sekolah Dasar Cimahi Mandiri 1, Jelajahi Wisata Militer Dan Cireundeu

0

Cimahi – Jum’at (14/10/2022)
Kota Cimahi selain terkenal sebagai kota Militer, juga terkenal juga sebagai kota yang sarat memiliki nilai sejarah.
Ada sensasi tersendiri saat berjalan menyusuri kota Cimahi,diantara rimbunnya pohon mahoni yang berjejer rapi di pinggir jalan, kita bisa temukan deretan bangunan peninggalan kolonial Belanda yang masih terawat dan sebagian besar masih di pergunakan terutama oleh pihak instansi militer.
Menyadari potensi ini maka Pemerintah Kota Cimahi dengan dukungan dari pihak TNI,pada tanggal 28 september 2022 yang lalu resmi meluncurkan program wisata militer dan Heritage atau di singkat Cimitage.
Bak gayung bersambut, program ini diapresiasi baik oleh berbagai pihak terutama dari dunia pendidikan.

Pada hari selasa dan rabu tanggal 11 dan 12 oktober 2022 , para Siswa kelas 3 A, 3B, 3C dan 3D Sekolah Dasar Mandiri 1 Cimahi menyelenggarakan study tour keliling kota Cimahi.
Dengan bimbingan pemandu wisata dari HPI (Himpunan Pemandu Wisata) DPC kota Cimahi mereka berkeliling kota Cimahi dengan mempergunakan 4 buah bis pariwisata yaitu 2 buah bis Sakoci dan 2 buah bis Bandros,
Walau terkendala hujan yang deras di hari pertama tak menyurutkan antusias para siswa dalam mengikuti seluruh rangkaian study tour ini.
Kampung adat Cirendeu merupakan tujuan akhir dari study tour kali ini. Di sini mereka menyimak penuturan dari pemandu wisata sekaligus mendapatkan kejutan istimewa, yaitu makan siang dengan Rasi ( beras singkong) sebagai pengganti nasi.
Menurut Ibu Oki,Wali kelas 3B menuturkan” Study tour ini dalam rangka memenuhi kurikulum merdeka yang salahsatu programnya yaitu P5 atau Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila,Pengenalan kearifan lokal yang ada di kota Cimahi adalah tujuan dari Study tour kali ini.”Jelasnya.

Momen haru dan khidmat terjadi saat kunjungan ke Ereveld Leuwigajah,
Ereveld Leuwigajah merupakan taman makam kehormatan Belanda untuk para korban perang saat jepang menguasai Hindia Belanda.
Setidaknya 500 orang anak anak korban perang di makamkan di sini.
Di Ereveld Leuwigajah, para siswa menyimak pemaparan tentang akibat dari perang, pentingnya toleransi dan kasih sayang dengan sesama.
Di sini mereka menabur kan bunga lalu berdo’a bersama.
Para Siswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, dengan di dampingi para wali kelas dan beberapa orang tua, study tour berlangsung semarak. Selain berkeliling, para siswa pun turun di beberapa titik kunjungan seperti gedung Historis dan stasiun kereta api kota Cimahi. Di sana selain menyimak paparan dari para pemandu wisata mereka pun menulis dalam buku catatan nya masing masing
Menurut Iman Firmansyah dari bidang Event & Program HPI kota Cimahi mengungkapkan,
“Kedepannya HPI akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk turut bersama memperkenalkan pariwisata kota Cimahi , tidak hanya wisata militer dan Heritage tapi juga wisata seni dan budaya.”Ungkap Iman.
Study tour berakhir setelah kunjungan ke kampung adat Cirendeu, dengan gembira, para siswa kembali ke sekolah, sepanjang perjalanan di atas mobil sakoci atau Bandros mereka bernyanyi gembira.

(Soni/Gibb)
Editor : dhw_robhin

Kerap Turun Bertemu Warga, AKBP Dewa Tuai Apresiasi

0

Lumajang – Upaya menciptakan wilayah hukum yang kondusif, terus digagas oleh Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K M.H.

Tak hanya duduk manis di ruang kerja layaknya pimpinan, AKBP Dewa kerap dijumpai warga di kawasan pedesaan, terlebih di waktu malam hari.

Bertemu warga, didampingi anggota polsek jajaran, bertujuan mendengar langsung masukan – masukan dan menyerap informasi, guna menentukan tidak lanjut yang tepat sasaran.

Dikonfirmasi awak media AKBP Dewa berkata, selain dari sudut pandang menciptakan wilayah yang kondusif, ia juga mengungkapkan jika langkah tersebut ditempuh untuk membina hubungan baik antara Polri khususnya Polres Lumajang dengan masyarakat.

“Langkah – langkah tersebut sudah kami lakukan jauh hari sebelumnya. Program – progam kami gagas tentu untuk kebaikan Lumajang itu sendiri,” ucapnya, Kamis (13/10/2022).

Selebihnya ia menegaskan, sebagai pimpinan tentu harus menjadi tauladan bagi anggotanya. Kolaborasi dan kerjasama, saling memotivasi perlu dibina dan dilakukan dalam setiap tahap pelaksanaan tugas.

“Mengemban amanah masyarakat itu tidak boleh main – main. Polres Lumajang secara keseluruhan sampai di wilayah ujung masing – masing polsek – polsek jajaran ini tidak boleh kita kotak – kotak hanya mendasari karena di polsek itu ada Kapolsek. Tentu kita harus memikul apa yang diamanahkan masyarakat ini secara bersama – sama. Tidak ada bedanya pimpinan dan anggota, yang harus kita garis bawahi adalah kepentingan masyarakat itu diatas segalanya,” imbuh Kapolres.

Sinergi ia bangun, dengan sejumlah pihak dan stakeholder terkait, termasuk semua unsur-unsur masyarakat.

Dilain hal, Suliyanto warga Desa Mlawang Kecamatan Klakah senada mengakui, jika bersama warga lain kerap menjumpai AKBP Dewa di poskamling.

Kata dia, sudah beberapa kali diwaktu jadwal roda, bertemu dan menerima imbauan – imbauan dari AKBP Dewa kaitannya dengan keamanan lingkungan.

“Bangga sekali ketika Pak Kapolres datang ke desa kami. Wejangan – wejangan disampaikan langsung akhirnya warga jadi semangat. Selain Pak Kapolres ya polsek juga sering ke desa. Awalnya jujur kami tidak mengetahui kalau yang datang itu Pak Kapolres, lama – lama setelah tahu kamipun tak menduga. Terimakasih, perhatiannya sangat berkesan bagi kami dan syukur, desa kami makin guyub dan aman,” ucapnya.

Sebagai informasi, gagasan Kapolres Lumajang dalam pencegahan terjadinya gangguan Kamtibmas, terimplementasi dalam sejumlah program salah satunya ‘Jaran Kencak’ ( Jaga Rasa Aman Kerukunan Harmonisasi Kebhinekaan) dan program WARAS ( Wibawa Amanah Ramah Aman dan Sinergitas ) yang diinisiasi oleh Kapolres Lumajang. (Humas/Bam)

Editor : dhw_robhin

Polres Ngawi Gelar Aksi Sosial untuk Korban Bencana Alam

0

NGAWI – Kapolres Ngawi AKBP Dwiasi Wiyatputera, S.H., S.I.K., M.H., kembali menggelar aksi sosial bersama para pejabat utama dan Polsek jajaran serta anggota.

Kali ini aksi sosial Polres Ngawi adalah memberikan bantuan kepada para warga korban bencana angin puting beliung dan hujan deras sehingga rumahnya mengalami kerusakan parah.

Berdasar data dari Bhabinkamtibmas, rumah yang paling parah kerusakannya adalah yang menimpa rumah Sami (79) beralamat di Dusun Karangmalang Desa Kasreman.

Rumah milik lansia ini roboh hingga rata dengan tanah. Selain itu bantuan juga diberikan kepada Ika Pujiastutik (33) yang rumahnya tertimpa pohon mangga, Marem (60) rumahnya diterjang angin dan Samidi (52) rumahnya diterjang angin hingga porak poranda.

Sebagai bentuk kepedulian Polres Ngawi kepada masyarakat yang tertimpa musibah, dengan turut serta gotong royong membereskan puing-puing rumah serta memberikan bantuan sembako kepada 100 warga yang kurang mampu

“Aksi ini digelar sebagai bentuk kepedulian Polres Ngawi terhadap masyarakat kurang mampu yang tertimpa musibah,” ujar Kapolres Ngawi,kemarin Rabu (12/10/22).

Masih kata Kapolres Ngawi, bahwa kehadiran Polisi di tengah warga masyarakat ini adalah sebagian wujud dari upaya Polri dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

“Aksi ini adalah lanjutan dalam memberikan bantuan sosial setelah Minggu kemarin (9/10/2022) Polres Ngawi sudah turun langsung bergotong-royong bersama masyarakat dan TNI membersihkan puing-puing rumah roboh,” lanjut AKBP Dwiasi.

Ada 100 paket sembako yang diberikan kepada warga Dusun Karangmalang Desa Kasreman kurang mampu yang tertimpa bencana alam puting beliung Sabtu lalu

“Semoga paket sembako ini bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” tutup Kapolres Ngawi.
(Humas/red)

Editor : dhw_robhin

POLRI : Layanan Medis Korban Kanjuruhan Rutin Hingga Pulih Total

0

SURABAYA – Polri mengatakan berkomitmen memberi pelayanan medis hingga trauma healing korban, serta keluarga korban Tragedi Kanjuruhan hingga pulih total. Polri mengatakan 10 RS Bhayangkara di Polda Jawa Timur (Jatim) dan tenaga medisnya dikerahkan untuk menjangkau masing-masing korban.

“Perintah Bapak Kapolri, agar pengobatan, pelayanan medis para korban, hingga keluarga korban dilakukan dengan maksimal,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, dalam keterangan tertulis, Kamis (13/10/2022).

Dedi menyampaikan perintah dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar tim medis di Polda Jatim dan jajaran bahu-membahu dan proaktif dalam memberikan pelayanan medis kepada korban selamat.

“Jadi tim-tim medis kami harus proaktif ya, sehingga dapat dipastikan para korban sempat dirawat di RS, maupun yang rawat jalan, dan yang mengalami trauma betul-betul pulih,” tegas Dedi.

Dedi lalu menuturkan pemulihan dan kesembuhan para korban, baik yang luka berat, luka ringan dan trauma menjadi atensi pihaknya. Dia pun menerangkan Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Jatim, lewat 10 RS Bhayangkara jajaran, telah menggelar Aksi Peduli Kemanusiaan Keluarga Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan.

“Pelayanannya juga ada yang jemput bola, door to door. Jadi pasien ini, semisal rawat jalan, ingin kontrol mata, buka jahitan, ganti perban, misalnya, itu tidak usah jauh-jauh menjangkau pelayanan medis,” tutur Dedi.

“Yang kondisinya tidak memerlukan peralatan khusus, atau penanganan medis yang rumit, tinggal telepon saja atau sampaikan ke Bhabinkamtibmas, kami akan datang melayani,” sambung Dedi.

Kartu Berobat Gratis di 10 RS Polri

Tak hanya santunan, namun keluarga korban diberi kartu Bhayangkara Prioritas yang dapat digunakan saat berobat di RS Bhayangkara.

Upaya perhatian dan kepedulian Polda Jatim terhadap keluarga korban Tragedi Kanjuruhan Malang yang meninggal dunia hingga kini terus dilakukan. Melalui Biddokes Polda Jatim, sejumlah keluarga korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan mendapat layanan kesehatan Gratis dan pemantauan kesehatan keluarga korban melalui program Bhayangkara Prioritas.

“Selasa (10/10) kemarin, rekan-rekan Polda Jatim dan jajarannya di Kediri, selain memberikan tali asih juga membagikan kartu Bhayangkara Prioritas. Kartu itu dapat digunakan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan saat ingin mengakses layanan kesehatan gratis di 10 RS Bhayangkara Polda Jatim,” terang Dedi.

“Bapak Kabiddokkes (Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Erwinn Zainul Hakim) juga sudah menyampaikan layanan-layanan ini akan terus dilakukan. Setiap keluarga korban yang meninggal dunia diberi Kartu Bhayangkara Prioritas,” sambung Dedi. (Humas Polri/red)

Editor : dhw_robhin

Musdes Penetapan RKPDes Pekauman Tahun Anggaran 2023

0

Bondowoso- Pemerintah Desa Pakauman Kecamatan Grujugan menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP-Desa) Tahun Anggaran 2023 bertempat di pendopo Balai Desa Pekauman kamis,(13/10/2022)

Kegiatan Musyawarah Desa ini dihadiri oleh Muspika, BPD dan anggotanya, Kepala Desa beserta Perangkat Desa Pakauman, Ketua RT dan RW, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, LPM,TP PKK, Kader Kesehatan,perwakilan Dinas Pertanian, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Pelakasanaan Musdes Penetapan RKP-Desa mengacu pada Permendagri nomor 114 tahun 2014 tentang pembangunan Desa dan Permendesa PDTT Nomor 16 Tahun 2019 tentang Musyawarah Desa. Musdes RKP-Desa bertujuan menyusun perencanaan desa yang baik dan matang dalam menentukan pokok-pokok kebijakan arah pembangunan Desa Pekauman untuk tahun anggaran 2023 mendatang.

Marcos Sekcam Grujugan, menyampaikan, “Musyawarah RKP desa ini merupakan amanat undang – undang sebagai perencanaan tahunan untuk mencapai tujuan akhir yang ditetapkan di dalam RPJM Desa, Hasil dari Musdes ini sebagai Dasar Perdes yang di tetapkan oleh BPD, dan untuk dasar pembuatan APBDes Tahun 2023.

Di samping itu, Giblit Akholla Kepala Desa Pekauman menyampaikan, Pemerintah Desa diwajibkan dan harus menggelar Rapat Kordinasi tentang pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Desa tahun 2023 serta kami akan berusaha untuk merealisasikan rencana dan program kerja demi kemajuan Desa Pekauman,”ungkap kades.

Dalam kesempatan ini, dibahas juga beberapa pembangunan fisik yang belum terealisasi di tahun 2022 dan penambahan usulan baru rencana pembangunan desa untuk tahun anggaran 2023, dan apabila di tahun 2023 belum terlialisasi akan di lanjutkan tahun berikutnya.”jelasnya.

Selain Musdes penetapan RKPDes tahun 2023, juga menyampaikan penyusunan Rencana Devinitif Kebutuhan Kelompok tani (RDKK) untuk e- RDKK ini merupakan daftar penerima pupuk bersubsidi, dgn sistem elektronik. Program ini merupakan usaha lanjutan pemerintah untuk meminimalisir penyimpangan pupuk. Rangkaian kegiatan ini untuk mendukung pertanian di desa Pekauman Sehingga tahu berapa kebutuhan pupuk yang bersubsidi dan berapa pupuk non subsidi karena berkaitan dengan jenis tanaman yang di tanam oleh petani desa Pekauman”, ungkapnya.
Lebih lanjut Giblit menghibau agar pembelian pupuk bersubsidi sesuai dengan RDKK dan harus di prioritaskan pelayananya agar petani di desa kami lebih makmur dan sejahtera.” ungkapnya.

“Giblit Akholla Kades Pekauman juga mengucapkan Terimakasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mengsukseskan kegiatan Musrembang untuk Perencanaan Pembangunan Tahun 2023 ini. Semoga apa yang sudah kita tetapkan dalam Daftar Usulan pembangunan ini semoga mendatangkan manfaat dan terutama kesejahteraan bagi seluruh Masyarakat Desa Pekauman.”
pungkasnya. (dar)

Editor : dhw_robhin

Temukan Retakan, Potensi Tanah Longsor 2 hektar ancam lintasan KA dan Jalan Raya

0

JEMBER – BPBD dan PMI Kabupaten Jember, temukan potensi bencana tanah longsor di wilayah kecamatan Silo, Jember. Meski potensi tersebut tidak secara langsung mengancam perkampungan padat penduduk, namun rawan bagi kelangsungan akses kereta api dan jalan raya dari Jember menuju Banyuwangi.

Potensi ini ditemukan setelah BPBD dan PMI Kabupaten Jember, melakukan assesment, Rabu, 12 Oktober 2022. Lokasinya di kebun kopi  milik warga di dusun Tanah Manis, desa Sidomulyo, Kec. Silo, Jember.

Tergabung dalam kegiatan assesment ini yakni, Ka Bid Kedaruatan BPBD Penta Satria bersama seorang anggota Tim Reaksi Cepat. Dari PMI Jember, Pengurus Ka bid Penanggulangan Bencana, Imam Muslim, Gigih,dan Imam staf PMI Jember.

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Jember, Mamang Pratidina, SIP, menjelaskan dari kaji cepat tim di lapangan, ditemukan lahan kopi milik Ahmad Mahrus, mengalami retakan tanah dengan lebar dan panjang bervariasi. Lebar antara 30 hingga 50 centimeter dengan panjang total sekitar 700 meter mengitari kebun kopi seluas 2 hektar lebih.

“Ahmad Mahrus mengungkapkan pada tim, retakan mulai nampak sejak 2 tahun terakhir , ” kata Mamang Pratidina, Ketua Bidang PB PMI Jember.

Mamang Pratidina mengungkapkan, lokasi potensi ini cukup rawan. Meski tidak pada pemukiman, ancaman pada fasilitas umum. Karena di bawahnya terdapat lintasan kereta api Jember menuju Banyuwangi yang hanya berjarak sekitar 300 meter. Tepat di atas lokasi tersebut adalah jalan raya akses terdekat satu satunya antara Kabupaten Jember dan Banyuwangi. Ironisnya tepat di bawah bahu jalan yang longsor beberapa waktu lalu, dan kini masih dalam proses perbaikan. Jarak antara potensi longsor dan bahu jalan hanya sekitar 100 meter.

Resiko lain jika diilustrasi  tanah longsor ini, akan menyumbat aliran mata air sungai Kebun Tanah Manis, lalu membentuk bendung alam, kemudian menjadi biang banjir bandang. Dampaknya, ribuan warga di dusun Garahan Kidul desa Sidomulyo dan dusun Curah Mas, desa Pace Kecamatan Silo.Jember.

“Dari assesment terhadap potensi tersebut PMI Jember merekomendasikan kepada pemerintah perlunya edukasi kepada warga Garahan Kidul dan Curah Mas, agar segera sadar kawasan tersebut sangat rawan bencana tanah longsor, ” kata Mamang Pratidina.

Dari keterangan Ahmad Mahrus.petani kopi penggarap lahan berpotensi bencana tanah longsor ini, terungkap telah muncul lebih dari sepuluh mata air yang tiba – tiba muncul ketika beberapa kali hujan mengguyur kawasan ini. Gejala ini diindikasikan sebagai tanda tanda awal terjadinya tanah longsor.(son)

Editor : dhw_robhin

Polresta Malang Kota Kirimkan Fisioterapi Pada Korban Insiden Stadion Kanjuruhan

0

Kota Malang – Sebagai bentuk empati dan simpati terhadap korban dalam insiden Stadion Kanjuruan, serangkaian kegiatan kepedulian telah dilakukan oleh Polresta Malang Kota, Seperti memberikan pendampingan psikis dengan mengirimkan tim trauma healing, memberikan pelayanan kesehatan dan rujukan kesehatan hingga mengirimkan fisioterapi guna membantu meringankan korban

Bersana Tim Sama Ramah (Satgas Malang Raya Trauma Healing) Polresta Malang Kota kali ini menggandeng terapis dari Griya Terapi Sehat Malang untuk melakukan kunjungan kepada korban insiden Stadion Kanjuruhan yang mengalami beberapa permasalahan otot, urat, maupun persendian termasuk yang mengalami dislokasi .

Sejumlah 3 orang korban yang mendapat perhatian khusus dari tim yang bertugas yaitu Satria Bagas warga Klojen, Anisa Khotija dari wilayah Kedungkandang dan Seftian Putra dari Sukun mendapatkan perawatan dari dua orng terapis

Kasat Resnarkoba Polrest Malang Kota Kompol Dodi Pratama, S.I.K., mengatakan, ” Sesuai arahan Bapak Kapolresta Malang Kota, Kami dari Tim Sama Ramah Polresta menggandeng terapis dari Griya Terapi Sehat Malang sengaja datang untuk melakukan pemeriksaan dan memberikan fisioterapi bagi korban seperti yang dikeluhkan yakni dislokasi, terkilir, permasalahan pada otot ” ujarnya

Kompol Dodi, juga menambahkan bahwa kunjungannya kali ini sebagai salah satu upaya alternatif selain pengobatan medis kepada korban yang sudah di berikan oleh Polresta Malang Kota

Keluhan yang dialami ketiga korban tersebut perlahan sudah mulai terasa ringan setelah dilakukan serangkaian tindakan oleh para terapis yang sudah disiapkan, Upaya yang dilakukan dengan cara jemput bola ini menghasilkan apresiasi positif, pasalnya kini korban terlihat mulai ada tanda- tanda membaik pada bagian persendian ditandai dengan kembali dapat digerakkan berkat bantuan dari terapis.

Tak hanya itu korban merasa bersyukur mendapat kunjungan serta perhatian dari Polresta Malang Kota. (Humas/red)

Editor : dhw_robhin

Bea Cukai Dan Kastam Malaysia Tangkap 1,09 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp3,06 Miliar

0

BATAM – Tim Operasi Patroli Terkoordinasi Kastam Indonesia dan Malaysia (PATKOR
KASTIMA) berhasil tangkap kapal yang memuat rokok ilegal. Kapal SB Sea Star yang memuat 1,09 juta
batang rokok ilegal senilai Rp3,06 miliar dengan potensi kerugian negara sebesar Rp2,57 miliar ditangkap
oleh Kapal BC 15029 milik Bea Cukai Batam. Petugas menangkap kapal tersebut di perairan Pulau Galang
pada Senin, (4/10/22).

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, M. Rizki Baidillah
memberikan kronologi penindakan yang berhasil dilakukan oleh tim satuan tugas PATKOR KASTIMA
tersebut.

“Kejadian penangkapan bermula ketika Kapal Patroli BC 15029 melakukan patroli di wilayah perairan Pulau
Galang. Kemudian ada informasi dari masyarakat bahwa terdapat kapal yang sedang melakukan pemuatan
barang yang diduga merupakan kardus berisi rokok ilegal tersebut dengan kondisi kapal sudah lepas tali
dari pelabuhan. kemudian petugas melakukan pengejaran dan mendapatkan kondisi kapal yang telah
dikandaskan,” jelas Rizki.

Rizki juga menjelaskan bahwa petugas melihat awak sarana pengangkut Kapal SB Star mengandaskan
kapal dan melompat ke laut untuk melarikan diri. Petugas telah berupaya maksimal melakukan Search and
Rescue (SAR) selama dua jam guna mencari awak sarana pengangkut yang melompat namun petugas
tidak berhasil menemukannya.

Menindaklanjuti kasus tersebut, petugas melakukan penegahan dan melakukan pemeriksaan Kapal SB
Star. Terdapat 105 kardus yang ditutupi terpal yang berisi rokok tanpa dilekati dengan pita cukai. Kemudian
barang-barang tersebut dibawa ke Dermaga Bea Cukai Batam di Tanjung Uncang untuk diperiksa secara
mendalam.

Setelah diteliti lebih lanjut oleh petugas, 105 kardus tersebut berisi 900.000 batang rokok berjenis Sigaret
Putih Mesin (SPM) dengan merek dagang “L” dan 192.000 batang rokok berjenis Sigaret Kretek Mesin
(SKM) dengan merek dagang “H”. Kondisi rokok-rokok tersebut tidak dilekati pita cukai dan tidak dilengkapi
dengan dokumen kepabeanan dan cukai.

Dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Kapal SB Sea Star yaitu melakukan pemuatan barang di luar
kawasan pabean, barang yang dimuat tidak dilengkapi dengan dokumen kepabeanan dan cukai, barang
yang dimuat merupakan rokok tanpa dilekati pita cukai.

“Pelaku diduga melanggar Pasal 54 Undang-Undang Cukai, yaitu menawarkan, menyerahkan, menjual,
atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak
dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29
ayat (1), dan/atau Pasal 56 Undang-Undang Cukai, yaitu menimbun, menyimpan, memiliki, menjual,
menukar, memperoleh, atau memberikan barang kena cukai yang diketahuinya atau patut harus diduganya
berasal dari tindak pidana, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan
paling lama 5 (lima) tahun, dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10
(sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar,” – ujar Rizki.

Kegiatan PATKOR KASTIMA yang dimulai sejak tanggal 29 September 2022 merupakan bentuk keseriusan
Bea Cukai dan Kastam Malaysia dalam melakukan pengawasan terhadap peredaran barang ilegal di
wilayah Selat Malaka dan sekitarnya.

Sinergi ini berupaya untuk menindak dan memberikan efek jera bagi
para penyelundup barang ilegal demi menjaga wilayah kedaulatan kedua negara.

(Gst)
Editor : dhw_robhin