Home Blog Page 1294

Polri Tindaklanjuti Pengakuan AKBP Dalizon Saat Sidang Kasus Suap Di Sumsel

0

JAKARTA – Polri menindaklanjuti keterangan mantan Kapolres Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), AKBP Dalizon dalam persidangan kasus suap di Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Dalam persidangan, AKBP Dalizon sebagai terdakwa mengaku harus menyetorkan uang sejumlah Rp 300 juta hingga Rp 500 juta per bulan kepada atasannya, yaitu mantan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Selatan Kombes Anton Setiawan.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, hari ini tim dari Propam Polri dan Dittipidkor Bareskrim Polri menuju Polda Sumatera Selatan guna menindaklanjuti hal tersebut.

“Hari ini tim dari Propam Polri dan Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Polri menuju Polda Sumateras Selatan guna menindaklanjuti laporan tersebut,” kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/9/2022).

Dedi menuturkan, kehadiran tim Mabes Polri guna memintai keterangan awal beberapa saksi terkait dugaan tersebut. Ia pun memastikan Polri akan menindak tegas jika pengakuan AKBP Dalizon memang terbukti.

“Sesuai arahan bapak Kapolri, Polri akan berkomitmen dan menindak tegas jika terbukti benar hal tersebut,” katanya.

Ia pun meminta semua pihak menunggu proses pendalaman dan penyelidikan awal yang dilakukan Polri. Nantinya, hasil pendalaman akan disampaikan guna wujud transparansi dari Polri.

“Perkembangannya nanti akan disampaikan lagi,” katanya.

Diketahui, pada sidang yang digelar 7 September 2022 kemarin, AKBP Dalizon mengaku setiap bulannya menyetor ke Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Anton Setiawan terkait kasus gratifikasi dan pemerasan Proyek Pembangunan Infrastruktur Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2019.

Kombes Anton disebut menerima gratifikasi senilai Rp4,7 miliar dari terdakwa AKBP Dalizon untuk menutupi kasus di Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin.

“Dari Rp10 miliar itu, Rp 4,750 miliar diberikan terdakwa ke rekannya AS (Anton Setiawan) secara bertahap. Kemudian Rp 5,250 miliar digunakan terdakwa untuk tambahan membeli rumah senilai Rp1,5 miliar, tukar tambah mobil Rp300 juta, membeli 1 unit mobil sedan Honda Civic Rp400 juta, termasuk tabungan dan deposito rekening istri terdakwa senilai Rp1,4 miliar,” kata JPU Kejaksaan Agung Ichwan Siregar dan Asep saat membacakan dakwaan di sidang perdana AKBP Dalizon pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (tipikor) PN Palembang, Jumat (10 Juni 2022).

Kemudian, pada sidang yang digelar 7 September 2022 kemarin, AKBP Dalizon kembali mengaku setiap bulannya menyetor ke Kombes Anton Setiawan sebesar Rp500 juta. Selain itu, Kombes Anton juga tidak pernah hadir dalam persidangan karena tidak adanya permintaan dari JPU. (Div Humas Polri)

Pewarta : Qomar
Editor : dhw_robhin

Peduli Kaum Disabilitas, Satpolairud Polres Probolinggo Beri Bantuan Door To Door

0

PROBOLINGGO – Wujud empati dan kepedulian dari Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo kepada masyarakat kali ini digelar dengan memberikan bantuan sosial paket sembako kepada warga penyandang disabilitas di Desa Pesisir Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo, pada senin (12/9/22) siang.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi melalui Kasat Polairud Polres Probolinggo AKP Slamet Prayitno didampingi anggota Sat Polairud Polres Probolinggo dan Kepala Desa Pesisir, rombongan ini mengunjungi rumah Jumadi Budiman (16) dan Sohibul Maulana (21), warga Desa Pesisir Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo.

Seperti diketahui, kedua warga Desa Pesisir ini adalah penyandang disabilitas, Jumadi Budiman (16) adalah anak pasangan keluarga nelayan kurang mampu dari Saturi (55) dan Sayuti (47) ini dalam kondisi cacat dan mengalami kelumpuhan sejak lahir dan masih membutuhkan alat bantu berupa kursi roda di segala aktivitasnya.

Sementara itu, hal serupa juga dialami oleh Sohibul Maulana (21), anak pasangan keluarga nelayan kurang mampu dari Mistari (59) dan Sugiaton (57) ini juga dalam kondisi lumpuh pasca mengalami kecelakaan di lembaga pendidikan sehingga aktivitas kesehariannya masih menggunakan alat bantu kursi roda.

Kasat Polairud Polres Probolinggo, AKP Slamet Prayitno mengatakan kegiatan bakti sosial berbagi berkah Polres Probolinggo ini adalah wujud kepedulian Polri kepada masyarakat yang memang benar-benar memerlukan bantuan.

“Kami dari Polres Probolinggo sebelumnya telah memberikan bantuan kursi roda kepada kedua warga penyandang disabilitas tersebut dan kali ini kami hadir kembali untuk bersilaturahmi dan memberikan bantuan sosial berupa paket sembako sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat,”ungkap AKP Slamet Prayitno.

Kasat Polairud Polres Probolinggo berharap kegiatan ini dapat membantu warga masyarakat khususnya bagi penyandang disabilitas sehingga dapat meringankan beban saudara kita yang membutuhkan.

Sementara itu, keluarga dari penyandang disabiltas dan Kepala Desa Pesisir, Sanemo mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas perhatian dan kepedulian dari Kapolres Probolinggo.

“Terima kasih bantuannya, bapak Kapolres Probolinggo, semoga bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi bagi keluarga disabilitas yang kurang mampu dan semoga melalui kegiatan ini dapat terjalin terus kedekatan antara polisi dengan masyarakat,” tutur Sanemo Kades Pesisir. (Humas)

Editor : dhw_robhin

Guna Menyerap Informasi Masyarakat, Polres Pasuruan Gelar Dialog Bersama Masyarakat (DIAGRAM) Kecamatan Tosari

0

PASURUAN – Dalam rangka menyerap aspirasi dan informasi dari masyarakat, Polres Pasuruan menggelar acara Dialog Bersama Masyarakat (DIAGRAM), yakni Dialog antara Polisi dengan masyarakat di wilayah Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan tersebut digelar pada hari Selasa (13/09/2022) pukul 13.00 Wib bertempat di Aula Pendopo Agung Wonokitri, Kecamatan Tosari.

Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K., M.Si menjelaskan bahwa Program ini merupakan sarana untuk mendengarkan keluh kesah warga masyarakat Terkait gangguan kamtibmas di lingkungannya.

Acara tersebut dihadiri oleh Kapolres Pasuruan, Wakapolres Pasuruan, PJU Polres Pasuruan, Kapolsek Tosari, Kepala Desa se-Kecamatan Tosari, Camat Tosari, Toko Adat dan Agama Tosari.

“Mari kita bersama-sama mempertahankan dan menjaga serta menciptakan situasi kamtibmas yang Kondusif di wilayah Tosari,” ujar Kapolres dalam sambutannya.

AKBP Bayu melanjutkan sambutannya bahwa “Hampir 90% pajak kendaraan Jeep Hartop yang ada di wilayah kecamatan Tosari yang digunakan untuk wisatawan bromo tersebut selalu taat dalam pembayaran pajak dan tertib dalam hal persyaratan kelengkapan kendaraan,” sambungnya.

Susiyono selaku Kepala TNBTS Tosari menyampaikan, “Perlu diketahui bahwasanya di wilayah Kecamatan Tosari terdapat 5 titik yang menjadi icon di wisata Gunung Bromo, dan dalam hal keselamatan para wisatawan, dari pihak TNBTS sudah mengansurasikan kepada para wisatawan melalui tiket masuk sebelum menuju ke kawasan wisata Bromo,” jelasnya.

Acara ditutup dengan Pembagian Paket Sembako dalam rangka Hari Jadi Lalu lintas kepada pemilik jeep hartop yang ada di wilayah kecamatan Tosari yang selalu taat wajib Pajak kendaraannya, Paket Sembako tersebut diberikan langsung oleh Kapolres Pasuruan dan didampingi Kasat .(Qomar)

Editor : dhw_robhin

Kapolres Kediri Serukan Hidup Sederhana Dan Bijak Bermedia Sosial

0

KEDIRI – Pagi ini Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho, S.I.K. dalam APEL JAM PIMPINAN memberikan himbauan kepada seluruh anggota dan mengajak anggota keluarga untuk selalu menerapkan hidup sederhana, tidak bermewah-mewahan serta mengingatkan kembali untuk lebih bijak lagi dalam menggunakan sosial media. Selasa (13/09/2022)

Perkembangan zaman yang semakin modern memberi dampak besar pada perubahan gaya hidup masyarakat seperti sikap yang cenderung berfoya-foya dan bermewah-mewahan dengan tujuan kepuasan diri sendiri.
Oleh karena itu, sebagai anggota Polri sudah selayaknya mampu melindungi diri sendiri dan keluarganya agar tidak terkena dampak negatif ini. Mereka tidak boleh lupa dan selalu mengontrol dirinya supaya dapat membiasakan pola hidup sederhana setiap harinya.

Kapolres Kediri juga berharap agar anggotanya lebih memperhatikan sikap mereka dalam menggunakan media sosial dengan tidak membuat konten-konten yang dapat menurunkan kewibawaan dan citra Polri di mata masyarakat. Kerasnya dunia maya yang mampu meyalahkan yang benar dan membenarkan yang salah harus diminimalisir dampaknya sejak dini.

Sebagai pihak yang diamati dan dianut masyarakat, anggota Polri harus memberikan gambaran yang baik dan benar baik dalam lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari. Dengan begitu kesan positif masyarakat terhadap Polri akan muncul dengan sendirinya dan akan memberi kepuasan tersendiri di hati masyarakat sehingga nantinya tercipta hubungan yang menyenangkan antara Polri dan masyarakat. (Humas)

Pewarta : Ageng
Editor : dhw_robhin

Pelaku Curanmor Dengan Melempar Bondet Di RSUD Tongas Dibekuk, Beraksi di 20 TKP

0

PROBOLINGGO – Seorang pelaku pelemparan bondet pada petugas keamanan Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (10/09/2022) lalu telah diringkus, satu pelaku lainnya masih diburu. Pelaku beraksi di hampir 20 tempat kejadian perkara atau tkp. Di antaranya, 5 TKP di wilayah Polres Probolinggo Kota dan 15 TKP di wilayah Polres Pasuruan Kota.

Satu pelaku berhasil ditangkap di rumah saudaranya, dengan kondisi tangan kanan yang terluka akibat bondet yang meledak. Pelaku tersebut berinisial M (33) warga Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Penangkapan tersebut bekerjasama dengan Polres Pasuruan Kota, dan Tim Kejahatan dan Kekerasan atau Jatanras Polda Jatim.

Saat dibekuk di rumah saudaranya, M terlihat sedang dalam perawatan akibat luka ledakan bondet. Tiga jari tangan kanan putus dan dibalut perban. Selain itu, tangan kiri korban masih tertancap selang infus.

“Kemudian seorang pelaku ini kita gelandang ke Mapolres Probolinggo Kota, untuk selanjutnya kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Jamal, Senin (12/9/2022).

Tak hanya mengamankan pelaku, petugas gabungan ini juga berhasil mengamankan satu barang bukti berupa motor jenis Honda Vario warna putih yang digunakan pelaku saat beraksi, Sabtu siang lalu.

Sementara hasil penyidikan sementara, pelaku yang berhasil dibekuk ini merupakan pelaku lintas wilayah. Dalam menjalankan aksinya pelaku juga melakukan kekerasan, yakni melempar bondet ke korbannya. Saat ini petugas masih memburu satu pelaku lainnya.

Diketahui, aksi pencurian motor disertai pelemparan bondet terjadi di halaman parkir RSUD Tongas, pada Sabtu (10/9/20222) pukul 11.30 WIB waktu setempat. Karena ketahuan petugas keamanan RSUD, pelaku lantas hendak kabur melarikan diri.

Saat ingin melarikan diri, pelaku sempat terjatuh . Karena terdesak salah seorang pelaku yang menaiki motor curian turun, dan kemudian melemparkan bondet ke arah petugas keamanan rumah sakit.

Akibat kejadian tersebut seorang kepala keamanan bernama Wahyudi (38) dan sopir mobil dinas Direktur RSUD Tongas, Zaki (26) mengalami luka. (Humas)

Pewarta : Qomar
Editor : dhw_robhin

Dinas PU CKPP Tanggapi Petisi Warga Atas Penolakan Proyek Pengerjaan Pavingisasi Jalan Di Lokasi Perumahan Villa Mutiara Hijau

0

Banyuwangi, Gempurnews.com – Polemik penolakan pengerjaan proyek pavingisasi jalan yang berlokasi di Perumahan Villa Mutiara Hijau Kelurahan Karangrejo Kecamatan Banyuwangi mendapat respon dari Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Banyuwangi.

Hal ini disampaikan langsung Pelaksana Kepala Dinas PU Cipta Karya, Perumahan dan Pemukiman Banyuwangi, Danang Hartanto, S.T. Menurutnya, Polemik ini harus diselesaikan antara pihak warga perumahan dan pengembang, mengingat jalan ini masih menjadi kuasa pengembang.

“Penolakan ini kan masih pro-kontra antara warga yang pro dan kontra bahkan juga berkaitan dengan pengembang. Permasalahannya waktu itukan mereka memberikan Petisi penolakan dan baru-baru ini ada diantara mereka yang ingin menarik petisinya, jadi jika ingin mencari solusinya mereka harus duduk bersama, apa nantinya jalan ini harus diteruskan atau tidak, karena kalo sifatnya mengambang seperti ini kita juga yang bingung, sementara proses administrasi pekerjaannya sudah menyebar kemana-mana.” Ujar Danang kepada awak media Gempurnews Selasa (13/9/202)

Menanggapi polemik itu danang juga menegaskan pihaknya akan melakukan pendekatan yang persuasif demi menemukan solusi terbaik.

“Ya, jalan itu kan masih menjadi kuasa pengembang, bila pengembang menolak, dari pada pekerjaan itu kita paksakan, dan nantinya justru menjadi polemik bukan lebih baik kita hentikan dulu, biar kita cari solusi terbaik, intinya kita ingin memberikan keputusan yang bijak.” Tegasnya

Ditemui dilokasi berbeda sebelumnya, salah seorang dari kelompok warga yang tidak ingin disebutkan identitasnya memaparkan, bahwa penolakan warga ini terjadi karena adanya ketidak puasan warga, mengingat lokasi proyek bukan jalan yang seharusnya menjadi prioritas utama dalam sudut pandang warga perumahan.

“Kita kirim Petisi itu ya alasannya terlalu cepat saja, sedang jalan yang disini maupun didepan belum ada perbaikan, maunya wargakan inginnya perbaikan itu dimulai dari yang depan bukan yang belakang. Intinya ada yang lebih prioritas bagi warga sini dari pada jalan yang kini dipetisi warga.” Ujar salah seorang warga yang kontra, Kamis (8/9/2022).

Menanggapi hal itu kepada awak media Danang juga memaparkan alasan dasar pihaknya merealisasikan proyek yang kini menjadi polemik.

“Disitukan ada dua perumahan, juga terdapat salah satu lembaga pendidikan, maksud kita kan untuk dunia pendidikan mau kita utamakan, selain itu juga untuk lingkungan perumahan, prinsipnya perumahan itu tidak boleh kumuh. Sebenarnya kalau kemauan saya, saya itu ingin menangani seluruh perumahan dan untuk mengupayakan itu saat ini kita kan tengan melakukan proses peralihan PSU. Jadi jika pihak pengembang ingin pengajuan PSU nya dipercepat justru akan segera kami bantu.” Paparnya.

Menyinggung proses peralihan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) Danang juga sedikit menjelaskan tahapan yang kini sedang diupayakan Dinas PU CKPP berkaitan peralihan PSU dari pengembang ke Pemerintah Daerah.

“Terkait PSU ya, sekarang ini kita tengah melakukan pendataan dan pengukuran, sementara ini kita telah mengarjakan sekitar lebih dari 70 lokasi dari 174 lokasi perumahan se-kabupaten Banyuwangi. Ini kita laksanakan sesuai arahan pemerintah pusat, arahannya biar diserahkan semua apa adanya dari pihak pengembang ke Pemerintah Daerah, baru selanjutnya itu menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.” Terangnya.

Penyerahan dan peralihan PSU kepada pemerintah daerah kedepannya diharap dapat menjadi solusi bahkan dapat meminimalisir terjadinya konflik seperti yang saat ini terjadi, selain itu dengan peralihan PSU ke pemerintah daerah akan memberi keleluasaan pemerintah daerah untuk menata lingkungan perumahan agar lebih baik dan tidak kumuh. (*/Sgt)

Pemuda Asal Tempeh Di Sergap Satresnarkoba Polres Lumajang

0

Lumajang, www.gempurnews.com – Satuan Unit opsesnarkoba Polres Lumajang telah melakukan penangkapan terhadap terduga Ragil Pangestu, Sulaiman (22) asal Dusun Krajan 2 RT 001 RW 003, Desa gesang Kecamatan Tempeh Lumajang, karena dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar persyaratan keamanan, kasiat, mutu, dan atau tanpa memiliki ijin edar sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 197 sub pasal 196 UU RI no. 36 tahun 2009 tentang kesehatan, “Selasa (13/09/2022).

Dia diringkus di pinggir jalan raya Pasirian, di depan Kantor Sicepat Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Berikut serta barang bukti yang berhasil disita, 1 buah kardus bertuliskan sicepat an Ragil berisi
12 (Dua belas) plastik.(1000 ) butir pil Warna putih logo “Y”,
4 plastik (1000 ) butir pil warna kuning logo “DMP”,
sebuah kardus bertuliskan sicepat an Bayu berisi :
18 plastik(1000 ) butir pil warna putih logo “Y”, 1 kardus bertuliskan sicepat an. Bayu Firmansyah berisi :
– 2 kaleng(1000 ) butir pil warnah putih logo “Y”,
1 buah Hp merek REALMI warna Abu-abu dengan simcard 085859755394,beserta
uang Rp. 50 ribu.

Barang disita dari Dicky Wahyudi : 1 plastik (1000) butir pil warna putih betlogo “Y”. Total Jumlah BB pil warna putih berlogo ” Y” sebanyak 33 ribu butir. Total jumlah BB Pil warna kuning berplogo “dmp” sebanyak (4.000.)Total jumlah BB pil sebanyak 37 ribu butir.

Kasat Resnarkoba Polres Lumajang, Akp Ernowo, SH, menjelaskan, berdasarkan hasil informasi dari masyarakat kemudian dilakukan penyelidikan lebih lanjut. “benar saja pada hari dan tanggal tersebut  dilakukan penangkapan terhadap terduga Ragil, “terangnya.
Pelaku dikenakan pasal 197 sub pasal 196 UU RI no. 36 tahun 2009, tentang kesehatan.

Reporter : Atman

Ditbinmas Polda Jatim Menggelar Pelatihan Bhabinkamtibmas Dalam Rangka Pembinaan Dan Pengawasan Eks Napiter

0

SURABAYA – Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) melaksanakan Pelatihan Bhabinkamtibmas Dalam Rangka Pembinaan dan Pengawasan Eks Napiter

Kegiatan ini dilaksanakan pada, Selasa (13/9/2022) pagi, yang bertempat di Gedung Mahameru Polda Jatim.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kadensus 88 AT Irjen Pol. drs. Marthinus Hukom, Dirtindak Densus 88 AT Polri Brigjen pol Soeseno Noer Handoko, Dircegah Brigjen Pol Tunagus Ami Prindani, Kasatgaswil Kalsel Densus 88 AT Kombes Pol Putu Gede Surya Putra, Kasatgaswil Jatim Densus 88 AT AKBP Berry Diatra, Tenaga Ahli Densus 88 AT Polri Dr. Islah Bahrawi, Eks Napiter Bapak Wildan, Ustadz Nasir Abbas (virtual), PJU Ditbinmas Polda Jatim, Para Kasatbinmas (virtual), Kanitbhabinkamtibmas Satbinmas 22 orang serta Bhabinkamtibmas 101 orang.

Dirbinmas Polda Jatim dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran peserta dan narasumber. Binmas dan densus merupakan fungsi kepolisian yang bertugas secara berdampingan dan sinergis dalam menjaga harkamtibmas Indonesia khususnya terkait deradikalisasi dan mencegah intoleransi dan radikalisme yg menjadi bibit terorisme.

“Tugas binmas di ranah preemtif adalah untuk mencegah setiap hal yang menimbulkan potensi gangguan. Bhabinkamtibmas agar selalu meningkatkan kemampuan seperti komunikasi, deteksi dini, TPTKP, PPGD, dan kemampuan dasar lainnya,” kata Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol Asep Irpan Rosadi, dalam sambutannya.

Lebih jauh dijelaskan, laporan di BOSv2 agar melaporkan kejadian yang riil bukan hasil rekayasa. Kali ini dilaksanakan pelatihan untuk menambah kemampuan bhabinkamtibmas dalam pengawasan dan pembinaan eks napiter.

Sementara itu, Dr. Islah Bahrawi menyatakan, teroris tidak beragama dan tidak ada agama yang mengajarkan untuk menjadi teroris dan agama hanya sebagai tunggangan para teroris untuk tujuan politiknya.

“Kita harus bisa membedakan antara terorisme dengan cara radikalisme tentang ideologi dan sparatisme menggunakan cara pendekatan preventif dan represif tentang reintegrasi (penyatuan kembali). Semua agama mengajarkan kedamaian hanya penafsiran manusia yang salah sehingga munculah pemahaman terorisme,” sebutnya.

Sedangkan Kadensus 88 AT, menjelaskan, Peran Binmas menjadi ujung tombak dan Sarana komunikatif kepolisian. Babin harus membuka diri tehadap fenomena yang terjadi di masyarakat.

“Dalam menjaga keamanan ada 2 hal yang menjadi kekuatan kita yakni, pertama Penegakan hukum dua Membangun kesadaran masyarakat terhadap hukum. Dan tugas babin terhadap para eks napiter salah satunya memberi motivasi untuk memenangkan kompetisi melawan hati dan rasa emosi,” ungkapnya.

Selain itu Plh Kasatgaswil Jatim Densus 88, diharapkan bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan dalam harkamtibmas dan dapat bekerjasama dengan densus memerangi tindak pidana terorisme.

“Bhabinkamtibmas harus bisa mengidentifikasi orang baru yang ada di desa binaannya, harus bisa counter surveilance, dan harus selalu waspada,” tegas dia.

Sementara Ustadz Nasir Abbas, dalam sambutannya menyatakan, Pencegahan intoleransi, radikalisme, terorisme, dan tahapan ektrimisme.

Sementara Wildan (eks napiter) menyebut, Peluang yang bisa dilakukan eks napiter diantaranya memberikan lapangan pekerjaan sesuai bidangnya, menjadi narasumber, menjadi mitra aparatur pemerintah.

“Deteksi Faham radikalisme pada remaja dan Faktor pemicu Radikalisme diantaranya kegagalan dlm lingkungan keluarga, bullying, mendapatkan guru yang salah,” ucapnya.

Kasatgaswil Kalsel Densus 88 AT, menyebut, tugas densus antara lain menjamin bhabinkamtibmas bisa sehat dan selamat dalam menjalankan tugasnya. Setiap anggota Polri berpeluang kuat untuk menjadi korban dan atau pelaku teror.

“Tahapan terorisme ada 3 yaitu Intoleran (pemahaman), Radikal (sikap), dan Terorisme (tindakan). Tidak semua teroris bertugas di lapangan tapi ada yang bertugas di media sosial untuk melakukan propaganda,” tutup dia. (Humas Polri)

Editor : dhw_robhin

Kajari Bersama Jajarannya Silaturahmi Dengan Pengurus PWI Barito Utara

0

BARITO UTARA- Baru sekitar tiga hari menjabat sebagai pimpinan Kejaksaan Negeri Barito Utara, Kepala Kejaksaan Negeri Barito Utara, Ibu Fadillah, SH, MH bersama jajarannya sambangi Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Barito Utara di Jalan Pramuka Muara Teweh, Selasa (13/9/2022).

Kajari Barito Utara Ibu Fadilah saat mengunjungi Sekretariat PWI di Jalan Pramuka tersebut didampingi pejabat lingkup Kejaksaan Negeri Barito Utara. Kunjungan Silaturahmi Kajari disambut Ketua dan anggota PWI Barito Utara.

“Selamat datang Ibu Fadilah, Kepala Kejaksaan Negeri Barito Utara di Sekretariat PWI Barito Utara. Kami dari PWI sangat berterima kasih atas kunjungan ibu Kepala Kejaksaan Negeri Barito Utara. Dan satu-satunya Kepala Kejaksaan Negeri Barito Utara perempuan yang pernah menjabat di Barito Utara,” kata Ketua PWI Barito Utara Herman.

Dikatakan Herman, selama ini hubungan kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Barito Utara sangat terjalin dengan baik. “Diharapkan dengan kehadiran ibu Fadilah di sini jalinan silaturahmi dan kerjasama yang dulu baik, akan lebih baik lagi di masa yang akan datang,” kata Ketua PWI Barut.

Menurut Herman, PWI merupakan salah satu pilar dekokrasi. Kehadiran media adalah salah satu pilar dekokrasi yang sudah di akui oleh pemerintah.

Kepala Kejaksaan Negeri Barito Utara, Ibu Fadilah mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan Ketua dan anggota PWI Barito Utara. “Saya memang sengaja pada kunjungan pertama ini dilakukan ke PWI Barito Utara,” kata Kajari.

Dikatakan Herman, selama ini hubungan kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Barito Utara sangat terjalin dengan baik. “Diharapkan dengan kehadiran ibu Fadilah di sini jalinan silaturahmi dan kerjasama yang dulu baik, akan lebih baik lagi di masa yang akan datang,” kata Ketua PWI Barut.

Menurut Herman, PWI merupakan salah satu pilar dekokrasi. Kehadiran media adalah salah satu pilar dekokrasi yang sudah di akui oleh pemerintah.

Kepala Kejaksaan Negeri Barito Utara, Ibu Fadilah mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan Ketua dan anggota PWI Barito Utara. “Saya memang sengaja pada kunjungan pertama ini dilakukan ke PWI Barito Utara,” kata Kajari.

Fadilah, juga berharap kritik-kritik dan saran serta masukan juga kami harapkan dari bapak dan ibu semua. Apabila pekerjaan kami yang mungkin kurang berkenan atau dianggap itu perlu di kritik, silahkan berikan kritik dan sarannya. 

“Untuk itu kita semua mari bersama-sama untuk membangun Barito Utara ini sedemikian rupa, agar Barito Utara dikenal oleh masyarakat lain khususnya di Indonesia, terkenal dengan kekompakannya,” kata Kajari Fadilah yang didampingi Kasubag Bin, Kasi Barbuk, Kasi Intel, Kasi Datun Kasi Pidsus dan Kasi Pidum.  (SS) 

Gubernur Jatim Resmikan Rumah Kebangsaan Bersama Kapolda Jatim

0

SURABAYA – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur, Selasa (13/9/2022) siang meresmikan Rumah Kebangsaan Jawa timur di kawasan Jemursari VI no.1, Surabaya. Rumah Kebangsaan tersebut berisi organisasi pergerakan mahasiswa seperti IMM Jatim, Kammi Jatim, Semi Jatim, GMNI Jatim, HMI Jatim, GMKI Jatim, PMII Jatim, BEM SI, BEM Nusantara, BEM PTNU dan BEM PTMA.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, dan KABINDA Jatim Brigjend TNI Fahmi Sudirman, secara langsung meresmikan rumah kebangsaan ini.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Dirintelkam Kombes Pol Dekananto serta seluruh elemen yang hadir, dengan adanya Rumah Kebangsaan Jatim ini merupakan wadah bersatunya sosial kapital dan intelektual kapital.

“Kita sering memperbincangkan soal sosial kapital, tapi relatif sedikit yang memperbincangkan intelektual kapital. Ini adalah mix (campuran) dari sosial kapital dan intelektual kapital,” katanya setelah melakukan peresmian.

Menurutnya, Rumah Kebangsaan Jatim akan menjadi bagian penting untuk dijadikan referensi kebangsaan. Sebab terdiri dari berbagai perangkat kampus baik internal maupun eksternal yang ada di Jatim.

“Menurut saya ini sosial capital dan intelektual capital yang dimiliki negeri ini, yang kebetulan Jawa Timur, bagaimana kaum intelektual muda ini membahas program-program strategis, produktif dan insya Allah memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara Indonesia. Selamat dan sukses,” tambahnya.

Sementara Direktur Rumah Kebangsaan Jatim, Abdul Ghoni menyebut kekuatan mahasiswa di Jawa Timur ini sangat besar. Adanya Rumah Kebangsaan ini untuk konsolidasi menyikapi permasalahan yang dialami masyarakat.

“Rumah kebangsaan ini untuk mengakomodir seluruh elemen mahasiswa, baik eksternal maupun internal. Tentunya kita akan mengakomodir semua kepentingan masyarakat. Jadi, selain sebagai tempat konsolidasi, ini jadi rumah kajian untuk teman-teman dari organisasi kemahasiswaan,” pungkasnya. (Humas)

Pewarta : Qomar
Editor : dhw_robhin