Home Blog Page 1331

Polres Trenggalek Berbagi, Puluhan Anak Yatim Diberi Santunan

TRENGGALEK – Suasana Masjid Baitul Muttaqin yang berada di lingkungan ksatrian Mapolres Trenggalek malam itu sedikit berbeda.

Sejumlah anak dan remaja nampak memenuhi pelataran masjid didampingi oleh beberapa petugas Kepolisian

Ternyata kehadiran puluhan anak yang merupakan yatim piatu dari berbagai yayasan dan panti asuhan di Trenggalek ini sengaja diundang untuk mengikuti acara doa bersama sekaligus penyerahan santunan oleh Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino, S.I.K.

Acara yang dimulai usai ibadah salat Isya` ini diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Arif Nahrowi dan dilanjutkan dengan penyerahan santunan oleh Kapolres Trenggalek.

AKBP Alith mengatakan, selain doa bersama untuk Trenggalek yang lebih baik, acara ini juga dilaksanakan dalam rangka memperingati 10 Muharram yang juga dikenal sebagai hari raya bagi anak yatim piatu.

“Semoga apa yang sudah kita lakukan dan doakan ini menjadi barokah bagi Polri, terutama keluaraga besar Polres Trenggalek dan tentunya barokan dan hidayah untuk adik-adik sekalian,” Ujar AKBP Alith saat penyerahan santuan kemarin Selasa (9/8/22).

Lebih lanjut AKBP Alith menuturkan, sebagai anggota Polri, kegiatan ini merupakan momen yang tepat untuk menggugah kembali kepekaan dan kepedulian terhadap sesama. Polri wajib hadir ditengah masyarakat yang membutuhkan.

Masih kata AKBP Alith, ada tiga perkara yang pahalanya tidak terputus yakni sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau doa anak yang sholeh.

“Sisihkan sedikit rezeki kita kepada orang yang membutuhkan. Termasuk kepada anak yatim piatu Tumbuhkan empati dan simpati kita terhadap masyarakat. Bantu masyarakat yang membutuhkan tanpa diminta. Semua yang kita niatkan baik akan bernilai ibadah,”pungkas Kapolres Trenggalek. (Hms)

Bupati Bondowoso Lantik Kapala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Pelalangan

0

BONDOWOSO – Bupati Bondowoso KH. Salwa Arifin melantik Ahmad Fauzan, Kepala Desa terpilih hasil pemilihan Kades Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Pelalangan, Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso, di Pendopo Kecamatan Cermee Selasa(09/8/2022).

Pelantikan Ahmad Fauzan menggantikan H.Mas’udi mengingat ayah mertuanya telah meninggal dunia usai di lantik 16 desember 2021 lalu, dengan masa Bakti 2021 hingga 2027. Selanjutnya penandatanganan berita acara oleh Kades Pelalangan dan penyematan oleh Bupati.

Bupati Bondowoso KH. Salwa Arifin mengucapkan selamat atas terpilih dan dilantiknya Kades Pelalangan yang disaksikan langsung oleh keluarga, sanak saudara dan warga.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bondowoso, saya ucapkan selamat atas terpilih dan dilantiknya Kades Pelalangan. Setelah ini ditunggu warga untuk memberikan pelayanan yang maksimal,” ucap Bupati.

Bupati berpesan, untuk menaati peraturan, sebab keuangan desa semakin kuat. Ketaatan peraturan sebagai bentuk komitmen agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan serta untuk selalu berkoordinasi dengan Polsek, Danramil,Camat dan unsur lainnya untuk menjaga ketertiban dan keamanan wilayah.

“Kami mengajak kerja sama seluruh kades. Termasuk Ahmad Fauzan yang hari ini dilantik. Mari bergotong-royong untuk menerjemahkan nilai Pancasila sehingga warga aman dan sejahtera,” pungkas Bupati.

Nampak hadir dalam acara tersebut, Asisten Pemerintahan Mahfud, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Hj. Haeriyah Yuliati, Camat Cermee, Forkopimca Cermee dan keluarga Kades terpilih.(Dar)

Editor : dhw_robhin

Polres Nganjuk Amankan Ratusan Motor dalam Operasi Jaya Stamba 2022

0

NGANJUK – Halaman apel Polres Nganjuk terlihat dipenuhi ratusan motor. Total ada 325 unit kendaraan roda dua yang diamankan itu merupakan hasil operasi Jaya Stamba 2022 yang dilaksanakan oleh Polres Nganjuk mulai tanggal 5 Agustus 2022.

Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson, S.H., S.I.K., M.H. menyebut operasi Jaya Stamba 2022 ini akan digelar oleh Polres Nganjuk hingga tanggal 13 Agustus 2022 nanti.

AKBP Boy Jeckson juga menyebut, operasi Jaya Stamba ini sebagai langkah strategis memantapkan kegiatan rutin berupa penegakan hukum yang telah dilaksanakan setiap saat oleh Satuan Lalu Lintas.

“Operasi Jaya Stamba 2022 digelar untuk meningkatkan kembali disiplin berlalu lintas masyarakat Nganjuk sekaligus meminimalkan ekses-ekses lanjutan dari ketidakpatuhan itu sendiri,” kata AKBP Boy Jeckson,Rabu (10/8/22).

Ditambahkan oleh Kapolres Nganjuk, langkah ini sebagai upaya antisipasi terjadinya gangguan keamanan saat ada penyelenggaraan acara yang cukup besar di wilayah Polres Nganjuk.

“Jika saat ada kegiatan masyarakat,kemudian terjadi arak-arakan atau konvoi roda dua dengan suara knalpot yang berisik oleh kelompok masyarakat lain, bisa jadi akan menimbulkan gangguan keamanan. Inilah bentuk ekses lanjutan yang hendak kami tekan,”tegas AKBP Boy Jeckson.

Operasi Jaya Stamba 2022 jelas Kapolres Nganjuk juga melibatkan satuan setingkat Polsek jajaran. Dengan demikian, cakupan operasi bisa jauh lebih luas karena melibatkan banyak personel.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Dini Annisa Rahmat, S.I.K., M.Si mengatakan hingga saat ini telah menindak 462 pelanggar dengan barang bukti kendaraan roda dua sebanyak 325 unit, STNK sebanyak 125 lembar, dan SIM 12 lembar.

“Kami telah mensosialisasikan operasi Jaya Stamba 2022 ini melalui berbagai media massa dan platform jejaring sosial seperti Instagram dan Facebook. Kami juga mengimbau kepada pemilik bengkel untuk tidak melayani pemasangan asesoris yang tidak sesuai dengan spektek, terutama knalpot brong,” ucap AKP Dini Annisa.

Kriteria pelanggaran yang dilakukan penindakan adalah pengendara ranmor yang mengendarai ranmor tidak sesuai spektek seperti contoh menggunakan knalpot brong, pelaku balap liar dan pengendara yang dalam pengaruh alkohol atau narkoba.

“Bagi pelanggar yang ingin mengambil kendaraannya harus memenuhi syarat yang sudah ditentukan, yaitu membawa surat hasil sidang tilang di Kejaksaan beserta bukti pembayaran tilang,” kata AKP Dini Annisa.

Selain itu pemilik motor juga diwajibkan membawa surat pernyataan yang ditandatangani atau mengetahui dari Kapolsek, Danramil, Kepala Desa, dan orang tua yang berisikan tidak akan mengulangi perbuatan memodifikasi kendaraan bermotor dengan tidak sesuai spektek.

“Sertakan STNK dan BPKB, serta yang terpenting kembalikan kondisi kendaraan sesuai standar pabrik,”pungkas Kasat Lantas. (hms)

Ir.H.ANANG SUSANTO M,SI.SERAP ASPIRASI DI DESA PADASUKA KUTAWARINGIN

BANDUNG – Kepala Desa Padasuka H.Dedi Supriadi mengucapkan selamat datang kepada anggota DPRD-RI Fraksi Golkar dapil II Yang telah berkunjung ke desa Padasuka ,semoga saja kehadiranya dapat menyerap dan menampung aspirasi warga Padasuka.

Dedi Supriadi menginginkan Reses DPR-RI kali ini menjadi aspirasi dan solusi RPJMDes yang terhambat dan tersendat,karena anggaran keuangan yang masuk ke rekening desa diprioritaskan untuk penanganan Covid-19.

Keinginan Kepala desa tersebut diutarakan pada kegiatan reses anggota DPR-RI fraksi Golkar Ir.H.Anang Susanto,M.Si. yang digelar di gedung sarana olahraga kantor desa Padasuka kecamatan Kutawaringin kabupaten Bandung,Selasa(9/8/2022).

Dalam acara reses yang dihadiri 120 peserta konstituen dari unsur dan elemen masyarakat, Dedi Supriadi menginginkan aspirasi yang disampaikan konstituen berskala prioritas dan menjadi solusi untuk melanjutkan pembangunan yang telah terhambat,demi majunya desa Padasuka

“Saya sarankan kepada masyarakat dalam mengusulkan atau mengajukan aspirasinya agar mendahulukan yang tingkat urgensinya sangat dibutuhkan masyarakat banyak jangan cuma asal mengusulkan dan harus berskala prioritas supaya dapat direalisasi,jangan cuma mengusulkan demi kepentingan kelompoknya saja,”jelasnya.

Saya pun selaku pemerintahan desa berharap dengan adanya reses ini dapat menampung aspirasi dan menjadi solusi keberlangsungan pembangunan atau kegiatan yang sudah tersusun dan direncanakan dalam RPJMDes yang terkendala dan tersendat karena adanya Covid-19,”pungkasnya. (Andri)

Editor : dhw_robhin

Persit KCK Cabang XXXV Kodim 0821 Lumajang Ikuti Kick Off Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting Secara Daring

LUMAJANG – Ketua Persit KCK Cabang XXXV Kodim 0821 Lumajang Ny. Yanti Gunawan yang diwakilkan oleh Ketua Seksi Organisasi Ny. Yudha Wahyutomo berserta anggota Persit mengikuti secara Daring kegiatan Kick Off Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting bertempat di Ruang Data Makodim 0821/Lumajang Jalan Alun-alun Utara Kabupaten Lumajang, Senin (8/8/2022)

Kegiatan Kick Off Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting yang mengambil tema, “Kolaborasi Demi Anak Negeri untuk Mewujudkan SDM Unggul Indonesia Maju” ini dilaksanakan di Graha Puri Ardhya Garini, Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.

Kick Off Penurunan Stunting ditandai dengan penandatanganan MoU antara Kepala BKKBN Pusat, dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Ketua Umum Dharma Pertiwi, Ny. Hetty Andika Perkasa.

Selain itu, juga ditandai dengan peluncuran buku “Resep Makanan Baduta dan Ibu Hamil Untuk Generasi Emas Indonesia” oleh Ibu Prof Dr. (H.C.) Hj Megawati Soekarno Putri.

Dalam sambutannya, Kepala BKKBN Pusat dr. Hasto Wardoyo menyampaikan, bahwa hari ini angka Stunting mencapai 24,4 persen dan setiap tahun di Indonesia ada 4,8 juta Ibu hamil dan melahirkan.

“Sehingga praktis 1,2 juta Stunting hampir setiap tahun terjadi apabila kita tidak melakukan apapun terhadap peristiwa kelahiran dan persalinan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Seksi Organisasi Persit KCK Cabang XXXV Kodim 0821 Lumajang Ny. Yudha Wahyutomo setelah mengikuti kegiatan webinar mengatakan, bahwa Stunting merupakan kondisi gagal pertumbuhan pada anak (pertumbuhan tubuh dan otak) akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Anak stunting lebih pendek atau perawakan pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berfikir.

“Seperti yang telah dilaksanakan, anggota Persit KCK Cab XXXV Kodim 0821 Lumajang terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada ibu – ibu yang ada di samping kanan kiri rumahnya untuk melaksanakan pengecekan kesehatan anak secara rutin melalui Posyandu terdekat guna mengurangi angka stunting di wilayah Kabupaten Lumajang” pungkasnya. (Pendim 0821)

Editor : dhw_robhin

Bea cukai Batam Berhasil Menggagalkan Penyelundupan Sabu Tujuan Lombok

BATAM – Bea Cukai Batam kembali berhasil gagalkan penyelundupan narkotika jenis
Methamphetamine atau sabu-sabu seberat ±101 gram. Penyelundupan sabu-sabu tersebut menggunakan
modus barang kiriman yang akan dikirimkan ke Lombok Barat yang dilaporkan sebagai makanan. Anjing
pelacak milik Tim K-9 Bea Cukai Batam yang bernama Luigi merespon terhadap barang kiriman tersebut
saat sedang melakukan pelacakan barang di Tempat Penimbunan Sementara (TPS) “GLB” pada Senin,
(18/7) lalu.

Oknum berinisial P rencananya akan mengirimkan barang kiriman berisi sabu-sabu kepada penerima
berinisial AG. Kemudian barang tersebut dibawa ke Kantor Bea Cukai Batam untuk dijadikan barang bukti
Menindaklanjuti tangkapan sabu-sabu tersebut, Bea Cukai Batam melakukan penyerahan barang bukti ke
Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat dengan Berita Acara Serah Terima Nomor Nomor BAST-
311/KPU.02/BD.06/2022 tanggal 19 Juli 2022.
Undani, Kepala Seksi Layanan Informasi Bea Cukai Batam, menjelaskan kronologi penindakan sabu-sabu
di TPS “GLB”.

“Ketika melakukan pelacakan barang kiriman dari Batam ke daerah Indonesia lainnya, Luigi memberikan
respon terhadap salah satu paket yang dilaporkan sebagai makanan. Kemudian petugas kami melakukan
pengecekan ulang melalui x-ray dan melakukan pemeriksaan fisik terhadap barang tersebut. Kedapatan
dua bungkus plastik berisi kristal putih yang disembunyikan di dalam kaleng makanan yang diduga
merupakan narkotika. Setelah diuji nircotest dihasilkan warna biru yang artinya positif,” jelasnya.

Pelaku penyelundupan sabu-sabu tersebut dapat dijerat dengan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang
Narkotika Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) dengan ancaman pidana
mati/penjara seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda
maksimum Rp10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah).

(Gst)
Editor : dhw_robhin

Di Hari Jadinya Ke 74, Polwan Polres Pasuruan Kota Gelar Bhakti Kesehatan Imunisasi ke Sejumlah Posyandu

Polresta Pasuruan – Dalam rangka Hari Jadi Polwan Ke-74 tahun 2022. Personel Polwan Polres Pasuruan Kota melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan diantaranya menggelar kegiatan Bhakti Kesehatan Imunisasi Bian, Selasa (9/8/2022).

Beberapa rangkaian kegiatan Hari Jadi Polwan ke 74 tahun 2022 oleh Polwan Polres Pasuruan Kota mulai dilaksanakan pada tanggal 28 Juli hingga 1 September 2022 mendatang.

Dalam kegiatan Bakti Kesehatan tersebut Personel Polwan Pasuruan Kota yang dipimpin oleh Kabag Ren Polres Pasuruan Kota Kompol Suprihatin, dan Kabag Log Kompol Purwati, turut mensukseskan program pemerintah dalam program BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional).

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah personel Polwan memberikan pendampingan khususnya kepada anak anak yang akan di imunisasi dan mengajak bermain serta berinteraksi dengan anak-anak.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP R.M Jauhari S.H., S.I.K., M.Si melalui Kabag Ren Kompol Suprihatin mengatakan dalam pelaksanaan memberikan pelayanan kepada masyarakat, Polwan Polres Pasuruan Kota melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan positif dalam rangka Hari Jadi Polwan Ke-74 tahun 2022. Tak lain kegiatan tersebut diantaranya Bhakti Kesehatan, Bhakti Sosial, Polwan Goes to School, Anjangsana, Vaksinasi dan Bhakti Religi.

“Ini adalah salah satu bentuk pengabdian Polri khususnya Polwan pada masyarakat dalam bentuk bakti kesehatan, guna membantu masyarakat yang membutuhkan antara lain Vaksinasi, Donor Darah, Pengobatan gratis, dan Imunisasi anak” Ujar Kabag Ren.

Dengan rangkaian kegiatan Hari Jadi Polwan, semoga bermanfaat dan membantu masyarakat yang sedang membutuhkan. dan kegiatan ini bertajuk “Polwan Siap mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural Untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”(tofa)

Editor : dhw_robhin

DB Kembali Menyerang, Tim Foging PMI Turun Tangan

0

JEMBER – Tim foging PMI Kabupaten Jember kembali turun ke lapangan untuk melakukan pengasapan setelah demam berdarah (DB) kembali menyerang warga Jember. Kali ini tim fogging PMI melakukan penyemprotan di RT 001, RW 015 Lingkungan Sriwijaya Cluster Kelurahan Kranjingan Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember.

Tim Fogging PMI turun setelah mendapatkan permintaan dari warga RT 001, RW 015 Lingkungan Sriwijaya Cluster Kelurahan Kranjingan Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember. Sebab, sudah ada dua warga setempat yang terserang atas nama DB, yaitu atas Edi Purwoadji dan Qonita. “Kami ucapkan banyak terima kasih kepada PMI yang langsung respon permohonan kami. Dan Selasa ini tim PMI langsung melakukan fogging di lingkungan Sriwijaya Cluster,” kata Rumpoko Hadi, ketua Linkungan Cluster.

Pengasapan yang dilakukan tim fogging PMI dilakukan dalam radius seratus meter dari tempat tingga kedua warga yang terserang DB. “Total ada sekitar 60 rumah yang difogging dengan jumlah warga sebanyak sekitar 172 orang,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, dengan fogging yang dilakukan tim PMI, sambungnya, membuat warga sekitar lebih tenang. “Kalau sudah difogging begini warga tidak terlalu was-was kalo belum difogging nyamuk aedes aigypti masih berkeliaran di sekitar lingkungan disini,” ujar Sandy Hidajanto, sekeratris Linngkungan Cluster Kranjingan.

Ketua PMI kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH menjelaskan bahwa pihaknya selalu reponsif untuk kepentingan masyarakat, salah satunya untuk fogging. “Kalau ada permohonan fogging, tim asessmen kami minta untuk langsung melakukan kroscek ke lepangan,” ujarnya.

Jika hasil asessmen memang benar, sambungnya, maka PMI langsung menerjunkan tim foging ke masyarakat. “Jika laporan benar maka langsung diterjunkan tim untuk melakukan fogging dan ini gratis tanpa dipungut biaya apapun,” imbuhnya.

Selain itu, sambungnya, PMI juga koordinasi dengan dinas kesehatan (Dinkes) dalam melakukan fogging. Pasalnya, fogging tidak boleh dilakukan terlalu sering di satu tempat. Agar nyamuk aedes aigypti di wilayah tersebut kebal. “Sebelum fogging kami juga koordinasi dengan dinas kesehatan sebagai organiasi perangkat daerah yang punya kewenangan tentang kesehatan,” imbuhnya. (Son)

Editor : dhw_robhin

Padepokan Nur Dzat Sejati Ijin Prakteknya Resmi Dicabut, PEMKAB : Aktifitas Dan Ijin Nya Sudah Tidak Relevan

0

BLITAR – Pemkab Blitar resmi mencabut ijin penyehat tradisional Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin karena dinilai sudah tidak relevan dengan pengajuan awal.

Rachmat Santoso, Wakil Bupati Blitar menegaskan Pemerintah Kabupaten Blitar mengambil langkah tegas soal polemik Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin.

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memutuskan untuk mencabut izin Padepokan Nur Dzat Sejati yang sebelumnya dikeluarkan bulan Maret 2021 lalu.

Ia menjelaskan hasil mediasi dan asesmen yang dilakukan diketahui aktivitas di Padepokan Nur Dzat Sejati tidak relevan dengan ijinnya.

Rachmat menyebut pengajuan ijin awalnya hanya penyehat tradisional yang berkaitan dengan aktivitas pijat tradisional. Namun kegiatan di padepokan ini sudah lebih dari itu.

Selain itu, menurutnya, lokasi pengajuan ijin awal dengan lokasi padepokan saat ini sudah berbeda.

Rachmat mempersilahkan jika Padepokan Nur Dzat Sejati ingin membuka praktek lagi, namun perizinan harus dilengkapi tidak hanya perizinan pijat tradisional, tetapi semua kegiatan yang ada di dalamnya juga harus memiliki izin resmi.

Rachmat berharap dengan adanya keputusan ini masyarakat diharapkan bisa lebih kondusif dan tidak melakukan kegiatan seperti unjuk rasa atau lainnya. (red)

Editor : dhw_robhin

Dinas PU Pengairan Banyuwangi Permudah Pengawasan dan Proses Pendataan Melalui Sistem Aplikasi Mawas Diri

Gempurnews.com, Banyuwangi – Sistem Informasi Pengawasan dan Direksi (Mawas Diri) merupakan sistem aplikasi yang baru-baru ini dikembangkan Dinas PU Pengairan Banyuwangi guna mempermudah pengawasan kerja dan mempercepat proses pendataannya.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas PU Pengairan Banyuwangi DR. Ir. H. Guntur Priambodo, MM melalui Kasubbag Penyusunan Program Dinas PU Pengairan Banyuwangi Rakhmat Sandi Putra, ST.

Kepada awak media Sandi menuturkan tujuan utama pengembangan aplikasi adalah sebagai transformasi digital guna mempermudah dan mempercapat proses pendataan dan pengawasan, mengingat luasnya wilayah Kabupaten Banyuwangi dengan 390 DI (Daerah Irigasi) yang menjadi kewenangan Pemkab Banyuwangi.

“Sesuai Permen PUPR Nomor 14 Tahun 2015, ada 390 DI yang menjadi kewenangan Kabupaten Banyuwangi, kemudian ada 364 mata air, ada 35 DAS (Daerah Aliran Sungai) juga, dengan luas itu agar kita bisa lebih mudah pengawasan dan lebih cepat dalam pendataannya, utamanya dalam pekerjaan fisik, maka kita buatlah aplikasi internal yang kita namai Mawas Diri (Sistem Informasi Pengawasan dan Direksi)”. Pungkasnya Rabu (6/10/2021).

Pada kesempatan itu Sandi juga membandingkan, adanya transfortasi digital dengan proses manual yang diterapkan sebelumnya, menurutnya dengan adanya aplikasi bisa memberikan data lebih cepat dengan proses sistematis dan akuntabel.

“Untuk proses dilapangan dulu kan pakai buku direksi, kita print kita tulis satu persatu, lalu yang dilapangan juga harus datang ke PPTK untuk melaporkan, sekarang lewat aplikasi itu bisa lebih mudah, seperti pelaksana CV maupun Konsultan bisa sewaktu-waktu melakukan pelaporan tanpa harus melalui proses yang rumit, bahkan segala perintah apapun ada diaplikasi itu.” Jelasnya.

Selain itu menurutnya, aplikasi dapat membuka ruang pengawasan yang lebih terbuka. Meski akses yang diberikan hanya untuk kalangan internal maupun pihak-pihak terkait.

“Dengan adanya aplikasi ini pengawasan bisa lebih terbuka, seperti pak Kadis, bisa tiap waktu memantau pekerjaan dilapangan tanpa harus turun atau bertanya pada pengawas maupun kabid yang bersangkutan, bahkan kadang terkait keuangan saya selaku Kasubbag Penyusunan Program pasti dimintai Pemda, BPKAD atau Bidang Pembangunan terkait sudah berapa proyek yang dilaksanakan atau sudah berapa paket yang dicairkan, jadi semua bisa dilihat diaplikasi itu.” Papar sandi kepada awak media Gempurnews.

Sandi juga menambahkan, Fitur ArcGIS juga disematkan dalam aplikasi Mawas Diri, sehingga dapat memudahkan PPTK menemukan titik koordinat yang akurat mengingat banyaknya lokasi salauran yang terletak diwilayah pedalaman.

Kedepan pihaknya akan terus berupaya mengupdate aplikasi dengan berbagai fitur yang lebih lengkap, bahkan segala aset irigasi diharap dapat masuk kedalam aplikasi.

“Aplikasi inikan baru dimulai tahun ini, bahkan dalam uji cobanya banyak yang tidak berjalan, mengingat banyak pihak, seperti pengawas yang masih gaptek, kedepan saya berupaya aplikasi ini akan selalu update, saya berharap nantik aset-aset juga dapat kita masukan, jadi ketika kita diminta persentase jaringan yang sudah diperbaiki tidak lagi repot manual, kita klik kita zoom sudah tau panjangnya perprogram berapa.” Imbuhnya. (Sgt)