Home Blog Page 1343

Makelar Sapi Warga Bodang, Disabet Clurit Orang Tak Dikenal

Lumajang. www.gempirnews.com

  • Warga Bodang, Kecamatan Padang, Dusun Karanganyar jadi korban pembacokan dalam kediaman rumahnya sendiri, Sekitar jam 03:00 dini hari. oleh orang yang tidak dikenal. 26/07/2022.

Informasi yang didapat warga sekitar bernama Asman,” menyebutkan kalau kejadian pembacokan terjadi sudah mau subuh antara jam 03:00 dini hari, korban langsung di bawah ke rumah sakit umum mas oleh ambulance.

Korban pembacokan Misto Usia 50 tahun, kena sabetan pas belakang leher. Kini korban dalam penanganan pihak medis RSUD Hariyoto, menurut keterangan Iptu Wasono Budi Saat Di TKP.

Ditempat berbeda Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hari Siswanto Dimintai keteranganya oleh beberapa media, siapa pelakunya..? Hari menyebutkan masih dalam lidik dan keterangan para saksi. Doakan kami secepatnya menangkap pelaku pembacokan ujarnya.

Reporter : atman

Sesosok Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Tepi Sungai Bondoyudo

LUMAJANG, www.gempurnews.com — Mayat seorang pria ditemukan warga membusuk di sungai Bondoyudo, Dusun Kebonan Desa Yosowilangun Kidul Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (25/7/2022).

Kapolsek Yosowilangun AKP Hariyanto saat dikonfirmasi awak media membenarkan peristiwa penemuan mayat tersebut.

“Ya, benar tadi pagi, sekitar pukul 09.00 WIB, ada penemuan mayat laki- laki di tepi Sungai Bondoyudo, dan saat ini sedang ditangani pihak Polres Lumajang,” kata Kapolsek, Senin petang.

Terpisah, Kabid Kedaruratan, Rekonstruksi dan Kebencanaan BPBD Lumajang Joko Sambang, menjelaskan, bahwa penemuan mayat ini bermula saat Yitno, warga setempat, mencium bau busuk saat membersihkan lahan rumahnya yang berada di tepi sungai Bondoyudo, Blok Rowoguso.

Penasaran dengan bau busuk itu, Yitno akhirnya menyisiri lokasi sungai hingga menemukan mayat laki- laki sedang mengambang di tepi sungai dengan posisi telentang.

Temuan itu langsung dilaporkannya ke kepala dusun, petugas Polsek Yosowilangun dan tim TRC BPBD Lumajang untuk dilakukan evakuasi.

“Ciri ciri mayatnya sekitar 45 tahun tinggi 160 cm – 170 cm, hanya menggunakan busana bawahan berwarna hitam,” terang Joko Sambang.

Kondisi mayat tersebut saat ditemukan sudah membengkak dan bagian wajah berwarna hitam sehingga sulit dikenali

Saat ini jenazah korban dibawa ke RSU dr Haryoto Lumajang untuk dilakukan autopsi untuk menemukan keluarga korban dan penyebab kematiannya.

Hasil identifikasi sementara, pihak rumah sakit memperkirakan korban telah meninggal sekitar seminggu yang lalu.

Hingga kini belum diketahui penyebab tewasnya korban. Pihak RSU dr Haryoto Lumajang masih melakukan identifikasi lebih lanjut.

Reporter : atman

Kegiatan TMMD Ke-114 Tahun 2022 Berfokus Di Kecamatan Teweh Baru

BARITO UTARA – Upacara kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 114 Komando Distrik Militer (Kodim) 1013 Muara Teweh, dibuka dengan resmi oleh wakil Bupati Barito Utara, Sugianto Panala Putra, SH di halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN)Jingah III kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara (Kalteng),Selasa (26/7/2022).

Kegiatan TMMD ini merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dan kementerian, lembaga pemerintahan non kementerian, pemerintah daerah dan komponen bangsa lainnya yang diprioritaskan pada daerah pedesaan yang tergolong sebagai daerah miskin dan tertinggal, terpencil serta terisolir, perbatasan antara pulau terluar. Di Kabupaten Barito Utara. 

Titik fokus kegiatan berada dalam wilayah Kodim 1013 Muara Teweh, yang akan dilaksanakan di Kecamatan Teweh Baru selama 30 hari di mulai tanggal 26 juli sampai dengan 24 Agustus 2022 mendatang. 

Pelaksanaan TMMD dengan tema “TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI”. Upacara kegiatan itu dihadiri oleh Sekda, unsur FKPD, Kepala Perangkat Daerah, Tripika Kecamatan Teweh Baru, Tokoh masyarakat dan Tokoh Agama.

Dalam sambutan Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah yang disampaikan melalui Wakilnya, Sugianto Panala Putra,dijelaskan bahwa TMMD merupakan bentuk kepedulian TNI dalam percepatan pembangunan untuk memberdayakan masyarakat, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkesinambungan dan berkelanjutan agar tercipta dan terbina kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam rangka ketahanan nasional. 

“Selain itu, TMMD bertujuan membantu pemerintah daerah dalam menciptakan suasana kondusif bagi terwujudnya stabilitas keamanan,dalam negeri yang dilaksanakan melalui pembangunan sasaran fisik maupun non fisik,” kata Sugianto. 

Sasaran fisik yang dilaksanakan pada program TMMD yakni pembukaan badan jalan baru dari jalan Nasional kilo meter (KM) 12 sampai dengan ruas jalan Muara Teweh-Trinsing, dengan panjang 6 km dan lebar 10 m).

Serta dibangun pula pembuatan TPA Musholla As-Salam (24 m²) dan pembangunan 1 buah Pos Kamling (12 m²). Sedangkan sasaran non fisik berupa penyuluhan yang akan dilaksanakan di Kecamatan Teweh Baru. 

“Dengan kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong laju tumbuhnya inovasi dan kreativitas masyarakat desa, guna meningkatkan kualitas hidup dalam membangun daerahnya sendiri menuju kehidupan sosial yang lebih maju, sejahtera dan mandiri.  
 
Disamping itu pula,TMMD tidak hanya bersifat seremoni, akan tetapi pelaksanaannya harus benar-benar bermanfaat bagi kehidupan masyarakat kedepannya,” tutup Wabup Sugianto. (SS)

Editor : dhw_robhin

Polres Sumenep Berhasil Ungkap Kasus Persetubuhan Dan Pencabulan Anak

0

SUMENEP – Polres Sumenep telah berhasil ungkap kasus Perkara Tindak Pidana Persetubuhan dan Pecabulan Terhadap Anak. Senin (25/07/2022)

Dalam ungkap kasus tersebut, Satreskrim Polres Sumenep telah berhasil mengamankan ZT (46) warga Dusun Tambak Desa Jambu Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep, karena telah melakukan persetubuhan dan pencabulan terhadap seorang anak gadis yang masih dibawah umur.

Kasi Humas Polres Sumenep Akp Widiarti S.,S.H menjelaskan bahwa pelaku yang berprofesi wiraswasta ketika melihat korban Bunga (bukan nama sebenarnya) 11 tahun, menyeberang di Jalan Raya Pakandangan Barat dan ZT menghentikan kendaraannya kemudian langsung membawa Bunga ke dalam mobilnya menuju ke rumah Terlapor ZT di Dusun Tambak Desa Jambu Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep.

“Korban dan Terlapor tidak saling kenal, korban Bunga sewaktu di dalam mobil dikasih uang sebesar Rp 50.000,- dan kalau mau akan ditambah Rp 1.000.000,-. selanjutnya korban disetubuhi dirumahnya, jelasnya

“Setelah melampiaskan nafsu bejatnya korban ditinggal di dalam kamar, begitu punya kesempatan korban melarikan diri dan menangis duduk di dekat warung milik saksi S dan menceritakan kejadian yang telah dialaminya. Selanjutnya saksi S membawa korban ke Kades Daramista, dan Kades Daramista menghubungi petugas kepolisian tentang kejadian yang menimpa korban, pungkasnya

Dari kejadian tersebut petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa : Baju milik korban motif kotak-kotak berwarna putih kombinasi merah, kuning, biru dan baju sobek bagian depan, Kerudung warna putih, Celana dalam warna biru, Dua buah cincin warna ungu dan kuning, Satu lembar uang pecahan Rp 50.000,-, Lima bungkus obat kuat yang digunakan sebelum melakukan persetubuhan, Satu unit mobil Suzuki Ertiga warna putih Nopol M-1545-TA.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya Terlapor di jerat Pasal 81 ayat 1, 2, dan/atau Pasal 82 ayat 1 jo pasal 76 huruf e UU RI No 17 Tahun 2016 atas perubahan UU No.35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda 5 Milyard. (Hms)

Editor : dhw_robhin

Dua Fakultas Berkolaborasi Luncurkan Aplikasi Stunting Di Desa Lengkong – Bojongsoang

KABUPATEN BANDUNG – Selasa(26/07/2022)
Dorong pencegahan dini stunting di era Pandemi, Fakultas Informatika, Fakultas Teknik Elektro, dan Fakultas Ilmu Terapan Telkom University (Tel-U) mengembangkan sistem pencatatan dan monitoring status gizi balita serta deteksi dini stunting. Peluncuran sistem monitoring tersebut dilakukan Desa Lengkong, kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Sistem yang dikembangkan diharapkan dapat membantu pihak-pihak berkepentingan dalam memonitor pertumbuhan balita dan mencegah angka stunting di daerah tersebut.
Pencatatan dan monitoring gizi balita serta deteksi stunting yang ada di posyandu-posyandu desa Lengkong yang ada saat ini, dilakukan secara manual. Akibatnya proses rekapitulasi data status gizi anak memerlukan waktu yang lama. Selain itu, data yang dikumpulkan dari posyandu-posyandu tersebut susah untuk disatukan oleh pihak desa karena tiap posyandu memiliki perbedaan data yang dicatat. Pihak desa harus melakukan proses yang rumit untuk sinkronisasi data dari posyandu-posyandu demi mendapatkan status gizi balita secara cepat. Dalam rangka memberikan solusi atas permasalahan tersebut, tim dosen Tel-U yang berjumlah 12 orang lintas fakultas diketuai oleh Satria Mandala, S.T., M.Sc., Ph.D. dari Fakultas Teknik Informatika, menggagas pengembangan sistem pencatatan dan monitoring gizi balita serta deteksi stunting di Desa Lengkong Bojongsoang.
Pelaksanaan sosialisasi dan pendampingan penggunaan sistem yang dikembangkan dilakukan di balai Desa Lengkong Bojongsoang Kabupaten Bandung pada hari Senin 4 Juli 2022.  Menurut Satria Mandala, pengembangan sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi terhadap permasalahan gizi buruk balita dan stunting di lingkungan Desa Lengkong.

“Lebih mudah lewat HP, hanya tinggal masukin nama, berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala,” ujar Nurna Yunisa, Ketua TP PKK Desa Lengkong kepada para peserta pelatihan yaitu para kader posyandu maupun kader PKK Desa Lengkong.
Acara sosialisasi dan pelatihan tersebut dibuka oleh Camat Bojongsoang dan dihadiri oleh Sekertaris Camat Bojongsoang, Kepala Puskesmas Bojongsoang, Kepala UPT KB Bojongsoang, Kepala Desa Lengkong dan para ketua kader penggerak posyandu se desa Lengkong. Pada acara tersebut Kepala Desa Lengkong, Bapak Agus Salam R., S.Pd dan Ketua Tim Dosen Tel-U juga memberi sambutan. Pengantar tentang gizi dan stunting disampaikan oleh Ibu dr. Fenty Alia, M.Kes. A3M. Akhir kegiatan sosialisasi diisi dengan presentasi tata cara penggunaan aplikasi kepada para kader.

Peserta pelatihan terlihat sangat antusias.  Berdasarkan masukan, sekitar 95% peserta memberikan tanggapan bahwa materi kegiatan sudah sesuai dengan yang diharapkan. Selain itu testimoni dari para peserta menyatakan bahwa aplikasi yang dikembangkan sangat bagus dan bermanfaat. Terakhir sebagian peserta juga menuturkan perlunya pelatihan dan pendampingan lebih lanjut baik mengenai lanjutan pengembangan aplikasi maupun materi-materi lain untuk pengembangan SDM para kader.
Melalui program pengabdian kepada masyarakat ini, Telkom University akan terus mengembangkan kapasitasnya dalam memberikan solusi-solusi pengembangan teknologi tepat guna yang bermanfaat bagi masyarakat luas serta mendukung arah ekosistem desa digital di lingkungan Telkom University.

“Rencananya pengembangan aplikasi lainnya, selain akan dilanjutkan pada Desa Lengkong juga akan diperluas, sehingga dampaknya dapat dirasakan masyarakat banyak,” tutup Satria. (As/Rm)

Editor : dhw_robhin

KAMMI Minta Publik Percaya Kerja Timsus Dan Komnas HAM Dalam Mengungkap Kasus Tewasnya Brigadir “J”

JAKARTA – Banyaknya narasi pemberitaan daur ulang terkait kasus tewasnya Brigadir Yoshua Hutabarat ( Brigadir “J”….red) yang menjurus kepada berita bohong, disikapi oleh banyak pihak karena berita tersebut bisa jadi dari sumber yang tidak dapat dipertanggung jawabkan.

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) juga ikut angkat bicara terkait perkembangan penanganan kasus tewasnya Brigadir “J”.

KAMMI meminta masyarakat lebih bijak dalam menanggapi kasus ini dan tidak ikut menyebarkan berita-berita yang belum jelas kebenarannya.

Hal itu seperti diungkapakan oleh Ketua Umum PP KAMMI, Zaky Ahmad Rifa’i, yang menegaskan spekulasi masyarakat yang berkembang memang tidak bisa dihindari jika kasus tewasnya Brigadir Yoshua tidak segera terselesaikan.

Menurut Zaky Ahmad hal ini karena pada kasus tewasnya Brigadir “J” sudah jelas menyangkut soal kemanusiaan dan juga kredibilitas institusi Polri.

“Saya yakin kasus ini akan terungkap secara transparan, sebab oknum-oknum yang kemungkinan ada kaitannya dengan kasus ini sudah dinonaktifkan, CCTV juga sudah ditemukan, dan dugaan telah naik ke pembunuhan berencana,” ujar Zaky kepada wartawan di Jakarta kemarin Senin (25/7/22).

Ia berharap agar Polri segera dapat menetapkan tersangka agar spekulasi di luar tidak makin berkembang kemana – mana.

Ketua Umum PP KAMMI ini juga meminta kepada masyarakat, agar tidak turut memperkeruh suasana dengan menyebar informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kita percayakan sepenuhnya kepada tim khusus yang dibentuk pak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan juga Komnas HAM yang juga turun tangan secara mandiri.yang diinstruksikan khusus untuk mengungkap kasus ini,”tegas Zaky Ahmad.

Polri sebelumnya juga menyarankan agar publik tidak berspekulasi soal kasus tewasnya Brigadir “J”.

Hal itu justru akan membuat kasus ini semakin keruh. Publik sebaiknya menunggu penjelasan dari para ahli yang menangani kasus ini.

Sumber : siaran pers KAMMI
Editor : dhw_robhin

Salim Menyapa Petani Dan Peternak Kabuten Bandung

BANDUNG – Senin, 25 Juli 2022 bertempat di rest area Pasir Jambu Ketua Dewan Syura PKS Dr. Salim mengadakan pertemuan dengan petani dan peternak Kabupaten Bandung. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari program Dr. Salim menyapa Indonesia.

Dr. Salim mengungkapkan dengan kebersamaan kita akan meraih keberhasilan, ada yang di DPR , eksekutif, pengusaha semua kita bersama-sama untuk mensejahterakan saudara-saudara kita. Itulah janji kita dan kita ungkapkan jika PKS menang akan dibuktikan semua. Menurut Dr. Salim tidak adil jika petani yang telah mengeluarkan biaya besar saat panen dijual hasilnya turun, negara harus berperan membantu petani agar ada semangat jika hasilnya besar. Perlu regulasi pemerintah saat panen jangan melakukan impor yang bisa membuat harga turun.

Seperti halnya petani di negara Jepang dan Eropa yang kaya semua, Dr. Salim tidak menginginkan petani Indonesia miskin, beliau ingin mengembalikan pertanian di Indonesia kembali seperti jaman dulu dengan menggunakan pupuk organik yang dibuat sendiri, pemerintah membeli dengan harga baik dan setelah panen tanah tetap gembur, hasil baik bisa diekspor dengan harga jual mahal.

Adanya Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia sangat diapresiasi oleh Dr. Salim, menurutnya bisa menjadi alternatif pilihan wisata di Pamidangan dengan wisata domba.

Ada 2 hal yang diperlukan untuk meraih kesuksesan, yaitu ide dan gagasan yang bagus setelah itu bangun link dan jaringan nanti akan muncul pengusaha-pengusaha. UMKM akan muncul semakin banyak dan menguntungkan dengan penghasilan yang bagus sehingga bisa merubah bangsa Indonesia. (Andri)

Editor : dhw_robhin

Ditengarai Lakukan Penganiayaan Gunakan Sajam, Seorang Warga Jingah Inisial “SP” Harus Berurusan Dengan Polisi

BARITO UTARA- Ahmad Supriannor alias Supri Bin Jamiannor umur 19 tahun, warga jalan Mandiri Rt.01 Kelurahan Jingah, Kabupaten Barito Utara (Kalteng) telah diamankan pihak Sat Reskrim Polres Barito Utara,Senin (25/7/2022) 

Pasalnyal, Supriannor diduga telah melakukan tindak penganiayaan menggunakan Sajam atau sebilah parang didepan rumahnya, terhadap Ronaldi Bin Baharudinnor umur 20 tahun yang beralamat di jalan Swadaya Rt.01 Kelurahan Jingah, Barito Utara pada hari Senin jam.09.20 Wib.

Kapolres Barito Utara, AKBP.Gede Pasek Muliadnyana melalui Kasat Reskrim AKP.Wahyu Setiyo Budiarjo, mengatakan bahwa A.Supriannor sudah kami amankan dirumahnya,pada jam.07.00 Wib bersama barang bukti (BB) sebilah parang berukuran 38 cm.

Di katakan Wahyu, pada saat Ronaldi mendatangi rumah Supriannor. Niat dari Ronaldi ini ingin memberi tahu, kepada orang tua dari Supriannor agar menegur anaknya,karena telah memberitakan hal yang tidak benar, kepada teman-teman Ronaldi.

Selanjutnya ayah terlapor Supriannor, tidak terima atas pembicaraan dari (Korban)Ronaldi. Kemudian ayah Supriannor ingin memukul Ronaldi,namun tidak sempat terjadi,”ujar AKP.Wahyu.

Tiba-tiba terlapor Supriannor, mengambil sajam jenis parang berukuran 38 cm dari dalam rumahnya, dan langsung mengayunkan sajam tersebut ke arah (Korban) Ronaldi mengenai helm korban.”Kemudian terlapor Supriannor mengayunkan parang kedua kali lagi dan tepat mengenai telapak tangan sebelah kiri korban Ronaldi, mengakibatkan luka robek ditelapak tangan,”terang Kasat Reskrim.

Ia, menyebutkan atas peristiwa tersebut orang tua dari Ronaldi.Bahrudinnor bin Bahru warga jalan Swadaya Rt.01 Kelurahan Jingah, Barito Utara, merasa keberatan dan melaporkan kejadian itu ke pihak Polres Barito Utara.

Setelah mengetahui adanya laporan tentang tindak penganiayaan tersebut.Personil unit Opsnal (Buser) melakukan penyelidikan tentang keberadaan dan tempat tinggal tersangka Supriannor, dan didapati berdasarkan informasi dari pelapor bahwa tersangka Supri berada dalam rumahnya di jalan Mandiri Kelurahan Jingah,”ungkap Wahyu.

“Kemudian personil opsnal (Buser) beserta anggota piket Sat Reskrim Polres Barut.Melakukan penangkapan,terhadap tersangka Supriannor serta mengamankan barang bukti (BB) berupa satu buah sajam jenis parang yang berukuran 38 cm.

Tersangak pada saat pengkapan,tidak melakukan perlawanan dan selanjutnya diserahkan kepada penyidik guna proses lebih lanjut. Untuk pasal yang disangkakan kepada tersangaka Supriannor yaitu Pasal 351 KUH Pidana,”tegas Kasat Reskrim Polres Barut.  (SS)

Editor : dhw_robhin

Rumah Tempat Penyimpanan Solar Ludes Terbakar

BONDOWOSO – Sebuah rumah yang diduga menjadi tempat penyimpanan solar di Desa Selolembu, Kecamatan Curahdami, Bondowoso, ludes dilalap si jago merah, Senin (25/7) malam. Hingga berita ini diunggah, petugas pemadam kebakaran (Damkar) sedang melakukan pemadaman. Beberapa unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi kejadian.

Belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut, Namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta. Mengingat masih ada kendaraan roda empat dan sejumlah drum berisi solar di dalamnya. Warga yang mengetahui kejadian ini, langsung memadati lokasi.

Akses lalu lintas di tempat kejadian tersendat, hingga terpaksa ditutup. Sedangkan untuk roda dua dialihkan sementara, Ini karena rumah yang terbakar itu persis berada di pinggir jalan Bondowoso – Besuki.

Informasi yang dihimpun wartawan Gempurnews menyebutkan, kebakaran sudah terjadi sejak pukul 18.30 WIB. Hingga dua jam petugas melakukan pemadaman, api masih berkobar. Salah seorang saksi mengungkapkan, “dia sempat mendengar lima kali suara dentuman dari lokasi kebakaran itu” ujarnya singkat. (Ari)

Editor : dhw_robhin

Komnas HAM : Jangan Ada Informasi yang Ditambah – Tambah Di Masyarakat

JAKARTA – Komisioner Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan, hasil outopsi ulang pada jenazah brigadir J bisa menjawab opini yang sudah terbangun di masyarakat. Seperti informasi ada kuku yang copot dan lain sebagainya.

“Padahal informasi yang kami terima dari tim, tidak ada kuku yang copot,” ujar Ahmad Taufan Damanik di Jakarta, Senin (25/7/2022).

Menurut dia, hasil outopsi ulang akan mengklarifikasi proses penyelidikan dan penyidikan kasus tersebut. “Jangan jangan ada lagi informasi yang ditambah-tambah, semua harus diklarifikasi dari autopsi ulang ini,” katanya.

Ia menyebut, tim ahli Komnas HAM telah memberikan informasi kepada Kompolnas. Sehingga hasil autopsi kedua nanti bisa menjadi pembanding outopsi pertama. Dan didukung dengan kesaksian keluarga.

“Kami juga akan klarifikasi SOP terkait tindakan autopsi. Ini penting, karena harus ada persetujuan dari para pihak pada tindakan tersebut,” terangnya.

Lebih jauh dia mengungkapkan, pada outopsi pertama tidak bisa dikatakan hasilnya keliru. Namun pada komunikasi publiknya saja yang keliru.

“Hasil autopsi saja kita belum pernah buka. Tapi sudah terbangun opini,” bebernya.

“Kami baru bisa berkesimpulan, setelah membandingkan hasil outopsi pertama dengan hasil outopsi ulang,” Urainya.

Sumber : komnas HAM
Editor : dhw_robhin