Home Blog Page 137

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Berhasil Tekan Angka Kriminalitas Hingga 13 Persen di 2025

0

TANJUNG PERAK – Komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Perak dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah gerbang maritim Jawa Timur membuahkan hasil nyata. Berdasarkan hasil Analisa dan Evaluasi (Anev) akhir tahun 2025, angka kriminalitas di kawasan pelabuhan dan sekitarnya tercatat mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat memaparkan, sepanjang Januari hingga Desember 2025, tercatat ada 1.731 laporan tindak pidana yang masuk.

Angka ini turun drastis jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024 yang mencapai 1.990 kasus.

“Artinya, ada penurunan sebanyak 259 kasus atau setara dengan 13 persen. Ini merupakan indikator bahwa strategi pencegahan di lapangan berjalan efektif,” ujar AKBP Wahyu saat memimpin rilis Anev di Mapolres, Senin (29/12/2025).

Menariknya, meski jumlah laporan menurun, kualitas penyelesaian perkara justru menunjukkan grafik peningkatan.

Dari 1.731 laporan yang masuk di tahun 2025, jajaran Satreskrim dan Polsek jajaran berhasil menuntaskan 1.664 perkara.

Jika dikomparasikan dengan tahun 2024, di mana polisi menyelesaikan 1.517 perkara, maka terjadi kenaikan produktivitas kerja sebesar 10 persen atau sebanyak 147 perkara tambahan yang berhasil diselesaikan tahun ini.

“Capaian ini merefleksikan dedikasi personel di lapangan. Kami tidak hanya fokus menekan jumlah kejahatan, tapi juga memastikan setiap laporan masyarakat ditangani secara tuntas dan profesional,” tegasnya.

Keberhasilan menekan angka kriminalitas di kawasan yang dikenal memiliki kompleksitas tinggi ini tidak lepas dari kombinasi strategi preventif dan represif. Patroli intensif di titik-titik rawan serta penguatan sinergi dengan para pemangku kepentingan (stakeholders) di wilayah pelabuhan menjadi kunci utama.

Wahyu menambahkan bahwa pendekatan humanis dalam merangkul masyarakat juga berperan penting. “Penurunan ini bukan hanya hasil penindakan, tapi buah dari kolaborasi aktif antara polisi dan warga dalam menjaga stabilitas keamanan,” imbuhnya.

Menyongsong tahun 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak berkomitmen untuk mempertahankan tren positif ini. Peningkatan respons cepat terhadap laporan masyarakat dan transparansi penyidikan akan terus diperkuat demi menjaga kepercayaan publik di wilayah pelabuhan dan sekitarnya. (*)

Kasus Tipiring Sat Samapta Turun 32,6 Persen pada tahun 2025, Diungkap dalam Konferensi Pers Akhir Tahun

0

Kota Mojokerto — Polres Mojokerto Kota gelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2025 sebagai bentuk pertanggungjawaban publik sekaligus transparansi kinerja Kepolisian kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, disampaikan evaluasi pelaksanaan tugas Kepolisian selama tahun 2025, meliputi penanganan tindak pidana, pengungkapan kasus narkoba, penanganan pelanggaran lalu lintas, hingga kegiatan preventif untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H. serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) dan rekan rekan Media.
Dalam penyampaiannya Kapolres Mojokerto Kota menyampaikan bahwa seluruh pencapaian tersebut tidak lepas dari dukungan masyarakat dan sinergi lintas sector dan bahwa konferensi akhir tahun ini merupakan agenda rutin yang untuk menyampaikan hasil pelaksanaan tugas kepolisian kepada publik sekaligus menjadi sarana silaturahmi dengan rekan rekan media.

“Apa yang kami sampaikan hari ini merupakan bentuk transparansi kinerja Polres Mojokerto Kota. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, menjaga stabilitas kamtibmas, serta menindak tegas setiap bentuk kejahatan, khususnya narkoba dan kejahatan yang meresahkan masyarakat.” Ujar AKBP Herdiawan.

Kriminalitas Umum: 233 Kasus Sepanjang 2025
Sepanjang tahun 2025, tercatat 233 laporan tindak pidana. Beberapa kasus yang paling menonjol di antaranya penipuan, pencurian dengan pemberatan (curat), Curanmor, kejahatan fidusia, serta kasus perlindungan anak. Polres Mojokerto Kota juga mencatat 104 kasus yang berhasil diselesaikan (crime clearance) sepanjang tahun 2025.
Beberapa kasus menonjol yang berhasil diungkap antara lain:
• Penipuan dan penggelapan
• Curat
• Kejahatan perlindungan anak
• Judi
• Curanmor
• Kejahatan ITE
• Kekerasan terhadap perempuan dan anak
Keberhasilan pengungkapan kasus ini menunjukkan keseriusan aparat Kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Pengungkapan Kasus Narkoba Meningkat Pada tahun 2025, Satresnarkoba Polres Mojokerto Kota menangani 120 kasus dengan 147 tersangka. Angka ini naik dibanding tahun sebelumnya yang mencatat 114 kasus.
Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain:
• Sabu lebih dari 1,6 kilogram
• Ribuan butir pil Double L
• Ekstasi
• Psikotropika golongan IV
Sejumlah pengungkapan besar juga berhasil dilakukan, di antaranya penangkapan pelaku dengan barang bukti hingga ±1 kilogram sabu di wilayah Kota Mojokerto.

Kecelakaan Lalu Lintas Alami Tren Penurunan Korban Jiwa. Selama tahun 2025 terjadi 363 kasus kecelakaan lalu lintas, naik 1% dari tahun sebelumnya. Namun, jumlah korban meninggal dunia justru menurun 11%, dari 54 menjadi 48 orang. Korban luka berat juga turun signifikan, dari 7 menjadi 1 orang.

Sementara itu, kerugian material tercatat turun hingga 50%, menunjukkan adanya peningkatan kesadaran berkendara dan efektivitas langkah preventif Kepolisian.
Penegakan Hukum Lalu Lintas
Pada tahun 2025, Polres Mojokerto Kota mencatat:
• 3.442 tilang manual
• 518 tilang ETLE
• 1.368 tilang INCAR (naik signifikan)
• 18.062 teguran simpatik
Secara keseluruhan, jumlah pelanggaran yang ditindak meningkat menjadi 23.390 kasus.

Penertiban Penyakit Masyarakat Turun 32,6%
Penanganan penyakit masyarakat atau pelanggaran Tipiring turun signifikan dari 892 kasus pada tahun 2024 menjadi 601 kasus pada 2025. Penurunan terjadi pada:
• Peredaran miras ilegal
• Pelanggaran asusila
• Konvoi liar dan balap liar
• Knalpot brong
Namun terdapat kenaikan pada aktivitas meminta-minta di tempat umum.
Polres juga menyita 1.323 botol minuman keras ilegal berbagai jenis selama tahun 2025. Sinergi dan Preventif Terus Diperkuat Sepanjang 2025, Polres Mojokerto Kota juga melaksanakan berbagai upaya pencegahan melalui patroli, operasi kepolisian kewilayahan, edukasi masyarakat, hingga sinergi lintas instansi guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Konferensi pers penutup tahun ini sekaligus menjadi refleksi dan komitmen Polres Mojokerto Kota untuk terus meningkatkan pelayanan publik, profesionalisme, dan kehadiran Kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.(*)

Kapolres Kediri Pimpin Patroli R2 Pastikan Libur Nataru Aman

0

KEDIRI – Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji bersama Wakapolres memimpin langsung patroli roda dua (R2) untuk memastikan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Kediri kondusif, Minggu (28/12).

Sebelumnya, Kapolres Kediri juga telah melaksanakan patroli R2 dengan mengunjungi sejumlah gereja di wilayah Kecamatan Pare.

Patroli tersebut memastikan Misa Natal berjalan aman, lancar, dan kondusif.

Sejumlah gereja yang dikunjungi antara lain Gereja Pantekosta Tiberias Pare, Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Pare, serta Gereja Katolik Paroki Santo Mateus Pare.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Lilin Semeru 2025 yang digelar Polres Kediri Polda Jatim dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang menjalankan ibadah Natal.

“Sebelumnya kami juga melakukan pengecekan langsung ke sejumlah gereja untuk memastikan pelaksanaan ibadah Natal 2025 berjalan aman dan lancar, sehingga umat yang beribadah dapat merasa tenang dan nyaman,” kata AKBP Bramastyo Priaji.

Ia menambahkan, pengamanan telah dipersiapkan sejak sebelum perayaan Natal dimulai dengan menempatkan personel di titik-titik strategis.

“Personel sudah kami ploting, dan pengamanan di sejumlah gereja telah kami laksanakan sejak menjelang perayaan Natal,” jelasnya.

Menurut Kapolres, tugas Polri tidak hanya sebatas mengatur lalu lintas atau mengendalikan keramaian, tetapi juga menjamin ketenangan serta kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah.

“Tugas kami adalah memastikan seluruh rangkaian ibadah dan masa liburan akhir tahun ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan khidmat,” tegas AKBP Bramastyo Priaji.

Dengan pengamanan yang maksimal, Polres Kediri Polda Jatim berharap seluruh rangkaian perayaan Natal di wilayah Kabupaten Kediri dapat berlangsung dengan aman dan penuh kedamaian. (*)

Polres Kediri Catat Tren Penurunan Pelanggaran Sepanjang Tahun 2025

0

KEDIRI– Selama satu tahun terakhir, Polres Kediri Polda Jawa Timur mencatat tren penurunan sejumlah pelanggaran hukum dan lalu lintas di wilayah Kabupaten Kediri.

Data tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. dalam kegiatan press release akhir tahun yang digelar di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Kediri, Senin (29/12/2025).

Dalam paparannya, Kapolres Kediri menjelaskan bahwa selama tahun 2025 jajaran Polres Kediri menangani sebanyak 376 kasus kriminal, dengan tingkat penyelesaian perkara meningkat 2,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini menunjukkan peningkatan efektivitas penegakan hukum serta respons cepat terhadap laporan masyarakat.

Untuk kasus penyalahgunaan narkoba tercatat 219 perkara, yang ditangani melalui langkah penindakan sekaligus pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat.

Di bidang lalu lintas, terdapat 1.166 kejadian kecelakaan lalu lintas atau turun 3,6% dibandingkan tahun 2024. Sementara jumlah pelanggaran lalu lintas mencapai 7.847 perkara dan menurun 26,6%, yang menunjukkan meningkatnya kepatuhan masyarakat dalam berkendara.

Sejumlah kasus menonjol juga berhasil diungkap, antara lain pengeroyokan antar perguruan silat yang menyebabkan korban meninggal dunia, penganiayaan berat hingga menimbulkan korban jiwa, serta kasus pembunuhan oleh kekasih yang berhasil diungkap kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan.

Selain itu, Polres Kediri juga berhasil mengamankan hampir 1 kg narkotika jenis sabu-sabu serta menggagalkan peredaran ilegal 222.000 butir pil dobel L.

Pada kesempatan itu, Kapolres Kediri menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan masyarakat yang telah mendukung upaya pemeliharaan kamtibmas di wilayah Kabupaten Kediri.

“Selama tahun 2025, kami berupaya menghadirkan pelayanan Kepolisian yang profesional, humanis, dan responsif. Sinergi Polri bersama Forkopimda, stakeholder, media, dan masyarakat juga terus diperkuat guna menjaga kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ungkap AKBP Bramastyo.

Selain penegakan hukum, Polres Kediri juga memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui program pembinaan, kegiatan sosial, dan edukasi kamtibmas. Seluruh langkah ini menjadi bagian dari komitmen Polres Kediri untuk menghadirkan lingkungan yang tertib, damai, dan nyaman bagi warga Kabupaten Kediri.

HDI Tampilkan Wujud Kreativitas dan Sinergitas Menuju Lumajang Inklusi

0

Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 yang dirangkai dengan Pelantikan Pengurus Baru Dewan Pimpinan Cabang Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (DPC-PPDI) Kabupaten Lumajang berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini digelar di Pendopo Arya Wiraraja, Minggu (28/12/2025), dengan mengusung tema “Setara Berkarya, Berdaya Tanpa Batas.”

Acara tersebut diikuti ratusan penyandang disabilitas dari berbagai wilayah di Kabupaten Lumajang maupun dari luar daerah. Kehadiran mereka menjadi simbol kuat semangat kebersamaan, kreativitas, dan sinergitas dalam mewujudkan Lumajang yang inklusif dan ramah disabilitas.

Peringatan HDI 2025 dihadiri langsung oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati ,Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma, jajaran Forkopimda Kabupaten Lumajang, serta Ketua Pengurus Wilayah PPDI Jawa Timur Ali Muslimin.

Dalam sambutannya, Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan bahwa pemenuhan hak penyandang disabilitas merupakan bagian dari kewajiban pemerintah daerah.

“Penyandang disabilitas memiliki hak yang sama atas pelayanan, kesempatan, dan akses kehidupan yang layak. Tidak ada ruang bagi diskriminasi atau marginalisasi di Kabupaten Lumajang,” ujar Bunda Indah.

Ia menambahkan bahwa komitmen mewujudkan Lumajang Inklusi tidak dapat dijalankan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari organisasi disabilitas, dunia usaha, lembaga pendidikan, hingga masyarakat luas.

Sementara itu, Ketua Panitia HDI 2025 Muhammad Nurkholison menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang, Bank Jatim, IHC RS Jatiroto, LAZ-Ummul Quro Lumajang para donatur, serta seluruh pengisi acara seperti SLB Samala Nerugrasa Yosowilangun dengan Tari Remo dan SLB Bhakti Wanita Lumajang yang menampilkan lagu ‘Bunda’ dalam bahasa isyarat serta pantomim, juga Alista—Alunan Musik Inspirasi Tuna Netra. Dukungan ini menjadi energi besar bagi gerakan disabilitas di Lumajang,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada YBM PLN Lumajang–Jember atas bantuan alat bantu disabilitas, serta kepada perusahaan Graono yang telah membuka kesempatan kerja dengan mempekerjakan beberapa penyandang disabilitas sebagai wujud nyata dukungan terhadap kemandirian dan inklusi di dunia kerja.

Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 di Lumajang tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum penguatan komitmen bersama untuk membangun ekosistem yang setara, berdaya, dan inklusif. Melalui kreativitas dan sinergitas seluruh pihak, Lumajang terus melangkah menuju daerah yang menghargai keberagaman dan menjunjung tinggi hak setiap warganya tanpa terkecuali (mandaER)

Sumur Bor dan Sanitasi Jadi Prioritas, Polri Bangun Ratusan Fasilitas Air Bersih Pascabencana

0

Jakarta – Polri memprioritaskan pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah ini dilakukan untuk mencegah krisis kesehatan serta mempercepat pemulihan kehidupan warga.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Polri merencanakan pembangunan 436 fasilitas sumur bor di tiga provinsi terdampak.

“Kami merencanakan pembangunan 436 fasilitas sumur bor di tiga provinsi, 261 di Aceh, kemudian 25 di Sumatera Utara, dan rencana 150 titik di Provinsi Sumatera Barat,” ujar Kapolri.

Selain pembangunan sumur bor, Polri juga menyiapkan berbagai sarana sanitasi darurat guna menunjang kebutuhan MCK masyarakat.

“Kami siapkan mobil toilet dua unit, kemudian kita bangun MCK 75, mobil tangki air 32, tanki air bersih 400, dan jet pump 1.431,” jelasnya.

Kapolri menambahkan, proses pembangunan dan distribusi sarana air bersih tersebut masih terus berjalan dan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi lapangan.

“Saat ini proses sedang berjalan, belum semuanya selesai, namun progres terus kita laksanakan,” tegas Kapolri.

Upaya ini dilaksanakan bersamaan dengan pengerahan ribuan personel Polri untuk membantu pemulihan fasilitas publik serta mendukung kebutuhan dasar masyarakat pascabencana.

Trauma Healing Polri, Dukungan Psikologis bagi Anak Korban Banjir Bandang di Padang Pariaman

0

Padang Pariaman — Sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan psikologis korban bencana alam, anggota Bidang Psikologi SDM Polda Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Polisi Mengajar dan trauma healing bagi anak-anak korban banjir bandang di Desa Huntara, Kelurahan Pasie Laweh, Kecamatan Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (28/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mengurangi trauma, rasa takut, dan kecemasan yang dialami anak-anak pascabanjir bandang. Dengan pendekatan humanis dan penuh kehangatan, personel Psikologi Polda Sumbar mengajak anak-anak mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif, seperti bermain, belajar bersama, bernyanyi, serta permainan kelompok yang dirancang untuk memulihkan kondisi mental dan emosional mereka.

Suasana ceria terlihat selama kegiatan berlangsung. Anak-anak yang sebelumnya tampak pendiam dan cemas mulai berani tersenyum, tertawa, dan berinteraksi aktif dengan para petugas. Metode sederhana namun tepat sasaran ini diharapkan mampu membantu anak-anak kembali merasa aman dan percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, mengatakan bahwa pendampingan psikologis bagi anak-anak korban bencana merupakan bagian penting dari penanganan pascabencana yang dilakukan Polri.

“Polri tidak hanya hadir dalam penanganan fisik dan medis pascabencana, tetapi juga memberikan perhatian serius terhadap pemulihan psikologis, khususnya bagi anak-anak sebagai kelompok rentan. Melalui kegiatan trauma healing ini, kami berharap anak-anak dapat kembali pulih secara mental dan emosional,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.

Ia menambahkan, kegiatan Polisi Mengajar dan trauma healing tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan secara menyeluruh kepada masyarakat terdampak bencana alam.

Kehadiran personel Psikologi Polda Sumatera Barat di tengah anak-anak korban banjir bandang mendapat sambutan positif dari masyarakat. Orang tua berharap kegiatan pendampingan psikologis seperti ini dapat terus dilakukan guna mendukung proses pemulihan anak-anak secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam situasi darurat, tetapi juga dalam proses pemulihan jangka panjang pascabencana alam di wilayah Sumatera Barat.

Polda Jatim Imbau Masyarakat Tidak Konvoi pada Malam Pergantian Tahun

0

SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur memberikan imbauan tegas kepada masyarakat untuk tidak melakukan konvoi kendaraan saat merayakan malam pergantian tahun 2025 menuju 2026.

Larangan ini dikeluarkan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengimbau agar perayaan tahun baru dilaksanakan dengan sederhana untuk menghindari gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kombes Pol Abast menegaskan, masyarakat yang ingin merayakan pergantian tahun dapat melakukannya di wilayah setempat, tanpa harus konvoi apa lagi menggunakan kendaraan yang tidak memenuhi spesifikasi teknis.

“Polda Jatim meminta warga Jawa Timur merayakan pergantian tahun baru di lingkungan masing-masing tanpa perlu melakukan konvoi lintas kabupaten atau kota,” tegas Kombes Abast, Senin (29/12).

Kabid Humas Polda Jatim menyatakan kebijakan tersebut bertujuan menghindari kepadatan lalu lintas dan meminimalisir potensi kecelakaan serta gangguan keamanan.

“Petugas akan melakukan pemeriksaan di jalan-jalan yang telah dipetakan memiliki tingkat kerawanan tinggi, ” tambah Kombes Pol Abast.

Mantan Kabid Humas Polda Jabar itu juga meminta seluruh masyarakat Jawa Timur untuk mematuhi himbauan larangan konvoi demi keselamatan dan keamanan bersama.

“Masyarakat yang menemukan gangguan keamanan, tindakan mencurigakan, atau membutuhkan kehadiran anggota Polri dapat segera menghubungi call center 110, tanpa biaya (bebas pulsa) dan beroperasi aktif 24 jam,” pungkas Kombes Pol Abast. (*)

Bupati Bondowoso Serahkan SK(PPPK) Paruh Waktu Formasi Sebanyak 4.502 Orang

0

Bondowoso, gempur News – Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Formasi Tahun 2025 menerima Surat Keputusan (SK) Bupati di Alun-alun Ki Bagus Asra Bondowoso, Senin (29/12/2025).

Penyerahan SK tersebut dipimpin oleh Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid bersama sejumlah Forkopimda setempat.

Pada kegiatan tersebut, sebanyak 4.502 orang menerima petikan SK PPPK paruh waktu, yang terdiri dari berbagai formasi jabatan. Untuk jabatan teknis berjumlah 3.308 orang, dengan rincian penata layanan operasional sebanyak 715 orang, pengelola layanan operasional 72 orang, operator layanan operasional 2.387 orang, serta pengelola umum operasional 134 orang.

Sementara itu, jabatan tenaga kesehatan sebanyak 546 orang, dan jabatan guru berjumlah 648 orang.

Dengan pengangkatan PPPK paruh waktu ini, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap kualitas pelayanan publik tetap terjaga dan terus meningkat, sekaligus menjadi langkah awal menuju sistem kepegawaian yang lebih adil, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bondowoso, Anisatul Hamidah, menyampaikan bahwa pengangkatan PPPK paruh waktu ini dilaksanakan berdasarkan landasan hukum yang jelas dan kuat, yakni Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK, serta Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2025 tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu.

“Penyerahan petikan SK ini bukan hanya proses administratif, melainkan bentuk kehadiran negara dan pemerintah daerah dalam memberikan kepastian status kepegawaian kepada tenaga honorer yang telah lama mengabdi dan memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” katanya.

Ia menjelaskan, selama ini tenaga honorer telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari denyut nadi pelayanan publik di Kabupaten Bondowoso. Mereka bertugas di ruang-ruang kelas, fasilitas kesehatan, kantor pelayanan, serta berbagai unit kerja lainnya, kerap kali dihadapkan pada keterbatasan status, kepastian, dan perlindungan.

Dalam konteks kebijakan nasional penataan tenaga non-ASN, Pemerintah Kabupaten Bondowoso memandang persoalan honorer bukan semata-mata persoalan regulasi, tetapi juga menyangkut aspek kemanusiaan, keadilan, dan keberlanjutan pelayanan publik.

“Di tengah kemampuan fiskal daerah yang terbatas, Bapak Bupati Bondowoso memilih mengambil kebijakan yang berpihak. Keputusan ini lahir dari pertimbangan matang, penuh kebijaksanaan, dan kepedulian untuk memberi harapan serta menghadirkan kepastian bagi mereka yang telah lama mengabdi dengan kesabaran dan ketulusan,” imbuhnya.

Anisatul Hamidah menambahkan, kegiatan ini memiliki beberapa tujuan utama, antara lain memberikan kepastian status kepegawaian bagi tenaga honorer yang telah memenuhi persyaratan, menyerahkan secara resmi petikan SK Bupati Bondowoso tentang pengangkatan PPPK paruh waktu Formasi Tahun 2025, serta menjamin keberlangsungan dan kualitas pelayanan publik di seluruh perangkat daerah.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penyampaian informasi awal terkait hak, kewajiban, dan ketentuan administrasi kepegawaian pasca pengangkatan,pungkasnya.

Waspada Aquaplaning Saat Berkendara di Tengah Cuaca Hujan Batam

0

Batam – Cuaca hujan yang kerap melanda Kota Batam di penghujung tahun 2025 menuntut pengendara sepeda motor untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Kondisi jalan yang basah dan licin, baik saat hujan turun maupun setelah hujan reda, berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan jika tidak diantisipasi dengan baik.

Salah satu risiko yang perlu diwaspadai adalah aquaplaning, yakni kondisi ketika permukaan ban kehilangan daya cengkeram akibat lapisan air di jalan. Selain itu, genangan air juga dapat menutupi lubang jalan yang berbahaya dan berisiko membuat roda masuk secara tiba-tiba, sehingga mengganggu keseimbangan pengendara.

Menghadapi kondisi tersebut, pengendara diimbau untuk tidak memaksakan diri menerobos genangan air. Jika memungkinkan, sebaiknya menunggu hingga genangan surut. Apabila harus melintas, pastikan ketinggian air masih aman sesuai dengan jenis dan ground clearance sepeda motor, guna menghindari air masuk ke ruang bakar yang dapat menyebabkan kerusakan mesin.

Kecepatan rendah menjadi kunci utama saat melintasi jalan tergenang, khususnya di jalur yang belum familiar. Melaju terlalu cepat dapat menyebabkan roda kehilangan traksi dan meningkatkan risiko terjatuh, terlebih jika terdapat lubang jalan yang tidak terlihat akibat tertutup air.

Selain itu, pengendara juga disarankan untuk tetap menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Langkah ini penting untuk mengantisipasi manuver mendadak dari pengendara lain yang berusaha menghindari lubang atau melakukan pengereman tiba-tiba di permukaan jalan yang licin.

Aspek lain yang tak kalah penting adalah memperbaiki postur dan teknik berkendara. Pengendara disarankan untuk tidak meletakkan jari dalam posisi siaga di tuas rem saat melintasi genangan. Refleks menarik rem secara mendadak dapat menyebabkan roda depan terkunci dan memicu slip, terutama di jalan basah.

“Keselamatan berkendara bukan hanya soal keterampilan, tetapi juga kesiapan dan kesadaran menghadapi kondisi jalan. Kami terus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap faktor keselamatan, khususnya saat cuaca ekstrem,” ujar Duri Yanto, Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara.

Senada dengan hal tersebut, Christofer Valentino, Instruktur Safety Riding PT Capella Dinamik Nusantara wilayah Kepulauan Riau, menambahkan, “Tetap fokus, gunakan perlengkapan berkendara lengkap, dan selalu cari aman dalam kondisi apa pun agar aktivitas tetap berjalan lancar sesuai rencana.”

(Gokkon)