Home Blog Page 14

Hari Kartini, Bupati Ipuk Gelar “Rembug Perempuan” Serap Aspirasi untuk Kebijakan Pembangunan

BANYUWANGI | Gempurnews.com – Peringatan Hari Kartini tiap 21 April, dimanfaatkan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memperkuat partisipasi perempuan dalam pembangunan daerah. Salah satunya dengan menggelar “Rembug Perempuan” yang merupakan forum menyerap aspirasi untuk merancang kebijakan pembangunan tahun mendatang.

Kegiatan ini diikuti puluhan perempuan dari berbagai latar belakang, mulai dari organisasi kemasyarakatan, keagamaan, tenaga kesehatan, pelaku usaha, hingga komunitas literasi dan pendamping sosial, yang berlangsung di Aula Minak Jinggo, Kantor Pemkab Banyuwagi, Selasa (21/4/2026).

Di antaranya Penggiat PKK Kabupaten dan Kecamatan, organisasi keagamaan Islam Aisyiyah (Muhammadiyah) dan Muslimat (Nahdatul Ulama), Perkumpulan Perempuan Katolik, Hindu dan Budha serta Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI).

Turut hadir perwakilan Kepaka Desa dan Sekretaris Desa Perempuan, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Pegiat Literasi, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dan Travel, Kader Posyandu, Migrant Care hingga pelaku UMKM perempuan daerah.

“Kemajuan daerah tidak akan tercapai tanpa keterlibatan aktif perempuan. Kami terus mendorong hadirnya kebijakan yang berpihak pada perempuan dan anak sebagaimana pemikiran visioner Kartini yang memperjuangkan pendidikan, kesetaraan kesempatan, dan martabat perempuan,” kata Ipuk.

Ipuk mengatakan perempuan memiliki peran yang sangat besar, bukan hanya di keluarga, tetapi juga di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, budaya, bahkan kepemimpinan. Forum ini untuk mendengar suara perempuan, menyerap aspirasi, dan merumuskan langkah dalam pembangunan daerah.

“Melalui rembuk ini, saya berharap lahir gagasan-gagasan segar dan solusi yang menjadikan perempuan Banyuwangi sebagai perempuan yang berdaya, mandiri, sehat, cerdas, dan sejahtera, menjadi penyangga keluarga hingga penggerak ekonomi,” harap Ipuk.

Ditambahkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Suyanto Waspotondo, dalam Rembug Perempuan ini dibagi empat kelompok perwakilan perempuan dalam empat tema utama, yakni literasi digital, kesehatan jiwa, pemberdayaan perempuan serta bisnis dan ekonomi kreatif.

“Sebelumnya para perwakilan telah melakukan kunjungan ke OPD (Organisasi Pemerintah Daerah) untuk mendapat insight dan mengumpulkan materi. Lalu setiap kelompok berdiskusi dengan didampingi oleh fasilitator selanjutnya merumuskan masukan-masukan perencanaan,” kata Suyanto.

Dalam forum tersebut muncul banyak aspirasi dari para peserta. Seperti perwakilan perempuan Zulfi Zumala dari KUPI, yang berharap ada pelatihan bagi anak dan orang tua tentang literasi digital, adanya saluran konsultasi dan pengaduan terhadap kasus kekerasan digital, mitigasi terkait kekerasan digital berbasis multi pihak.

“Untuk mendukung produktifitas perempuan kami juga mengusulkan adanya peningkatan kapasitas penggunaan medsos untuk produktivitas, pelatihan literasi keuangan dan pelatihan keamanan digital bagi perempuan,” ujar Zulfi.

Berbagai usulan lainnya juga muncul. Mulai dari pemberdayaan perempuan dengan penguatan program pemberdayaan ekonomi bagi Kepala Keluarga Perempuan melalui program “Kanggo Riko” yang telah digulirkan Pemkab Banyuwangi, penguatan mental health perempuan dan anak, hotline kesehatan, pelatihan ekonomi kreatif, dan lainnya. (*)

Pemkab Banyuwangi Gratiskan PBB untuk Warga Miskin

BANYUWANGI | Gempurnews.com – Mulai tahun ini Pemkab Banyuwangi menggratiskan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk 6.836 warga miskin. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan, kebijakan ini sebagai salah satu upaya untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu.

“Ada 6 ribu lebih rumah warga miskin yang akan kita gratiskan PBB-nya tahun ini. Semoga ini bisa mengurangi beban mereka,” kata Ipuk, dalam acara High Level Meeting Digitalisasi Transaksi Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan, Senin (20/4/2026).

Ditambahkan Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banyuwangi, Samsudin, kebijakan pembebasan PBB ini untuk warga yang masuk dalam Desil 1 hingga 4 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial (Kemensos).

“Data bisa kita lihat di DTSEN, otomatis akan terdeteksi siapa yang berada di desil 1-4 dan berhak untuk mendapatkan pembebasan PBB,” ujarnya.

Meski demikian, Pemkab tetap melakukan validasi dan verifikasi untuk memastikan penerima manfaat tepat sasaran. Proses verifikasi dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama pemerintah desa dan kelurahan.

Bapenda mendistribusikan surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) calon sasaran ke masing-masing desa/kelurahan untuk dilakukan pengecekan di lapangan.

Jika ternyata ditemukan warga yang tidak layak menerima, akan segera dilaporkan kepada Bapenda untuk dibatalkan.

“Sebaliknya, jika ditemukan warga miskin baru yang belum terdata, bisa langsung diusulkan. Selama mereka masih berada di desil 1- 4, nantinya akan terus mendapatkan pembebasan PBB di tahun-tahun berikutnya,” ujarnya. (*)

Bupati Lumajang Lantik Pimpinan BAZNAS, Suasana Khidmat di Pendopo Arya Wiraraja

Lumajang , Gempur News.

– Bupati Lumajang, Indah Amperawati, resmi melantik pimpinan BAZNAS Lumajang periode 2026–2031 dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Pendopo Arya Wiraraja, Selasa (21/4/2026).

Acara pelantikan dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, pimpinan organisasi perangkat daerah, serta undangan lainnya. Suasana tampak penuh kekhidmatan sejak awal acara, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan prosesi pelantikan yang berlangsung tertib dan lancar.

Dalam prosesi tersebut, para pimpinan BAZNAS yang baru dilantik secara bergantian maju untuk diambil sumpah jabatan di hadapan Bupati. Momen ini menjadi simbol komitmen dalam mengemban amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Lumajang.

Dalam sambutannya, Bupati Indah Amperawati menegaskan pentingnya peran BAZNAS dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“BAZNAS memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat, terutama melalui pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Ia juga berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat serta memperluas jangkauan program-program sosial.
Adapun susunan pimpinan yang dilantik meliputi:
Ketua: Drs. H. M. Nur Sahid
Wakil Ketua I (Bidang Pengumpulan): Ahmad Lukman Hakim
Wakil Ketua II (Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan): Suharyo
Wakil Ketua III (Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan): Drs. Aminuddin
Wakil Ketua IV (Administrasi, SDM dan Umum): Arif Rohman Hakim
Usai prosesi pelantikan, acara dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dari para tamu undangan. Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat saat para pimpinan yang baru dilantik menerima salam dan dukungan dari berbagai pihak.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, BAZNAS Lumajang diharapkan semakin optimal dalam menjalankan perannya, serta mampu menghadirkan program-program inovatif yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Lumajang.( Joe).

Membanggakan! Enam Pelajar Lumajang Sabet Emas di Invention and Innovation Fair 2026

LUMAJANG , Gempur News.

– Kabupaten Lumajang kembali mencatatkan prestasi gemilang di kancah inovasi nasional maupun internasional. Kali ini, kebanggaan tersebut ditorehkan oleh putra-putri terbaik daerah yang berhasil meraih Medali Emas pada ajang bergengsi Invention and Innovation Fair 2026 dalam kategori Environmental Science (Ilmu Lingkungan).

Penghargaan kepada para juara diserahkan secara langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati Masdar, didampingi oleh Wakil Bupati Yuda Ardiansyah, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lumajang, pada Selasa (21/04/2026).

Keenam nama pelajar yang berhasil membawa pulang medali emas tersebut adalah:

1. Dzaky Unggullabib Wicaksono
2. Adam Putra Firdaus
3. Alyssa Dini Widyaning Imannirmala
4. Jamila Ruchimah Putri
5. Jordy Satria Kencana Ardi
6. Qur’ansyah Assemargandy

Bukti Kualitas Generasi Muda

Keberhasilan yang diraih oleh para siswa ini bukanlah sekadar sebuah kemenangan biasa. Lebih dari itu, capaian ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Lumajang memiliki daya saing yang tinggi, kreativitas yang tak terbatas, serta kepedulian yang besar terhadap isu-isu lingkungan.

Karya yang mereka persembahkan dinilai mampu menjawab tantangan zaman, khususnya dalam upaya pelestarian alam dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Inovasi yang diciptakan diharapkan dapat memberikan dampak positif dan solusi nyata bagi permasalahan lingkungan, baik di tingkat lokal maupun global.

Investasi Masa Depan

Dalam kesempatan tersebut, kehadiran Bupati dan Wakil Bupati memberikan apresiasi penuh serta menjadi motivasi tersendiri bagi para pemuda. Momentum penyerahan penghargaan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam mendukung bakat dan potensi anak daerah.

Hal ini juga menjadi pengingat kuat bahwa di tangan generasi muda, harapan akan keberlanjutan pembangunan dan kemajuan daerah akan terus tumbuh dan berkembang. Pemuda bukan hanya sebagai penerus estafet kepemimpinan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu menciptakan inovasi-inovasi luar biasa.

“Dari Lumajang untuk dunia—karya muda, inovasi nyata, dan semangat yang tak pernah padam.”

Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi, berinovasi, dan mengharumkan nama bangsa, khususnya Kabupaten Lumajang.( JOE).

Ketua Pansus LKPJ Muchlas: Wali Kota Harus Hadir, LKPJ Bukan Agenda Formalitas

Probolinggo,
Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Probolinggo sekaligus anggota Fraksi Partai Golkar, Muchlas Kurniawan, menegaskan bahwa pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) merupakan momentum yang sangat penting dan krusial dalam proses evaluasi kinerja pemerintah daerah. Senin (20/04/2026).

Menurutnya, LKPJ bukan sekadar agenda formal, melainkan bentuk laporan komprehensif atas progres kerja kepala daerah selama satu tahun anggaran. Oleh karena itu, ia menilai kehadiran langsung wali kota dan wakil wali kota dalam rapat paripurna menjadi hal yang sangat diperlukan.

“Ini adalah laporan pertanggungjawaban selama satu tahun. Artinya, progres apa yang sudah dilakukan dan apa yang belum tercapai akan disampaikan secara rinci, termasuk dalam bentuk angka-angka di forum paripurna,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keinginan pimpinan dan anggota DPRD agar kepala daerah hadir bukan dilandasi ketidakpercayaan, melainkan untuk memastikan adanya komunikasi langsung serta pemahaman yang utuh terhadap evaluasi yang disampaikan legislatif.

Lebih lanjut, Muchlas menyebut bahwa jadwal rapat paripurna sebelumnya telah ditetapkan melalui Badan Musyawarah (Banmus). Namun, adanya agenda mendadak yang menyebabkan ketidakhadiran kepala daerah membuat pembahasan harus ditunda.

“Teman-teman dewan ingin agar laporan ini tidak hanya dipahami secara tertulis, tetapi juga didengar langsung oleh kepala daerah. Ini penting agar evaluasi yang disampaikan benar-benar terserap dengan baik,” jelasnya.

Ia menegaskan, penundaan rapat paripurna tidak akan mengubah substansi rekomendasi DPRD terhadap LKPJ. Justru, langkah tersebut diambil demi memastikan sinergi yang lebih kuat antara eksekutif dan legislatif.

“Tidak ada perubahan rekomendasi. Justru kita ingin bersinergi, ingin memastikan bahwa laporan ini disampaikan secara utuh dan dipahami langsung oleh wali kota dan wakil wali kota,” tegasnya.

Muchlas juga berharap pada agenda paripurna berikutnya, yang telah dijadwalkan ulang, kepala daerah dapat hadir secara langsung agar proses evaluasi berjalan maksimal dan transparan.

“Harapannya, pada paripurna berikutnya kepala daerah bisa hadir, sehingga seluruh proses ini berjalan sesuai harapan bersama,” pungkasnya.

Peringatan Hari Kartini,Sebagai Bentuk Penghormatan Atas Perjuangan R.A. Kartini

Cimahi,Selasa(21/04/2026)
Pemerintah Kota Cimahi menggelar upacara peringatan Hari Kartini di Lapangan Apel Kantor Pemkot Cimahi, Selasa (21/4). Upacara dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan R.A. Kartini sekaligus momentum untuk meneguhkan kembali peran perempuan dalam pembangunan serta mendorong kesetaraan dan pemberdayaan perempuan di berbagai bidang.
Selain upacara peringatan Hari Kartini, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cimahi bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) juga menggelar seminar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung A ini menjadi momentum untuk menegaskan peran strategis perempuan sebagai penggerak pembangunan, baik di tingkat keluarga maupun masyarakat. Seminar tersebut dihadiri sedikitnya 42 organisasi wanita di Kota Cimahi dan menghadirkan narasumber Lita Nurhidayah, ST., CPS., CMT.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Ia mengingatkan bahwa perjuangan R.A. Kartini telah membuka jalan kesetaraan, yang kini harus diterjemahkan dalam kontribusi nyata perempuan di berbagai sektor kehidupan.
“Momentum ini menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki hak dan kesempatan yang sama. Peran perempuan hari ini sangat menentukan dalam pembangunan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas,” ujarnya.
Menurutnya, perempuan memiliki posisi strategis sebagai “madrasah utama” dalam keluarga, yang berperan membentuk karakter generasi masa depan. Dari peran tersebut, lahir sumber daya manusia yang berdaya saing dan berintegritas.
“Perempuan adalah fondasi dalam membangun karakter anak. Dari keluarga, lahir generasi yang akan menentukan masa depan bangsa,” kata Ngatiyana.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan. Ia mengibaratkan bahwa setiap upaya penguatan peran perempuan akan memberikan dampak berlipat bagi masyarakat.
“Setiap satu upaya yang kita lakukan untuk pemberdayaan dan perlindungan, dampaknya bisa berlipat ganda. Ini menjadi investasi penting, karena perempuan memiliki peran besar dalam menjaga ketahanan keluarga dan sosial,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan, termasuk risiko sosial dan bencana, yang membutuhkan keterlibatan aktif perempuan sebagai bagian dari solusi di tingkat komunitas.
Kepala DP3AP2KB Kota Cimahi, Fitriani Manan, menambahkan bahwa perempuan tidak hanya berperan sebagai penggerak keluarga, tetapi juga sebagai sumber inspirasi dalam membangun karakter anak.
“Perempuan adalah madrasah utama dalam keluarga. Dari sanalah pendidikan karakter anak dibangun,” ujarnya.
Melalui berbagai program pelatihan, peningkatan keterampilan, hingga advokasi, pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas perempuan di Kota Cimahi. Termasuk rencana pelaksanaan isbat nikah massal bagi pasangan yang belum memiliki legalitas hukum, sebagai bagian dari perlindungan perempuan dan anak.
Dengan jumlah perempuan usia produktif yang cukup besar di Kota Cimahi, pemerintah menilai potensi tersebut harus dioptimalkan menjadi kekuatan pembangunan yang nyata. Seminar ini pun menjadi ruang konsolidasi sekaligus penguatan peran perempuan dalam menghadapi tantangan ke depan.

Agus Setiawan Kembali Terpilih sebagai Ketua Umum Kadin Lumajang Periode 2026-2031

LUMAJANG , Gempur News.

– Agus Setiawan resmi kembali terpilih sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Lumajang untuk periode 2026-2031. Hasil ini ditetapkan dalam Musyawarah Kabupaten (Muscab) VII Kadin Lumajang yang digelar pada hari Senin, 20 April 2026, di Hotel Aston Lumajang.

Kemenangan Agus Setiawan menjadi bukti kuatnya kepercayaan dari para pelaku usaha dan anggota Kadin terhadap kinerja serta kepemimpinannya selama periode sebelumnya. Dalam acara tersebut, ia menegaskan komitmen untuk terus memajukan dunia usaha di Lumajang dan memperkuat peran organisasi sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
“Inshaa Allah, saya akan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Ke depan, kami akan fokus mengkonsolidasikan pengurus agar lebih aktif, memperkuat sinergi antar pelaku usaha, serta menjembatani kepentingan dunia usaha dengan kebijakan pemerintah,” ujar Agus Setiawan usai terpilih.
Ia juga menambahkan bahwa tantangan ekonomi yang semakin dinamis menuntut Kadin untuk lebih adaptif, terutama dalam mendorong peningkatan daya saing UMKM dan pemanfaatan ekonomi digital.

Muscab VII Kadin Lumajang kali ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepemimpinan, tetapi juga menjadi momen evaluasi program kerja sebelumnya dan perumusan strategi baru. Fokus utama periode mendatang meliputi penguatan organisasi, perluasan jaringan bisnis, serta penciptaan iklim usaha yang lebih kondusif dan kompetitif di Kabupaten Lumajang.

Dengan terpilihnya kembali Agus Setiawan, diharapkan Kadin Lumajang dapat terus berkontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.( Joe)

Pimpin Tebar 37.000 Benih Ikan di Muara Gembong, Wakapolda Metro Jaya: Ini Penguat Rantai Pasok SPPG

0

Kabupaten Bekasi, Polda Metro Jaya makin serius garap ketahanan pangan. Buktinya, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono turun langsung pimpin penebaran benih ikan tahap kedua di tambak Muara Gembong, nKabupaten Bekasi, Sabtu,18/4/2026.

Ini bukan tebar benih biasa. Kegiatannya bagian dari penguatan rantai pasok bahan baku SPPG Polda Metro Jaya.

“Pada tahap kedua ini kami menebarkan benih ikan nila dan mujair sebanyak 21.000 ekor serta ikan bandeng sebanyak 16.000 ekor. Tahap pertama sebelumnya sudah panen untuk mendukung rantai pasok bahan baku SPPG,” kata Brigjen Dekananto di lokasi.

Wakapolda tak sendiri. Ia didampingi Kapolres Metro Bekasi, Dirpolairud, Irwasda Polda Metro Jaya, dan H. Zaini Sidi selaku pemilik lahan mitra program.

Tak cuma ikan. Polda Metro Jaya main di tiga sektor sekaligus seperti perikanan, pertanian, dan peternakan. Di Muara Gembong sudah ditanam 8.000 bibit semangka dan 100 pohon mangga. Dari peternakan, 1.000 butir telur ayam sudah dipanen untuk SPPG dan warga.

Sebelumnya, Wakapolda juga mengecek greenhouse SPPG Palmerah. Di sana dikembangkan sistem bioflok plus budidaya sayur: pakcoy 180 kg, sawi 120 kg, selada 120 kg. Untuk ikan ada nila, lele, dan patin.

“Seluruh hasil ini akan kami distribusikan ke SPPG dan juga membantu masyarakat sekitar dalam memenuhi kebutuhan pangan,” tegas Dekananto.

H. Zaini Sidi, pemilik lahan, bilang dampaknya langsung kerasa. “Tahap awal sudah panen dan hari ini penebaran tahap kedua. Untuk semangka, insya Allah 60 sampai 70 hari sudah bisa dipanen,” ujarnya.

Ekspansi sudah disiapkan. Kerja sama bakal diperluas dengan tanam semangka dan timun di lahan 4 hektare, plus jagung 50 hektare di lokasi lain.

“Program ini sangat membantu masyarakat, baik dari sisi tenaga kerja maupun hasil panen,” tutup Zaini. ( as ).

Vario Night Ride, Cara Honda Jaga Kedekatan dengan Konsumen di Batam

Batam – PT Capella Dinamik Nusantara selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau kembali menggelar kegiatan Vario Night Ride bersama konsumen dan komunitas Honda. Kegiatan ini menjadi ajang kebersamaan yang dikemas santai melalui city rolling hingga gathering.

Kegiatan dimulai dari Kantor PT Capella Dinamik Nusantara dengan briefing yang dipimpin oleh PIC Community, Pulihanafiah Harahap. Peserta mendapatkan arahan terkait rute perjalanan. City rolling mengambil rute dari Simpang Kara, Gelael, Terowongan Nagoya, hingga Ibnu Sina dan berakhir di Hoka Cafe.

Riding malam ini menjadi momen bagi peserta untuk menikmati suasana kota Batam sekaligus mencoba langsung kenyamanan berkendara menggunakan Honda New Vario 125. Sebelum berangkat, kegiatan diawali dengan doa bersama agar perjalanan berjalan lancar.

Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara, Duri Yanto, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada konsumen sekaligus upaya menjaga hubungan baik dengan komunitas.

“Kami ingin kegiatan seperti ini bisa jadi ruang kumpul dan kebersamaan yang santai, bukan hanya riding, tapi juga mempererat hubungan antara Honda dan komunitas,” ujarnya.

Setibanya di lokasi, acara dilanjutkan dengan gathering serta sharing santai seputar aktivitas komunitas, pengelolaan media sosial, hingga informasi terkait Honda Community ID (HCID). Suasana berlangsung akrab dengan adanya sesi foto bersama dan pembuatan konten oleh peserta.

Salah satu peserta, Reno, mengaku senang bisa ikut dalam kegiatan ini.
“Seru, bisa riding bareng, ketemu teman-teman komunitas, dan suasananya juga santai. Kegiatan seperti ini bikin kita makin dekat,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Honda berharap hubungan dengan konsumen dan komunitas dapat terus terjaga dengan baik.

Bagi masyarakat yang ingin bergabung dengan komunitas Honda, dapat langsung menghubungi atau mengirimkan pesan (DM) melalui Instagram Capella Honda Kepri untuk informasi lebih lanjut.(Gokkon)

Kabupaten Sidoarjo Terpilih Sebagai Tuan Rumah Garuda Al Impact Summit 2026 Regional Sidoarjo

Sidoarjo | Gempurnews – Kabupaten Sidoarjo terpilih sebagai tuan Garuda Al Impact Summit 2026 Regional Sidoarjo. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Garuda Al, Binar, Microsoft, dan Kementerian Komdigi dengan Pemkab Sidoarjo. 150 ASN admin medsos OPD Sidoarjo serta 50 pelaku UMKM diundang menjadi pesertanya. Acara yang berlangsung di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo pagi tadi, Selasa, (21/4) dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sidoarjo Ainun Amalia.


Empat narasumber dihadirkan dalam Garuda Al Impact Summit 2026 Regional Sidoarjo. Antara lain Arief Suseno yang menjabat sebagai Al Skills Director Microsoft Indonesia, Abdul Mughits dari pegiat UMKM dan Al Jawa Timur serta Yuliar M Zega Widyaiswara Kementerian Komunikasi dan Digital RI serta Sinar Hadi Wijaya yang merupakan CEO Dapoer Digital Kreatif.


Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sidoarjo Ainun Amalia mengatakan Garuda AI Impact Summit 2026 menjadi langkah strategis dalam
akselerasi teknologi daerah. Disampaikannya Artificial Intelligence (AI) saat ini bukan lagi sekadar tren teknologi. Melainkan instrumen vital untuk memperkuat daya saing daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Hari ini, Sidoarjo tidak hanya menjadi saksi, tetapi menjadi kontributor utama dalam agenda strategis nasional melalui Garuda Al Impact Summit 2026,” ucapnya.


Ainun Amalia mengatakan implementasi pemerintah digital di Sidoarjo bukan sekadar wacana. Kabupaten Sidoarjo telah membangun fondasi ekosistem digital yang kokoh dan inklusif. Hal tersebut menjadi bentuk komitmen nyata transformasi daerah yang dilakukan Kabupaten Sidoarjo.
“Kehadiran Al harus kita pandang sebagai “pengungkit” yang akan memperkuat tiga
pilar utama pembangunan kita,” ujarnya.
Tiga pilar utama pembangunan tersebut ungkap Ainun Amalia yakni akselerasi tata kelola pemerintahan (smart governance), transformasi komunikasi publik yang responsive serta Inklusivitas ekonomi digital bagi UMKM. Disampaikannya bahwa integrasi Al dalam sistem pemerintahan daerah ditujukan untuk menyederhanakan birokrasi dan mempercepat proses pengambilan keputusan berbasis data (data-driven policy).
“Kita ingin menciptakan birokrasi yang lebih ramping namun lebih cerdas dalam melayani,” ucapnya.
Ainun Amalia juga menyampaikan Kabupaten Sidoarjo terus mewujudkan transformasi komunikasi publik yang responsive. Seluruh ASN di Sidoarjo harus mampu menjadi garda terdepan dalam diseminasi informasi yang cepat, akurat, dan adaptif.
“Al hadir sebagai mitra strategis untuk mendeteksi isu secara dini dan menyusun narasi publik yang lebih tepat sasaran,” ungkapnya.
Selain itu lanjut Ainun Amalia Kabupaten Sidoarjo akan memastikan inklusivitas ekonomi digital bagi para pelaku UMKM Sidoarjo. Pemkab Sidoarjo akan memastikan bahwa kecanggihan teknologi tidak hanya dinikmati oleh korporasi besar. Tetapi juga
menjadi alat produksi bagi UMKM Sidoarjo untuk naik kelas dan bersaing di pasar global.
“Ini adalah peluang emas bagi 150 ASN dan 50 pelaku UMKM terpilih untuk mendapatkan keterampilan aplikatif yang nyata melalui sesi penyampaian materi dan diskusi nanti. Jadikan forum kolaboratif lintas sektor ini sebagai ruang untuk belajar, berinovasi, dan menciptakan dampak nyata bagi kemajuan Kabupaten Sidoarjo,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo Eri Sudewo mengatakan penyelenggaraan Regional AI Summit kali ini memiliki beberapa sasaran utama. Salah satunya untuk menghasilkan Peta Jalan Komitmen Al Lokal (Local Al Commitment Roadmap). Peta Jalan tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi daerah Kabupaten Sidoarjo.
“Hasil dari peta jalan lokal ini akan dikonsolidasikan ke dalam Buku Kebijakan AI (AI Policy White Paper) yang akan diluncurkan pada puncak acara National Al Summit mendatang,” ucapnya.
la juga berharap penyelenggaraan Garuda Al Impact Summit 2026 Regional Sidoarjo dengan tema “Al For Digital Economic” akan membangun fondasi ekosistem digital yang inklusif untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan ekonomi digital bagi UMKM. (Yl)