Home Blog Page 1504

Reses ke-1 Tahun 2022, Komisi B DPRD Kabupaten Jember dari Fraksi Partai Golkar: APBD Untuk Rakyat

0

JEMBER – Reses Anggota DPRD Kabupaten Jember di Dapil 3, yang meliputi kecamatan Ajung, Mayang, Mumbulsari, Pakusari, Sumbersari, Tempurejo, pada Sabtu (12/02/2022), H. Mujiburrohman Sucipto, SE, akrab dipanggil Pak Cip, dari Komisi B membahas tentang APBD Untuk Rakyat.

Mujiburrohman, yang juga merupakan anggota dari fraksi Partai Golkar itu menerangkan, anggaran yang akan digunakan untuk pembangunan di Jember pada tahun ini senilai lebih dari Rp 4 Triliun.

Dijelaskannya pula, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Murni yang diperoleh dari pajak sekitar 734 Miliar Rupiah.

“Pendapatan itu diperoleh dari restoran, sektor wisata dan lain sebagainya yang merupakan sumber pendapatan daerah,” jelasnya.

Masih kata Mujiburrohman, pendapatan dari Jember itu lantas ditambahkan dengan alokasi anggaran dari pusat dan provinsi hingga mencapai nilai lebih dari 4 Triliun.

“Anggaran itu semua, nantinya akan digunakan untuk pembangunan dan pengembangan pada berbagai sektor. Mulai dari pembangunan infrastruktur, dan layanan lainnya misal kesehatan dan pendidikan. Itu semua merupakan anggaran pembangunan yang akan dinikmati warga Jember,” papar Mujiburrohman.

Pada kesempatan itu pula, Mujiburrohman menjelaskan pentingnya Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (musrenbangdes) yang diperlukan untuk menentukan arah pembangunan pada satu tahun kedepan.

“Dari musrenbangdes akan diteruskan ke musyawarah tingkat kecamatan. Selanjutnya akan di musyawarahkan lagi di tingkat kabupaten untuk ditentukan skala prioritasnya,” terangnya.

Sebab itulah, imbuh Mujiburrohman, diperlukan kerjasama yang baik dengan seluruh stakeholder dan seluruh elemen masyarakat agar APBD Jember bisa dinikmati oleh seluruh warga. (her)

Kunker Wakapolri dan Irwasum, Wakapolri: Terimakasih di Jawa Timur Vaksinasi Anak Sudah Sangat Baik

0

SIRABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim serta Forkopimda Kota Surabaya mendampingi kunjungan kerja Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Gatot Eddy Pramono dan Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Pol Agung Budi Maryoto di Jawa Timur. Pada kunjungan kerjanya Wakapolri dan Irwasum Polri mengecek pelaksanaan vaksinasi anak di Ciputra Word II Kota Surabaya, dalam rangka percepatan vaksinasi di jawa timur, pada Jum’at (11/2/2022).

Dalam kesempatan kunjungan kerja di jawa timur wakapolri dan irwasum polri turut serta pejabat dari mabes polri diantaranya Staf ahli kapolri bidang Sosbud Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, Karojianstra Sops Polri Brigjen Pol Alberd Teddy B Sianipar, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, Karumkit Bhayangkara Tk I Brigjen Pol dr.Asep Hendradiana dan Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Baharkam Polri Kombes Pol Hari Purnomo.

Dalam kegiatan vaksinasi anak dan dewasa di Ciputra Word II Surabaya disiapkan sebanyak 2.300 dosis, diperuntukan bagi masyarakat Kota Surabaya dan sekitarnya yang melaksanakan vaksinasi tahap 3 Astrazeneca (Booster) dan anak usia 6-11 tahun, tahap 2 Sinovac. Dengan dibantu oleh tenaga kesehatan gabungan dari TNI, Polri, Dinkes dan relawan.

Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono mengatakan tujuan dari kunjungannya antara lain adalah memastikan pelaksanaan percepatan vaksinasi di jawa timur, kesiapan anggota yang melaksanakan kegiatan vaksinasi, pengamanan termasuk kesiapan tempatnya.

“Saya mengucapkan terima kasih. Bahwa vaksinasi yang dilaksanakan di wilayah Polda Jatim ini untuk anak sudah sangat baik, saya dapat laporan dari Pak Kapolda sampai hari ini sudah mencapai 66% untuk dosis yang pertama untuk anak. Tentunya ini bukan kerja dari Polda Jatim saja. Tapi merupakan kerja-kerja yang dilaksanakan secara sinergi, kolaborasi dan koordinasi. Baik dengan teman-teman TNI, Pemerintah Daerah, Satgas, Dinas Kesehatan termasuk juga masyarakat lainnya, seperti hari ini kita melaksanakan di mal Ciputra,” paparnya Wakapolri.

“Terlebih lagi terhadap anak-anak kita yang usia 6 sampai 11 tahun. Nah kita berharap tentunya pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan, meskipun untuk vaksin anak-anak ini sudah mencapai 66% di Surabaya, kemudian untuk dewasa mencapai 70% ke atas. Saya ingin terus mengingatkan tentang disiplin Prokes,” tandasnya.

Oleh karena itu, Wakapolri juga berpesan, untuk rekan-rekan sekalian tolong minta bantuannya, untuk bersama-sama kita mengajak seluruh masyarakat untuk patuh dan taat kepada protokol kesehatan, menggunakan masker, terutama menjaga jarak dan lainnya.

“Kalau ini betul-betul kita patuhi. Insyaallah Omicron ini bisa kita tahan lajunya. Ini hasil kerja kita bersama-sama. Karena kita secara nasional kita sudah tahu bahwa untuk vaksinasi dosis satu sudah mencapai di angka 89%. Ini tantangan buat kita bersama-sama bagaimana kita semuanya, untuk menjaga protokol kesehatan dengan ketat,”jelas Wakapolri.

“saya kira itu, tujuan saya datang kemari bersama beberapa pejabat lain, dengan pak Irwasum, berharap mudah-mudahan Jawa Timur bisa menjaga situasi yang sudah baik ini. Baik dalam hal melaksanakan percepatan vaksinasi maupun juga kita meminimalisir terpaparnya oleh varian Omicron ini,” pungkasnya. (tim)

Polres Pasuruan Bersama Personil Gabungan Gelar “Pamor Keris”

0

PASURUAN – Dalam rangka memutus penyebaran Covid-19, Polres Pasuruan melakukan berbagai upaya dengan melaksanakan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan (Prokes) dan Himbauan Prokes dengan Patroli Bermotor Penegakan Protokol Kesehatan Masyarakat (Pamor Keris). Yang terdiri dari Personel gabungan TNI-Polri,Satpol PP,dan Dishub yang tergabung dalam Tim “Pamor Keris” kembali meningkatkan kegiatan penegakkan Protokol Kesehatan di ruang publik dan lingkungan masyarakat Kabupaten Pasuruan.

Tim Pamor Keris melaksanakan penegakkan Protokol Kesehatan dan Edukasi Prokes serta pembagian masker di beberapa tempat terutama para pedagang pinggir jalan, tukang becak, dan masyarakat yang kedapatan tidak memakai masker, sebelum melakukan patroli, Tim “Pamor Keris” melaksanakan Apel di lapangan Sarja Arya Racana Polres Pasuruan, Jum’at (11/2/22).

Tidak hanya mengelilingi jalan raya, Tim “Pamor Keris” juga meninjau langsung penerapan Protokol Kesehatan terhadap masyarakat secara individu maupun pedagang, dan pengelola usaha. Jika kedapatan ada masyarakat yang tidak mematuhi Protokol Kesehatan, maka Tim akan memberikan teguran langsung secara lisan dan memberikan masker secara gratis.

Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa Pengawasan terhadap penerapan Protokol Kesehatan menyasar kepada para pedagang dan pengusaha pinggir jalan, serta masyarakat individu yang kedapatan tidak mematuhi Protokol Kesehatan.

Tim “Pamor Keris Pasuruan” tidak mengenal menyerah untuk selalu mengingatkan masyarakat agar selalu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak aman saat keluar rumah guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Wilayah Kabupaten Pasuruan sangat rentan terhadap penyebaran Covid-19, dikarenakan aktivitas masyarakat yang belakangan ini mulai meningkat seiring diberlakukannya WFO (Work From Office), maka dari itu kami selalu melakukan pengawasan terhadap penerapan Protokol Kesehatan terhadap masyarakat melalui Tim “Pamor Keris”, agar Covid-19 di Kabupaten Pasuruan tidak semakin menyebar kepada masyarakat,” ujar Kapolres Pasuruan.

Patroli Motor Penegakkan Protokol Kesehatan di Masyarakat (Pamor Keris) merupakan inovasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Polda Jawa Timur bersama Kodam V Brawijaya sebagai wujud dukungan kepada program pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Kegiatan ini tak hanya berfungsi untuk penegakan Protokol Kesehatan, Namun juga berfungsi untuk Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukum Polres Pasuruan, tujuan utama dibentuk Tim “Pamor Keris” untuk menciptakan wilayah Kabupaten Pasuruan yang aman, sehat, dan tertib. Dengan harapan dapat mengendalikan penyebaran Covid-19 dan mengurangi angka Kriminalitas di tengah masyarakat,” pungkasnya. (qom)

PMI Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Tanah Longsor dan Angin Kencang

JEMBER – PMI Kabupaten Jember memberikan bantuan berupa paket sembako kepada 17 korban bencana alam awal tahun, tepatnya 19 Januari 2022 lalu. Sebanyak 15 paket sembako diserahkan kepada korban tanah longosr dan tanah retak di Dusuk Calok Desa Arjasa Kecamatan Arjasa dan dua paket sembako diserahkan kepada korban angin kencang di Desa Slateng Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember.

Rusdianto Sekretaris Camat Arjasa yang juga ketua PMI Kecamatan Arjasa mengucapkan terima kasih atas atensi dari PMI Kabupaten Jember. Rusdianto mendampingi warganya yang menerima paket sembako dari PMI Kabupaten Jember. Paket sembako diserahkan langsung oleh kepala markas PMI Kabupaten Jember Rupiyanto yang didampingi kepala unit humas PMI Kabupaten Jember Gufron Evian Efendi.

“Pertama saya ucapkan terim kasih kepada PMI yang telah peduli kepada wilayah kami, khususnya warga kami di mana Dusun Calok Desa Arjasa, utamanya satu RT yang terdampak tanah bergerak,” kata Rusdianto Sekretaris Camat Arjasa yang juga ketua PMI Kecamatan Arjasa.

Dia mengakui bahwa pihak kecamatan Arjasa minta bantuan kepada para pihak terkait, antara lain BPBD, Dinas Sosial dan PMI. “Memang kita ajukan ke BPBD, Dinas Sosial dan PMI mendahului memberikan bantuan ini, meskipun bantuan sembako tetapi ini sangat dibutuhkan warga. Sekali lagi terima kasih kepada PMI, ini urusan kemanusian dan semoga PMI selalu diberi kebarokahan dan tidak ada lagi bencana alam di masa depan,” ujarnya.

Kepala Markas PMI Kabupaten Jember Rupiyanto menjelaskan bahwa pemberian bantuan kepada korban bencana alam sudah menjadi tugas PMI. “PMI Kabupaten Jember hanya memberikan bantuan paket sembako, semoga bantuan yang nilainya tidak seberapa ini bisa meringankan beban para korban,’ ungkap Rupiyanto. (Son)

Bupati Jember Hendy Siswanto Motivasi Relawan Pendonor

0

JEMBER – Bupati Jember H Hendy Siswanto menyempatkan diri untuk memberikan motivasi kepada relawan pendonor yang ikut donor darah di acara Jember Hadir Untuk Rakyat (J-HUR) di Kantor Kecamatan Silo.

Bupati Jember Hendy Siswanto berkantor di Kecamatan Silo selama dua hari bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), Kecamatan Wilayah Timur dan Kades Wilayah Timur.

Untuk memberi pelayanan terbaik dengan sistem online kepada masyarakat sekitarnya, antara lain pelayanan vaksin booster, pelayanan kesehatan, donor darah dan peletakan batu pertama pembangunan tugu desa tertinggi di Desa Sidomulyo Kecamatan Silo.

Bupati Hendy sempat mendatangi tempat mobil unit (MU) UDD PMI yang melayani donor darah. Bahkan, Bupati Hendy sempat berbincang dengan pendonor yang sedang menjalani screening yang dilakukan petugas UDD PMI Kabupaten Jember.

Dalam kesempatan itu, Bupati Hendy memberikan motivasi bahwa pendonor banyak pahalanya karena setetes darah bisa menyelamatkan nyawa sesama.

Saat berkunjung ke MU UDD PMI, Bupati Hendy didampingi Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marsuki SH MH, juga bersama kepala OPD di lingkungan Pemkab Jember.

Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH mengatakan bahwa PMI ikut hadir dalam acara Bupati Dua hari di Kecamatan Silo. “MU UDD PMI berada di halaman Polsek Silo yang bersebelahan dengan kantor kecamatan Silo. Besok Sabtu MU UDD PMI di Desa Sidomulyo Kecamatan Silo,” kata Ketua PMI H EA Zaenal Marzuki SH MH.

Dia menjelaskan, PMI Kabupaten Jember terus aktif memberikan pelayanan terbaik kepada mayarakat Jember, khususnya dalam memenuhi kebutuhan darah dalam kegiatan kemanusian lainnya. Apalagi, belakangan sempat terjadi stok darah di UDD PMI Kabupaten Jember menipis.

“Momentum Jember Hadir untuk Rakyat (J-HUR) di Kantor Kecamatan Silo dimanfaatkan tim MU untuk mengagendakan donor darah. alhamdulillah banyak yang donor darah,” terangnya. (Son)

PJ Kades Wringinagung, Angkat Potensi Desa Untuk Penguatan Ekonomi

JEMBER – Desa Wringinagung Kecamatan Jombang Kabupaten Jember, memiliki kekayaan alam yang luar biasa, dengan hamparan lahan pertanian yang luas didominasi tanaman padi, tanaman hortikultur dan rerimbunan hijaunya tanaman kayu, menimbulkan segarnya udara yang sangat bersih, membuat suasana desa nampak asri.

Potensi yang ada mendorong Pemerintah Desa Wringinagung berusaha keras membuat sebuah wisata desa dengan membangun kolam renang, taman bunga dan beberapa gazebo sebagai penunjangnya.

Diharapkan nantinya, dengan terus melengkapi sarana penunjang wisata, dapat menarik wisatawan berkunjung, dengan demikian akan memperoleh pendapatan asli desa(PAD) juga berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

Dengan menggandeng komunitas anak muda yang ada didesa, yakni ” Komunitas Anak Pondok Jeruk”, BUMDES Karunia Sejahtera selaku pengelola obyek wisata tersebut, berupaya dengan berbagai inovasi untuk memoles sehingga dapat menarik pengunjung.

PJ Kepala Desa Wringinagung, Suhartono, SP.d, menyampaikan, potensi alam desa Wringinagung yang melimpah dengan didukung oleh aset warga yang memiliki sumber daya manusia(SDM) cukup memadai, jika dikelola dengan serius dan profesional, diyakini desa tersebut menjadi desa destinasi wisata.

Tentunya dengan berbagai terobosan dan inovasi inovasi yang terus dikembangkan, sehingga dapat mengikuti trend publik , sehingga tidak muncul kejenuhan bagi pengunjung.

Disampaikannya, jika bisnis wisata merupakan bisnis pelayanan, baik dari sisi fisik obyek wisatanya yang menarik, tidak kalah pentingnya penerapan Sapta pesona bagi pengelola, sehingga muncul kesan yang bagus bagi pengunjungnya dan secara tidak langsung dapat mempromosikan obyek wisata tersebut kepada pengunjung.

” Kenangan, Kenyamanan dan keamanan, itu konsep utama dalam mengelola wisata, yang tentunya dibarengi dengan pelayanan prima,” urai Suhartono, SP.d.

Menyinggung pelayanan masyarakat desa, Suhartono berupaya sedapat mungkin memberikan edukasi, baik kepada internal perangkat, maupun warga masyarakat yang membutuhkan pelayanan untuk tidak segan segan melakukan kordinasi dengannya, sehingga jika terdapat kesulitan dapat dideteksi secara dini, hal ini diharapkan warga masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat, terintegrasi, sehingga pelayanan prima dapat dirasakan warga.

” Pada dasarnya kita ini pelayan dan bekerja untuk warga, tentu jiwa pengabdian harus tertanam pada jiwa seorang perangkat,” tegasnya.

Disampaikan juga, dalam menjelang Pergantian Antar Waktu (PAW) Kepala Desa, warga untuk tetap menjaga kerukunan dan kebersamaan, sehingga situasi kondusif tetap terjaga, baik sebelum dan paska PAW tersebut.

Desa ini membutuhkan kepemimpinan yang handal, jujur, terbuka, selalu melayani warganya dengan baik dan tentunya memiliki orientasi kedepan untuk membangun desa Wringinagung lebih maju lagi, Sambungnya.

“Semoga nantinya kepala desa yang baru dapat membawa desa ini lebih maju lagi,” Ungkap Suhartono, SP.d, yang biasa di panggil pak har tersebut.

( Jen)

Merajut Peduli, Mengetuk Hati Dengan “URIP – URUP”

0

LUMAJANG – Seolah menjadi trending nasional, program bansos yang didengungkan pemerintah selama pandemi sejak tahun 2019 hingga sekarang.

Dalam realitanya masih banyak masyarakat yang tidak merasakan manfaatnya sama sekali, mereka yang kehidupannya mapan merasakan, sedangkan yang tidak mampu justru belum pernah sekalipun mendapatkan kucuran anggaran negara tersebut

Mendapati hal itu Wimbo Wiyono dan kawan -kawan, menghimpun kepedulian terhadap sesama untuk turut meringankan beban warga yang betul betul terdampak carut – marutnya perekonomian akibat wabah Covid19 yang tak kunjung reda.

Urip-Urup, adalah peng-istilahan dalam kegiatan sosial ini, Urip memiliki makna kepedulian untuk menghidupi dan Urub adalah menyalakan api semangat peduli sesama.

Dalam satu kesempatan, Wimbo Wiyono koordinator program ini menuturkan, jika kegiatan gerakannya dilaksanakan setiap hari rabu pagi dengan memberikan sarapan gratis dan membagikan sembako.

Pada Gempurnews, Johan Adi Sanjaya, seorang ASN yang berdinas dikantor Kecamatan Yosowilangun yang juga salah satu penggagas kegiatan sosial ini menjelaskan, tentang dukungan dari donatur kian hari kian bertambah.

Harapannya, ini bukan hanya sesaat saja atau dengan kata lain bukan ndompleng trend, akan tetapi kepedulian dan rasa empati yang sudah berjalan ini bisa lebih ditingkatkan, sehingga dapat mencakup wilayah dan masyarakat lebih luas lagi.

Partisipasi ITB WIGA Lumajang juga wujud kepedulian kalangan akademika yang turut peduli dan mendukung gerakan sosial ini, tandas Wimbo Wiyono yang juga staf dosen di ITB WIGA.

Menurut Wimbo, kegiatan sosial bersama kawan – kawannya terus dilaksanakan bukan karena pandemi ini saja, melainkan bentuk kepekaan rasa kemanusiaan untuk saling berbagi sesamanya.

“Kita makhluk sosial yang hidup bersama masyarakat majemuk, tentu harus kita bangun budaya adiluhung bangsa ini, yakni gotongroyong,” Ungkap Wimbo.

Diharapkan pula kepada warga masyarakat, terutama Kecamatan Yosowilangun pada khususnya dan khalayak umum untuk ikut berpartisipasi mendukung gerakan sosial tersebut dalam bentuk apapun. (Udy)

Kapolsek di Nganjuk Bantu Bangun Kembali Rumah Nenek Painem yang Roboh Diterjang Angin

NGANJUK – Hujan deras disertai angin yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Nganjuk pada Rabu (9/2/2022) sore hingga malam tak ayal mengakibatkan beberapa rumah warga luluh lantak rata dengan tanah. Salah satunya rumah Mbah Painem, perempuan 72 tahun yang merupakan warga Desa Bagorwetan Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk.

Prihatin dengan musibah yang menimpa perempuan sebatang kara tersebut, Kapolsek Sukomoro AKP Jumari, S.H. berinisiatif membantu. Ia mengajak masyarakat serta Forkopimcam, Koramil, serta petugas kepolisian dari Polsek Sukomoro membangun kembali rumah Mbah Painem.

“Saya mendapat laporan dari Bhabinkamtibmas Desa Bagorwetan kalau ada beberapa rumah warga yang rusak. Rumah yang kerusakannya paling parah adalah milik Mbah Painem. Saya langsung menghubungi pak Camat Sukomoro dan berkoordinasi untuk menentukan langkah selanjutnya,” ucap AKP Jumari.

“Pagi ini saya dan Forkopimcam Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk melihat dengan mata kepala sendiri kondisi rumah Mbah Painem. Sangat memprihatinkan dan hampir rata dengan tanah. Untungnya tidak ada korban jiwa,” katanya.

AKP Jumari menyebut Mbah Painem selama ini bergantung pada kebaikan sanak saudara untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, terutama dari keponakan yang bertempat tinggal agak jauh dari rumahnya.

Mbah Painem pernah ditawari untuk tinggal bersama keponakannya tersebut. Namun, Mbah Painem menolak dan ingin tetap tinggal di rumahnya sendiri.

Untuk itu Forkopimcam, Koramil yang bersinergi dengan Polsek Sukomoro bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti membersihkan puing-puing serta memisahkan bahan rumah yang masih bisa digunakan kemudian membangunnya kembali supaya bisa dihuni oleh mbah Painem.

“Sudah menjadi tugas TNI-Polri dan masyarakat untuk bersama-sama bergotong royong agar rumah Mbah Painem segera bisa ditempati, mengingat mbah Painem yang sudah tua,” tuturnya. (tim)

Pupuk Organik, Sebagai Solusi Kurangnya Alokasi Subsidi

0

LUMAJANG – Gonjang-ganjing masalah pupuk bersubsidi selalu terulang setiap tahun di semua Kabupaten di Jawa Timur, hal ini menjadi perhatian serius dari Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

Khususnya di Lumajang, Iskhak Subagio, SE, selaku ketua HKTI Lumajang dia menyampaikan sudah saatnya petani dikawal menggunakan pupuk organik sebagai solusi, karena suka tidak suka pada suatu saat subsidi pupuk akan dihapus.

Sebagai salah satu solusi pupuk organik memiliki berbagai keunggulan, disamping keunggulan utama yaitu mengembalikan kesuburan tanah, tidak meninggalkan residu, tanaman sehat tanpa racun kimia dan juga mempercepat proses panen baik itu padi ataupun buah buahan.

HKTI akan mengawal pemakaian pupuk organik ini sampai kepetani, hal ini mutlak dilakukkan agar didapat parameter yang valid tentang lahan pertanian organik yang arahnya akan didapat data sesuai digitasi lahan yang pas.

Karena ini menjawab tantangan ekspor produk pertanian yang mensyaratkan sertifikat organik.

Dalam kaitan komitmen pemerintah kabupaten Lumajang, dalam hal dukungan terhadap pupuk organik, lewat dinas pertanian bulan Nopember kemarin telah dilaksanakan demoplot pemakaian pupuk organik lokal bertajuk SARI LUHUR di tiga Kecamatan seluas 4,5 ha, yaitu di Kecamatan Tempeh, Yosowilangun dan Rowokangkung,

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari program demoplot seluas 10 ha yangg tersebar di Kecamatan Candipuro, Pasirian, Kedungjajang, Tekung, Sumbersuko, dan Sukodono.

Juga program bantuan pupuk organik kepada kelompok tani organik di desa Penanggal Kecamatan Candipuro seluas 5 ha.

Dia menambahkan, bahwa pupuk organik sari luhur mampu menaikkan produktifitas panennya, tinggal petani yang menentukan tetap mengandalkan pupuk kimia atau pupuk organik sebagai solusi.

Hal senada juga disampaikan iskhak subagio yang juga anggota dewan pakar HKTI Jawa Timur, pada saat mendampingi H. Abdul Zalam selaku ketua pemuda tani HKTI Jawa timur , saat pelantikan pemuda tani HKTI Jember di desa Ampel Kecamatan Wuluhan, menandaskan bahwa sudah saatnya pemuda tani HKTI menjadi katalisator aplikasi pupuk organik dilapangan, petani harus didampingi dan harus dikawal agar hasilnya lebih maksimal dan agar ilmu pertanian terserap maksimal.

Ketika disinggung tentang maraknya pupuk kimia yang ada di lapangan, Iskhak berharap semua dinas wajib mengawasi peredaran pupuk agar petani mendapatkan kualitas pupuk sesuai standar yang ditetapkan, disampaikan juga pupuk organik juga banyak merk dilapangan iskhak berkomentar bahwa petani lah yang memilih dan menguji pupuk organik tersebut, akan tetapi dia berpesan pada seluruh produsen pupuk kimia maupun pupuk organik agar tidak sekali kali membohongi petani karena begitu sekali saja dibohongi maka petani tidak akan memakai produk tersebut selamanya, ia menambahkan bahwa inovasi produk pupuk organik sangat pesat dari segi harga juga kompetitif dari kisaran Rp. 800.000,- sampai 6.500.000,- per hektar, petani bisa berhitung dengan analisa usaha taninya, pemerintah pusat juga mensubsidi pupuk organik cair (POC) bertajuk phonska oca, tinggal petani bebas memilih mana yang terbaik bagi dirinya.

“Sudah saatnya pemerintah daerah mengalokasikan dana pembelian pupuk organik dari APBD untuk membantu petani untuk mengatasi kekurangan pupuk subsidi, tegas Iskhak Subagio. (Red)

Masuki Separuh Masa Bakti DPRD Banyuwangi Rencanakan Penyegaran Pimpinan dan Anggota Alat Kelengkapan Dewan (AKD)

0

Gempurnews–Banyuwangi. Memasuki separuh masa bakti atau dua setengah tahun dalam mengemban amanah sebagai wakil rakyat, tepat pada Februari 2022 ini pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi akan melakukan penyegara pimpinan dan anggota Alat kelengkapan Dewan (AKD) yang akan diusulkan oleh masing-masing fraksi.

Ketua DPRD Banyuwangi,I Made Cahyana Negara mengatakan, Penyegaran atau rolling pimpinan dan anggota AKD dilaksanakan atas dasar Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Peraturan DPRD tentang Tata Tertib DPRD serta berdasarkan Jadwal Badan Musyawarah (Banmus) Nomor 1 Tahun 2022, bahwa telah dijadwalkan Rapat Paripurna Internal 21 Februari 2022 dengan acara Pergantian Pimpinan Alat Kelengkapan DPRD (Komisi dan Bapemperda) sekaligus dilanjutkan dengan Pembentukan Komposisi Pimpinan Komisi dan Bapemperda yang baru.

“Terkait dengan agenda tersebut kami sudah mengirimkan surat kepada semua fraksi yang ada di dewan untuk segera menyampaikan surat usulan nama kepada Ketua DPRD melalui kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuwangi,” jelas Made dihadapan awak media, Kamis (10/2/2022).

Poitisi Partai Demokrasi Perjuangan menambahkan, sesuai dengan perhitungan masa bakti anggota dewan mulai 21 Agusutus 2019,  maka dua setengah tahun jatuh pada 21 Februari 2022. Sehingga Made berharap sebelum tanggal tersebut semua fraksi sudah mengirimkan surat usulan nama personel alat kelengkapan dewan yang baru.

“Harapan kami sebagai lembaga dewan mekanisme pengambilan keputusan bisa melalui musyawarah mufakat. Maka pimpinan dewan akan duduk bersama dengan masing-masing pimpinan fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Banyuwangi,” pungkas Made.

Sekedar diketahui saat ini diantara enam AKD, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-Perjuangan) dan Partai kebangktan Bangsa (PKB) mendapat jatah dua pimpinan AKD. PDI-Perjuangan menempatkan Irianto sebagai ketua Komisi I dan Ficky Septalinda sebagai ketua Komisi IV.

Partai Kebangkitan Bangsa menempatkan Hj. Mafrochatin Ni’mah sebagai Ketua Komisi II dan H.Susiyanto sebagai Ketua Badan Kehormatan. Dua partai politik lainnya masing-masing mendapatkan jatah satu pimpinan AKD.

Fraksi Golkar menempatkan Sofiandi Susiadi sebagai ketua Bapemperda. Sedangkan fraksi Demokrat menempatkan kadernya Sri Wahyuni Dwi Lestari sebagai Ketua Komisi III.(*/Sigit)