Home Blog Page 1519

AIRLANGGA HARTARTO LOVERS JEMBER BERSAMA WARUNG KUNING, SIAP MENDUKUNG AIRLANGGA HARTARTO MENJADI PRESIDEN 2024.

0

JEMBER – Pandemi Covid-19 sejak lama telah melanda bangsa Indonesia, tentu dampaknya sangat terasa terutama bagi masyarakat menengah kebawah. Sempitnya ruang gerak usaha akibat pembatasan aktifitas benar-benar mempengaruhi situasi dan kondisi perekonomian masyarakat. Untuk menjawab problem tersebut, Tino Cahyono Fungsionaris Partai Golkar Jember Dapil 6 meluncurkan program Warung Kuning dan Warkop Kuning.

Tino Cahyono mengatakan Warkop Kuning luncuran awal ini akan di kelola oleh kelompok muda bahkan hingga kepala keluarga di pelosok desa yang selama ini terhimpit ekonomi .
,”Ada 10 Warung Kuning di Dapil 6 sudah beroperasi bahkan sudah melahirkan income sekitar Rp 300 ribu/hari,” kata Tino Cahyono, Selasa (25/1/2022).


Tino Cahyono melalui “Sahabat Tino” juga meluncurkan Warkop Kuning di Kecamatan Tanggul.
Lanjut Tino Cahyono menjelaskan, program Warkop Kuning maksud dan tujuannya agar ekonomi masyarakat semakin meningkat, yakni angka kesejahteraan masyarakat semakin naik.
“Tapi penerima warkop harus konsisten karena selain rombong, mereka akan menerima modal dari Sahabat Tino Cahyono.

Perlu di ketahui bukan hanya rombong warkop yang kami serahkan tapi lengkap dengan gelas, sendok bahkan juga termos,” jelas Tino Cahyono saat diskusi dengan penerima warkop sebut saja Ahmad Santoso saat di temui di rumahnya.
Sementara itu Ahmat Santoso Pribadi mengatakan ,”bahwa bantuan dari Ailangga Hartarto Lovers yang di gagas sahabat Tino Cahyono. Bahwa warkop kuning yang di gagas Tino Cahyono akan saya kembangkan dan jalankan sesuai amanah. Sebab kata Santoso hal ini bentuk kepedulian sosial Mas Tino Cahyono terhadap kepedulian ekonomi masyarakat,” kata Santoso nama sapaan sehari-harinya.

Santoso Mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Ailangga Hartarto Lovers atau Sahabat Tino Cahyono Jember. Semoga cita-cita dan keinginan Mas Tino Cahyono tercapai.
Selain kopi, Warkop Kuning ini akan menjual makanan siap saji sehingga saya kata Santoso secara ekonomi sudah terbantu oleh Mas Tino. Sekali lagi terima kasih kepada Mas Tino Cahyono atau Sahabat Tino,” tandasnya. (Son)

Bidhumas Polda Jatim Gelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan Public Speaking

0

SURABAYA – Bidang Humas Polda Jatim menggelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan Public Speaking Fungsi Humas Jajaran Polda Jatim di Ballroom Hotel Mercure Surabaya, pada Selasa (25/1/2022).

Pelatihan ini dipimpin Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko dengan narasumber Frestian Greic Humalanggi dari Kompas TV dan diikuti Kapolres, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Lantas Polres jajaran secara daring, serta Kasi Humas Polres jajaran Polda Jatim.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan dalam era keterbukaan informasi publik dan perkembangan teknologi yang sangat cepat, Humas memiliki peranan sangat penting dan strategis sebagai komunikator publik.

Humas Polri memiliki tugas dalam mengamankan kebijakan institusi, memberikan pelayan dan menyebar luaskan pesan atau informasi kepada masyarakat tentang program kerja serta keberhasilan Polri.

“Oleh karena itu diperlukan kegiatan public speaking agar setiap anggota yang berwenang dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat dapat dilakukan dengan cara yang tepat,” kata Gatot.

Kabid Humas menjaskan bahwa public speaking merupakan proses berbicara kepada masyarakat atau suatu organisasi dalam berbagai bentuk seperti suara, tulisan, lisan, simbol-simbol, gambar, dengan tujuan untuk mempengaruhi, mengajak, mendidik, mengubah opini, memberikan penjelasan dan informasi.

“Dengan menguasai public speaking dapat meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan tugas memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat untuk mewujudkan program presisi Kapolri,” tutur Kabid Humas.

Sementara itu narasumber, Frestian Greic Humalanggi memberikan materi terkair cara penyampaian petugas terkait informasi baik kepada media maupun masyarakat.

“Kegiatan ini berguna untuk anggota dalam belajar cara menyampaikan informasi dengan tepat dihadapan media sehingga tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat mengingat Polri banyak berhubungan dengan pemberitaann yang kerap kali viral di masyarakat,” ucap Frestian.

Setelah pemberian materi, Frestian menggelar sesi tanya jawab, sekaligus praktek kepada para kasi Humas saat sedang wawancara baik secara live, door stop maupun via telepon dengan wartawan.

“Sebetulnya setiap petugas setidaknya cukup memilik kemampuan untuk berbicara didepan awak media hanya saja masih malu atau belum terbiasa melakukan hal tersebut,” ujar  Frestian.

Kegiatan ini ditutup dengan penyampaiam dari Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko bahwa sebelum melakukan public speaking diperlukan persiapan yang sangat baik.

“Karena dengan persiapan yang baik akan mendapatkan hasil yang maksmal dalam penyampaian terhadap media,” pungkas Gatot. (tim)

Berikan Apresiasi dan Dukungan, Ketua Komnas PA Kunjungi Polresta Malang Kota

0

MALANG KOTA  – Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA), Arist Merdeka Sirait, memberikan dukungan kepada Polresta Malang Kota terkait Penanganan kasus pelecehan seksual terhadap anak.

Ketua Komnas PA dan rombongan, tiba di Polresta Malang Kota dan di terima langsung oleh Wakapolresta Malang Kota Akbp Deny Heryanto, S.I.K., M.si. dan Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo, S.I.K., S.H.

“Kami memberikan dukungan semangat bagi penyidik yang menangani perkara anak. Setelah beberapa bulan lalu sebelum kejadian Semeru juga menangani kasus anak dibully juga dikerjakan secara cepat,” kata Arist di Mapolresta Malang Kota, Selasa (25/1).

Menurut Arist, aksi bejat guru tari ini harus ditangani dengan cepat dan tepat. Ia mengatakan, kasus kejahatan terhadap anak tidak bisa dibiarkan.

“Saya baru dengar guru tari lakukan kejahatan seksual, ini tidak bisa dibiarkan. Kami sepakat jika terbukti dan ada dua alat bukti tidak ada kata ampun toleransi dan damai,” tegasnya.

Seperti diketahui bahwa baru-baru ini Polresta Malang Kota mengamankan guru tari berinisial YR (37) yang mencabuli dan menyetubuhi siswanya sendiri di sanggar tari di kawasan Klojen, Kota Malang

Selanjutnya Arist berharap pelaku kekerasan terhadap anak bisa dihukum semaksimal mungkin karena termasuk kejahatan luar biasa yang dapat menciderai sisi kemanusiaan utamanya anak-anak.

Dalam kasus kekerasan terhadap anak minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. Tapi itu semua tergantung penuntutan di pengadilan,” katanya.

“Tapi intinya kami ke sini untuk mengapresiasi kinerja Polresta Malang Kota karena kerja kerasnya menangani kasus anak. Harapannya kasus ini bisa cepat 15 hari masuk penuntutan karena waktunya terbatas,” tandasnya.

Polisi Rangkul Tokoh Agama dan Masyarakat Cegah Bentrok Susulan di Sorong

0

JAKARTA – Polisi merangkul tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat untuk mencegah terjadinya bentrokan susulan di Kota Sorong, Papua Barat.

“Polda jajaran langsung berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk mencegah tidak ada aksi balasan atau aksi lainnya,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada awak media, Jakarta, Selasa (25/1).

Tak hanya itu, Dedi menyebut, Polda Papua Barat jajaran juga telah melakukan pertemuan kepada perwakilan kedua kelompok yang bertikai. Tujuannya untuk mencegah serta tidak melakukan aksi apapun di ketentuan aturan hukum yang berlaku.

“Polsek Sorong Timur telah melakukan pertemuan antara kelompok,” ujar Dedi.

Menurut Dedi, polisi juga telah melakukan penyelidikan serta penyidikan dengan melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi dari peristiwa yang mengakibatkan 19 orang meninggal dunia tersebut.

“Penyelidikan melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk memproses tuntas kasus kejadian ini. Lalu jajaran juga menggelar olah tempat kejadian perkara (tkp),” ucap Dedi.

Disisi lain, sejauh ini korban tewas akibat bentrokan tersebut berjumlah 19 orang. Dari total tersebut satu meninggal dunia akibat bentrokan sedangkan 18 lainnya diduga meninggal dunia akibat terbakar di dalam tempat hiburan tersebut.

“1 meninggal dunia karena bentrok dan 18 meninggal dunia di tempat hiburan yang terbakar. Masih di dalami,” tutur Dedi.

Kemudian, kata Dedi, Polda Papua Barat jajaran saat ini melakukan pencarian terhadap pelaku dan aktor intelektual dari bentrokan tersebut.

“Saat ini sedang dilakukan penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap aktor intelektual dan pelaku dari dua kelompok tersebut,” tutup Dedi. (tim)

Samsat Bangil Edukasi Masyarakat Tentang Cara Aman Beli Motor Bekas

0

PASURUAN – Untuk melindungi masyarakat, khususnya di Pasuruan, dari peredaran kendaraan yang tidak sesuai ketentuan, misal dokumen aspal (asli tapi palsu) yaitu dokumen asli tapi data dipalsukan ataupun kendaraan yang no rangka atau mesinnya sudah berubah atau sengaja dirubah pihak pihak tertentu yang tentunya patut diduga akibat dari sebuah tindak pidana, maka petugas Samsat Bangil Aiptu. Harid Kurniawan S.H.,M.Hum selaku Baur Cek Fisik Samsat Bangil memberikan edukasi kepada wajib pajak yang berada di Samsat Bangil.

Mulai dari cara melihat secara kasat mata tanda tanda dokumen kendaraan yang asli, serta keadaan fisik kendaraan baik no rangka dan no mesin.

“Ini wujud rasa sayang kami kepada masyarakat mas, mereka sudah susah-susah nabung untuk beli kendaraan bekas ternyata akhirnya harus kena masalah,” cetus Harid pada awak media saat ditanya maksud tujuan kegiatan yang tidak rutin dilakukan oleh Samsat Bangil itu.

Dalam kesempatan yang sama, AKP Andhika Mizaldy Lubis S.i.k. Kasatlantas Polres Pasuruan juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak segan-segan melakukan pengecekan kendaraan sebelum melakukan transaksi kendaraan di samsat bangil.

“Kita berikan pelayanan gratis kepada masyarakat yang mau mengecek kendaraannya,” kata Ipda Moneta Lestari S.trk. mendampingi Kasatlantas Polres Pasuruan. (qomat)

Forkopimda Jatim Gelar Rapat Koordinasi Pengendalian Covid-19 dan Penanganan Kedatangan Pekerja Migran Indonesia

0

SURABAYA – Forkopimda Jatim menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Covif 19 dan Penanganan Kedatangan Pekerja Migran Indonesia Di Jawa Timur, pada Senin (24/1/2022) di Convention Hall Mall Grand City Surabaya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Kajati Jatim Mohamad Dofir, dan Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto, secara langsung memimpin rakor yang dihadiri oleh seluruh Bupati, PJU Polda Jatim, PJU Kodam/V Brawijaya, Kapolres/ta, Dandim, dan seluruh Kajari di Jawa Timur.

Pertama, Ketua Satgas Kuratif Covid-19 Jatim dr. Joni Wahyuadi menyampaikan paparan mengenai varian Omicron di Jatim yang cukup meningkat selama sepekan ini. Oleh karena itu hal ini perlu di antisipasi agar tidak terjadi puncak pasien yanv terpapar Covid-19.

“Resiko penularan Covid-19 varian Omicron ini lebih banyak berasal dari transmisi lokal artinya terjadi penularan di masyarakat. Meski antibodi sudah terbentuk karena telah mendapatkan vaksin tetapi prokes juga harus diberlakukan secara ketat,” kata Joni.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh masyarkat untuk meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan agar tidak terjadi lonjakan puncak Covid-19 varian Omicron sekitar Maret 2022.

Beberapa kota yang berpotensi menjadi lonjakan Covid-19 diantaranya Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Malang, Matraman oleh karena itu adanya kordinasi yang solid dari seluruh stakeholder terkait.

“Diperlukan penerapan protokol kesehatan yang ketat mengingat saat ini aktivitas masyarakat yang cukup tinggi. Diwajibkan pengecekan aplikasi peduli lindungi di beberapa tempat wisata, mall, maupun tempat berkumpulnya masyarakat,” ucapa Gubernur.

Selain itu Gubernur menyebut bahwa dalam penangan PMI di Jatim yakni setiap PMI akan dipulangkan ke wilayahnya masing-masing bila sudah dipastikan kondisinha sehat.

“Akan dipulangkan setelah benar-benar sehat. Ini merupakan bentuk kami dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Jatim. Selain itu baik di sekolah maupun kampus yang sudah melaksanakan tatap muka juga wajib diberlakukan prokes ketat,” pungkas Gubernur.

Sementara itu Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen yang telah bekerja dengan baik dalam penanganan PPLN di penerbangan pertama yang sudah berjalan lancar. Menurutnya, Satgas ini merupakan benteng terdepan dalam masuknya omicron di Jatim.

“Setiap titik penanganan telah bekerja dengan baik, sehingga dibutuhkan konsistensi dalam mempertahankan kesiapan satgas dalam menerima PPLN di Bandara Juanda sesuai dengan jadwal yang akan ditentukan,” kata Kapolda.

Kapolda juga menyebut bahwa pertahanan yang dilakukan oleh satgas ini harus diimbangi dengan penerapan testing dan tracing di wilayah se-Jawa Timur. Hal ini dikarenakan sudah ditemukannya varian omicron di berbagai wilayah di Jawa Timur melalui transmisi lokal.

“Kita sudah pernah berhasil melewati masa-masa gelombang 1 dan 2 covid-19, jadikan pengalaman terdahulu sebagai persiapan langkah-langkah taktis jika terjadi kondisi kontijensi penyebaran varian omicron,” jelasnya.

Kapolda mengingatkan kepada anggotanya agar jangan pernah kendor atau bosan dalam menjaga masyarakat dari virus covid-19 untuk meningkatkan kegiatan-kegiatan Preemtif, Preventif, dan Represif yaitu Sosialisasi, Ops Yustisi, Covid Hunter, Vaksinasi, Tracing, Testing, PPKM Mikro, Isolasi Terpadu.

Ia juga meminta kepada polres jajaran agar segera mempercepat vaksinasi booster terhadap lansia, remaja, dan anak-anak. “Saya meminta kepada polres jajaran agar segera mengoptimalkan kemampuan dalam percepatan vaksin baik secara gerai vaksin maupun door to door. Kami juga membantu satgas penanganan kedatangan PMI di Jatim,” tutur Kapolda.

Sedangkan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto menjelaskan mengenai mekanisme penanganan kedatangan PMI sewaktu tiba di Bandara Juanda hingga menuju ke tempat karantina dan hotel.

“Kami kemarin menerima kedatangan 129 PMI, dan dua dinyatakan positif Covid-19. Setelah menjalani semua SOP selama di bandara baik pengecekan suhu, cek paspor dan visa, tes PCR baru yang hasilnya negatif menjalani karantina selama 7 hari. Saya minta kepada para Dandim agar PMI yang hasilnya negatif setelah karatina agar dijemput dan diantar ke wilayahnya masing-masing,” pungkas Pangdam. (tim)

Kapolres Nganjuk Beri Bantuan Usaha untuk Mantan Pasien ODGJ

0

NGANJUK – Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson, SH.SIK.MH optimistis mantan penderita gangguan jiwa bisa hidup mandiri di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat memberi bantuan usaha kepada Ngatiran, yang merupakan mantan ODGJ (Orang dengan Gangguan Jiwa), di Desa Candirejo Loceret, Senin (24/1/2022).

“Setelah mendengar cerita tentang Mas Ngatiran ini, saya tergerak untuk memberi sedikit bantuan agar Beliau bisa hidup mandiri di tengah-tengah masyarakat ke depannya,” kata AKBP Boy Jeckson.

Perwira Menengah Polri ini pun berharap apa yang telah ia lakukan ini bisa menjadi momentum bagi masyarakat untuk lebih peduli pada ODGJ dan mereka yang telah pulih dari gangguan jiwa.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Boy Jeckson memberikan modal usaha dan gerobak kepada pria yang akrab disapa Pak Yaitu tersebut dengan harapan bantuannya bisa berguna untuk mencari nafkah.

“Tidak sekadar memberi ikan, tetapi semoga bantuan ini bisa menjadi “alat pancing” bagi beliau guna melanjutkan kehidupan,” tutur AKBP Boy Jeckson.

Kapolres Nganjuk ini juga berharap semoga ke depannya Ngatiran bisa kembali ke tengah-tengah masyarakat sebagaimana mestinya.

“Di sisi lain, saya juga berharap masyarakat juga bisa menghilangkan stigma buruk terhadap pasien ODGJ maupun mereka yang telah sembuh,”pungkas Kapolres Nganjuk.

Dalam kunjungan tersebut, AKBP Boy Jeckson didampingi oleh Dandim 0810 Nganjuk Letkol Inf Tri Joko Purnomo, Kapolsek Loceret AKP Laksono Setiawan, Camat Loceret Yonny Rachmanto, Kades Candirejo Roni Giat Brahmanto serta Bhabinkamtibmas pengasuh ODGJ Aipda Purnomo.

Untuk diketahui, sebelumnya Ngatiran (mantan ODGJ) warga Nganjuk ini adalah asuhan dari Bhabinkamtibmas Aipda Purnomo anggota Polres Lamongan. (tim)

Polisi Ringkus Pelaku Rampok Lempar Bondet Ke Warga Sukodono

0

SIDOARJO – Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil meringkus satu pelaku rampok di rumah warga Perumahan Kebonagung Permai, Sukodono, Sidoarjo, yang terjadi pada Sabtu, (15/1/2022).

Satu pelaku tersebut adalah H, 30 tahun, asal Pasrepan, Pasuruan. Aksinya yang akan mengambil motor yang terparkir di teras rumah warga Perumahan Kebonagung Permai, ketahuan salah satu warga setempat saat hendak menunaikan ibadah Shalat Subuh ke mushola.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, Senin (24/1/2022), menjelaskan mengetahui aksinya diketahui seorang warga setempat B, pelaku H berupaya kabur dengan dibonceng satu kawannya G yang menunggu di atas motor.

“Namun, B berhasil menarik kaos pelaku H hingga terjatuh dari motor. Merasa kepepet pelaku H melemparkan bondet ke B, sehingga menjadi korban ledakan bondet mengenai badannya termasuk juga badan pelaku,” jelasnya.

Dari kejadian tersebut, penyelidikan tim Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil mengidentifikasi pelaku adalah H. Kemudian ditangkap pada 23 Januari 2022 di rumahnya Pasrepan, Pasuruan. Satu pelaku lainnya masih DPO.

“Pelaku H merupakan residivis di wilayah Pasuruan, dan DPO perampokan di Sukolilo, Surabaya. Kasusnya sama rampok lempar bondet,” ujar Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

Terhadap pelaku H dikenakan ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun. Sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat 1 UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang senjata api dan bahan peledak. (Hum,Pol/Yl)

Kapolsek dan Danramil Ambulu, Jadi Motivator Bagi Warga Untuk Donor Darah

0

JEMBER – Kapolsek Ambulu AKP Ma’ruf dan Komandan Koramil Ambulu Kapten Arm Anton Hermawa kompak berpartisipasi dengan aksi kemanusiaan donor darah yang digelar di kantor Kecamatan Ambulu. Keduanya mengaku senang bisa sedekah dan berbagi sesama dengan donor darah.

Keduanya diikuti anggota masing-masing di polsek dan koramil Ambulu. Selain itu, pegawai kecamatan, tokoh masyarakat Ambulu dan masyarakat umum juga banyak yang ambil bagian dalam aksi kemanusiaan donor darah.

Keduanya menyatakan akan aktif terus donor darah agar bisa membantu sesama, khususnya bagi pasien yang membutuhkan darah. Setetes darah bisa membantu menyelamatkan nyawa sesama yang membutuhkan tranfusi darah.

Apalagi, stok darah untuk golongan darah tertentu sempat menipis di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember. Hal itu terlihat dari beberapa kali postingan permintaan untuk ikut donor darah dari pasien tertentu di rumah sakit tertentu di media social (medsos) seperti facebook atau whatsapp.
“Alhamdulillah saya bisa ikut donor darah.Moga-moga sumbangan darah kami bisa membantu sesama,” kata Kapolsek Ambulu AKP. Ma’ruf. Dia mengaku sudah beberapa kali ikut kegiatan donor darah sukarela.

Menurut dia, kegiatan donor datah tidak hanya untuk aksi kemanusiaan saja. Tetapi banyak manfaat bagi kesehatan. “Tiap donor darah itu selalu dicek tensinya, HB-nya, secara tidak langsung periksa kesehatan gratis,” imbuhnya.

Jika tensi dan HB-nya terlalu tinggi atau terlalu rendah maka ada yang tidak beres dengan ksehatan pendonornya. “Dengan donor darah maka cek kesehatan gratis secara rutin kalau tidak lolos pemeriksaan tensi dan HB- berarti jadi peringatan ada yang tidak beres di tubuh kita,” terangnya.

Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH mengucapkan banyak terima kasih kepada para relawan pendonor. “Kami sampaikan ucapan terima kasih kepada Pak Kapolsek dan Pak Danramil. Kerelaan bapak-bapak dan pendonor darah lainnya sangat membantu pasien yang membutuhkan darah,” kata H EA Zaenal Marzuki SH MH. (Son)

Forkopimda Kabupaten Pasuruan Laksanakan Apel Gelar Pasukan “Pamor Keris”

0

PASURUAN – Dalam rangka menegakkan Protokol Kesehatan di masyarakat, Bupati Kabupaten Pasuruan HM. Irsyad Yusuf, S.E., MMA. didampingi Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si., dan Dandim 0819 Pasuruan Letkol Inf. Nyarman, M.Tr,(Han) memimpin pelaksanaan Apel Gelar Pasukan “Pamor Keris” (Patroli Motor dengan Penegakan Protokol Kesehatan) wilayah Kabupaten Pasuruan.

Apel Gelar ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Jawa Timur, dan untuk Kabupaten Pasuruan melaksanakan apel di Lapangan Sarja Arya Racana Polres Pasuruan dengan dipimpin oleh Bupati Kabupaten Pasuruan yang diikuti oleh Personil dari TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, BPBD, dan Banser Kabupaten Pasuruan, Senin (24/01/22).

“Di indonesia kasus varian ‘Omicron’ sedang naik sekitar 800 orang sejak awal masuknya ke indonesia pada tanggal 27 November 2021,” ujar Bupati Pasuruan.

Bupati juga menjelaskan di Kabupaten Pasuruan sendiri terdapat 11 orang Probable Omicron, 8 orang diantaranya di Isolasi di RSUD Bangil, dan 3 orang pasien lainnya di Karantina di tempat Isolasi terpusat.

“Maka dari itu perlu kita waspadai karena daya penyebaran Omicron 5 kali lebih cepat dari varian Delta, menurut Kemenkes RI, cepatnya penyebaran Covid-19 khususnya Omicron setidaknya disebabkan oleh 3 faktor yakni, Pertama karena rendahnya penerapan Protokol Kesehatan, Kedua karena turunnya kegiatan Testing(Pemeriksaan) dan Tracing(Penelusuran) kontak erat Covid-19, serta Ketiga karena meningkatnya mobilitas masyarakat disaat khususnya pada saat libur Nataru kemarin,” terangnya.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan beberapa penekanan antara lain :

  • Laksanakan deteksi dini dan Intervensi dini serta Pemetaan kerawanan di masing-masing lokasi sehingga pelaksanaan Patroli dapat tepat sasaran.
  • Lakukan kegiatan Preventif dan Preemtif berupa giat edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya Protokol Kesehatan.
  • Laksanakan tugas secara Humanis dan Profesional serta hindari tindakan Arogan selama pelaksanaan tugas.
  • Bantu Masyarakat dengan melaksanakan kegiatan penyemprotan Disenfektan di lokasi yang rawan terjadinya penyebaran Covid-19. (qomat)