Home Blog Page 1526

Wabup Subandi : Bayi Kelainan Anus Imperforata Segera Dirujuk ke RS.dr. Soetomo

0

SIDOARJO – Muhammad Haidar Dhanu Abrisam, bayi umur 2 tahun yang mengalami kelainan anus tidak terbentuk dengan sempurna atau Anus Imperforata akhirnya mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Putra dari Yuni yang beralamat di Desa Ketegan Kecamatan Tanggulangin itu akan segera dirujuk ke Rumah Sakit dr. Soetomo Surabaya untuk mendapatkan perawatan operasi. Pemkab Sidoarjo akan membantu dengan memfasilitasi selama proses operasi. Sedangkan biaya operasi akan ditanggung melalui BPJS Kesehatan.

Saat dijenguk Wakil Bupati Sidoarjo Subandi kondisi Dhanu terlihat sehat karena selama ini kesehatan Dhanu dalam pantauan Puskesmas Tanggulangin.

“Kondisinya sehat, selama ini sudah ditangani Puskesmas Tanggulangin, setiap hari dilakukan pemantauan terutama asupan gizinya untuk melihat perkembangan bayi Dhanu,” ujar Subandi, Senin, (17/1/2022).

“Dhanu segera akan kita bawa ke rumah sakit dr. Soetomo untuk mendapatkan perawatan intensif, segera dioperasi. Dinas Kesehatan dari Pemkab Sidoarjo akan mengawalnya,” ucap mantan Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo itu.

Dalam kunjungannya, Wabup Subandi yang didampingi Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan dari BAZNAS menyerahkan bantuan kepada keluarga Dhanu. Bantuan diterima langsung oleh Yuni, ibu dari Dhanu.

Yuni berharap dengan dirujuknya Dhanu ke dr. Soetomo akan cepat sembuh dengan mendapatkan penanganan operasi. Ia menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Sidoarjo yang peduli dengan nasib anaknya.

“Semoga anak saya bisa segera mendapat penanganan, bisa segera dioperasi dan sembuh,” harap Yuni.

Dikutip dari laman alodokter.com, Atresia ani atau anus imperforata adalah kelainan kongenital yang menyebabkan anus tidak terbentuk dengan sempurna. Akibatnya, penderita tidak dapat mengeluarkan tinja secara normal. Kondisi ini biasanya terjadi akibat gangguan perkembangan saluran cerna janin saat usia kehamilan 5–7 minggu.

Atresia ani merupakan kondisi yang cukup jarang terjadi. Kondisi ini hanya terjadi pada 1 dari 5.000 kelahiran dan lebih sering terjadi pada bayi laki-laki. Atresia ani perlu mendapatkan penanganan segera untuk mencegah komplikasi. (Kominfo/Yl).

Bupati Tinjau dan Beri Semangat Saat Vaksinasi Anak SDN Usia 6-11 Tahun

0

BARITO UTARA-Bupati Barito Utara,H.Nadalsyah didampingi Wakilnya, Sugianto Panala Putra,SH Sekretaris Daerah,Drs. Muhlis,unsur FKPD dan Anggota DPRD meninjau secara langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun,di SDN 5 Melayu Kecamatan Teweh Tengah,Kabupaten Barito Utara(Kalteng),Senin(17/1/2022). 

Kegiatan Vaksinasi dengan target seluruh 484 orang murid,dilakaanakan di Sekolah dasar Negeri 5 Melayu dan Sekolah dasar negeri lainnya,berdasarkan intruksi Presiden Republik Indonesia untuk segera dilaksanakan Vaksinasi pada anak usia 6 sampai 11 tahun.Selain itu,Indonesian Technical Advisory Group on Immunization,juga telah mengeluarkan rekomendasi pelaksanaan Vaksinasi Covid -19 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun.

Program Vaksinasi dari Kemenkes ini melalui Dinas Kesehatan Barito Utara,dilaksanakan olah 17 Puskesmas untuk dilakukan Vaksinasi ke sekolah dasar negeri yakni SDN 5 Melayu,SDN-1 Kelurahan Lanjas,SDN-52,Man Lemo 2 dan SDN-2 Lanjas.

Bupati Barito Utara,H. Nadalsyah memberikan semangat serta menghibur para murid SDN 5 Melayu yang tengah divaksinasi. Terlebih lagi saat vaksinasi,para murid dihibur dan didampingi juga oleh”Kamen Raider dan Badut Satlantas Polres Barito Utara”.Hal ini memberi keceriaan yang sangat baik bagi para murid SDN 5 Melayu,mereka tampak bersemangat dan tidak takut lagi.

Dengan dilaksanakan Vaksinasi ini,pembelajaran tatap muka kedepannya dapat kembali dilaksanakan dengan baik, seperti sebelum Pandemi Covid-19 melanda daerah Barito Utara.Pelaksanaan vaksinasi kali ini,di SDN 5 Melayu dapat menjadi contoh,sehingga para murid di SDN lainnya mau juga untuk di vaksin,”harap H.Nadalsyah.

Berdasarkan data dari Dinkes Barito Utara pertanggal 16 Januari 2022,capaian vaksinasi dosis 1 sebesar 70,95% dan dosis 2 sebesar 35,19%.”Semoga nantinya, target yang ditetapkan untuk vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun dapat tercapai.Hal ini tak terlepas dari ketersediaan vaksin yang disiapkan Pemerintah Pusat untuk Kabupaten Barito Utara,agar stok vaksin tersedia,sehingga masyarakat yang ingin divaksin bisa terlayani,”jelas H.Nadalsyah.  (SS).

Obrolan Hangat Kapolda Jatim dengan Kabinda, Tingkatkan Sinergitas untuk Jatim yang kondusif

SURABAYA – Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta melakukan silaturahmi di kantor Bandan Intelijen Negara (BIN) Provinsi Jawa Timur, Senin (17/1/2022). Kunjungan kerja ini dalam rangka meningkatkan sinergitas antara Kepolisian daerah Jawa Timur dengan BIN Jatim, dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Jatim.

Kedatangan Kapolda Jatim di kantor BIN Jatim ini disambut hangat oleh Kepala BIN Daerah (Kabinda) Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, dan melakukan diskusi santai dengan membahas terkait ideologi politik ekonomi sosial budaya pertahanan dan keamanan (ipoleksosbudhankam) di jawa timur sehingga kedepan kamtibmas dan kondusifitas dapat terus terjaga di Jatim.

Dalam kesempatan ini Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta yang didampingi pejabat utama Polda Jatim, juga mengucapkan terima masih kepada Kabinda Jatim beserta seluruh personil Binda Jatim atas kerjasamanya selama ini dalam menjaga kondusifitas dan keamanan di Jatim.

“Terimakasih, khususnya kepada Bapak Kabinda Jatim dan seluruh personil Binda Jatim, yang telah atas kerjasama selama ini dalam menjaga kondusifitas dan keamanan di Jatim. “ucapnya.

Kabinda Jatim juga menyampaikan ucapan terima kasih balik kepada Kapolda, atas kunjungannya di Kantor BIN Jatim. Selain itu, Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar juga mengatakan, kesiapan Binda Jatim untuk membantu Polda Jatim dalam menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.

“Binda Jatim siap bekerja sama dengan Polda Jatim, dalam menjaga situasi keamanan Jawa Timur tetap kondusif,” ucap Kabinda Jatim.

Silaturahmi ini semakin hangat terasa, pasalnya, Kapolda Jatim dengan Kabinda Jatim sembari berdiskusi santai, juga menikmati secangkir kopi hitam dari biji kopi Banyuwangi dan makanan ringan. (tim)

Bukti Bukan Janji, Harapan Warga Tunggakcerme Dalam Memilih Pemimpin

0

PROBOLINGGO – Tidak butuh janji karna sudah nyata, semboyan petani dan para tokoh Desa Tunggak Cerme dalam mencari pemimpin.

Menuju sebuah perubahan tidaklah mudah seperti yang banyak mereka bicarakan serta mendapatkan simpatisan yang lebih banya, faktanya ketika kejadian tersebut sudah di kuasai oleh personal atau sebuah perkumpulan ,
mereka mengabaikan hak dan janjinya.

Senin 17 Januari 2022,
Incumbent yang pernah memberikan sebuah perubahan serta memberikan hembusan angin keberhasilan , pada masyarakat Desa Tunggak Cerme di periode sebelumnya kini dimasyarakat menginginkan maju lagi dalam kontes PILKADES nantinya yang akan di selenggarakan pada tanggal 17 Februari 2022 .

Ma’at S.Ab, salah satu petani sukses bersama masyarakat Desa Tunggak Cerme sangat mengharap Nantu Hermanto mantan Kades ,bisa menjadi lagi di kepemimpinan berikutnya.

Menurutnya apa yang di janjikan di masa sebelumnya sudah banyak di rasakan dan bukan janji semata,
namun di buktikan dengan tindakan yang betul betul sudah dirasakan warga, ucap Ma’at dengan tegas.

Selain itu beberapa warga, Haris Hadi ,Abdullah, Asmadun, pak Marhapi sebagai tokoh masyarakat di desa Tunggak Cerme ,menjelaskan bahwa apa yang di katakan Ma’at s.ab adalah benar,
di masa kepemimpinan Nantu Hermanto (mantan kades) semua kegiatan mulai dari keagamaan ,pertanian dan kepemudaan berjalan dengan baik, bahkan mantan kades tidak segan segan turun langsung pada masyarakat memberikan arahan dan semangat pada lembaga desa ,sehingga dalam kepemimpinannya selalu di rindukan dan di harapkan.

“Kami sangat mendukung pada pak Nantu Hermanto untuk melanjutkan ke 2 periode , karna bukan janji semua sudah terbukti dan betul betul perubahan yang baik dan nyata, lanjut Ma’at. ( Ali)

Tersambar Kereta Api Tawangalun, Pegawai Kejari Kota Malang Meninggal Di Tempat

0

KOTA MALANG – Irawan Hadi Suseno, 49, pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang ternyata hendak ke Lapas Lowokwaru untuk menyiapkan sidang online para tahanan. Namun takdir berkata lain. Maut menjemputnya.Pria yang tinggal di Jalan Brawijaya Kota Malang itu, malah tersambar KA Tawangalun yang melaju kencang menuju Stasiun Kota Malang.


Hal ini terungkap dalam olah TKP anggota Laka Lantas Polresta Malang Kota, Senin (17/1) siang.

“Korban sempat minum teh di warung Barokah,” ujar petugas Laka Lantas Polresta Malang Kota yang minta tidak disebutkan namanya itu. Setelah itu, ia hendak membantu Deni, teman kerja di Kejari Kota Malang untuk menyiapkan sidang online.

“Saksi atas nama Siti melihat korban sudah tergeletak di barat rel, setelah minum teh,” terang petugas itu lagi. Seperti diberitakan, Irawan tewas setelah terserempet kereta api di depan Lapas Lowokwaru, Kota Malang, Senin (17/1) siang.

Ia memang dikenal sebagai petugas Kejari Kota Malang yang mengantar jemput tahanan Kejari Kota Malang menuju Pengadilan Negeri Malang untuk sidang, setiap Senin dan Rabu. (dhw/robhin)

DPRD Barut Gelar RDP dengan Yayasan Barakati SDSI Alfalah Sofia

0

BARITO UTARA-Guna mencari solusi ĎPRD Barito Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP)mengenai dua Sekolah Dasar Swasta Islam (SDSI) berseteru.Ada terdapat 80 murid terdampak legalitasnya atas perselisihan itu. 

Kedua sekolah yang berselisih adalah Sekolah Dasar Swasta Islam (SDSI) Alfalah Sofia bernaung di bawah Yayasan Barrakati, dengan SDSI Alfalah bernaung di bawah Yayasan Rumah Cerdas  Alfalah Barito Utara.

Perselisihan itu bermula mundurnya salah satu pengelola yayasan, diikuti seorang kepala sekolah (Kepsek) di Sekolah Alfalah Sofia pada Bulan Juli 2021. Dalih mereka karena sudah tidak satu visi dan misi.

Pengundurannya ternyata diikuti oleh 80 anak murid.Mereka lalu pindah dan bersekolah,di SDSI Alfalah (Yayasan Rumah cerdas Alfalah Barito Utara).

Bersekolah di tempat baru itu ternyata menjadi persoalan. Pihak Yayasan Barakati (SDSI Alfalah Sofia) tidak mau mengeluarkan SK pindah sekolah). Tidak hanya itu, mereka juga mempertanyakan izin yayasan dan sekolah baru.

Sebenarnya tidak ada kami mempersulit dan tidak mau mengeluarkan SK pindah. Kami hanya mempersyaratkan mereka melengkapi administrasi sesuai Permendikbud No 1 tahun 2021, biar tak ada masalah hukum ke depannya. Kami juga mempertanyakan mengenai perizinan sekolah baru itu bagaimana. Yang pasti kami juga masih menunggu masalah ini telah kami laporkan ke polisi,”ujar Tajeri,Ketua Yayasan Barrakati saat RDP yang dipimpin Wakil Ketua Parmana Setiawan,ST Senin (17/01/2022).

Sementara itu, salah satu orang tua murid, Sukardi Sukma mengatakan, terkait polemik ini pihak sekolah dan kedua yayasan sudah melakukan islah, namun selalu tidak ada kata sepakat.

“Kami seolah-olah dipersulit dengan berbagai hal. Jadi hendaknya pihak dari sekolah Alfalah Sofia memisahkan antara somasi dan menyelesaikan  dengan mudah agar-anak kami bisa bersekolah dan legalitasnya jelas,”katanya.

Terkait ini sejumlah anggota dewan seperti Hasrat, Wardatun, Henny Rosgiaty, Netty Herawaty dan Mustafa Joya meminta kedua belah pihak menurunkan tensi dan ego masing-masing.

Keinginan kita tidak lain untuk menyelamatkan masa depan anak-anak.Itu saja tidak ada yang lain.  Semoga saja kesimpulan kita nanti menghasilkan yang terbaik untuk semua,” kata Hasrat.

RDP ini berjalan alot hingga 5 jam lebih sejak di mulai pukul 09.00 Wib sampai dengan jam 12.00  Wib.Adapun hasil resume RDP antara lain,Kepala Sekolah yang lama bersedia memberikan 3 data kepada Kepala Sekolah yang baru SDSI Alfalah Sofia pada yayasan Barrakati yaitu A.Buku induk siswa B.Pembantu buku induk C.Leger

Setelah diserahkannya 3 buah data yang diperlukan oleh kepala sekolah yang baru, maka kepala sekolah yang baru bersedia untuk memproses surat pindah siswa ke sekolah yang lain sesuai dengan surat permohonan orang tua murid dan mengeluarkan data siswa data dapodik sekolah.

Apabila poin kedua dilaksanakan oleh SDSI alfalah Sofia pengelola yang baru maka berdasarkan hasil RDP tanggal 17 Januari 2022 akan menjadi tanggung jawab orang tua wali murid sebagai pemohon. (SS).

Warga Banjararum – Singosari Terpapar Covid-19 Varian Omicron, Di Duga Tertular Dari Suami Yang Sering Keluar Kota

0

MALANG – Satu warga RT 2 RW 10 Desa Banjararum, Kecamatan Singosari terpapar Covid-19 varian Omicron, terpapar dari suaminya, yang sering bepergian ke luar kota.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo, usai tim Dinkes melakukan tracing terhadap kontak erat pasien positif Covid-19 varian Omicron.

“Kami telah melakukan penelusuran sekaligus pengujian terhadap 23 warga yang diduga kuat memiliki kontak erat dengan pasien Omicrin itu,” ucapnya.

Arbani menjelaskan, menelusuri sekaligus menguji yang kepada 23 orang yang memiliki kontak erat tersebut, Dinkes Kabupaten Malang melakukan dengan membagi dua kelompok.

“Dari jumlah itu kita bagi dua kelompok, yakni dengan pengujian PCR dan swab Antigen. Yang menjalani tes PCR itu ada 17 orang, sedangkan yang mengikuti tes antigen ada 6 orang. Untuk antigen hasilnya negatif, sementara yang PCR masih belum keluar hasilnya,” jelasnya.

Arbani menegaskan, dari hasil tracing ikut diketahui Omikron positif tersebut diduga terpapar dari suaminya yang sering ke luar kota.

“Ada dugaan dari suaminya sering di luar kota. Suaminya sempat menjalani perawatan di RS Kota Malang, tetapi sekarang sudah KRS (keluar rumah sakit),” terangnya.

Menurut Arbani, suami dari pasien positif Omicron berdomisili di wilayah Kota Malang, dan dalam sehari-harinya sering singgah di rumah ibunya di Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, bersama bersama.

“Suaminya domisili Kota Malang, tapi sehari-hari tinggal bersama ibunya di Banjararum dengan pasangannya, dan istrinya saat ini dalam kondisi hamil,” Urainya (dhw/robhin)

Di Ikuti 154 Peserta, Walikota Batu Pimpin Apel Hijau Di Coban Rais

0

KOTA BATU– Wali Kota Batu Hj Dewanti Rumpoko memimpin Apel Hijau di Wisata Coban Rais, Sabtu (15/1/2022).

Apel hijau dan penanaman pohon ini diinisiasi oleh SD Muhammadiyah 4 Malang sebagai upaya untuk pelestarian alam.
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 4 Kota Malang Hana Ayudah MPd mengatakan aksi ini merupakan salah satu edukasi kepada peserta didik untuk mengenal dan menjaga alam.

“Kami ingin memberikan edukasi ke anak didik pentingnya mewujudkan lingkungan yang asri, karena dengan menanam akan banyak hal yang diterima,” katanya.

Menanam tidak hanya untuk menjaga kelestarian, tetapi juga menjaga sumber air serta mencegah bencana, seperti banjir dan tanah longsor.

Wali Kota Batu memberikan apresiasi dengan diadakannya kegiatan ini, harapannya aksi ini bisa menjadi role model untuk sekolah lainnya.

“Dari kecil anak-anak ini sudah diperkenalkan dengan hal yang positif. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa menjadi role model sekolah di malang raya dengan menanam dimanapun yang membutuhkan tanaman hijau,” Sambungnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 154 peserta dari delapan sekolah dasar (SD) di Malang Raya dengan menanam 450 bibit pohon. Selain penanaman pohon, sekaligus digelar diskusi lingkungan. (dhw/robhin)

Bhabinkamtibmas Kalikuning Beri Bantuan Kasur pada Penyandang Disabilitas Penyakit Saraf Otak

0

PACITAN- Bripka Latip Utomo Bhabinkamtibmas Desa Kalikuning Kecamatan Tulakan kembali berbagi kebahagiaan kepada warganya dengan memberikan kasur dan uang kepada penyandang disabilitas saraf otak Murti (36), warga Desa Kalikuning, Kecamatan Tulakan.

Diketahui Murti adalah seorang penyandang disabilitas dengan gangguan perkembangan saat ini tubuhnya terlihat sangat kurus. Suratmi orang tua Murti menceritakan, kejadiannya bermula ketika sang anak berusia sekitar 1 tahun mengalami demam tinggi.

Yang Dibarengi kejang-kejang berulang kali dan sudah diberobatkan kemanapun, namun tidak membuahkan hasil. Saat ini kondisinya memprihatinkan dirinya hanya bisa tidur diatas kasur meski umur sudah dewasa, Murti layaknya anak kecil yang tak bisa berbicara masih memerlukan mainan.

“Dulu kena setep atau kejang-kejang badannya panas, setelah itu mengalami lemas sampai tiga harinan. Itu pun sering saat dia masih kecil sejak umur 1 tahun,” kata Suratmi Senin (17/1/2022).

Sejak itulah keluarga mengetahui ada kelainan kepada sang anak Meski begitu Suratmi (70) merawat dan menyayanginya dengan setulus hati. Untuk menyambung hidup keluarganya hanya mengandalkan hasil tani dan penjualan jajanan dirumahnya.

“Saya sangat berterimakasih kepada Polisi (Bripka Latip Utomo) sudah membantu anak saya  dengan memberikan kasur dan uang. Saya tidak bisa membalas apa-apa, semoga Bripka Latip Utomo terus diberikan kesehatan,”ucapnya.

Berkaitan dengan itu, Latip Utomo pun mengatakan bahwa apa yang dilakukannya tersebut murni dari keinginannya untuk membantu warga kurang mampu, dia pun tak minta imbalan apapun. Yang diinginkan hanyalah berbagi kebahagiaan.

“Saya sangat senang bisa membantu sesuai kemampuan saya, meski tak seberapa tapi kita yakin bahwa sebagian rejeki kita itu juga milik orang lain,”katanya.

Latip tak tega jika diwilayah kerjanya sebagai Bhabinkamtibmas ada warganya yang memerlukan kebutuhan khusus. Dia berharap kepada semua orang yang masih diberikan kesehatan, fisiknya sempurna agar bisa saling berbagi kepada orang disekitarnya.

“Karena dengan berbagi saya akan menemukan kebahagiaan hidup, mari kita semua yang sehat saling berbagi. Meski sebutir beras itu berarti bagi yang membutuhkan,” jelasnya. (tim)

Kapolres Jember Berikan Reward dan Punishment Pada Anggota Polres dan Polsek Jajaran

0

JEMBER – Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo memberikan Reward dan Punishment Penghargaan kepada Polsek jajaran saat pelaksanaan apel pagi di Mapolres Jember, Senin (17/1/2022).

Reward dan Punishment merupakan sebuah bentuk apresiasi pimpinan Polres Jember kepada suatu prestasi tertentu yang telah dicapai oleh Polsek jajaran dalam menjalankan semua perintah dan kebijakan Pimpinan dalam menjalan tugas Kepolisian di wilayah masing masing.

Kapolres memberikan penghargaan atau reward kepada Polsek Puger dan Polsek Bangsalsari sebagai Polsek terbaik selama periode Desember 2021 sampai Januari 2022 dapat melaksanakan kegiatan Kepolisian.

Kapolres mengatakan bahwa pemberian Reward ini untuk menjadikan contoh dan motivasi bagi yang lainya untuk lebih baik dan lebih semangat lagi dalam menjalankan tugas Kepolisian di wilayahnya masing masing.

Selain itu, Kapolres juga memberikan Reward kepada anggota yang berprestasi diantaranya Kompol Nurmala (Kabag SDM Polres Jember), Akp Eko Basuki Tehug Argowibowo (Kasat Samapta), Ipda Handoko Darhak Saputro (Kanit Binmas Polsek Puluhan), Aipda Hafi Sya’roni (Banit Binmas Polsek Wuluhan), Bripka Syamsul Arifin (banit Binmas Polsek Wuluhan), Aipda Iwan Wahyudi (Ps. Kadisokkes), Bripka Bayu Wibisono (BA. SPKT Polsek Patrang), Aipda Hendri Dwi Jatmiko (Banit Reskrim Polsek Kaliwates), Aiptu Achmad Yani (Banit Pidum Satreskrim), Aiptu Dwi Arik Susilo (Banit Pidum Satreskrim), Aipda Didit Bayu Satriana (Bamin Urmintu Satreskrim), Bripka Dwi Indra Trisnawan (Bamin Urmintu Satreskrim), Bripka Hilman Putandra Hidayat (Banit PPA Satreskrim), Bripka Luluk Andy Andryan (Banit Pidsus Satreskrim), Bripka Dedi Kurniyawan (Ps. Kanit Reskrim Polsek Kencong), Briptu M Kurniawan Tahta Zakaria (Banit Reskrim Polsek Kencong), dan Briptu Muhammad Sulton Wahid (Banit Reskrim Polsek Kencong).

Kapolres berharap semua anggotanya untuk selalu membantu Kapolsek dalam menjalankan tugas Kepolsian diwilayanya masing-masing agar lebih baik.

Bagi yang belum mendapatkan penghargaan jangan kecil hati, ungkap Kapolres.

“Kenapa kalo yang lain bisa saya tidak bisa?” tegas Kapolres memberikan motivasi kepada semua peserta apel pagi. (tim)