MALANG – Kebakaran terjadi di Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim). Kali ini, api membakar habis puluhan kios di Pasar Bululawang.
Petugas Damkar Kabupaten Malang, Samsul Bachtiar mengatakan, insiden ini terjadi pada Minggu dini hari (16/1/2022). Titik api pertama kali diketahui dari sebelah selatan pasar.
“Api diduga merembet dengan cepat lantaran di dalam kios menyimpan bahan mudah terbakar,” kata Samsul, Minggu (16/1/2022).
Samsul menambahkan, api merembet ke tengah pasar hingga menghanguskan puluhan kios. Untuk memadamkan api, pihaknya menerjunkan sembilan mobil damkar.
“Sembilan mobil damkar diterjunkan. Api berhasil padam setelah tiga jam,” sambung dia
Beruntung, lanjut Samsul, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Saat ini, polisi melakukan olah TKP untuk mencari tahu penyebab kebakaran.
“Belum tahu penyebab kebakaran, masih diselidiki. Untuk kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta,” urainya. (dhw/robhin)
KEDIRI – Mayoritas penduduk Desa Kayoran Kecamatan Semen Kabupaten Kediri bekerja di sektor pertanian , perkebunan dan pemelihara ternak, hal itu sangat tepat karena ditunjang adanya lahan yang masih luas dan sangat subur, sehingga memudahkan dalam penyediaan pakan ternak, juga budidaya pertanian.
Di Desa Kayoran, para petani bisa menanam padi dan jagung dua sampai tiga kali dalam satu tahun, sedang untuk perkebunan ditanami cengkeh, buah durian dan apokat.
Untuk memulihkan perekonomian yang diakibatkan Pandemi Covid-19, penduduk desa Kayoran yang bergabung di kelompok tani, mengajukan pinjaman ke BNI dengan bunga 00,6 persen tiap bulannya.
Dari sebagian yang ikut anggota kelompok tani, sekitar 123 orang mengajukan pinjaman sebesar 3.000.000, sedang 60 anggota tani peternak tidak lama lagi akan mendapat pinjaman sebesar Rp 200.000.000,_ dalam progam pemulihan perekonomian yang dicairkan melalui Bank BNI
Yitna, Kepala Desa Kayoran menghimbau agar masyarakat khususnya kelompok tani yang mendapat pinjaman agar mempergunakannya dengan sebaik mungkin.
Diuraikan oleh Yitna, masyarakat yang mendapat pinjaman akan mengembalikan dengan sistem bayar bunga sebesar 00,6 persen, yakni tiap bulannya sebesar Rp 500.000,dan dalam satu tahun menyicil pokok sebesar Rp 67.000.000, selama tiga tahun.
Tokoh masyarakat bidang pemuda, Suroto, menyarankan untuk semua anggota kelompok tani agar mentaati peraturan – peraturan yang telah ditentukan oleh Pemerintah dan tidak melanggar ketentuan yang berlaku, agar dikemudian hari progam – progam pemerintah bisa memulihkan perekonomian masyarakat.
“Saya berharap warga yang mendapat pinjaman, mematuhi segala peraturan yang ada, jika semua ini berjalan lancar, ekonomi masyarakat desa Kayoran semakin meningkat,” Himbau Suroto. ( Kar)
JEMBER – Relawan PMI Kabupaten Jember tak kenal lelah untuk membantu sesama. Belum lama selesai membantu korban banjir di perumahan Bumi Mangli Permai (BMP) dan Perumahan Mangli Resindence, relawan PMI kembali turun membantu masyarakat.
Kali ini giliran tim fogging yang melakukan fogging Perum Istana Tegal Besar Cluster Singosari, RT 4 TW 12 Kelurahan Tegal Besar Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember.
Relawan melakukan fogging setelah PMI kabupaten Jember mendapatkan laporan adanya korban nyamuk Demam Berdarah (DB) di perumahan tersebut. Setelah ada laporan, relawan PMI langsung menindaklajuti dengan melakukan assessment. Hasilnya, PMI memenuhi permintaan warga Perum Istana Tegal Besar Cluster Singosari.
Enam relawan PMI turun langsung ke Perum Istana Tegal Besar Cluster Singosari untuk melakukan fogging Sabtu (15/1).
“Ada permintaan fogging dari warga Perum Istana Tegal Besar Cluster Singosari karena ada salah satu anak yang terkena DB,” kata ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH.
Fogging dilakukan untuk membunuh nyamuk aedes aegypti agar tidak berkembang biak lebih luas lagi. Fogging dilakukan di rumah warga yang berradius sekitar 100 meter dari korban yang terserang DB. “Fogging dilakukan di sekitar rumah korban yang sudah dinyatakan positif DB dengan jarak sekitar 100 meter memutar,” imbuhnya.
Diperkirakan ada sekitar 120 rumah yang difogging relawan PMI Kabupaten Jember. Diharapkan fogging bisa menekan korban DB yang terus berjatuhan. Hampir tiap musim hujan, nyamuk aedes aegypti memakan korban. “Setiap musim hujan korban DB banyak. maka tim fogging PMI membantu pemerintah dengan melakukan pengasapan,” terangnya.
Namun, Zaenal mengingatkan bahwa fogging hanya salah satu cara untuk menekan perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti. Pasalnya, jentik-jentik nyamuk tidak akan mati saat di fogging. Sebab, jentik-jentik nyamuk itu berada di air, khususnya air yang bersih.
“Maka gerakan menutup, menguras dan mengubur benda-benda yang mampu menampung air tetap diteruskan,” imbuhnya.
Untuk itu, dia juga menghimbau masyarakat sendiri untuk melakukan gerakan 3 M. Diyakininya, gerakan 3 M itu bisa dilakukan sendiri masing-masing keluarga, kemudian bisa dilakukan secara bersama-sama. “Masyarakat juga harus sadar dengan lingkungannya, agar nyamuk aedes aegypti tidak berkembang,” imbuhnya. (Sony)
JEMBER – Siloam Hospitals Jember menggelar edukasi kesehatan dan praktek penanganan pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) untuk para pengemudi ojek online (ojol) dari komunitas Gojek di wilayah kota Jember.
Sebanyak 76 Komunitas driver yang tersebar di beberapa wilayah seperti Tanggul, Jember kota, Senduro, Umbulsari, Balung, Ambulu, dan sekitarnya berkesempatan mengikuti pelatihan, Kamis (13/01/2022) di Siloam Hospitals Jember.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk dari kepedulian dan tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility-CSR) Siloam Hospitals Jember pada masyarakat sekitar, sekaligus sebelumnya telah menjalin kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.
Rumah sakit yang berada di pusat kota Jember ini melakukan sosialisasi kepada 76 komunitas gojek yang tersebar di beberapa wilayah seperti Tanggul, Jember kota, Senduro, Umbulsari, Balung, Ambulu, dan sekitarnya dengan menghadirkan para ketua/perwakilan dari 76 komunitas yang ada.
Acara yang dibuka oleh dr. Rekki Budiono Susanto, MARS sebagai Direktur dari Siloam Hospitals Jember ini memberikan arahan kepada para peserta agar nantinya para driver yang banyak melakukan aktivitas di jalan raya ini tahu apa yang harus dilakukan saat menemukan kasus kecelakaan di jalan.
“Jadi rekan-rekan dapat membantu mengurangi resiko yang lebih parah pada saat menemukan korban kecelakaan, jangan sungkan atau takut untuk segera dibawa ke Siloam Hospitals karena alasan biaya mahal, Kami sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dan Tenaga Kerja,” tutur dr. Rekki Budiono Susanto pada sambutannya.
Adapun sebelum edukasi kesehatan penanganan Lakalantas, semua peserta yang hadir melakukan cek kesehatan secara gratis, agar dapat mengetahui gula darah, kolesterol, dan kondisi kesehatan serta keluhan yang dialami.
Pada materi yang disampaikan dr. Hantonius Sp.OT dokter Spesialis Ortopedi mengatakan bahwa 80% kegagalan penanganan pada kecelakaan akibat lalai dan terlalu lama dibawa ke rumah sakit.
“Banyak orang karena takut salah jadi tidak berani menolong korban, karena belum paham bagaimana tindakan P3K yang harus dilakukan, akhirnya hanya bisa menonton atau bahkan membiarkan pergi,” tuturnya.
Sementara itu dr. Fatkhul Adhiatmadja Sp.BS adalah Spesialis Bedah Saraf, mengatakan bahwa cedera pada kepala merupakan penyebab kematian tertinggi karena terjadi peningkatan tekanan di kepala akibat benturan dan atau pembengkakan. “Hal ini diakibatkan karena kepala adalah bagian yang memiliki sangat banyak syaraf,” ungkap Fatkhul.
Edukasi kesehatan bagi driver Gojek ini juga mendapat perhatian khusus dari pihak manajemen Go-jek yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Nanang Eka sebagai Branch Manager area Jember, dengan memberikan hadiah doorprize bagi 5 peserta driver masing-masing mendapatkan saldo go-pay sebesar Rp50.000.
“Harapan saya kedepannya agar pihak Siloam Hospitals Jember dapat secara rutin menggelar kembali acara seperti ini karena sangat bermanfaat bagi rekan-rekan driver dalam menambah pengetahuan dan hal baru saat di jalan raya,” tutur Nanang Eka.
Siloam Hospitals Jember berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan holistik melalui berbagai jenis pelayanan medis berkualitas, menggunakan perlengkapan dan peralatan kedokteran berteknologi modern, penanganan oleh para dokter spesialis, dokter umum, perawat, dan staff penunjang yang menerapkan standar tinggi dalam keamanan dan keselamatan pasien.(son)
CIMAHI – Bertempat di Kantor Kelurahan Melong dilaksanakan FGD dan Musrenbang Partisipatif yang di hadiri unsur pemerintahan dan Tokoh Masyarakat serta Ormas di Wilayah Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Sabtu (15/1/2022).
Dalam kesempatan tersebut tampak hadir Kepala BAPEDA merangkap BinWil Kelurahan Melong DR.Husein Rahmadi, Anggota DPRD Kota Cimahi, Supiyardi, Acep Jamaludin, Eko Sugiantoro, Camat Cimahi Selatan Dani Bastian dan Lurah Melong Koko Gober,S.E.,M.M.
Lurah Kelurahan Melong Koko Gober, S.E.,M.M., saat diwawancarai oleh awak media menjelaskan sisi strategis Kelurahan Melong sasaran pertama adalah bidang Fisik atau Infra Struktur, Pemerintahan, Ekonomi, Sosial dan Budaya
“Secara keseluruhan menunjang kebutuhan masyarakat, namun lebih condong ke sisi infrastruktur, sisi sosila, budaya dan Pemerintahan juga perlu diperhatikan juga untuk menjaga keseimbangan.” Kata dia.
Lebih lanjut dirinya berharap kondisi Kota Cimahi, dengan Tagline Cimahi Baru, Maju dan Berbudaya, bisa terakomodir dan sudah terakomodir.
“Sehubungan dengan bidang ini yang di awali dengan rembuk warga, lalu naik menjadi FGD dan Musrenbang Pengesahan di tingkat Kecamatan dan Tingkat Kota.” Imbuhnya.
Terkait masalah kebutuhan, semuanya 5 aspek itu memang dibutuhkan oleh warga Kelurahan Melong. Namun pihaknya selalu mengedepankan prioritas, yakni bidang fisik.
“Alhamdulillah pada tahun 2021 PPM Kota Cimahi, Program Unggulan dari beliau 2021-2022 Sudah terlaksana dengan baik. Semoga 2022 ini kembali PPM memperbaiki kebutuhan dari bidang-bidang yang lainnya sesuai dengan anggaran dari Kota Cimahi.” Ungkap Lurah Melong, Koko Gober,S.E.,M.M.
Pada kesempatan yang sama, Camat Cimahi Selatan, Dani Bastian memberikan dukungan Pelaksanaan FGD dan Musrenbang di Kelurahan Melong.
“Kami dari Kecamatan tetap mengawal Keguatan FGD ini, dimana ini momentum yang tepat bagi kita semuanya, khususnya masyarakat.”
Dani memyampaikan pihaknya juga menghadirkan anggota DPRD yang ada di dapil masing masing Kelurahan. Ia berharap semoga FGD ini merupakan usulan yang langsung dilakukan oleh masyarakat.
Dani menambahkan, hari ini usulan yang disampaikan oleh Pak Husein Rahmadi, banyak program kegiatan pemerintah yang sudah disampaikan kepada masyarakat, dimasa transisi ini bisa lebih mengena denga kebutuhan masyarakat.
Terakhir penegasannya adalah semoga FGD ini lancar serta diharapkan dalam FGD ini memunculkan Swadaya Masyarakat, karena program kegiatan ini menggunakan anggaran Pemerintah.
‘Mudah-mudahan masyarakat bisa mendukung program kegiatan ini beserta swadayanya.”Terangnya.
Sementaa Ketua LPM Kelurahan Melong, H.Bambang Setiono menegaskan bahwa dari 150 usulan akhirnya diambil 10 usulan dari kelima bidang.
“Usulan 5 bidang yakni fusik, ekonomi, sosial, budaya dan pemerintahan berjumlah 150 usulan, setelah kami saring akhirnya diambil 10 usulan dari kelima bidang tersebut.” Ujar H Bambang.
Untuk bidang sosial paling banyak usulan dibanding bidang yang lainnya. Dalam bidang fisik kebanyakan usulannya antara lain terkait masalah banjir, tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS).
“Melong belum memiliki TPS juga drainase, jalan setapak, oenerangan jalan untuk bidang fisik. Untuk bidang budaya ada 6 usulan diantaranya pelatihan seni, pendirian Imah Seni untuk menampung seni tradisi yang ada di Kelurahan Melong.” Ungkapnya.
Selain itu perlu ditambah sarana olah raga dimasukan ke bidang budaya juga, di bidang pemerintahan yakni pengajuan insentif Lembaga RT, RW, PiosYanDu, Karang Taruna dan LPM.
LUMAJANG – Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang menerima bantuan satu alat canggih dari Bank Negara Indonesia (BNI) yang dihadiri oleh Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol Erwinn Zainul Hakim dan Kabid TIK Polda Jatim Kombes Pol Adewira Negara Siregar.
Mesin robot dengan nama Ronaldo (Robot Nangkal Covid Omicron) itu, memiliki tinggi 1,5 meter dilengkapi dengan empat rak secara bersusun yang bisa membawa banyak barang maksimal 50 kilogram.
Robot ini berguna membantu para perawat dan Dokter untuk meminimalisir kontak dengan pasien covid-19 yang sedang menjalani isolasi.
“Tentunya dengan adanya mesin robot ini fungsi dari penggunaan APD bisa dikurangi, seperti kebutuhan untuk memeriksa, memberikan obat, dan makan kepada pasiean sehingga meminimalisir tenaga kesehatan terpapar covid-19,” kata Kombes Pol Erwin.
Erwin pun menjelaskan salah satu kemampuan dari robot ini yakni dapat berkomunikasi dengan pasien. Selain itu, robot ini juga cukup komunikatif dalam menerima keluhan dan kebutuhan daripada pasien di ruangan.
“Diharapkan kedepan akan ada pengembangan fungsi dari robot ini sehingga lebih komplek dan dikembangkan di semua RS Bhayangkara di Jatim,” tuturnya.
Sejatinya pembuatan robot ini sudah di gagas pada awal pandemi. Namun, biaya yang diperlukan tidak sedikit sehingga baru terwujud berkat support dana dari BNI. Pengerjaan robot Ronaldo ini dibantu oleh Tim Politeknik ITS dengan disesuaikan ide-ide dari RS Bhayangkara. (tim)
KOTA BATU – Kapolres Batu AKBP I Nyoman Yogi Hermawan melaksanakan kegiatan Press Realese terkait ungkap kasus terduga pembawa senjata api (senpi) rakitan bertempat di jalan Raya Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jum’at (14/1/2022).
Yogi mengatakan bahwa pada hari Kamis beredar video seseorang yang mengacungkan senjata ke udara di jalan Raya Pandanrejo Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
“Pada sore hari ini kami melaksanakan realese ungkap kasus tindak pidana seseorang yang memiliki senjata api tanpa ijin, sebagaimana kita ketahui bersama kemarin hari Kamis tanggal 13 Januari 2022, telah beredar video berdurasi kurang lebih sembilan detik, dimana disana terlihat seseorang yang mengacungkan senjata api ke udara, berada dipinggir jalan dan disebelah kendaraan bermotor R2,” ujar Yogi.
Tim Reserse Resmob Polres Batu telah berhasil mengungkap siapa orang yang menodongkan senjata api ke udara kurang dari 24 jam.
“Berawal dari rekaman video tersebut kemudian kami mengerahkan Tim Reserse Resmob melakukan penyelidikan, untuk mengungkap siapa orang yang menodongkan senjata api ke udara tersebut, alhamdulillah tadi malam kurang lebih pukul 23.00 Wib, kami berhasil mengungkap kasus tersebut dan sudah mengamankan satu orang dengan inisial MS,” ungkapnya.
Hasil dari penggeledahan di rumah terduga atau tersangka di dapati barang bukti berupa air soft gun dan revolver rakitan.
“Kami juga melaksanakan penggeledahan, didapatkan beberapa bukti di rumah tersangka atau yang berada di dalam penguasaan tersangka. Yang pertama ada senjata pistol air soft gun lengkap dengan pelurunya kaliber 5,5 mm berikut dengan gas pengisinya atau CO2, kemudian kami dapatkan satu revolver rakitan dimana di dalam silindernya terdapat tiga peluru yang belum ditembakkan. Selain di dalam silinder tersebut kami juga mendapatkan empat peluru lain dimana peluru tersebut juga merupakan peluru yang dimodifikasi jadi bukan peluru pabrikan,” paparnya.
Ia juga menyampaikan bahwa, pelaku mendapatkan senjata tersebut dari sesorang yang tidak dikenal melalui pembelian COD.
“Menurut keterangan tersangka bahwa, pelaku mendapatkan senjata tersebut dari seseorang yang tidak dikenal melalui pembelian COD menggunakan akun media sosial tertentu, dibeli dengan harga Rp. 1.200.000,-. Alasan atau motif pelaku kemarin menodongkan senjata ke udara adalah karena pelaku merasa sebelumnya diserempet oleh pengendara lain sehingga pelaku kemudian meminggirkan kendaraannya dan menodongkan senjata ke udara tapi tidak sempat meletuskan senjata,” ungkap Yogi.
Pelaku atau tersangka beralasan memiliki senjata tersebut untuk berjaga-jaga membela diri serta untuk koleksi.
“Alasan pelaku memiliki senjata api, sementara ialah untuk berjaga-jaga bela diri dan juga untuk koleksi. Pelaku merupakan warga Kota Batu yang beralamat di Bumiaji, kemudian kami juga mengamankan kendaraan bermotor, helm, pakaian, tas dan sandal gunung yang digunakan pelaku yang tampak dalam rekaman video,” lanjutnya.
Karena membawa dan memiliki senjata api tidak berijin, pelaku diancam dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup.
“Terhadap pelaku akan kami jerat dengan pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat tahun 1951 dengan ancaman pidana hukuman mati atau seumur hidup, setinggi-tingginya 20 tahun penjara. Kami masih mengembangkan kasus ini terhadap beberapa orang atau pihak-pihak atau yang mungkin berkorelasi dengan kepemilikan senjata api ini,” pungkas Yogi. (tim)
SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo mencatatkan produk kupang lontong, tari Banjar Kemuning, musik Patrol dan udeng Pacul Gowang dalam Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Dirjen Kekayaaan Intelektual Kemenkumham RI. Pagi tadi surat pencatatan inventaris Kekayaan Intelektual Komunal Dirjen Kekayaaan Intelektual Kemenkumham RI diserahkan langsung oleh Plt. Dirjen Kekayaan Intelektual Ir. Razilu M.Si kepada 4 orang komunitas usaha yang didampingi Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor S.IP di pendopo Delta Wibawa, Jumat (14/1).
Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor bangga empat produk budaya Sidoarjo telah memiliki Hak Cipta dan Kekayaan Intelektual Komunal. Hal tersebut sebagai bentuk pengakuan dan penghargaan bagi Kabupaten Sidoarjo. Menurutnya hal semacam ini akan menjadikan pelecut bagi Kabupaten Sidoarjo untuk memetakan semua potensi yang ada.
“Ini merupakan kebanggaan bagi kami sekaligus pelecut bagi Kabupaten Sidoarjo untuk memetakan semua potensi asli Sidoarjo,” ucapnya.
Dikatakannya masih banyak potensi daerah yang bisa didaftarkan HKI. Namun usaha untuk mendapat pengakuan itu masih belum optimal. Dirinya akan terus mendorong agar semakin banyak produk Sidoarjo mendapatkan HKI. Apalagi Kabupaten Sidoarjo terkenal sebagai kota UMKM. Minimal satu produk satu HKI.
“Pendaftaran hak kekayaan intelektual perlu didorong lagi, minimal satu sehingga barang yang dimiliki Sidoarjo tidak diakui oleh daerah lain,” ucapnya.
Sementara itu Plt. Dirjen Kekayaan Intelektual Ir. Razilu mengatakan HKI menjadi indikator utama menentukan peradaban suatu bangsa. Dikatakannya bangsa-bangsa yang maju sangat menghargai kekayaan intelektual. Menurutnya kekayaan intelektual juga menjadi ciri negara maju.
“Di Indonesia kita mulai menata hal itu untuk menghargai kekayaan intelektual,”ucapnya.
Razilu mengatakan sosialisasi maupun seminar HKI akan terus dilakukan. Hal itu untuk mewujudkan Indonesia maju 2024 melalui keberagaman kekayaan intelektual yang dimilikinya. Dikatakannya kekayaan intelektual juga sebagai alat pertumbuhan ekonomi. Hal tersebut terbukti ekonomi kreatif tidak terkena dampak dari pandemi Covid-19.
“Kalau kita tidak melirik kekayaan intelektual atau bahkan mengkesampingkan saya bisa pastikan (Indonesia) tidak bisa maju,” ucapnya. (Kominfo/Yl).
JEMBER – Puluhan karyawan dan pekerja kebun PTPN XII Kebun Mumbul Kabupaten Jember aktif sedekah darah dengan ambil bagian dalam kegiatan donor darah rutin dua atau tiga bulan sekali. Para relawan pendonor ikut donor darah yang dipusatkan di kantor PTPN Kebun Mumbul Jumat (14/1) pagi. Kegiatan rutin ini atas kerjasama PTPN XII Kebun Mumbul dan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember. Manajer PTPN XII Kebun Mumbul Imam Dwi Hartono menuturkan bahwa aksi sosial donor darah sudah rutin digelar. “Kegiatan donor darah sudah rutin digelar tiap dua atau tiga bulan sekali di kantor PTPN XII Kebun Mumbul,” kata alumni Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember (FTP Unej) tersebut.
Dia menjelaskan banyak dari karyawan dan pekerja PTPN XII Kebun Mumbul yang menjadi pendonor darah aktif. “Tiap ada kegiatan donor darah, banyak karyawan dan pekerja PTPN XII Kebun Mumbul yang ikut donor. Mereka sudah rutin ikut donor darah yang diadakan UDD PMI,” ungkap Imam Dwi.
Dia menilai, para pendonor dari PTPN XII Kebun Mumbul sudah merasakan manfaat menjadi pendonor aktif. “Yang jelas manfaatnya adalah bisa membantu sesama, setetes darah bisa menyelamatkan nyawa orang lain. Tiap donor juga diperiksa kesehatannya, sehingga tiap dua atau tiga bulan sekali terkontrol kesehatanya,” imbuhnya.
Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH mengucapkan banyak terima kasih kepada karyawan dan buruh PTPN XII Kebun Mumbul. “’Kami ucapkan banyak terima kasih kepada para relawan pendonor di PTPN XII Kebun Mumbul. Insyaallah darah yang disumbangkan sangat besar manfaatnya bagi pasien yang membutuhkan,” ujarnya.
H Zaenal, sapaan karibnya menyatakan bahwa UDD PMI Kabupaten Jember sudah sinergi dengan perkebunan-perkebunan di Kabupaten Jember dalam kegiatan donor darah. “Beberapa waktu lalu diadakan donor darah di PTPN XII Kebun Renteng, Jumat ini di PTPN XII Kebun Mumbul,” ujarnya.
Ke depannya, sambungnya, PMI Kabupaten Jember akan lebih aktif untuk mengajak perkebunan –perkebunan yang lain untuk aktif menyelenggarakan donor darah. ‘Ada kebun yang hanya saat tertentu adakan donor darah. Tapi ada juga yang sudah rutin seperti PTPN XII Kebun Mumbul,” terangnya. (Son)
LUMAJANG – Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin menyebut bahwa hunian sementara untuk masyarakat terdampak Erupsi Gunung Semeru sebagai model perkampungan relokasi yang ideal.
“Ini betul-betul pemukiman yang ideal, bagus, air minumnya setiap keluarga sudah disiapkan, bahkan pengolahan limbahnya juga, ini disiapkan dalam perencanaan yang terpadu. Ini model perkampuangan yang ideal,” ujarnya saat meninjau tempat relokasi di Desa Sumbermujur, Jum’at (14/01/2022).
Wapres Ma’ruf Amin mengapresiasi langkah Pemkab Lumajang dalam mempersiapkan pembangunan Huntara. Ia berharap agar pembangunannya bisa segera diselesaikan agar para pengungsi kembali hidup normal. “Tentu permintaan saya secepatnya sesuai dengan permintaan para pengungsi agar hari raya bisa ditempati,” pintanya.
Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq menjelaskan untuk kelangsungan perekonomian pasca bencana, ia mempersilakan lahan milik mereka tetap menjadi haknya namun dengan catatan peruntukannya bukan untuk hunian kembali. Selain itu ia juga akan membangun kandang terpadu agar masyarakat mendapatkan penghasilan dari itu.
“Kita saat ini sedang merencanakan pembangunan kandang terpadu, untuk pertanian lahan yang mereka miliki tetap menjadi lahan mereka. Tentu butuh waktu untuk mereka bercocok tanam kembali, mungkin bisa dijadikan tanaman perkebunan seperti sengon atau lainnya,” jelas bupati.
Bupati menargetkan dalam 1,5 bulan ke depan proses pembangunan Huntara dapat dirampungkan secara keseluruhan. Dalam prosesnya, pembangunan akan dikerjakan bersama-sama oleh seluruh relawan maupun non governmental organization (NGO).
“Secara bersamaan akan dibangun, semoga dalam waktu 1,5 bulan ini semoga secara keseluruhan bisa selesai, kita prioritaskan dulu yang mempunyai Balita, anak-anak dan Lansia. Secara beriringan jika pembangunan hunian sementara sudah, hunian tetapnya bisa langsung dilakukan pembangunan,” pungkasnya. (ydc)