Direktur PT. Berdikari Meubel Nusantara (BMN) Dwi Wahyu Aprianto Bersama tim mengunjungi Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, Jl. Gentengkali no 49 Surabaya, selasa (28/9), dalam rangka Kerjasama Sinergitas BUMN.
Dalam kunjungan tersebut, Dwi Wahyu Aprianto diterima Perum Perhutani Kepala Divisi Regional Jawa Timur Karuniawan Purwanto Sanjaya didampingi GM. Industri Kayu Budi Hermawan dan Kasi Utama Komunikasi Perusahaan Uhum Andayana.
Dalam kunjungannya Dirut PT. BMN Dwi Wahyu Aprianto mengatakan perlu tindak lanjut Kerjasama antara PT. BMN dengan Perum Perhutani terkait pasokan bahan baku kayu dalam bentuk RST untuk pemenuhan kapasitas produksi sampai dengan periode Februari 2022 yang terdiri dari Mahoni 773 M3, Pinus 1685 M3 dan Jati 759 M3.
Karuniawan Purwanto Sanjaya mengapresiasi PT. BMN yang mampu meningkatkan kapasitas produksinya sehingga bisa terjalin Sinergitas antar BUMN. Kerjasama ini mendorong bangkitnya industry kayu di perhutani dan jaringan pasar diluar negeri
Budi Hermawan juga mengatakan perlu kolaborasi Industri Kayu Perhutani Jawa Timur dengan PT. BMN.
Terakhir Dwi Wahyu Aprianto mengatakan akan mengunjungi Pabrik Perhutani Industri Kayu Jawa Timur, Kamis pagi tanggal 30/09/22 (Kom-PHT/Divre Jatim)
Perhutani Kadivre Jatim Terima Kunjungan Dirut BUMN PT. Berdikari Meubel Nusantara
Tinjau Kesiapan Pembukaan PON XX Papua, Kapolri Pastikan Pengamanan Berjalan Baik
JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kesiapan pengamanan jelang pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Stadion Lukas Enembe, Papua, Selasa (28/9/2021).
Panglima dan Kapolri meninjau langsung untuk memastikan pembukaan, pelaksanaan hingga penutupan pekan olahraga nasional tersebut berjalan dengan aman, damai dan lancar.
“Jadi baru saja kami melaksanakan rangkaian kegiatan gladi dan persiapan pengamanan yang dilaksanakan untuk pengamanan di venue maupun pembukaan yang dilakukan Bapak Presiden dan penutupan,” kata Sigit dalam tinjauannya.
Dengan meninjau secara langsung, Sigit memastikan bahwa pengamanan yang dilakukan oleh personel TNI-Polri sudah berjalan dengan baik. Pasalnya, aparat sudah bersiaga di tempat-tempat yang telah ditentukan guna menjamin keamanan pesta olahraga dalam negeri itu.
“Tentunya kami harapkan dengan adanya personel pengamanan yang sudah masuk dari mulai ring 1 sampai 4 diharapkan seluruh kegiatan pengaman PON berjalan aman, lancar dan baik,” ujar Sigit.
Selain pengamanan gangguan kamtibmas, mantan Kapolda Banten itu juga mengingatkan soal pentingnya menjaga kesehatan bagi masyatakat. Diantaranya adalah percepatan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan (prokes) di tengah pelaksanaan PON tersebut.
Salah satunya adalah percepatan vaksinasi. Mengingat, syarat untuk bisa menonton langsung pertandingan, masyarakat sudah harus mendapatkan suntikan vaksin.
“Kemudian imbauan kami terkait dengan kegiatan yang dilaksanakan kepada penonton hadir 25 persen kapasitas venue untuk penonton yang hadir telah vaksin 2 kali. Kami bersama Panglima telah membuka gerai vaksin di 4 wilayah venue dan diharapkan ini bisa direspon. Sehingga masyarakat selain proses vaksinasi berjalan dengan baik peluang untuk menonton karena merupakan persyaratan itu betul-betul bisa dilaksanakan dengan baik,” papar eks Kabareskrim Polri itu.
Oleh sebab itu, Sigit mengajak kepada masyarakat untuk segera datang ke gerai vaksinasi yang telah disediakan oleh TNI-Polri. Dengan begitu, pelaksanaan PON ke-XX dapat berlangsung dengan aman dari gangguan kamtibmas dan mencegah lonjakan pertumbuhan Covid-19.
“Kami imbau untuk masyarakat manfaatkan gerai vaksin TNI-Polri, Dinkes untuk bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Papua. Begitu juga operasi satgas yang lain terus kami perintahkan mengamankan sehingga pengamanan PON berjalan dengan baik,” tutup Sigit. (tim)
Fenomena Lain Pilkades Serentak Kabupaten Lumajang 2021
LUMAJANG – Akan ada yang beda pada pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) Kabupaten Lumajang 2021 yang bakal digelar pada Desember mendatang. Pasalnya, ratusan bakal calon Kades yang mendaftar di 32 Desa didominasi oleh lulusan SMA.
Dari 57 bakal calon Kepala Desa yang mendaftar, hanya 44 bakal calon masih lulusan SMP. Selebihnya, bakal calon dari kalangan sarjana berjumlah 14 orang, dan terakhir menyandang diploma 1 sampai 3 sekitar 4 orang.
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa DPMD Lumajang Mustajib mengatakan, pendaftaran bakal calon di semua desa hampir terisi seluruhnya.
“Hanya Desa Sombo, Kecamatan Gucialit, yang sampai saat ini masih kosong. Sementara, batas perpanjangan waktu pendaftaran kedua berakhir sampai 1 Oktober 2021,” kata Mustajib, Selasa (28/9/2021).
Fenomena ini sebetulnya bukan fenomena baru. Sejak dulu sudah ada. Namun pemberlakuan jenjang pendidikan terakhir kepala desa minimal harus lulusan SMP.
“Pendidikan dan belajar adalah sebuah kewajiban. Secara tidak langsung memengaruhi pemahaman birokrasi,” paparnya.
Namun demikian Mustajib menjelaskan, sekalipun berlatar belakang pendidikan SMA bahkan SMP, laporan yang diterimanya menyebutkan kebanyakan seluruh bakal calon itu memiliki pengalaman di birokrasi yang tidak boleh diremehkan.
“Ada dulunya sempat menjadi perangkat desa, incumbent, dan banyak profesi lainnya;” imbuh Mustajib.
Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Lumajang Suhanto mengatakan, jabatan kades merupakan jabatan ketokohan yang mempengaruhi kebirokrasian.
“Artinya, bukannya masalah pendidikan tersebut tidak penting, tetapi apabila terjadi kekurangan dalam urusan pemerintah, hal itu bisa dibantu oleh sekretaris desa beserta perangkat desa,” ujarnya.
Sementara penilaian umum yang muncul dari berbagai kalangan mengomentari; calon Kepala Desa yang pendidikannya lebih tinggi memiliki nilai tambah dibanding calon yang pendidikannya lebih rendah. (bam/red)
Kirim Surat ke Jokowi, Kapolri Ingin Tarik Pegawai KPK Tak Lolos TWK jadi ASN di Bareskrim
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat bicara mengenai isu ditariknya 56 pegawai KPK yang tak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Polri. Sigit pun menyebut rencana perekrutan 56 orang tersebut guna memperkuat organisasi Polri, khususnya di bidang tindak pidana korupsi (tipikor).
“Rekam jejak dan pengalaman di tipikor sangat bermanfaat untuk memperkuat jajaran organisasi Polri yang sedang kita kembangkan,” kata Listyo di Papua, Selasa (28/9/2021).
Mantan Kapolda Banten ini menjelaskan awal mula rencana perekrutan 56 pegawai KPK menjadi ASN Polri. Dirinya awalnya berkirim surat kepada Presiden Jokowi mengenai rencana tersebut.
Sigit menyebut 56 pegawai KPK tersebut dibutuhkan sebagai upaya pencegahan tindak pidana korupsi dalam rangka mengawal program penanggulangan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional dan kebijakan strategis yang lain.
“Oleh karena itu kami berkirim surat kepada pak Presiden untuk memohon terhadap 56 orang yang melaksanakan tes TWK yang tidak lulus dan tak dilantik jadi ASN KPK untuk bisa kita tarik kemudian kita rekrut jadi ASN Polri,” katanya.
Lebih lanjut, surat permohonan tersebut sudah direspons Presiden Jokowi melalui Mensesneg dan menyatakan kesetujuan akan rencana tersebut.
“Kemarin tanggal 27 kami dapat surat jawaban dari pak Presiden melalui mensesneg secara tertulis prinsipnya beliau setuju 56 orang pegawai KPK untuk bisa menjadi ASN Polri,” ucapnya.
Setelah itu, Presiden Jokowi meminta Polri menindaklanjuti rencana tersebut dan berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (KemenPAN-RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Proses sedang berlangsung mekanismenya seperti apa sedang kita diskusikan bisa merekrut 56 orang tersebut menjadi ASN Polri,” katanya. (red)
Polres Lumajang Mulai Berlakukan Aplikasi Peduli Lindungi bagi Pengunjung
LUMAJANG- Sejak hari ini Polres Lumajang mulai berlakukan cek barcode Aplikasi Peduli Lindungi bagi anggota dan pengunjung Polres Lumajang yang masuk dan keluar mapolres Lumajang. Senin (27/9/21)
Pemberlakuan cek barcode bagi siapa saja yang berkunjung ke Polres Lumajang ini dimaksudkan untuk lebih menekan angka penularan Covid-19 di Lingkungan Polres Lumajang dan pada umumnya di Kabupaten Lumajang.
Kebiasaan baru tersebut sengaja diluncurkan oleh Polres Lumajang sebagai contoh positif bagi instansi lain maupun tempat tempat umum yang dikunjungi masyarakat.
Wakapolres Lumajang Kompol Kristiyan B. Martino, S.I.K, S.H. M.M. saat dikonfrimasi Tim Obor menyampaikan bahwa pemberlakuan cek barcode ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, bahwa di masa pandemi ini Polres Lumajang menjamin wilayah kerjanya dapat menekan pertambahan angka penularan covid-19.
“Ya, mulai hari ini pelayanan Polres Lumajang kami tingkatkan, dengan pemberlakuan cek barcode, dengan maksud memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa di tempat kerja kami dapat mengendalikan penularan covid-19,”ulas Kristiyan.
“Awal kami berlakukan kepada seluruh anggota Polres Lumajang yang masuk dan keluar kantor, selanjutnya kepada masyarakat yang berkunjung ke Polres juga wajib memiliki aplikasi Peduli Lindungi ini, kami masih memberikan toleransi bagi masyarakat yang kebetulan datang namun belum memiliki aplikasi ini pada HPnya, sekaligus nantinya akan kami berikan sosialisasi dan langsung bisa mengakses aplikasi Peduli Lindungi, kami juga sediakan fasilitas Internet gratis sehingga dapat memudahkan para pengunjung untuk mengunduh aplikasi tersebut,”imbuhnya.
Pemberlakuan aplikasi Peduli Lindungi di Polres Lumajang ini adalah langkah awal di Kabupaten Lumajang yang selaras dengan anjuran Pemerintah demi menekan angka penularan covid-19.
Lantas bagaimana jika masayarakat belum mendapatkan vaksin, Kristiyan menjelaskan bahwa diharapkan masyarakat segera mendatangi gerai-gerai pelayanan vaksinasi untuk mendapat vaksin dan setelah divaksin agar segera pula mengunduh aplikasi Peduli Lindungi.
“Kami tidak henti-hentinya menghimbau dan mengajak masyarakat agar segera melaksanakan vaksin, jangan ragu dan segan untuk mendatangi Gerai Vaksinasi Merdeka yang kami gelar bersama TNI dan Pemerintah Daerah, karena nantinya kita akan dibiasakan dengan kebiasaan baru selain disiplin prokes kita juga wajib memiliki aplikasi Peduli Lindungi untuk mendapat pelayanan baik pada instansi maupun tempat umum semisal mall, pasar, toko dan lainnya, jangan sampai nanti terkendala karena belum vaksin atau tidak dapat menunjukkan keterangan vaksinasi,”tambahnya.
“Kami Polres Lumajang berharap seluruh masyarakat mendukung pemberlakuan cek barcode tersebut, dengan mulai mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi di HP masing-masing, caranya mudah tinggal mengunduh aplikasi di playstore kemudian login/mendaftar dengan memasukkan nama dan nomor NIK serta mengikuti setiap petunjuk pada aplikasi tersebut,”terang Kristiyan.
“Manfaatnya banyak, kita akan tidak ragu jika masuk di tempat-tempat umum yang sudah memberlakukan aturan ini, kemudian kita dapat mengetahui status kita tentang vaksinasi, kapan kita harus vaksin lagi dan kita juga dapat mengetahui tipe zona suatu wilayah jika kita bepergian segingga kita lebih waspada dan disiplin menerapkan prokes, selain itu banyak sekali informasi penting tentang covid-19 yang dapat kita akses pada aplikasi Peduli Lindungi ini,”tutup Kristiyan. (hum)
1753 Buruh Tani Tembakau dan Buruh Pabrik Rokok Diusulkan Terima BLT DBHCHT Lumajang
Lumajang-Gempurnews.com. 1753 buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok di Lumajang diusulkan menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Murdiyanto menjelaskan bahwa total ada 1.697 buruh tani tembakau dan 56 buruh pabrik rokok yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang. Dalam prosesnya, verifikasi calon penerima dilakukan oleh Bagian Perekonomian dan SDA melibatkan Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), Dinas Pertanian dan IDS.
“Dari hasil verifikasi kami bersama tim ada 1.697 calon penerima dari buruh tani tembakau, untuk buruh pabrik ada 56 orang calon penerima,” jelasnya saat ditemui di kantornya, Selasa (28/09/2021).
Murdiyanto menjelaskan bahwa penerima BLT DBHCHT dikhususkan bagi buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok. Dalam 1 Kartu Keluarga yang sama maksimal 2 orang yang berhak menjadi penerima bantuan tersebut.
“Jadi memang sesuai petunjuknya spesifikasi penerima untuk buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok tidak dipengaruhi meskipun mendapatkan bantuan yang lain. Ini sebagai usaha dari teman-teman APTI untuk memperjuangkan kesejahteraan buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok,” jelasnya.
Ia berharap pemberian bantuan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan buruh pabrik rokok maupun buruh tani tembakau di Lumajang. Dengan bantuan tersebut diharapkan pula daya beli masyarakat akan meningkat setelah sempat melemah akibat pandemi Covid-19 sehingga perekonomian semakin membaik.
Kabag Perekonomian dan SDA Setda Lumajang tersebut menjelaskan bahwa masing-masing nantinya akan menerima BLT dari DBHCHT sebesar Rp 300 ribu per bulan selama 8 bulan terhitung mulai Mei 2021.
Bantuan ini nantinya akan didistribusikan melalui bank yang ditunjuk Pemkab berupa pembuatan rekening karena khawatir terjadi kerumunan apabila disalurkan secara langsung. Direncanakan bantuan tersebut akan disalurkan melalui Bank Jatim.
“Saat ini sudah tahap akhir, harapan kami segera mungkin dicairkan sesuai dengan hasil verifikasi yang telah kami lakukan,” harapnya.
Sementara itu, Sekretaris APTI, Rudi Hendro menyambut baik program BLT DBHCHT tersebut. “Kami bergairah bisa membantu pekerja kami dengan adanya BLT ini, harapannya tidak hanya untuk tahun ini saja, tahun-tahun berikutnya tetap ada,” harapnya. (Kominfo-lmj/Ydc/Fd)
SMPN 2 Kertosono Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Dengan Prokes Ketat
NGANJUK — Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kertosono sejak tanggal 16 September 2021 melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT).
Hal itu dilaksanakan berdasarkan Koordinasi dari Tim Satgas Covid -19 Pemkab Nganjuk dan Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk pada hari Senin, 30 Agustus 2021.
Pihak MKKS SMP Negeri Kabuoaten Nganjuk menganjurkan untuk SMP seluruh kabupaten Nganjuk melaksanakan PTMT secara terbatas dan bertahap.
Kepala Sekolah SMPN 2 Kertosono, Tri Wahyudi,S Pd., M.Pd. membentuk Tim Satgas Covid – 19 tingkat sekolah yang bertujuan mengawal dan mengawasi pelaksanaan PTMT secara ketat, mulai dari Penggunaan masker, cek suhu badan saat siswa dan guru datang.
Kemudian kebiasaan cuci tangan, sampai pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dikelas yang harus menerapkan jarak sehingga terhindar dari berkumpulnya siswa maupun guru.
Dalam kegiatan cek suhu SMPN 2 Kertosono sudah menggunakan Thermogan berdiri yg membuat siswa dan guru lebih mudah dalam pengecekanya.
Untuk mengantisipasi serta evaluasi kegiatan tersebut, pihak satgas sekolah membuat laporan mingguan serta absensi kehadiran siswa secara periodik yang dilaporkan ke Dinas Pendidikan.
Dalam realisasinya, SMPN 2 Kertosono menggunakan dua shif, yaknni 50 persen siswa mulai kelas 7, 8, dan 9 masuk dalam minggu ke-1 dan 50 persen lainya masuk minggu ke-2 ha ini dilaksanakan sampai ada sampai ada regulasi berikutnya.
Sedangkan waktu belajar per jam pelajaran hanya 30 menit sebanyak 6 jam pelajaran per hari, hal itu diterapkan untuk menghindari kerumunan, dengan jam awal masuk antara kelas 7, 8, dan 9 dibuat selisih 30 menit begitu juga untuk pulangnya.
Selain itu disediakan handsanitizer setiap ruang kelas dan dilaksanakan penyemprotan desinfektan diruang kelas secara berkala, juga untuk para siswa di fasilitasi berupa masker, faceshield dan handsanitizer secara individu Dann itu disediakan secara gratis.
Apabila ada siswa yang sakit untuk penangananya yaitu dengan membawa siswa berobat ke puskesmas terdekat atau diantar pulang kerumah.
Dalam kegiatan ini pihak sekolah juga membuat persetujan ke pihak orang tua atau wali murid dengan mengisi surat pernyataan untuk mengijinkan atau tidak mengijinkan, serta dibuatkan MOU antara Sekolah dan pihak Komite Sekolah.
Rangkaian PTMT SMPN 2 Kertosono yang sudah menjadi komitmen dan didukung etos kerja serta pengabdian dari para guru tersebut, mendapat apresiasi dari para wali murid.
Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar sehingga tujuan pendidikan bisa tercapai dengan maksimal, seperti yang kita harapkan bersama, Ujar kepala sekolah Tri Wahyudi, SPd., M.Pd. (Anwar Sinurat)
Gus Firjaun Wabup Jember, Humoris Yang Mengedepankan Keterbukaan
JEMBER — Beberapa tamu yang bertamu ke rumah dinas Wakil Bupati Jember, banyak membawa kesan positip, disamping Wakil Bupatinya orangnya gampang akrab, tetapi juga senang bergurau (guyon), akan tetapi sangat serius kalau sudah membahas tugas yang menyangkut kepentingan masyarakat.
Hal itu diungkapkan oleh beberapa tamu yang selesai melakukan silahturami di rumah dinas beliau.
Rumah dinas Wakil Bupati Jember, Gus Firjaun yang terletak di Jalan Gajah Mada Jember tidak pernah sepi dari tamu, baik tokoh masyarakat, maupun masyarakat biasa.
Seorang tamu, H.M. Ismoe yang ditemani oleh beberapa temannya, menceritakan suasana keakraban Wakil Bupati kepada setiap tamunya.
Diceritakan obrolan santai yang luar biasa, di sela-sela obrolan selalu ada tawa, canda, dan humoris disertai arahan petunjuk yang positif disela sela guyonannya.
Inilah Wakil Bupati yang sangat akrab dengan rakyatnya, ujar H.M. Ismoe.
Setali tiga uang, salah satu tamu yang kebetulan saling ketemu dirumah dinas wakil bupati tersebut, H. Rosyid, menyampaikan rasa syukurnya memiliki seorang pemimpin yang mau berbagi waktu dan diskusi dengan rakyatnya.
Inilah Wabup kita, yang bisa akrab dengan rakyatnya, ujarnya H. Rosyid atau yang lebih akrabnya dipanggil H Dhida, yang pada malam itu ikut silahturahmi.
Gus Firjaun mengatakan dalam obrolan malam itu, bahwa dirinya dengan Bupati selalu mengedepankan keharmonisan, serta saling mengingatkan dalam tugas- tugas kesehariannya, untuk bisa bersama membangun dan membangkitkan Kabupaten Jember bersama-sama dengan Masyarakat.
Dikatakan pula, bahwa titik kritis yang sering terjadi pada pemangku jabatan berpangkal dari permasalahan kewenangan.
H.M. Ismoe menjadi puncak dalam obrolan silahturahmi malam itu, sempat menyampaikan kalimat yang agak lucu akan tetapi hal itu menambah suasana lebih santai dan gayeng
“Gus, stok Rokok STnya apa masih ada?” kata H.M. Ismoe. Memang kebetulan H.M. Ismoe sendiri selain ASN juga mitra Rokok Obat Sehat Tentrem Untuk Indonesia Raya yg dimiliki oleh KH. Muhtar Mu’thi Pondok Pesantren Maj’maal Bahrain Ploso Jombang Jawa Timur,
Menanggapi pertanyaan tersebut, Gus Firjaun menjawab, dengan menunjukkan bahwa rokoknya tinggal dua bungkus.
“lho, kebetulan saya kehabisan stok hanya tinggal dua pak yang nanti saya bawa ke luar kota jelas habis, sampean kok ngerti lek rokokku habis?” (kamu kok tahu kalau rokok saya habis), Gus Firjaun menjawab dengan tawa dan canda.
iki seng Wali aku opo sampean sakjane ( ini yang Wali kamu atau saya yang benar ), celoteh Gus Firjaun yang membuat tertawa semua tamu yang ada dalam ruangan tersebut.(Sony)
Ingatkan Penipuan Janjikan Kelulusan
PEMALANG – Membuka seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Non-guru, Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo mengingatkan agar peserta seleksi tidak mempercayai oknum/pihak yang menjanjikan kelulusan.
“Jangan pernah mempercayai pihak manapun yang menjanjikan kelulusan, karena saya pastikan hal tersebut merupakan bentuk penipuan.” tegasnya.
Bupati Agung secara resmi membuka pelaksanaan ujian SKD dan kompetensi PPPK Non-guru di halaman BKD Kabupaten Pemalang, Senin (27/9/2021).
Seleksi diikuti 494 peserta dengan rincian 76 peserta pada formasi CPNS, dan 418 peserta pada pelamar PPK Non-guru.
Ujian SKD dan kompetensi PPPK Non-guru dilaksanakan dengan metode Computer Assisted Test (CAT), sehingga hasilnya dapat langsung diketahui bersama.
Menurut Agung, hal itu menunjukkan adanya transparansi dalam pelaksanaan ujian sehingga meminimalkan adanya kecurangan. “Seleksi ASN ini diselenggarakan dengan transparan, objektif, adil, serta bersih dari KKN.” ungkap Agung.
Memotivasi peserta, Agung mengajak peserta agar memiliki kepercayaan diri dalam mengerjakan ujian.
Maksimalkan kemampuan diri saudara dalam mengerjakan soal-soal yang ada, janganlah terpengaruh oleh peserta lain, karena yang dapat menentukan lulus atau tidaknya adalah saudara.
“Saya tekankan kembali kepada saudara, bahwa tidak ada yang dapat membantu kelulusan saudara kecuali usaha saudara sendiri dan atas ridho Tuhan Yang Maha Esa.” tegas Agung.
Ketua Tim Pengadaan CPNS Kabupaten Pemalang Formasi Tahun 2019 sekaligus Kepala BKD Kabupaten Pemalang Sugiyanto mengungkapkan, ujian dilaksanakan mulai tanggal 27 sampai 30 September 2021, mulai jam 08.00 – 17.00 WIB.
Pada hari pertama dilakukan dua sesi, sedangkan pada hari berikutnya akan dilaksanakan 3 sesi ujian.
Acara pembukaan dihadiri oleh Wakil Bupati Pemalang Mansur Hidayat, Perwakilan DPRD Kab. Pemalang, Koordinator Tim Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar Kanreg I BKN Yogyakarta Saguh Witono, Sekretaris Daerah Kab. Pemalang Moh. Arifin dan Kepala Perangkat Daerah terkait. (tob/red).
Desa Randupitu Gelar Musdes Penyusunan RKPDes Tahun 2022
PROBOLINGGO – Pemerintah Desa Randupitu Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo pada Selasa, 28 September 2021 melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan RKP Desa tahun 2021 yang digelar di Kantor Balai Desa Randupitu Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo.
Musdes tersebut dihadiri oleh Satuan Kerja Kecamatan Gending diantaranya, Camat Gending yang diwakili oleh Sekcam Gending, Kasi PMD Kecamatan Gending, Babin Kamtibmas, Pendamping Desa, BPD, Pj Kepala Desa Rabdupitu, Perangkat Desa Randupitu Ketua RT dan Ketua RW serta tokoh masyarakat desa Randupitu Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo berlangsung tertib dan aman.
Pj. Kepala desa Randupitu, Bambang Misnaji, S. Sos menjelaskan bahwa Musdes ini diagendakan dalam rangka Penyusunan Rancangan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) sesuai dengan Surat Edaran Sekretaris Dearah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, tentang Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa dan Rencana Kerja Pemerintah Desa
Rapat yang dipimpin oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dilanjutkan paparan dari Muspika Kecamatan Gending yang disampaikan oleh Sekcam Kecamatan Gending.
Menurut Muspika Kecamatan Gending bahwa Penyusunan Rancangan Pembangunan Desa tahun 2022, merupakan tahapan untuk memetakan pembangunan dan kebutuhan desa di tahun yang akan datang. Penyusunan RKP Desa ini diambil dari gagasan semua unsur yang ada didesa dan hal ini sangatlah penting, karena semua masyarakat di desa bisa menyampaikan aspirasinya untuk kemajuan desa, baik dalam sektor pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. (Watik)


