Home Blog Page 1711

Bupati Jember Bersama PPNI Gelar Doa Bersama

JEMBER – Doa bersama digelar Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Cabang Jember secara daring dari Pendopo Wahyawibawagraha yang diikuti Bupati Jember, Ir. H. Hendy Siswanto, Rabu (14/07/2021) malam.

Dalam kesempatan ini, Bupati Hendy ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para perawat yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menangani pasien Covid-19.

“Pekerjaan perawat adalah pekerjaan yang sangat mulia, tinggal ditambahkan bisa ikhlas dan tulus, insyaallah surga-Nya akan didapatkan,” kata Bupati Hendy.

Bupati Hendy juga menyampaikan meski pemerintah telah melakukan PPKM Darurat, namun kesadaran, kedisiplinan, serta kepatuhan masyarakat Jember akan protokol 5M masih belum bagus.

Peran berbagai pihak, termasuk tenaga kesehatan sangat kami harapkan untuk memberikan edukasi serta penyuluhan kepada masyarakat untuk menyukseskan PPKM darurat ini, agar masyarakat benar-benar memahami bahwa pandemi Covid-19 masih ada.

“Adanya PPKM darurat ini menggambarkan bahwa situasi memang benar-benar darurat. Kepada para perawat yang setiap harinya merawat pasien Covid-19, tetap jaga kesehatan, jaga protokol kesehatan dengan ketat, dan berdoa,” sambungnya.

Melalui doa bersama ini diharapkan Pandemi Covid-19 segera selesai dan tenaga kesehatan termasuk perawat senantiasa diberikan kesehatan untuk bisa bekerja merawat pasien. (son)

Razia Operasi Yustisi, 16 Orang Jalani Swab, 1 Diantaranya Terkonfirmasi Covid – 19

LUMAJANG – Sedikitnya 16 orang menjalani swab antigen, dan1orang diantaranya terkonfirmasi Covid – 19, setelah petugas gabungan Kabuaten Lumajang menggelar operasi yustisi pada Rabu malam, (14/7/2021).

Dalam operasi yustisi tersebut, petugas gabungan dari jajaran TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, BPBD dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, berpencar ke lokasi sasaran operasi.

Total hingga saat ini tercatat 183 orang yang menjalani swab di lokasi razia 6 diantaranya terkonfirmasi positif Covid – 19, terhitung sejak awal pemberlakuan PPKM Darurat sejak 3 Juli kemarin.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno S.I.K M.Si, dikonfirmasi melalui Paursubbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan petugas terbagi menjadi dua regu, dari kawasan kota hingga ke kawasan pinggiran Kabupaten Lumajang.

“Regu terbagi memiliki dua tupoksi berbeda, regu satu bersiaga di pos penyekatan masuk Kabupaten Lumajang, sementara regu dua, menggelar operasi yustisi,” papar Ipda Andrias Shinta, Kamis siang (15/7/2021).

Dari hasil swab di lokasi razia, kondisi yang terkonfirmasi positif Covid-19, dilakukan upaya penyelamatan dan dirujuk ke tempat karantina sesuai dengan mekanisme protokol kesehatan.

“Yang hasil tesnya positif, kami bersama tim kesehatan dari Dinkes Kabupaten Lumajang, langsung melakukan upaya penyelamatan sesuai protokol kesehatan sembari merujuk yang bersangkutan ke tempat karantina sesuai mekanisme yang ada,” ucap Ipda Shinta.

Sementara pada masyarakat yang kedapatan melanggar aturan protokol kesehatan, diberi sanksi hukuman bervariatif, berupa push up, Dengan catatan, pasca menjalani swab antigen dan hasilnya negatif.

“Dari 22 pelanggar prokes, 14 orang diberikan sanksi tilang oleh Satpol PP dan menjalani sidang online hari Jumat di Gedung Sujono Lumajang.” jelasnya. (tim)

Bupati Bondowoso, Melalui Dinsos Akan Berikan Bantuan Bagi Para Pekerja Terdampak (PPKM) Darurat

BONDOWOSO – Bupati Bondowoso, Salwa Arifin menyampaikan Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Bondowoso melalui Dinas Sosial akan memberikan bantuan bagi para pekerja terdampak Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, “paparnya kamis,(15/07/2021).

Bupati menyampaikan bantuan uang ini diberikan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat yang terdampak PPKM Darurat yang berupa uang tunai selama dua bulan kedepan.

Lanjut Bupati bahwa yang akan mendaptkan bantuan adalah  tukang becak, pedagang kaki lima (PKL), pekerja cafe yang terpaksa tutup, pekerja bendi sopir dan kernet angkutan umum, pekerja mainan di Alun-alun Ki Bagus Asra, pedagang asongan di sekolah-sekolah.

Dijelaskan bahwa hal tersebut  telah selesai dibahas melalui rapat koordinasi inten antar tim anggaran untuk menghindari kesalahan.

“Dengan adanya bantuan itu saya harap nantinya dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak langsung oleh PPKM Darurat, “paparnya.

Di tempat yang sama, Plt. Kepala Dinas Sosial Saifuddin Suhri, membenarkan apa yang disampaikan Bupati, anggaran tersebut akan diambilkan di APBD II kabupaten, dari BTT (Biaya Tidak Terduga) milik Bupati Bondowoso.

Menurutnya nilai bantuan untuk masing-masing penerima masih dirapatkan.

“Untuk penyaluranya, kami pastikan tidak akan terjadi tumpang tindih batuan, karena data yang ada sudah kami cek dan diverifikasi,” tegasnya.

Ditegaskan kendati sopir angkot menjadi sasaran bantuan kalau sudah mendapatkan bantuan maka tidak akan dapat dari program itu.

“Bantuan ini murni untuk yang terdampak PPKM Darurat. Dalam minggu ini akan terealisasi,” katanya.

Disampaikan terperinci jumlah penerimanya yakni
sopir dan kernet angkot 130 orang, PKL dan pedagang asongan di Alun-alun Bondowoso 303 orang.

Kemudian, PKL dan pedagang asongan di Jembatan Ki Ronggo 29 orang, PKL dan pedagang asongan di SMAN 2 Bondowoso 21 orang, tukang becak 59 orang, pekerja bendi wisata 11 orang.

“Termasuk juga pekerja permainan anak di Alun-alun 50 orang dan karyawan Cafe 150 orang,”pungkasnya.(tim).

Mobilitas di Tol Pasteur Menurun, Kapolri Terima Kasih ke Warga Karena Patuhi PPKM Darurat

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut bahwa mobilitas masyarakat di Tol Pasteur, Jawa Barat, mengalami penurunan di minggu pertama dan kedua, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Dilaporkan tadi bahwa terjadi penurunan terkait mobilitas masyarakat yang melintas dari Pasteur minggu pertama turun kurang lebih 23 persen dan minggu kedua kurang lebih 20 persen,” kata Sigit saat meninjau pos penyekatan PPKM Darurat di Gerbang Tol Pasteur, Jawa Barat, Kamis (15/7/2021).

Dengan adanya penurunan mobilitas itu, Sigit menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat karena telah menaati dan memahami penerapan PPKM Darurat.

“Sekali lagi saya terima kasih kepada masyarakat terkait pemahaman dan kepatuhannya terhadap peraturan PPKM Darurat dimana angkanya terus berkurang mohon untuk dipertahankan,” ujar mantan Kapolda Banten ini.

Menurut Sigit, penurunan mobilitas juga dikarenakan faktor masyarakat saat ini telah memahami ketentuan soal kritikal, esensial dan non-esensial. Sehingga, dalam perjalanannya sudah tidak adalagi polemik terkait dengan penyekatan tersebut.

“Terkait dengan polemik dilapangan juga hampir tak ada karena masyarakat sangat paham karena hal ini saya kira sangat bagus tentunya saya minta untuk rekan-rekan media terus membantu mensosialisasikan terkait apa yang dimaksud sektor kritikal dan esensial dan non-esensial supaya masyarakat mengenal betul,” tutur eks Kabareskrim Polri itu.

Sigit kembali mengingatkan kepada masyarakat bahwa penyekatan dilakukan untuk menekan laju pertumbuhan virus corona yang belakangan meningkat. Hal itu juya dilakukan guna melindungi dan keselamatan masyarakat dari penyebaran Covid-19.

“Apabila nanti laju pertumbuhan Covid bisa kita kelola kemudian sudah kita minta vaksinasi digencarkan maka akan terjadi satu titik dimana perlahan-lahan kegiatan ini akan kami kendorkan,” ucap Sigit.

“Sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas. Sekali lagi apa yang kita lakukan pasti membuat masyarakat tidak nyaman, tapi ini semua kita lakukan untuk menjaga keselamatan masyarakat agar tidaj terpapar dengan laju pertumbuhan covid yang sangat tinggi. Mari kita sama-sama jaga kesehatan jaga keluarga, kita ikuti aturan, ikuti prokes dan ikuti PPKM Darurat,” ucap Sigit mengakhiri. (tim)

Kapolri Minta Semua Elemen Masyarakat Berkolaborasi Percepat Vaksinasi

BANDUNG – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan Persatuan Islam (Persis) di Bandung, Jawa Barat, Kamis, (15/7/2021). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Biddokes Polda Jawa Barat bekerjasama dengan Persis Bandung dilaksanakan selama 1 hari di Gedung Pertemuan Persis Bandung Mahad Al Imarat.

Dalam sambutannya, Sigit mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi ini guna mewujudkan herd immunity. Ia berharap semua elemen masyarakat baik ormas, OKP dan lainnya di seluruh wilayah Indonesia berkolaborasi mempercepat vaksinasi.

“Saya lihat tadi bermacam-macam yang ikut vaksinasi, mulai dari warga Persis, dan juga masyarakat disekitar dan ini tidak hanya Persis tapi juga gerai ini dibuka untuk siapapun masyarakat yang datang bawa KTP maka akan dilayani,” kata Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini menegaskan, titik-titik vaksinasi ini akan terus diperbanyak dengan berkolaborasi kerjasama dengan seluruh stakeholder yang memang ingin bergabung untuk melaksanakan akselerasi vaksinasi. Sehingga masyarakat bisa tetap melaksanakan aktivitas dan kerjaannya sehingga ekonomi yang kita harapkan bisa bertumbuh.

“Namun demikian tentunya tetap walaupun sudah divaksin prokes yang ketat tetap harus dilaksanakan karena kunci upaya kita hindari dan memberikan ketahanan terhadap tubuh kita dari COVID selain vaksin tetap prokes,” katanya.

Lebih lanjut, ia meminta masyarakat mematuhi peraturan PPKM darurat yang saat ini sedang diberlakukan pemerintah. Menurutnya hal ini dilakukan guna menekan laju penularan COVID-19.

“Jadi kita ikuti bersama kita perkuat vaksinasi, sementara mobilitas kita kelola agar semua seimbang, dan tentunya harapannya ini segera bisa kita perbaiki dan kegiatan masyarakat bisa kembali sprti biasa. Terima kasih Kiai dan seluruh warga yang ada di wilayah bandung, kita harapkan program vaksinasi ini terus bisa berjalan dan kedepan kita semakin baik,” katanya.

Sementara itu, Sektum p
Persis Haris menyampaikan terima kasih kepada Kapolri yang telah mendukung kegiatan vaksinasi massal ini. Ia pun menyebut vaksinasi ini dilakuka sebagai usaha dan ikhtiar guna menekan penyebaran COVID-19.

“Vaksinasi ini adalah bagian dari usaha menekan penyebaran COVID dan semoga menjadi trend yang baik bahwa islam punya komitmen memerangi COVID,” ujarnya.

Ia pun berharap semoga herd immunity segera terbentuk dan pandemi COVID-19 cepat berlalu.

Dalam pelaksanaan vaksinasi ini target sebanyak 500 orang jemaah masjid Persis dan masyarakat umum divaksin. Adapun stok vaksin yang dipersiapkan sebanyak 4.779 dosis jenis Sinovac menggunakan stok vaksin Biddokes Polda Jawa Barat.

Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 61 orang vaksinator yang terdiri dari 48 pers Polri dan 13 mahasiswa keperawatan Universitas Bhakti Kencana.

Selain meninjau pelaksanaan vaksinasi massal, Kapolri juga meninjau pelaksanaan posko PPKM mikro di wilayah Kiara Condong, Bandung dan posko penyekatan di Gerbang Tol Pasteur. 

Dalam posko PPKM mikro, Kapolri melihat kemampuan fasilitas tes PCR yang bisa melakukan pengetasan 50 sampai 100 sampel per hari. Sementara di posko penyekatan di Gerbang Tol Pasteur, sebanyak 299 kendaraan roda empat telah diperiksa hingga 14 Juli. Hasilnya 13 kendaraan diputarbalik dan 286 kendaraan boleh melintas. (tim)

Jalani Sidang Tipiring, Dua Puluh Pelanggar Prokes Dihukum Denda

PASURUAN – Warga Pasuruan menjalani sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di Posko Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kab. Pasuruan, Kamis(15/07/2021) Siang. Sidang yang berlangsung dari jam 09.30 hingga Siang hari itu dipimpin hakim tunggal Abang Marthen Bunga, S.H., Mum dengan Panitera Ahmed Taufik, SH dan JPU Joni Dan Darwis

Ke duapuluh warga itu terjaring razia oleh Tim Patroli dan Pengawasan (Patwas) PPKM Darurat Kabupaten Pasuruan dan kedapatan melanggar Inmendagri No.15 THN 2021, Daerah (Perda) Jatim Nomor 01Tahun 2019dan Nomor 02 Tahun 2020 Tentang Penanggulangan Penyakit Virus Corona 2019 Penyakit.

Salah seorang yang terjaring, Muhammad Najib, pemilik warung Sate Cak.MUdjib, Ds.Cangkring Malang, Kec. Beji Dari Hati mengaku sudah mengetahui aturan yang mewajibkan tempat usaha kuliner tidak boleh melayani makan ditempat selama berlaku PPKM.
Hanya saja, kebetulan petugas datang ada ada saja pembeli yang sedang duduk di warungnya. “Ada saja pembeli yang ngotot ingin duduk sebentar katanya, jadi serba salah,” ujarnya, usai sidang.

Mujib juga mengakui sudah beberapa kali mendapat teguran. Karenanya Mudjib mengakui kesalahannya dan rela mengikuti sidang. Dalam sidang tersebut, dia didakwa melanggar Pasal 49 ( 1 ) ayat 2 (d) Jo Pasal Perda Jatim No.02 Tahun 2020

“Sanksi administrasi, paling banyak Rp 5 juta, dan paling sedikit Rp 50 ribu. Saya bayar denda Rp 250 ribu karena mengakui salah,” ujarnya.

Setali tiga uang Ari Prihatianto, dikenai pasal yang sama dia pemilik Warkop di Stasiun Bangil, dan Mengaku Bersalah atas semua kejadian ini Selain kedua pelanggar itu, lima pedagang angkringan juga ada pelanggar lainnya. Mereka terjaring operasi Rabu Siang – Malam hari dan langsung menjalani sidang pada hari Kamisnya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Satpol PP Bhakti menyebutkan, operasi akan terus dilakukan selama PPKM Darurat berlangsung Semua pelanggar akan menjalani sidang tipiring yang sudah dijadwalkan

“Erick selaku Kapolres juga berpesan, Kami bersama Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri menjadwalkan sidang tipiring pelanggaran Perda Provinsi jatim Nomor 02 Tahun 2020 sebagai pengganti Perda nomer 19 tahun 2019 dengan waktu yang ditentukan, Tapi kami berharap setelah sidang hari ini tidak ada lagi warga yang melakukan pelanggaran. Sehingga tidak ada lagi sidang Tipiring begini dan Masyarakat Kab. Pasuruan bisa tertib selanjutnya Virus Corona bisa hilang ,” ujarnya. (Broto)

Relawan SML Bagi-bagi Masker

JEMBER – Kamis, 15 Juli 2021, beberapa orang yang tergabung dalam relawan Sahabat Mas Lery (SML) yang bersekretariat di Jl. letjen Sutoyo Perum DKebonsari Village blok Aster 14 Jember ini bagi-bagi ratusan masker, dan puluhan paket biskuit bayi.

Kali ini, aksi sosial tersebut dilakukan pada warga yang melintas di traffic light perempatan kawasan Pemali.

Kegiatan serupa juga bakal difelar pada Sabtu (17/07/2021) depan yang rencananya akan dilakukan di perempatan Argopuro kota Jember.

Lery menyampaikan, pihaknya akan berkomitmen untuk tetap membantu untuk warga yang membutuhkan demi terciptanya kesejahteraan serta kemajuan masyarakat Jember.

Dikatakan lebih lanjut bahwa visi SML adalah untuk Mewujudkan Wadah masyarakat sehat, cerdas, sejahtera, berdasarkan nilai-nilai keagamaan , kemanusiaan, kebangsaan, sosial, dan wirausaha serta peduli antar sesama manusia untuk Kebangkitan Ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dalam wadah NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)

Sedangkan misi dari SML yakni: Peduli antar sesama manusia; Ramah antar sesama manusia; Saling setia dan tekun dalam melaksanakan kegiatan untuk kebaikan; Rela berkorban dalam melaksanakan kegiatan apapun; Membentuk sumber daya manusia yg berkualitas, peduli dan peka lingkungan; Sinergi dan kolaborasi dengan stakeholder, komunitas dan semua kelompok masyarakat; serta Mengabdi kepada masyarakat sampai akhir hayat untuk ibadah kepada Allah SWT.

Berikut video pernyataan dari SML:

Reporter: Sonny

Pemkab Jember Gelar Kompetisi Desain Logo Batik

JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Menyelenggarakan kompetisi desain logo batik khas Jember 2021. Dalam rangka persiapan menyambut Hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 76. Bupati Jember Hendy Siswanto menyerahkan langsung hadiah kepada para pemenang lomba.

Lomba ini diselenggarakan Pemkab Jember melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Perindustrian dan Perdagangan dengan Bank Jatim.Bupati berharap, dalam Lomba desain logo batik membuat warga tetap bisa berkreasi dan kreatif meski di masa pandemi COVID-19.

“Untuk kegiatan berinovasi ini jangan sampai berhenti karena pandemi Covid-19, yang harus kita lakukan adalah hidup beriringan dengan Covid-19 ini,” seru Bupati Hendy, Rabu (14/07/2021).

Bupati juga mengininkan, hasil kreativitas ini dapat menjadi karya terbaik dan menambah nilai ekonomi. Hasil karya tersebut untuk bisa diperjualbelikan, sehingga menambah perekonomian warga, dimanana nantinya Bupati akan mengintruksikan ke semua OPD agar memesan Batik ke pelaku UMKM ini.

“Lomba ini akan ada tindaklanjutnya dimana setiap OPD harus memesan batik ini dalam peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia, melalui koperasi, koperasi ambilnya ya di para pelaku UMKM kita ini sehingga perekonomian berjalan,” sambungnya. (son)

Pemkab Jember Genjot Peningkatan Infrastruktur Jalan

JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember, terus menggenjot perbaikan dan pengaspalan jalan. Seperti yang sedang dilaksanakan di Jalan Danau Tondano, Kelurahan Tegalgede Kecamatan, Sumbersari, Rabu (14/07/2021).

Bupati mengatakan , pengerjaan peningkatan infrastruktur jalan kali ini, merupakan hasil dari pengadaan langsung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.

Bupati menyampaikan akan ada pengerjaan pengaspalan jalan sepanjang 60 kilometer di bulan Juli 2021. Bupati juga mengatakan bahwa target Pemerintah Kabupaten Jember, akan melaksanakan perbaikan jalan sepanjang 1000 kilometer.

“Lalu nanti akhir bulan Juli ini nanti ada pengerjaan yang sudah melalui proses tender yang nilainya besar mencapai Rp. 10 miliar ini dimulai di akhir Juli dan target kita sampai 1000 kilometer jalan yang diperbaiki,” seru Bupati Hendy.

Bupati Hendy menjamin, kualitas hasil pengaspalan ini akan bertahan hingga 4 tahun ke depan. tetapi harus melihat kondisi tanahnya karena pengerjaan dan perbaikan, tergantung kondisi tanah. Seperti kondisi tanah yang lunak bisa mempengaruhi kerusakan jalan yang lebih cepat. Bupati mengatakan Untuk masalah Pengerjaan akan dilakukan secara serentak di beberapa titik yang sudah ditenderkan.

“Namun kondisional, terkadang titik tertentu ada kondisi tanah yang memang lunak, terjadi gelombang dan di situ akan jadi kerusakan. Kenapa kok lunak tanahnya, memang kita tidak menyelidiki seluruh kondisi tanah, biayanya sangat besar,” jelas Bupati Hendy.

Bupati berharap, masyarakat jember untuk ikut bertanggung jawab dan menjaga dan merawat jalan agar tidak cepat rusak, karena kualitas jalan yang digunakan adalah kelas 3. Bupati juga akan berkoordinasi denga Dishub agar melaksanakan pengetatan muatan kendaraan yang melebihi batas ketentuan.

“Ya memang ini jalan kelas 3, tidak boleh dilewati truk besar ya hancur jalannya, masyarakat juga ikut bantu menjaga supaya tidak rusak,” pesannya. (son)

Kolaborasi Vaksinasi Bareng HMI dan SEMMI, Kapolri Optimis Herd Immunity Terbentuk pada Agustus-September

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kegiatan kolaborasi vaksinasi massal antara Polri dengan PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di SMA Negeri 38 dan PB SEMMI (Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia) di Universitas Indraprasta, Jakarta, Kamis (15/7/2021).

Sigit mengungkapkan, dengan adanya peran pemuda menjadi garda terdepan dalam penanganan Pandemi Covid-19, maka optimisme terbentuknya Herd Immunity terhadap virus corona bisa terwujud di sekitar bulan Agustus hingga September.

“Sehingga target kita akhir tahun paling tidak atau menjelang bulan Agustus, September, Herd Immunity segera bisa terwujud,” kata Sigit dalam tinjauannya tersebut.

Seiring dengan tercapainya target Pemerintah mewujudkan kekebalan kelompok, mantan Kapolda Banten ini menekankan bahwa, roda perekonomian masyarakat yang sempat terhambat akibat pandemi bakal bisa segera bangkit atau pulih.

“Kemudian masyarakat diharapkan bisa kembali laksanakan aktivitasnya sehingga pemulihan ekonomi bisa berjalan dengan baik,” ujar eks Kabareskrim Polri tersebut.

Optimisme Herd Immunity akan segera terwujud, menurut Sigit, juga terlihat dari antusiasme yang tinggi dari para peserta vaksinasi kategori anak usia 12 tahun ke atas.

“Hari ini dilaksanakan kegiatan vaksinasi untuk anak-anak usia 12 tahun keatas dari mulai SMP, SMU, dan juga anak-anak SD yang sudah bisa divaksin. Tentunya kami melihat anak-anak pun antusias untuk di vaksin ini merupakan kabar baik untuk kita semua,” ucap mantan Kadiv Propam Polri itu.

Sementara itu, Sigit berharap, kolaborasi vaksinasi massal ini bisa berlanjut ke seluruh wilayah di Indonesia. Mengingat, sinergitas, kerjasama dan saling bergandengan tangan antar kelompok menjadi kunci dalam penanganan Pandemi Covid-19.

“Saya harapkan kegiatan ini bisa terus berlanjut di beberapa wilayah yang akan terus kami kerjasama kan, sehingga upaya akselerasi vaksin dalam rangka membentuk Herd Immunity yang tentunya kami tunggu-tunggu sehingga kemudian kehidupan masyarakat bisa kembali pelan-pelan pulih normal. Tentunya kita harapkan ini semua bisa segera tercapai,” papar Sigit.

Tak lupa, Sigit kembali mensosialisasikan kepada seluruh peserta vaksin akan pentingnya tetap disiplin menjaga protokol kesehatan, meskipun sudah mendapatkan suntikan vaksinasi.

Diketahui, dalam kegiatan vaksinasi massal di SMA Negeri 38 yang diselenggarakan PB HMI, menargetkan seribu orang per hari. Diselenggarakan selama dua hari tanggal 15-16 Juli 2021.

Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 13 orang vaksinator yang terdiri dari 5 vaksinator Polri dan 8 vaksinator dari HMI. Dalam kegiatan ini, panitia juga menyajikan Hastag #remajaambilperan, dengan tujuan menyukseskan vaksinasi massal remaja.

Sementara, vaksinasi massal PB SEMMI yang diselenggarakan di Universitas Indraprasta menargetkan seribu orang per hari yang disuntik vaksin. Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan itu sejumlah 15 orang vaksinator dari Biddokkes Polda Metro Jaya. (tim)