Home Blog Page 1744

Forkopimda Jatim Gelar Anev Kasus Covid-19 Khusus Bangkalan

BANGKALAN –Forkopimda Jawa Timur, Gelar rapat koordinasi penanganan covid-19 di Jatim, khususnya di Kabupaten Bangkalan. Guna menekan laju penyebaran kasus covid-19, yang terindikasi ada virus varian baru B1617 asal India, telah tersebar secara lokal.

Dipimpin oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjend TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, dan Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono. Gelar rapat koordinasi penanganan covid-19 khususnya Kabupaten Bangkalan, pada Senin malam (14/6/2021), di Makodam V/Brawijaya.

Pelaksanaan rapat koordinasi anev covid-19 Kabupaten Bangkalan ini juga dihadiri oleh Kasdam V/Brawijaya, Danrem 084 Bhaskara Jaya, PJU Kodam V/Brawijaya, PJU Polda Jatim, Kapolrestabes Surabaya, Kadinkes Provinsi Jatim, Ka Kesbang Pol Provinsi Jatim, Plt Kalaksa BPBD Jatim, Kepala satgas covid-19 Jatim, Dandim 0829/Bangkalan, Kapolres Tanjung Perak, Kapolres Bangkalan dan Bupati Bangkalan.

Dalam rapat koordinasi ini, Pangdam V/Brawijaya mengatakan ada penambahan kasus baru Covid-19 di kabupaten Bangkalan, berjumlah 65 orang dengan kasus aktif 539 orang yang terpusat di 3 Kecamatan, yakni Arosbaya, Bangkalan dan Klampis.

“Laksanakan penyekatan di perbatasan Bangkalan dan Surabaya dengan melaksanakan swab antigen terhadap seluruh masyarakat dari Madura, hal tersebut untuk meminimalisir penyebaran covid-19 di wilayah Jawa Timur,” kata Mayjend TNI Suharyanto menambahkan.

Sementara itu, Kapolda Jatim menegaskan, dalam menangani kasus lonjakan covid-19 di Bangkalan meliputi pelaksanaan 3T dan 5M di zona merah, penutupan tempat makan dan tempat ibadah di zona merah, dan perketat pelaksanaan operasi yustisi.

“Terus laksanakan pembagian masker dan bansos kepada masyarakat, serta melaksanakan penggalangan terhadap tokoh agama dan masyarakat, untuk menghimbau mematuhi protokol kesehatan, guna percepatan memutus mata rantai Covid-19,” tegasnya

Tak hanya itu, Irjen Pol Nico Afinta juga menyampaikan, untuk melaksanakan apel pagi di posko penanganan covid-19 di Bangkalan, guna melakukan monitoring, evaluasi serta berdiskusi terkait perkembangan situasi terkini di wilayah masing-masing.

“Publikasikan kepada masyarakat, setiap langkah-langkah yang telah dilakukan oleh satgas covid-19 dalam menanggulangi lonjakan kasus di Kabupaten Bangkalan, dan melakukan pengetatan penyekatan di kabupaten Bangkalan, apabila dalam beberapa hari kedepan angka penambahan covid-19 di Bangkalan masih tinggi, untuk mencegah penyebaran di daerah lainnya di Jatim,” tambahnya Kapolda Jatim.

Ketua Rumpun Kuratif Satgas Penanganan covid-19 Jatim, Dr. Joni Wahyuhadi memaparkan. Dari hasil pemeriksaan sampel pada 6 Juni, ditemukan virus varian baru B1617 asal India di Bangkalan, terkonfirmasi bahwa terdapat warga Bangkalan non Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang terjangkit varian baru asal india.

“Sehingga varian baru asal India ini sudah tersebar secara lokal,” paparnya.

Saat ini di kabupaten Bangkalan diberlakukan tanda berupa stiker warna merah di depan rumah warga, untuk menandakan bahwa rumah tersebut digunakan isolasi mandiri pasien covid-19.

Kendati demikian, tingkat kesadaran masyarakat khususnya di kabupaten Bangkalan sudah mulai meningkat dalam menerapkan protokol kesehatan, serta meningkatnya jumlah masyarakat yang mau di lakukan Swab.

Hal itu terbukti dari data Dinas Kesehatan kabupaten Bangkalan, di RSU Bangkalan jumlah Tempat Tidur (TT) yang tersedia ada 184 TT. Sebanyak 171 TT,
RSUD untuk isolasi terisi 134 TT. Sementara BOR ICU 13 TT terisi 5 TT.

Balai diklat untuk menampung pasien positif tersedia 74 TT. Ada 10 pasien, 50 proses
evakuasi dengan total 60 pasien.
Untuk BLK menampung PMI yang meneruskan isolasi 5 hari. Serta Tersedia 50 TT,
berisi 17 penghuni sedang menunggu hasil PCR.
Testing dan tracing dilakukan di beberap titik. Hari ini 13 titik dan 489 orang diswab. Kemungkinan akan terjadi kepadatan.(John)

Bersama Tim Satgas Covid 19, Polsek Grati Amankan Prosesi Pemakaman Pasien Covid 19

PASURUAN – Polsek Grati amankan prosesi pemakaman Nas (58) warga Dsn. Tegalan RT/RW 01/08 Ds. Karanglo kec. Grati Kab. Pasuruan yang meninggal dunia status konfirmasi covid 19 di RSUD Grati, pada Selasa tanggal 15 Juni 2021 pagi.

Sebelumnya, perempuan berusia 58 tahun tersebut dirawat di RSUD Grati akibat sakit.

Saat dalam perawatan, diketahui bahwa terkontirmasi terpapar covid 19 hingga akhirnya meninggal dunia pada Selasa, tanggal 15 Juni 2021, jam 03.00 WIB.

Saat prosesi pemakaman pasien terkonfirmasi covid 19 tersebut, stakeholder yang hadir dalam rangka pengamanan diantaranya Kasdim 0819, Mayor ARH M. Ridwan; Kalpolsek Grati, Kompol H. Suyitno, SH; Kasatlantas Polres Pasuruan Kota, AKP Yudiono, SH.

Selain itu juga nampak AKP Kunadi Kasat IK Polres Pas. Kota, IPDA Indah selaku Kanit Laka Res Pas kota serta Danramil Grati, Kapt. Inf Puji Wiratno SH.

Untuk pengamanan, disiagakan 2 Peleton Siaga Polres Pasuruan Kota, 15 personil Kodim Pasuruan, 8 personil Koramil Grati, 10 personil Polsek Grati, 6 personil Polsek rayon timur.

Kepala Desa Karanglo, Subadar beserta tim dari Pukesmas Grati serta Relawan Covid Ds. Karanglo juga turut serta dalam prosesi pemakaman pasien covid 19 tersebut.

Sekitar jam 10.15 WIB pelaksanaan pemakaman telah selesai.

Saat itu juga, lokasi pemakaman disterilkan oleh tim gugus tugas dengan penyemprotan ke seluruh lokasi pemakaman. (tofa)

Lurah dan Kasi Pem Pamit Pindah Tugas Saat Pelantikan RT di Wilayah RW 02 Cimahi

CIMAHI – Senin (14/06/2021), bertempat di kantor RW 02 Kelurahan Cimahi yang beralamat di Jalan Margaluyu Cimahi, dilaksanakan pelantikan RT di lingkungan RW 02 Kelurahan Cimahi.

Acara tersebut dihadiri oleh Lurah beserta jajarannya diantaranya yakni Sekretaris Kelurahan, Kasie Pemberdayaan, Babinsa, Babinkamtibmas serta Kader dan Karang Taruna.

Pada kesempatan itu, selain melantik 8 Ketua RT, juga diserahkan surat penghargaan kepada para RT yang telah habis masa baktinya.

Lurah Cimahi Moch. Syarif saat ditemui wartawan menjelaskan, pihaknya menanggapi acara pelantikan ini dengan rasa bahagia.

“Dengan dilantiknya para ketua RT dilingkungan RW 02 Kelurahan Cibabat ini maka terlihat jelas sinergitas dan keberlanjutan roda pemerintahan serta pelayanan masyarakat dapat berjalan sebagaimana mestinya,” katanya.

Dia juga berharap kepada Ketua RT, yang baru, tidak membedakan warganya dalam memberijan pelayanan.

“Dalam memberikan pelayanan, jangan membeda-bedakan warganya. Semua harus dilayani dengan adil karena semua adalah warga kita,” harap Lurah Cimahi Moch. Syarif.

Terkait dengan adanya mutasi di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi, Syarif berkata, dirinya akan pindah ke tempat yang Baru.

“Saya akan meninggalkan jabatan saya sebagai lurah Cimahi dan mendapat posisi di Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Cimahi. Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada segenap warga masyarakat yang ada di Kelurahan Cimahi apabila dalam melaksanakan tugas ada hal-hal yang kurang berkenan dan masih banyak kekurangan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi warga masyarakat Kelurahan Cimahi,” ungkapnya.

Sementara ditempat yang sama Ketua panitia pemilihan RT di wilayah RW 02, Rijki Suhendar menuturkan ,” pemilihan ketua RT di wilayah RW 02 ini menitikberatkan pada keterbukaan serta keikutsertaan warga sebagai langkah demokrasi.

“Kedepan dengan terpilihnya RT yang ada di wilayah RW 02 Kelurahan Cimahi ini yang jumalahnya 8 RT diharapkan ada kemajuan yang berarti dari segala sisi baik pembangunan lingkungan, keamanan juga tentunya kesejahteraan,” ungkap Ketua Kang Rijki Suhendar.

Salah seorang RT yang mewakili memberikan penjelasan yakni Ketua RT 01 RW 02 Kelurahan Cimahi Kang Moch.Syaripudin,” Alhamdulillah hari ini telah dilaksanakan pelantikan 8 Ketua RT di Wilayah RT 02 Kelurahan Cimahi dan dihadiri oleh Segenap Perangkat Kelurahan Baik Pak Lurah,Pak Sek.Lur.,Bainsa,Babinkamtibmas,Kader,Ketua LPM dan segenap Elemen Kelurahan Cimahi.Pelaksanaan kegiatan pemilihan para Ketua RT ini dilaksanakan dalam 1 minggu serta dilaksanakan oleh generasi muda,dilaksanakan seseuai aturan yakni PerMenDagri no.18 tahun 2018 dalam suasana Kondusif tanpa ada halangan alaupun mereka masih dalam tahap belajar,ini merupakan bagian pembelajaran dalam berorganisasi dan hasilnya cukup memuaskan.Pada hari ini pelantikan RT di wilayah RW 02 periode 2021-2026 telah selesai dilantik,Semoga kedepan Wilayah RW 02 Kelurahan Cimahi lebih maju lagi dibidang organisasi,kepengurusan pelayanan terhadap warga masyarakat yang didukung oleh 8 RT yang baru saja dilantik,Kami RT adalah jembatan atau fasilitator bagi warga dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah.” Pungkas Ketua RT 01-RW 02 terpilih masa Bakti 2021-2026 Kang Moch.Syaripudin.

Dalam kesempatan yang berbeda Kasie.Pemerintahan Kelurahan Cimahi Rusli memberikan keterangan tetkait mutasi yang terjadi dikarenakan Rusli mendapatkan tugas yang baru sebagai Lurah di Kelurahan Cigugur Tengah Kecamatan Cimahi Tengah,”Kelurahan Cimahi bagi saya memiliki kesan yang luarbiasa karena disini dengan tugas baru pada waktu itu karena dulu ditempat lama memangani kelembagaan disini kita berfokus terhadap Lin. Mas. dan RT – RW, Di Kelurahan Cimahi ini kita membentuk Paguyuban Lin.Mas.,yang semula stigma masyarakat terhadap Lin.Mas. dipandang sebelah mata,Alhamdulillah kami mencoba membentuk Paguyuban Lin
Mas.serta membuktikan bahwa Linmas Paguyuban Kelurahan Cimahi sekarang sudah berubah,sekarang LinMas diikut sertakan dalam kegiatan dalam pengaman lingkungan termasuk didalamnya terlibat dalam Sat.Gas. Covid 19,yang sangat membanggakan adalah Linmas Kelurahan Cimahi ini bisa memfasilitasi sarana dan prasarana kebutuhan mereka sendiri,mulai dari seragam atribut dan sebagainya LinMas ini berupaya sendiri.Tugas kami hanya mengarahkan,membina sesuai Tipoksi,untuk pelaksanaannya Linmas yang bergerak sendiri ini yang luarbiasa bagi saya selama menjabat sebagai Kasie Pem.di Kelurahan Cimahi ini.Hal ini merupakan hasil kerjasama segenap elemen yang ada di Kelurahan Cimahi,Saya pribadi hanya menggagas saja sampai akhirnya bisa disaksikan Linmas Kelurahan Cimahi seoerti sekarang ini.”Pungkas Rusli Kasie.Pem.Kelurahan Cimahi. (Achmad/Edison)

Pelantikan RT di Wilayah RW 02 Kelurahan Cimahi Sekaligus Lurah dan Kasie Pem.Pamit Pindah Tugas.

Cimahi,Senin (14/06/2021) Betempat di Kantor RW 02 Kelurahan Cimahi yang beralamat di Jalan Margaluyu Cimahi,Dilaksanakan pelantikan RT di lingkungan RW 02 Kelurahan Cimahi.Acara tersebut dihadiri oleh Lurah beserta jajarannya diantaranya Sekretaris Kelurahan,Kasie Pemberdayaan,Babinsa,Babinkamtibmas serta Kader dan Karang Taruna,Pada kesempatan itu dilantik sebanyak 8 Ketua RT sekaligus menyerahkan Surat penghargaan kepada para RT yang telah habis masa Baktinya juga menyerahkan SK kepada RT yang terpilih.

Lurah Cimahi Moch.Syarif saat ditemui Wartawan menjelaskan terkait acara pelantikan tersebut,
“Kami menanggapi acara pelantikan ini demgan rasa antusias dan bahagia,dengan dilantiknya para ketua RT dilingkungan RW 02 Kelurahan Cibabat ini maka terlihat jelas sinergitas dan keberlanjutan roda pemerintahan serta pelayanan masyarakat dapat berjalan sebagaimana mestinya,Kami sangat berharap kepada Ketua RT yang baru dalam pelayanan jangan membeda-bedakan warganya juga semua dilayani dengan adil karena semua adalah warga kita.”Terang Lurah Cimahi Moch.Syarif kepada wartawan.

Sehubungan dengan adanya mutasi dan rotasi di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi dan Lurah Cimahi dipindahkan ke tempat yang Baru,Lurah Cimahi Moch.Syarif mengungkapkan,” Saya akan meninggalkan jabatan saya sebagai l
Lurah Cimahi dan mendapat posisi di Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Cimahi,Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada segenap warga masyarakat yang ada di Kelurahan Cimahi apabila dalam melaksanakan tugas ada hal-hal yang kurang berkenan dan masih banyak kekurangan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi warga masyarakat Kelurahan Cimahi,Semoga pengganti saya(lurah yang baru.Red) akan memberikan pelayanan yang lebih baik.” Ungkap Moch.Syarif kepada wartawan.

Sementara ditempat yang sama Ketua panitia pemilihan RT di wilayah RW 02,Rijki Suhendar menuturkan,” Pemilihan ketua RT di wilayah RW 02 ini kami menitik beratkan keterbukaan serta keikutsertaan atau apresiasi warga lebih meningkat,Kedepan dengan terpilihnya RT yang ada di wilayah RW 02 Kelurahan Cimahi ini yang jumalahnya 8 RT diharapkan ada kemajuan yang berarti dari segala sisi baik pembangunan,lingkungan,keamanan juga tentunya kesejahteraan lebih baik lagi.” Ungkap Ketua Panitia pemilihan RT di wilayah RW 02 Kelurahan Cimahi Kang Rijki Suhendar.

Salah seorang RT yang mewakili memberikan penjelasan yakni Ketua RT 01 RW 02 Kelurahan Cimahi Kang Moch.Syaripudin,”Alhamdulillah hari ini telah dilaksanakan pelantikan 8 Ketua RT di Wilayah RT 02 Kelurahan Cimahi dan dihadiri oleh Segenap Perangkat Kelurahan Baik Pak Lurah,Pak Sek.Lur.,Bainsa,Babinkamtibmas,Kader,Ketua LPM dan segenap Elemen Kelurahan Cimahi.Pelaksanaan kegiatan pemilihan para Ketua RT ini dilaksanakan dalam 1 minggu serta dilaksanakan oleh generasi muda,dilaksanakan seseuai aturan yakni PerMenDagri no.18 tahun 2018 dalam suasana Kondusif tanpa ada halangan alaupun mereka masih dalam tahap belajar,ini merupakan bagian pembelajaran dalam berorganisasi dan hasilnya cukup memuaskan.Pada hari ini pelantikan RT di wilayah RW 02 periode 2021-2026 telah selesai dilantik,Semoga kedepan Wilayah RW 02 Kelurahan Cimahi lebih maju lagi dibidang organisasi,kepengurusan pelayanan terhadap warga masyarakat yang didukung oleh 8 RT yang baru saja dilantik,Kami RT adalah jembatan atau fasilitator bagi warga dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah.” Pungkas Ketua RT 01-RW 02 terpilih masa Bakti 2021-2026 Kang Moch.Syaripudin.

Dalam kesempatan yang berbeda Kasie.Pemerintahan Kelurahan Cimahi Rusli memberikan keterangan tetkait mutasi yang terjadi dikarenakan Rusli mendapatkan tugas yang baru sebagai Lurah di Kelurahan Cigugur Tengah Kecamatan Cimahi Tengah,”Kelurahan Cimahi bagi saya memiliki kesan yang luarbiasa karena disini dengan tugas baru pada waktu itu karena dulu ditempat lama memangani kelembagaan disini kita berfokus terhadap Lin. Mas. dan RT – RW, Di Kelurahan Cimahi ini kita membentuk Paguyuban Lin.Mas.,yang semula stigma masyarakat terhadap Lin.Mas. dipandang sebelah mata,Alhamdulillah kami mencoba membentuk Paguyuban Lin
Mas.serta membuktikan bahwa Linmas Paguyuban Kelurahan Cimahi sekarang sudah berubah,sekarang LinMas diikut sertakan dalam kegiatan dalam pengaman lingkungan termasuk didalamnya terlibat dalam Sat.Gas. Covid 19,yang sangat membanggakan adalah Linmas Kelurahan Cimahi ini bisa memfasilitasi sarana dan prasarana kebutuhan mereka sendiri,mulai dari seragam atribut dan sebagainya LinMas ini berupaya sendiri.Tugas kami hanya mengarahkan,membina sesuai Tipoksi,untuk pelaksanaannya Linmas yang bergerak sendiri ini yang luarbiasa bagi saya selama menjabat sebagai Kasie Pem.di Kelurahan Cimahi ini.Hal ini merupakan hasil kerjasama segenap elemen yang ada di Kelurahan Cimahi,Saya pribadi hanya menggagas saja sampai akhirnya bisa disaksikan Linmas Kelurahan Cimahi seoerti sekarang ini.”Pungkas Rusli Kasie.Pem.Kelurahan Cimahi.

Achmad/Edison

BMKG Minta Peralatan Mitigasi Bencana di Wilayah Kabupaten Malang Diperbarui

MALANG – Peralatan mitigasi bencana yang ada di wilayah Kabupaten Malang, diminta untuk segera diperbarui, salah satunya adalah keberadaan sirene tanda bahaya saat terjadi bencana gempa bumi, karena wilayah tersebut termasuk yang berpotensi menimbulkan tsunami.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, saat menghadiri kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi untuk warga Kabupaten Malang di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang

“Kami sudah sampaikan, yang harus diperbarui adalah sirene. Sirene yang ada itu sudah 10 tahun dan dibangun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),” kata Dwikorita.

Dijelaskan, pembaruan tersebut perlu dilakukan mengingat saat ini sudah banyak sirene yang rusak. Sementara itu, dikarenakan usia sirene yang sudah cukup lama, membuat suku cadang sulit didapatkan dan memerlukan biaya cukup mahal.

Saat ini pihaknya juga telah melakukan pengembangan teknologi tepat guna terkait sirene tanda bahaya bencana tersebut. Sirene tersebut, dikembangkan di dalam negeri, sehingga biaya pemeliharaan akan jauh lebih ringan.

“Kami telah mengembangkan teknologi tepat guna, buatan dalam negeri,” katanya.

Menurut Dwikorita, peralatan mitigasi bencana, seperti sirene tersebut, perlu disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Malang, mengingat wilayah tersebut memiliki potensi terjadi bencana gempa bumi, hingga tsunami.

Wilayah Kabupaten Malang, katanya, merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi bencana gempa bumi, termasuk tsunami. Pada 2021, kejadian gempa bumi berdampak kerusakan cukup besar, meskipun tidak menyebabkan tsunami.

Pada 10 April 2021, gempa bumi dengan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Kabupaten Malang. Gempa tersebut terjadi kurang lebih pukul 14.00 WIB, dan menyebabkan kerusakan yang cukup besar di wilayah Kabupaten Malang.

Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, dampak dari gempa bumi tersebut tersebar di 32 kecamatan, dari total 33 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Malang. *

Herizal M.Si. : Pelatihan Teknis Analisis Spasial Iklim Tingkatkan Kompetensi ASN BMKG

JAKARTA – Pusat Pendidikan dan Pelatihan BMKG bekerjasama dengan Kedeputian Klimatologi, menggelar pelatihan Teknis Analisis Iklim melalui media online, yakni zoom meeting yang diikuti sebanyak 36 orang peserta, berasal dari 27 orang Staf Stasiun Klimatologi, 3 orang staf Stasiun GAW dan 6 orang staf Meteorologi dan dihadiri pula para pejabat Eselon II Klimatologi, Koordinator dan Sub Koordinator Klimatologi dan Pusdiklat.

Pelatihan Teknis Klimatologi diselenggarakan untuk meningkatkan kompetensi pegawai dilingkungan kedeputian klimatologi dan diluar kedeputian klimatologi yang memilki tugas tambahan, dalam kompetensi analisis spasial iklim dengan Sasaran agar terwujudnya PNS yang memiliki kemampuan melakukan analisis spasial iklim secara professional.

Kegiatan Pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Deputi Bidang Klimatologi Herizal, M.Si. dan dijadwalkan berlangsung dari tanggal 10 – 23 Juni 2021 secara Online dengan tenaga pendidik berasal dari Kedeputian Klimatologi dan Widyaiswara yang memiliki kompetensi mumpuni.m anlhwa Pelatihan Teknis diselenggarakan adalah untuk meningkatkan kompetensi pegawai. Hal ini tertuang dalam dalam beberapa peraturan, antara lain : UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, PP Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS, Perlan Nomor 10 Tahun 2018 tentang Pengembangan Kompetensi PNS dan PP Nomor 17 Tahun 2020 sebagai perubahan Peraturan pemerintah Nomor 11 Tahun 2017.

“Berdasarkan peraturan-peraturan tersebut, kompetensi yang harus dimiliki oleh PNS meliputi kompetensi manajerial, kompetensi sosio kultural dan kompetensi teknis bidang tugas”, tegas herizal.

Pengembangan SDM yang terintegrasi sejalan dengan PP No.17 Tahun 2020, dimana dalam pasal 203 ayat 4a menyebutkan bahwa pengembangan kompetensi dilaksanakan dengan pendekatan sistem pembelajaran terintegrasi melalui corporate university dan Pusdiklat telah berproses membangun BMKG Corporate University yang hingga saat ini sudah mencapai milestone ke-8(Penyusunan Learning Roadmap), Papar herizal.

Berbicara tentang iklim dan perubahannya, Herizal mengungkapkan bahwa kondisi iklim sangat beragam, variabilitas dan anomalinya juga semakin kompleks, sehingga untuk menganalisisnya perlu SDM dengan kompetensi khusus.

Selain kekhususan dalam kompetensi SDMnya, informasi iklim yang dihasilkan melalui proses rumit harus dikemas dalam bentuk yang mudah dipahami oleh masyarakat. Untuk kontek kebencanaan, informasi yang disampaikan dalam bentuk spasial (ruang) dan temporal (waktu) akan memudahkan stakeholder dalam mengambil kebijakan, sehingga memnimalisir dampak buruk yang ditimbulkan, sambung Herizal.

Seiring dengan terjadinya perubahan iklim, diikuti dengan munculnya kondisi-kondisi iklim ekstrim yang menimbulkan bencana dan menelan banyak korban serta kerugian, herizal menegaskan bahwa hal ini menjadi tugas kita untuk memberikan informasi agar kejadian serupa tidak menimbulkan dampak yang lebih buruk.

Dari sisi sosial kemasyarakatan, adaptasi terhadap perubahan iklim akan berhasil jika pemahaman masyarakat mengenai informasi cuaca dan iklim sudah diaplikasikan. Memberikan pemahaman kepada masyarakat merupakan tantangan utama bagi BMKG untuk melakukan berbagai upaya pendekatan dalam mengatasi dampak bencana yang berkaitan dengan iklim, ujarnya

Herizal berharap melalui Pelatihan Teknis Analisis Spasial iklim secara online dapat menambah pengetahuan teknis dan keterampilan peserta pelatihan untuk diterapkan di unit kerja para peserta masing-masing.

Harapannya dengan mengaplikasikan kemampuan hasil pelatihan dapat meningkatkan pelayanan jasa BMKG. Yang tidak kalah penting harapan dari pelatihan teknis ini para peserta dapat menguasai bidang teknis sesuai era sekarang dan mampu membangun sikap perilaku (attitude) dirinya sebagai pelayan publik seperti salah satu yang termaktub dalam peran dan fungsi PNS. (j4n)

Kapolri Intruksikan Seluruh Kapolda Bentuk Kampung Tangguh Narkoba

JAKARTA-Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh Kapolda untuk membentuk Kampung Tangguh Narkoba. Instruksi ini disampaikan usai mengungkap jaringan narkoba internasional yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat dengan barang bukti 1,129 ton sabu.

“Saya minta untuk Kampung Tangguh Narkoba diciptakan di seluruh Indonesia untuk menekan peredaran narkoba,” kata Sigit di Polda Metro Jaya, Senin (14/6/2021).

Menurut dia, Kampung Tangguh Narkoba dibentuk oleh jajaran kepolisian dengan menggandeng Pemerintah Daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta stekholder terkait.
Sigit menginginkan setiap Kampung Tangguh Narkoba memiliki daya cegah dan daya tangkal terhadap ancaman narkoba.

“Terhadap peredaran yang ada segera bisa diinformasikan sehingga kemudian kita bisa tangkap, dengan harapan itu maka kita memiliki daya cegah dan daya tangkal,” ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

Pada sisi lain, Sigit menyerukan kepada anggota untuk perang melawan narkoba dan menuntaskan permasalahan narkoba dari mulai hulu sampai hilir.
Mantan Kapolda Banten itu menekankan perlu membangun kerja sama dengan seluruh stakeholder yang ada seperti BNN, Bea Cukai dan Ditjen PAS.

“Pemberantasan narkoba adalah tanggung jawab bersama. Kita bisa bekerja maksimal dengan melibatkan seluruh stakeholder yang ada. Narkoba adalah ancaman kita bersama. Maka kita harus melenyapkan narkoba dari Indonesia. Ini butuh kerja keras serta kerjasama dari seluruh elemen, stakeholder dan masyarakat,” ucapnya.

Ditreskrimum Polda Jatim Bersama Polres Jajaran, Meringkus 67 Premanisme Yang Biasa Beraksi di Wilayah Jatim

SURABAYA,- Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, bersama Polres jajaran meringkus aksi premanisme di wilayah Jawa Timur.

Bertempat di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, pada Senin (14/6/2021) siang, merilis hasil ungkap aksi premanisme di wilayah jatim.

Preman yang berhasil diringkus sebanyak 67 orang dari beberapa wilayah di jatim. Penindakan premanisme ini hasil ungkap Ditreskrimum polda jatim, Polresta Sidoarjo, Polres Gresik, Polres KPPP Tanjung Perak dan Polres Mojokerto.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko saat rilis menyebutkan, sesuai dengan intruksi Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo. Polda jawa timur bersama polres jajaran tengah meringkus 67 premanisme yang meresahkan masyarakat.

“Pengungkapan ini sesuai dengan intruksi bapak Kapolri, Jendral Listyo Sigit Prabowo. Bersama polres jajaran, Ditreskrimum polda jatim berhasil meringkus 67 preman,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Senin (14/6/2021) siang.

Modus operandi yang dilakukan oleh puluhan preman ini, bahwa mereka melakukan pemalakan kepada sopir bus dan truk, menaikkan harga tiket hingga 400 persen dan melakukan pemerasan dengan cari kekerasan kepada sopir truk.

“Para preman ini biasa beraksi di pelabuhan, terminal bus dan pangkalan bus dan truk,” tambahnya.

Dari pengungkapan ini, barang bukti yang diamankan antara lain, uang tunai 9 juta lebih, tiga unit R4, satu unit R2, satu bandel kwitansi serta barang bukti yang lain.

Sementara itu untu para pelaku akan dijerat dengan Pasal 49 Juncto pasal 17 Perda Jatim Nomor 2 tahun 2020 tentang perubahan atas perda jatim nomor 1 tahun 2019 tentang penyelenggaraan, ketertiban dan perlindungan masyarakat, dengan ancaman hukuman pidana 3 (tiga) bulan atau denda 50 juta.(Jono)

DPRD Barut Bersama Pemkab Melangsungkan Sidang Paripurna RPJMD

Barito Utara-Bupati Barito Utara,H.Nadalsyah melalui wakilnya,Sugianto Panala Putra,SH telah menyampaikan penyusunan dokumen Raperda perubahan RPJMD,di ruang rapat Paripurna Gedung DPRD, Senin(14/6/2021).

Hadir dalam sidang Paripurna yang dilansungkan pada Senin pagi,yaitu Wakil Bupati Barito Utara,Sugianto Panala Putra,SH,Wakapolres Barito Utara,Kasdim 1013 Muara Teweh,Kejaksaan Negeri Barito Utara,Pengadilan Negeri Muara Teweh serta Kepala Peranģkat Daerah lingkup Pemda Barito Utara.

Dalam sidang Paripurna tersebut pidato yang disampaikan melalui Wakil Bupati itu hanya, penyerahan naskah dan  diterima oleh ketua DPRD Barito Utara,Ir.Hj.Mery Rukaini,M.IP serta didampingi wakil Ketua I Permana Setiawan,ST.

Wakil Bupati,Sugianto Panala Putra,SH mengatakan,penyusunan Dokumen Raperda Perubahan RPJMD merupakan amanat undang undang nomor.5 tahun 2004 tentant sistem perencanaan pembangunan nasional bahwa,daerah sesuai dengan kewenangannya sebagai satu kesatuan.

Menurutnya,beberapa hal yang mendasari dilakukan perubahan RPJMD Kabupaten Barito Utara tahun 2018 – 2013 yaitu peraturan Presiden(Perpres) kemudian peraturan pemerintah tentang pengelolaan keuangan daerah,serta Permendagri 90 tahun 2019.

Sementara wakil ketua I DPRD Parmana Setiawan,ST mengatakan,nantinya setelah penyampaikan ini, akan dibahas bersama lagi minimal dalam waktu tiga hari.

Kemudian kata Waket I DPRD penyampaikan RPJMD ini,asalkan tidak merubah serta sesuai dengan visi misi pembangunan,selama kepemimpinan kepala daerah tidak menjadi masalah.Artinya dalam isinya sesuai dengan apa yang sudah dilaksanakan. (SS).

Kapolres Pasuruan Kota Pimpim Pengamanan Pemakaman Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri

PASURUAN — Polresta Pasuruan, Polres Pasuruan Kota melakukan pengamanan pemakaman Almarhum KH. A. Nawawi Abdul Djalil pengasuh pondok pesantren Sidogiri Desa Sidogiri Kec Sidogiri Kec. Kraton Kab. Pasuruan yang dipimpin oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman S.I.K M.Si di dampingi Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Heri Dian Wahono, M.Psi. Senin (14/6)

Almarhum. KH. A. Nawawi Abdul Djalil meninggal dunia pada hari Minggu 13 Juni 2021 pukul 16.40 Wib di rumah sakit daerah Raci Bangil Kab. Pasuruan dikarenakan komplikasi sakit jantung dan paru-paru.

Almarhum merupakan pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Desa Sidogiri Kec Kraton Kab Pasuruan yang juga seorang tokoh agama (ulama) sepuh serta disegani oleh kalangan ulama, disamping itu juga mempunyai jamaah pengajian yang sangat banyak serta Santri Pondok Sidogiri yang berjumlah ± 12.000 santri.

Salah satu sosok Kyai Khos (kyai sepuh) di Indonesia ini merupakan salah satu kyai yang menjadi tim Ahwa (Ahlul Halli Wal-Aqdi) pada muktamar ke 33 di Jombang Jawa Timur. Kharismatik Kyai A. Nawawi Abdul Djalil tidak diragukan lagi dan juga disebut sebagai Sosok kyai Zuhud (meninggalkan kecondongan terhadap kepentingan dunia) yang sering menjadi jujugan para tokoh nasional untuk meminta doa dan restu dari beliau.

Dalam melakukan pengamanan pemakaman Almarhum KH. A. Nawawi Abdul Djalil pengasuh pondok pesantren Sidogiri terdapat 4 lokasi penyekatan di depan Gang Pondok, Kantor Sekretariat, Balai Tamu dan Pintu Utama Masuk Area Pondok Sidogiri serta jalan- jalan kecil atau gang yang bisa dilewati masuk ke rumah duka guna mengantisipasi membludaknya para petakziah yang datang ke lokasi pemakaman.

“Kami bekerja sama dengan semua pihak untuk melakukan pengamanan pemakaman KH. A. Nawawi Abdul Djalil pengasuh pondok pesantren Sidogiri. Pihaknya bekerja sama dengan TNI, Pemkot, Dishub, dan instansi lainnya.” Ujar Kapolres

Lanjut dikatakan “Pemakaman menerapkan protokol kesehatan secara ketat baik dirumah duka maupun di lokasi pemakaman. Kita selalu menghimbau untuk selalu menjaga jarak dan selalu memakai masker”(tofa)