Home Blog Page 1753

Forkopimda Terus Lakukan Upaya Pencegahan Covid-19 di Bangkalan

BANGKALAN — Melonjaknya kasus Covid-19 di Bangkalan, 4 kecamatan diberlakukan micro lockdown. Saat ini Forkopimda Jawa Timur terus melakukan koordinasi dengan Pemda Bangkalan, guna mengantisipasi penyebaran lebih meluas lagi.

Saat ini Kabupaten Bangkalan dinyatakan daerah darurat Covid-19, Forkopimda Jatim diantaranya ada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta terus melakukan koordinasi dengan Walikota Surabaya Eri Cahyadi dan Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron guna melakukan langkah – langkah awal antisipasi penyebaran covid-19 di Bangkalan.

Ada 4 kecamatan zona darurat Covid-19 diantaranya, Kecamatan Bangkalan, Kecamatan Arosbaya, Kecamatan Klampis, dan Kecamatan Geger. Nantinya pemerintah Provinsi bersama pemerintah daerah akan menerapkan micro lockdown di 4 kecamatan tersebut.

Rencananya pemerintah akan menyiapkan 1 rumah sakit rujukan di daerah Bangkalan, 1 rumah sakit lapangan di Badan Pengembangan Wilayah Surabaya – Madura (BPWS) dan menyiapkan 6 rumah sakit rujukan di Surabaya, diantaranya RSUD dr, Soetomo, RSU Universitas Airlangga, RSU Haji Surabaya, RSU PHC, RSU Adi Husada Undaan, dan RSU Al Irsyad.

Kapolda Jatim mengatakan, telah melakukan koordinasi dengan Kapolres baik Kapolres Tanjung Perak maupun Kapolres Bangkalan, untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 dengan melakukan penyekatan di jalur perbatasan.

“Kita terus berkoordinasi dengan Kapolres untuk mengantisipasi penyebaran covid-19, dengan upaya penyekatan, serta mendirikan pos penyekatan di dua sisi, pintu masuk Madura maupun Surabaya, dengan melakukan Swab Antigen On The Spot,” tegasnya pada Minggu (6/6/2021).

Dari data sementara hasil penyekatan dan Swab Antigen On The Spot, perpukul 16.00 WIB, ada 73 orang reaktif selanjutnya dilakukan swab PCR dengan hasil 17 positif yang selanjutnya dirujuk ke rumah sakit Lapangan Indrapura Surabaya, untuk mendapatkan penanganan.

Sementara, masyarakat Bangkalan maupun Surabaya yang hendak melakukan perjalanan diwajibkan membawa surat bebas Covid-19.

Selain itu, Kapolda bersama Forkopimda Jatim dan Forkopimda Bangkalan akan melakukan penyemprotan disinfektan di 4 kecamatan zona rawan tersebut, serta meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan operasi yustisi ditempat keramaian, dan melakukan pembagian masker di kawasan zona rawan tersebut.

Kapolda Jatim berharap kepada seluruh masyarakat, khususnya di bangkalan. Untuk memahami penanganan covid yang dilakukan oleh pemerintah provinsi maupun daerah, dengan menerapkan 3T (Testing, Tracing, Treatment) dan 5M (Mencuci tangan, Menjaga Jarak, Memakai Masker, Menghindari Kerumunan, Mengurangi Mobilitas), serta meminta kepada para tokoh untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, dampak dari bahaya covid-19.

“Diminta tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk memberikan edukasi dan mengoptimalkan PPKM Mikro, terutama RT RW yang ada warganya positif aktif, untuk melakukan tracing terhadap interaksi pasien positif dengan warga sekitar,” pungkasnya Irjen Pol Nico Afinta.(Tim)

Tiang Bekas Bali Tower difungsikan Kembali Oleh PT.Power Telecom.

CIMAHI — Tiang bekas PT.Bali Tower yang berdiri di area Kelurahan Cimahi, kini difungsikan kembali sebagai menara telekomunikasi oleh PT.Power Telecom.

Pemasangan Instalasi dilaksanakan selama beberapa waktu, bahkan para pegawai bekerja sampai pagi hari agar menara bisa segera difungsikan.

Saat awak media menanyakan kepada para pegawai terkait difungsikannya kembali menara yang berada di area Kelurahan Cimahi tersebut, para pegawai menyampaikan dirinya hanya menyelesaikan pekerjaannya saja, sedang untuk hal lainnya pihak kantor yang mengurus.

Saat Awak Media meminta penjelasan terkait pengerjaan pemasangan instalasi menara telekomunikasi kepada Lurah Cimahi M.Syarif melalui Aplikasi WA, Lurah Cimahi Menjawab, bahwa pengerjaan dilaksanakan malam hari agar tidak mengganggu aktifitas dibawah dan juga tidak panas jika dikerjakan diatas pada malam hari.

Senada dengan Lurah Cimahi, Camat Kecamatan Cimahi tengah yang juga dihubungi melalui alat Komunikasi HP Tri L.
menjelaskan, Pengerjaan untuk pemasangan Instalasi menara Telekomunikasi dilaksanakan siang dan malam.

“Kayaknya agar tidak mengganggu aktifitas pelayanan Kelurahan dan untuk pekerjaannya besarnya dilaksanakan terfokus di mlam hari, untuk perijinan sudah mengantongi IMB dilanjutkan nanti dengan perjanjian sewa dengan Pihak BPKAD.” Terang Tri.

Saat Awak Media meminta konfirmasi kepada salah seorang Staf DPMPTSP terkait difungsikannya kembali Tiang Menara Milik PT.Bali Tower oleh PT.Power Telecom, diperoleh penjelasan yang normatif, jika dilihat dari perijinan pekerjaan pemasangan perangkat telekomunikasi sudah sesuai dan mengantongi IMB jadi sudah sesuai dengan prosedur.”Pungkasnya mengakhiri penjelasannya melalui alat komunikasi HP. (Achmad Edison).

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polres Lumajang Patroli Malam Hari

LUMAJANG – Guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Kompi Siaga B Polres Lumajang bersama Polsek Rayon Utara melaksanakan patroli malam.

Kegiatan patroli, Sabtu (5/6/2021) malam, Kompi siaga B Polres Lumajang berkolaborasi dengan empat kepolisian sektor yaitu Ranuyoso, Klakah, Kedungjajang dan Randuagung melaksanakan patroli jalur rawan kriminalitas.

Selama kegiatan patroli, polisi menyalakan lampu rotator biru dan membunyikan sirine keong menyusuri jalan jalan-jalan sepi yang biasa digunakan pelaku kejahatan.

Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan, Kompi Siaga B Polres Lumajang pertama melaksanakan patroli malam antisipasi 3C di sepanjang jalan JLT, Jalan lintas Wonorejo-Jatiroto, Jalan Curahmayit, dan jalur rawan kejahatan jalanan khsusnya begal dan jambret.

“Seteleh melaksanakan patroli, kompi siaga B bergabung dengan Polsek Randuagung melaksanakan patroli di wilayah jalur kejahatan jalanan,” ujarnya.

Lebih lanjut Kompi siaga B melaksanakan patroli bersama Polsek Klakah menyusuri jalur rawan kriminalitas yakni di Desa Kudus,Prayuana, dan tanjakan SMP Klakah.

“Petugas juga melaksanakan patroli bersama Polsek Kedungjajang menyusuri Jalur jalur rawan Kriminalitas di Desa Pandansari, Curahpetung, Baru Wonorejo dan Desa Umbul,” ujar Shinta.

Selama melaksanakan patroli antisipasi dan menekan terjadinya gangguan kamtibmas 3C Curat, Curas, Curanmor) dan Curhewan khususnya situasi aman dan kondusif.

“Dengan dilaksanakan patroli malam diharapkan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Lumajang dan menekan terjadinya gangguan kamtibmas,” tutur Shinta.

Lanjut diia, selama pelaksanaan kegiatan juga dilakukan himbauan dan penyampaian pesan kamtibmas kepada warga masyarakat untuk turut serta membantu tugas kepolisian dalam harkamtibmas dan meningkatkan kewaspadaan serta sistem keamanan lingkungan di wilayahnya.

“Petugas juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk etap mematuhi prokes 5 M selama masa Pandemi virus Covid 19,” imbuh dia.

Lebih lanjut Shinta menjelaskan, kegiatan Patroli Malam sangat efektif dan membantu menekan angka Kriminalitas Khususnya di Wilayah Hukum Polres Lumajang serta perlunya dilakukan dialogis dengan Masyarakat Maupun Satgas Keamanan Desa (SKD) dalam menjaga situasi kamtibmas.

“Diharapkan dengan peran patroli malam hingga subuh dapat memperkecil kesempatan terjadinya kejahatan,” katanya. (tim).

Merajut Persaudaraan, Marhaen Marhaen Bumi Lamajang Gelar Halal Bihalal

LUMAJANG – Masih di bulan Syawal yang penuh hikmah, marhaen marhaen yang ada di Kabupaten Lumajang bertemu dan bersilaturahmi untuk menjalin kedekatan dan persaudaraan.

Pertemuan para mahaen Lumajang tersebut dikemas dalam bentuk Halal Bihalal dan seabad kelahiran Bung Karno, bertempat di Cafe Suhanto Agro Desa Kebonagung Kecamatan Sukodono Lumajang, Minggu (6/6/2021).

Ketua Panitia sekaligus tuan rumah kegiatan, Suhanto, S.Pd, SH menyampaikan terimakasih atas kehadiran para marhaen bumi Lumajang, serta mengucapkan selamat hari raya idul fitri 1442 Hijriyah.

“Dalam kesempatan ini saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi tingginya atas kerawuhan panjenengan semua. Atas nama panitia dan tuan rumah kegiatan, saya mohon maaf atas segala kekurangannya,” kata Suhanto.

“Melalui acara halal bihalal dan seabad Bung Karno ini, marilah kita sama sama meningkatkan tali silaturahmi dan merajut persaudaraan selamanya,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Jarot Sulistiono, pecinta Bung Karno dari Desa Kunir, yang kebetulan hadir di acara tersebut menyampaikan pesan agar tidak melupakan sejarah (Jasmerah).

“Bung Karno adalah pencetus gagasan lahirnya Pancasila pada 1Juni 1945, Bung Karno lahir 6 Juni, meninggal 21 Juni. Artinya, bulan Juni memiliki sejarah yang patut kita hormati,” ujar Jarot.

Menurutnya, meskipun peringatan Hari Kelahiran Pancasila tahun ini dilaksanakan di tengah pandemi COVID-19, namun ia mengaku patut mensyukurinya. Oleh karena itu, ia setuju acara ini digelar dalam koridor prokes.

“Kita bersyukuri karena Pancasila tetap menjadi bintang penjuru menumbuhkan daya juang dalam mengatasi setiap kesulitan dan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh sesepuh marhaen bumi Lumajang, Bapak Marwoto. Sebelum bacakan do’a, Marwoto berpesan pada anak anak muda Marhaen di Lumajang agar menghadirkan nilai nilai luhur Pancasila secara nyata.

“Pancasila harus terus menjadi nilai yang hidup dan bekerja dalam kehidupan kita. Terutama bagi anak anak muda penerus bangsa,” tutupnya. (red)

Panglima TNI, Kapolri dan Kepala BNPB Cek Penanganan Covid-19 di Kudus

KUDUS – Usai meninjau pelaksanaan vaksinasi di tiga kabupaten di Jawa Tengah, Yaitu Kabupaten Blora, Ciacap dan Pati, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Kepala BNPB Ganip Warsito meninjau Kabupaten Kudus yang terkonfirmasi Covid-19 paling tinggi di Jawa Tengah, Minggu pagi (6/6/21).

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang diwakili Sekda Provinsi Jateng, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi, Pandam IV Kodam Diponegoro Mayjend TNI Rudianto, pejabat utama Polda Jateng dan Kodam IV Diponegoro.

Kapolri mengaku sangat prihatin dengan meningkatnya Covid-19 di Kabupaten Kudus ini. Dia meminta kepada semua pihak termasuk TNI dan Polri agar lebih intensif dalam penanganan Covid 19.

Dari data yang diterima, Sigit mengungkapkan jumlah yang terkonfirmasi Covi-19 ini berjumlah 7.975 orang, sedangkan sembuh 5.918 orang, dan meninggal dunia 659 orang. Hal ini menjadi perhatian khusus dirinya bersama Panglima dalam menangani Covid di Kabupaten Kudus.

“Hal ini memang menjadi perhatian kami, dengan adanya ketersediaan tempat tidur di 7 rumah sakit di Kabupaten Kudus yang semakin menipis dari 393 tempat tidur isolasi sudah terisi 359 tempat tidur (91%). Sementara ruang ICU dari jumlah 41 tempat tidur sudah terisi 38 tempat tidur (92%),” jelas Mantan Kapolda Banten ini.

Menurut Sigit dengan kondisi tersebut membuat Kabupaten Kudus dalam kondisi yang kurang baik apalagi jika terjadi penambahan kasus aktif di wilayah sekitarnya. Untuk itu dia meminta semua intansi baik TNI Polri, bersama sama menangani Covid di Kabupaten Kudus agar kembali pulih seperti semula.

“Masalah Covid-19 merupakan tanggung jawab kita bersama bukan hanya pemerintah, TNI ataupun Polri saja. Tetapi hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memutus mata rantai Covid-19, karena keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, oleh karena itu kita semua harus bergerak bersama,” terangnya.

Dikatakan Sigit, saat ini pemerintah, TNI dan Polri membutuhkan peran serta masyarakat untuk mencegah penularan Covid-19. Minimal kata dia kita semua saling mengingatkan untuk disiplin terhadap protokol kesehatan yaitu 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan).

Mantan Kabareskrim Polri ini menambahkan, Polri bersama dengan TNI telah menyiapkan 8 water Canon untuk dilakukan penyemprotan secara masal di semua tempat yang ada di Kabupaten Kudus.

“Water Canon ini akan berjalan 3 hari sekali di Kabupaten Kudus untuk melakukan penyemprotan Disinfektan. Dengan cara pola berjalan sesuai dengan arah, pertama untuk menyehatkan situasi, kedua memberikan wawasan kepada masyarakat, ketiga PPKM Mikro harus lebih maksimal dalam penangan Covid di Kudus ini, jika masih kurang kita akan tambah lagi water Canon,” ungkap Kaplolri.

Kapolri juga menyampaikan, telah memerintah Kapolda Jawa Tengah untuk lebih fokus menangani enam desa yang terpapar Covid 19 untuk menerjukan satu SSK pasukan Brimob menjaga desa tersebut. Sehingga, tidak ada warga yang keluar kemanapun selama Isolasi mandiri ini.

“Selain itu, semua pasukan baik dari Babinsa, Bahbinkamtibmas, Bataliyon dan Brimob serta tenaga kesehatan, semuanya kita Floting di Kabupaten Kudus ini. Dengan harapan Kita ingin Kabupaten Kudus kembali kesemula, target kita Covid harus hilang dari Kabupaten Kudus,” pungkasnya.(Tim)

Unit Reskrim Polsek Lekok Amankan Pelaku Curwan

PASURUAN – Safi’i (19) warga Dsn tegalan Desa Jatirejo Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan melapor ke Polisi karena hewan ternaknya, yakni kambing telah digondol pencuri.

Mendapat laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Lekok pun segera melakukan penyelidikan.

Alhasil, dari penyelidikan kasus pencurian hewan (curwan) itu mengarah pada NA (22) warga Desa Wates Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan.

NA ditangkap tim Reskrim Polsek Lekok di Desa Sumber Agung Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan.

Sebelumnya, pada hari Jumat, 14 Mei 2021, sekitar jam 11.30 wib terjadi pencurian hewan milik Safi’i berupa satu ekor kambing jenis kacang umur 6 bulan.

Waktu itu, pelaku diduga telah merencanakan pencurian tersebut akan menjalankan aksinya pada saat warga melakukan ibadah sholat Jumat.

Dengan mengendarai sepeda motor, pelaku menuju ke arah Desa Jatirejo.

Setibanya di Dusun Tegalan, pelaku kemudian menemukan segerombolan kambing yang di gembala namun ditinggal pemiliknya menjalankan sholat Jumat.

Memanfaatkan peluang itu, NA pun menangkap satu ekor kambing jenis kacang dan dibawa kabur menggunakan sepeda motor.

Namun perbuatan NA sempat terlihat oleh seorang warga bernama Soleh, yang saat itu hendak menuju ke masjid.

Karena terburu-buru untuk menunaikan sholat Jumat, Soleh pun baru memberitahukan perbuatan NA pada Safi’i sesaat setelah sholat Jumat.

Mendengar kabar itu, sontak saja puluhan warga yang juga pernah menjadi korban curwan mendatangi rumah pelaku.

Warga pun menemukan seekor kambing yang disembunyikan di belakang rumah pelaku.

Beruntung, saat puluhan warga mengepung, pelaku tidak ada di rumah, sehingga luput dari aksi massa.

Dari penyelidikan dan penyidikan diketahui bahwa pelaku mengaku sering mencuri kambing di area yang sama sebanyak 4 ( empat ) kali.

Pelaku juga mengakui hasil curiannya, yang selalu dijual di pasar Hewan Grati, digunakan untuk berfoya-foya dengan Pekerja Seks Komersil (PSK).

Kini pelaku, yang melanggar Pasal 363 ayat 1 (1) KUHP harus meringkuk di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (tofa)

LEMKAPI Berikan Penghargaan “Presisi Award” Kepada Dirlantas Polda Jatim

Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (LEMKAPI) berikan penghargaan “Presisi Award” kepada Dirlantas Polda Jatim atas pelayanan publik dalam mendukung program Presisi Kapolri, yakni pengoperasian mobil INCAR (Integrated Node Capture Attitude Record).

Penghargaan “Presisi Award” ini diberikan oleh LEMKAPI kepada Dirlantas Polda Jatim, dalam mendukung program Presisi Kapolri yaitu mengembangkan perangkat ETLE dengan membuat perangkat alat ETLE Mobile yang diberi nama INCAR.

Perangkat alat INCAR ini merupakan peralatan khusus yang dibuat oleh Ditlantas Polda Jatim, untuk melaksanakan penindakan pelanggaran secara Mobile guna melengkapi peran ETLE yang ada saat ini. INCAR menggunakan AI (Artificial Intelligence) dalam mendeteksi pelanggaran.

Wadirlantas Polda Jatim, AKBP Didit Bambang Wibowo mebgucapkan terimakasih kepada LEMKAPI atas penghargaan yang diberikan, diharapkan Ditlantas Polda Jatim semakin baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Jawa Timur.

“Terima kasih kepada LEMKAPI yang telah memberikan penilaian dan penghargaan kepada Bapak Dirlantas Polda Jatim atas dedikasi dan kinerjanya dalam mengimplementasikan program PRESISI Kapolri yaitu mengembangkan ETLE dengan menciptakan perangkat alat ETLE Mobile yang diberi nama INCAR,” ucapnya.

” Semoga kedepannya Ditlantas Polda Jatim semakin baik lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Jawa Timur serta terus berinovasi di bidang Kepolisian khususnya Lalu Lintas,” jelasnya usai menerima penghargaan dari LEMKAPI di lapangan SAT PJR Ditlantas Polda Jatim, pada Sabtu (5/6/2021).

Selain itu, Wadirlantas juga menjelaskan, saat ini terdapat 8 perangkat alat INCAR, yang dapat digunakan di seluruh wilayah Polda Jawa Timur.

“Kedepannya INCAR akan terus dikembangkan guna mendukung tugas dan fungsi Kepolisian di bidang Lalu Lintas serta dapat terintegrasi dengan fungsi Kepolisian lainnya,” pungkasnya.

Turut hadir dalam pemberian penghargaan ini, Wadirlantas Polda Jatim, PJU Ditlantas Polda Jatim, Anggota Polri dan PNS Ditlantas Polda Jatim.

Sementara dari LEMKAPI dihadiri oleh Dr. Edi Hasibuan S.H, M.H (Direktur Lemkapi), Leily Ani S.E (Sekjen Lemkapi), Ismunandar Raihan S. Sos (Tim Riset Lemkapi), Syarifah Daulay S.H Bendahara Lemkapi. (Tim)

Panen Raya Kopi Organik, Kapolres : Pertama Kali Pengalaman Memetik Kopi

LUMAJANG – Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si menghadiri panen raya kopi organik dan ngopi bareng Kebun Poktan Wonokoyo, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Sabtu (5/6/2021).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si, Kepala Dinas Pertanian Ir Paiman, Ketua HKTI Lumajang Ischaq Subagio, Forkopimca Candipuro, Kades Jugosari, Staf Dinas Pariwisata, Staf Dinas Ketahanan Pangan, Asper, Kadin Lumajang, Ketua HIPMI, Pemuda Pancasila, Kelompok Tani Wonokoyo Jugosari Candipuro.

Disela-sela panen raya kopi Kapolres Lumajang saat memetik kopi warna merah milik Jumingin menyampaikan ini pengalaman pertama kali memetik kopi.

“Ini pengalaman luar biasa bagi saya,pertama kali pengalaman memetik kopi,” Ujar Eka Yekti saat memetik kopi

Mudah-mudahan kopi ini menjadi produk unggulan kabupaten Lumajang, bahwa kopi ini tidak kalah dengan daerah lain.

Menurut Kapolres Lumajang, banyak ilmu yang diajarkan bagaimana cara memetik kopi kemudian perkembangbiakannya sampai dengan panen unggulan kelompok tani.

“Wonokoyo sungguh luar biasa, kita patut berterima kasih juga kepada pupuk organik sari luhur. Terbukti kemarin saya juga menghadiri padi organik sekarang kopi. Dan hasilnya memang dua-duanya memang luar biasa,” terangnya.

Kedepan disampaikan Kapolres, berharap semua bisa merambah pada komoditas yang lain seperti coklat, apukat, dan lain-lain.

“Disini sangat luar biasa kalau saya lihat untuk kedepannya sebagai potensi kepariwisataan juga. Kalau di Blitar itu ada kampung coklat mungkin disini nanti menjadi kampung kopi,” imbuhnya.

Lanjut Eka Yekti, wilayah disini menjadi obyek wisata yang mungkin nanti berkembang kedepannya menjadi kampung petik kopi begitu. Kemudian bisa dibikin juga bumi perkemahan atau tempat camping juga cafe karena disini ada sungai yang sangat jernih.

“Untuk berkemah pun juga sangat indah begitu. Wisata petik kopi mungkin pas musim-musim panen bisa menarik wisatawan untuk bagaimana sensasi pengalaman memetik kopi ini bisa dikembangkan di wilayah sini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Ir Paiman mengatakan ada sekitar 25 orang petani tanaman kopi sudah mencoba, tapi ada yang berhasil, dan belum berhasil ini yang sesuatu kondisi di lapangan.

“Bagi petani yang berhasil ojok medit, yang berhasil ilmu diberikan, yang tidak berhasil ojok gengsi takon,” ujarnya dalam bahasa jawa.

Sementara Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Lumajang Ischaq Subagio menjelaskan, Kegiatan ini adalah tanam perdana petik kopi yang berbasis kopi sehat.

“Jadi tidak menggunakan pestisida dan menggunakan bahan-bahan alami organik dan menggunakan pupuk organik sari luhur,” ujarnya.

Menurut Ischaq, penanaman kopi dulu 3 ons kering, sekarang diprediksi sampai 3 kg. “Jadi ada sepuluh kali lipat, sebelum menggunakan pupuk sari luhur dan perawatan berbasis organik,” ujarnya.

Kalau biaya lebih murah, karena mengambil bahan dari alam jadi seperti pelepah pisang dan daun-daun, rumput-rumput perdu itu bisa kita aplikasikan, dibantu dengan dekomposer dari pupuk sari luhur.

“Menghemat hampir 60 persen, dulu memang sama sekali belum tersentuh teknologi tidak menggunakan pupuk kimia,” terang Ischaq.

Kepala Desa Jugosari Mahmudi menyampaikan sangat mendukung atas diselenggarakan acara panen raya ini. Sebelumnya pihaknya sudah menurunkan aparaturnya untuk mendampingi petani-petani kopi.

“Harapan saya ini bukan hanya yang akhir ini merupakan langkah awal dari kita ingin menuju Jugosari, paling tidak petani-petanu ini lebih sejahtera,” harap kades.

Usai kegiatan panen kopi dilanjutkan penyerahan kopi produk olek Kelompok Tani Wonokoyo kepada Kapolres dan tamu undangan.

Kemudian penyematan pin oleh Ketua HKTI kepada Kapolres Lumajang bersama tamu undangan. (tim)

Polsek Rembang Intensifkan Operasi Penegakan Disiplin Prokes

PASURUAN – Kepolisian Sektor Rembanh Polres Pasuruan menggelar operasi penegakkan Disiplin Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 kepada para pengandara yang melintas di jalur depan Mapolsek, Sabtu (06/06/2021) pagi.

Dalam kegiatan tersebut, terlihat sejumlah pengguna jalan diberhentikan oleh petugas karena melanggar Protokol Kesehatan yakni tidak menggunakan masker.

Sambil menyampaikan edukasi terkait pentingnya menerapkan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 terutama ketika beraktifitas diluar rumah, petugas pun memintas kepada warga untuk memakai masker.

Kapolsek Rembang AKP. Pujianto, S. Sos saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dalam mencegah penularan covid-19 diwilayah Hukum Polsek Rembang Kabupaten Pasuruan lebih intensif melakukan edukasi kepada warga salah satunya kepada para pengendara yang melintas dijalur utama depan Mapolsek agar mematuhi Protokol Kesehatan utamanya memakai masker saat beraktifitas diluar rumah.

“Kami pihak polsek Rembang, akan lebih rutin menggelar kegiatan seperti ini, baik siang maupun malam hari, untuk mengedukasi warga agar mematuhi protokol kesehatan. dimana para pengendara yang melintas dijalur ini. Kami lakukan himbauan untuk tetap memakai masker ketika beraktifitas diluar rumah,” ucap Kapolsek.

Ditambahkan Kapolsek, operasi seperti ini bisa menekan dan memutus penyebaran covid-19 khususnya diwilayah Hukum Polsek Rembang. (qomar)

Srikandi Satlantas Polres Lumajang Gelar Giat ‘Pojok Berkah’

LUMAJANG – Srikandi Satlantas Polres Lumajang kembali menggellar giat bagi bagi nasi bungkus kepada masyarakat pengguna jalan, Jum’at siang (4/6/2021).

Kegiatan tersebut digelar di dua lokasi berbeda, yakni pada pagi hari di depan Kantor Satpas Polres Lumajang Jalan Panjaitan Lumajang.

Srikandi yang terdiri dari anggota Polwan, membagikan nasi bungkus kepada masyarakat pengguna jalan, bertujuan menumbuhkan rasa sosial, selain untuk meringankan beban masyarakat di tengah wabah Covid-19.

Pada siang harinya kegiatan dilanjutkan di jalan Alun – Alun barat, tepatnya di depan Masjid Agung KH. Anas Mahfudz.

Srikandi mengatur lalu – lintas dan melakukan sosialisasi, agar setiap masyarakat yang hendak melaksanakan ibadah Sholat Jum’at, tetap mematuhi protokol kesehatan.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho berkata, kegiatan tersebut merupakan jadwal kegiatan rutin setiap pekan, sebagai wujud kepedulian Polri khususnya Satlantas Polres Lumajang kepada masyarakat.

“Dilokasi pertama selain membagikan nasi bungkus pada pengguna jalan khususnya pekerja harian, petugas memberikan himbauan agar masyarakat tertib berlalu lintas dan ikuti protokol kesehatan demi terwujudnya kamseltibcarlantas di tengah mewabahnya Covid – 19. Semoga apa yang kami lakukan ini akan tertanam di hari masyarakat jika Polri selalu ada untuk masyarakat,” kata dia, dikonfirmasi melalui Paursubbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta dihari yang sama.

Pembagian masker, tak luput dilakukan kepada masyarakat. Serupa dilokasi kegiatan ke dua, Srikandi melakukan hal yang sama, akan tetapi ditambah pada keamanan, ketertiban dan keselamatan serta kelancaran lalu – lintas.

Optimalisasi pada penekanan penularan Covid – 19 dilakukan. Masyarakat yang hendak memasuki masjid diberi masker jika diketahui tidak mengenakan.

“Berikut cara memakai masker yang benar itu kami sampaikan. Terlebih, pemahaman jika pandemi hingga saat ini belum berakhir itu kami terus kami dengungkan pada masyarakat. Karena kesadaran dan tingkat kepahaman masyarakat dalam hal ini mempengaruhi,” imbuh Shinta.

Kegiatan serupa akan dilakukan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan secara berkesinambungan. Sambil memperhatikan perkembangan yang ada.

“Kami ucapkan terimakasih pada masyarakat yang kita ketahui sudah patuh, semoga Lumajang akan terus membaik, sehingga keadaan akan segera pulih seperti sediakala,” pungkasnya. (tim)