Home Blog Page 1775

Kapolres Pasuruan Kota Ikut Bagikan Paket Sembako Pada Komunitas Becak Wisata Religi

PASURUAN KOTA – Bertempat di Gedung Kesenian Pemkot Pasuruan, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman S.I.K., M.Si. mengikuti kegiatan pembagian 200 paket sembako dari Gubernur Jawa Timur pada Komunitas Becak Wisata Religi pada Minggu 09 Mei 2021 sore.

Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Sekda Provinsi Jawa Timur, Walikota Pasuruan H. Saifullah Yusuf, Dandim 0819 Pasuruan Letkol Inf Nyarman M.Tr (Han).

Selain itu, tampak juga istri Walikota, Fatma Saifullah Yusuf selaku Ketua PKK Pasuruan Kota beserta pengurus.

Demikian juga dengan Kepala Dinas Perhubungan, Lucky; Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Rudyanto serta Dedy selaku Kepala Cabang Bank Jatim Pasuruan juga turut dalam kegiatan.

Setelah sambutan dari Walikota Pasuruandan Sekda Provinsi Jawa Timur, sembako dibagikan secara simbolis kepada komunitas becak wisata religi.

Tak hanya sembako, komunitas becak wisata religi juga menerima pemberian cat dan sticker dari Bank Jatim Cabang Pasuruan.

Sedagkan Kapolres dan Dandim dalam acara tersebut memberikan secara simbolis jaket rompi dari Bank Jatim Cabang Pasuruan.

Mengakhiri acara tersebut, komunitas Becak wisata religi diajak melaksanaan Senam Caring demi menjaga kebugaran tubuh. (tofa)

Satlantas Polres Pasuruan Bakal All Out Lakukan Penyekatan Pemudik

PASURUAN – Guna memutus mata rantai penyebaran virus corona, Satlantas Polres Pasuruan akan all out dalam pelaksanaan penyekatan mudik.

Ditegaskan Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Andhika Mizaldy Lubis SIK bahwa pihaknya akan berusaha keras untuk melakukan penyekatan terhadap pemudik.

“Siapapun yang akan melintas atau masuk wilayah hukum Polres Pasuruan, dipastikan akan diperiksa kelengkapannya,” tegas Andhika.

Pemeriksaan itu, jelas Kasatlantas, mulai dari kesehatan, identitas, surat jalan bagi yang bekerja, hingga kelengkapan kendaraan bermotor pemudik.

Bagi warga yang akan masuk Pasuruan, dan dinyatakan memiliki dokumen lengkap, bakal dilakukan test swab untuk memastikan bahwa seseorang dalam keadaan sehat.

“Sementara bagi yang dianggap tidak dapat melengkapi persyaratan untuk melakukan perjalanan, saya pastikan akan disuruh putar balik, agar tidak masuk wilayah Pasuruan,” tegasnya.

Pada kesempatan itu pula Andhika menjelaskan bahwa semua yang dilakukan pihak Kepolisian ini, semata-mata untuk melindungi warga dari paparan virus corona, yang kemungkinan terbawa oleh pendatang atau pemudik.

Kendati demikian, ungkap Andhika, Operasi Ketupat 2021 adalah operasi kemanusiaan, tindakan di lapangan adalah persuasif humanis.

“Bagi pemudik yang melakukan mudik, harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh adendum satgas Covid-19,” ujarnya.

Masih menurutnya, pelaksanaan sosialisasi penyekatan larangan mudik di Jatim sudah cukup baik. Pun dengan kesiapsiagaan Operasi Ketupat 2021. (qomar)

Tim Supervisi Mabes Polri Pantau SOP Penyekatan dan Larangan Mudik Di Jatim

SURABAYA – Tim Supervisi Mabes Polri, Inspektur Pengawasan Umum Polri (Irwasum Polri), dan Kepala Korps Samapta Bhayangkara (Kakorsabhara), Minggu (9/5/2021) melakukan kunjungan di Jawa Timur, dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2021.

Tim Supervisi Mabes Polri. Diantaranya, Irwasum Polri, Komjen Pol Agung Budi Maryoto, dan Kakorsabhara Polri, Irjen Pol Nanang Avianto. Melakukan pemantauan dibeberapa tempat di Jawa Timur.

Seperti terminal Purabaya, yang menjadi lokasi pertama mereka kunjungi. Di lokasi ini Tim Supervisi mengecek Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diterapkan, jika ada penumpang bus non mudik yang tidak membawa syarat surat keterangan bebas COVID-19. Namun, di Terminal Purabaya disediakan posko untuk melakukan pengecekan.

Dalam kunjungannya, Tim Supervisi juga melakukan simulasi supaya urutan SOP kesehatan prokes dilakukan dengan baik. Simulasinya, ada seorang penumpang yang tidak membawa surat keterangan bebas COVID-19. Penumpang tersebut langsung diarahkan di posko untuk dilakukan rapid test.

“Kami ditugaskan dari Mabes Polri ke Polda Jawa Timur, sengaja melaksanakan simulasi supaya urutan SOP kesehatan prokes dilakukan dengan benar,” jelasnya Irwasum Polri, Komjen Pol Agung Budi Maryoto, di dampingi Kakorsabhara Polri, Irjen Pol Nanang Avianto. dan Irjen Pol Nico Afinta, serta pejabat utama Polda Jatim.

Sementara itu, jika hasil rapid test antigen penumpang tersebut reaktif, petugas langsung membawa penumpang ke ambulan untuk diantar ke Pendopo Delta Mayang. Di sana, penumpang dites swab dan jika hasilnya positif, penumpang akan diisolasi.

Irwasum Polri mengatakan, langkah pengecekan ini penting dilakukan. Agar, semua petugas yang berjaga terjamin dari penyebaran COVID-19.

“Karena kita juga harus melindungi petugas kita yang bertugas di sini. Baik TNI, Polri, Kesehatan, Dinas Perhubungan maupun Satgas COVID-19 juga harus terhindar dan terbebas dari COVID-19,” paparnya

“Oleh karena itu, urut-urutan prokes harus dilaksanakan apabila menemukan masyarakat yang diduga reaktif. Dan tadi urut-urutannya sudah benar. Setelah reaktif dibawa ke ambulan untuk dilakukan PCR, dan jika hasilnya positif akan dilakukan isolasi,” tambahnya.

Dari hasil Pantauan dilapangan, Irwasum mengatakan, sejauh ini masyarakat mengikuti imbauan pemerintah.

“Pantauan sejauh ini masyarakat tidak ada yang mudik, semoga tetap mengikuti imbauan pemerintah,” pungkasnya.

Usai melakukan kunjungan di terminal Purabaya, Sidoarjo. Tim Supervisi Mabes Polri bersama rombongan melanjutkan pemantauan di perbatasan Surabaya, yakni di jembatan Suramadu, baik dari sisi Surabaya maupun dari sisi Madura, guna memastikan proses penyekatan berjalan sesuai prosedur.

Disini juga dilakukan simulasi penyekatan, kepada pengendara roda dua yang nekat mudik tidak dilengkapi dengan surat keterangan bebas covid, atau bukti swab, rapid test antigen.

Diharapkan masyarakat bisa mematuhi imbauan pemerintah terkait larangan mudik, demi memutus mata rantai penularan COVID-19. (tim)

Polres Pasuruan Temukan Ribuan Telur Mengandung Bakteri E Coli Diperjualbelikan

PASURUAN – Polres Pasuruan mengungkap tindak pidana perdagangan yang melibatkan dua orang tersangka. Mereka adalah Syamsul Arifin, 31, warga Desa Sambisirah, Kecamatan, Kecamatan Wonorejo, dan Ikrom, 41, warga Desa Kluwut, Kecamatan Wonorejo.

Keduanya diamankan lantaran memperjual belikan telur infertil atau telur limbah. Yang setelah dilakukan uji laboratorium di dalamnya terkandung bakteri E. Coli dengan melebihi baku mutu.

Perkara ini terungkap dalam Operasi Ketupat tahun 2021 ini. Saat larangan mudik dan dilakukan penyekatan keduanya didapati membawa ribuan telur infertil ada yang masih utuh serta sudah dimasukkan dalam drum untuk kuningannya.

Keduanya dijaring ketika melintas di Jalan Raya Pasuruan-Malang, tepatnya di Desa Pacarkeling, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.

“Mereka melakukan kegiatan usaha perdagangan yang tidak memiliki perizinan usaha di bidang perdagangan. Serta memperdagangkan barang yang ditetapkan sebagai barang yang dilarang diperdagangkan berupa telur infertil,” terang Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.IK ketika press release, Minggu (9/5).

Dia menjelaskan bahwa telur tidak layak konsumsi ini rencananya hendak diolah untuk menjadi bahan dasar dari roti, makanan ringan dan snack. Dan setelah itu akan diperjualkan kembali di daerah Malang Raya.

Tersangka mendapatkan telur tersebut dari tempat usaha peternakan ayam. Telur yang tujuannya ditetaskan namun tidak menetas itu kemudian oleh para pelaku diambil dan lanjut dijual kembali dengan harga yang murah agar mendapatkan keuntungan berlipat.

Kemudian untuk kuning telur yang ditaruh dalam drumb, oleh Kapolres dijelaskan bahwa pengolahannya cukup ngawur. Cangkang telur yang pecah dimasukkan ke dalam penyaringan, sehingga tercampur beserta dengan kotorannya.

AKBP Rofiq melanjutkan bahwa pihaknya sudah melakukan uji laboratorium juga terhadap sample kuning telur yang dicampur di luar cangkang. “Terdapat bakteri E. Coli yang melebihi batu muku,” lanjutnya.

Berdasarkan keterangan ahli kesehatan bakteri E. Coli jika dikonsumsi melebihi batas bisa menimbulkan bahaya. Bagi orang yang sehat bisa bermasalah pada pencernaan, sementara bagi ibu hamil pada janin rawan mengalami kecacatan bahkan hingga keguguran.

Barang bukti yang diamankan polisi sendiri ada beberapa. Diantaranya, 1.150 telur ayam infertil, 25 bungkus kuning telur ayam ukuran lima kilogram masing-masing, lima drumb berisi telur infertil, sebuah frezer, dua handphone serta mobil pick up dengan Nopol N 9796 TL.

Penyidik sendiri menjerat para tersangka dengan Pasal berlapis. Yaitu, Pasal 26 UU RI No 28 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen, Pasal 110 UU RI No 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja, Pasal 140 UU RI No 18 Tahun 2012 Tentang Pangan. (qomar)

Petugas Gabungan Terus Laksanakan Penyekatan di Jembatan Timbang Klakah

LUMAJANG – Hari ketiga petugas gabungan dari Polri, Satpol PP, Dishub, dan Dinkes Lumajang terus melaksanakan penyekatan di Pos Jembatan Timbang Klakah, Lumajang, Sabtu (8/5/2021).

Dihari ketiga larangan mudik masih banyak pengendara yang nekat mudik, petugas gabungan memaksa kendaraan putar balik lantaran tidak memenuhi syarat untuk melanjutkan perjalanan.

Setidaknya dihari ketiga operasi selama 24 jam sudah 71 kendaraan yang disuruh putar balik.

Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta, dari data yang diperoleh pada pos penyekatan di Jembatan Timbang Klakah selama 24 jam mulai pukul 08.00 Wib sampai 08,00 Wib pagi sudah ada 71 kendaraan yang diputar balik.

“Kendaraan yang harus di putar balik kendaraan roda empat ada 50 kendaraan, dan mobil barang 21, jadi total ada 71 kendaraan yang harus putar balik,” Ujarnya.

Menurut Shinta, Kendaraan yang harus putar balik karena tidak bisa menunjukan identitas, surat tugas, surat bebas Covid-19, hingga surat izin keluar masuk (SIKM).

“Kendaraan roda dua maupun roda empat yang tidak memenuhi syarat kami minta untuk memutarbalikkan,” tegasnya.

Lanjut dia, hasil data rekapitulasi selama 24 jam, total kendaraan yang diperiksa petugas gabungan ada 6.118 kendaraan berbagai jenis.

“Untuk sepeda motor yang diperiksa ada 2.791, mobil penumpang, 1.525 kendaraan, mobil bus 13 kendaraan, mobil barang 1.737 dan kendaraan khusus ada 52 kendaraan,” ujar Ipda Andris Shinta.

Dalam operasi ketupat Semeru 2021 penyekatan arus mudik di Pos Jembatan Timbang Klakah sudah ada 23 orang menjalani rapid tes antigen.

“23 orang dilakukan rapid test antigen dilakukan oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang yang bertugas pos jembatan Timbang Klakah,” imbuh Shinta.

Paur Subbag Humas menegaskan, dihari ketiga pelaksanaan operasi Ketupat Semeru 2021 secara nasional untuk situasi keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) semuanya ini berjalan dengan aman lancar.

“Saya berpesan kepada masyarakat untuk mentaati aturan pemerintah terkait larangan mudik,’ pungkas Ipda Andrias shinta. (tim)

Tekan Penyebaran Covid-19, Petugas Gabungan 3 Pilar Gelar Operasi Yustisi

LUMAJANG – Petugas Gabungan 3 Pilar menggelar apel Kompi siaga A di Mapolres Lumajang, Sabtu (8/5/2021) pukul 20.00 Wib.

Apel ini digelar guna menekan penyebaran Covid-19 melalui operasi yustisi dan juga untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas melalui patroli skala besar.

Petugas gabungan itu terdiri dari Polres Lumajang, Kodim 0821 Lumajang, dan Satpol PP Lumajang.

Adapun giat operasi digelar sekitar pukul 20.30 WIB dilakukan di sepanjang LSS (Lesehan Stadion Semeru) jalan Ahmad Yani Lumajang, cafe-cafe sepanjang Toga Lumajang, kawasan Embong Kembar.

Dengan melakukan imbauan kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19, serta memberikan masker dan teguran.

“Petugas gabungan menggelar giat operasi yustisi dengan mengedepankan imbauan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi prokes Covid-19,” ungkap Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno melaui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta.

Shinta mengatakan, kegiatan operasi dimalam minggu karena banyak masyarakat yang melakukan aktivitas terutama disekitaran daerah perkotaan.

“Untuk itu kita perlu melakukan himbauan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus Covid-19,” ujarnya.

Selama melakukan giat operasi yustisi prokes covid-19, pihaknya telah menindak sekitar puluhan orang yang tidak menggunakan masker.

“Pelanggar prokes ini mayoritas anak muda yang sedang nongkrong di cafe atau tempat makan. Kita berikan teguran secara humanis dan diberikan masker oleh petugas. Dan kita tegaskan untuk jaga jarak dengan yang lain, tidak berkerumun” terang Shinta.

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi peraturan pemerintah dalam upaya pencegahan covid-19, baik menjaga jarak sosial, menggunakan masker dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

“Kami terus melakukan himbauan kepada masyarakat, untuk terus mematuhi 5 M dan juga himbauan untuk tidak mudik. Demi kebaikan kita bersama,” tambahnya

Selain itu, perugas juga menggelar patroli skala besar ini yakni untuk mengantisipasi 3 C, curat, curas, curanmor.

“Antisipasi 3 C ini sekaligus untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang beraktifiras malam hari,” tutur Ipda Andrias Shinta.

Patroli Skala Besar digelar di seputaran kota, daerah rawan kriminalitas, pemukiman, daerah pertokoan serta tempat ibadah, dimana masyarakat banyak beraktivitas di malam hari.

“Harapan kita masyarakat aman dan tenang dalam menjalankan ibadah maupun aktivitas lain di bulan Ramadhan ini.” pungkasnya (tim)

Satresnarkoba Pasuruan Kota Kembali Grebek Peredaran Miras Ilegal

PASURUAN – Tim Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota kembali menggrebek peredaran miras ilegal.

Sebelumnya Tim Satresnarkoba pada Jumat, 7 Mei 2021, malam mengamankan ratusan botol arak dari rumah di Jl. Kolonel Sugiono Gg.3 No. 42 Kota Pasuruan.

Masih di malam yang sama, Polisi juga mengamankan peredaran miras ilegal dari dalam toko POJOK yang berlokasi di depan Terminal Pariwisata di Jl. Cemara Kel. Bugul Kidul Kec. Bugul Kidul Kota Pasuruan milik Julian Safarudin (28).

Dari tangan laki- laki yang beralamat di Jl MT Hariyono Kel.Bugul kidul Kec. Panggungrejo Kota Pasuruan itu, Polisi menyita ratusan botol minuman keras jenis anggur dengan berbagai ukuran dan uang sejumlah 720 yang diduga hasil dari penjualan miras tersebut.

Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota masih terus mengembangkan penyelidikan lebih lanjut guna menggulung peredaran miras ilegal di kota yang terkenal dengan sebutan Kota Santri ini. (tofa)

Ormas Manggala Garuda Putih Garda DPP Wilayah Cimindi Laksanakan Berbagi Takjil.

CIMAHI – Bertempat di Posko Manggala Garuda Putih Garda DPP Wilayah Cimindi Jalan Amir Machmud Cimindi, dilaksanakan pembagian takjil bagi para pengguna jalan yang melintas dijalan raya Cimindi, tepatnya depan Posko Manggala Garuda Putih Garda DPP Wilayah Cimindi, Sabtu (8/5/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri tak kurang dari 100 anggota juga pengurus, bahkan hadIr Pula Wadan Garda serta WaKetum DPP. Kegiatan dimulai pukul 17.00 WIB, diteruskan dengan buka puasa.

Pada kesempatan tersebut Ketua Garda DPP Wilayah Cimindi Maman Jin, menjelaskan tujuan takjil kepada para pengguna jalan yang melintas dan sedang melaksanakan puasa, agar bisa sedikit membantu berbuka puasa.

“Alhamdulillah Pada hari ini Sabtu 08 Mei 2021 Kami Pengurus Manggala Garuda Putih Garda DPP Wilayah Cimindi beserta anggota melaksanakan kegiatan bagi-bagi Takjil kepada para pengguna jalan yang melintas dan sedang melaksanakan puasa,agar bisa sedikit membantu untuk berbuka puasa.” Terang Ketua Manggala Garuda Putih Garda DPP Wilayah Cimundi Maman Jin..

“Semoga dengan diadakannya kegiatan ini, bisa meningkatkan silaturahmi dan rasa solidaritas dikalangan pengurus dengan anggota Manggala Garuda Putih Garda DPP Wilayah Cimindi. Juga merupakan suatu kehormatan bagi kami karena acara berbagi takjil ini dihadiri juga oleh WaKetum DPP Manggala Garuda Putih, WaDan Garda DPP serta Ketua Srikandi DPP Manggala Garuda Putih.” Ungkapnya

Senada dengan Maman Jin, di tempat yang sama, WaDan Garda DPP Manggala Garuda Putih, Dadang Kumis, mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan rutin setiap Bulan Ramadhan ini, dengan tujuan agar bisa sedikit berbagi kepada para pengguna jalan yang melintas dan melaksanakan Ibadah Puasa.

“Kegiatan yang dilaksanakan sore ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan rutin setiap Bulan Ramadhan, dengan tujuan agar bisa sedikit berbagi kepada para pengguna jalan yang melintas dan melaksanakan Ibadah Puasa serta kebetulan melintas di depan Posko kami.” Tuturnya.

“Karena kegiatan ini merupakan program kegiatan DPP yang dilaksanakan di tiap wilayah, semoga kegiatan ini menjadikan sebuah ladang amal kebaikan, serta menjadi sebuah percontohan yang baik bagi para pengurus Ormas Manggala Garuda Putih di wilayah lain.

Dimbuhkannya, khusus untuk pengurus dan anggota yang ikut serta dalam kegiatan ini serta sebagai WaDan Garda DPP berpesan agar dengan kegiatan ini tetap menjaga kesolidan dan silaturahmi serta tetap berkegiatan dalam bidang sosial kemanusiaan serta tetap bekerjasama dalam segala bidang Kegiatan Positif.”

Dalam pada itu WaKetum Manggala Garuda Putih, Bapak Gito Menegaskan,”Bahwa kegiatan Sosial ini merupakan sarana untuk mempererat tali Silaturahmi dan tetap menjaga Marwah Organisasi,Harus tetap di jaga dan dilaksanakan.” Ungakap WaKetum Manggala Garuda Putih Singkat.
(A$)

Tingkatkan Sinergitas Antar Perangkat, Kepala Desa Oro-orobulu Gelar Buka Bersama

PASURUAN – Sabtu sore (8/5/2021) Perangkat Desa Oro-orobulu Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan berkumpul di pendopo balai desa untuk mengadakan acara buka puasa bersama.

Kegiatan buka puasa bersama yang bertempat di lingkungan balai desa Oro-orobulu ini sengaja diselenggarakan oleh Pemerintah Desa untuk mempererat tali silaturahmi dan menjalin keakraban antar lembaga desa.

Acara ini dihadiri oleh seluruh perangkat Desa Oro-orobulu bersama BPD.

Saikhu SH, Kepala Desa Oro-orobulu menyampaikan bahwa meningkatkan silaturahmi itu penting, khususnya dalam meningkatkan sinergitas antar aparat pemerintah desa.

“Terlebih lagi di bulan Ramadhan, Allah SWT akan melipatgandakan amal kebaikan yang diperbuat oleh hamba-Nya,” papar Saikhu.

Salah seorang anggota BPD Desa Oro-orobulu menyatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Kepala Desa.

“Diharapkan hubungan sinergitas ini dapat terus ditingkatkan dalam membangun kebersamaan menuju kemajuan pembangunan Desa Oro-orobulu,” harap dia.

Setelah adzan Maghrib berkumandang mereka pun langsung membatalkan puasa dengan minuman dan makanan yang sudah disediakan. (qomar)

Forkopimda Jatim Pastikan SOP Dijalankan di Tempat Isolasi Daerah Asal PMI

MADIUN – Forkopimda Jawa Timur, melakukan pengecekan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI), yang berada di tempat isolasi di sanggar Pramuka, kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. Hal ini dilakukan guna memastikan kondisi PMI sebelum kembali ke keluarga masing-masing.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Suharyanto, dan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, melakukan kunjungan ditempat isolasi PMI asal Madiun.

Di tempat karantina ini telah di huni boleh 69 PMI yang datang dari 5 negara, diantaranya. Malaysia, Singapura, Hongkong, Brunei, dan Taiwan, mereka datang sejak Jumat (1/5/2021) lalu, usai di isolasi dari asrama haji, Sukolilo, Surabaya. Saat ini tinggal 8 PMI yang masih berada di tempat isolasi ini.

“Ini SOP secara nasional, bahwa seluruh Pekerja Migran Indonesia yang kembali ke tanah air mereka akan dipastikan di karantina lebih dulu untuk di-swab PCR,” papar Gubernur Jatim usai melihat tempat isolasi di Madiun.

Swab PCR ini sekitar dua hari, datang di-swab hari kedua hasil lab-nya keluar. Kalau negatif, petugas langsung berkoordinasi dengan kabupaten kota, dan mereka hanya pulang kalau dijemput. Yang positif langsung dirujuk ke rumah sakit darurat lapangan.

Setelah dari asrama haji di mana karantina awal dilakukan, maka mereka akan masuk pada karantina berikutnya dimasing-masing kabupaten kota. Inilah karantina kedua yang dilakukan oleh Pemkab Madiun.

Setelah itu Pemkab Madiun akan merujuk lagi ke tingkat desa sampai dengan 14 hari. Pelapisan ini dilakukan untuk memberikan perlindungan, baik kepada PMI maupun kepada masyarakat dan keluarga, di mana mereka kembali.

“Oleh karena itu, ini kewaspadaan yang dilakukan oleh pemerintah secara berlapis-lapis, tentu kami mohon tetap diikuti dengan kewaspadaan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tandas Khofifah.

Lebih lanjut Gubernur menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan takbir keliling dan membatasi jumlah jamaah pada saat shalat Ied.

“Hal-hal yang terkait nanti dengan shalat Idul fitri, silaturahim unjung-unjung pada saat Idulfitri, takbiran, dan seterusnya. Mohon semuanya dijaga, kali ini tidak melakukan takbir keliling, kali ini semua masjid harus melakukan proses yang teridentifikasi memastikan bahwa semua protokol kesehatan dilakukan dengan sangat teliti dan detail, dengan persentase tertentu,” Jelasnya.

“Jadi kalau ini orange maka maksimal 25%. Oleh karena itu, mendaftarkan lebih awal lebih baik. Masjid-masjid di Jawa Timur kita mohon menggunakan format dengan mendaftarkan para calon jamaahnya. Sehingga tidak tiba-tiba pagi kemudian yang berkeingin salat ied banyak lalu mereka akhirnya berhimpit. Sangat kita mohon semua kita lakukan kewaspadaan berganda,” pungkas Gubernur Jatim. (tim)