Home Blog Page 1776

Peringati Malam Nuzulul Qur’an Polres Pasuruan Gelar Khataman Secara Virtual

PASURUAN – Memperingati malam Nuzulul Qur’an, Polres Pasuruan menggelar Qhotmil Al-Qur’an atau khataman Al-Qur’an, Jum’at (7/5) malam. Acara ini langsung dipimpin oleh Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan S.IK.

Bertempat di Gedung Rupatama Polres, acara digelar pada malam hari. Selain diikuti PJU (Pejabat Utama) Polres serta masyarakat, acara ini juga serempak diikuti oleh 17 polsek jajaran di wilayah hukum Polres Pasuruan.

Dalam keterangannya kapolres menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk memanjatkan do’a kepada Allah SWT. “Agar diberikan keberkahan di bulan suci Ramadan serta dijauhkan dari penyakit virus Covid-19,” ujarnya.

Kegiatan ini sendiri bukan lah yang pertama kalinya di polres. Karena Polres Pasuruan aktif menggelar pengajian selama bulan puasa tahun 2021 ini.

Selain itu beberapa kegiatan positif polres lainnya juga telah dilakukan. Seperti santunan kepada anak yatim, buka bersama serta mengundang tokoh agama untuk memberikan tausiyah bagi anggota polres. (tim)

Manfaatkan Momen Akhir Ramadhan, F-JINLU Bagi Beras dan Do’a Arwah Jama’

LUMAJANG – Memanfaatkan momentum menjelang akhir ramadhan, Forum Jurnalis Independen Nasional Lumajang (F-Jinlu) bagikan beras kepada warga di jalan Iptu Jama’ari, Sabtu (8/5/2021) siang.

Kegiatan baksos sudah menjadi komitmen bersama antar awak media yang tergabung dalam komunitas Forum Jurnalis Independen Lumajang (F-JINLU).

Sekjen F-JINLU, Eko Santoso, pada kesempatan itu menjelaskan tentang komitmen kegiatan yang dilakukan oleh komunitas wartawan Lumajang tersebut.

“Kegiatan baksos bukan kali ini saja. Sebelum sebelumnya F-Jinlu sudah melakukan hal serupa. Malah di awal pandemi dulu itu kami sudah berkomitmen untuk peduli berbagi,” ungkap Eko.

Selain berbagi, F-JINLU juga menggelar kegiatan keagamaan, yakni khataman qur’an di Musholla Al Mubaroq, dalam rangka do’a arwah jama’, yang artinya mendo’akan para ahli kubur.

“Kegiatan do’a arwah jama’ adalah mendo’akan para ahli kubur. Kami bekerja sama dengan ta’mir Mushollah. Bagi warga yang berkenan kirim do’a dapat menuliskan nama ahli kuburnya untuk dikirimkan kepada ta’mir Musholla,” imbuhnya. (mul).

Irjen Nico Afinta: Masyarakat Sudah Memenuhi Kewajibannya Dengan Membawa Surat Tugas dan Bebas Covid-19

NGAWI,- Forkopimda Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi pejabat utama (PJU) Polda Jatim, Sabtu (8/5/2021) siang, melakukan pengecekan posko check point penyekatan larangan mudik lebaran 2021 di exit tol Ngawi. Masyarakat sendiri sudah memenuhi kewajiban dengan membawa surat tugas dari perusahaan dan surat keterangan bebas Covid-19.

Kapolda Jawa Timur bersama Gubernur dan Pangdam, melakukan pengecekan secara langsung kepada masyarakat yang melakukan mudik dengan memeriksa surat-surat dari perusahaan maupun surat bebas Covid-19.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta menyatakan, bahwa hari ini bersama Gubernur dan Pangdam melakukan pengecekan di posko check point penyekatan larangan mudik lebaran 2021 di exit tol Ngawi.

“Melaksanakan pengecekan bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik lebaran pada tahun ini. Dimana mulai tanggal 6-17 Mei 2021 dilakukan penyekatan, sementara personil yang terlibat yakni gabungan dari TNI, Polri dan Pemda,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Sabtu (8/5/2021) siang,

Lanjut kapolda, kami melihat masyarakat sudah melaksanakan kewajibannya dalam memenuhi administrasi. Yaitu membawa surat keterangan bebas Covid-19 dan membawa surat tugas dari instansi atau perusahaannya masing-masing.

“Ada lima hal yang sudah saya diskusikan bersama Ibu Gubernur dan Pangdam V Brawijaya. Pertama terkait Sholat Ied, Tempat Wisata, daerah religi, kunjungan sanak saudara dan daerah wisata religi,” lanjut Nico.

Ditambahkan, bahwa setelah melaksanakan lebaran nanti, akan dilaksanakan tradisi “kupatan”. Kiranya seluruh masyarakat bisa melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Harapannya, pasca pelaksanaan mudik Covid-19 agar tidak kembali naik,” tambahnya.

Selain itu arus mudik lebaran pada tahun ini, diprediksi pada tanggal 6 dan 7 Mei 2021 kemarin adalah puncak mudik lebaran. Dan hari ini, di hari ketiga mudik lebaran mengalami penurunan 40-50 persen.

“Diperkirakan akan kembali naik setelah tanggal 17 Mei 2021 setelah lebaran, dimana masyarakat melakukan arus balik,” tutup kapolda. (tim)

100 Hari Kerja Kapolri Dinilai Memiliki Semangat Kepolisian yang Demokratis

JAKARTA – Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menjabat sebagai Kapolri selama 100 hari kerja pada 8 Mei 2021. Ia resmi dilantik sebagai orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu pada 27 Januari 2021 lalu.

Sepanjang perjalannya itu, kinerja dan upaya yang dilakukan Jenderal Sigit dalam melakukan perubahan internal dan penegakan hukum dinilai sudah sesuai dengan semangat kepolisian yang demokratis (Democratic Policing).

Demikian disampaikan oleh Peneliti LIPI Prof (Ris) Hermawan Sulistyo. Menurutnya, 100 hari kerja Kapolri memperbaiki persoalan yang kompleks terjadi di seluruh Indonesia dari hulu. Hal itu terlihat dari pelunciran beberapa aplikasi yang dimanfaatkan sebagai fungsi pengawasan masyarakat maupun bagi internal kepolisian.

“Jadi yang dibenahi oleh Kapolri ini dari hulunya dulu, dengan membuat aplikasi-aplikasi pengawasan hingga lalu lintas yang memudahkan pelaporan publik kalau terjadi penyalahgunaan atau pelanggaran hukum baik dari masyarakat maupun untuk internal polisi itu sendiri,” kata Hermawan saat dihubungi awak media, Jakarta, Sabtu (8/5/2021).

Menurut Hermawan, dalam masa 100 hari kerja seorang pejabat negara apalagi sekelas Kapolri memang tidak semudah membalikan telapak tangan dalam melakukan perubahan secara komprehensif.

Pasalnya, kata Hermawan, ada hal-hal yang harus diperhatikan dalam perjalanannya. Apalagi jika semangat perubahan itu belum tersampaikan dengan baik ke ruang publik.

“100 hari kan tak bisa langsung berikan apa maunya LSM, polisikan juga harus menjaga keseimbangan antara ruang publik, ruang private dan ruang negara,” ujar penulis buku Democratic Policing itu.

Sebab itu, Hermawan menekankan, apabila ada pihak-pihak yang menilai Polri saat ini belum menuju Democratic Policing itu merupakan kekeliruan atau hanya berdasarkan subjektifitas.

“Faktanya tidak tahu datanya, itu ngambil kesimpulan umum hanya mengambil dari satu dua kasus,” ucap Hermawan.

Jika dalih penindakan sewenang-wenang kepolisian dalam melakukan penanganan Pandemi Covid-19, Hermawan menyebut, di Indonesia masih jauh lebih humanis dibandingkan aparat di Negara India.

“Suruh coba ke India lihat kalau polisi itu tak bertindak tegas, atau suruh mereka ketukaran Covid-19 dulu biar tahu bahayanya. Orang itu akan berbeda ngomong soal Covid-19 itu kalau dia sudah kena Covid,” tutur Hermawan.

Kepolisian India bersikap represif, kata Hermawan, lantaran jika dibiarkan potensi penularan virus corona akan semakin berbahaya. Sebab itu, jika polisi di Indonesia masih terbilang lebih humanis dalam melakukan tindak tegas terkait dengan penanganan Covid-19.

“Lalu apa ukuran represif itu, apakah orang lewat kemudian ditembakin. Pembubaran kerumunan ini kan jauh dari refresif, karena tujuan menyelamatkan orang yang dibubarkan itu tidak tewas karena Covid,” ujar Hermawan.

Bahkan disisi lain, Hermawan justru berpandangan, yang bersikap represif adalah pihak-pihak yang menyerang tanpa tahu situasi nyata kondisi negara disaat pandemi Covid-19 tanpa adanya dukungan data yang kuat.

“Bayangkan kalau dibiarkan, seperti India kita. Ini mau Lebaran, dan itu dibebankan kepada Negara, kok dibilang represif,” tutup Hermawan. (tim)

Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota Grebek Pengedar Arak

PASURUAN – Menindaklanjuti laporan tentang penjualan minuman keras (miras), Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota pada Jumat, 7 Mei 2021, malam menggerebek sebuah rumah di Jl. Kolonel Sugiono Gg.3 No. 42 Kota Pasuruan.

Dari penggerebekan tersebut, polisi mengamankan Joko Santoso yang beralamat di Jalan Hasanudin Kelurahan Karanganyar Kec. Purworejo Kota Pasuruan yang diduga menjual dan mengedarkan miras jenis Arak bali.

Barang bukti yang diamankan dari Joko yakni 96 botol Arak ukuran sedang dan 11 ukuran besar. Selain itu juga disita uang tunai Rp. 210.000,- yang diduga hasil dari penjualan arak tersebut. (tofa)

Larangan Mudik, Ratusan Kendaraan di Lumajang Diminta Putar Balik

LUMAJANG-Jajaran Polres Lumajang bersama petugas gabungan kembali melakukan penyekatan dan pemeriksaan terhadap ratusan kendaraan pemudik, di Jembatan Timbang Klakah, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jumat (7/5/2021).

Dalam Operasi Ketupat Semeru 2021, Polres Lumajang melibatkan Kodim 0821, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang, dan Senkom, Pramuka Saka Bhayangkara, Banser dan juga melibatkan SKD.

Selama dua hari operasi, sebanyak 111 kendaraan roda dua maupaun roda empat telah diminta putar baik.

Kabag Ren Polres Lumajang Kompol Suhartono melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan, dihari kedua pelaksanaan ops ketupat semeru tahun 2021, Polres Lumajang bersama petugas gabungan lainnya telah memeriksa 229 sepeda motor unit, mobil penumpang 242 unit, mobil bus 6 unit, dan mobil barang 219 unit.

“Kendaraan yang diputar balik sepeda motor 56 unit, dan mobil penumpang 55 unit. Jadi total kendaraan yang putar balik ada 111,” ujar Shinta

Ia menerangkan, sebagian besar kendaraan yang diputar balik karena tak bisa menunjukan identitas, surat tugas, surat bebas Covid-19, hingga surat izin keluar masuk (SIKM).

“Kendaraan roda dua maupun roda empat yang tidak memenuhi syarat kami minta untuk memutarbalikkan,” katanya.

Ipda Andrias Shinta menjelaskan,kegiatan operasi ketupat semeru 2021 dan pelaksanaan penyekatan arus mudik akan dilakukan 1×24 jam.

“Di pos penyekatan ini dijaga oleh personil TNI-Polri, Satpol PP, Dinkes, Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang, Senkom, Pramuka Saka Bhayangkara, Banser dan juga melibatkan SKD. Para personel itu akan berjaga selama 24 jam penuh dan terbagi dalam dua sift penjagaan,” terangnya,

Ia berpesan kepada masyarakat untuk menaati aturan pemerintah terkait larangan mudik. Masyarakat diimbau merayakan hari raya Idulfitri di rumah masing-masing dan bersilaturahmi secara daring.

“Aturan pemerintah ini tentunya bertujuan baik. Jangan sampai ada peningkatan penyebaran covid-19 saat merayakan Idul Fitri. Untuk itu mari kita taati. Silakan merayakan Idul Fitri, tapi tidak perlu mudik, ” pungkas dia.

100 Hari Kapolri, Peluncuran Berbagai Aplikasi Wujud Keseriusan Perbaikan Korps Bhayangkara

JAKARTA – 100 hari kerja Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membawa perubahan signifikan dalam memperbaiki kinerja Korps Bhayangkara.

Berbagai program diluncurkan untuk mendukung tujuan tersebut. Misalnya aplikasi pengaduan masyarakat (Dumas) Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan). “Dumas Presisi” diciptakan untuk mewujudkan transparansi dan handling complain bagi masyarakat luas. Melalui aplikasi akan membentuk sistem pengawasan oleh masyarakat dengan cepat, mudah, dan terukur.

Kapolri juga meluncurkan aplikasi “Propam Presisi” yang melayani pengaduan masyarakat terkait kinerja anggota polisi. Dengan hadirnya aplikasi ini kinerja polisi dapat diawasi tidak hanya secara internal, tetapi juga secara eksternal. Sebab saat ini merupakan era keterbukaan sehingga tidak perlu ada ditutup-tutupi. Dari situ akan diketahui bagaimana potret polisi sehingga apa yang menjadi kekurangan bisa diperbaiki.

Aplikasi lain yang diluncurkan adalah aplikasi SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan) dan e-PPNS (Penyidik Pengawal Negeri Sipil) berbasis online.

Aplikasi ini merupakan layanan kepolisian yang memberikan informasi kepada masyarakat terkait sejauh mana perkembangan perkara yang ditangani oleh Polri. Dalam aplikasi ini, pelapor bisa mendapat nomor telepon penyidik hingga atasan penyidik dan bisa melakukan komunikasi terkait perkembangan perkara yang dilaporkan oleh pelapor.

Tujuannya sebagai bentuk transparansi penyidikan. Diharapkan juga tidak ada lagi sumbatan komunikasi atau informasi terkait penyidikan sebuah kasus.

Dibidang pelayanan, Kapolri meluncurkan aplikasi SIM Nasional Presisi (Sinar). Peluncuran aplikasi untuk ponsel pintar tersebut bertujuan meningkatkan pelayanan masyarakat, mengenai pembuatan hingga perpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).

Aplikasi tersebut bisa diakses dengan mudah dan sudah tersedia di Playstore Andorid, yang nantinya akan dapat melayani masyarakat kapanpun dan dimanapun. Dengan kata lain, perpanjangan SIM tidak perlu lagi ke kantor Satpas cukup sambil rebahan di rumah dengan aplikasi tersebut.

Kapolri juga mengembangkan sistem Rekruitmen Proaktif (Rekpro) melalui aplikasi e-Rekpro untuk perekrutan anggota Polri, khususnya jalur Bintara. Aplikasi ini dibuat untuk mendukung transformasi organisasi dengan program peningkatan kinerja menjadikan SDM Polri yang unggul di era police 4.0. Program Rekpro memiliki konsep affirmative action, talent scouting dan reward.

Teranyar Kapolri meluncurkan Binmas Online System (BOS) Versi 2. Aplikasi ini dapat digunakan untuk membuat laporan yang berkenaan dengan kegiatan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat atau Bhabinkamtibmas.

Dengan kata lain, BOS merupakan aplikasi yang bisa dimanfaatkan dan digunakan baik internal dan eksternal. Internal adalah bagaimana aplikasi ini digunakan untuk membuatkan laporan terkait dengan kegiatan Bhabinkamtibmas yang ada di sektor polisi terdepan di tingkat desa.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, peluncuran aplikasi tersebut menjadi bagian dari program 100 hari kinerja Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Dia mengenaskan, peluncuran program itu merupakan komitmen Polri dalam rangka menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin modern, prima, dan menjawab kebutuhan masyarakat sesuai dengan perubahan dan perkembangan sosial dan budaya masyarakat.

“Peluncuran aplikasi tersebut memberikan alternatif bagi masyarakat yang sudah semakin akrab dengan dunia digital dan sangat menekankan pada kecepatan dan kemudahan mendapatkan pelayanan,” kata Argo dalam keterangannya, Sabtu (8/5/2021).

Jenderal bintang dua itu berharap Polri dapat terus bersinergi dengan masyarakat baik dalam mewujudkan ketertiban dan juga kualitas dalam penyelenggaraan pelayanan.

“Inovasi itu juga untuk menjawab kebutuhan pelayanan di masa pandemi saat harus menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” ungkapnya.

Lebih jauh Argo mengungkapkan bahwa peluncurkan aplikasi tersebut bagian dari 16 program prioritas Kapolri tentang penataan kelembagaan. Perubahan sistem dan metode organisasi, menjadikan SDM Polri yang unggul di era police 4.0. Kemudian pemantapan kinerja pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta penguatan fungsi pengawasan.

“Pada prinsipnya Polri akan lebih siap menerima kritik. Bagaimana Polri ke depan bisa menjadi Polri yang adil, Polri yang jujur, Polri yang siap untuk dikritik dan Polri yang transparan,” tutup Argo. (Tim)

LSM Aliansi Cinta Damai Pasuruan Raya Bagikan Santunan Pada Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa

PASURUAN – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Cinta Damai Pasuruan Raya, membagikan santunan bagi anak yatim dan dhuafa pada Jumat (7/5/2021) di Warung Tombo Luweh yang berlokasi di Jalan Raya Pasrepan – Pasuruan, Desa Parasrejo Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Selain anggota dari LSM Aliansi Cinta Damai Pasuruan Raya, acara tersebut juga dihadiri oleh puluhan LSM lain dan berbagai awak media yang ada di Pasuruan Kota/Kabupaten.

Ketua Umum LSM Aliansi Cinta Damai Pasuruan Raya, Hanan dalam acara tersebut menyampaikan rasa terima kasihnya pada donatur yang sudah berbagi rejeki untuk diberikan pada anak yatim dan dhuafa melalui momen tersebut.

“Terima kasih kami sampaikan pada teman-teman LSM dan awak media yang hadir mengikuti acara pembagian santunan anak yatim dan dhuafa,” terang Hanan.

Hanan menambahkan, santunan pada kegiatan ini diberikan pada 40 anak yatim dan 15 dhuafa yang menerima santunan.

Dia juga menjelaskan, kegiatan seperti ini digelar rutin setiap bulan ramadhan.

Menutup sambuatannya, Hanan menyampaikan permohonan maafnya bila dalam gelaran kegiatan pembagian santunan bagi anak yatim dan dhuafa kali ini banyak kekurangan.

“Kami sengaja mengundang teman -teman untuk buka bersama, semoga puasa yanh kita jalankan diterima Allah SWT, Amiiin. Mohon maaf apabila acara ini ada kekurangan,” pungkas Hanan.(qomar/tofa)

Polres Lumajang Terima Kunjungan Pamatwil Dalam Rangka Asistensi Perkembangan Situasi Kamtibmas

LUMAJANG – Polres Lumajang menerima kunjungan Pamatwil dalam rangka Monitoring dan Asistensi Perkembangan Situasi Kamtibmas dan Pelaksanaan Ops Ketupat Semeru 2021 Di Wilayah Hukum Polres Lumajang, Jum’at (7/5/2021) pukul 10.20 Wib di ruang Eksekutif Polres Lumajang

Tim Pamatwil dipimpin oleh Dir Reskrimsus Polda Jatim Kombespol Farman, SH, SIK, MH diikuti oleh Kabag Bin Opsnal Dit Reskrimsus Polda Jatim AKBP Yoyo Sapto Nugroho, SH, dan Penyidik Madya Dit Reskoba Polda JatimAKBP Dwi Rusdiansyah, SH.

Kegiatan kunjungan Pamatwil dilaksanakan di Ruang Eksekutif Polres Lumajang, dihadiri oleh Kapolres Lumajang/ Ka Ops Res AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si, Wakapolres Lumajang/Waka Ops Res Kompol Kristiyan Beorbel Martino SH, S.I.K., M.M., Kabag Ops Polres Lumajang/Karendal Ops, Kawas Ops Res Polres Lumajang / Kasiwas, Karenmin Polres Lumajang / Paursubdalops, Kasubag Sarpras Polres Lumajang /Ka Min Log, Kapus Dal Ops Polres Lumajang / Kasat Lantas, Ka Data Ops Polres Lumajang / Kasubagdalops, Kaposko Polres Lumajang /Paursubbag Humas, Kasatgas Preemtif Polres Lumajang / Kasat Intelkam, Kasatgas Preventif Polres Lumajang / Kasat Sabhara, Kasatgas Kamseltibcarlantas/ Kanit Turjawali, Kasatgas Gakkum/ Kasat Reskrim, Kasatgas Banops/ Kasat Binmas.

Ketua Tim Pamatwil memberikan penekanan terkait kegiatan pengamanan hari raya Idul Fitri yang dilaksanakan oleh Jajaran Polres Lumajang.

“Terkait penanganan Covid 19, ini tahun kedua setelah 2020 lalu, untuk tahun ini sudah diputuskan untuk tidak mudik. Biasanya libur panjang cenderung ada peningkatan/kenaikan yang terkonfirmasi Covid 19. Sehingga perlu dilakukan langkah-langkah tersendiri.” tutur Kombes Farman

Kombespol Farman juga menyampaikan perintah Kapolda Jatim agar Polres Lumajang melakukan penyekatan perbatasan dengan Jember, Malang dan Probolinggo.

“Penyekatan ini dilakukan bersama-sama dengan rekan TNI, Satpol PP, Nakes yang menggunakan APD.” tambahnya

Terkait mudik, Pamatwil juga menyampaikan agar Polres Lumajang berdayakan PPKM Mikronya untuk mendatakan berapa saja yang sudah mudik.

“Untuk sholat Idul Fitri sudah ada Surat Edaran Menteri Agama, laksanakan rapat bersama dengan Forkopimda dan MUI untuk menindaklnjuti surat edaran terkait pelaksanaan Sholat Id.” terang Dirreskrimsus.

Lebih lanjut, terkait lokasi, siapa yang memimpin pelaksanaan Sholat Id, tempat, protokol kesehatan seperti apa, penyediaan sarana cuci tangan juga dipersiapkan.

“Semua anggota yang terlibat dalam Ops Ketupat Semeru 2021 agar menjaga kesehatan dengan tetap menerapkan protokol.” pungkas Dirreskrimsus

Kapolres Lumajang juga menyampaikan paparannya terkait kesiapan pengamanan hari Raya Idul Fitri yang yang telah dilaksanakan Polres Lumajang.

“Di wilayah Lumajang sudah beridir 3 Pos, 2 Pos diantaranya pos penyekatan berbatasan dengan Probolinggo di jembatan timbang Klakah dan pos penyekatan berbatasan dengan Malang di Pronojiwo.” kata AKBP Eka Yekti

Satu pos pengamanan QR Sabhara untuk membackup pengamanan di wilayah kota seperti kegiatan malam takbir, perayaan agama Kenaikan Isa Almasih, sholat Id, pengamanan kawasan perbelanjaan, pasar Ramadhan telah berdiri di depan pasar baru Lumajang. (tim)

Pos Penyekatan Efektif, Volume Kendaraan Dari Jakarta Ke Jawa Turun 53 Persen

JAKARTA— Polri melakukan penyekatan disejumlah ruas jalan sebagai tindak lanjut kebijakan pemerintah yang meniadakan mudik lebaran. Penyekatan diberlakukan mulai tanggal 6-17 Mei 2021.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, penyekatan kendaraan mampu menekan jumlah kendaraan dari Jakarta keluar menuju Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Di gerbang tol Cikampek Utama hanya 8,732 kendaraan, situasi normal jumlahnya 19.338 kendaraan. Adanya penyekatan turun 53 persen,” beber Argo dalam keterangan tertulis, Jumat (7/5).

Sementara pengendara yang akan mengarah ke Jawa Barat melalui gerbang tol Kaliurip Utam jumlahnya 10,629 kendaraan turun 46 persen dari situasi normal yang bisa mencapai 19,827 kendaraan perhari.

Penurunan tidak hanya pengendara yang mengarah ke Jawa saja, ke Pulau Sumatera, sebanyak 12,044 kendaraan tercatat keluar dari gerbang tol Cikupa yang mengarah ke Merak untuk menyebrang ke Sumatera.

“Normalnya 14,853 kendaraan, turun 19 persen,” tandas Argo.

Pada operasi razia penyekatan larangan mudik, kepolisian telah memutarbalikan 12,267 pengendara mobil, 7,352 motor, 2,148 mobil berpenumpang dan 1,768 kendaraan barang, sehingga total pada hari pertama penyekatan 23,573 kendaraan yang diputarbalikan lantaran diduga ingin melakukan perjalanan mudik.

“Penindakan pelanggaran travel gelap sebanyak 75 unit,”

Dalam kegiatan pelarangan mudik ini, Polri juga memelakukan operasi kemanusiaan dengan membagikan masker sebanyak 9,385 kali dan melakukan swab antigen kepada pengendara sebenyak 1,645 kali.