Home Blog Page 1814

Bupati Bondowoso, Lantik Kepala Desa (Kades) Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Banyuwulu

BONDOWOSO, – Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin, lantik Kepala Desa (Kades) Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Banyuwulu, Kecamatan Wringin, bertempat di pendopo Kecamatan Jumat, (19/3/2021).

Bupati KH Salwa Arifin, berpesan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah dari Allah SWT yang harus dijalankan dengan baik dan amanah Sehingga masyarakat yang berharap besar tentang keberadaan kades jangan sampai dikecewakan dengan tindakan tidak terpuji.

“Jabatan Kepala Desa merupakan jabatan yang sangat strategis dalam menjalankan program-program pemerintah pada tingkat yang paling dekat dengan rakyat sebagai mana pemahaman dan sudut pandang dari masyarakat,” papar Bupati.

Bupati Salwa Arifin juga menyampaikan agar Kepala Desa PAW ini dapat bekerja dengan maksimal.

Karena Kepala desa yang baru ini tinggal melanjutkan kepemerintahan yang sebelumnya dan memperbaiki hal apa saja yang masih belum terselesaikan,” jelas Bupati.

Sementara Kepala Desa yang baru dilantik, Rudi Hartono, menyebutkan, bahwa pihaknya siap merangkul semua kalangan, termasuk generasi muda untuk bersama-sama membangun desa Banyuwulu

Di masa transisi ini, program yang baik akan terus dilanjutkan. Sementara yang kurang baik akan lebih diperbaiki. Hal itu semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat.

“Pemerataan pembangunan di Desa Banyuwulu akan dilaksanakan secara berkesinambungan. Melanjutkan pemerintahan sebelumnya, acara pelantikan tersebut berjalan lancar dan disiplin prokes. (dar).

Tawarkan Jasa Esek-Esek, Mucikari Karaoke Next KTV Blitar Diringkus

SURABAYA – Unit III Renakta Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim. Telah mengungkap tindak pidana memudahkan perbuatan asusila atau cabul sesuai dengan Pasal 296 KUHP dan Pasal 506 KUHP.

Penggerebekan Tempat Hiburan Umum di Next KTV Karaoke ini. Beralamatkan di Jalan Veteran no 74 Kepanjen Kidul, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar.

Disinyalir, bahwa karaoke ini mempermudah tamu untuk melakukan esek-esek dengan Ladies Club (LC) yang dilakukan secara langsung didalam room karaoke.

Atas penggerebekan ini, polisi mengamankan satu orang wanita inisial IS, alias Bunda, (39) warga Bendosari Kota, Kecamatan Sanakulon, Kabupaten Blitar.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyebutkan, polda jatim mendapatkan informasi dari masyarakat. Jika karaoke Next KTV di Blitar. Menyediakan layanan prostitusi, atas dasar laporan itu, anggota menuju ke lokasi dan mengamankan satu orang wanita yang diduga sebagai mucikari.

“Memang benar, anggota mendapatkan informasi dari masyarakat jika karaoke Next KTV. Menyedikan layanan prostitusi, atas informasi itu, anggota menuju ke lokasi dan mengamankan satu orang wanita yang diduga sebagai mucikari,” jelas Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Jumat (19/3/2021) siang.

Kronologinya, IS alias Bunda ini, menawari LC untuk bisa memberi layanan BO kepada tamu karaoke. Atau berhubungan intim dengan tamu yang bisa dilakukan didalam room karaoke.

Sementara itu, Wadirreskrimum Polda Jatim AKBP Nasrun Pasaribu menjelaskan. Sebelum melakukan penangkapan kepada tersangka, anggota melakukan penyelidikan dengan cepat. Karena saat ini masih di Massa Pandemi Covid-19.

Setelah dilakukan penyelidikan, anggota meminta keterangan kepada 5 (lima) LC dan tamu. Dari keterangan itu, akhirnya mengamankan satu orang wanita sebagai mucikari.

“Setelah kami dapatkan informasi dari masyarakat sekitar, anggota dengan cepat melakukan penyelidikan dan meminta keterangan LC dan tamu karaoke. Dari keterangan itu akhirnya menangkap bunda,” ungkapnya.

Sementara itu untuk tarif yang ditawarkan kepada tamu atau penyewa tidak dipatok oleh IS (Mucikari). Melainkan fleksibel, namun untuk rata-rata yang ditawarkan antara 800 sampai 1 juta untuk sekali kencan.

“Tarif yang dipatok fleksibel, ada yang 800 ribu sampai 1 juta rupiah untuk sekali kencan,” tambahnya.

Sementara itu untuk bunda sendiri, mendapatkan 30 persen dari hasil prostitusi tersebut. Dan menurut pengakuan bunda, dia baru kali ini melakukan pekerjaan itu karena faktor ekonomi. Namun sampai saat ini masih dalam pengembangan.

“Mucikari ini mendapatkan 30 persen untuk sekali mendapatkan tamu, pengakuannya karena faktor ekonomi. Namun kami masih melakukan pendalaman.

Tersangka sendiri (bunda) mengaku, bahwa dia melakukan hal ini karena faktor ekonomi. Dan dia bekerja di Netx KTV di Blitar, belum sampai satu tahun.

“Saya melakukan ini karena faktor ekonomi pak,” kata bunda dengan nada lirih.

Kini tersangka sendiri akan dijerat dengan Pasal 296 KUHP dan Pasal 506 KUHP. Dengan ancaman hukuman 1 Tahun 4 bulan.

Dari pengungkapan ini, polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti diantaranya, kondom bekas pakai, celana dalam wanita dan laki-laki, bill room karaoke, uang BO Rp 600.000 dan uang tunai Rp 2.397.000. (tim)

Pemdes Munung Serahkan BLT- DD Pada 12 KPM

NGANJUK — Setelah melalui Musdessus ( musyawarah desa khusus), yang di ikuti oleh semua lembaga desa, yakni BPD, tokoh masyarakat dan melalui survey yang ketat, Desa Munung Kecamatan Jatikalen akhirnya menghasilkan keputusan untuk menetapkan sebanyak 12 KPM ( Keluarga penerima Manfaat), Jumat 19 Maret 2021.

Dalam pelaksanaannya diserahkan oleh kepala desa Munung, Sudarmanto, yang didampingi oleh seluruh perangkat desa serta Babinsa setempat, Serka Eli Harsono.

Sudarmanto, kepala desa Munung mengharapkan, untuk warga penerima bantuan dapat menggunakan sebaik mungkin, terutama untuk menunjang kebutuhan pokok sehari hari.

Ditambahkan jugaa dalam kesempatan tersebut, seluruh warga Muneng untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Ditemui wartawan gempurmews, kepala desa Munung, Sudarmaanto bercerita, jika dirinya hanya ingin mengabdi buat desa di Munung agar bisa lebih maju dan terdepan, ganjaran sebagai kades sebagian banyak saya serahkan buat masyarakat yg masih belum beruntung untuk meggarapnya secara bergantian, jadi saya bercita2 sisa hidup saya alhamdulillah diberi amanah jadi kepala desa Munung hanya ingin menajukan dan mensejahterakan masyarakat secara total

“Alhamdulillah, semoga bantuan ini bisa meringankan beban hidup warga yang menerima”, Ujar Sudarmaanto (Agus)

Bangkitkan Sektor Pariwisata Bali, Kapolri Instruksikan Vaksinasi Cepat Diselesaikan

0

DENPASAR- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau secara langsung pelaksanaan vaksinasi COVID-19 anggota TNI-Polri di Gedung Olahraga Praja Kepawon Kodam Udayana Bali, Jumat (19/3/2021).

Kapolri Jenderal Listyo mengatakan, sebanyak 1.380 personel TNI-Polri melaksanakan vaksinasi di Bali. Adapun tempat yang digunakan yakni di Polres, Kodim serta rumah sakit TNI-Polri.

Mantan Kabareskrim Polri ini meminta program vaksinasi terutama di Bali agar cepat selesai.

Hal ini dilakukan agar Bali kembali pulih dan pariwisata di pulau Dewata kembali menggeliat.

“Program vaksin ini dikeroyok agar cepat selesai karena Bali sebagai tujuan wisata yang berdampak ekonomi. Ajak masyarakat untuk disiplin memakai masker cuci tangan dan jaga jarak,” kata Listyo.

Sementara itu, Panglima TNI meminta jajaran TNI-Polri menginventarisir fasilitas kesehatan untuk proses vaksinasi dan membentuk vaksinator.

“Tempat untuk vaksin di kantor TNI Polri atau tempat lain. Terimakasih atas pelaksanaannya. Tetap gunakan masker walau sudah divaksin,” katanya.

Dalam peninjauan ini, Kapolri dan Panglima juga melakukan video conference dengan jajaran Kodam Udayana, Polda Bali, Polda NTB, dan Polda NTT. (tim)

Kapolres Pasuruan Kota Pimpin Sertijab Kasat Binmas dan Kapolsek Rejoso

PASURUAN – Jum’at tanggal 19 Maret 2021, bertempat di Ruang Sanika Satyawada Polres Pasuruan Kota Jl. Gajah Mada Kota Pasuruan dilaksanakan Upacara Serah Terima Jabatan Kasat Binmas, Mala Darlius Nanda Kurniawan, S.H., M.Hum dan Kapolsek Rejoso Polres Pasuruan Kota, AKP Slamet Hariyanto.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman, S.I.K., M.Si.; Wakapolres Kompol Priyanto, S.H., S.I.K., M.H.; Kabagsumda Kompol Handoyo, S.H.; serta seluruh Kasat, Kapolsek dan Bhayangkari Cabang Polres Pasuruan Kota

Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman, S.I.K., M.Si., dengan Perwira Upacara yakni Kompol Handoyo, S.H. serta Komandan Upacara ialah AKP Tatuk S. Irianto, S.H.

Rangkaian Serah Terima Jabatan Kasat Binmas dan Kapolsek Rejoso Polres Pasuruan Kota dilaksanakan sesuai dengan protokol covid-19. (tofa)

Mabes Polri Lakukan Pembinaan Pengrajin Senapan Angin di Kediri

KEDIRI — Tim dari Mabes Polri terus melakukan pembinaan dan penyuluhan hukum kepada perajin senapan angin di Desa Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Jumat (19/3/2021).

Kegiatan ini sebagai upaya untuk mengsosialisasikan masyarakat agar tak merakit senjata api ilegal.

Acara ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Setiap peserta sosialisasi wajib untuk memakai masker dan mencuci tangan saat sebelum masuk ruangan.

Anggota Badan Intelkam dan Keamanan Mabes Polri Kompol Marzuki mengatakan bahwa tugasnya sebagai Kepolisian ini mempunyai kewajiban untuk mengedukasi masyarakat terutama berkaitan penyuluhan hukum.

“Kita tahu bahwa di Kabupaten Kediri ini mempunyai banyak perajin senapan angin. Namun sebagai upaya untuk pencegahan tindakan kriminalitas kami mempunyai tugas untuk menyampaikan bahwa senapan angin ini hanya untuk olahraga,” jelasnya Jumat (19/3/2021).

Melanjutkan menjelaskan berdasarkan Undang – Undang No 12 tahun 1951 dan Peraturan Kapolri No 8 tahun 2012 bahwa ada aturan main mengenai senapan angin hanya boleh digunakan untuk kegiatan olahraga dan bukan untuk berburu binatang yang dilindungi sesuai UU No 5 tahun 1990 tentang lingkungan hidup.

“Jangan sampai mencoba-coba untuk merubah senapan angin melebihi kaliber 4,5 mm. Apalagi sampai merakit menjadi senjata api,” tutur Kompol Marzuki.

Kompol Marzuki mengatakan bahwa pelanggar seperti pembuatan senjata api rakitan dan merubah senapan angin dapat dikenai pidana.

“Bagi yang melanggar kita jerat dengan Undang – Undang Darurat No 12 tahun 1951 ancaman hukuman bisa mencapai 20 tahun penjara,” jelasnya.

Sementara itu Komarudin salah seorang perajin asal Pare Kabupaten Kediri menyampaikan terimakasih kepada Mabes Polri, Polres Kediri dan instansi terkait yang telah melakukan penyuluhan hukum soal senapan angin.

“Sehingga kami sekarang sudah tahu dan mengerti tentang aturan hukum yang telah menjadi domain tentang pembuatan senapan angin. Apalagi tadi disampaikan untuk senapan angin tak boleh lebih dari kaliber 4,5 mm,” jelasnya.(humas/Sum).

Bangkitkan Sektor Pariwisata Bali, Kapolri Instruksikan Vaksinasi Cepat Diselesaikan

0

DENPASAR- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau secara langsung pelaksanaan vaksinasi COVID-19 anggota TNI-Polri di Gedung Olahraga Praja Kepawon Kodam Udayana Bali, Jumat (19/3/2021).

Kapolri Jenderal Listyo mengatakan, sebanyak 1.380 personel TNI-Polri melaksanakan vaksinasi di Bali. Adapun tempat yang digunakan yakni di Polres, Kodim serta rumah sakit TNI-Polri.

Mantan Kabareskrim Polri ini meminta program vaksinasi terutama di Bali agar cepat selesai.

Hal ini dilakukan agar Bali kembali pulih dan pariwisata di pulau Dewata kembali menggeliat.

“Program vaksin ini dikeroyok agar cepat selesai karena Bali sebagai tujuan wisata yang berdampak ekonomi. Ajak masyarakat untuk disiplin memakai masker cuci tangan dan jaga jarak,” kata Listyo.

Sementara itu, Panglima TNI meminta jajaran TNI-Polri menginventarisir fasilitas kesehatan untuk proses vaksinasi dan membentuk vaksinator.

“Tempat untuk vaksin di kantor TNI Polri atau tempat lain. Terimakasih atas pelaksanaannya. Tetap gunakan masker walau sudah divaksin,” katanya.

Dalam peninjauan ini, Kapolri dan Panglima juga melakukan video conference dengan jajaran Kodam Udayana, Polda Bali, Polda NTB, dan Polda NTT. (*)

Satresnarkoba Polres Lumajang Tangkap Pengedar Shabu

LUMAJANG – Satuan Resnarkoba Polres Lumajang ungkap tindak pidana penyalahgunaan Narkotika yang diduga jenis shabu.

Penangkapan dilakukan terhadap tersangka, pada Rabu (17/3/2021) saat berada dirumahnya di Desa Pasirian, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

“Tersangka berhasil ditangkap berinisial As (39) kami tangkap saat berada dirumahnya,” Kata Kasat Narkoba Polres Lumajang AKP Ernowo melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta.

Saat dilakukan penggeledahan petugas menemukan barang bukti satu buah plastik klip berisi 5 buah plastik klip berisi shabu pada saku celana pendek depan kanan.

“Barang bukti shabu dengan keseluruhan dengan berat 0,4 gram diamankan di saku depan celana pendek yang sedang dipakai,” terang Shinta.

Selain itu, petugas juga melakukan penggeledahan di dalam kamar tersangka AS, dan menemukan barang bukti Sebuah bungkus rokok Marlboro yang berisi Seperangkat alat hisap Shabu (Bonk) yang terbuat dari botol plastik bening dengan tutup botol warna putih dan terdapat 2 (dua) buah lubang yang masing-masing terangkai dengan sedotan plastik bening, dan 1 buah sedotan plastik.

“Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti Sebuah bungkus rokok Gudang Garam (Surya) yang berisi Seperangkat alat hisap Shabu (Bonk) yang terbuat dari botol kaca bening dg tutup warna hitam dan terdapat 2 buah lubang yg masing-masing terangkai dengan sedotan plastik bening. Dan 1 buah sedotan plastik bening serta 5 buah sedotan plastik bening berbentuk L,” ujar Ipda Andrias shinta.

Tersangka bersama barang bukti shabu langsung dibawa ke Satresnarkoba Polres Lumajang guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Tersangka AS dikenakan Pasal 114 ayat 1 dan atau 112 ayat 1 UURI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman Hukuman 4 Tahun penjara,” tutup Ipda Andrias Shinta. (tim)

Ustadz Umar Ajari Ngaji Anak Anak di Kampung

LUMAJANG, Gempurnews.com –
Sore itu di Musholah Al Mubaroq, RT 04 RW 01 Kelurahan Ditotrunan Lumajang, tampak sejumlah anak sedang menunggu guru ngajinya, ustadz Umar.

Terdapat sebuah papan tulis triplex berwarna putih yang ditempelkan di tembok teras Musholah bertuliskan Bismillahirrokhmanirrokhim.

Ustadz Umar adalah panggilan akrab guru ngaji mereka yang dikenal sebagai penjual kopi di warung dekat Musholah.

Karena sore itu sedang mendung dan akan turun hujan, sejumlah santri yang sedang menunggu kedatangan Ustadz Umar jadi berisik.

Tiba tiba, “Assalamualaikum anak anak,” sapa Ustadz Umar mendatangi para santri.

Kemudian riuh puluhan santri itu berlari mendekati guru ngaji dan menjawab, “Waalaikumsalam Ustadz,” sahut mereka serempak.

Lalu, mereka berebut menyalami tangan kurus itu dan Ustadz Umar menyambutnya sambil bibirnya tersenyum teduh.

Melihat semangat para santrinya, Ustadz Umar kemudian mengangkat jodok (bangku kecil tempat membaca kitab, red), ditata berjejer.

Tak ada yang spesial dari alat dalam proses pembelajaran mengaji di Musholah ini. Para santri duduk diatas tikar dan Ustadz Umar hanya membutuhkan spidol dan sebuah kitab kecil.

Sebelum memulai belajar kitab, para santri kompak membaca surat suratan Jus Amma bersama sama.

“Alkhamdulillah, senang sekali saya melihat mereka masih mau belajar mengaji,” kata Ustadz Umar berbisik, disaat media ini melihat langsung proses pembelajaran di Musholah Al Mubaroq, Kamis (18/03/2021).

Umar menyampaikan, kegiatan belajar mengaji ini mulai dilakukan sejak akhir Januari 2020, semula hanya diikuti oleh 3 anak santri dari sekitar Musholah.

“Ya, ide awal membangun gerakan mengaji ini lantaran melihat minimnya kegiatan pendidikan anak anak akibat pandemi Covid 19” tutur Umar.

Ia terpikir untuk membuat kelas belajar mengaji, mengingat Al Qur’an sangat penting untuk menunjang SDM dari sisi agama Islam.

“Waktu itu, ceritanya, jagong di warung sambil ngopi, karena merasa bosan dengan komunikasi yang gitu gitu aja, akhirnya kepikiran buat kegiatan mengajar ngaji anak anak,” kata Ustadz Umar, usai mengajar.

Lelaki berperawakan kurus itu menyebutkan sudah mengenal jauh para santrinya ini. Anak anak itu sering bermain dipekarangan dekat Musholah.

“Saya itu suka sama anak-anak ngajak bermain, mulai dari jemblong singit dan sepak bola plastik, terus perlahan-saya coba mengajak kerja bakti membersihkan lantai Musholah,” kata Umar sambil tertawa.

Adapun yang diajarkan yakni hanya mengaji Iqro dan menghapal surat surat Juz Amma saja. Ustadz Umar menyebutkan lebih fokus itu.

Sementara itu Utul, si kecil yang baru duduk di bangku kelas 2 SD mengaku senang belajar mengaji sambil bermain bersama teman-temannya.

“Suka belajar ngaji di sini, kita disuruh membaca puji pujian shalawatan,” kata Utul.

Dihadapan wartawan media gempur, Utul dengan lantangnya membacakan Sholawat Nariyah dan juga menunjukkan kemampuannya membaca surat Al Fatichah.
Penulis : Bambang Irawan

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Bagi Prajurit TNI dan Polri di Kota Surabaya

SURABAYA,- Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo, didampingi Forkopimda Jatim, Gubernur, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim. Kamis (18/3/2021) siang, meninjau jalannya Vaksinasi tahap kedua bagi Prajurit TNI/ Polri di Puskesmas Gayungan, Surabaya dan di Mapolda Jatim.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, menjelaskan, untuk Vaksinasi prajurit TNI dan Polri tahap kedua berjalan lancar dan sesuai. Kami menghimbau kepada seluruh prajurit TNI dan Polri. Setelah di Vaksin baik yang pertama maupun kedua, tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes). Memakai masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan.

“Saya menghimbau kepada seluruh prajurit TNI/ Polri, meski sudah menjalani vaksinasi, tetap patuhi Prokes,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, usai meninjau vaksinasi di Mapolda Jatim, Kamis (18/3/2021) sore.

Ditambahkan Panglima TNI, meski sudah dilakukan Vaksinasi, bukan brarti badan kebal dari penyakit atau Virus Corona. Namun diharapkan setelah di vaksinasi kedua, anti boddy naik bisa kuat menghadapi Covid-19.

Setelah disuntik nanti dan diturunkan ke wilayah-wilayah sebagai tenaga Vaksinator untuk membantu program percepatan Vaksinasi Nasional untuk tetap mematuhi Prokes dan memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap mematuhi prokes.

“Setelah di suntik vaksin bukan brarti badan kebal dari penyakit atau dari virus corona. Melainkan, agar anti boddy naik dan kuat mengahadapi covid-19,” tambahnya.

“Nantinya prajurit TNI/ Polri akan diterjunkan untuk membantu program percepatan vaksinasi nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebutkan, hari ini saya bersama dengan Bapak Panglima TNI, meninjau kegiatan Vaksinasi yang dilaksanakan di Puskesmas dan di Polda Jatim untuk prajurit TNI dan Polri.

“Hari ini saya bersama bapak panglima TNI meninjau vaksinasi bagi prajurit TNI/ Polri di dua lokasi di Jatim,” ungkap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Saat ini di Provinsi Jawa Timur, tingkat penyebaran Covid-19 sudah alami menurun. Turunya angka penyebaran Covid-19 di wilayah Jatim ini, dimulai dari kegiatan Kampung Tangguh Semeru sampai PPKM Skala Mikro.

Hal ini diketahui setelah dipaparkan oleh Gubernur Jawa Timur dan Kapolda Jatim. Provinsi Jawa Timur saat ini menjadi salah satu wilayah terbaik dalam penanggulangan penanganan Covid-19.

“Penyebaran Covid-19 di wilayah jatim sudah alami penurunan, ini setelah adanya kegiatan kampung tangguh semeru dan penerapan PPKM skala mikro,” jelasnya.

Turunnya laju penyebaran Covid-19 di wilayah jatim ini, selain ada kegiatan Kampung Tangguh Semeru dan penerapan PPKM skala mikro. Kuncinya juga adalah kesadaran dan disiplin masyarakat di Jawa Timur. Untuk menerapkan protokol kesehatan. (jon)