Home Blog Page 1813

Kapolri Listyo Sigit Ajak Pemuda Masjid Lawan Radikalisme dan Intoleransi

0

JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerima kunjungan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Indonesia (BKPRMI) di Mabes Polri, Senin 22 Maret 2021.

Dalam pertemuan ini, Kapolri mengatakan, pendekatan dan diskusi dengan organisasi masyarakat (ormas) keagamaan sangat penting dilakukan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ia pun menyambut baik dimana bentuk intoleransi yang dilawan dengan moderasi keagamaan yang memerlukan tokoh-tokoh agama.

“Kami juga siap bekerjasama dengan pemuda masjid untuk membangun bangsa,” katanya.

Peran ormas yang peduli bangsa saat ini, kata Kapolri, sudah semakin bagus. Ia pun berharap, basis pemuda masjid sampai tingkat desa harus saling menguatkan.

Selain itu, mantan Kabareskrim ini meminta peran tokoh agama menyosialisasikan 3M dan ketahanan pangan melalui program Kampung Tangguh.

“Prinsipnya Polri siap bekerjasama dan mendukung program-program dalam memerangi hal-hal yang menyerang negara,” unhkapnya.

Mantan Kapolda Banten ini pun mengajak para tokoh dan pemuda agama bersatu membangun bangsa setelah adanya polarisasi di Pilpres dan Pilkada.

Sementara itu, Ketua BKPRMI Said Aldi mengatakan, pihaknya siap bekerjasama dengan polisi di daerah dalam membina ustaz, ustazah serta dai dalam menjaga kamtibmas dan menutup kemungkinan adanya radikal masuk ke pemuda Masjid.

“Badan Pemuda Masjid dalam membina ustaz, ustazah dan dai kamtibmas sekalian untuk menutup kemungkinan adanya radikal yang akan masuk ke pemuda Masjid,” katanya.

Ketua Penasehat BKPRMI Idrus Marham mengatakan, basis BKPRMI adalah masjid, maka jika ada masalah di Masjid dapat dikoordinasikan dengan pemuda Masjid.

“Kalau ada bencana maka pemuda masjid ikut mengambil bagian dan bagaimana polanya kerjasama pembinaan masyarakat sesuai dengan ciri karakter masing-masing daerah,” ujarnya.

rauma Healing Bagi Anak Anak Korban Alam Banjir

LUMAJANG – Satlantas Polres Lumajang bersama BNN Kabupaten Lumajang dan paguyuban Duta kampus STIE Widyagama Lumajang memberikan trauma healing bagi anak-anak korban bencana alam banjir

Kegiatan Trauma Healing dilaksanakan di Perum Biting Desa Kutorenon Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang, Minggu (21/3/2021).

Kegiatan tersebut di hadiri Kapolres Lumajang, Kepala BNN Kab. Lumajang, Kasat Lantas Polres Lumajang, Kapolsek Sukodono, Kanit Regident Satlantas, dan Kanit Dikyasa Satlantas serta anggota Satlantas dan juga dari STIE Widyagama Lumajang.

Sementara itu, anggota Polwan dari Satlantas Polres Lumajang turut mengajak siswa-siswa untuk bernyanyi bersama. Anak-anak pun begitu bersemangat mengikuti setiap arahan dari para polwan

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan hari ini kembali menggelar trauma healing bagi anak-anak korban banjir di Dusun Biting, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono. Kegiatan dilaksanakan karena bencana banjir bisa menimbulkan trauma psikologis terhadap anak-anak yang mengalaminya.

 “Kita mencoba memberikan motivasi dan semangat bagi anak-anak korban banjir. Tujuannya untuk menghilangkan rasa takut atau trauma karena mengalami langsung kejadian bencana alam,” ucapnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugraha melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan, dalam kegiatan tersebut menyiapkan dan membawa bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Banjir

“Juga memberikan edukasi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M dalam kehidupan sehari hari bagi anak anak di Perum Biting Desa Kutorenon,” Ujarnya.

Selama kegiatan, anak-anak korban banjir diajak untuk bernyanyi dan bermain bersama boneka Polisi dan badut zebra, itu dilakukan sebagai upaya memotivasi dan memberikan semangat kepada anak-anak.

“Satlantas Polres Lumajang juga memberikan hadiah hadiah menarik kepada anak anak terdampak banjir di Perum Biting Ds. Kutorenon,” Ujar Shinta. (tim)

Pemilihan RW 02 Kelurahan Cimahi Berlangsung Tertib dan Demokratis

CIMAHI – Pesta Demokrasi tingkat RW 02 Kelurahan Cimahi Kecamatan Cimahi Tengah, berlangsung dinamis, Minggu (21/03/2021).

Pada tahap awal, panitia pemilihan melakukan penjaringan untuk menenentukan bakal calon ketua RW.

Setelah dilakukan verifikasi, didapat 3 Calon RW yang akan bertarung dalam pemilihan RW 02 Kelurahan Cimahi.

Tahap berikutnya pengambilan nomor urut bakal calaon ketua RW. Nomor urut 01 Saripudin, Nomor urut 02 R. Hikmat Rahmat dan Nomor Urut 03 Adang Ramli.

Dalam tahap penyampaian visi misinya, bakal calon nomor urut 02 Saripudin memaparkan tentang tertib aidministrasi dan menjaga kerukunan antar warga.

“Perlu saya ingatkan bahwa jabatan RW ini adalah sebagai pelayan masyarakat serta penyambung aspirasi warga masyarakat ke Pemerintah.” Tutur Saripudin.

Sementara Calon RW nomor urut 02 R. Hikmat Rahmat memyampaikan cita citanya memajukan RW 02 disegala bidang, termasuk bidang pelayanan kepada Masyarakat di lingkunga. RW 02.

“Kami akan meningkatkan kerjasama dengan lembaga yang ada di lingkungan RW 02. Saya tidak ada kiat khusus dalam pemilihan RW 02 ini, artinya normal-normal saja.” Terang R. Hikmat Rahmat.

Ditempat yang sama, kandidat calon RW dengan nomor urut 03, Adang Ramli menegaskan bahwa pihaknya tidak menjanjikan apa-apa. Namun berharap, selalu berfikir positif dari praduga buruk masyarakat setempat.

“Siapapun intinya harus kuat nahan banting dan selalu berfikir positif dari praduga masyarakat yang miring kepada kita,” ujar Adang.

“Semoga ketika saya naik, tidak ada kabar atau tuduhan miring dengan alasan strata sosial yang biasa, tetapi bisa memimpin warga masyarakat, itu saja.” Pungkas Adang Ramli kepada awak media Gempur news, sehari sebelum acara pencoblosan.

Pada hari yang ditentukan, pemungutan suara dilaksanakan oleh panitia dengan cara mendatangi rumah warga di tiap tiap RT yang ada di lingkungan RW 02 Kelurahan Cimahi.

Kemudian dilanjutkan dengan penghitungan suara yang dilaksanakan di Kantor RW 02 jalan Margaluyu Tagog Cimahi.

Hasil penghitungan kemudian menetapkan Calon RW dengan nomor urut 3 Bapak Adang Ramli mendapatkan suara terbanyak.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan RW 02 Kelurahan Cimahi, Glendy Prasetya Putra menjelaskan bahwa pemilihan ketua RW ini berpatokan pada Permendagri 18 tahun 2018, tentang juklak-juknis pemilihan RW dan Perwal Kota Cimahi.

“Dalam pelaksanaan Pemilihan RW 02 Kelurahan Cimahi ini, kami sudah berpatokan pada Permendagri 18 tahun 2018 tentang juklak-juknis pemilihan RW dan Perwal Kota Cimahi,” kata Glendy.

“Saya berharap hasil dari pemilihan RW ini, RW 02 akan lebih maju dalam segala bidang serta bisa menghilangkan Wilayah RW terkumuh yang selama ini menjadi Predikat RW 02.” Terang Glen panggilan akrabnya.

Achmad/Edison

Digerebek Warga Saat Selingkuh, Aparat Desa Wotgalih Diamankan Polisi

PASURUAN – Polsek Nguling memeriksa Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Dusun Bedungan, Desa Dandangendis Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan terkait adanya dugaan tindak pidana perselingkuhan yang diduga dilakukan oleh RK yang merupakan Kades Wotgalih.

Dari pemeriksaan, Polisi menemukan fakta bahwa pada hari Minggu, 21 Maret 2021 sekitar pukul 08.30 WIB, di sebuah rumah milik AR yang terletak telah terjadi dugaan Tindak Pidana Perzinahan

Diketahui pula pelaku perzinahan tersebut adalah seorang pria berinisial SL (35) dengan RK. Keduanya sama-sama sebagai perangkat desa.

Personil yang memeriksa TKP yaitu Aiptu Erwan Priyono bersama Kanit IK Polsek Nguling Aiptu Bambang S.

Selain itu ada juga Bripka Pefy H, Brigafir Taufik Dany, dan Bripda Rivky Leonardo dari Unit Reskrim Polsek Nguling

Dari hasil pemeriksaan, kronologis kejadian berawal sekitar pukul 08.00 WIB, RK keluar dari rumah seorang diri dengan menggunakan motor Honda Scoopy warna merah yang tanpa sepengetahuannya diikuti oleh suaminya Eko.
Saat itu RK berhenti dan masuk rumah AR yang terletak di Dusun Bedungan RT 01 RW 03, Desa Dandangendis Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Diduga di dalam rumah tersebut ada SL yang menunggu kehadiran RK.

Sesampainya masuk rumah pintu rumah langsung d kunci dari dalam oleh RK.

Selang 10 menit kemudian oleh Eko bersama warga mendobrak rumah tersebut, dan mendapati RK dan SL dalam keadaan tanpa busana di dalam sebuah kamar.

Setelah didobrak, keduanya berusaha melarikan diri. Namun SL dapat diamankan oleh warga sedangkan RK melarikan diri melalui pintu belakang rumah.

Dari kejadian tersebut, Polsek Nguling mengamankan SL ke Polres Pasuruan kota beserta barang bukti 2 sepeda motor serta sprei dan selimut. (tofa)

Pererat Silaturahmi, Kapolres Lumajang Mancing Bareng Awak Media

LUMAJANG – Bermaksud mempererat tali silaturahmi antara Polri dan Awak Media, Polres Lumajang mengadakan giat mancing ikan bareng di pemancingan ‘abah’ Desa Klanting Kecamatan Sukodono Lumajang pada Minggu (21/03/2021).

Dalam kesempatan ini, Kapolres Lumajang menyampaikan bahwa media merupakan mitra utama Polri, terutama dalam hal penyampaian dan penyajian informasi kepada masyarakat.

Selain itu Kapolres juga mengajak terutama aparat kepolisian untuk tetap bermitra dengan awak media dan terus menjaga tali silaturahmi.

“Banyak tantangan kerja di bidang pemeliharaan kamtibmas di Lumajang, saya berpesan kepada rekan-rekan untuk tetap mempererat kemitraan dan sinergitas dengan awak media”, terang Eka.

Sementara itu, Sekretaris F-JINLU Eko Santoso menilai giat mancing bareng awak media ini, merupakan wujud kemitraan yang solid antara Polri dan awak media, pihaknya menyampaikan terimakasih.

“Tentunya, saya mewakili rekan rekan dari F-JINLU mengucapkan terimakasih kepada Kapolres yang mengajak rekan – rekan media dalam kegiatan ini, semoga silaturahmi ini akan tetap terjaga. Seperti yang kita ketahui bahwa pak Kapolres ini sangat terbuka kepada awak media,” kata Eko kepada gempurnews.

Dia mengimbuhkan bahwa intinya F-JINLU ingin tetap berkolaborasi kegiatan dengan Polres Lumajang maupun dengan Pemkab Lumajang, baik di bidang Kamtibmas maupun di bidang sosial lainnya. (tim)

Kemenpora dan Polri Pastikan Gelaran Piala Menpora Terapkan Prokes Ketat

JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia dan Polri memastikan pelaksaan Piala Menpora yang akan berlangsung Minggu (21/3/2021) akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Bahkan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto menegaskan pihak kepolisian berhak menghentikan laga jika terjadi pelanggaran prokes.

Dia mengemukakan pihaknya telah melalukan rapat koordinasi dengan seluruh stakeholder, seperti PSSI, PT. LIB hingga Polri. Hal itu dilakukan agar kegiatan olahraga sepak bola dapat berlangsung dengan aman dari virus corona.

“Tak perlu khawatir, ini kan hanya uji coba, polisi berhak menghentkan laga jika terjadi pelanggaran prokes saat gelaran piala Menpora,” kata Gatot saat dikonfirmasi awak media, Jakarta, Sabtu (20/3/2021).

Menurutnya, PSSI dan PT LIB telah membuktikan gelaran pertandingan sudah sesuai prokes saat mengadakan laga uji coba Timnas U23 Indonesia melawan dua klub Indonesia, awal Maret lalu.

“PSSI dan LIB kan sudah menjelaskan prokes di stadion sebelum dan sesudah. Dua pertandingan itu lancar,” ujar Gatot.

Dia mengakui gelaran Piala Menpora ini menjadi tantangan sendiri bagi pihak penyelenggara untuk melaksanakan kegiatan keolahragaan di tengah Pandemi.

Apalagi, di negara lainnya saat ini sudah ada beberapa yang telah berhasil menggelar pertandingan olahraga seperti sepak bola. Padahal, kondisinya sama dengan Indonesia, sedang dilanda Pandemi virus corona.

“PSSI tuh di Challenge, semua pihak ingin tahu bagaimana penerapan protokol kesehatannya,” ucap Gatot.

Terpisah, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menekankan penyelenggaran tersebut bakal menerapkan prokes ketat. Bahkan dia memastikan, pihak kepolisian tak segan-segan akan menghentikan dan memberikan sanksi tegas kepada pihak penyelenggara apabila tidak menerapkan ataupun melanggar prokes.

“Sebagaimana arahan Pak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kegiatan kepemudaan dan keolahragaan harus dilakukan dengan kedisiplinan dan adanya komitmen dari seluruh pihak terkait dalam menerapkan protokol kesehatan. Serta adanya penegakan aturan yang tegas,” kata Argo dikonfirmasi terpisah.

Seperti diketahui, terkait penyelenggaraan tersebut Polri memberikan izin dengan beberapa catatan.

  1. Semua pertandingan dilaksanakan tanpa kehadiran penonton di stadion yang disiarkan secara langsung oleh Stasiun Televisi dan Media Online.
  2. Membatasi jumlah pemain, official, panitia, petugas keamanan, undangan dan awak media di area pertandingan maksimal 299 orang.
  3. Penyelenggaraan pertandingan dilaksanakan di stadion pada wilayah zona hijau Covid-19.
  4. Penanggung jawab wajib menaati ketentuan sebagai berikut:

A. Menjaga keamanan dan ketertiban di dalam kegiatan dimaksud.

B. Mencegah bilamana terindikasi terjadi penyimpangan dari tujuan kegiatan yang telah dinyatakan tertulis dalam surat penyataan permohonan izin.

C. Dalam waktu 3 x 24 jam sebelum kegiatan dilaksanakan, melaporkan pada Kepolisian setempat.

D. Menaati ketentuan-ketentuan lain yang diberikan oleh pejabat setempat berhubungan dengan kegiatan yang akan dilaksanakan.

E. Menaati aturan dan protokol penanganan Covid-19 yang ditetapkan oleh aparat di daerah setempat.

  • Bilamana terdapat penyimpangan dan/atau pelanggaran terhadap ketentuan dalam surat ini, petugas kepolisian/keamanan dapat membubarkan/menghentikan atau mengambil tindakan lain berdasarkan ketentuan hukum.
  • Surat izin keramaian ini diberikan kepada yang berkepentingan untuk dipergunakan sebagaimana mestinya, kecuali dalam hal terdapat kekeliruan akan diadakan ralat seperlunya.
  • Apabila terjadi situasi luar biasa maka Surat Izin Keramaian yang telah dikeluarkan akan ditangguhkan/dicabut.
  • Setelah selesai pelaksanaan kegiatan, maka penanggung jawab agar melaporkan hasilnya

kepada Kapolri u.p. Kabaintelkam dalam waktu selambat-lambatnya 1 (satu) minggu setelah selesainya kegiatan dimaksud.

Politeknik LP3I Berikan Pelatihan Public Speaking dan Digital Marketing Bagi UMKM Kelurahan Cibeureum.

CIMAHI —
Program studi Hubungan Masyarakat (HUMAS) Politeknik LP3I Bandung, bekerja sama dengan kelurahan Cibeureum kota Cimahi menggelar pelatihan Public Speaking dan  digital marketing untuk para pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) di aula kantor kelurahan kota Cimahi, Jumat (19/03/21).

Gelaran Pelatihan ini public speaking dan digital marketing ini dilakukan dalam upaya mendorong penguatan kebangkitan ekonomi para pelaku UMKM agar bisa bertahan dan dan tetap eksis walaupun dalam masa pandemik.

Menurut Lurah kelurahan Cibereum, Achmad suparlan,S.Hut, MM. menyebutkan Ia sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan pelatihan ini harapanya agar pelatihan bagi UMKM ini bisa mendorong penguatan ekonomi khususnya untuk UMKM Cibeureum.

“Saya ucapkan terima kasih kepada saudara Roni yg telah mendorong polyteknik LP3I untuk mensupport UMKM , mudah-mudahan kegiatan ini bisa mendorong kebangkitan ekonomi di kelurahan Cibeureum,” ucapnya, Jumat (19/03/21)

Lurah Cibeureum Achmad Suparlan menambahkan pelatihan ini adalah bentuk sinergisitas dengan berbagai pihak antara pemerintah kota Cimahi melalui kelurahan Cibeureum dan  sinergisitas penthahelik ABCGM.

“kegiatan pelatihan  UMKM ini  penguatan kebangkitan ekonomi dimasa pandemi ini, semoga kolaborasi antara akademisi, bisnis, comunity, goverment, dan media bisa terjalin lebih intens lagi,” tambahnya.

Roni Mulyana S.I.Kom, M.I.kom Pemateri dalam pelatihan ini mengatakan bahwa kemampuan para pelaku usaha untuk mempresentasikan produknya menjadi sebuah kewajiban untuk meningkatan usahanya lebih besar lagi penggiat UMKM harus bisa bekerjasama dengan berbagai pihak.

“Saat ini para pengiat UMKM dituntut harus bisa menguasai teknik praktis public speaking agar bisa mempresentasikan produknya dengan baik tujuan agar bisa berkolabosi dengan berbagai pihak untuk peningkatan usahanya,” terangnya.

Dalam  pelatihan ini diberikan materi digital marketing untuk memasarkan produk UMKM melalui media sosial guna mengoptimalkan pemasaran secara digital.

“Materi pelatihan ini ada dua teknik praktis publlic speaking dan juga optimalisasi media sosial IG untuk memasarkan secara digital produk UMKM,” Terang Roni yang juga dosen Hubungan Masyarakat di Politeknik LP3I Bandung.

kegiatan pelatihan berlangsung dengan baik di pandu oleh koordinator UMKM Cibeureum Noneng Nuraeni, dalam pelaksanaannya para pengiat  UMKM Cibeureum sangat antusias mengikuti materi-materi pelatihan. Pelatihan dilaksanakan  dengan melakukan protokol kesehatan yang cukup ketat,yakni dengan memakai masker dan menjaga jarak serta menyediakan tempat cuci tangan serta Sanitizer.

Reporter :Achmad/Edison

Forkopimda Rembang Sosialisasikan PPKM Mikro di Desa Orobulu

PASURUAN – Satgas Covid-19 Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan terus melakukan pemantauan, pengendalian dan evaluasi terhadap perkembangan kasus Covid-19. Selain sosialisasi, posko siaga di tingkat desa juga telah dibentuk, khususnya selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro.

Seperti yang dilakukan tim Satgas Covid-19 Desa Orobulu, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Sosialisasi PPKM mikro dilakukan ke seluruh kepala dusun dan pengurus RT/RW.

Tampak dalam acara tersebut Kepala Desa Orobulu, Saikhu SH, Kepala Pukesmas, dr Arif Kurnianto, Camat Rembang Iyo Asyari. Danramil Rembang, Kapten Ach Syafi,i dan Kapolsek Rembang AKP Pujianto. S.Sos.

Sesuai surat edaran Gubernur, instruksi Mendagri dan surat edaran Bupati, ada beberapa kegiatan PPKM mikro yang kami laksanakan. Alhamdulillah setelah diberlakukan PPKM mikro, di Rembang, penyebaran Covid-19 bisa ditekan,” kata Camat Rembang pada Jumat (19/3/2021).

Kepala Puskesmas, dr Arif Kurnianto mengatakan, pihaknya sudah membentuk tim pengendalian Covid-19 yang dilengkapi lumbung pangan.

“Selain itu juga ada dapur umum, alat komunikasi dan berbagai perlengkapan lainnya. Sampai saat ini, wilayah kami masih berstatus zona hijau pasien Covid-19,” pungkas Arif. (qomar)

Masriyah, Penjual Kopi di Tepi Pantai Cacalan Banyuwangi

BANYUWANGI – Pantai Cacalan adalah salah satu destinasi wisata di Kabupaten Banyuwangi yang dikelola oleh masyarakat sekitar.

Dulunya Pantai Cacalan adalah pantai yang sepi, hanya beberapa nelayan yang singgah dan memarkirkan perahu di pantainya.

Masriyah (55) adalah salah seorang warga Sukowidi yang membuka warung kecil di Pantai Cacalan sebelas tahun yang lalu.

Kala itu ia menjual kopi untuk nelayan yang berangkat melaut atau sedang memperbaiki jaring di sekitar pantai.

Masriyah bercerita bahwa cuma dirinya sejak dulu yang berjualan kopi di tempat ini.

“Dulu belum ada apa-apa. Kosong semua. Cuma saya yang jualan di sini,” kata Masriyah.

Tak hanya siang hari. Masriyah juga melayani kopi dan jajanan saat malam hari Tak jarang ia dan suaminya memilih tidur di gubuk kecilnya.

Untuk penerangan, Masriyah menyalur listrik dari rumah warga terdekat.

“Yang penting ada cahayanya. Sinar lampunya kecil soalnya nyalur. Kan pelangganya nelayan. Mereka banyaknya malam,” kata Masriyah.

Ketika kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Pantai Cacalan mulai dirintis, kegiatan demi kegiatan mulai sering digelar.

Seperti tradisi Rabu Wekasan dan lomba layang-layang di Pantai Cacalan bekerja sama dengan PLN UP3 Banyuwangi.

Sejak saat itu, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pantai Cacalan mulai bertambah.

Hanya saja saat pandemi Covid 19, kunjungan wisatawan ke Pantai Cacalan menurun drastis. Namun keadaan tersebut membaik sejak penerapan new normal.

Hari ini Masriyah masih berjualan kopi di tepi pantai. Ia mengaku perubahan Pantai Cacalan menjadi destinasi wisata di Kabupaten Banyuwangi berdampak besar bagi perekonomian keluarganya.

Sedikit demi sedikit, ia bisa memperbaiki warungnyanya menjadi lebih baik. Ia juga mempekerjakan 3 orang membantu mengelola warungnya.

“Semoga pandemi segera berlalu terus banyak wisatawan lagi yang datang. Amiin,” pungkas Masriyah. (ist)

Dekati Masyarakat, Bupati Boyongan ke Desa Margomulyo

BANYUWANGI – Program berkantor di desa, merupakan program Bupati Banyuwangi dalam rangka mendekatkan diri kepada masyarakat. Hal itu menegaskan bahwa kepala daerah harus selalu mengedepankan pelayanan.

Sesuai janjinya, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani kembali boyongan ke Desa Margomulyo, Kecamatan Glemore, yang berada di lereng Gunung Raung, Jumat (19/3/2021).

Kedatangannya di Desa Margomulyo tersebut menunjukkan kedekatan sekaligus menjamin pelayanan kepada masyarakat. Lalu dengan gaya khas keramahan orang desa, warga menyambut kedatangan Bupati dengan suka cita.

Banyak kegiatan yang dilakukan Ipuk begitu tiba di Balai Desa Margomulyo. Ipuk langsung meninjau pelayanan. Di antaranya layanan administrasi kependudukan hingga perizinan sektor mikro. Juga disediakan stand foto produk bagi pelaku UMKM desa yang ingin produknya difoto dengan bagus.

Kepala Desa Margomulyo, Aji mengaku bersyukur atas kedatangan Bupati di desanya, lantaran banyak warga yang memanfaatkan dengan menyampaikan unek uneknya.

“Alhamdulillah, banyak warga yang memanfaatkan layanan ini. Contohnya ada yang minta produknya difoto, seperti kue kering, atau produk coklat. Saya juga bisa menyampaikan unek-unek. Kami senang, bupati yang justru mendatangi kami,” ujar Aji, Jumat (19/3/2021).

Sementara itu, Ipuk menggunakan ruangan di balai desa untuk berkantor menyelesaikan sejumlah berkas pekerjaan. Ia juga berkoordinasi dengan sejumlah dinas untuk pelaksanaan program pembangunan.

Meskipun berada di lereng gunung, Ipuk juga mengikuti rapat paripurna DPRD secara daring terkait penyampaian rekomendasi DPRD atas diajukannya LKPJ Bupati Banyuwangi.

Selain berkantor di desa, Ipuk mengecek SMPN 4 Glenmore dan SDN 1 Margomulyo. Di SMPN 4 Glenmore, Ipuk meninjau cara pembelajaran guru setempat yang menggunakan radio komunitas.

“Kita diapit dua lembah, jadi sinyal hanya di spot-spot tertentu. Sementara pembelajaran harus berjalan tanpa tatap muka. Akhirnya kami membuat radio komunitas, jadi siswa langsung mendengarkan dari radio di rumah masing-masing,” kata Kepala Sekolah SMPN 4 Glenmore, Sapto Orbayani.

Ipuk lalu mengunjungi polindes (pondok bersalin desa) untuk meninjau penanganan ibu hamil, sekaligus memberikan bantuan makanan bergizi kepada ibu-ibu hamil yang memeriksakan kandungannya.

“Kesehatan dan penanganan ibu hamil di daerah yang jauh harus menjadi perhatian. Saya minta Dinas Kesehatan dan Puskesmas memperkuat pendataan. Cek persiapan kelahiran, bantu warga jangan sampai kesulitan akses fasilitas layanan kesehatan,” ujar Ipuk.

Ipuk juga berdialog dengan petani dan buruh tani perempuan usai memberikan bantuan pupuk organik kepada kelompok tani setempat. Salah seorang petani menyampaikan kepada Ipuk agar dibangun jaringan irigasi.

“Kami akan bangun irigasi di sini. Ini ada Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, silakan berkoordinasi dengan baik terkait teknisnya. Masukkan ke perencanaan pembangunan,” ujar Ipuk.

Di sana, Ipuk juga meninjau budidaya jamur tiram yang dikelola oleh kelompok PKK setempat. Selain itu, Ipuk juga berkuliner untuk menggerakkan warung-warung setempat. (tim)