Home Blog Page 1819

Dinas PUPR Barito Utara Tangani Perbaikan Jalan Kandui Montallat

DBARITO UTARA – Bupati Barito Utara (Barut) H. Nadalsyah mengambil tindakan segera dalam menanggani kerusakan jalan yang menghubungkan ibukota Kecamatan Gunung Timang Desa Kandui menuju Kelurahan Montallat II Kecamatan Montallat, akibat kondisi jalan yang berlubang dan ada genangan air

Dalam instruksinya yang disampaikan Kepada Dinas PUPR, Bupati menyampaikan alat berat mini jenis excavator dan greader yang dimiliki Dinas PUPR, agar dapat dimaksimalkan untuk penangganan kedaruratan atas keadaan jalan tersebut. 

Sesuai dengan arahan Bupati Barito Utara, bahwa alat berat Excavator tersebut saat ini sedang melakukan penggerukan dan penimbunan, di jalan yang berlubang dengan menggunakan material agregat B, sedangkan motor greader melakukan scraffing kiri – kanan bahu jalan hingga kondisi jalan terbuka normal sesuai ukuran badan jalan. 

Penangganan perbaikan jalan kali ini dari Desa Kandui, Kecamatan Gunung Timang sampai ke Kelurahan Montallat II. Sebagai pengguna jalan, warga bersama-sama turut menjaga jalan yang telah diperbaiki dengan membatasi muatan kendaraan roda enam atau jenis truk.

“Setiap mobil yang melintas untuk tidak membawa muatan yang melampaui berat maksimal, harus sesuai kemampuan badan jalan,” jelas Bupati  Barito Utara.

“Saya berharap agar Pemerintah Kecamatan dan Pemerintahan Desa, dapat turun langsung memelihara serta mengawasi kendaraan roda 6 (enam) yang melintas, sehingga kondisi jalan tetap terjaga dan berfungsi dengan baik,” tegas Bupati H. Nadalsysh.

Sementara Kepala Dinas PUPR Barito Utara, M.Iman Topik didampingi Kabid Bina Marga Dinas PUPR Dedy mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan penanganan perbaikan jalan mulai dari Desa Kandui menuju Desa Majangkan, dengan melakukan pengupasan dan penimbunan.

Dalam penanganan jalan Kandui – Majangkan ini diturunkan dua alat berat, yaitu excavator mini dan motor grader.

“Untuk hari ini perbaikan jalan sepanjang 500 meter, dengan penimbunan agregat B. Kemudian pada besok akan dilanjutkan kembali penanganan perbaikan jalan dari Desa Majangkan ke Desa Ketapang dan berlanjut sampai di Kelurahan Montallat II,” kata Kadis PUPR. M. Iman Topik. (SS). 

Tak Terima Ditegur Karena Langgar Lampu Lalu Lintas, ASN Lontarkan Makian

PASURUAN – Perbuatan tak patut ditiru dilontarkan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) pada seorang wartawan saat di Jalan Raya, pada Jum’at (12/3/21) siang.

Kejadian itu berawal saat seorang wartawan, Andre, yang menegur sopir dinas berplat merah yang menerobos lampu merah.

Konon mobil yang melanggar lampu lalu lintas tersebut merupakan milik Dinas Permukiman Umum Kota Pasuruan.

Saat dikonfirmasi melalui Whatsapp, Kepala UPT Pemakaman, Wisnu Bagya Winarsa. ST berjanji akan menindaklajuti kejadian tersebut.

“Mas saya ingin tahu, siapa tadi yang mengeluarkan makian kepada saya saat menegur Mobil Plat Merah bak terbuka dengan staf Anda yang memakai baju APD lengkap saat menerobos lampu merah,” ucap Andre kepada salah staf UPT pemakaman Kota Pasuruan

“Saya tidak tahu mas, dan saya akan mengumpulkan teman-teman untuk mengakui siapa yang melontarkan kata kotor kepada mas andre,” jelasnya.

Namun terkait pelanggaran lalu lintas, lanjutnya, dia mengaku terburuh-buruh untuk membersikahkan diri setelah memakamkan 2 jenazah.

Sementara itu, kata Andre, seharusnya sebagai Aparatur Negara Sipil (ASN) memberikan contoh yang baik pada masyarakat Kota Pasuruan. “Bukan justru memberikan contoh yang tidak baik buat pengguna jalan yang melintas di jalan raya dengan melanggar lampu lintas. Apalagi disertai dengam mengeluarkan kata-kata kasar saat ditegur oleh pengguna jalan lainnya,” pungkasnya. (tofa)

Imingi-imingi Bakal Dinikahi, Pria Asal Sidoarjo Setubuhi Anak Dibawah Umur

Seorang pria bernama KA, asal Kabupaten Sidoarjo tega menyetubuhi perempuan berusia 12 tahun. Saat melakukan aksi bejatnya, pelaku mengiming-imingi bakal menikahi korban.

Saat press release, Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan menjelaskan, pelaku mengajak korban Bunga (nama samaran) ke Pasar Porong. Setelah itu, membawanya ke sebuah vila di Tretes, Kecamatan Prigen.

“Tidak ke pasar Porong, pelaku justru membawa korban ke vila di kawasan Tretes. Disitulah pelaku melakukan aksi bejatnya,” kata Rofiq, Senin (15/3/2021).

Rofiq juga mengungkapkan, aksi bejat pelaku tak hanya dilakukan sekali. Pelaku telah melancarkan aksinya sebanyak 5 kali, di tempat yang sama, terhitung sejak 20 November 2020 sampai aksinya yang terakhir dilakukan pada 25 Februari 2021.

Setiap kali melakukan aksinya, pelaku berjanji akan menikahi korban. Sehingga, korban terbujuk dan mau melayani nafsu bejatnya.

Kapolres berharap, aksi serupa tidak terulang kembali. Oleh karena itu, ia meminta seluruh masyarakat agar mencurahkan perhatian kepada anak dan memberikan perlindungan.

“Ini menjadi preseden buruk, saya berharap jangan sampai terulang kejadian semacam ini. Kami minta seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama menanggulangi kejadian ini terjadi lagi,” tandasnya.

Sementara itu, dihadapan penyidik, pelaku mengakui bahwa perbuatannya hanya untuk memuaskan nafsu belaka. Bahkan, dihadapan awak media, pelaku juga mengaku tidak tahu bila korban di bawah umur.
“Saya tidak tahu kalau umurnya 12 tahun, anaknya besar,” akunya. (qomar)

Tingkatkan Profesionalisme, Satsabhara Polres Lumajang Latih Anggota Drill Tongkat Polri

0

LUMAJANG – Kasat Sabhara Polres Lumajang AKP Jauhar Ma’arif S.sos M.H bersama anggotanya, terus mengasah kemampuan keterampilan latihan drill tongkat Polri di halaman Mapolres Lumajang, Senin (15/3/2021).

Dalam latihan tersebut, AKP Jauhar Ma’arif menyampaikan kepada anggotanya untuk terus berlatih menggunakan tongkat T berikut bela diri, guna menguatkan pertahanan diri dalam menjalankan tugas melindungi masyarakat.

“Semua sudah terlatih sejak masa pendidikan hingga sekarang. Sebagai anggota Polri keterampilan diri sangat dibutuhkan untuk kewaspadaan terhadap segala kemungkinan yang berkaitan dengan gangguan Kamtibmas,” kata AKP Jauhar.

Diwaktu yang sama Paursubbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta menambahkan, latihan ini dilakukan secara rutin dan berkala, dalam pengawasan pimpinan yaitu Kapolres Lumajang.

Kata Ipda Shinta, semua anggota harus sigap untuk menghadapi semua kemungkinan yang ada di lapangan. Selain berlatih, saat itu juga dilakukan pengecekan.

“Amanah yang kami emban salah satunya menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karenanya, diri pribadi anggota harus siap dan sigap. Tentu hal itu bisa didapat dengan terus mengasah kemampuan secara rutin berlatih,” pungkasnya.

Jalankan 100 Hari Program Prioritas Jenderal Listyo Sigit, Humas Polri Gelar Pelatihan Konten Kreatif

0

JAKARTA— Sebagai tindaklanjut 100 hari program prioritas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Divisi Humas Polri menggelar pelatihan konten kreatif bagi personel Humas di seluruh Indonesia.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono dalam keterangan tertulisnya mengatakan pelatihan yang menggandeng LKBN Antara ini diharapkan agar seluruh personel Humas Polri mampu menyiapkan, mengolah dan menyajikan konten informasi yang kreatif.

“Sehingga Kamtibmas dapat dibangun melalui edukasi dan sosialisasi seputar hukum yang dikemas secara menarik dalam setiap koten media sosial resmi milik Polri,” kata  Raden Argo,Senin (15/3/21).

Lebih lanjut Raden Argo menjelaskan Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, dituntut untuk selalu beradaptasi di era media sosial seperti sekarang ini.

Untuk itu Polri terus berupaya menghindari segala bentuk persoalan sosial seperti postingan yang memicu kontradiksi di tengah masyarakat seperti fitnah, ujaran kebencian serta hoax.

Banyaknya pengguna media sosial seperti, Tiktok, Instagram, TV streaming dan Youtube menjadi satu tugas Polri untuk memastikan seluruh konten informasi yang beredar tidak negatif.

Menurut Raden Argo, konten yang beredar di platform tersebut lebih mudah viral, dan dipercaya penggunanya.

“Jika konten yang viral adalah informasi yang baik maka akan berkontribusi bagi Kamtibmas, jika sebaliknya tentu akan menambah beban kerja Polri di lapangan,” tutur Raden Argo.

Kadiv Humas Polri juga menambahkan kesiapan personel yang dapat menyiapkan, mengolah dan menyajikan konten informasi yang kreatif dipandang sangat perlu guna mempenetrasi dengan informasi-informasi positif melalui media sosial maupun media konvensional.

“Kemajuan teknologi perlu diimbangi dengan pemahaman mendalam seputar jati diri Polri dan kemampuan teknologi informasi,” pungkas Perwira Tinggi Polisi kelahiran Sleman Jogyakarta ini.(*).

Vaksinasi Covid -19 Di Kecamatan Jambesari Darus Sholah

BONDOWOSO– 15/3/2021
Di kecamatan Jambesari Darus Sholah di laksanakan vaksinasi covid 19, yang dilakukan di pendopo desa Jambesari hal ini merupakan program nasional yang diadakan Kabupaten Bondowoso, untuk mencegah virus corona.

Suntikan vaksin di berikan kepada seluruh staf kecamatan dan semua kepala desa, beserta perangkat desa wilayah Kecamatan Jambesari Darus Sholah.

Harapannya, adanya vaksinasi ini agar bisa menanggulangi penularan dan mempunyai kekebalan dari penularan covid 19, papar salah satu kepala desa Sayidi, S,Sos, M.M.

Di samping penyuntikan vaksin ini, juga merupakan sosialisasi dan sebagai contoh kepada masyarakat agar masyarakat tidak takut ketika di vaksi covid 19, karena masryarakat, terutama mereka yang masih ragu.

Mereka paramedis harus bisa meyakinkan masyarakat bahwa vaksin ini akan melindungi diri dan orang lain dari penularan virus.

Dalam acara penyuntikan vaksin berjalan dengan lancar sesuai dengan protokol kesehatan.( ARI ).

NAMAKU JOE

Oleh: OJ. Octaviano

Pagi itu udara terasa segar, sang surya menampakkan sinarnya menghangatkan seluruh isi muka bumi.

Para petani melakukan aktifitas dengan penuh semangat, ceria nampak diwajah mereka, terbersit harapan sebuah hasil penen dari jerih payahnya.

Sementara, Ari masih ogah ogahan untuk melepas selimutnya yang membungkus tubuhnya diatas ranjang.

Matanya sulit untuk diajak menikmati indahnya alam pagi itu, karena semalaman tidak bisa tidur memikirkan seorang bakul jamu gendong yang bernama Joe.

Seminggu sebelumnya, ketika Ari asyik minum kopi bersama teman- temannya di warung langganannya yang berada di tepi jalan dekat persawahan, didatangilah seorang bakul jamu gendong.

Dengan suara pelan dan sopan, sibakul jamu menawarkan dagangannya, sambil minta permisi untuk duduk dikursi bambu yang sudah mulai usang.

“Monggo jamune mas, supaya sehat, kuat, semangat”, ujar sibakul jamu dengan suara pelan dan sedikit manja.

 Semua teman Ari mendekat dan membeli jamu gendong tadi, sambil melirik wajah manis sipenjual jamu.

Demikian juga Ari, diam-diam mencuri pandang, dan memperhatikan setiap gerak sibakul tadi, Ari berucap dalam hatinya betapa sempurnanya wajah perempuan ini.

Akan tetapi Ari tidak berani menggoda, juga tidak berani bertanya namanya, karena teman temannya juga saling mendekati.

Diam diam Ari terus memperhatikan setiap gerak wanita tersebut, rupanya Ari tertarik dengan kecantikan serta sikap wanita penjual jamu yang anggun dan memiliki tatakrama.

“Siapa namanya mbak”, tanya Tofa teman Ari yang saat itu ikut menikmati minum jamu.

” Oh njih nama saya Joe mas”, jawab perempuan tadi, suaranya yang halus terasa seperti hembusan angin yang menerpa udara panas, sehingga terasa sejuk.

Ari dengan serius mencatat nama yang tadi disebutkan, Joe, sebuah nama pendek yang disandang seorang perempuan yang sempurna di mata Ari.

Sejak saat itu, setiap mentari menjelang redup, Ari merasa gundah dan seperti ada yang hilang pada dirinya, teringat wajah manis sibakul jamu, yang bertemu seminggu sebelumnya.

Dadanya sesak, dan menyesal kenapa tidak menanyakan nama asli dan alamatnya atau nomer ponselnya, sejak pertemuan diwarung kopi tersebut Ari sering melamun dan selalu membayangkan wajah ayu seorang Joe.

Menyesal, mengapa dirinya saat ketemu tidak memberanikan diri untuk mendekati, dalam hatinya selalu membayangkan Joe, nama yang sangat pendek yang sulit untuk dilupakan.

Joeariyah, Joeminten, Joejuk, atau Joe siapa ya?…. Setiap saat Ari melamun dan membayangkan pemilik nama tersebut.

Pertemuan singkat di warung kopi tersebut membuat Ari sering melamun, menyendiri, bahkan sering melupakan tugas utamanya.

Oh Joe dimanakah kau,…. kapan kita bertemu lagi, aku selalu menunggumu di warung kopi, aku yakin kamu pasti datang, entah sampai kapan, doa Ari setiap saat. ( Medio maret’ 21).

Hari Nyepi Tahun Saka 1943 Tanpa Pengarakan Ogoh Ogoh

0

BALI – Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali dan Majelis Desa Adat provinsi setempat, mengeluarkan surat edaran bersama tentang Pelaksanaan Rangkaian Hari Raya Suci Nyepi Tahun Saka 1943 (2021) yang salah satu isinya meniadakan pengarakan ogoh-ogoh.

“Pengarakan ogoh-ogoh bukan merupakan rangkaian wajib Hari Suci Nyepi. Oleh karena itu pengarakan ogoh-ogoh pada Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1943 ditiadakan,” kata Ketua PHDI Bali Prof Dr I Gusti Ngurah Sudiana dalam surat edarannya.

Dalam Surat Edaran Bersama bernomor 009/PHDI-Bali/I/2021 dan bernomor 002/MDA-Prov Bali/I/2021 tertanggal 19 Januari 2021 itu ditandatangani Ketua PHDI Bali I Gusti Ngurah Sudiana, Bandesa Agung Majelis Desa Adat Bali Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet dan Gubernur Bali Wayan Koster.

Di antaranya yang menjadi dasar hukum SE bersama itu seperti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19, Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan, sebagai upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru.

Termasuk juga Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 3355 Tahun 2020 tentang Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru dan regulasi lainnya.

Dalam Surat Edaran juga disampaikan rangkaian Upacara Malasti, Tawur, Pangrupukan yang merupakan rangkaian Suci Nyepi agar dilaksanakan dengan memperhatikan sejumlah ketentuan, yaitu,

  1. Membatasi jumlah peserta yang ikut dalam prosesi paling banyak 50 orang.
  2. Para Pamangku (pemuka agama) agar menggunakan “panyiratan” yang sudah bersih untuk nyiratang (memercikkan) tirta kepada krama (umat), dan memberikan bija dengan peralatan yang bersih.
  3. Dilarang memakai/membunyikan petasan/mercon dan sejenisnya.
  4. Bagi umat yang sakit atau merasa kurang sehat, agar tidak mengikuti rangkaian upacara.
  5. Guna menghindari berbagai potensi penyebaran COVID-19, semua panitia dan peserta agar mengikuti protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian COVID-19 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru.

“Bagi umat lain di Bali agar bersama-sama mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Hari Suci Nyepi dengan tetap menjaga dan merawat kerukunan antarumat beragama,” ujar Sudiana. *

Tekan Aksi Kriminalitas, Tiga Polsek Gelar Operasi Gabungan

LUMAJANG -Tiga Polsek yang tergabung dalam Operasi gabungan rayon selatan menggelar operasi gabungan.

Tiga Polsek rayon yang menggelar operasi gabungan di antaranya Polsek Tempeh. Polsek Pasirian dan Polsek Candipuro.

Selain itu, Operasi tersebut juga bersama Koramil Tempeh serta anggota Satgas Keamanan Desa (SKD).

Operasi gabungan dilaksanakan di depan Pasar Tempeh, Sabtu (13/3/2021) malam sekitar puku; 21.30 WIB.

Kapolsek Tempeh Iptu Lugito mengatakan, sasaran dalam operasi gabungan yakni bahan peledak, senjata tajam, Narkoba dan Pelanggaran kelengkapan kendaraan bermotor diantaranya surat-surat kendaraan dan kelengkapanya.

“Operasi dengan menyasar kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam operasi gabungan ini tidak hanya dilakukan oleh anggota dari tiga Polsek saja. Namun juga dibantu dari Koramil dan SKD.

“Selama kegiatan Operasi terdapat aman dan tertib tanpa ada kejadian yang menonjol,” jelas Lugito.

Harapannya, dengan hadirnya kepolisian di tengah-tengah masyarakat bisa memberikan kenyamanan, dan keamanan untuk masyarakat di wilayah hukum Polsek Tempeh Polres Lumajang. (tim).

Rapat Penyerahan Wakaf TPU di Desa Tanjungrejo

PROBOLINGGO – Rapat penyerahan tanah wakaf yang akan digunakan untuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) di dusun Krajan, bertempat di Kantor Balai Desa Tanjungrejo Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo, Sabtu (13/03/2021).

Musyawarah Penyerahan Pemanfaatan Tanah milik H Supriadi, seluas 3045 tersebut, dipimpin langsung oleh Kepala Desa Tanjungrejo, Rianto dihadiri oleh perangkat desa dan masyarakat setempat.

Kepala Desa Rianto mengucapkan terimakasih yang terhingga kepada H Supriadi (mantan camat Tongas), yang telah berkenan menghibahkan tanah miliknya untuk TPU di dusun Krajan Desa Tanjungrejo.

“Terimakasih tak terhingga kami ucapkan kepada H Supriadi yang berkenan menyerahkan pemanfaatan tanah miliknya untuk TPU di Desa Tanjungrejo ini.” Ucap Kades.

Sementara dalam keterangannya H Supriadi, mengatakan kepada media ini bahwa penyerahan tanah wakaf berawal dari banyaknya keluhan dari warga, TPU yang lama sudah full atau penuh.

“Warga banyak yang mengeluh karena TPU yang ada kondisi tanahnya sudah penuh. Semoga ini bermanfaat untuk masyarakat,” ungkap H Supriadi.

Penyerahan tanah wakaf diterima Kaur Kesra Mistono, dengan disaksikan Kepala Desa dan beberapa tokoh masyarakat dan warga sekitar. Warga bersyukur adanya penyerahan tanah wakaf ini. (sun/ali)