Home Blog Page 1849

Enam Polres di Jatim Terima Predikat Pelayanan Prima dari Menpan RB

SURABAYA – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) memberikan penghargaan predikat pelayanan prima kepada 12 Polres di Indonesia. Reward itu diberikan lantaran terciptanya pelayanan publik yang baik.

Dalam hal ini, Kemenpan-RB melakukan evaluasi tiap tahunnya. Pada tahun 2020, kementerian itu menilai setidaknya 209 unit layanan yang ada di Polres, Polresta, Polrestabes dan Polres Metro.

“Visi-misi Pak Jokowi dan Ma’ruf Amin adalah reformasi birokrasi. Yang diinginkan pak Presiden kecepatan aparatur pemerintah layani masyarakat, mulai Presiden, Kepala Desa, Lurah, Kapolri sampai Kapolsek, Bhabinkamtibmas, Panglima TNI dengan tiga matra sampai Koramil, Babinsa,” kata Menpan-RB Tjahjo Kumolo dalam acara virtual ‘Penyampaian Hasil Evaluasi dan Pengharhaan Pelayanan Publik Lingkup Polri Tahun 2020’, Jakarta, Selasa (16/2/2021).

Adapun aspek yang menjadi penilaian predikat pelayanan prima itu adalah, kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, sarana dan prasarana, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi dan pengaduan, dan inovasi pelayanan publik.

Adapun 12 Polres, Polresta dan Polrestabes yang meraih predikat pelayanan prima, enam diantaranya dari jajaran Polda Jatim antara lain, Polres Malang, Polrestabes Surabaya, Polresta Sidoarjo, Polres Gresik, Polres Malang Kota dan Polres Banyuwangi.

Sementara itu Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyebutkan, bahwa 6 (Enam) Polres/ Ta yang meraih predikat pelayanan prima, bisa menjadi contoh serta motivasi bagi seluruh Polres/ta jajaran Polda Jatim yang lain untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Enam polres/ ta di Jatim yang sudah mendapatkan predikat terbaik dalam pelayanan prima, nantinya bisa menjadi contoh bagi polres/ ta jajaran Polda Jatim,” jelas Kabid Humas Polda Jatim, Selasa (16/2/2021) petang.

Sedangkan 40 Polres, Polresta dan Polrestabes yang mendapat kategori sangat baik, diantaranya; Polres Lamongan, Polres Madiun, Polres Madiun, Polres Magelang, Polres Magelang Kota, Polres Mojokerto, Polres Pasuruan, Polres Pasuruan Kota, Polres Tuban dan Polres Tulungagung.

Terkait penghargaan itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kemenpan-RB yang telah melakukan pemantauan dan evaluasi atas kinerja pelayanan publik khususnya di internal Kepolisian.

“Kami berusaha terus tingkatkan pelayanan publik prima dengan memanfaatkan teknologi infor.asi dan kemajuan digital, sehingga pelayanan publik betul-betul pelayanan apa yang diharapkan masyarakat khususnya memangkas birokrasi,” ujar Sigit dikesempatan yang sama.

Oleh sebab itu, Polri, kata Sigit sudah membuat Road Map terkait dengan implementasi reformasi birokrasi dalam rentang waktu 2020-2024.

“Inovasi bertujuan pelayanan Polri yang lebih baik di masyarakat, pelayanan publik online disajikan Samsat online, SIM online, SKCK online,” ujar Sigit.

Sigit pun berharap dengan diberikannya predikat pelayanan prima ini ke-12 Polres, Polresta dan Polrestabes, mampu menciptakan iklim persaingan sehat di internal untuk berlomba-lomba menciptakan inovasi yang jauh lebih baik lagi kedepannya.

“Saya ucapkan terima kasih ke-12 Polres upayakan inovasi dan dapatkan predikat prima semoga jadi pemicu rekan lain untuk lakukan hal yang sama,” harap Sigit. (tofa/qomar)

Pelantikan Bupati dan Wabup Jember Terpilih Bakal Dilaksanakan Antara Tanggal 25 – 26 Februari

JEMBER – Jadwal pelantikan Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman sebagai bupati dan wakil bupati Jember, Jawa Timur, periode 2021-2024 akhirnya terjawab.

Hasil Rapat video conference (vidcon) dengan Dirjen Otonomi Daerah pada Senin 15 Februari sekitar 16.00 WIB, di ruang kerja Sekretariat Daerah Pemkab Jember.

Poin yang dihasilkan dalam rapat tersebut adalah; Pelantikan Kepala Daerah terpilih dilaksanakan antara tanggal 25 atau 26 Februari 2021.

Rencanaya, pelantikan dilaksanakan secara virtual di Kab/Kota masing masing, Pelantikan tetap oleh Gubernur yang berada di Provinsi.

Dalam poin rapat juga disebutkan, sebelum ada pelantikan Kepala Daerah terpilih Gubernur menunjuk Sekda Kab/Kota sebagai pelaksana harian (Plh) Kepala Daerah sampai dilaksanakan Pelantikan Kepala Daerah terpilih.

Sedangkan terkait tata cara dan teknis pelantikan akan disampaikan kemudian dengan surat resmi dari Mendagri sebagai pedoman daerah. (her/son)

Kemenpan-RB Beri Penghargaan Predikat Pelayanan Prima 2020 ke-12 Polres

0

JAKARTA – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) memberikan penghargaan predikat pelayanan prima kepada 12 Polres di Indonesia, Reward itu diberikan lantaran terciptanya pelayanan publik yang baik.

Dalam hal ini, Kemenpan-RB melakukan evaluasi tiap tahunnya. Pada 2020, kementerian itu menilai setidaknya 209 unit layanan yang ada di Polres, Polresta, Polrestabes dan Polres Metro.

“Visi-misi Pak Jokowi dan Ma’ruf Amin adalah reformasi birokrasi, yang diinginkan pak Presiden kecepatan aparatur pemerintah layani masyarakat, mulai Presiden, Kepala Desa, Lurah, Kapolri sampai Kapolsek, Bhabinkamtibmas, Panglima TNI dengan tiga matra sampai Koramil, Babinsa,” kata Menpan-RB Tjahjo Kumolo dalam acara virtual ‘Penyampaian Hasil Evaluasi dan Pengharhaan Pelayanan Publik Lingkup Polri Tahun 2020’, Jakarta, Selasa (16/2/2021).

Adapun aspek yang menjadi penilaian predikat pelayanan prima itu adalah, kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, sarana dan prasarana, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi dan pengaduan, dan inovasi pelayanan publik.

Adapun 12 Polres, Polresta dan Polrestabes yang meraih predikat pelayanan prima antara lain; Polresta Pekanbaru, Polrestabes Palembang, Polrestabes Bandung, Polresta Cirebon, Polres Malang, Polrestabes Surabaya, Polresta Sidoarjo, Polres Gresik, Polres Malang Kota, Polres Banyuwangi, Polres Kulonprogo dan Polres Sleman.

Sementara itu, 40 Polres, Polresta dan Polrestabes yang mendapat kategori sangat baik, yakni;
Polrestabes Semarang, Polresta Banda Aceh, Polresta Bandung, Polresta Banjarmasin, Polresta Barelang, Polresta Padang, Polresta Pontianak kota, Polresta Yogyakarta, Polres Banjar, Polres Banjgarbaru , Polres Banjarnegara, Polres Cilacap, Polres Gowa, Polres Gunung Kidul, Polres Hulu Sungai Selatan, Polres Jepara , Polres Karawang, Polres Kendal ,Polres Kendari.

Kemudian Polres Ketapang, Polres Kota Baru, Polres Lamongan, Polres Madiun, Polres Magelang, Polres Magelang Kota, Polres Mojokerto Kota, Polres Musi Banyuasin, Polres Ogan Komering Ulu, Polres Pasuruan, Polres Pasuruan Kota, Polres Payakumbuh, Polres Sambas, Polres Singkawang, Polres Solok Kota, Polres Subang, Polres Sukabumi Kota, Polres Tanah Laut, Polres Tapin, Polres Tuban dan Polres Tulungagung.

Terkait penghargaan itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kemenpan-RB yang telah melakukan pemantauan dan evaluasi atas kinerja pelayanan publik khususnya di internal Kepolisian.

“Kami berusaha terus tingkatkan pelayanan publik prima dengan memanfaatkan teknologi infor.asi dan kemajuan digital, sehingga pelayanan publik betul-betul pelayanan apa yang diharapkan masyarakat khususnya memangkas birokrasi,” ujar Sigit dikesempatan yang sama.

Oleh sebab itu, Polri, kata Sigit sudah membuat Road Map terkait dengan implementasi reformasi birokrasi dalam rentang waktu 2020-2024.

“Inovasi bertujuan pelayanan Polri yang lebih baik di masyarakat, pelayanan publik online disajikan Samsat online, SIM online, SKCK online,” ujar Sigit.

Sigit pun berharap dengan diberikannya predikat pelayanan prima ini ke-12 Polres, Polresta dan Polrestabes, mampu menciptakan iklim persaingan sehat di internal untuk berlomba-lomba menciptakan inovasi yang jauh lebih baik lagi kedepannya.

“Saya ucapkan terima kasih ke-12 Polres upayakan inovasi dan dapatkan predikat prima semoga jadi pemicu rekan lain untuk lakukan hal yang sama,” harap Sigit.(tim).

Forkopimda Kabupaten Murung Raya Gelar Vaksinasi Covid-19 tahap Kedua

0

BARITO UTARA – Vaksinasi Covid-19 tahap kedua, Kabupaten Murung Raya secara simbolis diberikan kepada unsur Forkopimda, dilaksanakan di Gedung B Aula Setda Jl.Letjend Soeprapto Puruk Cahu, Murung Raya, Senin (15/02/21).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Murung Raya Drs. Perdie M.Yoseph MA, Kasdim 1013 Muara Teweh Mayor Inf. Mahsun Abadi S.Ag, Kapolres Murung Raya AKBP. I Gede Putu W, SH.SIK.MH, Sekda Drs.Hermon M.Si, Kajari Suyanto SH.MH, Kadis Kesehatan dr.Suria Siri, Kalaksa BPBD Karyadi S.Sos, Ketua DPRD Doni SP.Msi.

Perwakilan MUI, NU Lukmanul Hakim SE.M.AP, Pendeta PGIS, Herry, M.th, Direktur RSUD dr. Martin Maha, Kadis Kominfo Drs.Bimo Santoso,M.AP,  Ketua PWI Mura, Trisno dan tim tenaga medis Dinkes, Murung Raya.

Dalam vaksinasi tahap kedua ini, ada beberapa unsur yang menerima diantaranya Bupati Murung Raya, Drs. Perdie M. Yoseph, MA, Kasdim 1013 Muara Teweh Mayor Inf. Mahsun Abadi, S.Ag, Kapolres Murung Raya AKBP. I Gede Putu W, SH.SIK.MH, Kajari Suyanto SH.MH, Sekda Drs. Hermon M.Si, Pendeta PGIS Herry M.th, Ketua PWI Kabupaten Mura Trisno, dr. Suria Siri (Kadis Kesehatan).

Dalam kesempatan ini, Kasdim 1013 Muara Teweh Mayor Inf Mahsun Abadi, mengatakan. Pelaksanaan vaksinasi tahap I dan tahap II tidak terlalu menimbulkan efek samping yang signifikan dan tidak menyebabkan adanya gangguan fisik tertentu. 

“Dikatakannya oleh karena itu, agar masyarakat tidak mudah percaya dan terprovokasi oleh adanya informasi negatif terkait program Vaksinasi Covid-19 yang beredar di media sosial.  

Tidak perlu ada keraguan bagi masyarakat terkait program Vaksinasi Covid-19 karena, sudah terbukti aman dan halal sesuai rekomendasi yang dapat dijadikan sebagai jaminan dari lembaga yang berwenang yaitu BPOM dan MUI, bahwa vaksin ini sehat, aman dan halal,” imbuhnya. 

“Kendati sudah divaksinasi, kita harus tetap waspada terhadap gejala virus corona. Ingat taat Protokol Kesehatan. Langkah ini merupakan upaya pemerintah untuk melindungi warganya dari pwnularan covid-19,” tandasnya.  (SS).

Produk UMKM Bondowoso Berhasil Tembus Pasar Modern

BONDOWOSO – Produk para pengusaha menengah kecil dan mikro (UMKM) di Bondowoso, mulai mampu menembus pasar retail modern, diharapkan menjadi bangkitan ekonomi dan harapan di tengah pelambatan ekonomi yang terjadi akhir-akhir ini.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Bupati Wabup Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat, usai peluncuran produk UMKM masuk toko modern (Indomaret), di jalan Mastrip, di Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Bondowoso.

Menurut Wabup, Irwan Bachtiar Rahmat para pengusaha UMKM di Bondowoso seharusnya sudah memiliki daya saing yang tinggi, bukan hanya di wilayah bondowoso tetapi di luar kota.

“UMKM kita ini sudah bagus produknya, rasanya, kemasannya, makanya sudah sepantasnya kalau bisa masuk pasar modern seperti Indomaret ini,” kata Irwan.

Harapannya, dengan kerja sama ini, UMKM dan Indomaret sama-sama menguntungkan.

“Dengan daya saing yang tinggi ini, kami meyakini UMKM akan membuktikan diri sebagai usaha yang tahan banting,” ujar Wabup.

“Kerja sama dengan pasar modern akan mampu mendorong UMKM yang terdampak Covid-19 bisa semakin cepat bangkit,” imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso, Sigit Purnomo, menerangkan, untuk kerja sama dengan pasar modern yang pertama kali ini ada delapan produk yang masuk ke Indomaret.

Sebenarnya ada lebih dari belasan produk dan pengusaha UMKM yang siap masuk ke pasar modern.

“Dari UMKM yang berminat, ternyata banyak yang belum lolos. Ada yang belum dapat sertifikasi halal, PIRT atau sejenisnya. Dan, saat ini teman-teman UMKM tersebut sedang mengurus. Sehingga, nantinya akan semakin banyak UMKM yang masuk ke pasar modern seperti Indomaret ini,” terang orang nomor satu di Diskoperindag Bondowoso itu.

Di tempat yang sama, perwakilan Manager Development Indomaret Wilayah Jawa Timur, Molyono, menyebutkan, kerja sama dengan UMKM ini didasari keinginan Indomaret untuk turut mengembangkan perekonomian daerah. UMKM dan Indomaret diharapkan bisa saling mendukung dan berkembang bersama-sama.

Terutama di masa pandemi ini, kita berharap bisa berkolaborasi dan sama-sama bertahan,” tandasnya.

Hasil UMKM yang menembus retail modern, kripik singkong rempah nyamplong, kripik tape cafeNine, kripik tempe Wahyu Kirano, Coklat Orila, Rengginang dan Kopi Arabika. (ari)

Polres Pasuruan Amankan Pengedar Sabu

0

PAURUAN — Satuan Reserse Narkoba Polres Pasuruan mengamankan seorang pria dengan inisial, SR( 33), pria asal Desa Winongan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan tersebut diduga merupakan seorang pengedar narkoba.

Dari tangan pria tersebut, petugas mengamankan sabu dengan berat 9,21 gram, yang disimpan rapi dalam wadah klip kecil sebanyak 36 bungkus dan terpisah.

SR diamankan petugas pada Sabtu (18/2) malam, ketika digeledah ditubuhnya ditemukan barang bukti berupa sabu, handphone, tutup bedak yang ditaruh dalam tas berwarna cokelat.

“Pelaku diamankan karena terbukti menjadi perantara jual beli, memiliki, menyimpan atau menguasai diduga narkotika golongan satu jenis sabu,” terang Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan AKP Domingos DE F Ximenes, Senin (15/2).

Dia melanjutkan, SR bakal dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 atau Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Selanjutnya SR akan menjalani pemeriksaan oleh penyidik di polres serta menjalani penahanan.

“Kasus ini akan kami kembangkan dan mencari serta menemukan pelaku lain yang terkait,” imbuhnya.(qomar)

Kritikan Hastag AjorJi, Sutiaji : Itu Suara Tuhan

MALANG – Kritikan warga Kota Malang terhadap kinerja pemerintah daerah atau pun Kepala Daerah, ditanggapi positif Wali Kota Malang Sutiaji.

Ia mengaku sering menemui kritikan tersebut melalui media sosial dengan hastag #AjorJi. Bahkan ia menganggap hal itu merupakan suara dari Tuhan untuk membangun dirinya agar lebih baik lagi.

“Dengan hastag AjorJi itu justru menandakan warga malang orangnya kritis. Saya tidak merasa bahwa mereka musuh kita. Justru ini merupakan bentuk dukungan,” ucapnya, Senin, (15/2/2021).

Namun demikian dirinya juga menginginkan adanya pujian terhadap prestasi yang sudah diraih. Artinya, tidak hanya mengkritik saja kalau ada kekurangan.

“Ya harus ada pujian ketika ada prestasi yang telah diraih, juga harus bisa membangun dan sportif,” kata dia.

Terkait maraknya hastag Ajorji di media sosial tersebut, ditanggapi Sutiaji sebagai kuasa Tuhan. Lebih jauh lagi dia menyampaikan, bahwa semua kritikan harus dilihat dengan jelas alur kronologinya.

“Kalau bagi saya prinsip hidup saya soal hastag Ajorji itu berarti tuhan telah menguasakan itu. Jadi saya anggap itu suara Tuhan. Harus dilihat dengan jelas alur kronologinya,” terangnya.

Sutiaji pun mengaku kecewa jika kritikan disampaikan secara tidak jelas, seperti yang pernah dirasakan beberapa tahun silam saat banyak jalan berlubang di Kota Malang.

“Dulu itu pernah ada foto jalan berlubang di cropping dan digabungkan jadi satu. Padahal jelas itu bukan di daerah kami. Ya yang seperti itu tolong jangan diulang kembali,” tandasnya. (srj/mid)

Dansat Brimob Polda Jatim Berikan Bantuan Personil dan Sembako Korban Tanah Longsor dan Banjir di Nganjuk

SURABAYA, Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Hingga saat ini masih menyisahkan duka mendalam bagi masyarakat yang berada di Nganjuk.

Demi kegiatan kemanusiaan, Korps Brigade Mobil ( Brimob) Polda Jatim, pada hari ini yang dipimpin langsung oleh Dansat Brimob Polda Jatim, Kombes Pol Amostian, mendatangi lokasi bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Nganjuk. Untuk memberikan bantuan personil dan sembako.

Sebanyak 100 personil dikerahkan untuk membantu proses pencarian korban tanah longsor yang masih belum ditemukan. Serta pembersihan pasca banjir di area longsor di Dusun Selopuro.

“Hari ini Dansat Brimob Kombes Pol Amostian, berangkat ke Nganjuk bersama 100 Personil untuk membantu memberikan bantuan guna melakukan pencarian korban tanah longsor di Nganjuk,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Senin (15/2/2021) petang.

Selain itu beberapa kebutuhan yang dibawa untuk melakukan pencarian korban bencana tanah longsor di Nganjuk diantaranya, Tenda Pleton sebanyak 4 unit, perahu karet sebanyak 2 unit, Mesin perahu sebanyak 1 unit, Dayung perahu sebanyak 4 buah, Pelampung sebanyak 45 buah, Tali karmantel sebanyak 2 buah, Perlengkapan SAR Air sebanyak 3 set, Ban pelampung sebanyak 16 buah.

Selain itu, Perlengkapan SAR Darat sebanyak 3 set, Cangkul sebanyak 18 buah, Skop 4 buah, Sapu lidi 5 buah, Sabit 10 buah, Ember 6 unit, Kereta Sorong 2 unit, Sepatu Bot 34 buah, Baju APD 9 buah, Spreyer 5 buah, Meja Lapangan 2 unit, Kursi lapangan 8 Unit, senter 2 Unit, Velbet 80 Unit.

Dalam kegiatan tersebut juga membawa R-2 sebanyak 6 unit, R-4 sebanyak 3 unit, R-6 sebanyak 6 unit, mobil AWC 1 unit dan tata SAR sebanyak 1 unit. Selain itu juga HT sebanyak 6 unit, kamera 4 unit dan senpi HS-9 sebanyak 6 pucuk.

Saat tiba di Polsek Ngetos, Dansat Brimob melakukan koordinasi dengan Kapolres Nganjuk guna melakukan evakuasi korban tanah longsor.

Pada senin siang, Kapolda Jatim yang diwakili oleh Dansat Brimob Polda Jatim memberikan bantuan sembako, pakaian serta beberapa peralatan yang diperlukan dalam penanganan bencana longsor yang diterima langsung oleh Kepala Desa Ngetos.

Sementara itu jumlah masyarakat yang mengungsi akibat tanah longsor yang ada di SDN 3 Ngetos sebanyak 16 Kepala Keluarga (KK) dengan total 65 orang. Sedangkan total orang yang hilang sebanyak 19 orang, 10 masih dalam proses pencarian dan 9 sudah ditemukan namun dalam kondisi sudah meninggal dunia. Sedangkan 18 orang mengalami luka-luka.

Sampai saat ini Tim SAR gabungan TNI, Polri, BPBD Provinsi Jatim dan Tagana dari Dinsos serta para relawan SAR. Masih terus melakukan pencarian terhadap korban longsor.

Dalam tindakan SAR Brimob di lokasi tanah longsor, bergabung dengan anggota Polres Nganjuk, anggota TNI serta para relawan. Menghimbau kepada masyarakat agar tidak mendekat ke lokasi kejadian. (*)

Kapolri Listyo Sigit Akan Selektif Terapkan UU ITE

0

JAKARTA– Seiring dengan pemerintah yang membuka ruang kritik dan saran, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan selektif dalam penerapan UU Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE.

Langkah ini dilakukan untuk menghindari adanya upaya saling lapor menggunkan pasal-pasal yang dianggap karet dalam UU tersebut serta anggapan kriminalisasi menggunakan UU ITE.

“Dalam rangka untuk menjaga agar penggunaan pasal-pasal yang dianggap pasal karet di dalam UU ITE yang ini tentunya berpotensi untuk kemudian digunakan untuk melaporkan atau saling melapor, atau lebih dikenal dengan istilah mengkriminalisasikan dengan UU ITE ini bisa ditekan dan dikendalikan,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit usai Rapim TNI-Polri di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Senin (15/2/2021).

Mantan Kapolda Banten ini menegaskan, pihaknya akan lebih mengedepan edukasi, persuasi dengan langkah-langkah yang bersifat restorative justice. Dengan begitu, kata Sigit, penggunaan ruang siber dan digital bisa berjalan dengan baik, namun ia memberi catatan, dalam bermedia sosial harus tetap mematuhi aturan serta etika yang berlaku.

“Undang-undang ITE juga menjadi catatan untuk kedepan betul-betul kita bisa laksanakan penegakan hukum secara selektif dengan mengedepankan edukasi, mengedepankan sifat persuasi dan kemudian kita upayakan untuk langkah-langkah yang bersifat restorative justice,” pungkas Listyo Sigit. *

TNI-Polri Solidkan Pengawalan Vaksinasi dan PEN

0

JAKARTA– Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri 2021 dengan mengambil tema ‘Dilandasi Profesionalisme, Soliditas, dan Sinergitas TNI Polri Siap Mendukung Penanggulangan Paripurna COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa Menuju Indonesia Maju’ bertujuan untuk mensolidkan barisan untuk mengawal kebijakan pemerintah mulai dari mengawal vaksinasi hingga membantu pemulihan ekonomi.

Hal tersebut ditegaskan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto usai Rapim TNI-Polri di Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (15/2/2021).

Panglima menekankan, sesuai dengan arahan Presiden Jokowi di Istana Negara pagi tadi, TNI-Polri diminta untuk memberikan dukungan dalam pelaksanaan penegakan disiplin protokol kesehatan termasuk juga mendukung 3 T (Tasting, Tracing, Treatment), pelaksanaan PPKM skala mikro hingga mendukung pelaksanaan vaksinasi

“Rapim TNI-Polri adalah wadah untuk menyatukan pola sikap dan pola tindak, termasuk strategi dalam mendukung kebijakan pemerintah sesuai dengan perintah Presiden,” kata Panglima TNI.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit menambahkan, dalam Rapim kali ini juga membahas bagaimana TNI-Polri dapat membantu pemulihan ekonomi nasional. Misalnya, tekan Sigit, melakukan pengawalan terhadap pengembangan UMKM dalam rangka menumbuhkan atau meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Pengawalan terhadap program-program nasional yang bersifat padat karya, baik itu infrastruktur ataupun program-program lain yang perlu kita kawal,” tekan Sigit.

Disisi lain, Kapolri mengatakan, TNI-Polri dalam mengawal program PPKM Mikro sebagai upaya menekan laju penularan Covid-19 telah menyebar Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak hingga sampai ke tingkat RT/RW.

“Diharapkan betul-betul bisa jadi pelopor, bekerjasama dengan Linmas, kemudian ketua RT ketua RW atau Lurah untuk betul-betul bisa melakukan penegakan aturan terkait dengan 3T (Testing, Tracing, Treatment) dengan tidak melupakan program 3m,” tandas Listyo Sigit. (tim)