Home Blog Page 1889

DPRD Barito Utara Sepakati Penyempurnaan dan Penyesuaian Raperda APBD 2021

0

BARITO UTARA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Barito Utara, menggelar rapat pembahasan mengenai tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), terhadap rancangan peraturan daerah (Raperda) Kabupaten Barito Utara tentang APBD tahun anggaran 2021 dan rancangan peraturan Bupati Barito Utara tentang penjabaran APBD tahun anggaran 2021 sesuai keputusan Gubernur Kalteng Nomor 188.44/631/2020 tanggal 21 Desember 2020, Selasa (22/12/20) kemarin.

Hadir dalam rapat evaluasi dan pembahasañ, Asisten I Pemerintahan, Asisten Administrasi Umum, Bagian hukum Setda, Kepala BPKA, Inspektur dan beberapa staf Pemkab lainnya.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Batara Ir.Hj. Mery Rukaini M.IP yang dihadiri 11 anggota Banggar DPRD Barito Utara serta 15 orang eksekutif Barito Utara. 

Ketua DPRD Kabupaten Barito Utara Ir.Hj. Mery Rukaini,M.IP menyampaikan, setelah mendengar penjelasan-penjelasan dan tanya jawab dari peserta rapat, maka disimpulkan bahwa DPRD Kabupaten Barito Utara sepakat atas penyempurnaan dan penyesuaian terhadap Raperda APBD Kabupaten Barito Utara tahun anggaran 2021 dan Rancangan Peraturan Bupati Barito Utara tentang penjabaran APBD tahun anggaran 2021. 

“Sebagai tindak lanjut keputusan Gubernur Kalteng Nomor. 188.44/631/2020 tanggal 21 Desember 2020, tentang hasil evaluasi raperda APBD Kabupaten Barito Utara, tahun anggaran 2021 dan Rancangan Peraturan Bupati Barito Utara tentang penjabaran APBD tahun anggaran 2021 yang terdapat beberapa item perlu disesuaikan,” ungkap Ketua DPRD. 

Menurutnya, selebihnya itu telah dilakukan penyesuaian dan arahan ataupun catatan,yang perlu dimasukkan kedalam raperda tersebut. Guna mengakomodir, sesuai arah kebijakan pemerintah provinsi serta menyesuaikan kondisi daerah yang masih dalam masa pandemi Covid-19. (SS).

Operasi Lilin Semeru 2020, Satlantas Pasuruan Bagikan Masker ke Pengguna Jalan

PASURUAN – Menjelang pergantian tahun 2021, Satlantas Polres Pasuruan Kota, melaksanakan Operasi Lilin Semeru 2020/2021 Selasa (22/12/20).

Dalam Operasi Lilin Semeru tahun ini, Kasat Lantas Polres Pasuruan membagikan masker dan pemasangan sticker ajakan AYO PAKAI MASKER di Jl Pahlawan Kota Pasuruan.

Kasat lantas Polres Pasuruan Kota AKP Yudiono, S.H beserta anggota memberikan sosialisasi bagi pengedara R4 & R2 serta pengguna jalan, termasuk tukang becak untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan guna mencegah dan memutus penyebaran covid 19.

“Pada Operasi Lilin Semeru 2020 tahun ini, selain untuk mengurai kemacetan mejelang libur Natal dan Tahun Baru, juga menegakkan kedisiplinan pengguna jalan dalam menerapkan protokol kesehatan,” tutur Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Yudiono, S.H.

Yudiono menyebukan, ada persiapan masker yang akan diberikan kepada pengguna jalan yang tidak memakai masker.

“Kami beri masker setelah mengingatkan pengendara yang tidak pakai masker agar selalu mengedepankan penerapan protokol kesehatan,” tambahnya. (Qom)

Mbah Barmanto, Pengrajin Kulit di Pantai Parang Tritis Yang Eksis Sejak SD.

0

JOGYAKARTA – Pantai parang tritis terkenal keindahan alamnya juga fasilitas pendukung yang cukup memadai, diantaranya kuliner ikan bakar yang banyak berjejer, selain itu juga ada andong dan mobil jeep yang bisa disewa untuk keliling pantai.

Di salah satu sudut pantai Parangtritis, tampak orang tua yang mengapit hasil kerajinan dari kulit kambing yang dibuat tulisan kutipan ayat suci Alquran.

Sebut saja Mbah Barmanto Kulit, berasal dari Bujung Karang asem Desa Ukir Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Jogyakarta. Ia adalah seorang pengrajin kulit yang menekuni usaha kerajinan kulit semenjak SD atau SR pada jaman itu sampai sekarang.

Pria Kelahiran tahun 1949 ini sangat ramah saat menawarkan dagangannya. Kerajinan kulit yang dibuat Mbah Barmanto Kulit ini beraneka ragam, dari mulai wayang, kaligrafi kutipan ayat suci Alquran dan lain-lain. Kesemuanya berbahan kulit kambing.

Mbah Barmanto selain menjajakan sendiri hasil kerajinan kulitnya di obyek wisata Parangtritis juga menerima pesanan dirumahnya, harga yang dipatok pun relatif murah dikisaran harga 100 ribuan saja.

Ketika ditanya terkait usaha kulit yang digelutinya, Mbah Barmanto menjelaskan dalam bahasa jawa halus yang diterjemahkan kurang lebih seperti ini,”Nama saya Barmanto, saya menekuni usaha kerajinan kulit ini sejak SD atau SR. Tempat tinggal saya di Dusun Bujung Karang Asem Desa Ukir Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Jogyakarta. Saya lahir pada tahun 1949, sampai saat ini saya masih menekuni usaha kerajinan kulit.” Jelas Mbah Barmanto sambil membereskan dagangan kerajinan kulitnya.

Luar biasa. Seorang pengrajin yang menekuni usaha kulit sampai usia senja sangatlah langka, beruntung awak media Gempur News dapat mewawancarai Mbah Barmanto. (Edison)

Awanhijau Publising Kembangkan Kreasi Masyarakat dalam Berliterasi

LUMAJANG – Asisten Pemerintahan Sekda Lumajang, Imam Suryadi menyampaikan apresiasinya kepada pihak Awanhijau Publishing yang telah mengembangkan kreasi dengan muatan baca dan tulis kepada masyarakat.

“Hal ini suatu kegiatan yang bisa menggugah kreativitas para guru, siswa dan masyarakat Lumajang untuk masih gemar berliterasi,” ungkapnya saat mengikuti acara Peluncuran Penerbitan Awanhijau Publishing dengan mengusung tema “Membumikan Literasi di Bumi Mahameru” , bertempat di Aula BKD, Minggu (20/12/20).

Di era modernisasi sekarang ini, Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih giat mebaca buku dan membuat sebuah karya tulis, karena dengan berliterasi kita akan memiliki ilmu dan wawasan yang luas.

“Karena dengan membaca buku, maka akan muncul inspirasi-inspirasi tersendiri,” terangnya

Lebih lanjut, Imam Suryadi berkeinginan kepada seluruh pencipta buku atau pembuat naskah cerita, dalam mebuat sebuah karya tulis agar memberikan pengaruh atau pemahaman yang positif dan bermanfaat bagi pembacanya.

Sementara itu, Direktur Awanhijau Publishing, Novi Istinah mengatakan bahwa di jaman modern saat ini, kemampuan dan ketrampilan dalam membaca dan menulis (literasi) seseorang harus diasah, agar kemampuan kompetensinya di bidang agama, akademik, intitusi nilai budaya bahkan pengalaman pribadi bisa tertuang dalam sebuah tulisan yang bermanfaat bagi khalayak. Dirinya berharap dengan dilaunchingnya Awanhijau Publishing, bisa menggairahkan dunia literasi kepada masyarakat.

“Dakwah lewat pena ini mudah-mudahan terus diistiqomahkan dan bermanfaat ke depannya,” harapnya.

Ia menambahkan sebelum acara launching ini digelar, pihaknya telah mengadakan lomba menulis kisah inspiratif untuk para guru dan siswa.

“Alhamdulillah naskah yang masuk sangat luar biasa, terdapat 36 naskah dari para guru dan ada 49 naskah dari siswa SMP sampai SMA se-Kabupaten Lumajang,” ujarnya.*

Bupati Resmikan Gedung Isolasi Covid-19

0

BARITO UTARA – Bupati Barito Utara H.Nadalsyah meresmikan Gedung isolasi Covid-19, di Komplek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh, Senin (21/12/20). 

Dalam kegiatan peresmian gedung isolasi tersebut, dilakukan pemotongan pita dan penandatanganan Prasasti tahun 2020, oleh Bupati Barito Utara H.Nadalsyah sebagai tanda diresmikannya gedung Isolasi covid-19.

Diacara itu Bupati didampingi Wakilnya, Sugianto Panala Putra, SH, juga hadir Ketua DPRD Barito Utara, Unsur FKPD yang mewakili Kadis Kesehatan Provinsi Kalteng, Kadis Kesehatan Barito Utara, Direktur RSUD Muara Teweh dan undangan terkait lainya.

Bupati Barito Utara, H Nadalsyah dalam sambutannya menyampaikan bahwa, Gedung Isolasi Covid-19 di Kabupaten Barito Utara dibangun, dari anggaran Belanja Tidak terduga (BTT) APBD Kabupaten dan merupakan bagian dari kebijakan refocusing anggaran sesuai dengan instruksi Presiden Republik Indonesia.

“Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk memanfaatkan anggaran tersebut sesuai peruntukannya sebagai ruang isolasi covìd-19,” kata Nadalsyah. 

Lebih lanjut Bupati mengatakan, Gedung isolasi ini dilengkapi dengan alat hepafilter yang merupakan alat penjernih udara dan alat sterilisasi ultraviolet, untuk mematikan virus dan bakteri serta sarana penunjang lainnya, yang dianggap penting untuk mendukung kenyamanan pasien.

“Adapun sarana untuk pelayanan pasien suspect corona, seperti pelayanan radiologi, laboratorium 24 jam, instalasi farmasi, instalasi gas oksigen, tetap difokuskan di gedung induk RSUD Muara Teweh,” imbuhnya.

Peresmian gedung isolasi Covid-19 pada hari ini, sebagai jawaban harapan seluruh masyarakat, agar RSUD Muara Teweh memiliki gedung isolasi khusus yang memenuhi standar. Selain itu untuk meyakinkan masyarakat bahwa, pasien covid-19 dirawat diruang isolasi terpisah dari ruang rawat lainnya.

Dengan keberadaan gedung isolasi covid-19 RSUD Muara Teweh ini, akan menjadi nilai tambah yang berharga didalam pembangunan kesehatan. Sehingga tidaklah berlebihan kami bercita-cita bahwa, fasilitas kesehatan di Kabupaten Barito Utara nantinya dapat menjadi barometer dan rujukan, pelayanan kesehatan yang terpercaya khususnya diwilayah DAS Barito,”tutup Nadalsyah. (SS).

Antisipasi Demam Berdarah, Pemdes Kemaduh Laksanakan Fogging

NGANJUK -Dengan tujuan mengantisipasi penyakit Demam Berdarah yang dapat muncul di musim penghujan, Pemerintah Desa Kemaduh melaksanakan Fogging di lingkungan RW 01 RT 01,02 dan RT 04, Jum’at (18/12/2020).

Dalam kegiatan tersebut hadir Kepala Desa Kemaduh didampingi Babinsa beserta pamong setempat untuk ikut memantau upaya pencegahan DB tersebut.

Kepala Desa Kemaduh, Duta Hawwyn mengatakan, fogging dimaksudkan untuk mengantisipasi penyakit demam berdarah, dengan jalan memberantas nyamuk Aedes Aegypti.

Fogging dilaksanakan mulai pukul 07.30 ke beberapa tempat di lingkungan Desa Kemaduh Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk.

“Meski saat ini kita fokus pada pandemi Covid 19, tetapi tidak boleh lengah terhadap kemungkinan penyakit Demam berdarah,” jelas Kepala Desa Duta.

Selain itu Duta juga menyampaikan bahwa dalam melakukan kegiatan pembasmian penyebaran nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD) tersebut, masyarakat diwajibkan menerapkan peningkatan kebersihan lingkungan melalui sistem 3 M Plus.

Dijelaskan Duta, sistem 3 M Plus maksudnya adalah menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air dan mengubur semua barang-barang bekas yang berada di sekitar/luar rumah yang dapat menampung air hujan.

Sedang Plus yang dimaksud adalah tindakan memberantas jentik dengan cara menaburkan bubuk abate serta menghindari gigitan nyamuk dengan menggunakan obat anti nyamuk atau memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi. (sg)

Batu Sada, Fenomena Keajaiban di Kampung Adat Cireundeu

0

CIMAHI – Kampung adat Cireundeu yang berada di wilayah Kelurahan Leuwigajah Kecamatan Cimahi Selatan banyak menyimpan Misteri.
Salah satu diantaranya adalah keberadaan Batu Sada yang memiliki kandungan logam yang cukup tinggi dan jika dipukul dengan menggunakan batu, maka akan keluar nada Pentatonis.

Batu Sada terletak di halaman Bale Atikan Julang Ngapak. Dalam keadaan panas Batu Sada akan lebih nyaring Suaranya jika dipukul menggunakan batu yang ada disekitar halaman.
Sayang tidak semua pengunjung mengetahui keanehan Batu sada ini, sehingga para pengunjung yang datang ke Kampung Adat Cureundeu cenderung mengabaikan Batu Sada ini.
Menurut Kang Jajat, Humas Kampung Adat Cireundeu Batu Sada ini hampir sejenis dengan Batu yang ada di Gunung Padang Kabupaten Cianjur. (EDISON)

Koperasi Mor & Mor Segera Berdiri di Kota Cimahi.

0

CIMAHI – Bertempat di Mozie Galery, sekaligus sebagai Sekretariatnya Mor & Mor, pada Hari Sabtu (19/12/2020), diselenggarakan Musyawarah Pendirian Koperasi Mor & Mor. Kegiatan tersebut dihadiri Oleh RW dilingkungan Sekretariat Mor & Mor juga Lurah Citeureup, Sekretaris Kecamatan serta Penyuluh Koperasi dari Dinas terkait Pemerintah Kota Cimahi, Yakni Disdagkoperin dan UMKM.

Dalam kesempatan tersebut Lurah Citeureup,Tresna menyambut baik dan mendukung Kegiatan pendirian Koperasi ini. “Saya Lurah Citeureup mengucapkan selamat atas didirikannya Koperasi dari teman-teman UMKM Mor & Mor, bahwa dengan pembentukan legalitas mereka, kedepannya akan lebih terakui, lebih Fokus lagi khususnya di Cuteureup, Cimahi Utara umumnya di Cimahi,” ungkap Lurah Tresna.

“Mudah-mudahan lebih Eksis dan saya titip bahwa kekompakan, kebersamaan suatu organisasi tentu akan lebih baik lagi ke depan nya. Saya ucapkan sukses untuk teman-teman Mor & Mor. Terimakasih.” Terang Lurah Citeureup.

Dalam waktu yang sama, Sekretaris Kecamatan Rika Martiana, yang turut hadir memberikan sambutan yang positif atas Pendirian Koperasi Mor & Mor ini.

“Saya mewakili pemerintah Kecamatan Cimahi Utara, tentunya sangat mendukung dengan rencana pembentukan Koperasi Mor & Mor tentunya setelah dibentuk,” kata Rika.

“Kami berharap berkembang, intinya visi dan misi dari awal yakni untuk membentuk kebersamaan dan kekompakan agar bisa suksesnya suatu koperasi. Insya Allah semoga ini menjadi embrio koperasi dan menjadi contoh untuk UMKM yang lainnya,” ujarnya lebih lanjut.

“Karena ini berawal dari Kelompok UMKM yang ada di Kelurahan Citeureup, sehingga Insya Allah dengan perkembangan UMKM kita akan meningkatkan cinta produk dalam negeri. Semoga Koperasi Mor & Mor ini bisa berkembang dan terus menghasilkan usaha yang bisa maju ke kancah Nasional Bahkan Dunia,” paparnya.

Sekali lagi kami siap mendukung dan memfasilitasi sesuai dengan kapasitas kami dipemerintah. Program-program yang berhubungan dengan perkoperasian insya Allah akan kami sampaikan juga kepada Koperasi Mor & Mor ini, masih,” masih kata dia.

“Tetap semangat dan terus berkarya, lahirkan inovasi dan gali potensi yang maksimal agar apa yang diharapkan oleh pemerintah dapat terwujud sesuai dengan harapan bersama.”Tutur Sekretaris Kecamatan Cimahi utara itu.

Sementara Penyuluh Koperasi dari PemKot Cimahi, Sani mennyambut baik pendirian Koperasi Mor & Mor ini. “Semoga kedepannya Koperasi ini bisa mewadahi anggota di wilayah sekitar sini, umumnya Kota Cimahi. Karena di awal sudah terlihat geliatnya. Semoga Koperasi yang diketuai oleh Kang Ian ini bisa berkembang,” tutur Sani.

Sani mengakui, eksistensi dan kapasitas Kang Ian. Karenanya, ia optimis koperasi ini bisa berkembang menjadi koperasi yang besar dan berdaya saing itu.

“Kami tahu, Kang Ian ini sangat eksis dan punya kapasitas di dumia UMKM, semoga koperasi ini tidak menjadi koperasi yang biasa-biasa saja namun bisa berkembang menjadi koperasi yang besar dan berdaya saing, itu saja dari saya,” terang dia.
Penulis : Edison

Sesuaikan dengan Prokes, Pilkades Serentak Tetap Digelar

SIDOARJO – Pemilihan Kepala Desa (pilkades) di wilayah kabupaten Sidoarjo di selenggarakan secara serentak pada, Minggu 20.Desember 2010, salah satunya, seperti halnya di Desa Wonoayu Kecamatan Wonoayu.
Pilkades di Desa Wonoayu, mengusung lima calon kandidat yang masing masing mengusung visi dan misi berbeda terutama untuk diimplimentasikan pada masyarakat.
Panitia penyelenggara, H. Anas dibantu petugas lainnya pun siap melayani masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) secara tertib tanpa mengabaikan protokol kesehatan (prokes) sesuai anjuran pemerintah. (leh)

F-Jinlu Bersama F-Waminpro Berikan Bantuan Kepada Korban Erupsi Gunung Semeru

LUMAJANG – Komunitas wartawan mingguan Probolinggo (F-Waminpro) dan F-JINLU kabupaten Lumajang, menyatakan keprihatinan terjadinya bencana aliran lava pijar di wilayah Desa Curah Kobokan dan Desa Supiturang.

F-Waminpro Probolinggo bekerjasama dengan F-JINLU Kabupaten Lumajang berkoordinasi untuk melakukan aksi peduli sosial kepada warga terdampak erupsi Gunung Semeru belum lama ini.

Ketua F-Waminpro, Muhamad Suhri mengatakan bahwa bantuan ini hasil dari sumbangan masing masing anggota komunitas dan disponsori oleh LSM LIRA Kota Probolinggo.

“Hari ini, kita menyerahkan sedikit bantuan kepada warga terdampak erupsi gunung semeru. Bantuan ini juga disponsori dari LSM LIRA Kota Probolinggo ,” ujar Suhri Sabtu (19/12/2020).

“Ini merupakan perwujudan dari kepedulian kami sebagai media, selain itu memang F-Waminpro dan F-JINLU memiliki keselarasan pemikiran terkait hal ini,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Suhri juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada teman teman F-JINLU di Lumajang, bisa bersama sama dengan F-Waminpro dalam melaksanakan aksi peduli sosial ini.

“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada teman teman media yang ada di Lumajang. Berterimakasih atas semua jenis bantuannya,” ujarnya lebih lanjut.

Senada dengan Suhri, Ketua F-JInlu, Misdi juga menyampaikan hal yang sama. Ia mengaku senang karena baik komunitas wartawan yang ada di Probolinggo maupun wartawan yang ada Lumajang bisa kompak bergabung dalam kegiatan aksi sosial ini.

“Hari ini kita bersyukur karena antara F-Waminpro dan F-JINLU dapat bekerjasama dalam kegiatan misi kemanusiaan ini. Paling tidak sedikit bantuan ini dapat dimanfaatkan oleh warga terdampak erupsi gunung semeru,” kata Misdi.

“Bantuan ini kita berikan melalui posko pengungsian yang ada di posko Desa Supiturang. Semoga dapat membantu mengurangi beban hidup mereka dan semoga semuanya baik baik saja,” ungkapnya

Adapun bantuan aksi sosial ini berupa 100 masker, Mie instan, Minyak Goreng, Tempe dan beberapa paket obat-obatan yang terdiri dari obat sakit kepala, demam, paracetamol, diare, salep kulit, dan obat anti nyamuk

Pada kesempatan yang sama, baik ketua F-Waminpro maupun Ketua F-JINLU, berpesan agar warga tetap waspada dan selalu mengikuti petunjuk petugas kebencanaan. “Semoga Allah senantiasa melindungi kita sekalian,” kata mereka.

Mbok Ngatinah (67) Warga Dusun Sumbersari Desa Supiturang mengaku bersyukur dengan banyaknya bantuan beberapa hari terakhir.

“Alkhamdulillah, ndak kurang kurang, banyak bantuan yang sudah kami terima,” ujar mbok Ngatinah kepada Gempurnews.

Sementara Kepala Desa Supiturang, Nurul Yaqin Pribadi mengucapkan terima kasih kepada Komunitas Wartawan, yakni F-Waminpro Probolinggo dan F-JINLU Kabupaten Lumajang yang disponsori oleh LSM LIRA Kota Probolinggo, telah peduli kepada warga Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo. (bam)