Home Blog Page 1944

Bagikan Masker Sebelum Penerapan Sanksi Pelanggaran Protokol Kesehatan

0

PARIAMAN – Forum Ke Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pariaman, Sumatera Barat membagikan ribuan masker kepada warga dan pengendara di daerah itu sebelum diterapkannya peraturan walikota (Perwako) terkait sanksi bagi yang melanggar protokol kesehatan.

“Instruksi bapak Kapolri untuk melakukan sosialisasi 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan menggunakan hand sanitizer,” kata Kapolres Pariaman AKBP Deny Rendra Laksmana saat pembagian masker di Pariaman, Jumat.

Ia mengatakan hal tersebut karena melihat semakin tingginya kasus COVID-19 serta akan dilaksanakannya pemilihan kepala daerah tingkat provinsi.

Selain itu, lanjutnya kegiatan tersebut juga sebagai sosialisasi Perwako dan Peraturan Daerah Sumbar terkait sanksi dan denda bagi yang tidak menggunakan masker.

“Kami ingin membiasakan masyarakat memakai masker sebagai gaya hidup atau kebutuhan, bukan lagi sebagai kewajiban,” katanya.

Sejalan dengan itu, Dandim 0308/Pariaman Letkol Czi Titan Jatmiko mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergitas antara TNI dan Polri untuk mendukung Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19 yang saat ini terus meningkat.

Ia berharap warga sadar sehingga selalu menggunakan masker agar angka kasus COVID-19 di Pariaman turun.

Sementara itu Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin mengatakan untuk mengatasi penyebaran COVID-19 di daerah itu Pemko membuat Perwako Nomor 43 tahun 2020 yaitu tentang Perubahan Kedua Atas Perwako Nomor 27 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman COVID-19.

“Menggunakan masker harus menjadi kewajiban pada masyarakat, mulai 15 besok tidak ada lagi yang tidak menggunakan masker,” ujarnya.

Mulai tanggal tersebut, lanjutnya tim akan turun ke lapangan untuk menindak warga yang melaksanakan kegiatan-kegiatan yang menimbulkan keramaian, di antara pesta pernikahan.

“Lalu yang tidak menggunakan masker akan diberikan sanksi sosial atau denda,” kata dia.

Ia menjelaskan hal tersebut dilakukan sebagai wujud kecintaan Pemko Pariaman terhadap warganya agar tidak terpapar COVID-19. (*/red)

Aset Nurhadi, KPK : Dilapangan Banyak Link Link Yang Putus

0

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan kendala di lapangan untuk melacak aset-aset milik tersangka mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi (NHD).

“Intinya namanya penyidik semaksimal mungkin ‘asset tracing’ yang berkaitan dengan hasil kejahatan. Namun, di luar itu kendala kita di lapangan memang banyak ‘link-link’ yang putus,” kata Deputi Penindakan KPK Karyoto di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (10/9) malam.

Namun, ia mengatakan lembaganya juga sudah banyak menyita aset yang diduga terkait dengan kasus yang menjerat Nurhadi, salah satunya lahan kelapa sawit di Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara.

“Tetapi beberapa hal yang sudah berkaitan dengan perkara sudah banyak dilakukan penyitaan aset, terakhir adalah kebun sawit,” ungkap Karyoto.

Selain lahan kelapa sawit, KPK sebelumnya juga telah menyita vila di Megamendung, Kabupaten Bogor dan belasan kendaraan mewah.

Selain Nurhadi, KPK juga telah menetapkan menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono (RHE) dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto (HS) sebagai tersangka. Untuk tersangka Hiendra saat ini masih menjadi buronan.

Nurhadi dan Rezky ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dan gratifikasi senilai Rp46 miliar terkait pengurusan sejumlah perkara di MA sedangkan Hiendra ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.

Adapun penerimaan suap tersebut terkait pengurusan perkara perdata PT MIT vs PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) kurang lebih sebesar Rp14 miliar, perkara perdata sengketa saham di PT MIT kurang lebih sebesar Rp33,1 miliar dan gratifikasi terkait perkara di pengadilan kurang lebih Rp12,9 miliar sehingga akumulasi yang diduga diterima kurang lebih sebesar Rp46 miliar. (*)

Bupati Saksikan Latbakjatrat Satuan Arhanud TNI AD di Pandanwangi

 

LUMAJANG — Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menyaksikan latihan menembak senjata berat (Latbakjatrat) Terintegrasi Pussenarhanud Kodiklatad tahun 2020, di Lapangan Tembak AWR Pandanwangi, Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang, Kamis (10/9/2020).

Latihan tembak kali ini merupakan latihan perdana satuan Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) TNI Angkatan Darat dalam melakukan latihan tembak malam dengan system dan target dapat dihancurkan, karena sejak berdiri sampai dengan saat ini satuan Arhanud belum pernah melaksanakan latihan tembak malam.

Usai menyaksikan latihan tembak satuan Arhanud TNI AD, Bupati menyampaikan, dirinya telah mendapatkan respon yang positif dari Komandan Kodiklat TNI Angkatan Darat terkait sinergi antara TNI dan Pemkab Lumajang. Untuk itu, pihaknya akan mengirim surat yang berkenaan dengan alutsista yang akan dikonfirmasikan, dengan harapan semoga nanti tidak hanya sekedar soal sarana dan fasilitasnya untuk latihan tembak, tetapi juga ada beberapa alutsista yang bisa dihadirkan sebagai bagian dari museum militer.

Dengan begitu, maka keinginan Kabupaten Lumajang menjadikan lapangan tembak AWR Pandanwangi untuk obyek wisata latihan perang atau dikenal Military Tourism dapat segera terwujud, sehingga kegiatan tersebut akan mendatangkan masyarakat baik dari Lumajang maupun luar daerah yang nantinya akan berimbas pada perputaran ekonomi masyarakat sekitar Pandanwangi.

“Saya berterimkasih kepada Komandan Kodiklat TNI Angkatan Darat, karena salah satu usulannya adalah tempat latihan tembak di Pandanwangi ini dijadikan sebagai kawasan Military Tourism,” ujarnya.

Selanjutnya, ia mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang berkeinginan untuk membangun infrastruktur dan menyediakan sarana fasilitas di lapangan tembak AWR Pandanwangi, sehingga ketika TNI melakukan latihan tembak maka ada fasilitas dan sarana yang permanen.

“Itu semua akan kami tindak lanjuti sebagai bagian dari support Pemerintah Kabupaten Lumajang yang bersyukur dengan adanya tempat latihan tembak Pandanwangi yang digunakan latihan secara umum oleh TNI,” tambahnya.

Sementara itu, Komandan Kodiklatad, Letjen. TNI AM Putranto melaporkan, Latbakjatrat Terintegrasi tahun 2020 dilaksanakan selama enam hari, mulai tanggal 5 – 11 September 2020, melibatkan seluruh satuan batalyon yang mengirimkan pasukan persatbak untuk mengikuti latihan yang nantinya akan berkelanjutan kepada latihan antar kecabangan, sehingga harapannya prajurit di jajaran satuan Arhanud lebih profesional dan siap untuk mengawaki alutsista yang ada di satuan masing-masing.

Ia menambahkan, terdapat berbagai macam alutsista yang digunakan dalam latihan baik rudal maupun meriam. Beberapa meriam yang digunakan diantaranya adalah kaliber 20 mm, kaliber 23 mm, kaliber 40 mm dan kaliber 57 mm, serta Mistral dan Starstreak yang itu merupakan rudal. Sedangkan alat deteksi yang digunakan dalam latihan kali ini sudah mempunyai kemampuan menangkap sasaran sampai dengan jarak 250 KM.

“Latihan hari ini bagus, karena saya didukung oleh banyak kawan yang mempersiapkan semuanya dan simulasi untuk terbang, bahkan untuk prajurit sendiri sudah demonstrasi menggunakan air modeling. Memang kecepatannya tidak sama dengan pesawat sesungguhnya, setidaknya dapat menjadikan prajurit kita yang profesional untuk melihat sasaran itu bergerak,” imbuhnya. (tim)

Kementerian PUPR Upayakan Sarana Air Bersih

0

 

JAKARTA – Upaya tersedianya sarana air bersih dan layak minum, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), meningkatkan pemahaman tentang hidup bersih.

Hal ini dilakukan dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19 dan dapat mengurangi risiko penyakit yang berdampak pada kesehatan serta memperkecil kasus gizi buruk dan stunting.

Termasuk di 5 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Manado – Likupang.

“Prasarana dan sarana air minum merupakan infrastruktur dasar yang memberikan pengaruh vital pada kesehatan dan lingkungan,” Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

“Selain itu, pembangunan jaringan layanan air bersih melalui peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di KSPN Prioritas,” tambahnya

Prioritas ini diharapkan dapat menjaga optimisme dan kesinambungan pembangunan infrastruktur untuk mendukung produktivitas sektor pariwisata di tengah ketidakpastian ekonomi akibat pandemi COVID-19.

“Dalam tatanan normal baru untuk hidup berdamai dengan Pandemi COVID-19, Pemerintah meyakini bahwa sektor ekonomi utama yang dapat rebound dengan cepat adalah sektor pariwisata,” ungkapnya. “Tidak ada kegiatan pembangunan infrastruktur pada 5 KSPN yang dihentikan, ” Sambung Menteri Basuki.

Salah satu peningkatan layanan penyediaan air minum pada Tahun Anggaran 2020, anggaran di bidang permukiman untuk mendukung 5 KSPN Prioritas sebesar Rp 622 miliar yang digunakan untuk 59 paket pekerjaan salah satunya peningkatan layanan penyediaan air minum.

Di KSPN Danau Toba, Provinsi Sumatera Utara tengah disiapkan pembangunan jaringan perpipaan di 2 lokasi yakni SPAM Merek berkapasitas di 20 liter/detik di Kabupaten Karo dengan anggaran Rp 31,2 miliar melalui skema Multi Years Contract (MYC) tahun 2020-2021 dan SPAM Simanindo dengan anggaran Rp 15,44 miliar untuk melayani 200 Sambungan Rumah (SR) di kawasan Tomok.

Jaringan perpipaan SPAM juga dibangun untuk mendukung penyediaan air minum 687 SR di KSPN Borobudur dengan anggaran Rp 12,48 miliar pada 2020 dari total Rp 20,80 miliar (MYC 2020-2021). Pembangunannya masuk tahap lelang dengan target selesai konstruksi Maret 2021.

Selanjutnya di kawasan Gili Air Kabupaten Lombok Utara dibangun jaringan perpipaan SPAM Sigar Perjalin dengan anggaran Rp 36,48 miliar (MYC) untuk melayani 1.000 SR di KSPN Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Untuk KSPN Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur tengah disiapkan pembangunan SPAM Wae Mese II berkapasitas 100 liter/detik di Kabupaten Manggarai Barat. Selain itu juga dilakukan optimalisasi jaringan perpipaan SPAM untuk mendukung penyediaan air minum sebanyak 2.000 SR di Labuan Bajo dan pembangunan reservoir di Pulau Rinca berkapasitas 50 m2. Total anggaran untuk 3 proyek tersebut sebesar Rp 193,83 miliar.

Di KSPN Manado, Bitung, Likupang Provinsi Sulawesi Utara dibangun jaringan perpipaan SPAM Pantai Malalayang untuk melayani 250 SR dengan biaya Rp 7,88 miliar dan optimalisasi SPAM Pulau Bunaken dengan anggaran Rp 3,15 miliar untuk 50 SR.

Selama Pandemi COVID-19 kegiatan di 5 KSPN dilaksanakan sesuai protokol pencegahan COVID-19, seperti menjaga jarak fisik, menggunakan masker, dan menghindari kerumunan serta Inmen PUPR No 02/IN/M/2020 tentang Protokol Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi. (tim)

Gelar Grebeg Suro Desa Kertosari di Makam Mbah Dipo

0

PASRUJAMBE — Pemerintah Desa Kertosari menyelenggarakan acara Grebeg Suro, bertempat di pemakaman sepuh Mbah Dipo pada hari Minggu 06 September 2020 malam.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Kepala Desa Kertosari, H Bambang kepada media Gempurnews.com saat ditanya mengenai pelaksanaan acara grebeg suro beberapa waktu lalu.

Acara ini sigelar sebagai penghormatan dan pemberian do’a kepada tokoh yang sangat dihormati masyarakat Kertosari yaitu Raden Bagus Joyo Dipo ( Mbah Dipo ).

Disampaikan H Bambang bahwa Mbah Dipo adalah Seorang ulama linuwih yang membawa Pasukan Kesultanan Mataram Islam ke bumi Pasrujambe.

Kemudian membuat markas disana sekaligus yang menjadi cikal bakal desa Kertosari, Pasrujambe, Tumpeng dan Joyokarto. Sekarang lebih di kenal dengan nama Jokarto.

“Grebeg Suro kali ini juga dimeriahkan warga desa Kertosari dengan mengadakan kegiatan lomba lingkungan yang diikuti oleh 32 RT “. Kata H Bambang.

Acara ini digelar malam hari dan dilanjutkan dengan pelaksanaan ritual do’a keselamatan agar warga desa Kertosari terhindar segala marabahaya.

Dalam kesempatan itu Kepala Desa mengaku bersyukur atas partisipasi masyarakat desa Kertosari yang secara gotong royong berpatisipasi memperlancar acara ini. (tim)

Fadjroel ; Kepergian Jakob Oetama, Duka Bagi Dunia Pers Indonesia

0

 

JAKARTA – Istana Negara Kepresidenan turut menyampaikan ucapan duka cita atas meninggalnya tokoh pers Indonesia, Jakob Oetama, Rabu 9 September 2020.

Juru Bicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman menyatakan, sosok Jakob Oetama merupakan mercusuar pers Indonesia atas jasa-jasanya dalam mengawal demokrasi. “Kepergian Jakob Oetama, kata Fadjroel, menjadi duka bagi dunia pers Indonesia,” kata Fadjroel.

Lebih Lanjut, Fadjroel menilai Jakob Oetama sebagai sosok yang mudah bergaul dengan semua kalangan, setia terhadap prinsip-prinsip jurnalistik, kebhinekaan, kemanusiaan dan kerakyatan.

“Tokoh yang lengkap sebagai wartawan, intelektual, akademisi, dan pengusaha. Beliau adalah sosok yang tak pernah berhenti untuk menyempurnakan diri sebagai manusia Indonesia, untuk menjadi Indonesia,” tulis Fadjroel dalam keterangan resmi Istana Negara yang diterima Redaksi PRFM, Rabu 9 September 2020 malam.

Dalam satu kesempatan pertemuan, Fadjroel mengenang pendiri Kompas Gramedia Grup itu sebagai sosok rendah hati dan pantas untuk menjadi teladan.

“Gagasan selalu punya kaki dalam sejarah. Kaum terpelajar memiliki kewajiban memenuhi panggilan sejarah untuk mencerdaskan dan mensejahterakan kehidupan bangsanya, berjuang untuk demokrasi dan dengan cara-cara demokratis,” kenang Fadjroel tentang sebuah percakapan bersama Jakob Oetama.***

Sanggar Seni I Production Cowang Dereng, Miliki Narasi Unik

0

 

LABUAN BAJO — Dalam rangka upaya meningkatkan kualitas keterampilan dan kreativitas para pelaku di Sanggar Seni I Production Cowang Dereng, Kabupaten Manggarai Barat, Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) menggelar pelatihan pembuatan seragam tari dan properti pada Kamis (10/9/2020).

Direktur Utama BOPLBF Shana Fatina dalam keterangannya menjelaskan kehadiran sanggar seni dinilai sangat penting lantaran jadi salah satu kekuatan sebagai daya tarik wisata di Labuan Bajo.

Diketahui bahwa kegiatan yang berlangsung sejak 3-10 September 2020 itu telah menghasilkan beberapa produk seni kreatif lokal seperti seragam tari Mbero dan Balibelo. Melalui aktifitasnya, sanggar seni menjadi salah satu bentuk narasi budaya melalui musik, gerak dan tutur.

“Sanggar itu punya kemasan narasi yang unik dan menarik. Daya pikatnya ada pada dinamika musik, gerak dan tari. Ini yang kemudian menjadi salah satu kekuatan budaya lokal di masing-masing daerah. Nafasnya harus dijaga dan perlu terus dikembangkan dengan ide-ide yang selalu baru,” kata Shana.

Dijelaskan, melalui pelatihan yang diselenggarakan BOPLBF ini sanggar-sanggar tari diharapkan dapat makin memperluas gagasannya dengan kreativitas melalui berbagai properti sanggar yang menjadi pelengkap ide cerita yang akan disendratarikan.

“Ini salah satu cara menjaga dan merawat kebudayaan kita.Teman-teman sanggar kita latih membuat kreasi seragam dan bali belo serta properti lainnya. Semua unsur budaya dari segi warna, motif, maupun simbol budaya ada disitu,” ungkapnya lebih lanjut.

“Kita perkuat teman-teman pegiat seni tari, biar mereka makin semangat berkarya dan berinovasi melalui seni tari,” ujar Shana.

Pada hari pertama pelatihan, para peserta pelatihan mendapatkan bahan-bahan berupa kain dan juga bahan mentah properti yang diberikan oleh BOPLBF. Bahan-bahan ini nantinya akan dibuat seragam tari dan properti seperti Mbero dan Balibelo.

Pelatihan pembuatan seragam tari dan properti sanggar seni ini diikuti oleh perwakilan Sembilan sanggar di Kabupaten Manggarai barat seperti Sanggar I production (Labuan Bajo), Sanggar Molas Naga Komodo (Labuan Bajo), Sanggar Wela Rana (Melo).

Kemudian Sanggar Mutiara Rekas (SMP Rekas), Sanggar pokdarwis (pulau komodo), Sanggar Wae Mose (SD Wae Mata Labuan Bajo), Sanggar Wela Linu, Sanggar Legori (Labuan Bajo), dan sanggar Lami Rahit (SDN 2 Labuan Bajo).

Pada program Pelatihan Pembuatan Seragam Tari dan Properti yang menjadi narasumber adalah Konradus Jeladu, Andi Tenrilebbi, dan Maria Rita.
Hasil dari pelatihan pembuatan seragam tari dan properti ini nantinya akan disumbangkan untuk sanggar seni peserta pelatihan masing-masing sebagai bentuk apresiasi dari BOPLBF atas hasil jerih payah peserta yang telah mengikuti kegiatan pelatihan ini. (*)

Polres Lumajang Giat Apel Kampanye Pembagian Masker

 

LUMAJANG — Polres Lumajang giat apel kampanye pembagian masker secara serentak dalam dalam rangka penerapan adaptasi kebiasaan baru untuk mendukung percepatan penaggulangan Covid 19 dan pemulihan ekonomi nasional di wilayah Kabupaten Lumajang.

Apel pagi yang dilaksanakan di halaman Mapolres Lumajang tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang, AKBP Deddy Foury Millewa yang diikuti oleh para PJU, anggota dan PNS Polres Lumajang, perwakilan elemen masyarakat serta komunitas ojek online, Kamis (10/9).

Usai apel, dilanjutkan dengan pembagian masker sebanyak 1.900 buah masker dengan sasaran kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas di depan Mapolres Lumajang serta perempatan Tugu Adi Pura Lumajang dan masyarakat yang tinggal di pedesaan.

“Alhamdullillah, respon masyarakat sangat antusias,” ujar Kapolres Lumajang yang pagi itu turut terjun ke lapangan untuk membagikan ribuan masker tersebut.

Deddy menjelaskan, kegiatan apel kampanye penggunaan dan pembagian masker secara serentak dalam rangka penerapan adaptasi kebiasaan baru untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional di wilayah Kabupaten Lumajang.

“Ini adalah program dari pemerintah pusat untuk memulihkan perekonomian serta turut mensukseskan program Jatim Bermasker,” jelasnya. (*)

Kembangkan Wisata Melalui Angkasa Yudha dan Sikatan Daya

 

LUMAJANG — Bupati Lumajang, Thoriqul Haq berkeinginan untuk membangun sektor pariwisata melalui kegiatan militer. Angkasa Yudha dan Sikatan Daya, keduanya merupakan kegiatan latihan perang militer yang dipusatkan di Desa Pandawangi, Kecamatan Tempeh. Bupati menilai, kedua kegiatan tersebut merupakan sebuah potensi yang berkelas internasional dan tidak semua daerah memiliki.

“Saya berkeinginan untuk menjadikan itu event militery tourism. Harapannya ini kami bisa kolaborasi terkait kegiatan tersebut, terkait infastrukturnya,” ujar Bupati.

Hal itu disampaikannya saat menyambut kedatangan Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, Letjend, AM. Putranto di Dusun Tamansari Bawah, Desa Kaliuling Kecamatan Tempursari, Rabu (9/9/2020).

Seperti yang telah diketahui, Pemerintah Kabupaten Lumajang saat ini tengah memprioritaskan pembangunan di sektor pariwisata. Banyak potensi wisata di Kabupaten Lumajang yang saling terhubung. Namun demikian, Bupati menyadari banyak fasilitas dan infrastruktur yang harus diperbaiki terkait peningkatan potensi wisata tersebut.

Pembangunan sektor pariwisata diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar lokasi wisata.

“Saya berkeinginan sekali agar potensi yang ada di Lumajang bisa terekspos ataupun potensi lain untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di Lumajang,” pungkasnya.

Sementara, Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, Letjend. AM. Putranto mengaku senang dengan keramahan masyarakat Tempursari. Menurutnya, sebuah keramahan masyarakat lokal merupakan modal utama yang wajib dimiliki untuk mengembangkan potensi wisata di daerah.

Letjend. AM. Putranto yang juga Pembina Indonesia Off-Road Federation (IOF) Pusat menyatakan siap untuk membantu Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam mengembangkan potensi yang dimiliki. IOF sendiri adalah sebuah organisasi di Indonesia yang mewadahi para penggemar kegiatan off-road, kompetisi, rekreasi dan sosial kemasyarakatan.

“Kami siap membantu, menggerakan teman-teman yang memiliki potensi untuk jaringan untuk pengembangan potensi wisata,” ujarnya.

Letjend. AM. Putranto dalam kesempatan tersebut juga sempat mengapresiasi komunitas off road Lumajang, GALENA. Menjadi salah satu komunitas yang aktif mempromosikan wisata Lumajang melalui kegiatan off road, GALENA rajin memberikan informasi kegiatan yang dilakukan kepada komunitas lain di seluruh Indonesia. (*/red)

Pemdes Jambekumbu Kembangkan Potensi Wisata “Cuban Telu”

0

 

PASRUJAMBE — Untuk meningkatkan wisata khususnya yang ada di Desa, Pemerintahan Desa Jambekumbu Kecamatan Pasrujambe Kabupaten Lumajang telah melakukan upaya pembangunan wisata yang bisa dikunjungi oleh masyarakat di seluruh Indonesia.

Hal itu disampaikan Kepala Desa Jambekumbu, Subaeri saat dikonfirmasi media ini terkait rencana pemanfaatan potensi alam wisata yang ada di desanya, Kamis (10/09/20) pagi.

Dikatakannya, bahwa potensi wisata Desa Jambekumbu ini akan dikelola oleh Pokdarwis yang akan segera dibentuk untuk meningkatkan terus Dinas Pariwisata dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang yang mendukungnya.

“Saya berharap, dengan dibangunnya tempat wisata di Desa Jambekumbu ini, akan dapat mensejahterakan kehidupan warga desa,” ungkapnya.

Menurutnya, destinasi wisata merupakan salah satu sektor kekuatan untuk perekonomian desa yang dapat mengembangkan potensi pariwisata sebagai produk unggulan desa.

Hal ini diyakininya sebagai potensi yang akan memberikan lapangan kerja baru untuk masyarakat setempat, dengan adanya pengelolaan yang baik oleh pengelola wisata dipastikan geliat roda perekonimian desa wisata akan kuat, kata dia.

“Desa kami memang memiliki destinasi wisata yang mampu mendatangkan wisatwan, sehingga desa kami akan memiliki potensi ekonomi yang dapat di kembangkan secara berkesinambungan,” ujarnya.

Dia menambahkan, dengan demikian dana desa yang di sediakan oleh pemerintah dapat mendorong perekonomian desa cepat tumbuh dan dapat memajukan desa itu sendiri.

Salah satu tempat wisata yang ada di Desa Jambekumbu tersebut adalah “Cuban Telu”, yang berada di tengah keindahan alamnya yang hijauvdan sejuk.

Saat berita ini ditulis, sejumlah perangkat dan anggota BUMDes melakukan meusyawarah merancang program pengembangan desa wisata “Cuban Telu” tersebut.

Kepala Desa Jambekumbu, Subaeri, dalam kesempatan itu mengatakan bahwa saat ini desanya tengah merancang destinasi wisata sebagai objek wisata dengan panorama yang indah.

“Saya berharap sekali dengan dibangunnya objek wisata di Desa Jambekumbu ini, akan mendorong laju perekonomian warga Desa,” ungkapnya. (tim)