Home Blog Page 290

Jelang Liga 2 Ditpamobvit Polda Jatim Lakukan Risk Assessment Stadion Surajaya Lamongan

0

LAMONGAN – Memastikan kelayakan Stadion Surajaya Lamongan sebelum Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026 bergulir, Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Jawa Timur melakukan asesmen risiko (risk assessment), Senin (8/9/2025).

Kasubdit Audit Ditpamobvit Polda Jatim, AKBP Budi Sulistyanto SH mengatakan risk assessment stadion disetiap jelang pertandingan sepak bola wajib dilakukan.

“Ini memang wajib kita lakukan sebelum kompetisi dimulai,” kata AKBP Budi.

Ia mengatakan dalam risk assessment, tim Ditpamobvit Polda Jatim meninjau sejumlah fasilitas vital stadion.

“Kami cek mulai dari alat pemadam api ringan (APAR), hydrant, ruang kesehatan, jalur evakuasi, hingga sistem pengawasan seperti CCTV dan alarm,” jelas AKBP Budi.

Tidak hanya itu, menurut AKBP Budi fasilitas penunjang antara lain ruang ganti pemain, kesiapan genset, tandon air, dan toilet yang mendukung jalannya pertandingan juga dilakukan pemeriksaan.

“Yang dicek bukan hanya kondisi ruangan atau bangunan, tapi juga kelengkapan dokumen. Termasuk SOP kesehatan dan SOP keamanan, semuanya harus terpenuhi,”tambah AKBP Budi.

Sementara itu,Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persela Lamongan, Mahfud Syafii mengatakan secara umum pemeriksaan berjalan lancar meski ada beberapa catatan yang perlu perbaikan.

Semua dokumen dan prosedur kita lengkapi, bukan hanya bentuk ruangannya saja yang dinilai,” kata Lepok panggilan akrab Mahfud.

Tidak hanya itu, dalam rangka peningkatan kualitas pertandingan, Stadion Surajaya Lamongan juga telah dilengkapi teknologi Video Assistant Referee (VAR).

Teknologi ini diharapkan dapat membantu wasit dalam meninjau insiden-insiden krusial secara objektif.

Sebelumnya, Ketua Departemen Pengembangan Wasit PSSI, Andes Lestianto, dalam sosialisasi menjelaskan bahwa VAR digunakan untuk memastikan keputusan wasit lebih akurat.

“Wasit bisa meninjau kembali keputusannya jika terjadi protes atau ada informasi dari operator VAR soal insiden yang luput dari pengamatan wasit,” jelas Andes.

Penerapan VAR, menurutnya, menjadi bagian penting dalam mewujudkan fair play.

Sosialisasi dilakukan agar seluruh elemen tim, termasuk pemain dan pelatih, memahami prosedur penggunaan VAR dan tidak melakukan protes berlebihan di lapangan.

”Dengan VAR, pemain cukup fokus bermain. Protes tidak perlu berlebihan karena semua insiden terekam oleh 10 kamera yang disiapkan di stadion,” tambahnya.

Ia juga berharap dengan telah dilaksanakannya risk assessment dan kesiapan penggunaan VAR, Stadion Surajaya Lamongan dinilai semakin siap menyambut kompetisi nasional mendatang. (*)

Polrestabes Surabaya Berhasil Sita Narkoba Senilai 127 Miliar Selamatkan 881 Ribu Jiwa

0

SURABAYA – Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Polda Jawa Timur (Jatim) mengambil langkah tegas dengan melakukan pemusnahan barang bukti narkotika dalam jumlah fantastis.

Kapolrestabes Surabaya,Kombes Pol Luthfi Sulistiawan mengungkapkan sebanyak 84,758 Kg sabu dan 40.328 butir ekstasi berhasil disita dan dimusnahkan setelah diungkap dari dua kasus besar yang menyeret Empat tersangka.

“Nilai ekonomis barang haram tersebut diperkirakan mencapai Rp127,16 Miliar dengan potensi menyelamatkan sekitar 881 ribu jiwa dari bahaya narkoba,” tutur Kombespol Luthfi, Selasa (09/09/2025).

Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan mengatakan, pengungkapan Dua kasus tersebut berdasarkan pengembangan hasil tangkapan tahun 2024.

Ia menjelaskan, dari pengembangan tersebut ternyata ada Dua kelompok jaringan yang terhubung dengan Dua pelaku.

Anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya lalu melakukan melakukan pembuntutan terhadap jaringan pelaku.

Untuk kelompok pelaku pertama dilakukan pembuntutan dari Surabaya, Bandung, Semarang hingga Pontianak selama lebih kurang 4 bulan.

Hingga akhirnya Polisi melakukan penggerebekan di rumah kontrakan tersangka pada Rabu (13/8/2025) bulan lalu.

Di wilayah Sungai Raya, Kubu Raya Kalimantan Barat itu anggota berhasil menangkap Dua tersangka, AR (33) warga Bandung dan HD (26) warga Bekasi.

“Dari tangan Kedua tersangka, petugas menemukan 43,8 kg sabu yang dikemas dalam bungkus teh Cina, serta 40.328 butir ekstasi yang disamarkan dalam bungkus kopi,” ujar Kombes Luthfi.

Selain itu, Polisi juga menyita Tiga tas ransel, sebuah tas kecil, dan mobil Daihatsu.

“Kedua tersangka ini mengaku hanya sebagai kurir yang diperintah oleh seorang bandar besar dengan imbalan antara Rp30 juta hingga Rp100 juta,”terang Kombes Luthfi.

Modus para tersangka adalah menyamarkan narkoba dalam kemasan produk, serta menggunakan identitas palsu untuk mengelabui aparat.

“Untuk bandar utama masih dalam pengejaran Satresnarkoba Polrestabes Surabaya,” kata Kombes Luthfi.

Tak berhenti sampai disitu anggota Satnarkoba pada Minggu (17/8/2025) menghentikan sebuah mobil Toyota Calya berpelat nomor palsu di Jalan Raya Trans Kalimantan.

Dari penggeledahan, petugas menemukan 40,8 kg sabu yang dikemas dalam plastik berlogo naga dan ikan koi.

Kombes Pol Luthfi mengatakan dari penangkapan tersebut, Polisi mengamankan dua tersangka, SH (32) warga Bojonegoro dan DS (29) warga Tuban Jawa Timur.

Polisi kemudian melanjutkan penggeledahan di sebuah kontrakan Perumahan Komplek Mekar Sari Pelangi, dan menemukan Tiga panel box listrik yang digunakan untuk menyamarkan barang bukti.

“Kedua tersangka mengaku mendapat ongkos sebesar Rp186 juta dari bandar, dengan janji pelunasan utang serta kehidupan lebih baik setelah pengiriman berhasil,” tandasnya.

Modus yang dipakai serupa, yakni menyamarkan sabu ke dalam ransel sebelum dipindahkan ke panel box. Identitas palsu kembali digunakan untuk memperlancar aksi mereka.

Kapolrestabes Surabaya menambahkan Keempat tersangka merupakan bagian dari Satu jaringan besar yang terbagi dalam Dua kelompok berbeda.

Meski tidak saling mengenal, mereka menjalankan misi yang sama, yakni mengedarkan narkoba lintas Kalimantan–Jawa dengan target utama peredaran di Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ancaman hukumannya, mulai dari pidana penjara seumur hidup hingga hukuman mati.

Kapolrestabes Surabaya menegaskan, pemusnahan barang bukti ini bukan hanya bentuk komitmen aparat dalam memerangi narkoba, melainkan juga langkah nyata dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman zat mematikan ini.

“Ini menjadi bukti nyata komitmen kami dalam menjaga masa depan bangsa,” pungkasnya.(*)

Pembangunan Rabat Beton di Desa Glandang Bantarbolang Sesuai Prosedur dan Anggaran Resmi

0

Gempurnews | Pemalang – Pemerintah Desa Glandang Kecamatan Bantarbolang menegaskan bahwa seluruh kegiatan pembangunan yang menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 dilaksanakan secara transparan dan sesuai prosedur.

Salah satu program yang saat ini berjalan adalah pembangunan rabat beton di wilayah RT. 10 RW 01 Desa Glandang mengunakan anggaran Dana desa yang telah melalui tahapan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang matang serta diawasi dari semua unsur.

Kadus Glabdang (Sigit) menyampaikan bahwa pembangunan rabat beton ini dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas jalan desa untuk aktivitas sehari hari dan kenyamanan bagi warga dan pengguna jalan,sebab akses jalan yang baik secara langsung akan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat, mempermudah mobilitas dan aktivitas ekonomi. ” ujar Kadus.

Warga dusun ini sangat antusias menyambut baik dengan adanya pembangunan rabat serta mengucapkan Terimakasih kepada Pemerintah desa dan berharap program pembangunan serupa bisa terus berlanjut demi mempercantik desa mereka.

Proses pembangunan rabat beton yang di biayai oleh Dana Desa dilakukan secara transparan melalui mekanisme resmi mulai dari perencanaan di Musyawarah Desa (Musdes), penganggaran, hingga pelaksanaan lapangan yang melibatkan tim pelaksana desa dan pengawasan dari pihak terkait.

Pemerintah Desa Glandang mengajak seluruh warga untuk ikut serta mengawasi dan memberikan masukan, sehingga tidak ada celah bagi isu atau anggapan yang tidak benar. Transparansi ini diharapkan dapat menjaga kepercayaan masyarakat sehingga memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara nyata oleh warga.

(yn26)

LSM DOBRAK MENDUGA ADA MANIPULASI NILAI DI SELEKSI PERANGKAT DESA MUNDUSEWU BARENG JOMBANG

0

JOMBANG – gempurnews.com. LSM DOBRAK menduga adanya manipulasi nilai dalam proses seleksi perangkat desa di Desa Mundusewu Kecamatan Bareng Jombang.

Seleksi perangkat desa Mundusewu sudah selesai dilaksanakan sesuai berita acara rekapitulasi hasil penilaian pengangkatan perangkat desa Nomor : 140/005/TIM SELEKSI/415.50/2025 pada hari Senin tanggal 2 Juni 2025 dengan nilai tertinggi 455 yang diperoleh Eva Hesti Sandra dan sudah ada pelantikan pada 18 Juni 2025 bertempat di Pendopo Balai Desa Mundusewu Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang pukul 10.00 Wib.

Dugaan adanya kecurangan manipulasi nilai disampaikan oleh LSM DOBRAK pada awak media gempurnews hari Senin, 9 September 2025. Edy Purnomo bercerita kalau di datangi masyarakat Desa Mundusewu di kantornya, kurang lebih 10 orang, mengadu tentang dugaan kecurangan yang terjadi saat seleksi perangkat desa Mundusewu jabatan Kepala Dusun. ” saya di datangi 10 orang di kantor saya, mengadu tentang dugaan kecurangan dan manipulasi Nilai tes seleksi kata Edy Purnomo “.

Masyarakat Desa Mundusewu yang mengadukan adanya dugaan manipulasi nilai, menyerahkan berkas berkas hasil penilaian tes tulis yang dilaksanakan Universitas Tujuhbelas Agustus ( Untag ) Surabaya dan Berita acara rekapitulasi hasil penilaian pengangkatan perangkat desa, memang terdapat selisih antara rekapitulasi dan total nilai tes tulis di Untag Surabaya. ” Ada selisih antara hasil tes tulis di Untag dan Berita acara rekapitulasi kata Edy sambil menunjukkan berkas yg diserahkan masyarakat”.

Awak media meneliti berkas berkas tersebut atas nama Eva Hesti Sandra yang telah dilantik menjadi Kepala Dusun. Di Rekapitulasi Berita acara memperoleh nilai tes CAT 430 akan tetapi di berkas penilaian yang dilaksanakan di Untag Surabaya memperoleh total 400 dengan rincian, Tes wawasan kebangsaan 70, tes kompetensi bidang 110, tes intelegency umum 100 dan tes kepribadian 120.

Melihat data data yang di berikan oleh masyarakat LSM DOBRAK akan menindak lanjuti dugaan manipulasi nilai yang di peroleh oleh Eva Hesti Sandra dengan meminta jawaban kepada Untag yang melakukan tes dan penilaian, Panitia Seleksi, Kepala Desa Mundusewu termasuk FORKOMPINCA Kecamatan Bareng dan akan memproses ke ranah hukum dugaan manipulasi ini.

” Saya akan menindak lanjuti aduan masyarakat ini tentang kecurangan pada seleksi perangkat desa, saya akan minta jawaban ke Untag, Panitia, Kepala Desa juga Forkompinca Bareng dan akan saya bawa ke ranah Hukum pungkas Edy Purnomo”. (AFR)

PMI Jember Kerahkan Tiga Mobile Unit Donor Darah untuk Jaga Ketersediaan Stok

0

Jember, GempurNews – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember terus berupaya menjaga ketersediaan stok darah guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Salah satu langkah yang ditempuh yakni dengan mengerahkan tiga tim mobile unit donor darah yang beroperasi setiap hari.

Unit donor darah keliling tersebut melayani masyarakat hingga ke pelosok desa, sehingga pendonor tidak perlu datang langsung ke kantor Unit Donor Darah (UDD) PMI Jember.

Faizah Azizi, seorang pendonor aktif dari Kecamatan Kencong, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan layanan mobile unit ini.

“Saya sudah 12 kali donor darah. Alhamdulillah, selain bisa membantu masyarakat yang membutuhkan, saya juga merasakan banyak manfaat bagi kesehatan,” ujarnya usai mendonorkan darah di Kantor Kecamatan Kencong, Selasa (9/9/2025).

Faizah turut mengajak masyarakat, khususnya di Kecamatan Kencong, untuk ikut mendonorkan darah.

“Saya berharap lebih banyak lagi masyarakat yang ikut donor, supaya kebutuhan darah bisa terpenuhi,” tambahnya.

Berdasarkan data PMI Kabupaten Jember per 9 September 2025, stok darah di UDD tercatat sebanyak 633 kantong. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan selama satu pekan ke depan.

“Stok darah per hari ini 633 kantong, masih aman untuk beberapa hari ke depan. Kami terus berupaya menjaga ketersediaan agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” kata Zainollah, Plt Ketua PMI Kabupaten Jember.

Ia menambahkan, selain jemput bola melalui mobile unit, PMI Jember juga menjalin kerja sama dengan berbagai komunitas untuk menggelar kegiatan donor darah.

“Kami rutin berkolaborasi dengan komunitas-komunitas di Jember agar stok darah tetap terjaga,” pungkasnya.(son)

“Bupati Pakpak Bharat Pimpin Rapat Forkopimda, Bahas Pembangunan dan Keamanan”

0

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor memimpin Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Ruang Rapat Komando Distrik Militer 0206/Dairi. Sejumlah Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah turut hadir dalam rapat ini, diantaranya Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Pebriandi Haloho, SH, SIK, M.Si, Kepala Kejaksaan Negeri Dairi, Cahyadi Sabri, SH, MH, Dandim 0206/Dairi, Letkol CZI Nanang Sujarwanto, serta Ketua DPRD Pakpak Bharat, Elson Angkat, SS.

Franc Bernhard Tumanggor mengungkapkan bahwa unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) merupakan hal penting dalam membawa Kabupaten  ini maju, aman dan tenteram.

Karena itu koordinasi dan silaturahmi yang intensif perlu terus kita lakukan, inti dari pelaksanaan rapat hari ini bukan hanya soal tanggung jawab koordinasi atau pertemuan semata, substansinya adalah bersama menjaga dan mengawal Kabupaten Pakpak Bharat yang kita cintai ini tetap aman dan damai, serta kondusif, jelas dia.

Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) adalah forum penting yang mempertemukan unsur Pimpinan Daerah untuk membahas berbagai isu dan menyukseskan program Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat, terutama upaya mendukung Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto yang menitik beratkan delapan prioritas utama nasional yakni Menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan bangsa, melaksanakan kehidupan demokrasi yang sehat, adil, dan bertanggung jawab, meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan pemerataan pembangunan, menegakkan keadilan sosial untuk seluruh rakyat Indonesia, melindungi, memajukan, dan mengembangkan budaya Indonesia yang berdasarkan Pancasila, meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan menghargai keragaman dalam keberagaman, memajukan pembangunan yang berkelanjutan, memperhatikan kelestarian alam dan keseimbangan ekosistem, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia Indonesia.

Kita berkewajiban mengawal dan mensukseskan program-program nasional yang telah tertuang dalam Asta Cita bapak Presiden Prabowo Subianto, yang tentunya anak bermuara pada kesejahteraan masyarakat termasuk masyarakat Pakpak Bharat didalamnya, jelas Bupati Pakpak Bharat, Franc. Bernhard Tumanggor.(Tumangger)

33 PNS Purna Tugas, dan Dilakukan Pelepasan Oleh Kepala Daerah Barito Utara

0

BARITO UTARA- Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE. MPA melakukan pelepasan sebanyak 33 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa purna tugas dalam apel yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Senin pagi (8/9/2025).

Acara pelepasan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Staf ahli Bupati, para Asisten, Kepala Perangkat d Daerah, serta para
 peserta apel dan PNS yang akan mengakhiri masa pengabdiannya.

Pj. Bupati Indra Gunawan menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi- tingginya,  kepada para PNS yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun untuk kemajuan daerah dan pelayanan publik.

“Menjadi PNS adalah bentuk pengabdian kepada negara dan masyarakat melalui tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik. Kami belajar banyak tentang keteladanan, kedisiplinan, dan semangat kerja dari Bapak/Ibu yang memasuki masa purna tugas,” ujar Indra Gunawan.

Lebih lanjut, ia menekankan tiga prinsip penting yang harus terus dipegang oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), yaitu kedisiplinan, tanggung jawab, dan etos kerja.

“Disiplin terhadap waktu, aturan, dan perilaku adalah kunci keberhasilan dalam bekerja. Etos kerja yang tinggi akan melahirkan produktivitas dan inovasi, apalagi di era globalisasi dan digitalisasi seperti sekarang ini,” imbuhnya.

Pj Bupati juga menyampaikan harapannya agar masa purna tugas menjadi awal yang baru dan menyenangkan bagi para pegawai. “Purna tugas bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari babak baru kehidupan. Semoga Bapak/Ibu senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan umur panjang untuk menikmati masa pensiun bersama keluarga,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Barito Utara, Hj. Sri Hartati, dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 33 orang PNS memasuki masa purna tugas di tahun ini.

“Mereka telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Barito Utara melalui kinerja dan pengabdiannya. Ini adalah bentuk dedikasi yang patut diapresiasi,”ucap Sri Hartati.

Adapun rincian PNS yang memasuki purna tugas meliputi: Pejabat Eselon II: 1 orang, Pejabat Eselon III: 1 orang, Pejabat Eselon IV: 1 orang, Jabatan Fungsional Guru: 14 orang, Jabatan Fungsional Kesehatan: 4 orang, Jabatan Fungsional Pertanian: 2 orang dan jabatan umum pelaksana 10 orang.

Acara pelepasan berlangsung dalam suasana haru dan penuh kekhidmatan. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat serta doa bersama untuk para PNS yang akan segera memasuki masa purna tugas. (SS)

Pembukaan FBIMBT Oleh Pj. Bupati Barito Utara Diawali Defile Peserta Lomba

0

BARITO UTARA- Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara Indra Gunawan, SE. MPA secara resmi membuka Kegiatan  Festival Budaya Iya Mulik Bengkang Turan (FBIMBT) tahun 2025, yang dilaksanakan bertempat di Arena Tiara Batara Muara Teweh Selasa (09/09/2025).

Dalam kegiatan FBIMBT  ini dihadiri Sekretaris Daerah, Asisten Setda, Kepala Perangkat Daerah,Para Camat dan undangan terkait lainnya, Kapolres Barito Utara, Dandim 1013 Muara Teweh, Ketua Pengadilan Negeri Muara Teweh, Kajari Barito Utara dan peserta lomba.

Pembukaan diawali dengan persembahan defile peserta lomba dari 9 Kecamatan  Kabupaten Barito Utara yang mengikuti berbagai cabang lomba kesenian daerah.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Barito Utara Kal8mantqn Tengah (Kalteng) Hj. Annisa Cahyawati dalam laporannya mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian adat dan budaya masyarakat Kabupaten Barito Utara,dengan melibatkan berbagai lomba serta kegiatan seni untuk ) menjaga nilai-nilai luhur ditengah masyarakat.

“Dikatakan Anisa, perlombaan  Festival Budaya Iya Mulik Bengkang Turan dilaksanakan dari tanggal 09 September sampai dengan 12 September 2025. 

Adapun untuk cabang lomba Festival Budaya Iya Mulik Bengkang Turan meliputi lomba fotografi, lomba manyipet  perorangan, lomba dongkoi, lomba bagasing, lomba karungut, tari pedalaman/pesisir, lomba balogo, lomba besei kambe perorangan, lomba meyawak japen, lomba lagu daerah, lomba sepak sawut, lomba lawang sakepeng, lomba mengaruhi, lomba mangenta, lomba menjawat uwei, lomba lukis ornamen talawang,lagu daerah dan tari pedalaman” jelas Kadisabudparpora Barito Utara.   

Pj. Bupati Barito Utara, Indra Gunawan,SE. MPA  dalam sambutannya menyampaikan salah satu tujuan penyelenggaraan festival budaya ini adalah untuk melestarikan budaya dan mengangkat kembali budaya adat istiadat tersebut agar tetap eksis,relevan serta dikenal oleh generasi sekarang maupun mendatang.

“Dikatakan Pj. Bupati. Festival budaya   mengangkat kearifan lokal daerah ini,  perlu didukung oleh seluruh pihak untuk menghasilkan seniman, seniwati serta atlet olahraga tradisional terbaik milik Kabupaten Barito Utara, karena itu menjadi salah satu tolak ukur kontribusi 9 Kecamatan Barito Utara dalam pelestarian budaya.                                   

kegiatan ini merupakan rangkaian dari Peringatan Hari Jadi  ke- 75 Kabupaten Barito Utara dan Hari Ulang Tahun ke- 80 Republik Indonesia, mari kita bersama-sama menjaga nilai- nilai budaya, olahraga tradisional serta seni lokal tetap hidup dan dicintai oleh penerus generasi muda kedepan,” ujar Indra.

Pj. Bupati Barito Utara, berpesan kepada seluruh atlet dan seniwati yang mengikuti festival budaya iya mulik bengkang turan, agar menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga suasana yang kondusif, disetiap pertandingan karena kalah dan menang merupakan hal yang wajar,  dalam pertandingan tetap semangat, berjuang untuk meraih hasil terbaik.  (SS)

“Purwosono Celebration: Malam Puncak HUT RI ke-80 dengan Nuansa Budaya dan Penghargaan, Seniman Bali Berikan Apresiasi”

0

Lumajang, Gempur News.

-Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, menyajikan gelaran Malam Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80 tahun 2025 Desa Purwosono.

Acara yang digelar di Istana Rakyat Desa Purwosono ini juga bertepatan dengan penganugerahan penghargaan Desa BKKBN Tingkat Nasional Tahun 2025 bagi Desa Purwosono.

Malam resepsi yang dimulai pukul 20.00 WIB ini dimeriahkan dengan berbagai acara seremonial, tarian, dan pembagian hadiah pemenang lomba dalam rangka HUT RI ke-80. Hendrik Dwi Martono, SE, selaku Kepala Desa Purwosono, didampingi oleh perangkat desa dan Babinsa serta Babinkantibmas, mengawali acara dengan menyapa seluruh warga dan tamu undangan.

Acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu nasional yang dibawakan oleh Emil Kazah. Turut hadir dalam acara ini perwakilan dari Dinas Kesehatan, Forkompinca, Kepala Desa se-Kecamatan Sumbersuko, serta tokoh masyarakat Desa Purwosono.

Tarian Gandrung Banyuwangi dan Legong dari Sanggar Seni Pancer Langit, Pulau Dewata Bali, menjadi salah satu hiburan dalam acara tersebut. Penampilan penari Legong yang memukau dan menawan berhasil membius penonton yang hadir. Selain itu, apresiasi tinggi diberikan kepada Kepala Desa Purwosono atas prestasi desanya itu disampaikan oleh perwakilannya saat menyampaikan sambutan.

Penghargaan Desa BKKBN Tingkat Nasional Tahun 2025 yang diterima oleh Desa Purwosono menjadi bukti atas kerja keras dan dedikasi masyarakat desa dalam membangun dan mengembangkan desa mereka. Penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi Desa Purwosono untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya.

Dengan demikian, Purwosono Celebration menjadi momen penting bagi Desa Purwosono yang telah menerima berbagai penghargaan, baik tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional, bahkan telah go internasional. Acara ini juga menjadi bukti bahwa Desa Purwosono memiliki potensi dan kemampuan untuk berkembang dan menjadi desa yang maju dan sejahtera.( Joe/BB)

F Wamipro Gelar Audiensi Bersama Wali Kota Probolinggo, Bahas Sinergi Media Dan Pemerintah

0

Probolinggo,
Forum Wartawan Media Probolinggo (F Wamipro) menggelar audiensi bersama Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, pada Selasa (9/9/2025). Kegiatan ini berlangsung hangat dengan nuansa dialog terbuka dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh berbagai pihak terkait.

Turut mendampingi Wali Kota, Plt. Sekretaris Daerah Kota Probolinggo, Rey Suwigtoyo, serta Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Probolinggo, Madihah. Dari pihak F Wamipro hadir Ketua M. Suhri, para pembina Nanang Sukistiadi dan Gogon, sekretaris Mamat, serta sejumlah anggota yang mewakili sekitar 50 persen dari total 40 anggota forum.

Kegiatan audiensi dibuka oleh Pembina F Wamipro, Nanang Sukistiadi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan Wali Kota untuk bertatap muka langsung dengan para jurnalis Probolinggo.

“Tujuan audiensi ini untuk menyampaikan aspirasi, masukan, sekaligus mempererat kemitraan antara media dengan pemerintah kota. Harapannya, pertemuan ini membawa manfaat bagi kita semua,” ujar Nanang.

Ketua F Wamipro, M. Suhri, dalam penyampaiannya menegaskan bahwa pihaknya hadir bukan untuk mengkritik semata, melainkan lebih mengutamakan dialog dan kemitraan.

“Alhamdulillah, keluarga besar F Wamipro hari ini bisa diterima langsung oleh Bapak Wali Kota. Kehadiran kami ingin menyampaikan dukungan penuh terhadap program-program pemerintah kota sekaligus memberikan masukan secara konstruktif,” ucapnya.

Ia juga menyoroti beberapa dinamika yang pernah terjadi, seperti aksi demonstrasi mahasiswa hingga pernyataan Lurah Kebonsari Kulon yang sempat menyinggung insan pers. Menurutnya, persoalan itu telah diselesaikan, tetapi menjadi pembelajaran penting agar pejabat lebih berhati-hati dalam berkomunikasi dengan media.

“Wartawan bukan sekadar profesi, tapi panggilan hati. Kami berharap ada keselarasan komunikasi antara pejabat dan media agar kondusifitas Kota Probolinggo tetap terjaga. Kami selalu mengawal dan mengekspos program pemerintah sebagai bentuk dukungan kami,” tegas Suhri.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menekankan pentingnya komunikasi sebagai kunci keberhasilan pembangunan. Ia menyebut bahwa media memiliki peranan vital dalam menyampaikan informasi yang benar, mendidik, serta menjaga kondusifitas masyarakat.

“Dalam pembangunan ada lima komponen penting, salah satunya media. Media memiliki tanggung jawab besar untuk menyampaikan program-program pemerintah, ajakan positif, serta menjaga suasana tetap kondusif. Komunikasi adalah kata kunci. Itulah sebabnya saya selalu terbuka, baik melalui pertemuan langsung, media sosial, maupun pesan pribadi. Semua aspirasi akan kami dengar,” jelas Aminuddin.

Wali Kota juga menegaskan bahwa pemerintah kota berkomitmen untuk terus bersinergi dengan wartawan, tidak hanya dalam pemberitaan tetapi juga dalam mendorong partisipasi masyarakat.

Nanang Sukistiadi kembali menambahkan bahwa program-program pemerintah, khususnya dalam bidang ekonomi, harus lebih diperkuat. Ia menilai langkah pemerintah dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan koperasi sangat strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap program peningkatan ekonomi di segala sektor, terutama UMKM, bisa terus digalakkan. Koperasi dan pelaku usaha kecil harus menjadi bagian penting dari pertumbuhan Kota Probolinggo,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga memaparkan capaian dan target pembangunan ekonomi Kota Probolinggo. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi kota mencapai 5,15 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional (4,9 persen) maupun Jawa Timur (5,0 persen).

Selain itu, ia menjelaskan rencana penguatan program koperasi dan UMKM, salah satunya melalui Koperasi Merah Putih yang akan mengelola dana hingga miliaran rupiah per tahun. Program ini diharapkan bisa menjadi ruang partisipasi baru bagi masyarakat maupun insan pers yang juga berkiprah sebagai pelaku usaha.

“Ini adalah kesempatan besar. Wartawan tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga bisa berperan sebagai pengusaha atau mitra UMKM. Dengan begitu, ekonomi Kota Probolinggo bisa semakin maju,” tutur Aminuddin.

Audiensi ditutup dengan semangat sinergi antara pemerintah kota dan F Wamipro. Dialog yang berlangsung hangat itu diharapkan menjadi awal dari komunikasi yang semakin baik, harmonis, dan produktif dalam mendukung pembangunan Kota Probolinggo.

“Sinergi media dan pemerintah adalah kunci. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa menjaga kota ini tetap kondusif, program berjalan lancar, dan masyarakat semakin sejahtera,” pungkas Wali Kota dr. Aminuddin.(Ali)