Home Blog Page 334

Setwan Barut Terima Kunjungan Kerja DPRD Barsel 

BARITO UTARA- Dalam upaya memperkuat sinergi antar daerah, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) menerima kunjungan kerja dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) pada Senin (4/8/2025) lima hari yang lalu.

Kunjungan ini bertujuan untuk membahas implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2025, yang mengatur tentang standar harga satuan regional di berbagai sektor pemerintahan.

Rombongan yang terdiri dari delapan anggota DPRD Barito Selatan dipimpin oleh Ketua DPRD, Ir. HM Farid Yusran. Dalam pertemuan tersebut, para pihak berdiskusi mengenai tantangan dan peluang yang muncul dalam penerapan regulasi baru ini, khususnya dalam hal pengelolaan anggaran daerah yang lebih transparan dan efisien.

Ketua DPRD Barito Selatan, HM Farid Yusran, mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi kesempatan ini untuk berdialog dengan DPRD Barito Utara.

“Kami percaya, dengan saling berbagi pengetahuan, kita bisa lebih baik dalam mengimplementasikan Perpres 72 Tahun 2025 ini. Ini adalah langkah penting dalam mewujudkan tata kelola anggaran yang lebih efektif, sehingga dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Ketua DPRD Barsel.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Barito Utara, Sudiyono, menyatakan bahwa penerapan Perpres 72 Tahun 2025 merupakan tantangan yang harus dijawab bersama oleh semua lembaga legislatif di tingkat kabupaten/kota.

“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai ajang tukar pengalaman dan pandangan. Sinergi antar daerah sangat penting agar kita bisa memaksimalkan pengelolaan anggaran sesuai ketentuan pemerintah pusat, demi pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat,” ujar Sudiyono.

Pertemuan ini dihadiri juga oleh Kepala Bagian Umum dan Keuangan DPRD Barito Utara, Isna Wardana, SE, M. AB, dan Perisalah Rapat, Kristiani Damayanti, SE. Diskusi berlangsung dalam suasana kekeluargaan, dengan kedua belah pihak berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam mempercepat proses implementasi Perpres 72 Tahun 2025.

Sebagai sesi penutup dalam kunjungan kerja DPRD Barito Selatan tersebut, diakhiri dengan harapan bersama bahwa melalui kerja sama ini, kualitas pengelolaan anggaran dan pelayanan kepada masyarakat di kedua daerah dapat meningkat secara signifikan.  (SS)

Ketua F-Wamipro Angkat Bicara Terkait Polemik SDN Kedungdalem 2 Desak Transparansi Pengelolaan Iuran Siswa

Probolinggo,
Polemik mengenai iuran siswa-siswi SDN Kedungdalem 2, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo terus berlanjut. Kali ini, Ketua Forum Wartawan Muda Probolinggo (F-Wamipro), M. Suhri, turut angkat bicara dan memberikan tanggapan keras terkait isu dugaan ketidaktransparanan pengelolaan dana iuran yang dikumpulkan dari siswa kelas 1 hingga kelas 6.

Dalam Menyikapi pernyataannya Dari Ormas SQUAD Nusantara menerima aduan langsung dari beberapa wali murid yang merasa keberatan dengan pengelolaan dana yang tidak jelas dan dinilai tidak sesuai prosedur. “Terkait iuran yang dikumpulkan dari siswa-siswi SDN Kedungdalem 2, bahwa Ormas SQUAD Nusantara mendapat laporan bahwa pengelolaan dana tersebut dinilai tidak transparan. Ini menimbulkan keresahan di kalangan wali murid dan perlu segera dijawab oleh pihak sekolah,” Jum’at (8/8/2025).

Suhri menegaskan, kepala sekolah sebagai penanggung jawab lembaga pendidikan harus bisa menunjukkan keterbukaan dalam pengelolaan setiap bentuk dana, apalagi yang melibatkan kontribusi orang tua siswa.

“Transparansi adalah kunci dalam menjaga kepercayaan publik, terutama dalam lingkungan pendidikan dasar. Jangan sampai ada celah penyalahgunaan dana yang justru mencederai semangat gotong royong wali murid,” imbuhnya.

Sebelumnya, Organisasi Masyarakat (Ormas) SQUAD Nusantara melalui ketuanya, Bambang Hartono, juga telah melakukan klarifikasi langsung ke pihak SDN Kedungdalem 2 terkait dugaan iuran sebesar Rp30.000 per bulan dari siswa, yang terbagi atas alokasi untuk pentas seni, kegiatan rekreasi, dan kebutuhan kelas.

Bambang menyebut, dana tersebut jika dikumpulkan sejak kelas 1 hingga kelas 6 dapat mencapai puluhan juta rupiah. Hal ini menimbulkan pertanyaan terkait ke mana saja dana tersebut digunakan, terlebih pihak sekolah menyatakan bahwa pentas seni menggunakan dana BOS dan bukan hasil iuran siswa.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Kedungdalem 2, Endang Purwaningsih, S.Pd, dalam klarifikasinya menegaskan bahwa pihak sekolah tidak pernah melakukan pungutan liar. Dana tersebut, menurutnya, adalah tabungan yang dikelola secara mandiri oleh paguyuban wali murid, bukan oleh guru maupun pihak sekolah.

Menanggapi hal ini, M. Suhri menilai bahwa penjelasan dari kepala sekolah perlu didalami lebih lanjut. “Kalau memang itu murni tabungan paguyuban, harus ada mekanisme dan dokumentasi yang jelas. Jangan sampai ada abu-abu dalam pengelolaan uang yang bersumber dari masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, F-Wamipro mendorong agar Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo segera melakukan pemantauan dan verifikasi lapangan terhadap pengelolaan dana di SDN Kedungdalem 2. “Kami berharap Dinas Pendidikan segera turun tangan, jangan sampai isu ini melebar dan menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan di Kabupaten Probolinggo,” tutup Suhri.

Dengan adanya keterlibatan berbagai pihak, termasuk ormas dan insan pers, diharapkan persoalan ini dapat diselesaikan secara transparan dan tuntas, serta menjadi pelajaran bersama agar pengelolaan dana pendidikan berjalan sesuai aturan dan menjunjung tinggi akuntabilitas.(Ali)

Polisi Berhasil Amankan Komplotan Pencuri Mesin Traktor Warga Tani di Tuban Lega

0

TUBAN – Unit Jatanras Satreskrim Polres Tuban Polda Jatim mengamankan Dua orang diduga pelaku pencurian mesin traktor milik petani di Desa Tengger Wetan, Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban.

Kedua pelaku berinisial JW (34) dan DK (34) diamankan saat sedang asik nongkrong disebuah warung kopi di sendangharjo kecamatan Parengan.

Kapolres Tuban AKBP William Cornelis Tanasale, S.I.K., melalui Kanit Pidum Satreskrim Polres Tuban,Ipda Rudi mengatakan dalam menjalankan aksinya pelaku tak hanya berdua.

Pelaku bersama Dua temannya DH dan BS yang saat ini ditetapkan sebagai Daftar pencarian orang (DPO).

“Mereka bersama Dua pelaku yang saat ini masih buron” ujar Ipda Rudi,Jumat (08/08/2025).

Modus para pelaku ini dengan berkeliling mencari traktor yang diparkir pemiliknya di pinggir jalan.

Setelah bertemu barang incarannya para pelaku kemudian mengambil dan memasukkan ke dalam mobil.

Saat akan menjual hasil curiannya, Pelaku tergolong nekat dengan menawarkan barang tersebut secara terbuka melalui jejaring sosial Facebook.

Berkat patroli siber yang rutin dilakukan oleh Polres Tuban Polda Jatim, pelakupun tertangkap.

Polisi berhasil mengamankan pelaku setelah berpura-pura menyamar sebagai pembeli.

“Ditawarkan seharga 7 juta” terang Kanit Pidum.

Dari pengakuannya, kedua pelaku mengaku nekat melakukan pencurian dengan alasan desakan ekonomi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

“Dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara” tutupnya. (*)

Dorong Semangat Nasionalisme, Kapolres Bangkalan Bagi – bagi Bendera Merah Putih

0

BANGKALAN – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Polres Bangkalan Polda Jatim menggelar aksi simpatik dengan membagikan bendera Merah Putih kepada masyarakat.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono, didampingi oleh para pejabat utama Mapolres, dan juga mahasiswa serta persatuan ikatan mahasiswa di kabupaten Bangkalan.

Sebanyak 300 bendera merah putih berukuran sedang dibagikan kepada ratusan warga dan pengguna jalan yang melintas di Jalan Soekarno Hatta, depan Mako Polres Bangkalan pada Kamis (7/8/2025).

AKBP Hendro Sukmono menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme di tengah masyarakat, khususnya generasi muda.

Ia mengatakan momentum peringatan kemerdekaan Republik Indonesia adalah saat yang tepat untuk membangkitkan rasa cinta tanah air.

“Melalui aksi bagi bagi bendera ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk ikut mengibarkan bendera merah putih sebagai wujud penghormatan terhadap jasa para pahlawan,” ujar Kapolres Bangkalan.

Kapolres Bangkalan berharap, melalui kegiatan tersebut dapat menumbukan kesadaran bersama untuk terus menjaga persatuan, menghargai perjuangan para pahlawan, serta menanamkan nilai-nilai nasionalisme sejak dini.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan respons positif dari masyarakat. Pelajar dan warga menyambut antusias kehadiran personel kepolisian yang membagikan bendera.

“Kami juga memberikan edukasi singkat tentang pentingnya mengibarkan Sang Saka Merah Putih selama bulan Agustus,” tutup Kapolres Bangkalan. (*)

Program 10.000 CCTV Polres Pasuruan Kota Kembali Membuahkan Hasil, Kasus Jambret Terungkap Tersangka Diamankan

PASURUAN KOTA – Program pemasangan 10.000 kamera CCTV yang digagas oleh Polres Pasuruan Kota Polda Jatim kembali membuktikan efektivitasnya dalam membantu pengungkapan kasus kejahatan.

Berkat rekaman CCTV yang terpasang di sejumlah titik strategis, Polisi berhasil menangkap pelaku penjambretan disertai kekerasan yang terjadi pada Minggu, 3 Agustus 2025, di Jalan Darmoyudo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.

Korbannya adalah seorang perempuan berinisial SIW, yang menjadi sasaran perampasan oleh seorang pelaku tak dikenal.

Dalam aksi kejinya, pelaku tak hanya merampas barang milik korban, tetapi juga membacok bagian tangan korban hingga harus menjalani perawatan medis dengan 24 jahitan.

Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat. Hasil olah TKP dan penelusuran dari rekaman CCTV mengungkap ciri-ciri pelaku mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam dengan strip merah dan putih, memakai kaos hitam, rambut gondrong, dan memiliki dahi lebar.

Dengan ciri-ciri tersebut, Polisi melakukan analisis lanjutan dan mencocokkannya dengan data para pelaku kriminal yang pernah ditangani.

Hasilnya mengarah pada satu nama residivis curanmor. Tim Resmob Suropati kemudian melakukan pengintaian selama Tiga hari di rumah terduga pelaku.

Namun pelaku ternyata menyadari keberadaan Polisi dan melarikan diri ke rumah temannya di daerah Tambak’an, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Tak butuh waktu lama, Tim Resmob mendapat informasi bahwa pelaku akan kembali kabur.

Gerak cepat dilakukan, dan pada Rabu, 6 Agustus 2025 pukul 22.00 WIB, pelaku berhasil diamankan di lokasi persembunyiannya.

Pelaku diketahui berinisial EK, laki-laki, 40 tahun, warga Jl. Pucangan, Kelurahan Purworejo, Kota Pasuruan.

Saat ini, EK masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik dan diamankan di Polres Pasuruan Kota Polda Jatim.

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom menekankan pentingnya dukungan masyarakat dan pemanfaatan teknologi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman.

“Ini menjadi bukti bahwa teknologi dan respons cepat personel di lapangan mampu menghadirkan rasa aman bagi masyarakat,” ujar AKBP Davis, Jumat (8/8).

Ia mengatakan, Polres Pasuruan Kota akan terus mengembangkan sistem pengawasan berbasis CCTV dan mendorong masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungannya.

Program 10.000 CCTV yang tersebar di Kota Pasuruan kini telah menjadi salah satu garda terdepan dalam pengawasan keamanan, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa inovasi Polri dalam bidang teknologi mampu mendukung penegakan hukum secara efektif. (*)

“Honda BeAT: Tampil Sporty, Teman Setia Generasi Masa Kini”

Batam – PT Capella Dinamik Nusantara, selaku Main Dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Kepulauan Riau, menghadirkan program spesial bagi pecinta Honda BeAT, skutik populer yang telah setia menemani berbagai aktivitas masyarakat selama lebih dari 15 tahun. Promo menarik ini berlaku khusus di wilayah Batam, Tanjung Pinang, dan Tanjung Balai Karimun.

Honda BeAT kini hadir dengan desain compact yang dipadukan dengan fitur-fitur canggih untuk menunjang kenyamanan dan keamanan berkendara, seperti Smart Key dan Alarm. Tampil lebih ramping dengan lekukan bodi terbaru yang mempertegas kesan sporty, perubahan juga terlihat pada desain lampu depan dan belakang yang semakin stylish untuk menemani keseruan generasi muda yang aktif dan energik.

Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara, Duri Yanto, mengungkapkan bahwa Honda BeAT kini semakin kaya akan fitur fungsional, selaras dengan gaya hidup anak muda masa kini.

“Desain bodi yang compact dan ramping, Honda BeAT mudah dikendarai dan tetap tampil gaya serta menunjang berbagai kebutuhan pengendaranya dengan fitur kekinian yang memberikan kemudahaan, kepraktisan, dan keamanan dalam menemani aktivitas sehari-hari,” ujar Duri Yanto.

Konsumen di wilayah Batam bisa mendapatkan Honda BeAT dengan DP ringan mulai dari Rp 1,4 juta, ditambah potongan angsuran 2 kali dan potongan harga hingga Rp 400 ribu. Di Tanjung Pinang, Honda BeAT ditawarkan dengan DP mulai dari Rp 1,5 jutaan dan potongan hingga Rp 500 ribu. Sementara itu, di Tanjung Balai Karimun, cukup dengan DP Rp 1,1 juta, konsumen bisa mendapatkan potongan hingga Rp 800 ribu plus potongan angsuran selama 3 bulan.

Sebagai tambahan, setiap pembelian di Tanjung Pinang dan Tanjung Balai Karimun akan mendapatkan Jaket Eksklusif Cari Aman dan Aksesoris Plat Holder untuk mendukung gaya berkendara yang aman dan stylish. Khusus pembelian di Batam, konsumen mendapatkan dua aksesoris tambahan.

Honda BeAT dilengkapi dengan berbagai fitur keamanan seperti Secure Key Shutter yang terintegrasi dengan tombol pembuka jok, Combi Brake System (CBS) untuk pengereman yang lebih aman, serta Side Stand Switch dan Parking Brake Lock untuk kenyamanan dan keselamatan ekstra.

Dari sisi performa, Honda BeAT dibekali mesin 110cc SOHC dengan sistem pembakaran injeksi PGM-FI yang tergabung dalam teknologi eSP (enhanced Smart Power). Mesin ini responsif pada putaran awal hingga menengah, mampu menghasilkan tenaga 6,6 kW @ 7.500 rpm dan torsi maksimum 9,2 Nm @ 5.500 rpm, namun tetap irit bahan bakar. Standar emisi Euro 3 juga memastikan mesin lebih ramah lingkungan.

Dengan kapasitas pelumas 0,65L, Honda BeAT tetap menghadirkan performa optimal sekaligus efisien. Berdasarkan pengujian internal menggunakan metode WMTC (Worldwide Motorcycle Test Cycle), konsumsi bahan bakarnya mampu mencapai 60,6 km/liter, setara jarak tempuh hingga 254,52 km dalam sekali pengisian. Hal ini menjadikan Honda BeAT sebagai salah satu sepeda motor paling irit di kelasnya.

“Jangan sampai ketinggalan program khusus bulan ini, langsung saja bagi masyarakat yang berminat bisa kunjungi jaringan dealer kita terdekat,” tutup Duri Yanto.

(Gokkon)

Program 10.000 CCTV Polres Pasuruan Kota Kembali Membuahkan Hasil, Kasus Jambret Terungkap Tersangka Diamankan

PASURUAN KOTA – Program pemasangan 10.000 kamera CCTV yang digagas oleh Polres Pasuruan Kota Polda Jatim kembali membuktikan efektivitasnya dalam membantu pengungkapan kasus kejahatan.

Berkat rekaman CCTV yang terpasang di sejumlah titik strategis, Polisi berhasil menangkap pelaku penjambretan disertai kekerasan yang terjadi pada Minggu, 3 Agustus 2025, di Jalan Darmoyudo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.

Korbannya adalah seorang perempuan berinisial SIW, yang menjadi sasaran perampasan oleh seorang pelaku tak dikenal.

Dalam aksi kejinya, pelaku tak hanya merampas barang milik korban, tetapi juga membacok bagian tangan korban hingga harus menjalani perawatan medis dengan 24 jahitan.

Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat. Hasil olah TKP dan penelusuran dari rekaman CCTV mengungkap ciri-ciri pelaku mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam dengan strip merah dan putih, memakai kaos hitam, rambut gondrong, dan memiliki dahi lebar.

Dengan ciri-ciri tersebut, Polisi melakukan analisis lanjutan dan mencocokkannya dengan data para pelaku kriminal yang pernah ditangani.

Hasilnya mengarah pada satu nama residivis curanmor. Tim Resmob Suropati kemudian melakukan pengintaian selama Tiga hari di rumah terduga pelaku.

Namun pelaku ternyata menyadari keberadaan Polisi dan melarikan diri ke rumah temannya di daerah Tambak’an, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Tak butuh waktu lama, Tim Resmob mendapat informasi bahwa pelaku akan kembali kabur.

Gerak cepat dilakukan, dan pada Rabu, 6 Agustus 2025 pukul 22.00 WIB, pelaku berhasil diamankan di lokasi persembunyiannya.

Pelaku diketahui berinisial EK, laki-laki, 40 tahun, warga Jl. Pucangan, Kelurahan Purworejo, Kota Pasuruan.

Saat ini, EK masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik dan diamankan di Polres Pasuruan Kota Polda Jatim.

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom menekankan pentingnya dukungan masyarakat dan pemanfaatan teknologi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman.

“Ini menjadi bukti bahwa teknologi dan respons cepat personel di lapangan mampu menghadirkan rasa aman bagi masyarakat,” ujar AKBP Davis, Jumat (8/8).

Ia mengatakan, Polres Pasuruan Kota akan terus mengembangkan sistem pengawasan berbasis CCTV dan mendorong masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungannya.

Program 10.000 CCTV yang tersebar di Kota Pasuruan kini telah menjadi salah satu garda terdepan dalam pengawasan keamanan, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa inovasi Polri dalam bidang teknologi mampu mendukung penegakan hukum secara efektif. (*)

Polwan Polres Pasuruan Berbagi Nasi Kotak dalam Giat Rutin “Jumat Berkah”

PASURUAN — Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat serta menebar keberkahan di hari yang mulia, jajaran Polisi Wanita (Polwan) Polres Pasuruan kembali melaksanakan kegiatan sosial bertajuk Jumat Berkah, Jumat (8/8/2025).

Kegiatan ini diisi dengan pembagian puluhan nasi kotak kepada para tukang becak, ojek online (ojol), dan masyarakat sekitar yang melintas di wilayah Kota Pasuruan. Aksi sosial ini dipimpin langsung oleh Kepala Polwan Polres Pasuruan, AKP Narti, bersama anggota Polwan dari berbagai satuan fungsi.

“Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang kami laksanakan setiap hari Jumat dengan lokasi yang berpindah-pindah. Tujuannya untuk mendekatkan Polwan kepada masyarakat serta menjadi lebih bermanfaat bagi sesama,” ujar AKP Narti di sela kegiatan.

Respons positif pun datang dari masyarakat penerima manfaat. Salah satu warga, Pak Slamet, seorang tukang becak, mengaku sangat terbantu dengan adanya pembagian nasi kotak tersebut.

“Alhamdulillah saya belum sempat sarapan dari pagi, kebetulan lewat dapat nasi kotak dari ibu-ibu Polwan. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan. Lumayan bisa hemat juga,” ucapnya penuh syukur.

Kapolres Pasuruan, AKBP Dani Jazuli, turut memberikan apresiasi atas inisiatif dan semangat berbagi yang ditunjukkan para Polwan jajarannya. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan secara langsung, tetapi juga mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat.

“Langkah kecil ini sangat bermakna. Semoga menjadi inspirasi dan menghadirkan citra Polri yang humanis dan peduli,” tutup Kapolres.(Qomar)

Ngantor di Tiga Desa Kecamatan Glenmore, Bupati Ipuk Cek Infrastruktur hingga Maksimalkan Potensi Pertanian

BANYUWANGI – Gempurnews.com. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kembali melaksanakan program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa), Kamis (7/8/2025). Ipuk ngantor di Desa Tulungrejo, Desa Sepanjang, dan Desa Tegalharjo.

Di Dusun Sumbergondo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, meninjau pembangunan plengsengan memastikan progres pembangunan berjalan sesuai harapan warga.

Pembangunan plengsengan itu, merupakan respon atas permintaan warga. Saat musim hujan, pemukiman di wilayah tersebut kerap tergenang banjir akibat luberan air dari kawasan perkebunan.

“Karena wilayah ini letaknya lebih rendah, air hujan dari atas selalu mengalir dan berkumpul di sini. Akibatnya, rumah-rumah warga kerap kebanjiran,” ujar Ipuk.

Dengan adanya pembangunan plengsengan ini, Ipuk berharap banjir bisa diminimalisir. “Selain itu, air hujan juga bisa dimanfaatkan untuk mengairi sawah warga,” tambahnya.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Banyuwangi, Riza Al Fahroby menjelaskan, pembangunan plengsengan ini memiliki panjang 206 meter.

“Dibangun di area afur. Tujuannya menampung air dari atas kebun agar tak meluber ke permukiman,” kata Riza.

Riza menambahkan sepanjang 2025, Dinas PU Pengairan Banyuwangi menargetkan pembangunan plengsengan di 75 titik, termasuk plengsengan sungai, saluran drainase dan plengsengan permukiman.

Di Desa Sepanjang, Ipuk menggali berbagai potensi desa untuk didukung dan dikembangkan lebih lanjut. Khususnya potensi pertanian yang menjadi salah satu potensi unggulan di desa tersebut.

Ipuk mengunjungi budidaya selada hidroponik Ziyad Farm, yang dikelola oleh kelompok pemuda desa yang digawangi oleh Syaiful Bahri.

Berawal dari coba-coba, usaha mereka kini berkembang cukup sukses. Tanaman selada hydroponik yang mereka budidaya kini menjadi langganan sejumlah outlet kebab dan cafe di Banyuwangi. Ziyad Hydroponik rutin panen hingga 10 kilogram per hari.

Di Desa Sepanjang, Ipuk juga bertemu beberapa kelompok pembudidaya ikan (pokdakan) yang mengubah sungai menjadi kolam ikan tombro, nila dan koi.

Mereka adalah pokdakan mina Harta Mulia, Mina Setia Hati, dan Mina Al Qomar yang memanfaatkan aliran sungai pasar Desa Sepanjang sebagai sentra budidaya ikan menggunakan keramba. Saat ini total ada 120 keramba yang mereka pasang di sungai.

Dalam satu karamba, dapat diisi hingga 300 ekor ikan untuk pembibitan, dan kemudian dipindahkan ke karamba lain dengan kepadatan maksimal 50–100 ekor per unit setelah bobot mencapai 200 gram.

Ikan hasil budidayanya tak hanya diminati pasar lokal, namun juga beberapa wilayah di Jatim. Seperti Surabaya, Bondowoso, Situbondo.

“Ini bagus. Selain menjaga kebersihan dan merawat ekosistem sungai, warga jadi punya sumber ekonomi baru. Tentu pemkab akan terus mendukung agar budidaya ini terus berkembang dan berkelanjutan,” ungkap Ipuk yang juga memberi bantuan bibit ikan kepada kelompok tersebut.

Selama berkantor di desa, juga diselenggarakan layanan publik, seperti administrasi kependudukan, perizinan usaha mikro berbasis OSS, perpajakan hingga tes kesehatan, konseling, pelatihan UMKM, dan lainnya. (*/Biro)

Polisi Berhasil Ungkap Jaringan Narkoba di Gresik 5 Tersangka Diamankan

0

GRESIK – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gresik Polda Jatim menunjukkan taringnya dalam memerangi peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang.

Kali ini petugas berhasil membongkar jaringan narkoba lintas kecamatan dan menangkap 5 orang tersangka.

Dari tangan tersangka Polisi menyita 2,38 gram sabu serta 2.980 butir pil koplo logo LL.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasatresnarkoba AKP Ahmad Yani mengatakan, pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen kuat Polres Gresik Polda Jatim dalam memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya.

“Ini adalah hasil kerja keras anggota kami di lapangan. Kami tidak memberi ruang bagi para pelaku kejahatan narkotika di wilayah hukum Gresik,” tegas AKP Ahmad Yani, Kamis (7/8/2025).

Pengungkapan berawal dari penangkapan seorang pria bernama BB (25) di pinggir jalan Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan 2 paket sabu seberat ±0,051 dan ±0,043 gram yang disembunyikan dalam bungkus rokok.

Hasil pemeriksaan tersangka BB (25) terungkap tersangka lain yakni RAS (30) yang ditangkap di sebuah warung kopi di Desa Padangbandung, Kecamatan Dukun.

RAS berperan sebagai perantara yang mengaku mendapatkan sabu dari ERWR (18) dan rekannya, SA (28).

Keduanya ditangkap tak lama kemudian di sebuah tempat kos di Desa Padangbandung.

Dari penangkapan ERWR dan SA, Polisi mengembangkan kasus hingga membongkar pemasok utamanya, yakni SZ (30), warga Kecamatan Sidayu yang tinggal di kosan yang sama.

Saat digeledah, SZ kedapatan menyimpan 17 paket sabu dengan total berat ±2,38 gram.

Tak hanya itu, polisi juga menyita 2.980 butir pil logo LL (pil koplo) dan 1 pack plastik klip besar siap edar.

“Sabu dikemas dalam berbagai ukuran dan warna isolasi, mengindikasikan bahwa pelaku adalah pemain besar. Dia juga diduga kuat memasok pil koplo ke perantara lain,” beber AKP Ahmad Yani.

Barang Bukti yang Diamankan: Total sabu: ±2,38 gram dari 17 paket, Pil koplo (logo LL): 2.980 butir, Uang tunai: Rp 1.400.000, 5 unit handphone, 2 sepeda motor, 1 timbangan digital, Plastik klip kosong.

Dari konstruksi kasus, Satresnarkoba Polres Gresik Polda Jatim berhasil memetakan struktur jaringan mulai dari pemakai, pengedar, hingga pemasok.

Masing-masing tersangka berperan dalam mata rantai peredaran narkoba di Gresik utara, terutama di wilayah Dukun dan Ujungpangkah.

“Mereka ini punya peran berantai. Ada yang sebagai pemakai, pengedar kecil, hingga pengepul. Kami akan terus dalami dan kembangkan jaringannya,” ujar Kasatresnarkoba Polres Gresik.

Para tersangka kini dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta Pasal 435 dan Pasal 436 ayat (2) UU RI No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Ancaman hukuman mencapai di atas 5 tahun penjara.

AKP Ahmad Yani menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti pada penangkapan semata.

Upaya pemberantasan narkotika akan terus digencarkan dengan pengembangan jaringan, dan edukasi masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat ikut berperan aktif. Laporkan langsung atau Hotline Lapor Kapolres jika mengetahui aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkoba,” tandasnya. (*)