Home Blog Page 343

Polres Pasuruan Dorong Penguatan Karakter Pelajar Lewat Pembinaan Saka Bhayangkara di SMAN 1 Lumbang

PASURUAN – Polres Pasuruan melalui jajaran Polsek Lumbang menegaskan komitmennya dalam membina generasi muda dengan menggelar pembinaan Saka Bhayangkara di SMAN 1 Lumbang, Jumat (1/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, itu menyasar para siswa-siswi yang tergabung dalam Pramuka Saka Bhayangkara. Mereka mendapatkan pembinaan langsung dari aparat kepolisian, khususnya tentang kedisiplinan, wawasan kebangsaan, serta peran generasi muda dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan menyampaikan apresiasinya atas upaya tersebut.

“Pembinaan ini bukan hanya soal pengetahuan, tapi juga membentuk karakter. Saka Bhayangkara adalah mitra Polri dalam menanamkan nilai-nilai positif kepada pelajar,” ujarnya.

Kapolsek Lumbang IPTU Sumbut Pujaningwang turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kanit Binmas Aipda Satrio dan Kanit Reskrim Bripka Teguh. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar hingga selesai.

“Kami ingin adik-adik pelajar memiliki semangat bela negara sejak dini. Melalui Pramuka, mereka bisa belajar banyak hal yang berguna bagi masa depan dan lingkungan sekitar,” tutur IPTU Sumbut.

Dengan pendekatan pembinaan langsung ini, Polres Pasuruan berharap semakin banyak pelajar yang terlibat aktif dalam kegiatan positif dan menjauhi hal-hal yang merusak masa depan.

Sat Samapta Polres Lumajang Bagikan 100 Nasi Kotak Lewat Program Padi Sawargi

Lumajang – Wujud nyata kepedulian terhadap sesama terus ditunjukkan oleh jajaran Polres Lumajang. Melalui program inovatif Padi Sawargi (Patroli Dialogis Berbagi), Sat Samapta Polres Lumajang membagikan 100 bungkus nasi kotak kepada warga yang membutuhkan di wilayah Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang, Jumat (1/8/2025).

Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Sajito, didampingi 14 personel Sat Samapta.

Aksi berbagi itu menyasar para pekerja informal, pedagang kecil, tukang becak, hingga warga lanjut usia yang dinilai membutuhkan uluran tangan.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi kehadiran polisi di tengah masyarakat, tidak hanya dalam bidang keamanan, tapi juga kepedulian sosial,” ujar AKP Sajito kepada wartawan di sela kegiatan.

Ia menjelaskan bahwa program Padi Sawargi merupakan inisiatif dari Sat Samapta untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi warga kurang mampu.

“Kami ingin hadir tidak hanya saat masyarakat butuh pengamanan, tapi juga saat mereka butuh perhatian dan bantuan,” tambahnya.

Sementara itu, Sukarti (60), seorang warga penerima nasi kotak mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh pihak kepolisian.

“Alhamdulillah, senang sekali dapat nasi kotak. Saya ini jualan keliling, kadang tidak sempat masak. Terima kasih banyak Pak Polisi,” ucapnya haru.

Kegiatan berbagi ini juga dirangkai dengan patroli dialogis, di mana personel Sat Samapta menyapa masyarakat, mendengarkan keluhan, serta mengedukasi tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Dengan adanya program ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat dan menciptakan suasana aman, damai, serta penuh empati di tengah kehidupan bermasyarakat.

Inovasi Edu-Lead SPN Polda Jatim: Instruktur dan Pengasuh Bukan Hanya Menguji Tapi Mengedukasi dan Memotivasi

MOJOKERTO — Fajar baru saja menyingsing saat 247 pasang mata menatap Lapangan Catur Prasetya, Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim, di Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

Keriuhan pagi itu diawali dari derap langkah dan napas teratur para peserta didik Diktukba Polri T.A. 2025.

Mereka tengah menghadapi tantangan perdana, yakni tes kesamaptaan jasmani (TKJ) tahap I, sebagai gerbang awal yang menguji fisik dan mental.

Kegiatan ini tak luput dari pantauan langsung jajaran pimpinan SPN Polda Jatim, termasuk Waka SPN Polda Jatim, AKBP Dody Indra Eka Putra, S.I.K., M.H. dan Kakorsis SPN Polda Jatim, AKBP Agung Setyono, S.S., M.H.

Selain itu, para instruktur/tenaga pendidik kesamaptaan jasmani dan pengasuh siswa juga turut hadir, memastikan setiap tahapan tes berjalan dengan standar yang ditetapkan.

Suasana antusiasme dari peserta didik Diktukba Polri itu begitu terasa. Dari lari, push-up, sit-up, hingga shuttle run, setiap gerakan diawasi ketat.

Namun, di antara serangkaian tes yang menguras tenaga, ada satu momen yang menarik perhatian, khususnya saat sesi pull-up dan push-up.

Banyak peserta didik yang menunjukkan rasa penasaran dan antusiasme tinggi untuk mempelajari teknik yang benar demi mendapatkan hasil yang maksimal.

Di sinilah peran para pendidik dan pengasuh terlihat. Dengan sabar, seorang instruktur mendekat, tidak hanya memerintahkan, melainkan juga mencontohkan.

Ia mempraktikkan gerakan pull-up yang benar, menjelaskan secara detail dari posisi tangan, cara mengayunkan badan, hingga pentingnya fokus pada kekuatan otot, bukan sekadar memaksakan diri.

Wajah-wajah tegang para peserta didik berangsur berubah, dari bingung menjadi lebih fokus dan memahami.

Momen ini menjadi bukti nyata bahwa SPN Polda Jatim bukan hanya tempat untuk menguji, melainkan juga tempat untuk mendidik dan memotivasi.

Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K., menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna lebih dalam dari sekadar pengukuran fisik.

Kombes Pol Agus menyebut tes kesamaptaan jasmani ini bukan sekadar mengukur seberapa kuat mereka,namun ini adalah fondasi awal pembentukan karakter.

“Kami menerapkan konsep ‘Edu-Lead’, di mana kami mendidik sambil menghadirkan role model, ” ujar Kombes Pol Agus Wibowo.

Kepala SPN Polda Jatim ini mengatakan tujuannya Edu -Lead itu adalah menanamkan pelajaran berharga tentang disiplin, ketelitian, dan mentalitas pantang menyerah sejak dini sebagai anggota Polri.

“Kami menyadari para siswa adalah calon-calon Bhayangkara yang baru memulai, sehingga pendekatan edukatif menjadi kunci.” ungkap Kombespol Agus Wibowo

Momen di Lapangan Catur Prasetya itu menjadi cerminan bahwa menjadi seorang anggota Polri bukan hanya soal kesiapan fisik yang prima, melainkan juga soal integritas, semangat belajar, dan mentalitas pantang menyerah yang dibangun sejak dini. (*)

Satlantas Polres Pasuruan Berhasil Ungkap Kasus Tabrak Lari di Gempol, Pengemudi Truck Tengki Diamankan

PASURUAN – Unit Laka Lantas Polres Pasuruan berhasil mengungkap kasus kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang terjadi pada Jumat (1/8/2025) sekitar pukul 18.30 WIB di jalan raya Surabaya–Malang, tepatnya di depan Warkop Langit, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda angin dengan sebuah truck tengki yang melarikan diri usai kejadian, mengakibatkan pengendara sepeda angin meninggal dunia di tempat.

Menindaklanjuti laporan warga, tim UKL dipimpin oleh KBO Lantas IPDA Hendik Arianto, bersama Kanit Gakkum IPDA Aries Setiyandono dan anggota Regu 2 segera melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi serta rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dari hasil penyelidikan, petugas menemukan ciri khas kendaraan pelaku berupa stiker bertuliskan di kaca depan atas truck tengki berwarna merah.

Pengejaran intensif pun dilakukan. Berdasarkan informasi dari keluarga korban, kendaraan sempat dipindahkan ke daerah Prigen. Setelah dilakukan penelusuran, akhirnya diketahui bahwa kendaraan tersebut milik Sdr. Firza, warga Pasegan Petungasri, Kecamatan Pandaan.

Pukul 21.50 WIB, petugas mendapat informasi bahwa pengemudi truk, Rizal Ferdiyansyah, berada di sekitar Prigen. Meski sempat berpindah lokasi, akhirnya Rizal menyerahkan diri dan diantar oleh pemilik kendaraan ke Mapolres Pasuruan pada pukul 01.25 WIB.

Dalam giat tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa truck tengki Toyota Dyna Nopol N-8048-TM, serta melakukan pemeriksaan awal terhadap pengemudi. Proses penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan guna mendalami unsur pidana dalam kasus kecelakaan tersebut.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan membenarkan keberhasilan penanganan kasus ini. “Kami akan menindak tegas setiap pelaku tabrak lari. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa tidak ada tempat bagi pelanggar hukum untuk bersembunyi. Aparat akan terus bekerja profesional untuk memberikan rasa keadilan kepada masyarakat,” tegas Kapolres.

Sharing Motivasi dengan Calon Paskibraka, Forkopimda dan BPIP Tekankan Kedisiplinan dan Kekuatan Mental

KANIGARAN,
Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Probolinggo Tahun 2025 mendapatkan suntikan semangat dan inspirasi dari jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), dalam acara Sharing Motivasi yang digelar di Kota Probolinggo, Jumat (1/8).

Acara tersebut dihadiri Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Dandim 0820 Letkol Arm. Iwan Hermaya, Ketua DPRD Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani, Perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri, Kapolres Kota Probolinggo yang diwakili Kabag Ops Kompol Dwi Cahyo, serta Sekretaris Daerah drg. Ninik Ira Wibawati yang juga bertindak sebagai moderator. Sementara itu, dari BPIP ada Eko Budianto yang memberikan pemahaman kebangsaan dan karakter kepada para capaska.

Dalam arahannya, Wali Kota Aminuddin menekankan pentingnya mental dan karakter kuat bagi calon paskibraka. Ia menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif dan bebas dari intervensi. “Yang terpilih adalah yang benar-benar berbakat, memiliki jiwa dan mental kuat untuk mengibarkan bendera Merah Putih. Ini adalah momen langka dan luar biasa,” ujar Aminuddin.

Dokter Amin – sapaannya, juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan dalam latihan selama dua minggu ke depan secara berkesinambungan, agar saat pelaksanaan tidak ada kesalahan. Wali kota membagikan kisahnya saat menjadi Paskibraka tingkat provinsi, serta peran organisasi dan prestasi yang menjadi bekal penting dalam hidupnya. “Merubah sikap itu kunci. Dua minggu ini sangat penting untuk membentuk karakter kalian,” tuturnya.

Ketua DPRD Kota Probolinggo membuka sesi motivasi dengan membagikan pengalamannya sebaga anggota Paskibraka Kota Probolinggo sekaligus pembawa obor PON pada tahun 1992.

“Tidak ada hal yang biasa di dunia ini. Semuanya luar biasa. Kalian adalah orang-orang terpilih dari ribuan pelajar. Jalani dengan penuh tanggung jawab dan kebanggaan, kedisiplinan yang sudah kalian terima disini saya harap bawa sampai kapanpun, tekankan ke anggota keluarga lainnya, karena disiplin itu bisa merubah hidup dalam meraih kesuksesan,” pesannya.

Sekda drg. Ninik Ira Wibawati menambahkan pentingnya juga menjaga nilai akademik. Ia juga membagikan pengalamannya saat menjalani fellowship di Australia.

Dandim 0820 Letkol Arm. Iwan Hermaya memberikan pesan yang menyentuh tentang perjuangan hidupnya sejak kecil hingga lolos menjadi anggota militer. Ia menekankan pentingnya ketekunan, disiplin, dan doa orang tua sebagai kekuatan utama.

“Tugas kalian mengibarkan bendera adalah kehormatan. Jangan pernah menyerah, orang tidak pernah tahu perjuangan kalian sehingga bisa terpilih seperti sekarang ini,” katanya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Kota Probolinggo Kompol Dwi Cahyo juga membagikan kisah semangat dan ketekunan yang ia wariskan kepada anaknya yang pernah menjadi pembawa baki bendera merah putih di tahun 2019. Ia mendorong para capaska untuk terus berlatih dan menjaga semangat juang.

Perwakilan Kejaksaan Negeri turut memotivasi dengan kisah perjuangannya menembus seleksi kejaksaan. Ia menekankan pentingnya keikhlasan, pengabdian, dan doa kepada orang tua. “Beberapa orang mungkin menanti kegagalanmu. Tapi tetap semangat dan buat mereka menunggu selamanya,” ujarnya.

Acara ini ditutup dengan pesan dari pelatih Paskibraka yang mengingatkan para capaska untuk tidak lengah dengan pujian. “Tetap fokus, jangan lalai hanya karena dipuji, ” ucapnya.

Para calon paskibraka yang hadir mengikuti kegiatan dengan antusias. Diharapkan dengan motivasi ini, mereka tidak hanya siap secara fisik tetapi juga mental dan ideologis untuk menyukseskan tugas mulia di peringatan HUT RI ke-80, sebagai bagian dari upaya menuju Indonesia Emas 2045.(Ali)

PT. MPG Salurkan Bantuan  19 Unit Tandon Air untuk Sapras Penanganan Karhutla di Desa Pemdreh

BARITO UTARA- PT. Multi Persada Gatramegah, sebuah Perusahaan besar yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit dan Pabrik Pengelolaan Kelapa Sawit (PKS) di Kabupaten Barito Utara, tak henti memberikan kontribusi untuk desa yang berada sekitar wilayah operasionalnya.

Belum lama ini,  PT. Multipersada Gatramegah menyalurkan membantuan 19 unit tandon air untuk sarana dan prasarana (Sapras) penanganan karhutla di desa Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah.

Bantuan tersebut langsung diserahkan oleh Humas PT. Multipersada Gatramegah, Etna Adriana kepada kepala desa Pendreh, Ating J. pada, Juma’at (25/7/ 2025) bulan lalu.

Kepala desa Pendreh Ating J mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada PT. Multipersada Gatramegah yang tak henti membantu segenap desa Pendreh. 

“Disaat musim kemarau tiba kami sangat membutuhkan suplai air untuk antisipasi karhutla. Dan kami sangat berterima kasih kepada PT. Multipersada Gatramegah yang telah membantu sarana dan prasarana kami di desa kami,” ungkap Ating J di desa Pendreh

Pimpinan PT. Multipersada Gatramegah, Andiko menyampaikan bahwa isu Karhutla menjadi perhatian serius bagi perusahaan.

“Kami menaruh perhatian  terhadap isu Karhutla oleh karenanya kami bersama-  sama dengan masyarakat berkolaborasi, untuk mencegah terjadinya karhutla dan berkomitmen dengan menandatangani MoU Masyarakat Bebas Api (MBA). Dengan adanya bantuan 19 unit tandon atau tempat penampungan air ini,  kami berharap dapat memudahkan penanganan Karhutla,” ujar Andhiko, Juma’at (1/8/2025) kemarin siang.   (SS)

Pengacara Achmad Gunawan,S.H.,M.H. Memohon Kebijakan KDM dan Menpan RB Terkait Calon ASN Kota Cimahi Yang Terhambat

Cimahi,Jum’at(01/08/2025)
Bertempat di alun-alun Kota Cimahi,Achmad Gunawan,S.H.,M.H. atau lebih akrab disapa Haji Agun didampingi dua orang Calon ASN yang meminta bantuannya untuk menyelesaikan masalah yang dialaminya memberikan Keterangan.


H.Achmad Gunawan mengungkapkan Bahwa dirinya akan selalu membela orang-orang yang sekiranya harus dibela,khusus terkait masalah yang dialami calon ASN yang terganjal aturan padahal sudah ditempatkan di beberapa instansi,


” Assallamuallaikum We Wb.,Hari ini saya masuk ke wilayah yang saya dampingi disini ada dua orang,yakni atas nama Jatnika Eka Pratama dan Citra Destiani Ningrum,Kedua orang ini sudah lulus dan sudah ditempatkan di SMP 15 Cimahi dan di Puskesmas Cimahi Tengah,kukus dari daftar P3K.Namun dalam pemberkasan mereka dinyatakan tidak lulus,Namun saya tidak menyalahkan Walikota Cimahi,saya tidak menyalahkan BKPSDM Cimahi,juga saya tidak menyalahkan Pak Sekwan DPRD Kota Cimahi,Karena sudah bekerja optimal dan normatif,karena keterbatasan kewenangannya walaupun saya sudah menyampaikan sebuah legal opiniont tentang Diskresi seorang Walikota dan meminta rekomendasi dari Pak Sekwan DPRD bahwa mereka memang benar kerja disitu saat itu selama 3 tahun 8 Bulan dan ada tiga orang yang hari ini tidak bisa hadir namun perkaranya sama,”Ungkap Haji Achmad Gunawan.

Kemudian Achmad Gunawan Menambahkan,
“Tinggal Masalah satu Data lagi untuk masalah nomor NIP yang dibutuhkan,namun terhambat oleh pekerjaan Pak Sekwan DPRD yang sudah Normatif menurut Pak Sekwan DPRD,Dimana ada selembar kertas yang disampaikan ke BKPSDM yang menuliskan Bahwa mereka sudah tidak diteruskan kerjanya,Itulah yang membuat mereka terhenti harapannya Karena keterangan tidak diteruskan kerjanya.
Menurut pandangan hukum saya,Pak Sekwan sudah benar memang tidak diteruskan atau normatif daripada harus mengambil resiko dan Pak Walikota sudah benar karena sudah memerintahkan BKPSDM dan kami sudah mendatangi BKPSDM dan sudah saya sampaikan.Namu saya memohon kepada Bapak Gubernur,Bapak Dedi Mulyadi Jawabarat untuk menanggapi kondisi ini karena mereka punya hak dan bekerja sudah cukup lama hanya masalah kebijakan itu,Pak Walikota itu diluar kewenangannya dan tidak mampu melebihi kewenangannya,karena resikonya tinggi juga,namun persoalannya kasihan mereka.
Tolong Bapak Gubernur, Bantulah warga Masyarakat Kota Cimahi dengan Kondisi seperti ini juga Bapak Menteri PAN RB di Jakarta dengan Kondisi seperti ini,mereka sudah bermimpi bekerja menjadi ASN namun tiba-tiba terpatahkan dengan Kondisi Seperti itu.


Sekali lagi saya mohon,Saya Advokat di Cimahi hanya ingin mengabdi kepada warga Cimahi seperti ini,bagaimana hanya kebesaran hati Pak Gubernur,Kebesaran Hati Pak Menteri PAN RB,Karena Pemerintah Kota Cimahi Sudah Benar Melakukan Itu dan tidak Salah,Terimakasih Wassalamu’alaikum Wr.Wb.”Tambah Achmad Gunawan.

Sementara ditempat yang sama Dua orang Calon ASN yang merasa terganjal aturan ditengah pemberkasan,Jatnika Eka Pratama dan Citra Destiani Ningrum,menerangkan masalah yang dialaminya.
” Saya Jatnika Eka Pratama,Saya Calon P3K tahap 2 dari pendaftaran tahun 2024.Saya akan menceritakan kronologis kenapa saya bisa terjegal proses saya untuk menjadi P3K tidak seperti yang lain,Menurut saya ini kurang adil karena harusnya bisa dibantu.Saya menjadi Tenaga Harian Lepas(THL) tahun 2024 dan terus menerus selama 2 tahun,bahkan saya lebih lama karena saya bekerja dari tahun 2021,Nah syaratnya hanya 2 tahun bekerja secara terus menerus di Instansi yang sama saat mendaftar,sesuai syarat dan ketentuan di pendaftaran dan saya sudah memenuhi syarat.Menurut aturan awal bahwa yang 2 tahun itu saya sudah memenuhi dan administrasi pun lolos dan Alhamdulillah sudah sampai ke penempatan,namun ditengah pemberkasan ini menurut saya kita hanya melengkapi administrasi yang pertama tapi,malah keluar syarat yang baru bukan kelengkapan pendaftaran karena saya sudah sangat lengkap sesuai saya mendaftar di tahun 2024,”terang Jatnika.

Senada dengan Jatnika,Citra Destiani Ningrum menambahkan,
“Saya disini merasa terhambat dalam pemberkasan karena ada pembaharuan untuk pengisian daftar riwayat hidup yang harusnya mengisi itu tanpa tahu sebelumnya,ternyata setelah kita lolos ada persyaratan baru yang diantaranya harus melampirkan keterangan aktif bekerja sampai saat ini 2025,sedangkan pengangkatan P3K itu tahun anggaran 2024,Akhirnya kita tidak bisa melampirkan SKAB,SKB sampai saat ini karena kita cuma bisa melampirkan faktanya sampai 31 Desember 2024.Saya berharap ada toleransi atau membantu kita untuk terus melanjutkan mimpi ini,Karena kalau untuk pemberkasan kita sudah sangat lengkap dan memenuhi syarat bahkan sampai Faktanya 2024 dan bahwa di Judul saja sudah sangat jelas bahwa pengangkatan P3K tahap 2 ini tahun anggarannya juga 2024,namun hanya karena kita tidak bisa melampirkan surat keterangan kerja terus menerus sampai saat ini membuat impian kami Buyar untuk menjadi ASN P3K.”Pungkas Citra Destiani Ningrum dengan rona muka menahan kesedihan.

Achmad Syafei

Tasyakuran Pemuda Genengan Desa Sanankulon dan Peringatan HUT RI ke-802025.

0

Gempur News Blitar- tanggal 1 Agustus 2025 Dalam rangka menyambut dan memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, serta sebagai bentuk tasyakuran pemuda Genengan, warga Dusun Genengan, Desa Sanankulon, menggelar acara hiburan dan kegiatan budaya yang berlangsung pada malam hari dengan lancar dan tertib.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Sanankulon Bapak Eko Triono, S.Sos., MAP, serta jajaran aparat keamanan seperti Babinkamtibmas, Babinsa, dan Kapolsek setempat. Sebelum acara dimulai, perwakilan dari panitia pemuda, Bapak Sunoto, menyampaikan bahwa kekompakan dan persatuan pemuda Genengan sangat luar biasa. Hal ini terbukti dari keberhasilan menyelenggarakan pertunjukan seni jaranan sebelumnya dengan situasi yang aman dan kondusif, berkat dukungan penuh dari aparat keamanan seperti Polsek dan Koramil.kapolres Blitar

Setelah acara hiburan selesai, dilanjutkan dengan sesi tasyakuran dan puji syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

Perwakilan pemuda lainnya, Bapak Subeki, turut memberikan sambutan. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa pada tanggal 26 Juli 2025, pemuda Genengan telah sukses menggelar pertunjukan jaranan. Dana yang digunakan dalam kegiatan tersebut berasal dari berbagai sumber, dana.
Donatur pemuda: Rp 17.250.000,-
Sumbangan warga: Rp 2.500.000,
Total pemasukan: Rp 19.750.000,-
Pemasukan dari parkir: Rp 16.880.000,-
Pengeluaran: Rp 4.800.000,-
Sisa dana awal: Rp 12.080.000,-
Tambahan donatur: Rp 1.000.000,-
Total sisa dana keseluruhan: Rp 13.080.000,-
Beliau mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga dan pihak yang telah membantu, baik secara materiil maupun tenaga, sehingga acara malam tasyakuran ini bisa terlaksana dengan baik.

Selain itu, disampaikan pula bahwa pemuda menyelenggarakan hiburan elektron musik malam ini sebagai bagian dari perayaan dan bentuk rasa syukur. Diharapkan kegiatan ini dapat berlangsung sukses, aman, nyaman, dan menghibur seluruh masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sanankulon, Bapak Eko Triono, S.Sos., MAP, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan positif yang dilakukan pemuda. Ia juga menginformasikan bahwa Pemerintah Desa Sanankulon dalam waktu dekat akan mengadakan perekrutan perangkat desa, dengan batas usia pendaftar antara 20 hingga 42 tahun. Ulasanya

Acara tasyakuran malam itu ditutup dengan doa bersama dan suasana kebersamaan yang hangat antarwarga, pemuda, serta para tamu undangan dan warga sekitarnya.. tutupnya (fd,sdr)

PSIL Lumajang maju ke semifinal usai taklukan Psss Situbondo lewat Adu pinalti.

Lumajang, Gempur News.

—Kesebelasan PSIL Lumajang U-17 maju ke Semifinal Piala Suratin U-17 Zona Jatim setelah dalam babak perempatfinal ( 8 besar) taklukan Psss Situbondo lewat Adu pinalti ( 5 : 3) di stadion Brantas Kota Batu Jum,at ( 01/08/2025).

Penjaga gawang PSIL Lumajang Marsvello Reiyu tampil gemilang dengan berhasil menggagalkan dua penendang pinalti PSSS Situbondo, adu tendangan pinalti dilakukan setelah dalam 2 x 45 menit kedua tim bermain imbang 1- 1 , sehingga pertandingan dilanjutkan dengan adu tendangan pinalti.
Dalam adu tendangan pinalti ini PSIL Lumajang berhasil mulus empat algojo yang ditunjuk pelatih Ahmad Fatoni semuanya berhasil menjebol gawang PSSS Situbondo, sedangkan PSSS Situbondo hanya dua penendang yang berhasil menaklukkan kiper PSIL yaitu penendang pertama dan penendang ke empat, sebenarnya masih ada masing-masing satu penendang pinalti lagi tapi karena selisih 2 gol maka adu pinalti di akhiri dengan kedudukan Ahir 4 : 2; untuk PSIL Lumajang.
sehingga mengantarkan PSIL Lumajang maju ke babak semifinal piala suratin U-17 Zona Jatim.

Ketua PSIL Lumajang Bambang Herikartono yang dihubungi via WhatsApp mengatakan sangat bersyukur karena kita lebih beruntung bisa menang padahal kita tertinggal sejak menit ke 25 dan menjelang akhir babak ke 2 kita baru bisa menyamakan kedudukan, selanjutnya Bambang mengucapkan terimakasih kepada seluruh anak-anak PSIL Lumajang dan kepada Tim pelatih, manager Tim PSIL pak Syamsul Arifin yang dengan penuh semangat mendukung anak anak, dan kepada penjaga gawang Marsvello Reiyu yang tampil gemilang dan menjadi kunci kemenangan PSIL,saya sangat berterima kasih banyak karena berkat kehebatan nya bisa menahan 2 tendangan pemain PSSS sehingga membuat PSIL menang.( Joe/BB).

Empat Hari Lagi Realisasi Penyaluran Logistik PSU Pilkada Barito Utara 

BARITO UTARA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelarkan Rapat Koordinasi penyaluran logistik Pemungutan Suara Ulang, (PSU) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)  2024 Barito Utara tahun 2024 tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor. 313/PHPU. BUP.XXIII 2025.

Persiapan penyaluran logistik ini, dilakukan secara bertahap dan sesuai prosedur, dengan mekanisme swakelola mulai dari tingkat kecamatan hingga ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Seperti yang disampaikan Ketua KPU Barito Utara, Siska Dewi Lestari, SH dalam Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan distribusi Logistik PSU, Jumat (1/8/2025), dihadiri Asisten Sekda Bidang Pemerintahan Eveready Noor, SE unsur Forkopimda, Ketua Bawaslu, para camat se- Barito Utara, serta undangan lainnya, di RPP KPU Barito Utara.

Siska Dewi Lestari, sebagai Ketua KPU Barito Utara, bahwa secara ketentuan, kotak suara sudah harus berada di TPS paling lambat H-1 sebelum hari pemungutan suara. Namun, terdapat fleksibilitas teknis pada beberapa desa yang berlokasi dekat dengan TPS, sehingga kotak suara dapat dikirim pada hari pemungutan karena dinilai lebih aman dan efisien,” kata Ketua KPU.

“Dikatakannya, distribusi logistik. Mekanisme menggunakan swakelola, dikelola oleh badan advokasi mulai dari tingkat Kecamatan hingga desa dan Kelurahan, lalu ke TPS. Untuk keamanan, kotak suara bisa diinapkan di kantor desa jika terdapat beberapa TPS di satu desa, baru besoknya disalurkan. 

Untuk pendistribusian tahap pertama pada 4 Agustus 2025, logistik akan dikirim ke tujuh kecamatan yaitu Gunung Purei, Teweh Timur, Lahei, Gunung Timang, Montallat, Teweh Baru, dan Teweh Selatan,” ujar Siska. 

Dalam pengungkapan Ketua KPU Barito Utara, Khusus Kecamatan Montallat, pengiriman dilakukan melalui pelabuhan Masjid Jami dengan moda transportasi air seperti jungkung atau bondes, dan selanjutnya ke desa- desa masing- masing.

“Setiap kotak suara akan dikirim sesuai TPS- nya. Biasanya diinapkan dulu di kantor desa atau sekretariat PPS, lalu pada tanggal 5 Agustus mulai disalurkan ke TPS oleh PPS,” tambah Siska.

Sementara itu, dua kecamatan lainnya yakni Lahei Barat dan Teweh Tengah dijadwalkan menerima logistik dari gudang KPU pada 5 Agustus 2025. Kecamatan Lahei Barat akan menyalurkan logistik melalui jalur sungai ke desa- desa, sedangkan Kecamatan Teweh Tengah yang berada di pusat ibu kota kabupaten dinilai lebih siap secara infrastruktur.

Rencananya, pelepasan logistik secara resmi dari kantor KPU akan dilakukan pada 4 Agustus 2025 sekitar pukul 10.00 WIB setelah pelaksanaan apel,” jelas Siska Dewi Lestari.  (SS)