Home Blog Page 344

Satlantas Pasuruan Evakuasi Cepat Kecelakaan Pick-up di Bangil

PASURUAN – Satlantas Polres Pasuruan bergerak cepat mengevakuasi kendaraan pick-up bermuatan kardus yang mengalami kecelakaan di Simpang Empat Gudang Garam, Bangil, Jumat pagi, (1/8/25).

Peristiwa itu sempat menyebabkan kemacetan panjang pada jam sibuk kerja. Pick-up mengalami gangguan akibat kelebihan muatan hingga tidak bisa melaju.

Anggota Satlantas yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Derie, segera tiba di lokasi dibantu warga menurunkan muatan secara manual dan memindahkan kendaraan ke tempat yang aman.

“Penanganan cepat sangat diperlukan, apalagi di jam padat seperti ini. Keselamatan dan kelancaran lalu lintas adalah prioritas kami,” ujar AKP Derie di lokasi kejadian.

Setelah evakuasi dilakukan, arus lalu lintas kembali normal dalam waktu kurang dari 30 menit. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Iriawan, menyampaikan apresiasinya kepada petugas dan masyarakat. “Kami bangga atas respons cepat dari anggota Satlantas serta bantuan warga. Ini bentuk kolaborasi nyata demi menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan,” ujarnya.

Warga sekitar juga memberikan tanggapan positif. “Biasanya kalau ada kecelakaan macetnya lama. Tapi ini cepat ditangani. Salut untuk Satlantas dan terima kasih juga buat warga yang ikut membantu,” ungkap Ahmad (37), warga Bangil.

Satlantas Polres Pasuruan mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkut, untuk tidak membawa muatan berlebih demi mencegah insiden serupa di masa mendatang.(Qomar)

Peran Pemuda Pancasila Dalam Memperkuat Persatuan Dan Kesatuan Di Tengah Perbedaan : MPC & PAC se-Kabupaten Pemalang Bagikan 500 Nasi Kotak di Jumat Berkah

Gempurnews |Pemalang – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) bersama seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Pemalang kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui kegiatan Jumat Berkah. Kali ini, aksi berbagi digelar di kawasan Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Mulyoharjo, Pemalang, Jumat (1/8/2025).

Sebanyak 500 nasi kotak dibagikan secara gratis kepada masyarakat,mulai dari tukang becak,pekerja harian, pedagang kecil, hingga warga yang melintas di lokasi. Suasana penuh keakraban terlihat saat para anggota MPC dan PAC berbaur langsung dengan warga penerima manfaat.

Ketua MPC Pemalang H.Aris Ismail,A.md. menegaskan, kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian organisasi kepada masyarakat.

“Kami ingin berbagi rezeki sekaligus mempererat silaturahmi. Kegiatan ini akan terus kami lakukan secara rutin sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, ujarnya.

Aksi Jumat Berkah ini bukan sekadar membagikan makanan, namun juga menebar rasa kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat Pemalang. Senyum tulus para penerima menjadi bukti bahwa sedikit kebaikan mampu membawa kebahagiaan besar.

(yn26)

Pemkab Bondowoso Bersama Baznas Jatim Luncurkan Kampung Zakat Ternak Domba

Bondowoso,Gempur News– Program pemberdayaan ekonomi masyarakat kembali digulirkan di Kabupaten Bondowoso. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Bondowoso bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur meluncurkan Kampung Zakat Ternak Domba yang berlokasi di Desa Bendoarum, Kecamatan Wonosari, Kamis (31/7/2025).

Peresmian program tersebut dilakukan dengan peninjauan langsung ke kandang domba milik kelompok penerima manfaat di Dusun Krajan Utara, Desa Bendoarum. Program ini menjadi bagian dari inisiatif penguatan ekonomi berbasis zakat yang melibatkan sinergi antara Baznas Provinsi dan Baznas Kabupaten Bondowoso.

Program ini merupakan kolaborasi antara Baznas Provinsi dan Baznas Kabupaten Bondowoso sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis zakat.

Bantuan ternak disalurkan kepada dua kelompok masyarakat, yakni Kelompok Jaya Bersama dari Desa Bendoarum, Kecamatan Wonosari, serta Kelompok Lumbung Berdaya dari Desa Curahpoh, Kecamatan Curahdami.

Sekretaris Daerah Bondowoso, Fathur Rozi, dalam sambutannya mengingatkan pentingnya merawat bantuan yang telah diberikan, bukan untuk diperjualbelikan.

Ia menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan sebagai langkah nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan.

“Ini bisa menjadi salah satu cara pemberdayaan masyarakat. Nanti bisa mengentaskan kemiskinan,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II Baznas Provinsi Jawa Timur, KH Ahsanul Haq, mengungkapkan bahwa total bantuan yang digelontorkan senilai Rp 75 juta untuk pengadaan 55 ekor kambing.

” Selain itu, Baznas juga menyalurkan bantuan untuk bedah lima rumah tidak layak huni (RTLH) dengan anggaran masing-masing Rp 20 juta, pemberian 10 rombong usaha, serta program pendidikan satu keluarga satu sarjana.

“Karena memang kita Baznas Provinsi menunggu usulan dari masing-masing kabupaten-kota. Termasuk Bondowoso,” ungkapnya.

Ahsanul Haq menambahkan bahwa pihaknya akan rutin melakukan monitoring dan evaluasi setiap empat bulan sekali untuk memastikan keberlangsungan program.

Ketua Baznas Bondowoso, KH Ahmadi menjelaskan, masing-masing penerima bantuan ternak akan mendapatkan lima ekor kambing.

Hewan-hewan tersebut kemudian dikelola secara kolektif di kandang kelompok yang dibangun dari dana Baznas, terletak di belakang rumah penerima. “Untuk rumah di lima titik ya,” jelasnya.

Ia memastikan proses pemantauan akan dilakukan secara intensif setiap bulan oleh tim Baznas Bondowoso. Jadi sangat ketat sekali memang dari Baznas,” pungkasnya. **

Saksikan Etape Terakhir Tour De Banyuwangi Ijen, Menko Zulhas: Tidak Hanya Kebanggan Banyuwangi Tapi Juga Indonesia

Banyuwangi – Gempurnews.com Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan turut menyaksikan etape terakhir Tour De Banyuwangi Ijen yang finish di area Gunung Ijen, Kamis (31/7/2025). Menko menyebut TDBI merupakan event kebanggaan tidak hanya bagi Banyuwangi namun juga Indonesia.

“Event ini tidak hanya kebanggaan bagi Banyuwangi dan Jawa Timur, tapi juga bagi Indonesia,” kata Mentri yang akrab disapa Zulhas tersebut.

Zulhas mengatakan Banyuwangi bisa menciptakan kebanggaan bagi Indonesia meski dari daerah yang jauh dari ibu kota. Ini tidak lepas dari kepemimpinan di daerah yang memang ingin maju.

“Ternyata kebanggaan itu bisa datang dari desa, bisa datang dari kecamatan, bisa datang dari kabupaten. Namun syaratnya punya pemerintah yang leadershipnya bagus,” kata Zulhas.

Zulhas mengatakan Banyuwangi menjadi contoh daerah yang mampu maju secara mandiri. Yakni dengan menciptakan berbagai event kreatif untuk mempromosikan daerahnya. Salah satunya dengan memanfaatkan potensi alam yang dimilikinya tanpa mengubah kondisi alaminya dengan menggelar event seperti TDBI.

“Banyak daerah yang juga punya alam yang indah dan asri tapi rusak oleh kepentingan jangka pendek, tidak bisa dikelola dengan baik,” ujarnya.

“Banyuwangi bisa memanfaatkan alamnya dengan baik. Buat saya Banyuwangi kabupaten terbaik, harus menjadi contoh bagi daerah daerah lainnya,” imbuh Zulhas.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan terima kasih atas kehadiran Menko Zulhas dan dukungan yang diberikan pemerintah pusat kepada Banyuwangi.

Event Tour De Banyuwangi Ijen sendiri telah digelar untuk kesepuluh kalinya oleh daerah sebagai komitmen untuk mempromosikan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

“Banyuwangi akan terus bergerak demi kemajuan bersama,” pungkasnya. (*/Biro)

Longsor Tutup Akses Jalan di Lumajang, Kapolres: Upaya Evakuasi Berhasil Pulihkan Lalu Lintas

Lumajang— Akses jalan nasional di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, kembali terganggu akibat longsor yang terjadi pada Kamis pagi, 31 Juli 2025, di jalur piket Nol Kilometer 56 dan 57, Desa Sumberwuluh.

Material longsor berupa batu, tanah, dan pohon tumbang menutupi seluruh ruas jalan, menyebabkan kemacetan total dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Menurut keterangan Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, yang disampaikan melalui Kasubsi Pdim Sihumas Ipda Untoro, longsor terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Segera setelah mendapat laporan, petugas BPBD Kabupaten Lumajang dan aparat kepolisian setempat melakukan tindakan cepat untuk membersihkan material longsor.

“Tim BPBD Lumajang dikerahkan dengan menggunakan dua unit alat berat untuk membersihkan sisa-sisa longsoran di jalan raya. Proses evakuasi berjalan cukup cepat, dan pada pukul 11.20 WIB, akses jalan sudah bisa dilalui kembali,” ujar AKBP Alex Sandy Siregar.

Untuk memastikan keselamatan pengguna jalan, petugas Polsek Candipuro bersama Satlantas Polres Lumajang sempat melakukan penutupan sementara di beberapa titik jalur yang terdampak longsor.

Selain itu, pihak kepolisian juga memasang banner pemberitahuan di depan Mapolsek Candipuro serta sepanjang jalan menuju Dusun Kamar Kajang hingga Desa Supitirang, Kecamatan Pronojiwo, untuk mengingatkan pengendara agar berhati-hati saat melintas di jalur tersebut.

“Meskipun jalur sudah bisa dilalui, kami tetap mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada, mengingat kondisi cuaca yang masih rawan menyebabkan longsor susulan. Kami juga menghimbau agar pengguna jalan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama,” tambah Ipda Untoro.

Berkat kerja cepat dari petugas, arus lalu lintas di kawasan tersebut mulai kembali normal, namun pihak kepolisian tetap berjaga untuk mengantisipasi terjadinya kejadian serupa.

“Masyarakat diharapkan tetap mengikuti petunjuk dan memprioritaskan keselamatan saat melintas di wilayah tersebut,” pungkasnya

Subuh Berjamaah, Polres Nganjuk Gandeng Masyarakat Perkuat Kamtibmas Sukomoro

0

NGANJUK – Sebagai upaya strategis memelihara keamanan dan ketertiban wilayah, Polres Nganjuk Polda Jatim melaksanakan kegiatan Sholat Subuh berjamaah bersama masyarakat di Masjid Baiturrohman, Kelurahan/Kecamatan Sukomoro, Kamis (31/7/2025).

Kegiatan ini menjadi sarana menjalin kedekatan Polri dengan masyarakat serta membangun komunikasi yang sehat dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Sukomoro Polres Nganjuk.

Wakapolres Nganjuk Kompol Andria Diana Putra, S.E., M.H., yang mewakili Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa Safari Subuh merupakan bagian dari ikhtiar Polri dalam mengajak masyarakat memperkuat nilai-nilai keimanan sekaligus mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat dan Subuh berjamaah ini menjadi momen untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung sekaligus menyerap aspirasi warga,” ujar Kompol Andria.

Dengan hadirnya jajaran Polres Nganjuk dan Polsek Sukomoro, kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif, khususnya penyalahgunaan narkoba dan penggunaan media sosial yang tidak bijak.

Contoh nyata disampaikan langsung oleh Wakapolres Nganjuk di hadapan jamaah, dengan mengajak orang tua lebih peduli pada aktivitas anak-anaknya, serta memberikan imbauan untuk tidak menyalahgunakan layanan Lapor Kapolres Nganjuk di nomor 0811-5111-0110.

Sementara itu, Kyai Afandi selaku Ketua MWC NU Sukomoro sekaligus imam Salat Subuh, mengapresiasi keterlibatan Polri dalam kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.

Menurutnya, kehadiran Polisi di masjid adalah bentuk nyata dari sinergi menjaga kedamaian lingkungan.

“Kebersamaan seperti ini patut dirutinkan. Tidak hanya untuk memperkuat ibadah, tapi juga mempererat ukhuwah antara aparat dan umat,” ujar Kyai Afandi.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama, pemberian sarana kontak kepada Takmir Masjid, serta ramah tamah bersama jamaah sebagai wujud kebersamaan dalam menjaga wilayah Sukomoro tetap aman dan religius.(*)

Polres Madiun Kota Kawal Ketat Pengesahan Warga Perguruan Silat Untuk Keamanan

0

KOTA MADIUN – Polres Madiun Kota Polda Jatim melaksanakan pengamanan intensif dengan menerjunkan 188 personel dalam kegiatan pengesahan warga baru Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKS PI) Kera Sakti yang digelar pada Kamis, 31 Juli 2025.

Pengamanan dilakukan untuk memastikan acara berlangsung tertib, aman, dan kondusif di wilayah hukum Polres Kota Madiun Polda Jatim.

Rangkaian kegiatan pengesahan ini mendapat atensi khusus dari jajaran kepolisian mengingat tingginya animo peserta dan potensi kerawanan yang dapat terjadi, terutama dalam hal konvoi, benturan antar kelompok, hingga gangguan ketertiban umum.

Oleh karena itu, Polres Madiun Kota Polda Jatim menerjunkan personel dari berbagai satuan untuk melakukan patroli, penjagaan di titik-titik strategis, serta pengawalan peserta dari dan menuju lokasi kegiatan.

Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K. menegaskan bahwa pihaknya siap mengamankan setiap kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan perguruan silat, selama berjalan sesuai aturan dan menjaga ketertiban.

“Kami mendukung kegiatan pengesahan ini selama berlangsung secara tertib dan damai,” ungkapnya, Kamis (31/7).

AKBP Wiwin menegaskan, pengamanan dilakukan untuk menjamin keamanan semua pihak, baik peserta, panitia, maupun masyarakat umum.

“Kami juga mengimbau agar seluruh peserta menaati aturan lalu lintas dan tidak melakukan aksi yang dapat meresahkan warga,” ujar Kapolres Madiun Kota.

Ia juga menambahkan bahwa pihak kepolisian terus bersinergi dengan tokoh perguruan, tokoh masyarakat, dan aparat kewilayahan agar kegiatan berjalan lancar tanpa insiden yang tidak diinginkan.

Dengan langkah preventif yang dilakukan, Polres Madiun Kota Polda Jatim berharap kegiatan pengesahan IKS PI Kera Sakti tahun ini dapat menjadi contoh pelaksanaan acara silat yang aman, tertib, dan bermartabat.(*)

Siapkan Buffer Zone, Ditlantas Polda Jatim Urai Kepadatan Jalur Situbondo – Ketapang Banyuwangi

SURABAYA – Dampak kurangnya Kapal Motor Penumpang (KMP) penyeberangan Selat Bali yang dioperasikan, arus lalu lintas arah Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menuju Surabaya dan sebaliknya lumpuh.

Antrean penyeberangan mengular hingga ke jalur nasional Situbondo-Banyuwangi, karena keterbatasan armada penyeberangan ASDP yang masih asesmen pasca kejadian KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam beberapa hari yang lalu.

Menyikapi hal itu, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur turun tangan dalam pengamanan arus kepadatan termasuk upaya penguraian.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) pada Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Pol Iwan Saktiadi mengatakan pasca kejadian tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, Rabu (03/07) pihak ASDP langsung evaluasi dan pemeriksaan ketat kesemua kapal penyeberangan, baik Ketapang-Gilimanuk maupun arah sebaliknya.

“Karena keterlambatan penyeberangan, antrean cukup panjang, kami fokuskan untuk mengurai kendaraan arah Banyuwangi yang berhenti di bahu jalan Raya Situbondo arah Banyuwangi,” jelas Kombes Pol Iwan, (Kamis, 31/7).

Untuk memcegah kemacetan parah, Ditlantas Polda Jatim langsung terjunkan personel tambahan, baik dari jajaran Patroli Jalan Raya (PJR), maupun satlantas Polresta Banyuwangi dan Polres Situbondo.

Selain itu personel Ditlantas Polda Jatim juga didukung Satpol PP dan Dishub Kabupaten Banyuwangi.

“Kami terjunkan anggota ke Banyuwangi selain untuk urai kemacetan, juga melayani masyarakat yang sedang dalam perjalanan yang akan menyeberang Bali,” paparnya.

Untuk cegah resiko laka lantas dampak antrean di bahu jalan, Polda Jatim juga sudah menyiapkan Buffer Zone dibeberapa titik.

“Selain Pos pengamanan, Buffer Zone kita siapkan untuk menampung kendaraan yang menunggu giliran menyeberang,” ujar Kombes Iwan.

Saat disinggung soal penyebab tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, Kombes Pol Iwan menegaskan bukan ranah Ditlantas Polda Jatim.

“Untuk penyidikkan dan penyebab tenggelamnya KMP, bisa ditanyakan kepada yang membidangi, secara teknis bukan kewenangan kami,” pungkasnya. (*)

Polemik Pembangunan Tower BTS Dekat Sekolah: Ancaman Radiasi Mengintai Anak Anak Sekolah

Gempurnews | Pemalang – Polemik pendirian tower Base Transceiver Station (BTS) di dekat SDN 06/04 Bantarbolang Kabupaten Pemalang menjadi pembahasan khusus dalam pertemuan antara pihak Perusahaan, Kepala Desa Bantarbolang, perwakilan tokoh masyarakat setempat dan Camat Bantarbolang yang di gelar di ruang kerja Camat. Kamis (31/7/25).

Dalam pertemuan yang tertutup itu adalah untuk membahas kelanjutan rencana pembangunan tower BTS tersebut yang tidak sesuai dengan tata ruang dan dampak potensial terhadap lingkungan sekolah terutama terkait jarak tower dengan bangunan sekolah.

Teguh Suwito selaku perwakilan dari masyarakat setempat menyatakan pihaknya tetap menolak adanya pembangunan tower BTS tersebut dikarenakan jarak tower dengan bangunan sekolah terlalu dekat.

Teguh Suwito juga menjelaskan bahwa pihak perusahaan dari awal tidak ada koordinasi maupun sosialisasi yang jelas kepada masyarakat dan pihak sekolah sehingga menimbulkan polemik kekhawatiran akan potensi bahaya radiasi, robohnya tower saat cuaca buruk, dan ganguan lingkungan lainnya.

Dalam hal ini sambung Teguh Suwito dalam proses pengambilan keputusan pihak perusahaan tidak melibatkan semua pihak terkait hanya segelintir orang saja, dengan meminta tanda tangan warga yang diiming imingi uang yang kemudian diserahkan ke pihak Balaidesa untuk di setujui. “sambungnya.

Dengan demikian Teguh Suwito berharap Pemerintah dapat segera mengambil tindakan untuk menyelesaikan persoalan ini dan memastikan bahwa hak hak keselamatan dan kesehatan masyarakat dan anak anak sekolah terlindungi. “imbuhnya.

Sementara itu Kepala Desa Bantar bolang (Diah Anggreani) saat ditemui oleh awak media menyatakan “Rencana Pembangunan Tower BTS sementara dihentikan, Kami akan koordinasi dulu dengan Pemerintah dan dinas terkait” ucapnya. 

(yn26)

Lintasi Tanjakan “Neraka” di Etape Pamungkas, TdBI 2025 Bakal Lahirkan Juara Baru

BANYUWANGI – Gempurnews.com. Kompetisi balap sepeda internasional agenda resmi Union Cycliste Internationale (UCI/Federasi Balap Sepeda Dunia), Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) 2025, memasuki Etape Empat, Kamis (31/7/2025).

Di etape pamungkas ini para pembalap akan melalui tanjakan “neraka” yakni Gunung Ijen yang dikenal salah satu tersulit di Asia, dan akan melahirkan juara baru Tour de Banyuwangi Ijen.

Etape terakhir start dari RTH Maron Genteng dan finis di Paltuding, Gunung Ijen dengan menempuh jarak 150 kilometer. Para pembalap dihadapkan pada tiga tanjakan mulai kategori 3 hingga hors categorie (HC).

Baru memasuki KM 43 di Songgon, pembalap disugukan tanjakan pertama (King of Mountain) Pertama dengan kategori 4, dengan jarak lintasan 13,8 kilometer dan ketinggian mencapai 311 meter dengan gradien tanjakan 7 persen.

KOM kedua berada di Kalibendo (KM 132,1) dengan kategori 3, dengan jarak lintasan 121 km berada di ketinggian 555 meter di atas permukaan laut, dengan gradien tanjakan 10 persen.

Tantangan sesungguhnya berada di lintasan “nekara” Jambu-Paltuding Ijen yang merupakan tanjakan hors categorie (HC), dengan jarak 14,4 kilometer hingga ketinggian 1291 meter, dengan gradien 23 persen.

Berdasarkan pengalaman dari 9 penyelenggaraan TdBI sebelumnya, banyak pembalap yang gagal melintasi jalur ini.

Persaingan sengit diprediksi akan terjadi ketika para pembalap berupaya menaklukan jalur yang menguras tenaga, untuk tampil menjadi juara.

Hingga etape ketiga, jersey Polkadot (raja tanjakan) diraih oleh Pembalap Italia, Nicolo Pettiti, dari Swatt Club. Ia sukses menaklukan jalur tanjakan pada dua etape terakhir.

Melihat dua hasil sebelumnya, peluang Nicolo Pettiti untuk keluar sebagai juara memang terbuka. Apalagi didukung klub yang menjadi tim paling solit dalam TdBI 2025 ini dalam tiga etape sebelumnya. Tiga pembalap Swatt Club juga menduduki sepuluh besar klasemen pembelap tercepat dalam tiga etape.

“Etape empat akan menjadi balapan yang sangat, sangat berat. Sudah pasti ini adalah etape paling sulit dari keseluruhan balapan. Etape ini sekaligus menjadi yang paling penting bagi kami untuk mempertahankan dan membawa pulang jersey ini,” kata Pettiti.

Ia mengatakan, tim akan mengarahkan segala upaya untuk tampil maksimal pada etape penentu itu. Kerja sama tim seperti yang berlangsung pada tiga etape sebelumnya akan tetap dipertahankan.

“Kami sudah meraih satu kemenangan etape, dua podium, dan sekarang saya memegang jersey KOM. Semua sudah berjalan cukup baik dan kami berharap bisa jauh lebih baik lagi,” sambungnya.

Namun upaya tersebut jelas tidak akan mudah sebab beberapa pembalap lain yang merupakan “pendaki ulung” punya ambisi yang juga sama besar. Beberapa pembalap yang mencatatkan skor KOM dalam etape-etape sebelumnya antara lain Elliot Cshultz dari Victoire Hiroshima, Benjami Prades Reverte dari VC Fukuoka, dan Thanakhan Chaiyasombat dari Thailand Continental Cycling Team.

Pembalap dari Roojai Insurance Thailand juga harus diwaspadai, apalagi keberadaan pelatih mereka saat ini, Peter Pouly, yang merupakan mantan tiga kali juara umum Tour de Banyuwangi Ijen.

Selain pembalap luar negeri, patut ditunggu juga penampilan-penampilan pembalap tanjakan asal Indonesia.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, para pembalap harus menjaga stamina dan tenaganya untuk menaklukkan tanjakan ekstrem di Ijen.

Selama sepuluh tahun digelar, jalur tersebut menjadi rute paling menantang dan “ditakuti” oleh para pembalap. “Sampai bertemu di titik finish di Ijen,” kata Ipuk. (*/Biro)