Home Blog Page 347

Sukses Selesaikan Sejumlah Perkara Tindak Pidana Polresta Sidoarjo Raih Penghargaan dari Kapolda Jatim

SIDOARJO -:Profesionalitas serta Kerja keras Polresta Sidoarjo dibawah pimpinan Kombes. Pol. Christian Tobing, dalam pelaksanaan tugas mewujudkan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif berhasil mendulang prestasi.

Penghargaan dalam penyelesaian perkara tindak pidana yang dilakukan Polresta Sidoarjo pada semester pertama ini, berhasil meraih peringkat I di jajaran Polda Jawa Timur.

Kemudian sebagai peringkat I Operasi Pekat Semeru tahap kedua, lalu meraih peringkat II pada Operasi Pekat Semeru tahap pertama di 2025.

“Kami akan terus meningkatkan profesionalitas dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam mewujudkan kamtibmas tetap aman dan konduaif,” ungkap Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing.

Apresiasi atas kinerja Polres jajaran di Polda Jawa Timur tersebut, diberikan langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen. Pol. Nanang Avianto pada acara Anev Sitkamtibmas semester I tahun 2025 di Gedung Soebarkah, Pusdik Brimob, Watukosek, Kabupaten Pasuruan, Selasa (29/7/2025).

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim Irjen. Pol. Nanang Avianto menyampaikan apresiasi tinggi terhadap seluruh personel yang telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras dalam menjaga stabilitas keamanan selama semester pertama tahun ini.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh kepala satuan kerja, kepala satuan wilayah, serta seluruh personel Polda Jatim atas dedikasi dan kerja keras dalam pengelolaan kamtibmas yang optimal selama periode Januari hingga Juli 2025,” ujar Kapolda Jatim. (*)

Bupati dan wakil Bupati Karimun, hadiri Konferensi Pers Hasil Operasi Laut.

Karimun,Kepri- Bertempat Di Kantor wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) khusus Kepulauan Riau gelar Konferensi pers hasil operasi patroli laut terpadu 2025, Selasa (29/7/2025).

Sekaligus Bea Cukai resmi menutup Operasi Patroli Laut Terpadu Semester I Tahun 2025, yang Diantaranya Operasi Jaring Sriwijaya dan Jaring Wallacea, dengan Hasil yang memuaskan serta Target di tentukan.

Pada acara tersebut, di hadiri oleh Direktorat Jendral Bea dan Cukai Letnan jenderal TNI (Pur) Djaka budhi utama, beserta Petinggi Bea dan cukai Pusat dan Daerah, Kapolda Kepri dan beserta Jajaran, Panglima Koarmada 1, Danrem 003/WP serta Bupati Karimun beserta wakil dan juga Unsur -unsur Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang ada di Kabupaten Karimun.

Operasi selama ini adalah bentuk dari pengawasan maritim yang dilakukan Bea Cukai dan juga berkat Sinergi dengan Aparat penegak hukum (APH) lainnya, untuk menindak/ mencegah Kerugian negara dari Aksi-Aksi penyeludupan yang di Lakukan Para mafia-mafia Ilegal yang jelas merugikan negara dari sektor pajak.

Dalam sambutan nya, Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama mengungkapkan, operasi ini berhasil menunjukkan efektivitas patroli laut terpadu Bea Cukai sebagai benteng ekonomi negara.

“Adapun Keberhasilan operasi ini menjadi bukti keseriusan dan Bukti serta komitmen Bea Cukai dalam menegakkan hukum dan menjaga kedaulatan ekonomi Indonesia melalui pengawasan maritim yang kuat dan sinergis,” ucapnya.

Secara nasional, hingga Juli 2025, Bea Cukai mencatat 14.657 penindakan dengan nilai barang mencapai Rp4,3 triliun, termasuk 252 penindakan di laut.

Untuk pelaksanaan Operasi Jaring Sriwijaya dan Jaring Wallacea sendiri, yang dimulai sejak 1 Mei hingga 7 Juli 2025, Bea Cukai mengerahkan 43 kapal patroli yang terdiri dari fast patrol boat (FPB) 28 meter, FPB 38 meter, dan 15 speedboat, serta melibatkan 816 personel di lapangan.

Hasilnya, terdapat total 16 penegahan di wilayah barat dan timur terhadap berbagai komoditas ilegal, seperti narkotika, pasir timah, rokok impor ilegal, produk hortikultura, pakaian bekas, senapan angin, dan bahan pokok.

Tiga penindakan besar dalam operasi tersebut pun menjadi sorotan utama, yang pertama penindakan 2 ton sabu di Perairan Kepulauan Riau terhadap MV Sea Dragon Tarawa, hasil kolaborasi Bea Cukai, BNN, TNI AL, dan Polri.

Penindakan ini diperkirakan menyelamatkan 51 juta jiwa dan menghindarkan negara dari kerugian biaya rehabilitasi sebesar Rp15 triliun.

Penindakan 49,9 ton pasir timah di perairan Pulau Pengibu yang diangkut oleh KM Budi untuk diekspor ke Malaysia secara ilegal. Serta penindakan 51,2 juta batang rokok ilegal (5.120 karton) hasil sinergi penanganan perkara oleh Bea Cukai dan TNI AL di Perairan Riau terhadap KM Harapan Indah 99.

Sementara hasil penindakan dari Operasi Terpadu Bea Cukai di wilayah barat, yaitu di Perairan Timur Sumatera, yang diekspos diantaranya tiga kasus penyelundupan pasir timah dengan berat total 95,25 ton yang diangkut menggunakan KM Budi, KM Sunarti Indah II, KM Airyan 8, pada 10 dan 13 Mei 2025 di Perairan Pulau Pengibu

Empat kasus pengangkutan beras dengan berat total 714,25 ton dan gula dengan berat total 19,8 ton yang diangkut tanpa dokumen pelindung oleh KLM 96 Jaya, KLM Harli Jaya 99, KLM Nusa Jaya 2, dan KM Camar Jonathan 05 pada tanggal 21 Mei, 07 Juni, 09 Juni, dan 10 Juni 2025 di perairan Selat Pengelap, Karas Kecil, Pulau Cempa, dan Pulau Dempo, dengan tujuan daratan Sumatra.

Penindakan dan penanganan tiga kasus penyelundupan rokok ilegal sebanyak 75,1 juta batang pada 21 Juni, 26 Juni, dan 04 Juli 2025 di Perairan Riau, Perairan Pulau Burung, dan Peraian Bagan Siapi-Api.

Komoditas tersebut diangkut menggunakan KM Harapan Indah 99, speedboat tanpa nama, dan dua kapal berkecepatan tinggi (high speed craft/HSC) yang masing-masing dilengkapi tujuh mesin berkapasitas 300 PK dan 250 PK.

Produk tekstil sebanyak 627 koli yang diangkut menggunakan KLM 96 Jaya dan ditegah pada tanggal 21 Mei 2025 .

Viral di Medsos, Satreskrim Tanjung Perak Tangkap Residivis Curanmor yang Beraksi Saat Sholat Jumat.

TANJUNGPERAK — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Unit I Jatanras Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang sempat viral di media sosial.

Tersangka yang merupakan residivis ini ditangkap setelah terekam kamera CCTV menjalankan aksinya dengan modus berpura-pura melakukan ibadah.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Iptu Suroto menjelaskan, penangkapan pelaku dilakukan pada Rabu, 23 Juli 2025, setelah timnya melakukan serangkaian penyelidikan intensif berdasarkan laporan polisi yang diterima pada 22 Juli 2025.

Kejadian pencurian terjadi pada Jumat, 2 Mei 2025 sekitar pukul 12.00 WIB, di sebuah gang sempit Jl. Bulaksari, Surabaya. Korban atas nama UB, warga Bulak Jaya Surabaya, melaporkan bahwa sepeda motor miliknya jenis honda Beat raib digondol pelaku.

Iptu Suroto mengungkapkan bahwa pelaku, MAF (27), warga Kapas Baru 2 Surabaya, melancarkan aksinya seorang diri dengan berpura-pura melakukan ibadah.

“Pelaku melancarkan aksinya seorang diri dengan berpura-pura melakukan ibadah Jumat. Di saat situasi di sekitar TKP sepi dan telah berlangsungnya ibadah, MAF langsung melancarkan aksinya dengan cara merusak rumah kunci sepeda motor menggunakan kunci T,” terang Iptu Suroto, pada Selasa (29/07).

Aksi pelaku sempat viral di beberapa platform media sosial Instagram melalui beberapa unggahan video rekaman CCTV. Menanggapi laporan dan viralnya kejadian ini, Tim Jatanras langsung bergerak cepat. Petugas melakukan olah TKP, meminta keterangan dari saksi serta korban, dan menganalisa rekaman CCTV dari beberapa sudut di sekitar lokasi kejadian.

Dari hasil analisis mendalam, petugas berhasil mengidentifikasi ciri-ciri pelaku, mulai dari pakaian, kendaraan yang digunakan, hingga arah pelarian. Selanjutnya dilakukan penggerebekan di kediaman pelaku di daerah Kapas Baru, Surabaya, setelah sebelumnya diketahui sempat melarikan diri ke Madura.

Barang bukti seperti pakaian yang digunakan saat kejadian dan sepeda motor yang digunakan sebagai sarana kejahatan berhasil diamankan.

Dari hasil pengembangan penyidikan, diketahui bahwa pelaku bukan kali ini saja melakukan tindak kejahatan serupa. MAF adalah residivis kasus pencurian kendaraan bermotor yang pernah ditangkap oleh, Polsek Wiyung pada tahun 2019 dan Polsek Kenjeran pada tahun 2021.

Bahkan, pada bulan Mei 2025 lalu, pelaku juga diduga mencuri sepeda motor Honda Beat Street warna silver di wilayah Pantai Kenjeran, Surabaya.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan satu lembar STNK motor Honda Beat L-3759-RL, Satu bendel fotokopi BPKB motor yang sama, baju hem hitam, sarung hijau, kopiah putih (semua sesuai dengan rekaman CCTV) dan epeda motor Honda Astrea hitam yang digunakan saat beraksi.

Pelaku kini diamankan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak untuk proses hukum lebih lanjut dan dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan.

Keberhasilan ini kembali menunjukkan ketegasan dan kecepatan Tim Jatanras dalam menanggapi kejahatan jalanan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada serta segera melapor ke pihak berwajib jika menemukan tindak mencurigakan di lingkungan sekitar. (*)

Pimpinan Balapan Silih Berganti, Etape Dua Tour de Banyuwangi Ijen Sajikan Pertarungan Sengit

BANYUWANGI – Gempurnews.com. Pertarungan sengit para pembalap tersaji di Etape Dua Tour de Banyuwangi Ijen, Selasa (29/7/2025). Di sepanjang 158,8 kilometer sejak di Taman Nasional Alas Purwo hingga menjelang finish di Kantor Bupati Banyuwangi, para pembalap menyajikan pertarungan seru, yang membuat pimpinan balapan silih berganti.

Baru di awal start tepatnya di kilometer ke-7, pembalap Timnas Indonesia Aiman Cahyadi langsung melakukan breakaway melepaskan diri dari peleton. Manuver pembalap yang saat ini bergabung di Terengganu Malaysia, langsung diikuti oleh Pembalap Jepang, Honda Haruhi dari Tim VC Fukuoka Jepang.

Aiman dan Honda silih berganti leading dan memimpin balapan sepanjang 100 kilometer balapan. Bahkan keduanya sempat meninggalkan peleton dengan gap hingga lima menit.

Dalam pertarungan dua pembalap ini, Aiman mampu menunjukkan kelasnya dengan berhasil meraih tiga intermediate sprint, masing-masing di Temurejo (34,5 km), Maron (78,5 km), dan Lincing (113,4 km).

Namun upaya keras kedua pembalap itu gagal. Menjelang King of Mountain (KOM) dengan kontur jalan berpaving di tanjakan Jelun (129,4 km), keduanya tertangkap peleton.

King of Mountain akhirnya direbut oleh pembalap Italia Nicolo Petiti dari Swatt Club Italia.

“Saya sudah berusaha keras di etape ini. Tapi hari ini belum rejeki, terutama di 30 kilometer sebelum finish,” kata pembalap yang sudah tujuh kali mengikuti Tour de Banyuwangi Ijen.

Pertarungan sengit kembali terjadi di 30 kilometer menjelang finish. 18 pembalap yang berada dalam satu peleton saling adu cepat menuju finish.

Akhirnya, pembalap Italia Fransesco Carolo dari Swatt Club berhasil menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 3 jam 46 menit 41 detik. Diikuti pembalap Aljazair, Youcef Reguigui dari Madar Pro Cycling Team Aljazair dan Pembalap Spanyol Benjami Prades Reverte dari VC Fukuoka Jepang, masing-masing di peringkat kedua dan ketiga.

Meski demikian Individual General classification, Pembalap Belanda Jeroen Meijers dari Victoria Sports Cycling Fiipina masih berhak menyandang Ijen Sulfur Jersey (Yellow Jersey) dan Best Sprinter (Blue Fire Jersey/Greem Jersey) yang diraihnya di Etape Satu.

“Di awal balapan saya memang berada di belakang. Namun terus berusaha untuk tetap menjaga jarak. Beruntung saya bisa finish di tiga besar, dan mempertahankan yellow jersey. Saya akan berusaha untuk tetap mempertahankan jersey ini besok,” kata Meijers.

Hasil ini membuat tim Swatt Club Italia menjadi peringkat pertama Stage Team Classificaton, karena berhasil membuat pembalapnya selalu berada di stage selama dua etape.

Sementara satu-satunya pembalap asal Indonesia yang berhasil finish di 10 besar, adalah Muhammad Syelhan Nurrahmat, asal tim ASC Monster Indonesia. Hasil ini membuatnya berhasil merebut Best Indonesian Rider (Banyuwangi Reborn Jersey). (*/Biro)

Adu Ketangguhan Pembalap, Etape Kedua TdBI Suguhkan Rute Paving Menanjak

BANYUWANGI – Gempurnews.com. Etape kedua Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) 2025, akan menjadi uji ketangguhan bagi para pembalap, Selasa (29/7/2025). Dengan start Taman Nasional Alas Purwo dan finish di Kantor Bupati Banyuwangi menempuh jarak 158,8 kilometer, menyuguhkan rute paving menanjak.

Alas Purwo menyimpan beragam situs geologi, budaya, serta kekayaan hayati tersebut telah ditetapkan sebagai cagar biosfer dunia oleh UNESCO. Kawasan yang masuk dalam jajaran Geopark Ijen, saat ini telah resmi menjadi bagian dari Unesco Global Geopark.

TN Alas Purwo merupakan tempat wisata berwawasan lingkungan yang mengutamakan konservasi alam. Taman nasional ini memiliki setidaknya 700 jenis tumbuhan, banteng, macan tutul, monyet ekor panjang, kijang, babi hutan, serta 250 aves, dan reptil. Kawasan ini juga memiliki banyak destinasi wisata menarik. Mulai kawasan savana, pantai, gua kuno, wisata budaya, hingga hutan mangrove.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, para pembalap Tour de Banyuwangi Ijen akan melintasi situs-situs Gopark Ijen yang saat ini telah masuk dalam jaringan geopark dunia UNESCO Global Geopark (UGG).

“Tour de Ijen kami desain memadukan antara olahraga, alam, dan budaya. Di kawasan cagar biosfer ini, pembalap akan menyusuri hutan Alas Purwo yang masih asri,” kata Ipuk.

Di sepanjang lintasan terdapat rute paving menanjak. Dengan kontur jalan tidak mulus tak sekadar adu kecepatan, namun menjadi uji ketangguhannya di rute rolling (naik-turun) dengan kejutan lintasan paving stone menanjak di kawasan Jelun.

“Kalau tahun-tahun sebelumnya hanya sekitar 1 kilometer di Alas Purwo dan belum masuk ke rute kompetitif, kali ini rute paving stone berada di tengah-tengah balapan dan dengan kondisi menanjak. Ini jelas jadi tantangan serius bagi para pembalap,” ujar Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, M. Alfin Kurniawan.

Paving sepanjang hampir 4 kilometer itu terletak di kilometer 122, tepatnya antara Macan Putih menuju Jelun. Medan ini bukan hanya menuntut kekuatan fisik ekstra, tetapi juga kecermatan dalam memilih ban, gir, dan penguasaan sepeda di medan tidak rata. Rute ini menjadi elemen pembeda dalam perayaan satu dekade TdBI yang masuk kalender resmi Union Cycliste Internationale (UCI).

Alfin menambahkan, jalur paving tersebut akan memberikan warna tersendiri karena ditempatkan di saat stamina pembalap sedang diuji. “Tantangannya bukan hanya teknis, tapi juga strategi tim,” tambahnya.

Terdapat tiga titik sprint menambah intensitas persaingan, yakni di Glagah Agung (KM 34,5), Maron Genteng (KM 78,8), dan Rogojampi (KM 113,4).

Dengan kombinasi rute hutan, jalan datar, tanjakan, dan paving yang menantang, etape kedua TdBI 2025, akan menjadi penentu kekuatan para pembalap, sekaligus menampilkan taktik terbaik dari masing-masing tim. (*/Biro)

Polantas Menyapa, Polres Kediri Edukasi Humanis Sopir Angkutan dan Pelaku Usaha

0

Kediri– Menjelang berakhirnya pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025, Polres Kediri terus menggencarkan edukasi dan penyuluhan kepada para sopir angkutan barang.

Seperti pada Minggu (27/7/2025) di Desa Ngampel, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri.

Dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri, Ipda Henry, kegiatan bertajuk ‘Polantas Menyapa’ ini menyasar para sopir angkutan dan pelaku usaha pok-pokan tebu.

Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan penyuluhan mengenai pentingnya mentaati aturan tata cara muatan barang, serta menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas.

Para sopir diajak untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan di jalan dan memahami bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama.

Edukasi ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan kamseltibcarlantas, khususnya di jalur-jalur rawan pelanggaran dan kecelakaan.

“Kesadaran berlalu lintas harus dimulai dari diri sendiri. Kita ingin para sopir dan pelaku usaha lebih peduli terhadap keselamatan, tidak hanya untuk dirinya tapi juga pengguna jalan lainnya,” ujar Ipda Henry.

KPU Barito Utara Melangsungkan Rakor Kesiapan Logistik Badan Ad Hoc dan Laporan Keuangan

BARITO UTARA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng)  melangsungkan acara rapat koordinasi (Rakor) kesiapan logistik dan pertanggungjawaban laporan keuangan Badan Adhoc pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2024 tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 313/PHPU.BUP- XXIII/2025 dilaksanakan bertempat pada Aula kantor Bappedarida, (29/7/2025).

Hadir pada Rakor ini, yakni ketua KPU Provinsi Kalimantan Tengah Satriadi dan Sekretaris KPU Kalteng M. Hasyim setra PPK  segenap dari sembilan Kecamatan se- Barito Utara.

Pada awal pelaksanaan acara Rakor yang dilangsungkan ini, Ketua KPU Kabupaten Barito Utara, Siska Dewi Lestari, SH dalam sambutannya menegaskan pentingnya menyamakan persepsi dan mematangkan rencana distribusi logistik dalam waktu yang sangat terbatas.

“Waktu pelaksanaan PSU ini hanya 90 hari, sama dengan pilkada normal. Maka dari itu, segala sesuatunya harus dipersiapkan secara matang, termasuk kesiapan logistik dan tata kelola pertanggungjawaban keuangan. Rakor ini menjadi bekal bagi kami untuk koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah daerah dan stakeholder,” ujarnya.

la juga menyampaikan bahwa pada Rabu 30 Juli besok, seluruh PPK akan melakukan pengecekan terakhir surat suara di gudang logistik KPU sebagai bagian dari kesiapan final.

“Besok kita semua akan bersama- sama mengecek kesiapan surat suara di gudang. Ini penting agar tidak ada kekurangan logistik saat hari H. Kami juga minta PPK segera berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan keamanan setempat,” imbuhnya.

Kegiatan ini dapat memberi manfaat besar bagi semua peserta dan pelaksanaan PSU dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan sesuai aturan yang berlaku,” harap ketua KPU Barito Utara.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah, Sastriadi, menekankan pentingnya kesiapan logistik dan pertanggungjawaban keuangan (SPJ) dalam penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Barito Utara.

Satriadi, sebagai Ketua KPU Kalteng, dirinya mengatakan, meskipun tak hadir secara fisik di Barito Utara setiap saat, tetapi secara terus terang menyebut bahwa kesuksesan PSU sangat bergantung pada peran Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

“PSU Ini menjadi perhatian nasional, bukan hanya Kalimantan Tengah. Kami mengandalkan PPK untuk memastikan PSU berjalan lancar,” tambah dia.

Satriadi Ketua KPU Kalteng ini, mengapresiasi pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek) dan pelatihan yang telah dilakukan berkali- kali untuk memastikan pemahaman menyeluruh tentang tahapan pemungutan suara.

Ia juga mengingatkan pemahaman logistik sama krusialnya dengan teknis pemilihan serta memahami persiapan pernikahan. Jika ada yang kurang, tak ada yang protes tetapi di Pilkada jika logistik kurang, kita bisa dilaporkan,”kata Setriadi.

Setiap barang logistik, mulai dari plastik, karet gelang, hingga amplop suara, harus dipastikan kehadirannya di TPS karena semua memiliki fungsi vital.

Selain itu, Ketua KPU Kalteng juga mengingatkan pentingnya penyelesaian SPJ dengan tepat waktu dan akurat.   (SS)

Bupati Lumajang Ajak Warga Tetap Tenang Terkait Keterlambatan Distribusi BBM

Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau Bunda Indah, meminta warga Lumajang untuk tetap tenang terkait keterlambatan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut. Menurutnya, stok BBM di Kabupaten Lumajang aman dan terkendali, hanya saja distribusinya yang mengalami keterlambatan karena faktor teknis di jalur distribusi antarwilayah.

Penyebab Keterlambatan Distribusi BBM

Keterlambatan distribusi BBM di Lumajang disebabkan oleh penutupan sementara jalur Gumitir, yang merupakan jalur utama distribusi BBM ke beberapa wilayah di Jawa Timur, termasuk Lumajang. Penutupan jalur ini menyebabkan keterlambatan pasokan BBM ke beberapa SPBU di Lumajang.

Upaya Percepatan Distribusi BBM

Untuk mengatasi keterlambatan distribusi BBM, Pertamina telah melakukan berbagai upaya percepatan pengiriman. Kabupaten Lumajang menjadi salah satu wilayah prioritas percepatan layanan pengiriman BBM. Pertamina juga telah berkoordinasi dengan depo-depo di Malang, Surabaya, Madiun, dan Tuban untuk mengakselerasi pengiriman BBM.

Himbauan kepada Masyarakat

Bunda Indah mengimbau masyarakat Lumajang untuk menggunakan BBM secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau penimbunan. “Mari kita gunakan BBM secara bijak dan tidak melakukan pemborongan atau penjualan kembali dengan harga tinggi. Ini soal kepentingan bersama,” tegasnya.

Melaporkan Informasi Mencurigakan

Warga Lumajang juga diminta untuk aktif melaporkan jika menemukan informasi mencurigakan terkait penyaluran BBM. Masyarakat dapat menghubungi Polres Lumajang melalui layanan 110 untuk melaporkan informasi mencurigakan.

Menjaga Kondusivitas

Bunda Indah juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas di Lumajang. “Kita jaga Lumajang tetap tenang, tetap terlayani. Tidak perlu cemas berlebihan. Pemerintah terus bekerja agar semuanya kembali normal secepat mungkin,” imbuhnya.

Dengan demikian, diharapkan warga Lumajang dapat tetap tenang dan tidak panik terkait keterlambatan distribusi BBM. Pemerintah Kabupaten Lumajang dan Pertamina terus bekerja untuk mengatasi keterlambatan distribusi BBM dan memastikan ketersediaan BBM di Lumajang.( Joe)

Anev Sitkamtibmas Semester I Tahun 2025, Kapolda Jatim Tekankan Keamanan sebagai Investasi Masa Depan

PASURUAN – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menggelar Analisis dan Evaluasi (Anev) Sitkamtibmas Semester I Tahun 2025 di Gedung Soebarkah, Pusdik Brimob, Lemdiklat Polri, Watukosek, Kabupaten Pasuruan – Jawa Timur.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., pada Selasa pagi (29/7/2025), dan dihadiri oleh Wakapolda Jatim, para Pejabat Utama (PJU), serta seluruh Kapolrestabes, Kapolresta, dan Kapolres jajaran.

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim menyampaikan apresiasi tinggi terhadap seluruh personel yang telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras dalam menjaga stabilitas keamanan selama semester pertama tahun ini.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh kepala satuan kerja, kepala satuan wilayah, serta seluruh personel Polda Jatim atas dedikasi dan kerja keras dalam pengelolaan kamtibmas yang optimal selama periode Januari hingga Juli 2025,” ujar Kapolda Jatim.

Data yang dipaparkan dalam Anev menunjukkan adanya peningkatan jumlah gangguan kamtibmas sebesar 1,46%, dari 35.886 kasus menjadi 36.410 kasus.

Namun demikian, terdapat progres positif dalam penegakan hukum dengan peningkatan crime clearance sebesar 2,88%, dimana 26.825 kasus berhasil diselesaikan dari total 30.014 tindak kejahatan.

Kapolda Jatim juga menyoroti sejumlah kasus menonjol, seperti tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, serta fenomena “Sound Horeg” yang memicu enam kejadian gangguan kamtibmas.

Menanggapi hal tersebut, Polda Jatim telah mengambil langkah cepat dan strategis, termasuk pembentukan posko gabungan, pengerahan tim SAR, serta rencana penerbitan maklumat Kapolda.

“Keamanan adalah prasyarat utama untuk mencapai Indonesia Emas 2045,”tegas Irjen Nanang.

Kapolda Jatim juga mengingatkan bahwa ada korelasi yang sangat kuat antara keamanan dan ekonomi.

“Ingatlah bahwa crime is the shadow of civilization; kejahatan adalah bayangan dari peradaban,” tegas Irjen Pol. Nanang Avianto.

Menutup sambutannya, Kapolda Jatim mengajak seluruh jajaran untuk menanamkan dalam diri bahwa kamtibmas yang kondusif merupakan investasi penting bagi stabilitas ekonomi dan pembangunan nasional. (*)

Polres Ponorogo Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur, Tersangka Diamankan

PONOROGO – Sebuah renungan suci di sekolah menjadi titik balik bagi seorang siswi berusia 15 tahun di Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo.

Selama Tiga tahun, ia menyimpan trauma kekerasan seksual yang dilakukan oleh tetangganya sendiri.

Namun, setelah momen hening tersebut, korban akhirnya memberanikan diri membuka suara.

Pengakuan korban, sontak membuat orang tuanya terkejut dan marah. Tanpa menunggu waktu, keluarga korban langsung melapor ke pihak kepolisian.

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Ponorogo bergerak cepat.

Pelaku berinisial S (51), warga Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, berhasil diamankan tanpa perlawanan di rumahnya.

“Pelaku sudah kami tangkap dan proses hukum sedang berjalan. Kami tangani kasus ini secara serius,” terang Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo dalam rilis media di Mapolres, Senin (28/7/2025).

AKBP Andin menambahkan, pelaku memanipulasi korban dengan iming-iming uang tunai mulai dari Rp 25 ribu, Rp 50 ribu, hingga Rp 100 ribu. Tak hanya itu, S juga mengancam korban agar tidak menceritakan perbuatannya kepada siapapun.

“Ancaman inilah yang membuat korban bungkam selama bertahun-tahun, hingga akhirnya momen renungan malam tersebut memberinya kekuatan untuk bersuara,”lanjut Kapolres.

Kini, S dijerat Pasal 81 ayat 2 UU RI Nomor 17 Tahun 2016. Ia terancam hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun, serta denda maksimal Rp 5 miliar.

Sementara itu, korban saat ini sedang menjalani pendampingan psikologis untuk memulihkan traumanya. Lembaga terkait dan pihak sekolah turut memberikan dukungan penuh dalam proses pemulihan ini. (*)