Home Blog Page 352

Polres Pasuruan Reales Kasus Asusila di Tutur, 7 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

PASURUAN – Polres Pasuruan gelar Reales ungkap kasus asusila persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur di balai wartawan Polres Pasuruan pada Jum’at pagi, (25/07/25).

Kasus ini viral pada 21 juli 2025 disaat para tersangka diamankan polisi. Berdasarkan keterangan kepolisian korban SA (14 tahun), anak dari pelapor LS (37 tahun, ibu kandung) korban di panggil ke rumah pelaku kemudian terjadilah tidakan asusila Sebagian pelaku lainnya melakukan aktivitas kejinya tersebut di rumah tersangka.

Kejadian tersebut berlangsung sepanjang Agustus 2024 hingga Juli 2025 di Dusun Ngaruh, Desa Kayukebek, Kec. Tutur, Kab. Pasuruan.

Polisi mengamankan pelaku di rumah masing-masing dan 2 tersangka diantaranya diserahkan oleh perangkat desa. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa Pakaian korban dan tersangka.

“Kami sudah mengamankan pelaku, terimakasih atas dukungan semua pihak, kami akan lanjutkan proses hukum yang berlaku dan meningkatkan proses penyidikan tidak menutup kungkinan nantinya ada tersangka baru lainnya,” ujar Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan

Berdasarkan hasil visum di RSUD Bangil menunjukkan adanya tindakan asusila yang di lakukan oleh beberapa orang

Kepada polisi para pelaku mengaku tergiur pada nafsu kepada korban hingga muncul untuk berbuat asusila

Korban terancam hukuman dengan pasal Persetubuhan (Pasal 81 UU No. 35/2014) dan pencabulan (Pasal 82).

Adapun pelaku antara lain; ST (ayah kandung), EM, TE, SU, PO dengan pasal persetubuhan dan SP, SM dengan pasal pencabulan.

Keberhasilan ungkap kasus ini, Tim PPA Polres Pasuruan (Kanit Resmob IPDA Arief Bernadhy’l Yaum, SH) bekerjasama dengan Komnas Perlindungan Anak, dan unsur lainnya.

Dr. Ugik menegaskan bahwa hak korban akan dipenuhi sebagai mana mestinya. “Kasus ini adalah tanggung jawab bersama kami sebagai perlindungan anak akan memberikan perlindungan baik tempat maupun kebutuhan lainnya sehingga anak terbebas dari gangguan psikis.”

Disisi lain bapak Dani berharap Kapolres menambah personil karena kasus terhadap anak cukup tinggi di wilayah hukum Polres Pasuruan Pasuruan.

“Perkara kejahatan terhadap anak sangat banyak di Pasuruan, kepada Bapak Kapolres untuk ditambah anggota biar korban cepat mendapatkan perlindungan,” ujarnya penuh harap.

Ibu Wiwin dari PPA Kabupaten Pasuruan mempercayakan penuh kasus ini kepada Polres Pasuruan dan meminta agar di proses tuntas, “Terimakasih sudah diproses hukum, dan kami menyerahkan penuh perkara ini kepada Polres Pasuruan.”(Qomar)

Polda Jatim Amankan Dua Oknum Aktivis Mahasiswa Terduga Pelaku Pemerasan Kadisdik

SURABAYA – Dua orang oknum mengaku aktivis mahasiswa ditangkap Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur di sebuah kafe di Jalan Ngagel Jaya Selatan Surabaya, Sabtu malam (19/7/25).

Keduanya ditangkap atas dugaan kasus pemerasan dan pengancaman terhadap Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Timur, H. Aris Agung Pawai, S.STP., M.M.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Jules Abraham Abast, S.I.K. dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (21/7/2025), menjelaskan bahwa kasus ini bermula dari surat pemberitahuan demonstrasi yang dikirimkan oleh organisasi bernama Front Gerakan Rakyat Anti Korupsi (FGR) ke Dinas Pendidikan Jatim.

“Polda Jawa Timur telah menerima laporan polisi pada tanggal 20 Juli 2025 terkait tindak pidana pemerasan dan atau pengancaman serta pencemaran nama baik dan fitnah,” ungkap Kombes Pol Abast.

Kabid Humas Polda Jatim menerangkan, Kedua tersangka, SH alias BS (24) asal Bangkalan dan MSS (26) asal Pontianak, diduga meminta uang sebesar Rp50 juta kepada korban agar rencana aksi demonstrasi batal.

Selain itu kedua tersangka juga menuding adanya perselingkuhan dan korupsi yang dilakukan korban.

Tudingan itu telah mereka sebar di media sosial dan akan dihapus oleh tersangka apa bila korban membayar sejumlah uang.

“Para pelaku bertemu dengan dua perwakilan korban di lokasi tersebut, dan disepakati pemberian uang sebesar Rp50 juta,” kata Kombes Abast.

Namun korban saat itu hanya membawa uang Rp20.050.000.

“Saat itulah tim Jatanras Polda Jatim melakukan tangkap tangan terhadap kedua pelaku,” tambah Kombes Pol Abast.

Kombes Pol Abast juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor jika mengalami kejadian serupa.

“Kami harapkan masyarakat maupun instansi lain yang mengalami hal serupa untuk tidak sungkan menginformasikan kepada pihak kepolisian. Pasti akan kami tindak lanjuti dan informasinya akan dirahasiakan,” pungkasnya.

Dalam penangkapan itu, Polisi menyita barang bukti berupa uang tunai Rp20.050.000, satu HP Vivo Y22, satu HP Oppo Reno 8, satu unit sepeda motor Honda Scoopy, dan surat pemberitahuan demonstrasi dari FGR.

Diketahui, FGR merupakan organisasi yang tidak terdaftar secara resmi dan hanya beranggotakan dua orang pelaku tersebut.

Sementara itu Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Widi Atmoko, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa para pelaku telah menyebarkan konten fitnah di media sosial dan berupaya memanfaatkan tekanan publik untuk memeras korban.

“Sudah ada bukti-bukti yang kami dapatkan bahwa pelaku mengunggah konten di TikTok dan Instagram yang berisi tuduhan terhadap korban,” kata Kombes Pol Widi.

Keduanya tersangka kini dijerat dengan Pasal 368 KUHP jo Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 369 KUHP dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP tentang pemerasan, pengancaman, serta pencemaran nama baik.

“Ancaman hukumanya penjara maksimal 9 tahun,” pungkas Kombes Pol Widi. (*)

Dua Pembobol Counter Ponsel Dibekuk Polres Kediri Kota

0

Kediri-Dua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) berupa ponsel berbeda lokasi dibekuk Unit Resmob Satreskrim Polres Kediri Kota. Kedua pelaku yang diamankan polisi yakni MNII (25) warga Desa Kanyoran Kecamatan Semen Kabupaten Kediri dan RNC (33) asal Desa Sumberurip Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar.

Pelaku MNII beraksi di Toko Dancell Kelurahan Bandar Kecamatan Mojoroto. Sedangkan, RNC di ruko Isupport iPhone Kediri Shope dan Service Jalan Semeru Kelurahan Tamanan Kecamatan Mojoroto.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Cipto Dwi Leksana menyampaikan, aksi pencurian di Toko Dancell pada Senin (7/1/2025) sekitar pukul 02.00 WIB. Awalnya, pelaku NMII sedang minum kopi di daerah Simpang Lima Gumul (SLG) sampai pukul 01.00 WIB. Saat hendak pulang, tiba-tiba melintas di Jalan KH Agus Salim melihat ada papan Dancell.

“Yang bersangkutan timbul niat pencurian, lalu menuju ke samping toko dan membuka jendela melalui selatan toko menggunakan dua tangannya karena jendela saat itu tidak terkunci,” katanya saat konferensi pers di Mapolres Kediri Kota, Kamis (24/7/2025).

Tak berhenti disitu, pelaku juga memanjat dan masuk ke dalam toko ponsel dengan membuka laci bagian kasir hingga mengambil uang di dalam laci sebesar Rp 400 ribu dan 1 ponsel. Selanjutnya, mengambil 2 unit ponsel diatas rak hingga akhirnya keluar dari toko untuk pergi. Totalnya ada 3 unit ponsel yang dicuri oleh pelaku.

“Barang bukti yang diamankan berupa 1 flashdisk rekaman cctv, selembar daftar isi stok daftar ponsel, 3 unit ponsel dan sepeda motor yang digunakan untuk sarana,” tuturnya.

Aksi pencurian juga berhasil diungkap petugas kepolisian di toko ponsel Jalan Semeru Kelurahan Tamanan Kecamatan Mojoroto. AKP Cipto mengungkapkan, aksi tersebut berawal pada Selasa (22/7/2025) sekitar pukul 22.30 WIB, pelaku NMC berangkat dari rumah istrinya di Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar menggunakan sepeda motor menuju arah Kediri.

“Tujuan awal pelaku ini untuk jalan jalan. Sekitar pukul 02.00 WIB melewati ruko ponsel Jalan Semeru, yang bersangkutan berniat melakukan pencurian,” ucapnya.

Dia menambahkan, tersangka melakukan pencurian dengan memanjat pagar samping toko tingginya kurang lebih 1,5 meter terhubung 3 meter menuju lantai 2.

RNC juga mengeluarkan alat obeng taspen yang sebelumnya dibawa dan disimpan di jaket yang digunakan. Dengan alat tersebut, pelaku beraksi untuk mencongkel pintu ruko. Setelah terbuka, pelaku masuk ke dalam menuju lantai 1 ruko untuk mengambil 3 unit ponsel merk iPhone.

“Ketiga ponsel itu disimpan di saku jaket dan pergi melewati pintu lantai 2 ruko lewat pagar samping,” tutupnya.

Polres Kediri Kota Ungkap Pengeroyokan di Mojo Kediri, Tiga Diantaranya Anak Bawah Umur

0

Kediri-Satreskrim Polres Kediri Kota berhasil mengamankan lima pelaku pengeroyokan yang terjadi di Jalan Raya Desa Sukoanyar Kecamatan Mojo pada Sabtu (5/7/2025). Mereka adalah anak berhadapan hukum yakni MR (15) asal Kecamatan Semen, RDM (16) dan AR (18) asal Kecamatan Gampengrejo.
Selanjutnya, FA (18) asal Kecamatan Ngasem dan MA (20) asal Kecamatan Kayen Kidul.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Cipto Dwi Leksana mengatakan, peristiwa pengeroyokan itu bermula ada kegiatan pencak dor di wilayah Blitar pada Sabtu (5/7/2025). Kemudian, rombongan tersebut pulang dari pencak dor dengan melintas di wilayah Kediri dengan rute Jembatan Wijaya Kusuma (JWK) Mojo.

“Sesampainya di Desa Sukoanyar, mereka berpapasan sepeda motor yang ditumpangi korban MC (16) dan MIK (20). Lalu terjadilah penghadangan hingga pengeroyokan,” katanya saat konferensi pers di Mako Polres Kediri Kota, Kamis (24/7/2025).

AKP Cipto menuturkan, peran pelaku RDM menendang sebanyak 2 kali mengenai kendaraan korban hingga membuat MC dan MH terjatuh dari sepeda motornya. Kemudian, MR menendang satu kali mengenai bagian kepala MC, dan AR menendang satu kali mengenai korban.

Selanjutnya, peran FA (18) dan MA (20) menginjak, menendang, memukul serta melempar batu pada korban. Akibat kejadian tersebut, pelipis korban mengalami luka, mengeluarkan darah memar punggung lecet pada mata kaki.

“Jadi kedua korban ini hendak beli makan, lalu ketika berpapasan rombongan itu meneriaki dan mengejek sambil menunjuk korban,” ucapnya.

Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kediri Kota pada Minggu (6/7/2025). Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.

Kasat Reskrim menambahkan, petugas berhasil mengamankan tiga pelaku anak berhadapan hukum pada Kamis (10/7/2025). Kemudian, FA diamankan pada Minggu (13/7/2025) dan MA diamankan pada Minggu (13/7/2025).
Sedangkan, barang bukti diamankan berupa aksesoris kendaraan, batu, pakaian, dan kendaraan sepeda motor.

“Saat ini yang bersangkutan ditahan di rutan Mako Polres Kediri Kota,” ungkapnya.

Adapun tersangka dewasa dijerat pasal 170 ayat 1 ayat 2 KUHP subsider pasal 351 ayat 1 KUHP. Sedangkan, anak berhadapan hukum dijerat pasal 80 ayat 1 UU RI no 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang undang no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak subsider pasal 170 KUHP ayat 2 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 7 tahun.

Perkuat Sinergi Polri dan Ulama, Kapolres Kediri Kota Silaturahmi Ke Sejumlah Tokoh Agama.

0

Kediri-Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Ketua PCNU Kota Kediri sekaligus pengasuh ponpes Salafiyyah Bandar Kidul KH. Abu Bakar Abdul Jalil (Gus Ab) dan KH. Reza Ahmad Zahid (Gus Reza) Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mahrusiyah. Tujuan kunjungan ini adalah untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan NU serta memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kamis (24/07).

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres dan Ketua PCNU Kota Kediri membahas berbagai hal terkait upaya menjaga kondusivitas wilayah, serta pentingnya peran ulama dan umaro. Kapolres juga menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh agama.

Saya bersama PJU silaturahmi ke Ketua PCNU Kota Kediri KH. Abu Bakar Abdul Djalil dalam rangka perkenalan dan menjalin silaturahmi untuk meningkatkan sinergitas dalam rangka harkamtibmas,” kata AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat komunikasi serta mempererat hubungan antara kepolisian dan tokoh agama dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Sinergi antara kepolisian dan tokoh agama sangat dibutuhkan dalam mewujudkan stabilitas dan ketentraman di masyarakat. Kami berharap jalinan baik ini terus terjaga,” ungkap Kapolres Kediri Kota.

Sementara itu KH. Abu Bakar Abdul Jalil (Gus Ab) mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Kediri Kota yang baru atas kunjungannya ditempat kami, kami akan selalu mendukung dan ikut serta atas apa yang menjadi program Kepolisian khususnya Polres Kediri Kota dalam menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Hukum Polres Kediri Kota.

Tak lupa Gus Ab juga mendoakan Kapolres Kediri Kota agar selalu dilindungi oleh Allah dalam mengemban tugasnya sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta semoga kinerja kepolisian dalam menjaga Harkamtibmas diberikan kelancaran dan kemudahan.

Sementara itu dalam kunjungan ke KH. Reza Ahmad Zahid (Gus Reza), Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H. menerangkan “Selaku pejabat baru, saya bersama PJU Polres Kediri Kota silaturahmi ke Ponpes Al Mahrusiyah Lirboyo bertujuan mohon do’a restu dan dukungan untuk bertugas di Kota Kediri”.

Tidak hanya itu, Kapolres juga berharap agar hubungan yang baik antara Polres Kediri Kota dengan para Tokoh agama tetap terjalin dengan baik.
Dia menyampaikan bahwa Kunjungan ini merupakan wujud dari komitmen Polres Kediri Kota dalam menjaga hubungan yang baik dengan semua elemen masyarakat, khususnya para tokoh agama yang memiliki peran penting dalam memelihara harmoni dan kerukunan di tengah-tengah masyarakat.

Hal ini menunjukkan kecintaan Kapolres Kediri Kota kepada seluruh elemen masyarakat, terutama para tokoh agama dan mereka yang berperan memberi kesejukan kepada masyarakat dalam ketentraman dan kedamaian di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Dalam sambutanya Gus Reza menyampaikan mengenai nilai-nilai toleransi beragama dan upaya pesantren untuk ikut menjaga keberagaman yang ada, “Alhamdulillahn, di Kediri toleransi beragama dan berbudaya cukup tinggi, tidak ada perpecahan, Kami pondok pesantren nderek dawuh panjenengan.” Tutur Gus Reza.

Kami selalu mendukung tugas-tugas Kepolisian dalam menjaga keamanan ketertiban serta penegakan hukum. Hubungan yang terjalin dengan baik ini Polres Kediri Kota dengan para tokoh agama dapat terus ditingkatkan, sehingga kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis di wilayah hukum Polres Kediri Kota”, Tutup KH. Reza Ahmad Zahid.

Ngopi Santai, Korlantas Polri dan Satlantas Polres Lumajang Sosialisasikan Keselamatan Lalu Lintas ke Masyarakat

Lumajang, (DOC) – Dalam suasana santai penuh keakraban, jajaran Korlantas Polri bersama Satlantas Polres Lumajang menggelar kegiatan bertajuk Polantas Menyapa di Warung Kopi Stasiun, Kabupaten Lumajang, Kamis (24/7/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kompol Randy Asdar selaku Kasubbag Harsistek Bag Tik Korlantas Polri, didampingi Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Mohamad Syaikhu. Turut hadir pula Kanit Kamsel Ipda Yoyok, Kanit Gakkum Ipda Dendy Cucu, serta jajaran anggota Satlantas Polres Lumajang.

Dalam kegiatan tersebut, Kompol Randy Asdar menyampaikan bahwa agenda ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Korlantas Polri untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menyosialisasikan pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025 yang digelar sejak 14 hingga 27 Juli 2025.

“Melalui kegiatan ngopi santai ini, kami ingin menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas secara langsung dan terbuka kepada para pemilik armada, komunitas mobil, serta para sopir truk,” ujar Kompol Randy.

Selain itu, melalui kegiatan ini pihaknya ingin lebih dekat dengan masyarakat sambil mensosialisasikan pentingnya tertib lalu lintas, khususnya dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2025

Ia menambahkan bahwa sosialisasi ini menyasar berbagai elemen masyarakat, termasuk pemilik armada, komunitas mobil, dan sopir truk
.
Sementara itu Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Mohamad Syaikhu menjelaskan bahwa tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk menekan angka pelanggaran dan meminimalisir fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

“Kami terus berupaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di Kabupaten Lumajang,” jelas AKP Mohamad Syaikhu.

Selain sosialisasi, petugas juga memberikan imbauan mengenai keselamatan berkendara kepada para sopir truk dan anggota komunitas mobil yang hadir. Kegiatan “Polantas Menyapa” ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

AKP Syaikhu menambahkan bahwa penting bagi semua elemen pengguna jalan untuk memahami dan menaati peraturan lalu lintas demi menekan angka pelanggaran dan mengurangi fatalitas kecelakaan.

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya pengemudi kendaraan besar, untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas demi terwujudnya kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di Kabupaten Lumajang,” tegasnya.

Kegiatan ini juga diisi dengan dialog interaktif dan pemberian imbauan secara langsung kepada para pengemudi mengenai pentingnya penggunaan sabuk pengaman, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, serta menjaga kelengkapan surat-surat kendaraan.

Dengan suasana santai namun sarat edukasi, kegiatan Polantas Menyapa diharapkan dapat menjadi sarana efektif dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya.

DPD JPKP Kabupaten Blitar Kegiatan Penyaluran Bantuan & Koordinasi Sosial.

0

Gempur News Blitar-
DPD JPKP KABUPATEN BLITAR.
Pada hari Jumat, 25 Juli 2025, DPD JPKP Kabupaten Blitar”Jaringan pendamping kebijakan pembangunan” mendapatkan amanah dari kepalaBank BRI Unit Sanankulon cristin untuk menyalurkan bantuan kepada warga tidak mampu atas nama Rahmad Saifudin, warga Dusun Jengglong RT 05/RW 05, Desa Jengglong, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.

cristin kepala unit BRI Kecamatan sanankulon Kabupaten Blitar waktu di temui menyampaikan kepada JPKP bantuan sangat berarti karena dapat meringankan beban yang dirasakan. Beliau juga menyampaikan bahwa kedepannya,apabila ada kebutuhan yang mendesak untuk perlu dibantu mohon agar segera diinformasikan agar bisa segera memberikan bantuan. ulasanya.

Rahmad Saifudin merupakan warga yang mengalami cacat mental setelah menjalani operasi gegar otak akibat kecelakaan tunggal. Saat ini, beliau hidup dalam kondisi tidak mampu dan menempati rumah bantuan dari para aktivis relawan sosial, tanpa dukungan keluarga atau penghasilan tetap.

fuad menyampaikan Kegiatan ini menunjukkan sinergi positif antara lembaga BRI,relawan Sosial (JPKP) dan pemerintah daerah dalam merespons cepat kebutuhan warga yang membutuhkan. Semoga langkah ini menjadi awal dari perbaikan kondisi hidup rahmad,dan menjadi inspirasi bagi kepedulian sosial dimasyarakat. Ulasanya

Sebagai bentuk tindak lanjut dan kepedulian, Ketua DPD JPKP Kabupaten Blitar, Choirul Fuad, segera berkoordinasi dengan Kepala DPMD Kabupaten Blitar, Bambang Dwi Purwanto yang merespons dengan cepat dan positif. Dalam waktu singkat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) berkoordinasi langsung dengan Camat Kecamatan Sutojayan, dan mendapatkan tanggapan sigap dan tanggap dari pihak Kecamatan dan Kepala Desa Jengglong.

Pada hari yang sama, Camat Sutojayan bersama Kepala Desa Jengglong langsung melakukan kunjungan ke rumah Bapak Rahmad Saifudin, dan secara spontan membawa bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian dan dukungan awal terhadap kondisi beliau.

Selanjutnya, JPKP juga melakukan komunikasi lanjutan dengan Kepala Desa Jengglong, yang menyatakan bahwa proses pengurusan data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) untuk Bapak Rahmad Saifudin akan segera diproses. Hal ini bertujuan agar beliau dapat segera terdaftar dan mendapatkan akses terhadap program-program bantuan sosial dari pemerintah.ulasannya (c.fd.sdr)

Totally Unique, Totally Kamu! Miliki Segera Honda Scoopy Bikin Kamu Makin Tampil Beda

Batam – Honda Scoopy kini hadir dengan tampilan dan fitur terbaru yang siap mendukung gaya hidup anak muda masa kini. Mengusung konsep Totally Unique, generasi terbaru skutik ikonik Honda ini tidak hanya fungsional sebagai kendaraan, tetapi juga menjadi bagian dari ekspresi diri yang fashionable dan trendi.

Desain terbaru pada Honda Scoopy makin menegaskan karakter uniknya. Lampu depan dengan teknologi LED crystal block, panel meter digital modern, hingga handle cover yang tertutup memberi kesan lebih clean dan futuristik. Tak ketinggalan, console box kini berkapasitas 4 liter—lebih besar dari generasi sebelumnya—yang pas untuk kebutuhan mobilitas harian kamu.

Honda Scoopy juga dilengkapi fitur USB Type-C Charger yang memudahkan kamu isi daya gadget kapan pun dibutuhkan. Untuk kamu yang suka tampil beda, pelek berdesain palang dan jok baru dengan pilihan warna dan jahitan stylish menambah kesan retro-elegan yang khas.

Fitur keamanan tetap jadi perhatian utama. Varian Smart Key dilengkapi Honda Smart Key System yang terintegrasi dengan Answer Back System dan Antitheft Alarm. Pengendara juga dibantu dengan indikator ECO yang hadir di panel digital untuk menghemat konsumsi bahan bakar secara efisien.

Performa mesin Honda Scoopy tetap andal untuk mobilitas harian. Ditenagai mesin 110cc eSP (enhanced Smart Power), skutik ini mampu menghasilkan tenaga 6,6 kW @ 7.500 rpm dan torsi 9,2 Nm @ 6.000 rpm. Meski bertenaga, konsumsi bahan bakarnya tetap irit dengan 59 km/liter, serta telah memenuhi standar emisi Euro 3.

“Honda Scoopy sangat cocok untuk anak muda Kepri yang fashionable dan suka tampil beda. Tidak hanya sebagai kendaraan, Scoopy juga menjadi bagian dari gaya hidup yang unik dan ekspresif,” Ungkap Duri Yanto, Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara

Model ini juga tetap mempertahankan keunggulan seperti desain velg palang lima, pijakan kaki pembonceng yang menyatu dengan bodi, serta ban tubeless 12 inci yang memberikan kenyamanan dan keamanan saat berkendara. Kombinasi fitur modern dan tampilan retro membuat Scoopy tetap jadi primadona di kelasnya.

Honda Scoopy hadir dalam 4 varian dan 8 pilihan warna menarik, mulai dari varian Stylish, Prestige, Fashion hingga Energetic. Dengan tampilan baru yang lebih atraktif dan karakter yang kuat, Honda Scoopy siap menemani perjalananmu setiap hari dan bikin kamu makin percaya diri. Segera miliki Honda Scoopy dan jadi pusat perhatian di jalan.

Khusus bulan ini ada program menarik untuk pembelian Honda Scoopy, Konsumen di wilayah Batam dapat menikmati program DP ringan mulai dari Rp 1,7 juta ditambah potongan angsuran sebanyak 2 kali serta potongan harga hingga Rp 300 ribu. Sementara itu, konsumen setia Honda di Tanjung Pinang dapat memiliki Honda Scoopy dengan DP mulai dari Rp 2 jutaan.

Di wilayah Tanjung Balai Karimun sebesar Rp 1,5 juta dan mendapatkan potongan hingga Rp 800 ribu. Setiap pembelian juga dilengkapi dengan bonus Jaket Eksklusif Cari Aman dan Aksesoris Plat Holder untuk mendukung tampilan berkendara yang lebih stylish dan aman baik di wilayah Batam, Tanjung Pinang serta Tanjung Balai Karimun.

(Gokkon)

Satlantas Polres Lumajang Gelar Patroli Hunting System dalam Operasi Patuh Semeru 2025, 35 Pelanggar Ditindak

Lumajang – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang bersama tim gabungan menggelar patroli dengan sistem hunting dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2025. Operasi yang dilaksanakan di Jalan Raya Kedungjajang, Kecamatan Kedungjajang, Kamis (24/7/2025), menyasar pelanggaran lalu lintas kasat mata.

Patroli tersebut melibatkan personel gabungan dari Satlantas Polres Lumajang, Dinas Perhubungan, Polisi Militer (PM), serta sejumlah anggota Polres Lumajang lainnya.

Dalam pelaksanaan patroli hunting system, petugas berhasil menindak sebanyak 35 pelanggaran lalu lintas. Rinciannya, 10 pelanggaran kendaraan bermotor, 10 pelanggaran dokumen kendaraan berupa STNK, serta 5 pelanggaran surat izin mengemudi (SIM).

Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Mohamad Syaikhu menjelaskan bahwa operasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya.

“Melalui Operasi Patuh Semeru 2025 ini, kami ingin menumbuhkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas yang sebagian besar diawali dari pelanggaran,” ujar AKP Syaikhu.

Ia menambahkan, dalam operasi tersebut pihaknya menargetkan delapan jenis pelanggaran lalu lintas yang menjadi prioritas penindakan, antara lain:

a. Tidak menggunakan helm SNI
b. Berboncengan lebih dari satu orang
c. Pengendara di bawah umur
d. Mengemudi di bawah pengaruh alkohol
e. Melawan arus lalu lintas
f. Melebihi batas kecepatan
g. Tidak menggunakan sabuk pengaman (safety belt)
h. Menggunakan handphone saat berkendara
i. Kendaraan Over Dimensi dan Over Load (ODOL)

AKP Syaikhu juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

“Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jadikan tertib berlalu lintas sebagai budaya,” pungkasnya.

Bupati PakPak Sumatera Barat Franc Bernhard Tumanggor Terima Penghargaan

Gempurnews,com/Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor menerima Piagam Penghargaan bagi Kabupaten Pakpak Bharat sebagai salah satu Kabupaten/Kota Dengan Cakupan Laporan Kelompok Kegiatan dan Setara Kelompok Terbaik Tahun 2025. Bersama Ketua TP PKK Kabupaten Pakpak Bharat, Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor, Franc menerima penghargaan ini diserahkan oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, H Surya, B.Sc dalam Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional ke 32 Provinsi Sumatera Utara di Kabupaten Labuhan Batu (22/07/2025).

Puji Tuhan, Kabupaten Pakpak Bharat mendapatkan Penghargaan ini, atas cakupan pelaporan kegiatan pada setiap Kelompok Kegiatan melalui aplikasi SIGA BKKBN yang tercapai 100% dari Januari-Juni, ucap Franc di Labuhan Batu.

Wakil Gubernur Sumatera Utara, H Surya, B.Sc menyampaikan apresiasi dan harapan agar momentum ini menjadi pengingat pentingnya menciptakan keluarga yang bahagia sebagai kunci kemajuan Daerah.

Di Kabupaten/Kota di Sumatera Utara, tentunya mempersiapkan program-program Keluarga Berencana (KB) dengan baik. Untuk penurunan stunting, ada Program Orang Tua Asuh. Tentu ini sudah cukup efektif dalam mencegah stunting. Ini harus terus diperkuat, pesan dia.

Mengusung tema “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju”, puncak peringatan Hari Keluarga Nasional ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara Dr. Fatmawati, ST, M.Eng yang berpendapat bahwa keluarga adalah pondasi utama pembangunan nasional. Menurutnya, kualitas keluarga sangat menentukan arah kemajuan bangsa, khususnya dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Keluarga yang tangguh dan berkualitas akan melahirkan generasi yang unggul. Untuk itu, BKKBN menginisiasi berbagai program strategis seperti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Lansia Berdaya (Sidaya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia, serta pengembangan Super Apps pembangunan keluarga, pesan dia.(Tumangger)