Home Blog Page 353

Rutan Batam Musnahkan Barang Bukti Hasil Razia, Wujud Nyata Komitmen Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan yang Aman dan Tertib

Batam — Dalam upaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib, Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam kembali menunjukkan komitmen melalui kegiatan pemusnahan barang bukti hasil penggeledahan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yang dilaksanakan pada Kamis (24/07/25).

Kegiatan pemusnahan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Purwo Aji Prasetyo, dan turut diikuti oleh jajaran staf pengamanan, Regu Pengamanan, serta disaksikan secara langsung oleh perwakilan warga binaan dan satu orang perwakilan dari Polsek Sagulung sebagai bentuk transparansi pelaksanaan.

Barang-barang yang dimusnahkan merupakan hasil dari razia rutin yang telah dilaksanakan selama dua bulan terakhir, terhitung sejak tanggal 24 Mei hingga 24 Juli 2025. Adapun barang yang dimusnahkan terdiri atas benda-benda tajam, dan senjata tajam rakitan serta barang-barang terlarang lainnya yang ada di dalam blok hunian.

Proses pemusnahan dilakukan dengan cara yang aman dan terkendali, mengikuti prosedur standar operasional, demi menghindari risiko yang tidak diinginkan. Kegiatan ini tidak hanya merupakan tindak lanjut dari hasil penggeledahan, namun juga bagian dari strategi berkelanjutan dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan Rutan Batam.

Dalam keterangannya, Ka. KPR Purwo Aji Prasetyo menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat deteksi dini gangguan keamanan serta pemberantasan terhadap barang-barang terlarang, termasuk potensi penyalahgunaan handphone dan narkoba di dalam Rutan.

“Kami tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tapi juga serius dalam melakukan pengendalian risiko. Pemusnahan ini merupakan bentuk penegakan aturan serta peringatan bagi seluruh warga binaan agar senantiasa mematuhi tata tertib dan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi sarana edukatif untuk membangun kesadaran kolektif di kalangan warga binaan akan pentingnya menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

Rutan Batam berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan secara menyeluruh, baik melalui penggeledahan rutin maupun peningkatan kualitas pembinaan.

(Gokkon)

Urai Kemacetan Jalur Situbondo-Banyuwangi, Bupati Ipuk Ajukan Bantuan Penambahan Kapal di Pelabuhan Ketapang

BANYUWANGI – Gempurnews.com. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajukan bantuan penambahan armada kapal pada Kementerian Perhubungan (Kemenhub), untuk beroperasi di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Permintaan ini merespon kemacetan parah di jalur Situbondo-Banyuwangi, akibat pembatasan operasional kapal oleh otoritas pelabuhan di bawah Kemenhub di Pelabuhan Ketapang.

“Kami sudah meminta kepada Kemenhub penambahan armada kapal yang dioperasikan di Pelabuhan Ketapang. Atau ada perbantuan kapal yang bisa dikirim ke Banyuwangi dari pelabuhan lain untuk bisa mengangkut kendaraan tonase besar,” kata Ipuk usai Rapat Koordinasi bersama jajaran Forkopimda, Kamis (24/7/2025).

Keputusan ini merupakan hasil Rapat Koordinasi bersama jajaran Forkopimda, mulai Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo, Dananal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, perwakilan Kejaksaan Negeri, KSOP, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.

Rakor tersebut membahas upaya penguraian kemacetan di Jalur Situbondo-Banyuwangi, akibat penumpukan truk yang hendak menyeberang ke Gilimnauk Bali.

Dalam rapat dipaparkan, data yang diterima dari otoritas pelabuhan, kapal yang dioperasikan khusus untuk mengangkut truk sumbu tiga dengan tonase di atas 35 ton hanya 11 kapal dari 17 kapal yang ada.

Kapal yang tidak beroperasi dikarenakan masih dalam perbaikan untuk kelaikan jalan. Kapal tersebut masih dilakukan proses docking untuk perawatan dan perbaikan sesuai dengan hasil evaluasi dampak dari tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.

Namun kapal yang dioperasikan saat ini tidak cukup untuk mengurai antrean panjang di jalur arteri.

Forkopimda sepakat meminta penambahan armada kapal yang dioperasikan di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk. Utamanya di dermaga LCM yang diperuntukkan khusus truk pengangkut tonase di atas 35 ton yang biasanya memuat logistik dari Jawa ke Bali.

Kapolresta Banyuwangi menjelaskan update kemacetan hari ini terjadi mulai sekitar Pelabuhan Ketapang, dan ekor kemacetan berada di Hutan Baluran, perbatasan Situbondo-Banyuwangi, meski titik kemacetan terputus-putus. Kemacetan didominasi oleh kendaraan truk-truk besar.

Untuk mengurai kemacetan tersebut, Polresta mengerahkan sekitar 300 personel. Penempatan pasukan difokuskan di sepanjang jalur arteri untuk mencegah praktik sopir truk yang “ngeblong” atau nekat melawan arus.

“Arah utara ke selatan (Situbondo-Banyuwangi) memang padat. Tapi arah sebaliknya (Banyuwangi-Situbondo) jangan sampai ikut macet. Karena itu kami kerahkan lebih banyak personel,” kata Rama.

Untuk memperkuat pengamanan dan pengaturan lalu lintas, Pemkab Banyuwangi juga akan menambah personel Dishub dan Satpol PP guna mendukung TNI-Polri di lapangan.

“Bila memungkinkan nanti akan dibuka posko gabungan, dari Polri, TNI, dan Pemkab untuk mengatasi kemacetan ini,” tambah Dandim.

Selain itu, dalam Rakor tersebut Forkopimda juga mengusulkan opsi perbantuan kapal Landing Ship Tank (LST) milik TNI AL jika memungkinkan.

Menanggapi ini, Danlanal Banyuwangi menyebut usulan tersebut akan dikoordinasikan. “Masih akan kami koordinasikan, apakah memungkinkan untuk menghadirkan kapal LST untuk diperbantukan di Pelabuhan Ketapang,” ujarnya.(*/Biro)

Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negeri Cimahi Berlangsung Penuh Kekeluargaan

CIMAHI,Kamis(24/07/2025)
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi hadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri Cimahi, pada Rabu (23/07), bertempat di Convention Hall Cimahi Techno Park. Acara ini menandai peralihan kepemimpinan dari Arif Raharjo, S.H., M.H. kepada pejabat baru, Nurintan M.N.O. Sirait, S.H., M.H. sebagai Kajari Cimahi.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi Arif Raharjo selama dua setengah tahun menjabat. Ia menilai, masa kepemimpinan Arif telah membawa hubungan erat dan harmonis antara Kejari Cimahi dan Pemerintah Kota Cimahi, terutama dalam membangun kesadaran hukum di kalangan masyarakat maupun aparatur pemerintah.
“Selama menjabat, Pak Arif telah menjadi mitra strategis Pemkot Cimahi dalam menciptakan iklim hukum yang adil dan berintegritas. Kami ucapkan terima kasih dan selamat bertugas di tempat baru,” ujar Ngatiyana.
Kepada pejabat yang baru, Nurintan Sirait, Ngatiyana menyampaikan ucapan selamat datang dan menekankan pentingnya sinergi antarlembaga penegak hukum di Cimahi, termasuk Kejaksaan, Kepolisian, dan Pengadilan. Ia menggarisbawahi bahwa Kota Cimahi memiliki tantangan tersendiri terkait kepadatan penduduk dan potensi gesekan sosial yang memerlukan penanganan hukum yang cermat dan responsif.
“Pemkot Cimahi siap mendukung sepenuhnya Kejaksaan Negeri Cimahi dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Sinergi yang telah terjalin akan terus diperkuat demi terwujudnya supremasi sipil yang kokoh dan dinamis,” ungkapnya.
Ngatiyana juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan dukungan terhadap institusi penegak hukum agar stabilitas dan ketertiban tetap terjaga. Ia berharap, melalui kerja sama yang erat, Cimahi mampu mempertahankan berbagai prestasi yang telah diraih dan terus bertransformasi menjadi kota yang lebih maju, tertib, cerdas, dan sejahtera.
Sementara itu Kejari Cimahi Nurintan menyebutkan bahwa jabatan barunya ini bukan hanya sekedar penugasan ini, tetapi merupakan kehormatan sekaligus amanah yang sangat berarti. Ia juga berharap kolaborasi yang telah terjalin dengan Pemkot Cimahi dapat terus dijaga dan diperkuat, demi mewujudkan penegakan hukum yang humanis dan tata kelola pemerintahan yang berintegritas di Kota Cimahi.
Nurintan pun berkomitmen untuk mengemban amanah baru tersebut dengan penuh integritas dan profesionalisme, “Saya berkomitmen untuk meneruskan capaian yang telah dirintis, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, profesionalisme, serta semangat pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya.

Achmad Syafei
Sumber:(Bidang IKPS)

Puluhan Juta Rupiah Mengalir ke Warga Desa Senduro selama 11 hari.

Lumajang, Gempur News.

— Tepatnya dilereng tenang Gunung Semeru, tepatnya di Desa Senduro, Kabupaten Lumajang, Piodalan di Pura Mandhara Giri Semeru Agung kembali menjadi magnet spiritual dan ekonomi yang menghidupkan denyut desa. Tak sekadar menjadi perayaan keagamaan bagi umat Hindu, acara sakral yang berlangsung selama 11 hari itu berubah menjadi sumber rezeki yang mengalir deras ke kantong warga.

Sejak 10 hingga 21 Juli 2025, lebih dari 15.000 peziarah dan pengunjung memadati kawasan pura. Arus manusia yang datang dari Bali, Banyuwangi, Jember, hingga luar Pulau Jawa menjadikan Senduro lautan devosi yang sekaligus menjadi pasar yang hidup. Di tengah wangi dupa dan lantunan mantra, denyut ekonomi desa terasa semakin kuat.

Supri, salah satu pedagang camilan khas Senduro, menjadi saksi perubahan besar itu. Selama hampir dua pekan, lapaknya yang biasanya sepi pengunjung kini tak pernah sepi. “Biasanya paling Rp300 ribu sehari. Tapi selama Piodalan bisa sampai Rp2 juta per hari,” ungkap Supri yang menjual ting-ting jahe dan keripik pisang.

Dari kalkulasi sederhana, Supri mampu mengumpulkan lebih dari Rp20 juta selama 11 hari. Jumlah yang setara dengan dua bulan penghasilannya di hari biasa. Tak hanya Supri, puluhan pedagang lainnya juga menikmati lonjakan omzet berkat gelombang peziarah.

Stan-stan UMKM yang menjajakan kerajinan tangan, minuman herbal, dan pakaian adat berdiri rapi di sekitar pura. Mereka tidak hanya melayani pengunjung, tapi juga menunjukkan wajah budaya lokal yang terus tumbuh bersama momentum keagamaan.

Tidak ketinggalan, lapak-lapak dadakan muncul dari pekarangan warga, warung kopi, tenda makan, hingga jasa penitipan sandal. Bahkan, sebagian remaja desa memanfaatkan kesempatan ini dengan menawarkan jasa parkir motor dan mengantar peziarah menuju lokasi pura.

Namun cerita berkah tak berhenti di sektor UMKM. Penginapan rumahan alias homestay lokal juga turut panen. Minimnya hotel di sekitar kawasan membuat rumah-rumah warga bertransformasi menjadi tempat peristirahatan sementara yang nyaman bagi tamu luar kota.

Riki, pemilik salah satu homestay di Dusun Sumbersari, mengaku seluruh kamar yang ia miliki terisi penuh sejak hari pertama Piodalan. “Ada 20 kamar, rata-rata tarifnya Rp150 ribu per malam. Total bisa Rp35 juta selama 11 hari,” ujarnya.

Perekonomian lokal yang berdenyut selama pelaksanaan Piodalan adalah bukti bahwa spiritualitas dapat menjadi penggerak ekonomi desa yang tangguh. Tidak ada pusat perbelanjaan besar, tidak ada gedung tinggi, hanya semangat kebersamaan, kepercayaan, dan gotong royong warga yang menghidupkan momentum ini.

“Ini bukan sekadar ibadah, tapi kesempatan untuk saling menghidupi,” ujar salah satu pengurus Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Kamis (24/7/2025). Ia mengapresiasi peran serta masyarakat desa dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan pelayanan selama acara berlangsung.

Menurut Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lumajang, Piodalan tahun ini mencatat peningkatan kunjungan sekitar 30 persen dibanding tahun sebelumnya. Perputaran uang di sektor informal desa diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Lebih dari itu, acara tahunan ini menjadi pengingat pentingnya harmoni antara agama, budaya, dan ekonomi lokal. Ketika tradisi dirawat dengan baik dan didukung secara komunal, dampaknya bisa menjangkau jauh melampaui batas spiritual menguatkan daya tahan ekonomi desa di tengah tantangan zaman.

Piodalan di Pura Semeru Agung bukan hanya tentang doa dan upacara. Ia adalah cerita tentang desa yang hidup. Tentang ekonomi yang berputar karena kebudayaan. Dan tentang bagaimana semangat kolektif bisa mengubah 11 hari biasa menjadi momentum bernilai nasional. ( Joe /BB).

Ngopi Bareng Sopir, Polisi Sosialisasikan Operasi Patuh Semeru dan ODOL di Banyuwangi

BANYUWANGI – Cara unik dilakukan Satlantas Polresta Banyuwangi Polda Jawa Timur (Jatim) untuk menyosialisasikan Operasi Patuh Semeru 2025.

Lewat program Polantas Menyapa, Polisi turun langsung ke lapangan dan ngopi bareng sopir truk sambil menyampaikan pesan keselamatan lalu lintas.

Kegiatan digelar di kawasan Desa Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi yang diketahui tempat mangkal para sopir angkutan barang.

Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Kompol Elang Prasetyo, S.I.Kom., M.H. memimpin langsung acara ini bersama jajaran Unit Kamsel.

“Kami ingin lebih dekat dengan para sopir, karena mereka ujung tombak keselamatan di jalan raya,” kata Kompol Elang, Kamis (24/7).

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, para sopir diajak berdiskusi tentang 7 pelanggaran prioritas Operasi Patuh Semeru 2025.

7 pelanggaran yang dimaksud adalah tidak memakai helm SNI, tidak menggunakan sabuk pengaman, melampaui batas kecepatan,
berkendara dalam pengaruh alkohol, pengendara di bawah umur, menggunakan HP saat berkendara, dan melawan arus lalu lintas.

Selain itu, sosialisasi juga difokuskan pada bahaya Over Dimensi Overload (Odol)

Polisi mengingatkan risiko kecelakaan hingga sanksi hukum bagi kendaraan yang tidak sesuai standar.

“Harapannya, muncul komitmen bersama agar para sopir bisa jadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.

Para sopir pun diberi ruang menyampaikan keluhan, termasuk soal waktu istirahat yang minim hingga kondisi jalan di jalur distribusi barang.

Kegiatan ini sekaligus jadi bagian dari kampanye Zero Over Dimension Overload dan Zero Accident yang terus digencarkan Polresta Banyuwangi.(*)

Bersama Media Polres Pelabuhan Tanjungperak Gencarkan Sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2025.

TANJUNGPERAK – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, Satlantas Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim menggencarkan sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2025 melalui siaran radio.

Bertempat di studio Radio Wijaya, Jalan Perak Timur, pada Rabu (23/7/2025), Kasat Lantas AKP Imam Sayfudin Rodji, menyampaikan secara langsung tujuan dan sasaran operasi kepada para pendengar.

AKP Imam Sayfudin Rodji menjelaskan bahwa Operasi Patuh Semeru 2025 yang digelar serentak ini bertujuan utama untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

“Tujuan utama dari operasi ini adalah untuk menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif, serta meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,” ujar AKP Imam.

Dalam dialog interaktif tersebut, AKP Imam memaparkan beberapa pelanggaran yang menjadi target prioritas selama Operasi Patuh Semeru 2025.

Pelanggaran tersebut antara lain penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang pada kendaraan roda dua, tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI) dan sabuk pengaman (safety belt), berkendara dalam pengaruh alkohol, melawan arus, serta melebihi batas kecepatan.

“Kami mengedepankan tindakan preemtif dan preventif dalam operasi kali ini. Sosialisasi seperti di Radio Wijaya ini menjadi salah satu upaya kami untuk menjangkau masyarakat secara luas dan memberikan edukasi secara langsung,” tambahnya.

Selain itu, Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjungperak juga memberikan imbauan tentang pentingnya keselamatan.

Ia mengingatkan bahwa tertib berlalu lintas bukan hanya untuk menghindari tilang, tetapi merupakan cerminan budaya dan tanggung jawab bersama untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jadikan tertib berlalu lintas sebagai sebuah kebiasaan dan kebutuhan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang dimulai dari kedisiplinan di jalan raya,” jelasnya.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu dari rangkaian giat preemtif yang dilakukan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak selama periode Operasi Patuh Semeru 2025, yang akan berlangsung hingga 27 Juli mendatang.

“Diharapkan, dengan penyampaian informasi yang masif, kesadaran masyarakat untuk patuh terhadap peraturan lalu lintas akan semakin meningkat, ” pungkasnya. (*)

Kapal Cepat Banyuwangi-Denpasar Mulai Beroperasi

BANYUWANGI – Gempurnews.com. Kapal cepat rute Banyuwangi-Denpasar mulai beroperasi layani penumpang dari Pantai Marina Boom, Banyuwangi menuju menuju Pelabuhan Pulau Serangan, Denpasar, Bali, Rabu pagi (23/7/2025).

Kapal cepat ini menghubungkan langsung dua daerah wisata, yakni Banyuwangi, Jawa Timur dan Denpasar, Bali, dan langsung menuju pusat kota masing-masing wilayah.

“Alhamdulilah, kapal cepat Banyuwangi-Denpasar resmi beroperasi. Ini menambah alternatif transportasi baru bagi masyarakat dan wisatawan. Terima kasih kepada Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata, dan Pemprov Jatim yang sangat mendukung keberadaan kapal cepat ini,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Kapal cepat tersebut berangkat dari dermaga Marina Boom Banyuwangi pukul 09.00 WIB, dan diperkirakan tiba di Denpasar pukul 11.30 WIB. Dari arah sebaliknya, kapal akan bertolak dari Pelabuhan Serangan, Denpasar pukul 14.00 WITA dan akan tiba di Banyuwangi sekitar 15.30 WIB. Kapal beroperasi setiap hari, kecuali Hari Selasa yang dijadwalkan untuk perawatan.

Saat pemberangkatan perdana, kapal mengangkut sebanyak 50 penumpang dari Banyuwangi menuju Denpasar. Para penumpang berangkat dengan berbagai tujuan, mulai dari berwisata, keperluan bisnis, hingga urusan keluarga.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Nyono mengatakan, semua aspek keselamatan sudah dicek. Mulai dari kondisi kapal, pelabuhan, dan cuaca.

“Kapal cepat ini akan berlayar dengan waktu tempuh antara 2,5 jam hingga 3 jam. Dan langsung mencapai di jantung kota masing-masing. Jadi ini akan sangat menghemat waktu perjalanan dibandingkan apabila menyebrang dari Ketapang-Gilimanuk,” kata Nyono.

Dengan kapal cepat ini waktu yang ditempuh jauh lebih singkat dibanding melalui penyeberangan Pelabuhan Ketapang – Gilimanuk, dan dilanjutkan melalui jalur darat yang bisa memakan waktu hingga 5 jam.

Nyono menyebut, sebanyak 50 penumpang ikut dalam pelayaran perdana ini menuju Bali, dari total kapasitas kapal yang mencapai 400 orang. Meski diisi sekitar 12,5 persen kursi. Menurutnya, respons masyarakat sudah cukup baik.

Sistem tiket juga sepenuhnya dilakukan secara online. Berapapun jumlah penumpang yang memesan tiket, kapal tetap berangkat sesuai jadwal.

“Tidak ada batas minimal penumpang. Berapapun yang mendaftar, kapal tetap berangkat. Ini bagian dari promosi dan sosialisasi kita ke masyarakat,” tambah Nyono.

Harga tiket kapal cepat ini dipatok Rp 225.000 untuk kelas reguler dan Rp275.000 untuk VVIP. Penumpang diperbolehkan membawa barang maksimal 20 kilogram, dan dapat memarkir kendaraan di area Marina Boom dengan tarif inap hanya Rp5.000 per hari.

Jika respons penumpang terus meningkat, Dishub Jatim siap menambah armada menjadi dua hingga tiga kapal ke depannya. (*/Biro)

Tour de Banyuwangi Ijen 2025, Satu-satunya Road Race Agenda Federasi Balap Sepeda Dunia di Indonesia

BANYUWANGI – Gempurnews.com. Ajang bergengsi balap sepeda international Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) kembali digelar Pemkab Banyuwangi, 28-31 Juli 2025 mendatang.

Kompetisi internasional yang menjadi kebanggaan warga Banyuwangi ini menjadi satu-satunya balap sepeda road race di Indonesia tahun ini, yang masuk agenda resmi Union Cycliste Internationale (UCI/Federasi Balap Sepeda Dunia).

“Tahun 2025 ini, Tour de Banyuwangi Ijen menjadi satu-satunya road race di Indonesia yang masuk kalender UCI 2024. Pada 2024 juga sama, hanya Banyuwangi yang gelar road race masuk agenda UCI. Ini karena kami berkomitmen untuk terus menjadikan balap sepeda sebagai instrumen olahraga, pariwisata, menggeliatkan ekonomi, sekaligus konsolidasi infrastruktur daerah,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Rabu (23/7/2025).

Ditambahkan Ipuk, konsistensi menggelar Tour de Banyuwangi Ijen merupakan upaya Banyuwangi untuk terus menggaungkan olahraga balap sepeda Indonesia di pentas internasional.

“Dengan menjadi satu-satunya di Indonesia tahun ini, tentu kami akan melaksanakannya dengan maksimal. Karena setidaknya ini menjadi presentasi pelaksanaan balap sepeda di Indonesia di kompetisi internasional ini. Mohon doa restu dari para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat Banyuwangi,” kata Ipuk.

Ditambahkan Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi, M Alfin Kurniawan TdBI 2025, memasuki satu dekade atau tahun ke-10 pelaksanaan. Event ini telah menjadi salah satu ajang olahraga balap sepeda terbaik di Asia.

“Itulah yang membuat TdBI banyak dinanti dan diminati tim sepeda dari berbagai negara,” katanya.

Tak hanya TdBI, Banyuwangi juga dipercaya UCI menyelenggarakan dua kompetisi balap sepeda lain pada tahun ini, yaitu Banyuwangi Ijen Geopark Downhill pada 20-21 September 2025, serta Banyuwangi BMX pada 15-16 November 2025.

Bahkan sebelumnya, Banyuwangi ditunjuk sebagai tuan rumah dua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda, yakni Kejurnas Road Race yang digelar 27-30 Juni 2025, diikuti 251 atlet dari 23 provinsi, dan Kejurnas BMX di sirkuit internasional Muncar Banyuwangi, 5-6 Juli 2025, diikuti 203 atlet dari 23 provinsi.

Dengan penyelenggaraan berbagai event tersebut, lanjut Alfin, menunjukkan Banyuwangi diakui sebagai daerah yang berpengalaman dan mampu menyajikan event olahraga bergengsi, khususnya sepeda.

“Kami tentu menyampaikan terima kasih kepada UCI dan berbagai pihak atas kepercayaan ini,” ujarnya.

TdBI 2025 akan diikuti oleh 128 pembalap dari 24 negara di lima benua, yang akan menempuh total jarak 593 kilometer melalui empat etape menantang melintasi lanskap keindahan alam Banyuwangi. (*Biro)

Mengusung Tema “Indonesia Produktif ” DPC PKB Lumajang peringati Harlah dengan Ziaroh ke Makam para tokoh PKB .

Lumajang, Gempur News.

– Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Dewan Pengurus Cabang PKB Lumajang menyelenggarakan serangkaian kegiatan keagamaan dan ziarah ke makam para pejuang serta deklarator pendiri PKB di wilayah Kabupaten Lumajang, Senin (21/07/2025).

Dengan mengusung tema “Indonesia Produktif”, peringatan Harlah tahun ini tidak hanya menjadi momentum untuk refleksi sejarah dan perjuangan partai, tetapi juga ajakan untuk terus berkarya, berinovasi, dan meningkatkan kontribusi nyata bagi bangsa, terutama dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan pembangunan desa.

Rangkaian acara DPC PKB Lumajang bersama DPAC se-kabupaten Lumajang mengadakan ziarah ke makam deklarator atau pendiri PKB di kabupaten Lumajang, dengan rute diawali ke makam KH Ahmad Basyuni Jogoyudan, makam KH Anto Wasono Jogoyudan, makam KH Amak Fadholi Zein Jogoyudan, makam KH Affan Malik Krai dan terakhir makam KH Adnan Syarif Wonorejo Lumajang.

Untuk peserta melibatkan PAC PKB se-kabupaten Lumajang dengan dipimpin langsung ketua DPC PKB kabupaten Lumajang, H Anang Akhmad Syaifuddin yang diikuti oleh semua anggota fraksi PKB kabupaten Lumajang. Dalam agenda ziarah kubur tersebut, sekaligus melakukan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan rumah Makan Bergizi Gratis (MBG) di Yosowilangun dan Wonorejo.

Ketua DPC PKB Lumajang, H Anang Akhmad Syaifuddin, menyampaikan bahwa ini merupakan ungkapan rasa syukur kehadirat Allah SWT PKB sudah Berusia 27 Tahun usia yang sudah cukup matang untuk terus berkiprah kepada bangsa dan negara tercinta Indonesia dan juga kegiatan ini adalah bagian dari ikhtiar spiritual dan historis agar seluruh kader PKB tidak melupakan akar perjuangan partai. “Harlah ke-27 ini menjadi pengingat bahwa PKB berdiri di atas nilai perjuangan dan keikhlasan. Dengan semangat Indonesia Produktif, kita ingin terus hadir membawa solusi, membela rakyat, dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Indonesia, khususnya warga Lumajang”, ujarnya.

“Peringatan Harlah ke-27 ini juga menjadi ajang konsolidasi internal kader PKB Lumajang untuk menyongsong agenda-agenda strategis ke depan, termasuk dalam menghadapi tantangan pembangunan dan demokrasi yang semakin kompleks. Selamat Hari Lahir ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa, bersama rakyat PKB siap mewujudkan Indonesia Produktif”, ungkap Anang, yangmerupakan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur.

Dalam kegiatan ziarah ke makam para deklarator, imam tahlil dipimpin langsung oleh Kyai Hafi pengasuh ponpes Miftahul Ulum Sumber Wringin Klakah yang menjabat sebagai ketua PAC PKB Klakah.( Joe)

BUNDA FORUM ANAK DAERAH(FAD) HADIRI PERINGATAN HARI ANAK NASIONAL (HAN) TINGKAT KOTA CIMAHI TAHUN 2025

CIMAHI,Rabu(23/07/2025)
Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) dengan kolaborasi bersama Dinas Pendidikan (Disdik) memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2025 dengan menggelar kegiatan Pertemuan Pagi Ceria serentak di seluruh Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Cimahi, pada Rabu (23/07).


Seremoni kegiatan dilaksanakan di SDN Cimahi Mandiri 1 Kota Cimahi dengan dihadiri Bunda Forum Anak Daerah (FAD) Kota Cimahi, Ketua Komisi IV DPRD Kota Cimahi, kepala perangkat daerah, Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Cimahi, Bunda PAUD Kecamatan Cimahi Tengah, hingga Tim Penggerak PKK Kota Cimahi. Acara ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran semua pihak dalam mewujudkan perlindungan dan pemenuhan hak anak menuju Generasi Emas 2045.


Memanfaatkan momen peringatan HAN Tahun 2025 ini, Bunda Forum Anak Daerah (FAD) Kota Cimahi, Midjiati Ningsih Ngatiyana menyampaikan pentingnya mengenalkan anak-anak pada permainan tradisional agar mereka tidak terjebak dalam penggunaan gadget yang berlebihan. Ada beberapa jenis permainan tradisional yang siswa-siswi mainkan dengan penuh antusias dalam kegiatan ini, di antaranya bekel, lompat tali, ular naga, dan balap bakiak.


“Hari ini kita memperingati Hari Anak Nasional, kebetulan di SDN Cimahi Mandiri 1 ini adalah perwakilan dari Kota Cimahi. Banyak sekali kita ingin memberi pengertian kepada anak-anak, supaya mengenal permainan-permainan jaman dulu,” ujarnya.


Midjiati menekankan tantangan yang dihadapi anak-anak Cimahi saat ini terkait dengan penggunaan gadget. “Untuk tantangan anak-anak di Cimahi, tentunya kita harus menjauh dari permainan gadget itu ya. Kita harus bisa mengenalkan supaya menjauhkan dari gadget itu, dan pola asuh anak kita harus jadi perhatian juga,” tambahnya.


Terkait program ke depan, Midjiati menyebut pentingnya sosialisasi di sekolah-sekolah untuk mencegah pergaulan bebas serta kolaborasi dengan berbagai pihak. “Kita juga harus berkolaborasi dengan PUSPA, karena itu adalah pengasuhan untuk anak Indonesia tentunya. Kita sebagai orang tua, mengingatkan kepada anak kita mengenai pergaulan, mengenai permainan, maupun mengenai pola makan sehat juga,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Cimahi, Ike Hikmawati, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan peringatan HAN 2025 di SDN Cimahi Mandiri 1. Ike mengungkapkan, pihaknya berkomitmen memberikan dukungan regulasi, anggaran, dan pengawasan untuk memastikan hak-hak anak terpenuhi.
“DPRD tentunya akan memberikan dukungan regulasi untuk menghadirkan anak-anak yang kita dambakan gitu. Kemudian juga kita akan memberikan dukungan anggaran dan pastinya dan kita akan melakukan pengawasan. Apakah regulasi yang memang menaungi anak-anak ini bisa berjalan dengan baik? Apakah anggaran yang kita keluarkan memang tersalurkan dengan baik? Dan tentunya kita akan lakukan pengawasan itu bersama-sama dengan Dinas Pendidikan, bersama-sama dengan Pak Sekda,” jelasnya.


Ike juga menambahkan terkait penguatan regulasi daerah dengan Perda terkait Kota Layak Anak, yang memerlukan penyesuaian dengan peraturan terbaru. Pihaknya akan mengawasi implementasi Perda tersebut, sekaligus memberikan dukungan anggaran.


“Regulasi yang berkaitan dengan anak-anak biasanya selain memang aturan perundangan-perundangan yang berlaku tentunya di Kota Cimahi ini, juga kita akan menghadirkan Perda yang berkaitan dengan Kota Layak Anak yang sejauh ini memang sudah ada, akan tetapi perlu kita sesuaikan dengan aturan yang terbaru. Dan kemudian perda itu kita akan awasi ya implementasinya, sekaligus kita akan berikan support anggarannya,” pungkasnya.


Melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, sekolah, orang tua, dan masyarakat, Kota Cimahi diharapkan mampu melahirkan anak-anak yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menjadi generasi emas di masa depan.

Achmad Syafei
Sumber:(Bidang IKPS)