Home Blog Page 355

Memasuki Satu Dekade, Tour de Banyuwangi Ijen 2025 Diikuti 128 Pembalap dari 24 Negara di Lima Benua

BANYUWANGI – Gempurnews.com. Balap sepeda internasional Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) kembali digelar. Ajang yang masuk kalender federasi balap sepeda internasional Union Cycliste Internationale (UCI) tahun ini akan digelar 28-31 Juli 2025 diikuti 128 pembalap yang berasal dari 24 negara.

Pada tahun ini, TdBI memasuki satu dekade atau tahun ke-10 pelaksanaan. Ratusan pembalap dari berbagai negara akan menempuh total jarak 593 kilometer (km) yang terbagi dalam empat etape menantang melintasi landskap keindahan alam Banyuwangi.

“Kami terus konsisten menyelenggarakan ajang balap sepeda internasional Tour de Ijen hingga tahun ini memasuki tahun ke-10 pelaksanaan. Digelarnya Tour de Banyuwangi Ijen merupakan salah satu upaya Banyuwangi memajukan olahraga balap sepeda di Indonesia,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Selasa (22/7/2025).

Sport tourism, kata Ipuk, menjadi event yang akan terus digeber sebagai bagian dari upaya untuk menarik orang datang ke Banyuwangi dan mengenalkan Banyuwangi sebagai salah satu lokasi terbaik bersepeda di Indonesia.

“Tour de Banyuwangi Ijen bukan sekadar ajang olahraga tapi sudah menjadi ikon, yang membuat Banyuwangi dikenal di dunia internasional. Terbukti sejak digelarnya Tour de Ijen wisatawan mancanegara yang datang ke Banyuwangi tiap tahun terus meningkat,” ujar Ipuk.

Sejak digelar pertama kali pada 2012, antisuasme peserta TdBI terus meningkat. Banyak tim dari berbagai negara yang ingin turut serta dalam salah satu kompetisi yang menyajikan tanjakan ekstrim di dunia. Catatan penyelanggara terdapat 44 tim dari berbagai negara yang ingin ikut TdBI tahun ini.

“Tapi kami pilih hanya 20 tim yang kami putuskan untuk ikut berdasarkan pertimbangan ranking tim dan pembalap mereka di UCI,” kata Ipuk.

Ditambahkan Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi M Alfin Kurniawan menjelaskan, dari jumlah 20 tim yang berpartisipasi dalam TdBI 2025, 14 tim di antaranya berasal dari tim luar negeri. Sementara pembalap yang akan berkompetisi berasal dari berbagai belahan benua.

Alfin mengungkapkan terdapat sejumlah negara yang baru tahun ini bergabung TdBI seperti klub dari Estonia, Italia, dan Arab. Salah satu tim yang menyatakan diri untuk ikut dalam TdBI adalah Swatt Club dari Italia. Swatt Club yang merupakan salah satu klub populer di Eropa yang dikenal dengan pembalap-pembalap mudanya. Klub ini memiliki ribuan member, dan telah banyak mengikuti kompetisi internasional baik di Eropa, Amerika dan Asia.

Sementara enam tim dari Indonesia yakni Jakarta Pro Cycling, Nusantara-BYC, ASC Monsters Indonesia, Banyuwangi Road Cycling Club (BRCC), Anonymous Cycling Team, dan Pontianak Wuaya Racing.

“Masing-masing tim terdiri atas lima pembalap, dan 2-3 official. Total ada sekitar 128 pembalap. Para rider ini berasal dari 24 negara yang akan meramaikan Tour de Banyuwangi Ijen tahun ini,” jelas Alfin.

TdBI tahun ini akan melintasi jalur sepanjang total 593 kilometer yang terbagi dalam empat etape. Yakni etape satu rute Pasar Pesanggaran – Kantor Bupati Banyuwangi (jarak 125,5 km), etape dua Alas Purwo – Kantor Bupati Banyuwangi (158,8 km).

Kemudian lanjut etape tiga start di RTH Glenmore dan finish di Kantor Bupati Banyuwangi (jarak tempuh 140,3 km), etape keempat atau terakhir start di RTH Maron Genteng finish di Paltuding Ijen dengan jarak tempuh 150 km. (*/Biro)

PENYAMBUTAN TIM AKADEMI PERSIB,SETELAH MENANG DI SWEDIA

CIMAHI,Selasa(22/07/2025) Pemerintah Kota Cimahi menggelar acara penyambutan meriah bagi squad Akademi Persib Cimahi (APC) yang baru saja mengukir prestasi gemilang sebagai Juara Dunia pada ajang International Gothia Cup U-13 Boys 2025 di Swedia. Kemenangan ini disambut dengan penuh kebanggaan oleh warga Cimahi dan menjadi catatan sejarah baru dalam perjalanan olahraga kota Cimahi.

Acara penyambutan digelar di Selasar Gedung B Pemerintah Kota Cimahi, Selasa (22/07), dipimpin langsung oleh Wali Kota Cimahi dengan didampingi Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira serta kepala perangkat daerah Kota Cimahi. Dalam sambutannya, Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyampaikan apresiasi mendalam atas perjuangan tim APC yang sukses mengharumkan nama bangsa dan daerah di panggung sepak bola internasional.

“Ini bukan sekadar kemenangan dalam pertandingan, tetapi simbol dari semangat, kerja keras, dan mimpi besar anak-anak Cimahi. Mereka membuktikan bahwa generasi muda kita mampu bersinar di level dunia,” tegas Ngatiyana.

Dalam turnamen bergengsi tersebut, Akademi Persib Cimahi berhasil mengalahkan tuan rumah Swedia di partai final. Keberhasilan ini mengembalikan kejayaan sepak bola muda Indonesia di pentas dunia setelah lebih dari 50 tahun tidak membawa pulang medali juara dari Gothia Cup.

Pemerintah Kota Cimahi mengapresiasi prestasi ini dengan memberikan dana pembinaan sebesar Rp100 juta kepada tim pelatih, pembina, dan pemain. Selain itu, Wali Kota menegaskan komitmen pemerintah dalam menyediakan fasilitas latihan dan mendorong pembinaan atlet usia dini secara berkelanjutan.

“Kami sadar Cimahi belum memiliki stadion berskala besar. Namun, kami memiliki Lapangan Sangkuriang dan fasilitas lainnya yang bisa dimanfaatkan. Akademi Persib juga memiliki lapangan sendiri. Semua ini akan terus kami dorong agar olahraga di Cimahi makin maju,” ujar Ngatiyana.

Prestasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh insan olahraga di Kota Cimahi untuk terus berkarya, serta menjadi inspirasi bagi anak-anak muda lainnya dalam meraih cita-cita dan prestasi membanggakan lainnya.

Achmad Syafei
Sumber: (Bidang IKPS)

GRAND OPENING SANGGAR SEKARING JATI PUTRO DI DESA JATIDUWUR KECAMATAN KESAMBEN KABUPATEN JOMBANG JAWA TIMUR SENIN 21 JULI 2025

JOMBANG – gempurnews.com. Pembukaan sanggar ini dihadiri antara lain Dinas Pendidikan Kebudayaan kabupaten dalam hal ini diwakili oleh Anom Antono S.sn sebagai Pamong budaya Ahli Muda Sub Kordinator nilai Budaya dan sejarah, dari pemerintah kecamatan Kesamben diwakili Kasi Sosbud, kepala desa Jatiduwur Subardi beserta perangkat desa, BPD, Seniman atau budayawan yang hadir Dr. Setyo Yanuartuti, M.Si. ( dosen unesa ) selain itu juga seluruh masyarakat desa Jatiduwur.

Sebelum acara grand opening sanggar Sekaring Jati Putro pimpinan Yayak Uswanto dimulai, seluruh hadirin yang membludak lokasi acara disuguhkan tarian -tarian tradisional.

Dalam sambutannya Anom Antono S.sn sebagai Pamong budaya Ahli Muda Sub Kordinator nilai Budaya dan sejarah mengatakan bahwa “Wayang Topeng Jatiduwur adalah kesenian tradisional khas Jombang yang merupakan perpaduan seni tari, musik, rupa, dan teater. Kesenian ini, yang melibatkan penari dengan topeng dan dalang dalam pementasannya, pernah mengalami masa surut namun kini mulai dihidupkan kembali oleh para seniman dan pemerintah setempat. Wayang Topeng Jatiduwur juga telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Wayang Topeng Jatiduwur telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada tahun 2018, berbagai upaya dilakukan untuk melestarikan dan memperkenalkan kembali kesenian ini, termasuk melalui penciptaan motif batik dengan tema Wayang Topeng Jatiduwur, kesenian ini juga menjadi inspirasi dalam penciptaan karya seni lain, seperti kriya batik. (Adi Facdiar)

BUPATI JOMBANG HARUS BERTANGGUNGJAWAB ATAS TERABAIKANNYA HAK ASASI PEDAGANG TRADISIONAL UNTUK MENGAIS NAFKAH SAAT KONSER MUSIK

JOMBANG – gempurnews.com. 19-20 Juli 2025 ini, generasi muda Jombang menikmati kehadiran idolanya melalui konser musik yang diselenggarakan dengan menggunakan Stadion fasilitas Umum milik pemerintah kabupaten Jombang, hadirnya group band ternama di Indonesia, menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Jombang dari kalangan muda hingga dewasa. Konser dan festival musik sendiri merupakan perhelatan menjanjikan bagi pihak promotor/penyelenggara, karena orang Jombang memiliki antusias tinggi dan ditambah kemauan untuk membeli tiket dengan harga jutaan untuk menyaksikan idolanya. Namun dalam pelaksanaannya kegiatan konser dan festival musik menimbulkan berbagai polemik yang terjadi, hal tersebut dialami para pedagang tradisional yang berharap dapat mengais rejeki dari acara konser tersebut,

Dapat sorotan tajam dari Ketua Lembaga Bantuan Hak Asasi Manusia (LBHAM) Faizuddin FM “Banyak faktor mengapa padagang tradisional diusir dari area konser oleh satpol pamong praja (satpol PP) berseragam lengkap dan resmi. Kemudian, yang menjadi suatu rumusan masalah atau pertanyaan adalah bagaimana perlindungan hukum terhadap pedagang tradisional yang terganggu hak asasi nya oleh instrumen negara melalui satuan pramong praja (satpol PP) ? Kemudian bagaimana status penggunaan Stadion secara uandang-undang ?”.

Berdasarkan uraian masalah diatas, menjadi pertanyaan masyarakat umum khususnya para pedagang tradisional siapa yang bertanggungjawab kerugian yang dialami pedagang tradisional tersebut atas tindakan instrumen negara (satpol PP) yang melakukan pengusiran pedagang tradisional saat konser berlangsung ?

“UUD 45 menjamin hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan, serta hak atas perlindungan sosial. Hal ini menunjukkan bahwa negara memiliki kewajiban untuk menciptakan kondisi yang memungkinkan warganya mencari nafkah dan mendapatkan penghidupan yang layak, khususnya pada pasal Pasal 27 ayat (2), 28A dan 28H ayat (1) UUD 45”, ujarnya.

Persoalan pedagang tradisional yang terjadi saat konser musik di Jombang tidak semata-mata berkutat pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga lebih dalam mencakup keterbatasan akses pedagang tradisional terhadap keadilan hukum.

“Pedagang tradisional tersebut bukan hanya soal sandang, pangan, dan papan, melainkan juga soal keterbatasan akses terhadap keadilan, ketidakmampuan pedagang tradisional dalam mengakses hak-haknya di bidang hukum membuat mereka semakin rentan, termasuk dalam distribusi sumber daya lapangan perdagangan, hingga perlindungan hukum. Kondisi tersebut, kata dia, membuat posisi pedagang tradisional rentan mudah dimanfaatkan atau bahkan dikriminalisasi ketika mempertahankan haknya”. ujar Gus Faiz.

Hak mencari nafkah adalah bagian dari hak asasi manusia yang diakui secara universal dan dilindungi oleh berbagai instrumen hukum, termasuk Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM). Hak ini mencakup hak setiap orang untuk bekerja, memilih pekerjaan secara bebas, mendapatkan kondisi kerja yang adil dan layak, serta perlindungan dari pengangguran”, pungkasnya. ( Adi Facdiar)

Tanggap Darurat Putusnya Jembatan Sungai Lembu. Dinas PU CKPP Banyuwangi Lakukan Langkah Cepat Membangun Jembatan Darurat Dengan Sistem Knockdown

Banyuwangi – Gempurnews.com. Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Pemukiman (DPU CKPP) Kabupaten Banyuwangi, lakukan langkah cepat sebagai bentuk tanggap darurat putusnya Jembatan Sungai lembu, Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran.

Sebelumnya pada Selasa (15/07/2025) jembatan berusia 45 Tahun di Dusun Sungai lembu, Desa Sumberagung mengalami retakan parah yang berujung ambrol. Musibah ini tentunya membutuhkan tindakan cepat sebagai bentuk tanggap darurat menyikapi terputusnya akses masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas PU CKPP melakukan langkah cepat dengan memasang Jembatan Knockdown agar akses tetap bisa berjalan dengan baik. Hal ini disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PU CKPP Kab. Banyuwangi, Dr. Suyanto Waspo Tondo Wicaksono, M.Si. Melalui Pelaksana tugas (Plt) Sekertaris Dinas PU CKPP Kab. Banyuwangi, Ebta Adharisandi, ST., M.Si. Selasa (22/07/2025).

“Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas PU CKPP khususnya Bidang Binamarga telah melakukan upaya tanggap darurat atas putusnya jembatan Sungai lembu di kecamatan Pesanggaran, langkah cepat ini dilakukan dengan pembangunan jembatan darurat dengan sistem Knockdown, jembatan darurat ini dibangun sembari menunggu rekonstruksi jembatan utama, yang kini masih dalam proses perencanaan, dimungkinkan jembatan utama sendiri akan di anggarkan di Tahun 2026.” Terangnya.

Masih Ebta, “Jembatan Darurat knock down yang juga dikenal sebagai jembatan Bailey, adalah jembatan sementara yang dirancang untuk pemasangan cepat dan mudah. Sistem knockdown memungkinkan pemasangan jembatan dalam waktu singkat, menjadi solusi ideal untuk situasi darurat sehingga cocok untuk penanganan bencana. Sementara yang sudah kita dikerjakan, memiliki bentangan 20 meter dengan lebar 1,5 meter, yang diperuntukkan untuk akses pejalan kaki dan kendaraan roda dua.” Paparnya.

Dalam kesempatan itu Ebta juga memastikan, pembangunan jembatan darurat yang diperuntukkan kendaraan roda empat akan segera dilaksanakan selambat-lambatnya pekan depan.

“Kita masih dalam proses pembangunan jembatan baja yang diperuntukkan kendaraan roda empat, nantinya jembatan ini akan memiliki bentang 30 meter lebar 2 meter.” Pungkasnya.

Harapannya dengan pembangunan dua jembatan darurat ini dapat kembali menyambungkan akses masyarakat yang sempat terputus.

“Ada dua desa, tiga perkebunan yang terdampak bahkan sempat terisolasi, mengingat jembatan ini satu-satunya akses menuju wilayah sekitar. Tentunya bila tidak segera ditangani ini akan berdampak pada sektor ekonomi utamanya kebutuhan logistik. Namun hari ini dengan terbangunnya jembatan darurat yang sudah bisa dilalui kendaraan roda dua, setidaknya bisa menghubungkan akses masyarakat, sehingga perekonomian bisa berjalan, terlebih bila nantinya jembatan darurat yang diperuntukkan kendaraan roda empat sudah terbangun.” Tandasnya. (*/Sgt)

Kesadaran Berlalu Lintas Masih Rendah Mesti Jumlah Pelanggaran Menurun Operasi Patuh 2025

PASURUAN – Polres Pasuruan mencatat penurunan jumlah pelanggaran lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025 yang berlangsung selama 7 hari. Berdasarkan data analisis dan evaluasi (Anev) dari Satlantas Polres Pasuruan, total pelanggaran yang tercatat mencapai 124.503, menurun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 139.442 pelanggaran.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Iriawan mengatakan bahwa penurunan ini patut diapresiasi, meskipun masih diperlukan kerja keras dalam membangun kesadaran tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Berikut rincian data pelanggaran selama Operasi Patuh Semeru 2025:

  • Tilang manual: 29.659 pelanggaran (naik 10.855 dari tahun 2024)
  • Tilang ETLE mobile: 9.900 pelanggaran (naik dari 6.664)
  • Tilang ETLE statis: 9.245 pelanggaran (turun dari 12.108)
  • Teguran: 75.699 pelanggaran (turun dari 101.966)

Jika dibandingkan dengan kondisi 7 hari sebelum operasi, kenaikan pelanggaran selama operasi sangat signifikan:

  • Total pelanggaran sebelum operasi: 4.917
  • Total pelanggaran selama operasi: 124.503
  • Kenaikan tilang manual: 1.167% atau bertambah 27.321
  • Kenaikan tilang ETLE mobile: 1.243%
  • Kenaikan tilang ETLE statis: 843%
  • Kenaikan teguran: 8.682%, dari 862 menjadi 75.699

Puncak pelanggaran terjadi pada 17 Juli 2025 dengan jumlah 21.520 pelanggaran dalam satu hari. Lonjakan tercatat hampir di semua kategori pelanggaran.

Kapolres menegaskan bahwa peningkatan pelanggaran selama operasi menandakan masih rendahnya kesadaran berlalu lintas masyarakat.

“Kami akan terus melakukan evaluasi dan penindakan yang tepat sasaran agar masyarakat semakin disiplin dan patuh terhadap aturan lalu lintas,” ujarnya.(Qomar)

KPU Barito Utara Gelar Pelantikan 558 Peserta KPPS Sukseskan PSU 

BARITO UTARA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Ķalteng) gelar acara pelantikan dan pengambilan sumpah janji, ratusan anggota kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) se- Kecamatan Teweh Tengah di arena Tiara Batara Muara Teweh, Senin (21/7/2025).

Acara pelantikan KPPS yang digelar pada Tiara Batara ini, dihadiri Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE. MPA, Staf Ahli Bupati, Drs. Ardian, M. Pd, Ketua KPU, Siska Dewi Lestari, SH, Ketua Bawaslu, Adam Parawangsa Sahbubakar, SH, Ketua Panwascam Teweh Tengah, M. Nasution, Kapolres Barito Utara, AKBP. Singgih Pebiyanto, SH. SIK, Dandim 1013 Muara Teweh, Letkol Inf. Agussalim Tuo, SH. M.IP, 558 peserta KPPS, dan Anggota KPU Kakimantan Tengah.

Pelantikan ini merupakan bagian penting dalam persiapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara yang akan dilaksanakan pada 6 Agustus 2025 mendatang.

Ketua KPU Barito Utara, Siska Dewi Lestari, SH dalam sambutannya mengingatkan kepada seluruh KPPS yang dilantik berjumlah 558 orang untuk selalu bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku, memastikan tidak ada diskriminasi dalam memberikan pelayanan kepada pemilih serta berkoordimasi dengan PPS dan PPK.

Siska Dewi Lestari, SH.  Dirinya selaku Ketua KPU Barito Utara, dalam acara pelantikan KPPS ini dapat melaksanakan tugas dengan baik penuh integritas sasuai dengan standar yang telah ditentukan, dan selalu berkoordinasi dengan semua pihak terkait keamanan demi kelancaran pelaksanaan PSU,” harap Ketua KPU.

Dalam sambutannya yang disampaikan oleh Staf Ahli Bupati, Drs. Ardian, M. Pd, Pj. Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE. MPA  menyampaikan apresiasi dan harapannya kepada seluruh anggota KPPS yang baru saja dilantik.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, saya mengucapkan selamat kepada seluruh anggota KPPS yang telah dilantik. Jalankan tugas mulia ini dengan penuh tanggung jawab, integritas, loyalitas, dan netralitas,” ujar Pj.BBupati dalam sambutan tertulisnyanya.

Pj Bupati juga mengingatkan agar seluruh anggota KPPS segera menyusun dan melaksanakan kembali program kerja sesuai ketentuan dari KPU, serta bekerja dengan cerdas, tuntas, dan ikhlas demi suksesnya PSU.

Kita berharap pelaksanaan PSU 6 Agustus 2025 nanti dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif, serta tingkat partisipasi pemilih bisa melebihi 80 persen dari jumlah DPT,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada KPU, Bawaslu, serta camat, kepala desa/lurah yang telah memfasilitasi rangkaian tahapan pemilu.

Tak lupa, Pj Bupati melalui staf ahli bupati mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama bergandeng tangan menyukseskan PSU dengan menjaga profesionalisme dan netralitas dalam bertugas.

Acara tersebut juga dilaksanakan pembacaan fakta integritas yang diikuti oleh seluruh anggota KPPS se Kecamatan Teweh Tengah. Kegiatan ditutup dengan seruan semangat untuk mewujudkan demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat di Kabupaten Barito Utara.   (SS)

H Mutsyuhito Solin Bacakan Pertanggung Jawaban Dalam Rapat Paripurna DPRD PakPak Barat

Gempurnews,com/Wakil Bupati Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd membacakan Pidato Nota Jawaban Bupati dalam Sidang Paripurna DPRD Pakpak Bharat hari ini (21/07/2025). Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor menyampaiakan jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi di DPRD atas tiga Rancangan Peraturan Daerah yang sedang di bahas di DPRD.

Sidang Paripurna DPRD yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Pakpak Bharat, Mansehar Manik ini dibuka pukul 10.00 WIB , dihadiri segenap Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, pimpinan Instansi vertikal dan para undangan lainnya. Usai membuka sidang, Masehat Manik mempersilahkan Wakil Bupati untuk membacakan pidato Nota Jawaban Bupati Pakpak Bharat dihadapan Sidang Paripurna.

Kami sampaikan terimakasih dan apresiasi bagi segenap anggota DPRD Pakpak Bharat yang telah menyampaikan banyak arahan dan saran bagi upaya penyempurnaan atas tiga Ranperda ini, kini kami jelaskan kembali dalam pidato Nota Jawaban ini, semoga penjelasan yang kami sampaikan bisa mengakomodir semua tanggapan dan saran dari setiap Fraksi, ucap Mutsyuhito Solin di gedung DPRD.

Saat ini diketahui DPRD Pakpak Bharat bersama Pemerintah Pakpak Bharat sedang melaksanaan pembahasan atas tiga Rancangan Peraturan Daerah yakni Rancangan Peraturan Daerah tengtang Pertanggungjawaban APBD Pakpak Bharat Tahun Anggaran 2024, Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJMD Pakpak Bharat tahun 2025-2029, serta Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman.(Tumangger)

Enam pecatur Kuda Putih Lumajang ikuti open Turnamen tingkat provinsi Jawa Timur di-Jombang.

Lumajang, Gempur News

–Klub catur kuda putih Lumajang yang bermateri kan pecatur Junior dan senior mengikuti “open turnamen catur Percasi Jombang ” tingkat provinsi Jawa Timur pada Minggu ( 20/07/2025). yang menyertakan 6 pecatur dan 2 official.

Ketua club Kuda putih Lumajang Joe Efendi WNP. Mengatakan kepada media ini bahwa kali ini kita berangkat tanpa target,hanya untuk mengasah kemampuan dan memperbaiki mental bermain anak anak agar lebih kuat mentalnya nanti, jadi ketika nanti mengikuti event yang resmi seperti Porseni , O2SN, Kejurprov atau Porprov mereka disamping memiliki kemampuan bermain juga memiliki mental bertanding yang baik, dan Alhamdulillah hasilnya kemarin cukup menggembirakan anak anak bisa meraih poin semua bahkan Tisam kalau tak kalah solkof bisa masuk 10 besar,dan di kelompok senior Ali masuk 20 besar, yang cukup mengesankan adalah Agham Abdillah Abqori yang baru pertama kali tampil dalam sebuah kejuaraan namun sudah bisa meraih 3 kemenangan walaupun di awal lomba terlihat grogi namun cepat ber adaptasi dan meraih 3 kemenangan beruntun di akhir lomba.

Selanjutnya Jo menerangkan bahwa Para pemain kuda putih bertanding dalam keadaan lelah dan ngantuk, karena perjalanan jauh,kita berangkat tengah malam dan nyampai dini hari, rencananya mau istirahat tapi ternyata anak anak beristirahat di mobil jadi kurang Vit , karena bertanding cukup marathon 7 babak dalan se-hari yang sangat menguras stamina anak anak, idealnya kami seharusnya punya waktu istirahat yang cukup,tapi itu salah saya sebagai manager kurang memperhitungkan keadaan,tapi nanti insya Allah nanti akan memperbaiki persiapan tim kalau menginginkan hasil yang optimal pungkasnya.( Bb ).

Hadir Untuk Rakyat : PLN UP3 Madura Pastikan Keandalan Kelistrikan dalam Peresmian Serentak Kopdes Merah Putih

0

Madura, 21 Juli 2025 — PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Madura menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung agenda strategis nasional melalui jaminan pasokan listrik yang andal dan layanan berkualitas. Dukungan tersebut diwujudkan secara nyata dalam keterlibatan aktif PLN UP3 Madura pada kegiatan Peresmian Serentak 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) yang diinisiasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.

Sebagai bagian dari sinergi lintas sektor untuk memperkuat kemandirian ekonomi di tingkat akar rumput, peresmian Kopdes Merah Putih di wilayah kerja PLN UP3 Madura dilaksanakan di empat kabupaten, masing-masing berlokasi di:

  • Gedung Ratu Ebu, Kabupaten Bangkalan
  • Smart Room Pendopo Kabupaten Sampang
  • Pendopo Ronggo Sukowati, Kabupaten Pamekasan
  • Halaman Kantor Bupati Sumenep, Kabupaten Sumenep

Guna menjamin kelancaran kegiatan peresmian yang berlangsung secara serentak tersebut, PLN UP3 Madura mengerahkan seluruh sumber daya teknisnya melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) setempat. Langkah antisipatif berupa survei teknis, inspeksi instalasi, serta penempatan personel siaga dan peralatan pendukung telah dilakukan sejak jauh hari. Koordinasi intensif dengan panitia pelaksana di masing-masing titik juga dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan berada pada kondisi optimal.

Manager PLN UP3 Madura, Fahmi Fahresi, menegaskan bahwa PLN hadir bukan hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai mitra pembangunan nasional yang konsisten dalam mengawal setiap inisiatif strategis pemerintah.

“PLN senantiasa mendukung langkah pemerintah dalam mendorong pemerataan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat desa melalui koperasi. Kami pastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga selama kegiatan berlangsung, sebagai bentuk kontribusi nyata PLN dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional dari tingkat desa,” tegas Fahmi.

Program Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari upaya sistematis negara dalam membangun ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan dan inklusif. Melalui koperasi desa dan kelurahan, diharapkan terbentuk pilar-pilar ekonomi kerakyatan yang mampu menjadi tulang punggung pertumbuhan nasional.

PLN, sebagai BUMN strategis di sektor ketenagalistrikan, berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan layanan listrik yang andal, responsif, dan mendukung setiap aspek pembangunan, baik sosial, ekonomi, maupun kemasyarakatan.