Home Blog Page 361

Dinsos PPPA Memperingati Hari Anak Ke 41 Tahun 2025

Gempurnews | Pemalang – Dalam rangka memperingati hari Anak Nasional ke- 41 Tahun 2025, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan Festival anak.

Pembukaan Festival anak yang di gelar di halaman Pendopo Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pemalang dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ketua TP. PKK, Bunda Forum Anak, Kepala Bidang PPPA, Kepala Bidang Kebudayaan, serta para Guru guru TK/Paud,SD dan Peserta anak anak festival. Kamis ( 17/7/25)

Dalam sambutannya Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kabid PPPA) Triyatmo, menyampaikan ucapan selamat kepada anak anak, agar semakin maju dan berkualitas ditengah persaingan global yang semakin ketat, Ia juga mendorong anak anak untuk tidak takut bermimpi dan meraih cita cita, karena anak anak inilah yang nantiya akan menjadi penerus bangsa di masa depan. “ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari keluarga,masyarakat,dan seluruh pihak terkait untuk memberikan motivasi serta bimbingan kepada anak anak, dukungan ini bertujuan agar mereka mendapatkan perlindungan dan hak di berbagai bidang terutama di sektor pendidikan dan kesehatan demi mewujudkan masa depan yang inklusif berkelanjutan. “tambahnya.

Setelah sambutan acara dilanjutkan dengan penampilan tarian tarian budaya dari anak anak peserta,kegiatan festival ini untuk mempererat kebersamaan dan kekompakan diantara peserta.

Kegiatan festival anak berlangsung sangat meriah dan penuh semangat, diharapkan dengan kegiatan ini dapat memberikan inspirasi motivasi bagi anak anak untuk terus berjuang mencapai impiannya.

(yn26)

Pj. Bupati Barito Utara, Restocking Benih Ikan di Desa Trahean dan Tinjau Pasar Murah 

BARITO UTARA- Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, Pj. Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE. MPA melakukan restocking penebaran benih ikan di desa Trahean sekaligus meninjau pelaksanaan pasar murah di Bumi Perkemahan Panglima Batur, Kecamatan Teweh Selatan, Rabu (16/7/2025) kemarin.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Barito Utara.

Penebaran benih ikan tersebut menjadi bagian dari program restocking yang bertujuan menambah populasi ikan di perairan umum serta menjaga kelestarian sumber daya perikanan.

Pj  Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE. MPA dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki dampak luas bagi masyarakat, baik dari sisi ekologi maupun ekonomi.

“Restocking ini merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan stok ikan di perairan umum, melestarikan keanekaragaman hayati, serta meningkatkan produksi ikan guna pemenuhan gizi masyarakat,” kata Indra Gunawan.

la juga menambahkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada pengelolaan yang efektif dan keterlibatan seluruh pihak, termasuk pengaturan penangkapan ikan melalui peraturan daerah dan hukum adat, serta larangan penggunaan alat tangkap berbahaya.

“Kita harus melakukan langkah konkret, seperti penutupan sementara di beberapa bagian perairan agar ikan-ikan muda bisa tumbuh dan berkembang. Juga penting adanya pengawasan terhadap aktivitas ilegal fishing,” tegasnya.

Indra Gunawan juga mendorong keterlibatan kelompok nelayan, masyarakat pengawas, dan aparat penegak hukum dalam pengelolaan dan pengawasan sumber daya perikanan. Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga menjadi fokus utama agar kesadaran terhadap kelestarian ekosistem perairan semakin meningkat.

Di sisi lain, pasar murah yang digelar bersamaan menjadi bentuk konkret kepedulian pemerintah terhadap daya beli masyarakat, khususnya menjelang pelaksanaan PSU Pilkada dan dalam upaya stabilisasi harga bahan pokok,” jelasnya. 

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan yang turut hadir dan merasakan langsung manfaat dari program yang diluncurkan.   (SS)

Satgas Preemtif Operasi Patuh Semeru Sosialisasikan Tertib Lalu Lintas di SMK Muhammadiyah Lumajang

Lumajang– Dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2025, Satgas Preemtif Polres Lumajang menggelar kegiatan sosialisasi tertib berlalu lintas kepada pelajar SMK Muhammadiyah Lumajang, Rabu (16/7/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK Muhammadiyah tersebut merupakan bagian dari program Police Goes To School yang dikemas dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru.

Sosialisasi dipimpin langsung oleh KBO Satlantas Polres Lumajang, Ipda Suheri, didampingi Kanit Kamsel Satlantas Polres Lumajang, Ipda Yoyok Widarto.

Dalam pemaparannya, Ipda Suheri menekankan pentingnya peran pelajar dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

“Kami ingin menanamkan kesadaran kepada para pelajar, bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Jangan sampai usia muda direnggut karena lalai dalam berkendara,” ujar Ipda Suheri.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar tidak menggunakan sepeda motor sebelum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), serta senantiasa menggunakan helm SNI dan mematuhi rambu lalu lintas.

“Banyak pelajar yang masih di bawah umur sudah mengendarai motor ke sekolah tanpa perlengkapan keselamatan. Ini sangat berbahaya, tidak hanya bagi diri sendiri tapi juga pengguna jalan lain,” tambahnya.

Sementara itu, para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan yang disampaikan secara interaktif dengan pemutaran video edukasi serta sesi tanya jawab.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preemtif Satlantas Polres Lumajang dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan usia pelajar.

Hari Terakhir MPLS SMPN 3 Pemalang Resmi Ditutup Dengan Kegiatan Bimbel

Gempurnews | Pemalang – Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMPN 3 Pemalang tahun ajaran 2025/2026 resmi ditutup hari ini dengan kegiatan Bimbingan Belajar dari GO.

320 Peserta murid baru mengikuti bimbingan belajar secara bersama sama di ruang kelas masing masing dengan tujuan untuk memberikan informasi terkait sumber belajar tambahan.

Setelah mengikuti kegiatan mpls selama 4 hari, dilanjutkan dengan pembagian kelas untuk siswa baru dan sudah bisa langsung mengetahui wali kelas masing masing.

Kepala Sekolah SMPN 3 Pemalang Mustika Alam, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh siswa baru dan semoga siswa didik baru nantinya dapat belajar dengan baik dan dapat menoreh prestasi untuk sekolah. “ujarnya.

Kepala Sekolah juga mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu selama proses kegiatan MPLS berlangsung, baik anggota OSIS, Pramuka, PMR, serta Pemateri yang sudah memberikan bimbingan dan mendampingi kepada 320 siswa baru dalam menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). “tutupnya.

(yn26)

Scoopy Velocreativity: Bikers Honda Kepri Seru-Seruan City Rolling dan Adu Kreativitas di Batam

Batam – PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda Kepri), Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau, sukses menggelar Scoopy Velocreativity, sebuah event kreatif yang mempertemukan komunitas pengguna Honda Scoopy dalam suasana penuh semangat, silaturahmi, dan kreativitas. Acara ini berlangsung meriah dengan melibatkan puluhan bikers dari One Heart Community Kepri di kota Batam.

Kegiatan diawali dengan titik kumpul di Sales Office CDN Batam Center, dilanjutkan sesi briefing oleh Pulihanafiah Harahap, PIC Community Capella Honda Kepri. Dalam arahannya, Pulihanafiah mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara melalui kampanye #Cari_Aman, serta memaparkan rangkaian acara mulai dari city rolling, games, hingga kompetisi kreatif.

Peserta kemudian memulai city rolling dengan rute Sales Office – KBC – Kepri Mall – Laluan Madani – Gelael – Ocarina – hingga Moora Café. Perjalanan ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus kampanye tertib berlalu lintas di jalan raya.

Setibanya di lokasi, peserta disambut dengan suasana hangat dan santai untuk mengikuti lomba “Making Flowers from Straws & Used Bottles”. Kompetisi ini mengajak peserta mengasah kreativitas memanfaatkan barang bekas menjadi karya seni, sekaligus menumbuhkan kepedulian lingkungan.

“Kami berharap kegiatan ini memberikan pengalaman berbeda bagi pengguna Honda dan menjadi ruang untuk tumbuh bersama dalam komunitas yang saling menginspirasi dan berbagi semangat positif,” ujar Duri Yanto, Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara.

Acara dilanjutkan dengan sharing session, taping HCID, dan makan bersama, menciptakan suasana akrab antar anggota komunitas. Kegiatan ditutup dengan pengumuman pemenang lomba dan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan kebersamaan.

Pada kesempatan berbeda, kegiatan serupa kembali digelar dengan mengusung city rolling dan kompetisi kreatif. Salah satu sorotan adalah Helmet Coloring Competition, di mana para peserta saling beradu ide dalam menghias helm dengan tampilan unik dan penuh nilai artistik.

“Sungguh acara yang luar biasa! Tidak hanya city rolling, tetapi juga lomba yang seru dan mempererat kebersamaan. Hadiahnya juga menarik, membuat kami semakin semangat untuk berkreasi. Semoga acara seperti ini rutin diadakan,” ungkap Dayu, salah satu peserta Scoopy Velocreativity.

Honda Scoopy sendiri merupakan skutik bergaya fashionable dengan desain ikonik, teknologi dan fitur modern, serta pilihan Smart Key System. Motor ini cocok untuk generasi muda yang aktif, kreatif, dan tetap mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Melalui Scoopy Velocreativity, Capella Honda Kepri menunjukkan komitmennya dalam membangun komunitas pengguna Honda yang kreatif, solid, dan aman di jalan raya. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa keselamatan dan kebersamaan dapat dikemas secara menyenangkan dan menginspirasi.

(Gokkon)

Polres Pasuruan Kota Berhasil Amankan Dua Pengedar Narkotika, 50 Gram Sabu Disita

KOTA PASURUAN – Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Pasuruan Kota Polda Jatim kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika.

Pada Sabtu, 12 Juli 2025, petugas berhasil mengamankan Dua orang pelaku diduga pengedar dalam kasus tindak pidana narkotika golongan I jenis sabu.

Dua Tersangka masing-masing berinisial S (36) warga Kecamatan Bugul Kidul Kota Pasuruan dan MDF (31) Warga Kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan.

Tersangka diamankan dalam operasi yang berlangsung di Dua lokasi berbeda di wilayah Kota Pasuruan.

Penangkapan pertama dilakukan terhadap tersangka S sekira pukul 19.30 WIB, di depan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. R. Soedarsono, Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.

Berdasarkan hasil penggeledahan, petugas menemukan 1 (satu) plastik klip berisi sabu dengan berat 0,55 gram yang dibungkus dengan bungkus permen KIS warna hijau.

Dalam pemeriksaan awal, S mengakui bahwa Sabu tersebut dibeli dari seseorang berinisial MDF seharga Rp 450.000, namun baru dibayar sebesar Rp 199.000.

Berbekal informasi tersebut, Satnarkoba Polres Pasuruan Kota Polda Jatim segera melakukan pengembangan dan perburuan terhadap MDF.

Hanya berselang satu jam, sekitar pukul 20.30 WIB, petugas berhasil mengamankan MDF dan melakukan penggeledahan.

Hasilnya mengejutkan, petugas menemukan sabu dalam jumlah besar beserta sejumlah alat dan perlengkapan yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran narkotika.

Barang bukti yang diamankan dari MDF antara lain Sabu seberat total lebih dari 50 gram dalam beberapa paket plastik klip.

Selain itu Polisi juga menyita timbangan digital, alat hisap, dan puluhan plastik klip kosong siap pakai serta barang bukti lainnya.

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom., melalui Kasat Narkoba IPTU Arief Wardoyo menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan ini merupakan hasil dari informasi masyarakat yang peduli terhadap lingkungannya, serta kesigapan tim dalam menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kami apresiasi dukungan masyarakat yang turut membantu kami dalam memerangi narkotika,” ungkap Iptu Arief , Kamis (17/7).

Ia menegaskan kasus ini akan dikembangkan lebih lanjut untuk menelusuri jaringan di atasnya.

“Kami pastikan setiap pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Iptu Arief.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat 1 subs pasal 112 ayat 1 UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 114 ayat 2 Subs. pasal 112 ayat 2 UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Polres Pasuruan Kota mengimbau seluruh masyarakat untuk terus waspada dan tidak ragu melapor jika mengetahui adanya peredaran atau penyalahgunaan narkoba di lingkungannya.

Keberhasilan pemberantasan narkoba membutuhkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan wilayah yang bersih dari bahaya narkotika. (*)

TINGKATKAN KAPASITAS PETANI, DKPP NGAWI GELAR SEKOLAH LAPANG PENGELOLAAN HAMA TERPADU (SLPHT) PADITAHUN 2025

0

Ngawi – GN, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi adakan kegiatan Sekolah Lapang Pengelolaan Hama Terpadu (SLPHT) komoditas padi bersama dengan Kelompok Tani Utomo Desa Sembung Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi (15/07/2025).
Kegiatan ini dibuka oleh M. Hasan Zunairi, SP., MM selaku Kepala Bidang Tanaman Pangan DKPP Ngawi bersama Kepala Desa, POPT-PPL dan petani, dalam arahannya disampaiakan bahwa Ngawi sebagai Lumbung Pangan Nasional mempunyai peran yang strategis dalam mencukupi kebutuhan pangan nasional. Seiring dengan pertambahan penduduk selalu diikuti dengan peningkatan produksi pangan terutama beras. Dalam rangka peningkatan ekonomi pertanian dan kewaspadaan dampak el-nino, maka harus ada upaya meningkatkan produksi padi secara signifikan di kabupaten Ngawi, salah satunya melalui kegiatan intensifikasi budidaya padi dengan model optimalisasi peningkatan indeks pertanaman (PIP). Ngawi juga memiliki banyak kendala dalam penanganan OPT yang berpotensi mengganggu praktek budidaya padi.
OPT utama pada komoditas padi di Ngawi antara lain OPT tikus ,penggerek batang padi ,wereng batang coklat ,penyakit potong leher yang disebabkan oleh jamur pyricularia oryzae, Penyakit Kresek yang disebabkan karena bakteri Xanthomonas oryzae serta lingkungan dan iklim di Kabupaten Ngawi yang tidak menentu, serta Gangguan Fisiologis (Asem-asemen/pH rendah) yang disebabkan oleh praktek budidaya yang kurang tepat. Upaya yang bisa dilakukan dalam mengendalikan OPT yaitu melalui gerakan pengendalian OPT dengan gropyokan atau dengan menggunakan penyemprotan pestisida secara tepat dosis, tepat sasaran, tepat waktu, tepat cara, dan tepat jenis. Pendirian pagupon rumah burung hantu, pengaturan pola tanam dan Budidaya secara ramah lingkungan dengan menggunakan MOL, POC, agens hayati, serta pestisida hayati/nabati.
Melalui Sekolah Lapang Pengelolaan Hama Terpadu (SLPHT) komoditas padi ini diharapkan para petani mampu memberikan pengalaman, ilmu dan pengetahuan tentang penanganan dan pengendalian OPT pra, saat dan pasca budidaya, serta dapat memahami dan mempraktekan budidaya secara ramah lingkungan juga berkelanjutan (PRLB).
Kegiatan yang dilaksanakan selama 1 musim tanam/3 bulan ini, dengan tujuan menciptakan petani yang peduli terhadap lingkungan dan ekosistem dalam lingkup lahan pertaniannya, tidak hanya fokus terhadap pengendalian hama, tetapi juga mengenal dan melindungi organisme lain seperti predator alami hama yang berperan penting terhadap keseimbangan ekosistem karena konsep dari Pengelolaan hama terpadu (PHT) adalah melakukan berbagai cara pengendalian untuk menurunkan dan mempertahankan populasi OPT di bawah batas supaya tidak menimbulkan kerugian secara ekonomis, serta sebagai upaya pemerintah dalam mensukseskan swasembada pangan di Kabupaten Ngawi. tandasnya. (adv / Din)

MERAWAT DEMOKRASI PARTISIPASIF DI LINGKUNGAN PEMKAB JOMBANG NOTULENSI KONSORSIUM PEDULI JOMBANG

JOMBANG – gempurnews.com. Konsorsium Peduli Jombang mengadakan sarasehan pada hari Rabu, 16 Juli 2025 dalam rangka merawat demokrasi partisipasi di lingkungan Pemkab Jombang denga memghasilakan beberpa notulen.

Notulensi 1 ;
Demokrasi politik adalah sistem pemerintahan di mana kekuasaan politik berada di tangan rakyat, baik secara langsung maupun melalui perwakilan yang mereka pilih. Dalam demokrasi politik, rakyat memiliki hak untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan politik, termasuk dalam memilih pemimpin dan menentukan kebijakan negara. Demokrasi politik juga menekankan prinsip-prinsip seperti kesetaraan, keadilan, kebebasan, dan partisipasi yang luas dari warga negara.

Informasi mengenai proses pengambilan keputusan politik dan kebijakan pemerintah kabupaten Jombang harus terbuka dan dapat diakses oleh rakyat. Termasuk keterbukaan informasi terkait APBD, diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Undang-undang ini bertujuan untuk menjamin hak masyarakat dalam memperoleh informasi terkait kebijakan publik, termasuk pengelolaan keuangan daerah yang tercermin dalam APBD.

Notulensi 2 ;
Kabupaten Jombang saat ini mengalami situasi perekonomian yang sangat tidak baik-baik saja, semua kalangan mengamini bahwa kondisi perekonomian kita tidak baik-baik saja.

Kelompok menengah bawah ini sudah terlebih dulu terjerambab dalam kelompok miskin baru. Dari dunia usaha, jeritan akan kebutuhan cash juga terdengar. Kemungkinan kas yang mereka miliki hanya bisa untuk bertahan hidup keseharian.

Dari masyarakat miskin hingga kelas menengah, pelaku usaha kecil dan besar, semua berharap pada uang dari kantong pemerintah. Wajar, sebab di tengah krisis hanya pemerintahlah yang memiliki infrastruktur guna mengelola sumber daya yang ada demi memenuhi kebutuhan yang ada.

Notulensi 3;
Pendidikan berbasis kapitalisme masih dirasakan para wali murid di kabupaten Jombang, merujuk pada penerapan prinsip-prinsip ekonomi kapitalis dalam sistem pendidikan, di mana pendidikan diperlakukan sebagai komoditas atau barang dagangan. Hal ini dapat mengarah pada prioritas keuntungan oleh lembaga pendidikan, persaingan yang tidak sehat, dan ketidaksetaraan akses pendidikan.

Pendidikan berbasis kapitalisme menghadirkan tantangan serius bagi kualitas dan pemerataan pendidikan. Oleh karena itu, penting untuk mencari solusi yang dapat memastikan bahwa pendidikan tetap menjadi sarana pemenuhan hak asasi manusia dan pembangunan bangsa, bukan hanya alat untuk akumulasi keuntungan.

Pemerintah kabupaten Jombang perlu memiliki peran yang kuat dalam mengatur dan mengawasi sistem pendidikan agar tidak sepenuhnya dikuasai oleh logika pasar. (Adi Facdiar)

PEMBANGUNAN SALURAN DRAINASE OLEH PEMDES JATEN

0

NGAWI – GN,, Pembangunan saluran drainase adalah upaya membuat sistem untuk mengelola dan membuang kelebihan air dari suatu area, baik itu air hujan maupun air limbah, untuk mencegah genangan air, banjir, dan kerusakan lingkungan.
Tujuan pembuatan drainase adalah untuk mengurangi dan membuang kelebihan air dari suatu kawasan agar lahan tersebut bisa berfungsi secara optimal sesuai dengan kegunaannya. Sistem ini juga dapat mengendalikan erosi tanah serta kerusakan pada jalanan dan bangunan yang ada di sekitarnya.

Pembangunan ini bertempat di Rt 06,Rw 02,Dusun Pandak, Desa Jaten, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, pembangunan Drainase yang bersumber dari Dana Desa (DD) 2025. Pembangunan Saluran Drainase dengan Volume 140 Meter dengan anggaran Rp 56.178.000,-

” Suwaji selaku Kepala Desa Jaten mengapresiasi peran masyarakat sekitar yang sangat membantu dalam proses pengerjaan. “kami ucapkan banyak terimakasih kepada warga masyarakat yang sudah ikut aktif dalam pembangunan drainase ini, tandasnya”.

Saluran drainase ini dibangun lantaran badan jalan sudah rusak karena genangan air. Jika genangan air tidak dialirkan dengan baik maka ada beberapa dampak kerugian yang dirasakan oleh warga dilokasi tersebut.
Makanya untuk mencegah itu semua, Pemerintah Desa Jaten bangun saluaran drainase ini agar air yang ada ditempat ini dapat dialirkan dengan lancar. (adv /din)

Perkuat Pengelolaan Informasi Publik, Bidang Humas Polda Jatim Gelar Rakor PID

SURABAYA – Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Jawa Timur (Jatim) melalui Sub Bidang Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi ( Subbid PID) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (Rakor PPID) di Surabaya, Kamis (17/7).

Kegiatan tersebut untuk memperkuat pengelolaan informasi publik sebagai langkah dalam mengoptimalkan keterbukan informasi publik di lingkungan Kepolisian dalam hal ini Polda Jawa Timur.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasubid PID pada Bid Humas Polda Jatim, AKBP Gunawan Wibisono

Rakor diikuti yang diikuti oleh Satker PPID Polda Jatim, Kasi Humas Polres/ta/tabes jajaran Polda Jatim dan pengemban fungsi PID tersebut mengambil tema “Klasifikasi Informasi yang Dikecualikan Berdasarkan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik”.

“Kegiatan ini adalah bagian dari upaya Bidang Humas Polda Jatim untuk meningkatkan pelayanan informasi publik yang transparan dan akuntabel,” ujar AKBP Gunawan.

Melalui Rakor PID ini, diharapkan dapat menggali lebih banyak pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat, demi tercapainya pelayanan informasi yang optimal.

AKBP Gunawan mengatakan hak memperoleh informasi merupakan hak asasi manusia yang harus diakomodir.

“Ini sebagai salah satu ciri penting negara demokratis yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat, untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik,” ujar AKBP Gunawan.

AKBP Gunawan juga menekankan bahwa informasi saat ini sangat mudah diakses, namun demikian, ada tantangan dari informasi hoaks dan disinformasi.

Menurut AKBP Gunawan, untuk menghadapi tantangan tersebut, diperlukan integrasi informasi antar PPID Satker Polda dan pengemban fungsi PID dan Humas Polres yang ada di Kepolisian.

Hal itu lanjut AKBP Gunawan diharapkan dapat mempermudah masyarakat untuk mengakses informasi terkait pemberitaan tentang Polri, termasuk pengaduan dan feedback masyarakat kepada Polri.

Kasubid PID pada Bid Humas Polda Jatim itu juga mengajak PPID Satker dan Humas serta pengemban fungsi PID Polres jajaran untuk memberikan informasi yang benar, berkualitas, dan terpercaya.

“Peran kehumasan Polri sangat penting dalam menyediakan informasi yang akurat, transparan, dan dapat dipercaya oleh masyarakat,” tegas AKBP Gunawan.

Setelah kegiatan pembukaan, dilanjutkan dengan sesi pemberian materi yang terbagi menjadi dua.

Materi tersebut disampaikan oleh narasumber dari Staff Kominfo Jawa Timur, Joko Tetuko,S.Pd dan AKBP Martin Lac Makalew, S.E., M.H., CPM., CPArb, selaku Kasubbidsunluhkum Bidkum Polda Jatim.

Acara ini diikuti oleh lebih kurang 124 peserta terdiri dari anggota PPID Satker Polda Jatim, Kasi Humas dan pengemban fungsi PID Polres/ta/tabes jajaran Polda Jawa Timur. (*)