Home Blog Page 10

UMKM Binaan Polres Gresik Olah Limbah Pertanian Tembus Pasar Mancanegara

GRESIK – Gardanusantaranews,com/Limbah pertanian yang selama ini dianggap tak bernilai, di tangan kreatif pelaku usaha lokal justru berubah menjadi komoditas ekspor bernilai tinggi.

Inovasi itu ditunjukkan PT Aji Bakuh Anugrah (ABA), UMKM binaan Polres Gresik yang sukses mengolah sekam padi dan limbah organik menjadi produk ramah lingkungan berdaya saing internasional.

Keberhasilan tersebut menjadi perhatian dalam kunjungan kerja Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo disela agenda peninjauan kesiapan pengamanan kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto di Museum Marsinah di Nganjuk dan panen raya jagung di Tuban.

Kapolri bersama pejabat utama Mabes Polri dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto turut mengapresiasi langkah pembinaan ekonomi kerakyatan yang dilakukan Polres Gresik Polda Jatim.

Kapolres Gresik,AKBP Ramadhan Nasution yang mendampingi kunjungan tersebut menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga mendorong masyarakat agar mampu tumbuh secara ekonomi melalui sektor usaha produktif.

AKBP Ramadhan menyebut, UMKM binaan Polres Gresik berhasil menembus pasar mancanegara lewat dua produk unggulannya, yakni arang sekam (bio-carbon) dan feedmeal.

Produk tersebut diolah dari limbah pertanian yang melimpah di wilayah agraris menjadi bahan bernilai tinggi untuk kebutuhan industri dan peternakan global.

Pemanfaatan sekam padi sebagai bahan baku utama dinilai menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekonomi berbasis keberlanjutan.

Limbah yang sebelumnya terbuang kini diubah menjadi produk biomass, material insulasi industri baja, hingga pakan ternak alternatif yang diminati pasar luar negeri.

Produk mereka disebut telah memenuhi spesifikasi pasar Jepang, Korea Selatan hingga Timur Tengah, baik dari sisi kadar air, kualitas karbon, maupun kandungan nutrisi untuk kebutuhan pakan ternak.

Keunggulan lainnya terletak pada efisiensi distribusi. Lokasi Gresik yang dekat dengan Pelabuhan Tanjung Perak memberikan keuntungan logistik sehingga pengiriman ekspor dapat dilakukan lebih cepat dan kompetitif.

Selain itu, legalitas ekspor yang lengkap seperti Certificate of Origin (COO) turut meningkatkan kepercayaan pembeli internasional terhadap produk asal Gresik tersebut.

Keberhasilan UMKM binaan Polres Gresik ini menjadi bukti bahwa inovasi lokal mampu bersaing di tingkat dunia.

Di tengah isu keberlanjutan yang terus menguat, langkah mengubah limbah menjadi produk bernilai ekspor tidak hanya mendatangkan keuntungan ekonomi, tetapi juga membawa manfaat bagi lingkungan dan masyarakat luas. (*)

Libur Panjang Banyuwangi Diserbu 47 Ribu Wisatawan, Hotel dan Destinasi Penuh

BANYUWANGI – Di tiap momen long weekend atau libur panjang, Kabupaten Banyuwangi tetap menjadi pilihan wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan. Pada momen libur panjang Kenaikan Isa Al-Masih, 14-17 Mei 2026, penginapan dan destinasi wisata di Banyuwangi kebanjiran pengunjung.

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, tercatat sebanyak 47. 478 wisatawan telah berkunjung ke Banyuwangi selama empat hari. Dari jumlah tersebut, sebanyak 46.685 merupakan wisatawan domestik, dan 793 lainnya merupakan wisatawan mancanegara.

“Alhamdulillah, kami bersyukur Banyuwangi tetap menjadi pilihan bagi wisatawan untuk menghabiskan waktu liburannya. Terima kasih kepada semua pihak yang terus bahu membahu dalam menjaga dan memajukan pariwisata Banyuwangi. Ini menjadi penyemangat kita bersama untuk terus memberikan pengalaman wisata yang nyaman dan aman bagi semua,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Minggu (17/5/2026).

Di masa long weekend kali ini, hampir seluruh destinasi di Banyuwangi kebanjiran pengunjung. Bahkan hotel mencatat kenaikan okupansi hinggan 100 persen.

Salah satu destinasi yang ramai dikunjungi adalah Hutan De Djawatan. Objek wisata yang terkenal dengan deretan pohon trembesi berusia ratusan tahun itu dikunjungi 7.266 wisatawan. Kawasan ini dikenal memiliki suasana rindang dan menjadi lokasi favorit wisatawan untuk berfoto serta menikmati udara segar.

Selain De Djawatan, Pantai Pulau Merah juga menjadi destinasi unggulan selama libur panjang. Pantai yang populer dengan panorama matahari terbenam itu dikunjungi sebanyak 5.636 wisatawan.

Sementara itu, Pantai Marina Boom mencatat 4.965 pengunjung, disusul Kawah Ijen sebanyak 3.297 pengunjung, dan Pantai Mustika dengan 2.869 wisatawan.

Pelaksana Tugas Kepala Disbudpar Banyuwangi, Hartono, mengatakan destinasi wisata perkotaan juga ramai dikunjungi wisatawan selama libur panjang.

“Seperti Banyuwangi Park yang ada di tengah kota yang ramai diserbu wisatawan. Tercatat 4.050 telah berkunjung ke sini selama long weekend. Jumlah ini diprediksi masih bisa bertambah mengingat kunjungan masih tetap buka hingga sore nanti,” ujar Hartono.

Meningkatnya jumlah wisatawan turut berdampak pada okupansi hotel dan penginapan di Banyuwangi. Sejumlah akomodasi bahkan mencatat tingkat hunian hingga 100 persen selama periode libur panjang.

Aston Banyuwangi Hotel & Conference Center mengaku seluruh kamar telah penuh sejak jauh hari, terutama pada 14-15 Mei 2026.

“Okupansi naik 100 persen. Semua kamar fully booked di tanggal 14-15 Mei. Mayoritas tamu berasal dari luar kota,” kata Sales Manager Aston Banyuwangi, Sari.

Hal serupa terjadi di Villa Solong yang menawarkan panorama Selat Bali. Penginapan tersebut juga mengalami lonjakan okupansi selama long weekend.

“Tanggal 14-16 kemarin, semua kamar penuh. Dan semua tamu kami dari luar kota, di antaranya Jakarta, Surabaya, Bali. Rata-rata mereka memang mau liburan di Banyuwangi,” ujar Executive Marketing Villa Solong, Imam Solehan. (*)

UMKM Binaan Polres Gresik Olah Limbah Pertanian Tembus Pasar Mancanegara

GRESIK – Limbah pertanian yang selama ini dianggap tak bernilai, di tangan kreatif pelaku usaha lokal justru berubah menjadi komoditas ekspor bernilai tinggi.

Inovasi itu ditunjukkan PT Aji Bakuh Anugrah (ABA), UMKM binaan Polres Gresik yang sukses mengolah sekam padi dan limbah organik menjadi produk ramah lingkungan berdaya saing internasional.

Keberhasilan tersebut menjadi perhatian dalam kunjungan kerja Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo disela agenda peninjauan kesiapan pengamanan kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto di Museum Marsinah di Nganjuk dan panen raya jagung di Tuban.

Kapolri bersama pejabat utama Mabes Polri dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto turut mengapresiasi langkah pembinaan ekonomi kerakyatan yang dilakukan Polres Gresik Polda Jatim.

Kapolres Gresik,AKBP Ramadhan Nasution yang mendampingi kunjungan tersebut menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga mendorong masyarakat agar mampu tumbuh secara ekonomi melalui sektor usaha produktif.

AKBP Ramadhan menyebut, UMKM binaan Polres Gresik berhasil menembus pasar mancanegara lewat dua produk unggulannya, yakni arang sekam (bio-carbon) dan feedmeal.

Produk tersebut diolah dari limbah pertanian yang melimpah di wilayah agraris menjadi bahan bernilai tinggi untuk kebutuhan industri dan peternakan global.

Pemanfaatan sekam padi sebagai bahan baku utama dinilai menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekonomi berbasis keberlanjutan.

Limbah yang sebelumnya terbuang kini diubah menjadi produk biomass, material insulasi industri baja, hingga pakan ternak alternatif yang diminati pasar luar negeri.

Produk mereka disebut telah memenuhi spesifikasi pasar Jepang, Korea Selatan hingga Timur Tengah, baik dari sisi kadar air, kualitas karbon, maupun kandungan nutrisi untuk kebutuhan pakan ternak.

Keunggulan lainnya terletak pada efisiensi distribusi. Lokasi Gresik yang dekat dengan Pelabuhan Tanjung Perak memberikan keuntungan logistik sehingga pengiriman ekspor dapat dilakukan lebih cepat dan kompetitif.

Selain itu, legalitas ekspor yang lengkap seperti Certificate of Origin (COO) turut meningkatkan kepercayaan pembeli internasional terhadap produk asal Gresik tersebut.

Keberhasilan UMKM binaan Polres Gresik ini menjadi bukti bahwa inovasi lokal mampu bersaing di tingkat dunia.

Di tengah isu keberlanjutan yang terus menguat, langkah mengubah limbah menjadi produk bernilai ekspor tidak hanya mendatangkan keuntungan ekonomi, tetapi juga membawa manfaat bagi lingkungan dan masyarakat luas. (*)

Kapolri Pimpin Pelantikan dan Sertijab Sejumlah PJU Mabes Polri dan Kapolda

Jakarta — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama Mabes Polri serta beberapa Kapolda di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Minggu (17/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri melantik Komjen Pol Drs. R. Z. Panca Putra S., M.Si. sebagai Kalemdiklat Polri. Selain itu juga dilakukan pelantikan Brigjen Pol Nasri, S.I.K., M.H. sebagai Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H. sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara, serta Brigjen Pol Arif Budiman, S.I.K., M.H. sebagai Kapolda Maluku Utara.

Sementara itu, sertijab juga dilaksanakan terhadap Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. sebagai Kapolda NTB menggantikan Irjen Pol Edy Murbowo, S.I.K., M.Si., kemudian Brigjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K. sebagai Kapolda Bengkulu menggantikan Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si., serta Kombes Pol Yudi Arkara Oktabera, S.I.K., M.H. sebagai Kayanma Polri menggantikan Brigjen Pol Abas Basuni, S.I.K., M.H.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier serta penguatan kelembagaan.

“Mutasi jabatan pada institusi polri merupakan bentuk penyegaran sekaligus pengembangan karier personel. Diharapkan para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat langsung bekerja secara optimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Johnny kepada wartawan di Jakarta Minggu (17/05/2026).

Johnny menambahkan, pergantian pejabat di lingkungan Polri juga menjadi bagian dari upaya institusi untuk terus meningkatkan profesionalitas, soliditas internal, dan efektivitas pelaksanaan tugas di berbagai wilayah.

“Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki para pejabat yang dilantik maupun melaksanakan sertijab hari ini, kami optimistis kinerja organisasi akan semakin baik dan mampu menjawab berbagai tantangan tugas ke depan,” tutupnya.

Pasuruan Challenge Chess Tournamen, Ketua DPRD Kab.Pasuruan Ukir Sejarah

Pasuruan- Gelaran lomba catur dengan tajuk Pasuruan Chess Tournamen Challenge 2026,dengan memperebutkan trophy serta uang pembinaan total 20juta dari Bupati dan Ketua DPRD Kab.Pasuruan yang diselenggarakan di halaman parkir timur gedung DPRD Kab.Pasuruan (Minggu, 17/5/26). Setidaknya mendapatkan animo positif dari pecatur berbagai kota di Indonesia.

Seperti yang disampaikan oleh Director Tournamen Henry Ki Demang, saat diwawancari sejumlah awak media,”terakhir kami Kuda Perkasa Chess Club bekerjasama dengan Pemkab Pasuruan gelar turnamen pada Hari Jadi Kab.Pasuruan ke 1093 atau tahun 2023 lalu,”tegasnya.

Lebih lanjut, sebagaimana perlu diketahui bahwa sejak tahun 2019(sebelum covid), Kabupaten Pasuruan menjadi rujukan para atlit atau penghoby catur,dari berbagai kota di Indonesia. Hal ini lantaran kami (Kuda Perkasa Chess Club), secara aktif dan berkelanjutan menggelar even catur.Seperti turnamen saat ini, tercatat sebanyak 250 peserta, even kali didominasi pecatur yang telah memiliki gelar catur yakni Master Percasi, Master Fide dan Master Nasional, bahkan ada belasan Master Nasional. Selain itu atlit. Perlu pula diketahui bahwa pelaksanaan even kali ini juga mengukir sejarah bagi DPRD Kab.Pasuruan, yang mana DPRD Kab.Pasuruan baru pertama kali ini menggelar even pertandingan catur berskala nasional dengan pesertanya berasal dari luar Jawa Timur di antaranya Jakarta, NTB, Terengganu Kalimantan, Jogya, Grobokan, Bandung dan Bekasi,”pungkas Henry Ki Demang owner Kuda Perkasa Chess Club.

Sementara itu di tempat yang sama Ketua DPRD Kab.Pasuruan Samsul Hidayat pada sambutannya, ia merasa kaget dan tidak menyangka bahwa even kali pertama di gelar ini mendapat antusias luar biasa dari atlit catur nasional.

” Sungguh luar biasa dan saya pribadi tak menyangka bahwa sedemikian luar biasa antusias peserta event catur yang digelar saat ini (Minggu, 17/5/26). Persiapan hanya sekitar 3minggu namun pesertanya menyampai 253 orang.
Kedepannya event catur ini akan kami komunikasikan dengan Mas Bupati agar dijadikan agenda rutin setiap Hari Jadi Kab.Pasuruan,”ujar Lek Sul sapaan akrab Ketua DPRD Kab.Pasuruan.

Ditambahkan, politisi senior dari PKB ini juga menyampaikan bahwa dengan event ini, pihaknya berharap agar menjadi pelecut atlit catur Kab.Pasuruan untuk bisa belajar serta menambah jam terbang, agar Kab.Pasuruan bisa menelurkan atlit handal dan menyandang gelar master, seperti halnya Kab.Probolinggo yang memiliki M.Ervan sebagai Master Internasional dan Kab.Sidoarjo dengan Ditto,”imbuh pria yang menjadi kandidat kuat sebagai Ketua DPC PKB Kab.Pasuruan ini.

Dari data yang berhasil dihimpun WartaTransparansi.Com, juara Pasuruan Chess Tournamen Challenge Trophy Bupati dan Ketua DPRD Kab.Pasuruan serta berhak mendapatkan dana pembinaan total 20juta diantaranya yakni

Kategori Senior Open
Juara 1 – Karunia Bagus Trilaksa (Atlit Porprov Kab.Sidoarjo)
Juara 2 – AS Thirof (Atlit Porprov Kota Kediri)
Juara 3 – Khairul Anam – Kab.Probolinggo(Atlit PON Jatim).

Sementara untuk Kategori Junior Open dengan.
Juara 1- lfan Rasyid A.M asal Chess Club- BHCC Jakarta Pusat.
Juara 2 – Salmansyah (Atlit Porprov Kab.Sampang-Madura).
Juara 3 – Fitsal Aswa (Atlit Porprov Kab. Sidoarjo). tam

Koperasi Merah Putih Pertama Kota Cimahi Akan Berdiri di Kampung Cireundeu

Cimahi,Senin(18/05/2026)
Pemerintah mulai merealisasikan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di berbagai daerah Kota dan Kabupaten tak terkecuali Kota Cimahi.
Program nasional yang digagas Presiden RI,Prabiwo Subianto tersebut diprotelsikan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis wilayah.
Peluncuran program Koperasi Merah Putih dilakukan serentak di 1.061 titik di seluruh Indonesia dan dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto secara daring, Sabtu (16/05/2026). Kegiatan tingkat Jawa Barat dipusatkan di kawasan Cilame Permai, Kabupaten Bandung Barat.

Sejumlah pejabat hadir dalam agenda tersebut, di antaranya Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail, Ketua DPRD KBB H. Muhammad Mahdi, unsur Forkopimda Kabupaten Bandung Barat, serta Kepala Desa Cilame Aas Mohamad Asor,S.H.

Jawa Barat sendiri akan di bangun sebanyak 110 titik Koperasi Merah Putih dan telah rampung dibangun dari total 1.061 koperasi yang diresmikan secara nasional. Pemerintah daerah kini mulai melakukan pembangunan lanjutan secara bertahap di sejumlah kota dan kabupaten.

Pada kesempatan tersebut Walikota Cimahi,Ngatitana mengatakan,untuk wilayah Kota Cimahi, pembangunan koperasi mulai diprioritaskan di kawasan Kampung Cirendeu. Lokasi tersebut dipilih sebagai titik awal pelaksanaan program karena dinilai paling siap dari sisi kesiapan wilayah dan dukungan masyarakat.

“Pemkot Cimahi mentargetkan koperasi Merah Putih tahap pertama dapat mulai beroperasi pada Juni 2026. Kehadiran koperasi tersebut diharapkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan,” ungkapnya.

Ngatiyana menjelaskan, proses pembangunan di Cimahi menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait keterbatasan lahan. Kondisi geografis Kota Cimahi yang relatif sempit dibanding daerah lain di Jawa Barat menjadi kendala dalam menentukan lokasi pembangunan koperasi baru.

“Kendati begitu, pemerintah memastikan program tetap berjalan secara bertahap. Sejumlah titik penetapan lokasi (penlok) untuk pembangunan koperasi,berikutnya juga telah disiapkan guna mendukung keberlanjutan program di berbagai wilayah Kota Cimahi,” tambahnya.

“Program Koperasi Merah Putih diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat, sekaligus membuka peluang usaha baru dan memperkuat pemberdayaan warga di tingkat desa maupun kelurahan,” pungkas Walikota Cimahi,Ngatiyana.

Food Festival dan Silaturahmi Akbar Paguyuban Jawa Tengah Dihadiri Walikota Cimahi

Cimahi,Minggu(17/05/2026)
Dalam Kegiatan tersebut turut hadir, Ketua DPRD Kota Cimahi, Asisten II Pemerintah Kota Cimahi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah, para penasihat paguyuban, Ketua Paguban Jawa Tengah Kota Cimahi, tokoh masyarakat, hingga perwakilan berbagai paguyuban Jawa Tengah yang ada di Kota Cimahi dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Ngatiyana menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi besar tersebut. Ia juga menyebut Kota Cimahi sebagai kota kecil yang penuh keberagaman budaya dan persaudaraan antarwarga.
“Cimahi ini hanya memiliki tiga kecamatan, tetapi penduduknya sudah lebih dari 600 ribu jiwa. Bahkan sekitar 50 persen masyarakatnya berasal dari Jawa,Oleh karena itu kebersamaan seperti ini sangat penting untuk terus dijaga,”ungkap Ngatiyana di hadapan para tamu undangan.

Walikota Cimahi juga menyinggung program mudik gratis yang rutin dilaksanakan Pemerintah Kota Cimahi setiap tahunnya dan tahun ini Pemkot Cimahi memberangkatkan sekitar 1.200 warga menggunakan 19 bus menuju berbagai wilayah di Jawa Tengah.

“Hal Ini merupakan bentuk perhatian kepada warga perantauan agar bisa berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Mudah-mudahan tahun depan rezekinya ada lagi dan bisa terus kita lanjutkan,”tambahnya.

Dalam keguatan tersebut, Ngatiyana mengaku dirinya juga memiliki kedekatan dengan sejumlah paguyuban Jawa Tengah, termasuk komunitas Banyumasan. Menurutnya, keberadaan paguyuban menjadi simbol kuatnya persatuan masyarakat perantauan di Kota Cimahi.

“Walaupun saya orang Jogja, saya sudah ikut menjadi bagian dari kebersamaan Banyumasan. Inilah bentuk persatuan masyarakat di Kota Cimahi. Yang penting kita hidup rukun dan damai di tanah perantauan,”imbuhnya.

Ngatiyana mengingatkan pentingnya menjaga budaya dan adat istiadat tanpa melupakan tempat tinggal saat ini.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kita harus tetap menjaga budaya daerah, tetapi juga menghormati budaya dan kehidupan masyarakat di Kota Cimahi,”tegasnya.

Lanjut Menurut Ngatiyana, kegiatan Food Festival dan Silaturahmi Akbar bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi menjadi ruang mempererat ukhuwah dan semangat gotong royong antarwarga Jawa Tengah di Kota Cimahi.

Festival kuliner yang digelar dalam acara tersebut juga dinilai menjadi sarana mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus melestarikan warisan budaya daerah. Selain itu, kegiatan sosial seperti ambulans peduli umat disebut sebagai bentuk nyata kepedulian paguyuban terhadap masyarakat.

“Kerukunan akan melahirkan kekuatan, sedangkan perpecahan akan membawa kerusakan. Maka semangat guyub, rukun, dan saling membantu harus terus dijaga,”pungkasnya.

Walikota Cimahi Menutup Secara Resmi Liga Jabar Istimewa Piala Walikota Cimahi

Minggu(17/05/2026)
Bertempat di Stadion Sangkuriang Kota Cimahi gelaran Liga Jabar Istimewa Piala Wali Kota Cimahi secara resmi ditutup pada Minggu (17/05/2026).
Gelaran kerja bareng Pemerintah Kota Cimahi bersama PSSI Kota Cimahi itu berlangsung meriah dan menjadi ajang pembinaan talenta muda sepak bola yang cukup mendapat perhatian besar dari masyarakat.

Dalam sesi penutupan kompetisi dihadiri langsung oleh Wali Kota Cimahi Ngatiyana bersama jajaran DPRD Kota Cimahi, pengurus PSSI, KONI, perangkat daerah, para orang tua, hingga ratusan atlet sepak bola usia dini dari berbagai Sekolah Se
pak Bola (SSB).

Dalam sambutannya, Walikota Cimahi mengaku bersyukur pada akhirnya dapat hadir langsung di tengah masyarakat setelah sebelumnya sempat menjalani masa pemulihan kesehatan sehingga tidak bisa mengikuti pembukaan turnamen beberapa waktu yang lalu.

“Alhamdulillah hari ini saya bisa hadir bersama masyarakat Kota Cimahi setelah lebih dari dua bulan mendapat ujian kesehatan. Saya yakin hanya Allah yang memberikan pertolongan,” ungkapnya.

Menurut Walikta Cimahi kompetisi sepak bola usia dini tidak boleh berhenti hanya sebagai ajang pertandingan semata,
Ngatiyana menilai turnamen seperti ini harus menjadi bagian penting dari pembinaan olahraga berkelanjutan guna melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Cimahi.

“Tujuan kegiatan ini adalah mencari bibit-bibit unggul yang nantinya dapat mewakili Kota Cimahi di bidang olahraga sepak bola,”terangnya.

Ngatiyana juga memberikan pesan khusus kepada para pemain muda agar terus menanamkan rasa cinta terhadap Kota Cimahi. Ia menyebut para atlet muda sebagai duta daerah yang kelak akan membawa nama baik kota di tingkat yang lebih tinggi.

“Kalian adalah duta-duta sepakbola Kota Cimahi. Jadilah pejuang sejati yang mencintai kotanya dan terus menjaga sportivitas,” imbuhnya.

Selain soal prestasi, Ngatiyana menekankan bahwa sepak bola juga menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda. Ia mengingatkan pentingnya mental kuat saat menghadapi kekalahan serta sikap rendah hati ketika meraih kemenangan.

“Karakter untuk bangkit saat kalah dan tetap rendah hati saat menang itulah yang harus dibangun. Juara sejati bukan hanya yang berdiri di podium, tetapi mereka yang mampu menjaga sikap dan terus belajar,”tambahnya

Lanjut Ngatiyana,Ia akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga secara terarah dan berkelanjutan sebagai investasi penting bagi masa depan generasi muda.

Sementara itu, Ketua PSSI Kota Cimahi Barkah Setiawan menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan kompetisi yang melibatkan 127 tim dari berbagai SSB di Kota Cimahi dan sekitarnya.

Menurut Barkah, tingginya minat masyarakat terhadap sepak bola menjadi bukti bahwa olahraga tersebut memiliki tempat istimewa di tengah warga Cimahi.

“Cimahi hanya memiliki tiga kecamatan, tetapi memiliki sekitar 40 SSB. Ini luar biasa dan menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap sepak bola sangat tinggi,”Ucapnya.

Ia menambahkan, kompetisi yang berlangsung cukup panjang itu tidak akan berjalan sukses tanpa dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kota Cimahi, panitia, wasit, hingga masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, panitia juga memberikan penghargaan kepada para atlet berprestasi sebagai bentuk motivasi agar terus berkembang di dunia sepak bola. Barkah berharap kompetisi ini menjadi sarana pembinaan atlet muda sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.

Ia pun menyampaikan harapan besar agar sepak bola Cimahi kembali bangkit dan mampu menghidupkan kembali kebanggaan masyarakat terhadap PSKC Cimahi.

“Kami berharap ke depan Kota Cimahi kembali memiliki kebanggaan di dunia sepak bola. Mudah-mudahan PSKC bisa kembali berdiri kuat dan menjadi kebanggaan masyarakat,”pungkas Barkah Setiawan.

Bupati Sidoarjo Subandi Sidak RTLH dan Serahkan Bantuan Kursi Roda Untuk Warga Wonoayu

Sidoarjo | Gempurnews – Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn. melakukan inspeksi mendadak (sidak) rumah tidak layak huni (RTLH) sekaligus menyalurkan bantuan kursi roda kepada warga di Desa Candinegoro, Sawocangkring, dan Wonokasian,
Kecamatan Wonoayu, didampingi Kepala Dinas Sosial, Baznas, Camat Wonoayu, serta Forkopimka, pada Minggu (17/5/2026).

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap akhir pekan ini juga disertai dengan penyaluran bantuan sosial berupa kebutuhan pokok kepada warga yang
membutuhkan. Subandi menegaskan, kegiatan itu merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memberikan perhatian kepada masyarakat kurang mampu, khususnya yang tinggal di hunian tidak layak maupun yang membutuhkan alat bantu mobilitas.

“Inisiatif yang sedang kita jalankan saat ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo hadir dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang kurang mampu, termasuk mereka yang menempati hunian tidak layak serta individu yang memerlukan bantuan kursi roda,” ujarnya.

Sidak RTLH dilakukan di kediaman Sukirman (46) di Dusun Dermo, Desa Candinegoro, yang dihuni bersama istri dan seorang anaknya. Ia bekerja serabutan, mengerjakan pekerjaan apa saja karena tidak memiliki keahlian tertentu.

“Ini tadi kita cek, terutama atapnya ini masih pring atau bambu. Kalau hujan pasti bocor, juga kamar mandinya dan dapurnya. Nanti akan kita instruksikan Baznas untuk segera ada perbaikan atap, kamar mandi, serta pemasangan keramik supaya rumah ini benar-benar layak huni dan nyaman ditempati,” tutur Subandi.

Selain melakukan sidak RTLH, pada hari yang sama Subandi juga menyerahkan bantuan kursi roda kepada Mukayanah (60) yang hidup sebatang kara dan mengalami keterbelakangan mental, serta Rawit (60) yang menderita sakit diabetes di Desa Sawocangkring, kepada Dewi Yucha (75) yang mengalami cacat permanen pada kaki dan Sugeng (71) yang menderita sakit komplikasi jantung di Desa Wonokasian.

“Program kursi roda ini bagi warga yang membutuhkan akan terus kita bantu. Kita keliling, ketika ada warga membutuhkan, tentu kita harus turun. Mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa mengurangi beban beliau dan keluarganya. Mugi-mugi diparingi sehat,” pungkasnya.

Melalui penyaluran bantuan yang meliputi perbaikan hunian dan alat bantu mobilitas, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga secara menyeluruh. (Kom/Yl)

Ribuan Calon Warga PSHT Kota Kediri Pusat Madiun “Long March “Sebagai Bentuk Implementasi Ajaran

Kediri — Ribuan warga dan calon warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Kediri Pusat Madiun menggelar kegiatan “mlaku bareng” di Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Kota Kediri, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bentuk loyalitas terhadap organisasi sekaligus upaya mempererat persaudaraan antar anggota. Acara berlangsung meriah dengan melibatkan warga PSHT dari Kota Kediri.

Kegiatan yang dipusatkan di Kota Kediri itu dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya AKBP Edi Herwiyanto, Ketua IPSI Siswanto, serta jajaran pengurus PSHT Cabang Kota Kediri Pusat Madiun.

Kehadiran para tokoh tersebut menambah semangat ribuan peserta yang sejak pagi sudah memadati lokasi kegiatan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menunjukkan nilai-nilai positif yang diajarkan dalam organisasi PSHT kepada masyarakat luas.

Rangkaian acara diawali dengan apel bersama dan gerakan pembukaan yang diikuti seluruh peserta. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan dari Ketua PSHT Cabang Kota dan Kabupaten Kediri serta sambutan dari AKBP Edi Herwiyanto. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

Dalam arahannya, AKBP Edi Herwiyanto mengingatkan seluruh warga dan calon warga PSHT agar mampu menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama dan bangsa. Ia menegaskan bahwa ajaran PSHT menanamkan nilai persaudaraan, persatuan, serta budi pekerti luhur yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sesuai dengan ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate, yakni menjadi manusia yang berbudi luhur. Dan selalu mendukung serta bersinergi dengan bangsa, juga mengutamakan persaudaraan dan persatuan,” ujar AKBP Edi Herwiyanto dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua PSHT Cabang Kota Kediri Pusat Madiun, Agung Sediana, mengatakan kegiatan “mlaku bareng” bersama ribuan warga dan calon warga tersebut merupakan implementasi dari nilai “memayu hayuning bawono”.

Menurutnya, kegiatan itu menjadi salah satu cara menunjukkan kepada masyarakat bahwa warga PSHT selalu mengedepankan ajaran organisasi yang membawa kedamaian dan keharmonisan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Ia menjelaskan, ajaran PSHT tidak hanya berfokus pada pembelajaran bela diri semata. Lebih dari itu, organisasi juga menanamkan nilai moral, etika, dan budi pekerti luhur kepada seluruh anggotanya. Dengan nilai-nilai tersebut, setiap warga PSHT diharapkan mampu memberikan manfaat positif bagi lingkungan di mana pun berada.

“Karena ajaran PSHT mendidik manusia berbudi luhur, tahu benar dan salah. Artinya, seorang warga PSHT diharapkan dapat membawa kedamaian dan manfaat bagi masyarakat,” kata Agung Sediana.

Kegiatan “mlaku bareng” tersebut berlangsung tertib dan mendapat perhatian masyarakat sekitar. Ribuan peserta berjalan bersama dengan penuh semangat sambil menjaga kekompakan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Momentum itu sekaligus menjadi ajang memperkuat citra positif organisasi di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, PSHT Cabang Kota Kediri Pusat Madiun berharap seluruh warga dan calon warga dapat terus menjaga persaudaraan, menjunjung nilai-nilai luhur organisasi, serta ikut berkontribusi menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Selain mempererat solidaritas internal, kegiatan itu juga diharapkan mampu memperkuat hubungan harmonis antara organisasi, aparat keamanan, dan masyarakat.