Home Blog Page 1270

Tragedi Kanjuruhan, Kapolda Jawa Timur Minta Maaf

Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta meminta maaf atas terjadinya tragedi di Stadion Kanjuruhan. Hal itu disampaikan Irjen Nico saat menjenguk korban luka di RSUD Syaiful Anwar bersama Forkopimda Jawa Timur, Selasa, (4/10/2022).

“Saya sebagai Kapolda prihatin sekaligus meminta maaf jika di dalam proses pengamanan yang berjalan terdapat kekurangan. Ke depannya akan kami evaluasi bersama pihak terkait. Harapannya ke depan adalah pertandingan sepakbola yang aman nyaman dan menggerakkan ekonomi,” kata Nico.

Lebih lanjut, Nico menambahkan, Polda Jawa Timur bersama tim Mabes Polri akan melakukan upaya semaksimal mungkin untuk korban yang luka mendapatkan bantuan perawatan.

“Bapak kapolri memberikan perhatian secara khusus kepada seluruh korban dengan memberikan bantuan perawatan kepada setiap korban dan diserahkan kepada keluarga masing-masing,” katanya.

Selain itu, Polda Jawa Timur juga akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi terkait perbaikan sarana prasarana yang rusak.

Usai proses kemanusiaan selesai, jenderal bintang dua ini menegaskan akan melakukan proses penegakan hukum kepada siapa saja yang bersalah dalam peristiwa ini.

“Kami akan melakukan proses penegakkan hukum kepada siapa saja yang bersalah setelah proses kemanusiaan selesai. Kami berdoa semoga semua permasalahan ini bisa diselesaikan bersama-sama,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak menyatakan kesedihan dan berharap korban luka dapat lekas sembuh.

“Kami sangat merasakan kesedihan mereka dan berharap anggota keluarganya bisa sembuh. Namun kita ketahui bahwa manusia hanya bisa berusaha dan tuhan yang menentukan,” ujarnya.

Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuqi Mustamar mengatakan, segala fasilitas baik korban meninggal dan luka akan ditanggung. Saat ini, tercatat sudah ada 21 jenazah yang sudah teridentifikasi pihaknya.

“Dari 56 korban, Alhamdulillah 26 orang sudah bisa pulang, 7 orang masih ada di ICU. Semoga kami punya kekuatan yang lebih bagus lagi untuk menangani para korban,” katanya.

Sebagai Bentuk Rasa Duka, Polres Pasuruan Melaksanakan Sholat Ghoib Dan Doa Bersama Untuk Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan

0

PASURUAN – Tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada hari Sabtu (01/10/2022), ikut menyelimuti rasa duka di jajaran Polres Pasuruan. Sebagai wujud rasa duka, Polres Pasuruan menggelar sholat ghoib dan doa bersama untuk para korban yang meninggal atas kejadian tersebut.

Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K., M.Si. bersama seluruh Personil Polri dan ASN Polres Pasuruan, hari Selasa 4 Oktober 2022 menggelar kegiatan sholat ghoib dan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Pengasuh Ponpes Darut Tauhid Gus Romi di Masjid Rofiqul Ummah Polres Pasuruan, Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas atas tragedi Sepak bola yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang yang menewaskan lebih dari 125 orang.

“Tragedi ini harus menjadi cermin untuk kita bersama, agar tidak terulang kejadian yang sama di tempat lain, termasuk di wilayah hukum Polres Pasuruan,” ujar Kapolres.

Kapolres Pasuruan berharap ada sinergitas dari semua pihak dalam mewujudkan situasi yang terkendali dan kondusif di wilayah Kabupaten Pasuruan, Kejadian tragedi di stadion Kanjuruhan Malang ini menjadi pembelajaran yang besar bagi semua pihak.

AKBP Bayu juga mengajak semua masyarakat agar mendoakan para korban yang meninggal dunia dan korban yang luka luka. “Mari kita luangkan waktu untuk menundukkan kepala sejenak serta menengadahkan tangan guna mendoakan para korban. Mudah-mudahan semua korban yg meninggal dunia diampuni segala dosanya, dan Husnul khotimah, serta semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran, tawakkal dan ketabahan hati. Semoga Allah SWT meridhoi doa-doa kita serta menerima amalan-amalan kita,” harapnya.(Qomar)

Ziarah Nasional, HUT ke-77 TNI Dihadiri Wabup Barito Utara

BARITO UTARA- Menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 77 Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada esok hari, Rabu 5 Oktober 2022. Pemerintah Daerah Barito Utara, melaksanakan kegiatan Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan Muarà Teweh, Selasa (4/10/2022).  

Di Kabupaten Barito Utara, Wakil Bupati Barito Utara, Sugianto Panala Putra, SH didampingi Sekretaris Daerah Drs. Muhlis dan Unsur FKPD, Pensiunan, Purnawirawan TNI, Veteran yg masih hidup, undangan dan para peserta menghadiri Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Persada Muara Teweh. 

Kegiatan Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawàn (TMP) Dharma Persada ini, dipandu oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 1013 Muara Teweh. 

Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah melalui wakilnya  Sugianto Panala Putra, SH menyampaikan bahwa kegiatan Ziarah Nasional memiliki makna yang mendalam, dimana kita mengenang kembali jasa-jasa para pahlawan khususnya TNI yang telah gugur karena tugas negara, sekaligus mendoakan arwah para pahlawan yang telah gugur bagi kepentingan negara Indonesia.

Melalui momentum ziarah nasional ini, Wakil Bupati mengharapkan agar kita dapat lebih mengenang jasa-jasa pahlawan pejuang pendahulu yang telah gugur demi merebut kemerdekaan RI. “Dari jasa-jasa pahlawan kusuma bangsa, kita saat ini dapat merasakan kebebasan dalam kemerdekaan yang telah mereka perjuangkan,” ungkap Sugianto. 

Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Utara,Bupati H.Nadalsyah melalui wakilnya Sugianto Panala Putra, SH, mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-77 TNI pada tanggal 5 Oktober 2022. 

“Semoga TNI semakin profesional, memberikan pengabdian terbaik untuk bangsa dan negara, khususnya daerah kita Barito Utara yang sama-sama kita cintai ini,” tutup Sugianto.  (SS)

DPRD KABUPATEN BANDUNG SELENGGRAKAN SOSIALISASI PERATURAN PER UNDANG UNDANGAN MAFIA TANAH DEMI TERWUJUDNYA KEPASTIAN HUKUM

BANDUNG – Bertempat di Grand Hotel Preanger Bandung di selenggarakan sosialisasi peraturan perundang-undangan
bagi pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bandung dengan tema melalui sosialisasi perundang-undangan mari kita bangun komitmen berantas mafia tanah demi terwujudnya kepastian hukum bagi masyarakat Kabupaten Bandung. Kegiatan yang terselenggara atas kerjasama DPRD Kabupaten Bandung dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung ini berlangsung selama 2 hari dari tanggal 3-4 Oktober 2022.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung yang juga Ketua DPD Golkar Kabupaten Bandung, H. Sugianto menyampaikan bahwa kegiatan ini dalam rangka menambah pengetahuan, terutama saat dilapangan banyak menemukan pengaduan masyarakat dimana kapasitas anggota dewan terbatas dengan informasi bisa mendapat pengetahuan yang mendalam dari para praktisi atau penegak hukum. Ini merupakan kesempatan berdiskusi dengan aparat hukum untuk ikut membantu permasalahan di masyarakat . Menurut H. Sugih 2 materi yang dibahas yaitu mafia pertanahan dan cyber bully sangat berbobot dan penting untuk disampaikan pada masyarakat supaya tidak simpang siur.

Anggota DPRD Kabupaten Bandung yang juga ketua fraksi PAN Kab Bandung H. Eep Jamaludin Sukmana, SE. menganggap sosialisasi ini sangat diperlukan karena menyangkut kepentingan masyarakat banyak, dimana sekarang banyak ditemukannya mafia tanah . Menurutnya semua pihak harus ikut terlibat baik dari pihak APH Kejaksaan dan ATR, pemerintah daerah mendorong agar sosialisasi ini sampai ke masyarakat terutama ke tingkat paling bawah yaitu pemerintah desa yang benar-benar dekat masyarakat agar tidak terjadi kasus didesanya. Harapannya mudah-mudahan dengan sosialisasi ini masyarakat memahami, pemerintahanan dari atas sampai bawah juga sehingga permasalahan ini walaupun tidak sampai habis namun bisa dieliminasi dimana kasus-kasusnya berkurang sehingga masyarakat mendapat ketenangan karena hukumnya pasti.

(Andri)
Editor : dhw_robhin

Forkopimda Jatim Jenguk Korban Tragedi Kanjuruhan, Pastikan Beri Perawatan Maksimal

0

MALANG RAYA – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda Jawa Timur hari ini, Selasa (4/10/2022), mengecek langsung bagaimana proses perawatan medis korban tragedi di Stadion Kanjuruhan. Dalam kesempatan ini, rombongan Forkopimda yang terdiri dari Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak dan Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdussalam Shohib mengunjungi RS Syaiful Anwar, Kota Malang.

“Pada hari ini rombongan Forkopimda Jawa Timur mengecek langsung bagaimana proses perawatan medis kepada pasien pasien yang masih dirawat terkait peristiwa di stadion kanjuruhan, allhamdulillah daripada perhatian dari Provinsi Jawa Timur, Direktur Rumah Sakit, Kapolda dan seluruh tenaga medis yang berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan perawatan yang terbaik dan juga melakukan proses penyembuhan kepada seluruh korban,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo yang ikut mendampingi.

Dedi pun menegaskan, fokus Polri dan pemerintah saat ini adalah memberikan pelayanan yang terbaik agar pasien cepat pulih. “Semoga korban yang masih sakit segera diberikan kesehatan oleh Allah SWT,” kata Dedi.

Sementara itu, Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta mengatakan, pihaknya bersama tim Mabes Polri akan melakukan upaya semaksimal mungkin untuk korban yang luka mendapatkan bantuan perawatan.

“Bapak kapolri memberikan perhatian secara khusus kepada seluruh korban dengan memberikan bantuan perawatan kepada setiap korban dan diserahkan kepada keluarga masing-masing,” katanya.

Selain itu, Polda Jawa Timur juga akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi terkait perbaikan sarana prasarana yang rusak.

Usai proses kemanusiaan selesai, jenderal bintang dua ini menegaskan akan melakukan proses penegakan hukum kepada siapa saja yang bersalah dalam peristiwa yang menewaskan 125 orang ini.

Dalam kesempatan ini, Irjen Nico sebagai Kapolda Jawa Timur prihatin sekaligus meminta maaf jika di dalam proses pengamanan yang berjalan terdapat kekurangan.

“Ke depannya akan kami evaluai bersama pihak terkait, harapanya ke depan adalah pertandingan sepakbola yang aman nyaman dan menggerakkan ekonomi,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak menyatakan kesedihan dan berharap korban luka dapat lekas sembuh.

“Kami sangat merasakan kesedihan mereka dan berharap anggota keluarganya bisa sembuh. Namun kita ketahui bahwa manusia hanya bisa berusaha dan tuhan yang menentukan,” ujarnya.

Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdussalam Shohib mengatakan, segala fasilitas baik korban meninggal dan luka akan ditanggung pihaknya. Saat ini, tercatat sudah ada 21 jenazah yang sudah teridentifikasi pihaknya.

“Dari 56 korban, Alhamdulillah 26 orang sudah bisa pulang, 7 orang masih ada di ICU. Semoga kami punya kekuatan yang lebih bagus lagi untuk menangani para korban,” katanya. (red)

Editor : dhw_robhin

Pemdes Padasan Laksanakan Penetapan RKPDes Tahun Anggaran 2023

0

BONDOWOSO – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama Pemerintah Desa Padasan menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP-Desa) Tahun Anggaran 2023 bertempat di pendopo Balai Desa Padasan senin,(03/10/2022)

Kegiatan Musyawarah Desa kali ini dihadiri oleh Muspika, BPD dan anggotanya, Kepala Desa beserta Perangkat Desa Padasan, Ketua RT dan RW, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, LPM,TP PKK, Kader Kesehatan, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Pelakasanaan Musdes Penetapan RKP-Desa mengacu pada Permendagri nomor 114 tahun 2014 tentang pembangunan Desa dan Permendesa PDTT Nomor 16 Tahun 2019 tentang Musyawarah Desa. Musdes RKP-Desa bertujuan menyusun perencanaan desa yang baik dan matang dalam menentukan pokok-pokok kebijakan arah pembangunan Desa Padasan untuk tahun anggaran 2023 yang akan datang.

Perwakilan Kec. Kasi Pemerintahan dalam sambutannya “Musyawarah RKP desa ini merupakan amanat undang – undang sebagai perencanaan tahunan untuk mencapai tujuan akhir yang ditetapkan di dalam RPJM Desa, Hasil dari Musdes ini sebagai Dasar Perdes yang di tetapkan oleh BPD, dan untuk dasar pembuatan APBDes Tahun 2023.

Di samping itu, Faldi Ari Djordy Kepala Desa Padasan menyampaikan, Pemerintah Desa diwajibkan dan harus menggelar Rapat Kordinasi tentang pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Desa tahun 2023 serta kami akan berusaha untuk merealisasikan rencana dan program kerja demi kemajuan Desa Padasan,”ungkap Faldi.

Dalam kesempatan ini, dibahas juga beberapa pembangunan fisik yang belum terealisasi di tahun 2022 dan penambahan usulan baru rencana pembangunan desa untuk tahun anggaran 2023.

“Faldi Ari Djordy Kades Padasan juga mengucapkan Terimakasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mengsukseskan kegiatan Musrembang untuk Perencanaan Pembangunan Tahun 2023 ini. Semoga apa yang sudah kita tetapkan dalam Daftar Usulan pembangunan ini mendatangkan manfaat dan terutama kesejahteraan bagi seluruh Masyarakat Desa Pada
san.” pungkasnya. (dar)

Editor : dhw_robhin

Pesan Kapolri ke Perwira SIP Angkatan ke-51: Jadilah Agen Penggerak Reformasi Kultural Polri

JAWA BARAT – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara penutupan pendidikan dan pelatihan Perwira Polri Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-51, Resimen Satya Intar Adinata Pratapa, di Sukabumi, Jawa Barat, Senin, 3 Oktober 2022.

Dalam amanatnya, Sigit menyampaikan pesan penting kepada 2.123 perwira Polri untuk menjadi agen penggerak reformasi kultural di internal Korps Bhayangkara. Hal itu untuk kembali meraih kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

“Oleh sebab itu, guna meningkatkan kepercayaan publik rekan-rekan harus menjadi agen penggerak reformasi kultural Polri. Saya memahami, bahwa untuk melakukan hal tersebut tidaklah mudah, namun harus kita lakukan demi kebaikan institusi Polri yang kita cintai,” kata Sigit dalam amanatnya.

Sigit menekankan bahwa, kepercayaan publik merupakan kunci utama dan harga mati untuk institusi Polri, dalam melaksanakan tugas pokoknya yakni melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

Bahkan, Sigit juga mengutip pesan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni, ‘Jangan sampai menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Itu yang paling penting. Citra Polri apapun harus tetap kita jaga’.

“Apabila kepercayaan publik terhadap Polri tinggi, tentunya setiap upaya pemolisian yang dilakukan akan lebih efektif, karena mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Namun sebaliknya apabila kepercayaan publik rendah, maka apapun tindakan Polri akan selalu kurang di mata publik,” ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit menegaskan, usai menjalani pendidikan nantinya para perwira Polri SIP akan menjalankan tanggung jawabnya yang lebih berat ketika menjalankan tugasnya di lapangan atau sosial masyarakat.

Selain harus memastikan pelaksanaan tugas anggota di lapangan berjalan dengan baik, kata Sigit, perwira Polri harus mampu menghadapi segala macam bentuk tantangan tantangan kedepan yang semakin kompleks.

Diantaranya adalah, terjadinya potensi krisis pangan dan energi akibat konflik Rusia dan Ukraina yang berkepanjangan. Perkembangan zaman era digital atau Hyper Connectivity yang berpotensi memunculkan kejahatan jenis baru. Kemudian, pengamanan seluruh rangkaian Pemilu serentak tahun 2024, dimana harus mencegah terjadinya polarisasi, politik identitas, dan penyebaran hoaks yang mampu memecah belah bangsa.

Kemudian, memastikan seluruh pengamanan event internasional yang diselenggarakan di Indonesia, seperti Presidensi G-20. Lalu, antisipasi pergerakan dari kelompok terorisme. Selanjutnya, transnational crime, antisipasi terjadinya gangguan kamtibmas pada berbagai proyek strategis nasional, pembangunan IKN, sampai dengan bencana alam serta perubahan iklim.

Terkait dengan berbagai macam potensi tantangan yang dihadapi, Sigit memaparkan, dewasa ini, telah diterapkan konsep transformasi menuju Polri yang Presisi dengan mengedepankan pendekatan predictive policing dan memanfaatkan teknologi informasi.

“Penerapan konsep transformasi menuju Polri yang Presisi tentunya harus didukung oleh seluruh personel Polri. Khususnya rekan-rekan sekalian sebagai first line supervisor yang merupakan motor penggerak di lapangan,” ucap eks Kabareskrim Polri itu.

Sigit menuturkan, hal tersebut tentunya menjadi harga mati tujuan untuk meraih kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Menurut Sigit, setiap personel harus optimis mampu merebut kembali tingkat kepercayaan publik yang tadinya sangat tinggi kepada Korps Bhayangkara.

“Oleh sebab itu, setiap personel Polri harus melakukan evaluasi dan berkomitmen untuk melakukan perbaikan dimulai dari diri sendiri, sebagaimana peribahasa ‘jangan buruk rupa cermin dibelah’, karena perbaikan itu sejatinya harus berasal dari diri kita sendiri dan untuk kebaikan kita sendiri,” tutur Sigit.

Sigit mengingatkan, Polri merupakan merupakan pelayan publik. Sehingga, setiap personel Polri harus mengabdikan diri dengan seutuhnya kepada publik, sehingga kepercayaan publik dapat diraih.

Terkait reformasi kultural, Sigit menyatakan terdapat dua pendekatan yang harus dilakukan, yakni, melalui pendekatan Rule Based Definition yaitu dengan seperangkat aturan dan koridor hukum dan yang kedua melalui pendekatan Value Based Definition, yaitu pembatasan berdasarkan nilai-nilai dan etika, termasuk Tri Brata maupun Catur Prasetya.

“Upaya reformasi kultural tentunya juga harus diiringi dengan pengembangan SDM Polri yang unggul. Untuk itu, rekan-rekan harus terus mengembangkan tiga kompetensi, baik kompetensi leadership, teknis maupun etika,” ungkap mantan Kapolda Banten itu.

Sigit menambahkan, setiap personel kepolisian juga harus menerapkan konsep kepemimpinan melayani sebagaimana teori Servant Leadership dengan menjadi teladan dan menempatkan anggota serta masyarakat sebagai prioritas utama.

Tak hanya itu, Sigit mengungkapkan, polisi harus melakukan pengawasan secara melekat dan memberikan motivasi kepada anggota untuk membiasakan diri untuk berbuat baik serta terjun langsung ke lapangan guna mendengar secara langsung keluhan dan aspirasi dari masyarakat luas.

“Jika mendapatkan kritik dari masyarakat, jadikan sebagai bahan evaluasi. Ingatlah selalu tentang komitmen Polri untuk menjadi institusi yang tidak anti kritik dan modern. Fakta adanya kritik merupakan bukti nyata kecintaan masyarakat terhadap Polri agar menjadi lebih baik,” tegas Sigit.

Tak lupa, Sigit juga meminta kepada seluruh perwira Polri SIP untuk tidak melupakan serta menanamkan konsep growth mindset, yaitu pola pikir untuk selalu mengembangkan diri menjadi pribadi yang lebih baik. Sehingga memiliki tingkat resiliensi yang tinggi.

“Apabila hal ini dilakukan, diharapkan setiap upaya pemolisian yang rekan-rekan lakukan dapat lebih adaptif guna mengatasi berbagai permasalahan di lapangan,” kata Sigit.

Disisi lain, Sigit berpesan kepada seluruh aparat kepolisian untuk terus menempa diri agar menjadi talent-talent digital Polri. Dengan begitu, polisi selalu berada satu langkah di depan para pelaku kejahatan dan mampu mengimbangi perkembangan teknologi karena modern problem, require modern solution atau permasalahan modern, membutuhkan solusi yang modern.

“Tentunya berbagai hal yang saya sampaikan ini harus senantiasa dipegang teguh, sehingga rekan-rekan dapat menjadi perwira Polri yang tangguh dan dapat merespon setiap tantangan tugas secara tepat, sebagaimana harapan masyarakat,” ujar Sigit.

Sebelum menutup amanatnya, Sigit kembali menegaskan soal pentingnya berpegang tegus terhadap nilai-nilai Satya Haprabu demi kemajuan bangsa. Selain itu, diharapkan juga setiap perwira Polri juga diharapkan untuk menjadi Satya Intar Adinata Pratapa, yaitu perwira Polri yang setia, pintar, unggul dan berwibawa sebagaimana arti dari nama resimen.

“Sehingga dapat mendukung terwujudnya Visi Indonesia Emas 2045 yang kita cita-citakan bersama. Selamat bertugas, jadilah perwira Polri yang dekat dan dicintai masyarakat, sebagaimana transformasi menuju Polri yang Presisi,” tutup Sigit. (Humas Polri)

Editor : dhw_robhin

Hindari Antrean Panjang, Samsat Luncurkan Aplikasi “MTC”

0

SURABAYA – Dalam acara tasyakuran HUT Badan Pendapatan Daerah Bapenda Jatim ke 60. Bapenda bersama Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Jatim dan Jasa Raharja meresmikan aplikasi bernama “Monitoring Tracking Checklist” (MTC), pada (3/10/2022) gedung Bapenda Jatim, jalan Manyar Surabaya.

Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jatim AKBP M Zainur Rofik menjelaskan bahwa aplikasi Monitoring Tracking Checklist atau MTC diharapkan memudahkan masyarakat dalam melakukan pengurusan registrasi dan identifikasi mengetahui proses dari mulai mendaftar hingga selesai.

MTC ini cukup mudah dioperasikan, yakni dengan mengunduh aplikasi MTC melalui ponsel, selanjutnya masyarakat bisa mengetahui sampai mana proses pengurusan berkas kendaraan bermotor.

“Aplikasi tersebut dibuat agar tidak terjadi antrean panjang di kantor Samsat. Jadi cukup mendaftar dapat barcode dan mengecek sehingga nanti mengambil ketika sudah selesai” jelasnya AKBP M Zainur Rofik.

Selain aplikasi MTC, AKBP Rofik memuji sistem yang dibuat Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Muhammad Taslim Chairuddin untuk mempermudah pelayanan pada masyarakat serta penanganan kasus kecelakaan lalu lintas.

Menurut dia, masyarakat ingin kerja cepat, transparan dan akuntabel dari polisi. Hal tersebut, lanjut AKBP Rofik bisa dilakukan dengan pembaruan teknologi.

“Untuk harapannya kedepannya untuk lebih mempermudah masyarakat dalam pengurusan, serta mempersingkat waktu dari aplikasi MTC tersebut, dan juga kita terapkan dari loket ke loket,” jelas AKBP Rofik.

Harapan kedepannya untuk lebih mempermudah pelayanan masyarakat, serta mempersingkat waktu karena dari aplikasi tersebut, juga sudah kami terapkan dari loket ke loket.

AKBP Rofik menambahkan, bahwa aplikasi MTC juga sebagai sarana pengawasan dalam pengawasan pelayanan kepada masyarakat.

Sehingga kedepannya pelayanan di seluruh jajaran Samsat di seluruh Jawa Timur, bisa memakai dengan aplikasi yang sama serta mempermudah wajib pajak saat proses pelayanan.

AKBP Zainur Rofik dalam kesempatannya memberikan selamat hari jadi ke 60 ke rekan rekan di Bapenda Jatim.

“Semoga lebih baik lagi kepada masyarakat, lebih berinovasi lagi , lebih kreatif lagi sehingga prioritas pelayanan masyarakat menjadi utama”. Kata AKBP Rofik.

Seperti diketahui sebelumnya bahwa Bapenda Jatim menggelar acara tasyakuran hari jadi nya yang ke 60 tahun yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober. Tasyakuran HUT Bapenda ke 60 tersebut merupakan rangkaian kegiatan peringatan hari jadi ke-77 Jawa Timur .

Acara ini juga dihadiri oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa, Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak, Sekda Prov Jatim Adhi Karyono dan sejumlah Kepala dinas Pemprov Jatim.

Selain itu juga hadir kepala Bapenda dari provinsi lain, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah , Sumatera Selatan , NTB, kepala UPT Bapenda kabupaten/kota se jatim , serta pembina tim pajak antara lain perwakilan dari Ditlantas Polda Jatim, AKBP Didit selaku Wadirlantas & AKBP Rofik selaku Kasubdit Regiden dan perwakilan dari Jasa Raharja.

Dalam acara kali ini, Bapenda Jatim mengambil tema “optimis Jatim bangkit melalui kerja keras, kerja cerdas dan kerja Ikhlas”.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bapenda Jatim Abimanyu Ponco Atmojo juga secara resmi melaunching inovasi layanan Samsat koperasi UMKM (Sampoki umkm). Inovasi ini merupakan pengembangan atas inovasi pelayanan kantor bersama Samsat berbasis digital.

“Samsat Koperasi UMKM ini adalah inovasi yang terus dikembangkan oleh tim Pembina SAMSAT Jawa Timur sebagai bentuk dukungan gubernur yang telah berkenan memberi kemudahan layanan dan kebijakan yang pro rakyat”. Kata Abimanyu.

“Pelayanan Samsat koperasi dan UMKM (samkopi umkm) merupakan layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dll, yang bekerja sama kopersai dan umkm di jatim untuk mengembangkan usaha umkm sekaligus memberikan kemudahan masyarakat pelayanan kepada masyarakat memenuhi kewajiban pajak”. Terang nya

Abimanyu juga menyampaikan data terkait diberlakukan kebijakan bebas pajak kendaraan bermotor 100% untuk angkutan pendukung mulai mikrolet dan ojek online dari tanggal 19 September hingga 1 Oktober 2022. Kebijakan hingga pertanggal 1 Oktober telah dimanfaatkan oleh 3.482 unit mikrolet dan ojek online.

Sebagai upaya mengoptimalisasi pendapatan daerah dari sektor pajak, Bapenda Jatim selalu berinovasi untuk meningkatkan wajib pajak dengan memberikan kemudahan kemudahan kepada wajib pajak dalam membayar pajak.

Selain itu teedapat 2.675.809 wajib pajak yang memanfaatkan program pemutihan yang berlaku terakhir pada tanggal 30 September 2022.

“Hal ini menunjukan betapa tinggi nya antusias masyarakat dalam memanfaatkan momentum kebijakan kebebasan pajak daerah yang digulirkan gubernur . menjadi bagian Ikhtiar pemerintah provinsi untuk mendorong terciptanya stabilitas dan pemulihan perekonomian sebagai dampak inflasi dan kenaikan BBM di jatim”. Ungkap Abimanyu.

Dalam acara tersebut juga dilakukan undian hadiah tabungan umroh untuk 16 orang wajib pajak patuh, sebagai apresiasi pada masyarakat yang tertib dan tepat waktu dalam menyelesaikan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Serta dilaksanakan juga pemberian penghargaan untuk tim pembina dari Ditlantas Polda Jatim, Jasa raharja, bapenda atas inovasi dan pengembangan pelayanan kantor bersama Samsat Jatim sebagai pendukung kebijakan Gubernur. (Humas)

Editor : dhw_robhin

Duduk Bersama Dengan Para Suporter, Kapolres Gelar Do’a Bersama di Stadion Semeru Lumajang

0

Lumajang – Sedikitnya 500 orang berasal dari Aremania Lumajang, Bonek, Viking, The Jack dan Bleduk Semeru serta sejumlah suporter lain di Kabupaten Lumajang, duduk bersama sembari menyalakan 1000 lilin, di Stadion Semeru Jalan Gajah Mada Lumajang, Senin (3/10/2022) malam.

Mereka duduk bersama dan berdoa, mengenang tragedi di stadion Kanjuruhan Malang beberapa waktu lalu. Menjadikan sebuah pelajaran berharga, dan sepakat menjaga kekompakan antar suporter bola yang ada di Kabupaten Lumajang.

Hadir diwaktu yang sama, Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq, Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K M.H didampingi Wakapolres dan sejumlah PJU Polres Lumajang, Kadispora Lumajang serta tokoh agama.

Kapolres Lumajang berkata, pihaknya sudah melakukan cek, semua suporter Aremania Lumajang sudah seluruhnya kembali dengan selamat. “Tadi kita sudah melakukan doa bersama terhadap para korban suporter aremania, agar mereka dalam keadaan husnul khotimah. Kita harus belajar dari pengalaman, bahwa hal ini sudah terjadi, kita ke depan nya harus lebih hati hati lagi. Jadi apapun warna baju kita, kita tetap orang lumajang, dan mari bergandengan tangan untuk sama – sama membangun Lumajang ke depan yang lebih maju lagi,” ucap Kapolres.

Senada, Bupati Lumajang menambahkan, jika menurutnya, teman – teman arema yang kemaren gugur dalam tragedi di Kanjuruhan merupakan pejuang di dunia sepak bola.

“Mari kita bersama – sama mendoakan para korban yang wafat maupun yang saat ini masih dirawat. Bahwa kita semua disini, merupakan saudara yang ingin memajukan persepakbolaan di Indonesia dan di Kabupaten Lumajang,” imbuh Bupati.

Sebagai informasi, hingga saat ini Polri terus bekerja maksimal melakukan investigasi, guna membuka terang tragedi na’as tersebut.

KH Hafidzul Hakim Noer “Jangan Mencari Siapa yang Salah, Mari kita Introspeksi Diri Dalam Kasus Kanjuruhan”

0

PROBOLINGGO – Melihat dari peristiwa kericuhan di Stadion Kanjuruhan Malang yang terjadi pada Sabtu (1/10/22) yang lalu, tentu sangat memprihatinkan.

Lebih memprihatinkan lagi bila hingga detik ini masih menjadi perdebatan tentang siapa yang salah dalam peristiwa tersebut.

Sebagai bentuk keprihatinan atas peristiwa kanjuhurun, H Hafidzul Hakim Noer
Pembina majelis Syubbanul Muslimin Pengasuh Pon Pes Nurul Qadim Probolinggo Jawa Timur ini memberikan pernyataannya kepada publik agar penanganan tragedi Stadion Kanjuruhan benar benar obyektif dan dapat menjadi pelajaran berharga bagi dunia persepak bolaan kedepan.

“Menurut saya peristiwa ini bukanlah kesalahan siapa siapa, di dalam kondisi seperti ini jangan kita mencari siapa yang salah, Tetapi saatnya kita intropeksi mungkin ini teguran dari Allah yang kadang kita lalai. Saya kira Polisi dan TNI sudah menjalankan prosedur yang benar. Tentunya Polisi tidak akan bertindak kalau tidak ada api, memang simalakama ya menjadi polisi.” Ujar Gus Hafidz,kemarin Senin (3/10/22).

Selain itu menurutnya masing – masing pihak harus benar – benar berbenah dari segala bidang, khususnya dunia persepak bolaan.

Gus Hafidz juga meminta pada masyarakat agar lebih bijak lagi dalam bermedia sosial,agar tidak menjadikan situasi semakin gaduh.

“Pesan saya, kita harus dewasa dalam ber medsos , sebab di Indonesia ini kan maha benar netizen atas semua pendapatnya.” Ucapnya.

Dalam kasus ini lanjut Gus Hafidz, tidak seharusnya menyudutkan satu sama lain.

“Sudah saatnya kita bermuhasabahtun Nafsi yaitu Intropeksi diri agar kedepan sepak bola Indonesia lebih baik lagi dan TNI Polri dapat tetap menjaga rakyat indonesia, apalagi kita melihat jasa mereka untuk mengamankan Indonesia juga besar,” tambah Gus Hafidz.

Gus Hafidz juga berharap agar PSSI menjadi wadah para pesepak bolaan yang memiliki kompetensi apalagi akan menjadi tuan rumah Piala Dunia, tentu seyogyanya PSSI cepat berbenah demi masa depan Indonesia.

“Saatnya kita menjadi bangsa yang besar apalagi sudah di percaya menjadi presiden G20 begitu juga dengan dunia olah raga kita harus menjadi negara yang maju akan bidang olah raganya,” ujar Gus Hafidz.

Dengan berbenah diri mulai sekarang, lanjut Gus Hafidz teguran dari Allah SWT melalui peristiwa Kanjuruhan bisa menjadi pil pahit alias obat untuk kesembuhan dunia sepak bola agar menjadi lebih baik kedepannya.

“Jadi dalam tragedi ini jangan hanya sibuk cari siapa yang salah, jangan berspikulasi, lebih baik kita naikan doa untuk semua, agar kejadian ini tidak terulang lagi,”pungkas Gus Hafidz.