Home Blog Page 181

Kang Dede Latif Kembali Kunjungi Warga di Cireundeu

0

CIMAHI,Rabu(10/12/2025)
Anggota DPRD Kota Cimahi dari Fraksi PKB, Dede Latif,terus melakukan kepada warga Kota Cimahi yang menyampaikan keluhannya dan segera menindaklanjuti aduan mengenai kondisi rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kelurahan Citeuerup Kampung Nyalindung,laporan tersebut diterimanya melalui media sosial TikTok.

Aduan tersebut menunjukkan kondisi rumah seorang ibu di Kampung Nyalindung RT 02-RW 05 Kelurahan Citeureup yang mengalami kerusakan parah, dengan lapisan dinding dan tembok yang mulai rubuh sebagian.
“Kami merespon ajuan ibu ini terkait Rutilahu,” tulis Dede Latif dalam unggahannya.

Setelah melakukan kunjungan langsung untuk memastikan kondisi Rumah tidak Layak Huni (Rutilahu)yang memprihatinkan tersebut, Dede Latif memastikan bahwa ia akan segera membawa masalah ini ke instansi terkait.

” Saya akan segera melaporkan ini ke dinas terkait (DPKP) agar segera bisa diperbaiki,” tegas Dede Latif, Hal tersebut menunjukkan komitmennya untuk memperjuangkan bantuan perbaikan rumah bagi warga yang membutuhkan.

Achmad Syafei

Giat Kopling Polsek Puspo Dapat Sambutan Hangat Warga, Perkuat Kedekatan Polisi dan Masyarakat

0

PASURUAN – Program Kopling (Kopi Keliling) yang dilaksanakan Polsek Puspo kembali mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh interaksi antara polisi dan warga, dan digelar di Dusun Gondosuli, Desa Puspo, pada Kamis (11/12/2025).

Kapolsek Puspo AKP Johanes Hardiono, S.H. menjelaskan bahwa kegiatan turun langsung ke masyarakat ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat hubungan emosional antara Polri dengan warga.

“Kami hadir untuk menyapa warga, mendengarkan keluhan, sekaligus mengajak mereka menjaga keamanan lingkungan. Alhamdulillah, kegiatan Kopling hari ini mendapat tanggapan yang sangat baik dari masyarakat,” ujar Kapolsek.

Ia menambahkan bahwa Kopling bukan hanya sekadar minum kopi bersama, tetapi menjadi wadah komunikasi dua arah.

“Hubungan kekeluargaan dan silaturahmi antara Polri dan masyarakat semakin erat. Ini penting untuk membangun kepercayaan dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Puspo juga memberikan imbauan kamtibmas kepada warga untuk selalu waspada, terutama memasuki musim hujan yang berpotensi menimbulkan bencana alam.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. “Program Kopling ini bentuk nyata pelayanan Polri yang humanis. Kami mendukung penuh setiap upaya yang mendekatkan polisi dengan masyarakat,” tegasnya.

Sejumlah warga turut menyampaikan rasa senang dan apresiasi atas kehadiran Polsek Puspo di tengah-tengah mereka. Salah satu warga Gondosuli mengungkapkan,

“Enak ada acara seperti ini, polisi jadi dekat dengan warga. Kami merasa lebih diperhatikan dan lebih nyaman menyampaikan keluhan,” ujarnya.

Kegiatan Kopling berjalan aman dan kondusif hingga selesai, serta diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari pelayanan publik yang humanis dan dialogis.

Jelang Nataru Polres Probolinggo Intensifkan Patroli Malam

0

PROBOLINGGO,– Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Probolinggo Polda Jawa Timur ( Jatim) melaksanakan patroli skala besar.

Patroli ini sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) dibeberapa titik rawan terlebih menjelang libur Natal 2025 dan Tahun baru 2026 ( Nataru).

Hal itu seperti disampaikan Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melalui Kanit Turjagwali Ipda Zainal Arifin saat memimpin patroli, Selasa (9/12).

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan penyisiran di titik-titik yang sering dijadikan tempat berkumpulnya para pemuda untuk balap liar, termasuk jalur-jalur sepi pada malam hari.

“Patroli ini kami intensifkan untuk mencegah tindak kejahatan dan memastikan situasi tetap kondusif terlebih menjelang Nataru,” kata Ipda Zainal Arifin.

Ia berharap kehadiran personel Polres Probolinggo Polda Jatim di lapangan senantiasa memberi rasa aman bagi masyarakat.

Lebih lanjut Kanit Turjagwali menambahkan, kegiatan patroli malam akan terus digiatkan secara rutin sebagai langkah preventif dalam mencegah potensi gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Probolinggo Polda Jatim.

“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman,” tegas Ipda Zainal Arifin.

Ia menyampaikan, setiap personel di lapangan ditekankan untuk bertindak cepat, tegas, dan tetap humanis dalam setiap kegiatan patroli.

Dengan adanya patroli rutin ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Probolinggo Polda Jatim semakin kondusif serta masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa rasa khawatir. (*)

Polres Ngawi Lakukan Mitigasi Bencana Hadapi Cuaca Ekstrem

0

NGAWI – Menyikapi meningkatnya curah hujan yang berpotensi menimbulkan banjir dan tanah longsor, jajaran Polres Ngawi Polda Jatim bergerak cepat melakukan mitigasi di sejumlah lokasi rawan bencana di wilayah Kabupaten Ngawi.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., didampingi Kasat Samapta AKP Dandung Setiawan beserta anggota Sat Samapta.

Selain meninjau titik-titik rawan bencana, rombongan juga melakukan pengecekan kesiapsiagaan personel jaga di Mako Polsek jajaran untuk memastikan respons cepat apabila terjadi keadaan darurat.

Dalam kegiatan tersebut, tim bergerak ke beberapa lokasi yang kerap terdampak banjir ataupun longsor, antara lain Jembatan Ngunengan Pitu, Sungai Bengawan Solo, Kec. Pitu, Pemukiman sekitar Jembatan Kendung Kwadungan, Kec. Ngawi Dan Waduk Pondok, Kec. Bringin.

Setiap titik mendapatkan pemeriksaan kondisi aliran sungai, kontur tanah, potensi pergerakan tanah, serta jalur evakuasi.

“Kami memerintahkan seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim penghujan,” kata Kompol Rizki, Rabu (10/12).

Ia menegaskan, mitigasi ini bukan hanya inspeksi, tetapi langkah preventif agar masyarakat terlindungi dari potensi bencana.

Sementara itu di lokasi terpisah Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, menyebut selain peninjauan lokasi rawan bencana, pihaknya telah memerintahkan agar petugas jaga di Mako Polsek jajaran tetap siaga.

Kapolres Ngawi juga telah melakukan pemeriksaan meliputi kesiapan personel, sarana prasarana, alat komunikasi, hingga peralatan pendukung penanggulangan bencana.

“Kesiapsiagaan personel, peralatan, serta koordinasi lintas sektor menjadi kunci,” tegas AKBP Charles.

Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila melihat tanda-tanda ancaman bencana di lingkungannya.

Hasil pengecekan menunjukkan personel dalam kondisi siap dan sigap menjalankan tugas.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan pencegahan dini serta meminimalisasi dampak yang mungkin timbul akibat bencana alam di wilayah Kabupaten Ngawi. (*)

Kondisi Rumah Warga Tidak Layak Huni di Kota Cimahi Jadi Perhatian Serius DPRD

0

Cimahi,Kamis(11/12/2025)
Aggota DPRD Kota Cimahi, H. Enang Sahri,S.Sos.,M.M., menyoroti kondisi rumah penduduk di daerah pinggiran kota yang dinilai labil dan rentan roboh, menjadikannya sebagai ‘Pekerjaan Rumah’ (PR) bersama bagi seluruh pemangku kepentingan di Kota Cimahi,baik Eksekutif Maupun Legislatif

Politisi Senior dari Partai NasDem ini mengungkapkan keprihatinannya setelah melihat langsung kondisi perumahan warga, terutama yang berada di wilayah pinggiran yang kurang layak untuk dihuni.

Enang mendapati fakta dilapangan bahwa,Struktur Bangunan Labil dan Tidak Sesuai Standar

Haji Enang Sahri atau yang lebih akrab disapa Haji Enang,menjelaskan bahwa banyaknya rumah penduduk yang bermasalah disebabkan oleh beberapa faktor, terutama pada struktur bangunan,Kemudian
Kondisi Tanah Labil,dimana Banyak rumah yang didirikan di atas tanah yang secara geologis tidak stabil,”Ungkapnya.

Kemudian Emang Menambahkan,bahwa
Pembangunan yang Asal-asalan yang tidak standar, “Konstruksi seringkali dibuat tanpa mengikuti standar yang benar, terutama dalam pembuatan struktur penahan seperti slup (sloof).
Hal tersebut diduga Keterbatasan Biaya atau ketidakmampuan finansial warga menjadi alasan utama mengapa mereka tidak membuat struktur bangunan yang kuat dan memadai,” Tambahnya
Lalu Enang Sahri melanjutkan,
“Memang banyak rumah penduduk apalagi daerah pinggiran kota karena memang tanahnya labil, dibuatnya sembarangan, terus sembarangan mungkin karena tidak mampu saja, tidak mampu untuk membuat slup-slupnya sebetulnya mungkin, sehingga kalau ada sedikit angin saja sudah roboh,” ujar Haji Enang.

Kondisi darurat ini terbukti dengan adanya laporan kerusakan di satu lingkungan yang sama. Haji Enang menyebutkan bahwa setidaknya dua rumah di RT 2 RW 18 mengalami kondisi serupa, menambah daftar rumah warga yang membutuhkan bantuan perbaikan segera.

Haji Enang Sahri menekankan bahwa mengatasi masalah ini adalah tanggung jawab kolektif. Ia secara khusus menyinggung pentingnya memperhatikan warga yang sudah lanjut usia.

“Ini PR buat kita semua melihat kondisi rumah warga yang memang perlu kita bantu. Tentunya pemangku kepentingan di Kota Cimahi ya, apalagi yang sudah tua tadi,” pungkasnya.

Achmad Syafei

Anggota DPRD Kota Cimahi Sidak Lokasi Banjir di Cipageran

0

CIMAHI,Rabu(10/12/2025)
Anggota DPRD Kota Cimahi,H. Enang Sahri,kembali turun langsung ke lapangan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi banjir langganan di RW 28, Puri Cipageran Indah, Cipageran,Cimahi Utara.
Sidak ini dilakukan setelah sering mendapat laporan berulangnya bencana banjir di wilayah tersebut.

Warga sekitar tempat kejadian menyampaikan bahwa masalah banjir ini telah berlangsung selama puluhan tahun dan terjadi hampir setiap kali turun hujan deras dan menimbulkan kekhawatiran akan potensi korban jiwa dan kerusakan rumah (salah satu rumah bahkan pernah rubuh). Kendala utama yang disorot adalah lokasi perbatasan pemukiman yang berdekatan dengan Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang menyulitkan penanganan saluran air.

Menanggapi keluhan warga, H. Enang Sahri berjanji akan mengupayakan tindakan nyata dan segera melakukan
Tindakan Cepat, “Prioritas utamanya adalah pembersihan menyeluruh selokan di hulu dan hilir, serta pembuatan sodetan (saluran pengalir air) di tengah masyarakat untuk mencegah luapan air.
Kemudian Solusi Jangka Panjangnya Perwakilan DPKP (Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman) menjelaskan bahwa solusi permanen yang sedang dikaji adalah pembangunan Kolam Retensi. Meskipun memerlukan studi kelayakan, rencana ini diharapkan dapat mereduksi banjir secara signifikan,”Ungkapnya.

Kemudian Emang Sahri menambahkan, “Anggaran,Dana sekitar Rp 200 Juta telah dialokasikan untuk pengerjaan di hilir tahun ini (2025). Rencana pengerjaan Kolam Retensi dan perbaikan di hulu ditargetkan masuk dalam anggaran tahun 2026.”Pungkasnya.

Pemerintah Kota Cimahi berkomitmen untuk melakukan kajian teknis yang mendalam demi memberikan solusi yang paling aman dan efektif bagi warga Cipageran.

Achmad Syafei

H. Enang Sahri,Pastikan Perbaikan Jalan Lingkungan di Citeureup Tuntas Tahun Ini

0

CIMAHI,Rabu(10/12/2025)
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cimahi dari Fraksi Nasdem, H. Enang Sahri, S.Sos., M.M, turun langsung ke lapangan untuk meninjau realisasi program Pokok Pikiran (Pokir) yang Enang gulirkan. Program tersebut difokuskan pada perbaikan infrastruktur jalan lingkungan di wilayah Kelurahan Citeureup, khususnya di RW 6, sebagai upaya nyata mewujudkan aspirasi masyarakat yang harus dilaksanakan.

Peninjauan yang dilakukan baru-baru ini memperlihatkan tahap pengerjaan jalan yang menggunakan metode pengecoran beton (ready-mix), Enang memastikan kualitas dan ketahanan infrastruktur yang dibangun sesuai dengan aturan yang berlaku.

Enang Sahri memiliki Komitmen,Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur

Dalam kesempatan tersebut,H.Enang Sahri menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh program perbaikan jalan lingkungan yang masuk dalam jatah Pokirnya tahun ini.

“Alhamdulillah, ini adalah realisasi Pokir saya. Di Komplek Taman Citeureup Nusari 6, InsyaAllah saya tuntaskan yang di komplek ini beres semua tahun ini,” ujar H. Enang Sahri.

Enang Sahri juga menambahkan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya terbatas di Kelurahan Citeureup. Sebelumnya, realisasi Pokir serupa untuk perbaikan jalan lingkungan juga telah sukses dilaksanakan di Komplek Puri Cipageran.

“Termasuk yang di Komplek Puri Cipagran kemarin sudah beres semua. Jadi jalan lingkungannya sudah sip dan mantap untuk masyarakat. Bermanfaat, InsyaAllah,” tegasnya.

Sambutan Hangat dari Masyarakat,mengapresiasi kinerja Enang Sahri

Pembangunan dan perbaikan jalan yang telah lama dinantikan ini disambut gembira oleh warga setempat. Perwakilan warga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas respon cepat dari Anggota DPRD Kota Cimahi tersebut.

Seorang ibu perwakilan warga menyampaikan, “Terima kasih kepada Bapak Haji Enang, anggota DPRD Cimahi, yang sudah memberi perhatian dan berkontribusi langsung untuk membenahi jalan yang sudah lama rusak. Akhirnya diperbaiki. Alhamdulillah.”

Warga lainnya juga mengungkapkan kekaguman atas kecepatan realisasi program ini. “Saya ucapkan terima kasih untuk Pak Dewan, Pak Haji Enang Sahri, yang telah mengecor jalan di depan rumah saya. Saya kira akan berlama-lama, tahunya tidak sampai dua hari langsung dicor. Terima kasih banyak sekali lagi,” ujar seorang bapak.

Realisasi Pokir ini menjadi bukti konkret bahwa saluran aspirasi masyarakat melalui anggota dewan dapat ditransformasikan menjadi pembangunan fisik yang signifikan, secara langsung meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup warga Kota Cimahi.

Achmad Syafei

Polda Jatim Dalami Dugaan Kasus Pencabulan di Ponpes Bangkalan

0

BANGKALAN – Dugaan kasus pencabulan yang melibatkan seorang pengajar salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, memasuki tahap penyelidikan serius oleh pihak kepolisian.

Terduga pelaku berinisial U, diduga melakukan tindakan asusila terhadap sejumlah santri.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan adanya proses penanganan kasus tersebut.

Ia memastikan bahwa penyidik tengah memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan sebagai bagian dari pengungkapan kasus.

“Hari ini dijadwalkan pemeriksaan sebagai saksi. Tidak menutup kemungkinan jika yang bersangkutan cukup bukti, bisa ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Rabu (10/12/2025).

Menurutnya, tim penyidik bekerja secara profesional dan berhati-hati, mengingat perkara ini melibatkan anak-anak di bawah umur serta institusi pendidikan berbasis pesantren.

Polda Jatim juga memastikan pendampingan psikologis bagi para korban untuk mengurangi trauma selama proses pemeriksaan.

Lebih lanjut, Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan perkembangan selanjutnya akan disampaikan setelah pemeriksaan lanjutan terhadap pihak-pihak terkait. (*)

Rentang 36 Hari, Polres Kediri Berhasil Ungkap 19 Kasus dan 33 Tersangka Tindak Pidana Yang Meresahkan Masyarakat

0

KEDIRI– Rentetan kasus kriminal sepanjang satu bulan terakhir berhasil diungkap Satreskrim Polres Kediri Polda Jawa Timur.

Dalam kurun waktu 36 hari, mulai tanggal 3 November 2025 hingga 8 Desember 2025, total 19 kasus berhasil diselesaikan dengan 33 tersangka, termasuk sembilan diantaranya anak di bawah umur.

Hal ini disampaikan Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan, S.Tr.K., S.I.K., M.Sc. pada konferensi pers di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Kediri, Rabu (10/12/2025).

Kasus-kasus tersebut didominasi tindak pidana yang meresahkan masyarakat. Mulai dari 5 kasus pengeroyokan yang melibatkan oknum perguruan silat, pencurian uang Rp100 juta dari lemari rumah, hingga pencurian uang dalam rekening yang dilakukan dengan mengambil kartu ATM dan menghafalkan PIN korban.

Kasus lain yang berhasil diungkap meliputi pencurian tiga handphone dan tabung gas, pencurian R2 dengan kunci palsu di area persawahan, penggelapan R2 dari sewa rental, hingga aksi pencurian lima handphone dan uang saat pengajian Gus Iqdam berlangsung.

Petugas juga menangani pencurian sepeda ontel di kawasan Kampung Inggris Pare yang dilakukan berulang kali, pencurian dua handphone dalam jok motor, serta pembobolan gudang selep beras disertai perusakan CCTV.

Kasat Reskrim menjelaskan bahwa enam tersangka diantaranya tercatat sebagai residivis dengan kasus yang beragam. Ditegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus tak lepas dari peran masyarakat yang aktif memberikan informasi.

Dari hasil pengungkapan, Polres Kediri berhasil mengamankan berbagai barang bukti: atribut perguruan silat, golok dan pisau, sejumlah perhiasan beserta suratnya, deretan sepeda motor hasil kejahatan, belasan ponsel, 5 karung beras, helm KYT, serta uang tunai dengan total Rp4.315.000.

Menutup pemaparan, AKP Joshua menyampaikan beberapa imbauan penting.

“Kami mengimbau orang tua untuk memberi perhatian lebih, terutama membatasi aktivitas anak di malam hari. Pengurus perguruan silat juga perlu menanamkan nilai toleransi dan menindak tegas anggota yang terlibat kriminalitas,” ujar Beliau.

Selain itu, masyarakat diingatkan agar menyimpan barang berharga dengan aman, menggunakan kunci ganda pada kendaraan bermotor, memasang CCTV dan memaksimalkan satkamling, serta segera hubungi pihak kepolisian melalui layanan bebas pulsa 110 apabila menemukan indikasi tindak pidana.

AKP Joshua menutup konferensi pers dengan apresiasi kepada warga, menyampaikan bahwa dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan bersama.

Kapolda Jatim Pimpin Apel Satgas Premanisme

0

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur (Jatim), Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si pimpin Apel Satgas Premanisme 2025 yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda Jatim, para Pejabat Utama Polda Jatim dan Instansi terkait serta personel Polda Jatim di Lapangan Mapolda Jatim, Rabu (10/12).

Dalam amanatnya, Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan hasil evaluasi Kamtibmas periode akhir Oktober hingga awal November 2025 menunjukkan tren peningkatan kejahatan sebesar 7,66%.

Yang paling mengkhawatirkan adalah melonjaknya penyalahgunaan senjata tajam dan senjata api hingga 175%.

Merespons hal tersebut, Polda Jawa Timur membentuk Satgas Permanisme dengan melibatkan instansi di wilayah Jawa Timur.

“Ini komitmen kita dalam merawat Jogo Jatim. Masyarakat tidak boleh hidup dalam bayang-bayang ketakutan akibat ulah segelintir oknum yang memaksakan kehendak,” tegas Irjen Nanang.

Menurut Irjen Nanang, angka tindakan kejahatan kali ini bukan sekadar statistik, tapi alarm bahwa bibit premanisme dan gangsterisme sedang mencoba mengganggu ketenangan warga.

Street crime seperti tawuran, penganiayaan, hingga aksi gangster jalanan juga dilaporkan semakin sering terjadi, terutama pada malam hingga dini hari.

Oleh karenanya, Kapolda Jatim menginstruksikan Satgas Premanisme bergerak cepat, agresif, namun tetap terukur.

“Tindak tegas semua bentuk premanisme. Jangan beri ruang bagi pelaku pemerasan, pungli, pengeroyokan, maupun gangster yang meresahkan warga,” tegas Irjen Nanang.

Kapolda Jatim juga menegaskan agar seluruh Satgas Premanisme dapat memastikan stabilitas keamanan di Jawa Timur.

“Kita harus memastikan Jawa Timur bersih dari aksi premanisme sebelum aktivitas masyarakat meningkat di akhir tahun. Ini syarat mutlak agar stabilitas Jatim benar-benar terjaga,” tegas Irjen Nanang.

Ia juga mengarahkan peningkatan patroli intensif pada jam-jam rawan, terutama malam hingga dini hari.

Di akhir amanatnya, Irjen Pol Nanang menegaskan bahwa seluruh langkah harus dilakukan secara profesional.

“Mari bekerja dengan ikhlas, tegas, dan humanis. Kita pastikan Jawa Timur tetap aman dan nyaman dalam bingkai Jogo Jatim,” tutup Irjen Nanang. (*)

Ada tujuh sasaran utama yang menjadi fokus pembersihan:
1. Pemerasan & pemalakan di pasar, terminal, serta ruang publik.
2. Debt collector ilegal yang menagih dengan intimidasi dan kekerasan.
3. Pungli yang menghambat ekonomi masyarakat.
4. Preman penganiayaan yang beraksi secara individual.
5. Preman pengeroyokan berbasis kelompok.
6. Kekerasan oknum perguruan silat, termasuk fanatisme negatif yang berujung kriminal.
7. Gangster jalanan yang membawa sajam dan memicu tawuran.

Pembentukan Satgas Premanisme merupakan langkah strategis untuk menciptakan kondisi aman jelang Operasi Lilin Semeru 2025, pengamanan Natal dan Tahun Baru.

“Kita harus memastikan Jawa Timur bersih dari aksi premanisme sebelum aktivitas masyarakat meningkat di akhir tahun. Ini syarat mutlak agar stabilitas Jatim benar-benar terjaga,” ujar Nanang.

Ia juga mengarahkan peningkatan patroli intensif pada jam-jam rawan, terutama malam hingga dini hari.

Di akhir amanatnya, Nanang menegaskan bahwa seluruh langkah harus dilakukan secara profesional.

“Mari bekerja dengan ikhlas, tegas, dan humanis. Kita pastikan Jawa Timur tetap aman dan nyaman dalam bingkai Jogo Jatim,” tutup Nanang. (*)