Home Blog Page 26

Pemkab Sidoarjo Gelar Upacara Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional 2026

Sidoarjo | Gempurnews – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melaksanakan Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Alun-Alun Sidoarjo, Sabtu (2/5/2026).

Tema peringatan Hari Otonomi Daerah XXX kali ini adalah “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”. Sementara itu, tema Hari Pendidikan Nasional 2026 adalah “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

Bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) adalah Bupati Sidoarjo, H. Subandi. Adapun pengatur upacara adalah Dr. Tirto Adi, M.Pd., dan kegiatan tersebut dihadiri berbagai pasukan upacara, antara lain 1 unit Korsik Pemkab Sidoarjo, 1 pleton Pasukan Pamong Praja, 1 pleton Dinas Perhubungan Sidoarjo, 1 pleton Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, 1 pleton Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sidoarjo, 1 pleton Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Sidoarjo, 1 pleton kepala desa/kakel, 1 pleton Linmas, 1 pleton PGRI, 1 pleton purna Paskibraka, serta 7 pleton mahasiswa/pelajar.

Dalam sambutannya, Subandi menyampaikan bahwa peringatan tersebut bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen pembangunan daerah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. la menyampaikan bahwa peringatan tersebut bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi momentum refleksi untuk memperkuat komitmen dalam membangun daerah dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Menurutnya, peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini mengusung semangat penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus berupaya meningkatkan
kualitas penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, responsif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

la mengungkapkan bahwa kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah dan dukungan masyarakat telah membuahkan hasil yang membanggakan, di mana Kabupaten Sidoarjo meraih penghargaan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah dengan kategori tertinggi serta peringkat kedua dari 415 kabupaten di Indonesia.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah tujuan akhir. la menegaskan bahwa tantangan ke depan tidaklah ringan karena dihadapkan pada tuntutan pelayanan yang semakin cepat, transparan, dan berbasis digital, sehingga
transformasi birokrasi harus terus didorong agar menjadi adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil.

Pada momentum Hari Pendidikan Nasional, ia juga menyoroti berbagai tantangan pendidikan, mulai dari kesenjangan kualitas, adaptasi teknologi digital, hingga penguatan karakter dan kesejahteraan tenaga pendidik. la menyampaikan bahwa pendidikan tidak boleh hanya menghasilkan lulusan yang pintar secara akademik, tetapi juga harus melahirkan manusia yang berkarakter, beretika, dan memiliki daya saing tinggi.

la menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mendorong penguatan pendidikan karakter, peningkatan kompetensi guru, pemanfaatan teknologi, serta pemerataan akses pendidikan.
la juga menyampaikan bahwa otonomi daerah tanpa kualitas sumber daya manusia tidak akan menghasilkan kemajuan yang berkelanjutan serta mengajak untuk membangun Sidoarjo yang maju, berdaya saing, dan bermartabat.

Pada akhir upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi kepada guru dan siswa berprestasi tingkat nasional dan internasional, di antaranya penghargaan Adiwiyata Mandiri, guru berdedikasi pada SMP PGRI tingkat nasional, medali emas Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) SMP/MTs sederajat tingkat nasional, medali emas Tournament of Champions
di Yale University, Amerika Serikat, serta First Place Junior Category Math Action of Earth Award di Filipina tahun 2026.

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Lumajang Edukasi Tertib Berlalu Lintas di SMAN 1 Lumajang

Lumajang – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang melalui Unit Kamsel terus menggencarkan edukasi tertib berlalu lintas kepada pelajar. Kali ini, kegiatan bertajuk Polantas Menyapa dan edukasi safety riding digelar di Hall SMA Negeri 1 Lumajang, Kamis (30/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, anggota Kamsel Satlantas Polres Lumajang, Aiptu Rima Mayangga Rivasari, memberikan sosialisasi kepada para siswa dan siswi terkait pentingnya keselamatan di jalan raya.

Ia menjelaskan berbagai materi mulai dari cara aman dan selamat berangkat ke sekolah, pengenalan rambu-rambu lalu lintas, hingga pentingnya penggunaan helm bagi pengendara sepeda motor.

“Kami mengajak para pelajar untuk selalu disiplin berlalu lintas sejak dini. Keselamatan di jalan harus menjadi prioritas utama, termasuk penggunaan helm standar bagi pengendara sepeda motor,” ujar Rima.

Selain itu, pihaknya juga menekankan larangan penggunaan sepeda listrik di jalan raya serta mengingatkan siswa yang belum cukup umur agar tidak mengendarai sepeda motor.

“Kami juga mengimbau agar adik-adik tidak menggunakan sepeda listrik di jalan umum dan tidak memaksakan diri mengendarai sepeda motor jika belum memenuhi syarat usia. Ini demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Sebagai bentuk edukasi lanjutan, petugas turut membagikan brosur imbauan tertib lalu lintas kepada para siswa. Langkah ini diharapkan dapat menekan angka pelanggaran serta meminimalisir fatalitas korban kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Lumajang.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Yulian Putra Prasviawan, menegaskan bahwa kegiatan edukasi seperti ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan, untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Harapannya, para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing,” tegasnya.

Ia juga berharap melalui kegiatan ini, kesadaran generasi muda terhadap keselamatan berlalu lintas semakin meningkat sehingga mampu menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan kondusif di Kabupaten Lumajang.

Warga Desa Pulau Layang, Inginkan Dipasang PJU di Jalanan Menuju Desa Tetangga

OKI, gempurnews.com – Warga Desa Pulau Layang Kecamatan Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir ( OKI ) Sumsel, Sangat Menginginkan Penerangan Jalan Umum ( JPU ) yang menuju Arah Desa tetangga mereka

“Menurut salah seorang Sopir Bus lintas Tulung Selapan Palembang berinisial JH, Alangkah indah pemandangan panorama dimalam hari jika PJU sudah terpasang dan akses jalan makin ramai para pemudik yang menggunakan jalur pintas ini terutama Kendaraan pribadi, umum dan kendaraan roda dua ( R2 ) Sangatlah ramai melintas jalur ini saat dikonfirmasi Media ini, Jum’at (01/05/2026) Sore

Jalur Lintas cepat ini kalau mau kepalembang waktu tempuhnya singkat, Apalagi jruas jalan ini sudah diperbaiki baru baru ini, pemandangan yang indah jika waktu sore tiba, sangatlah indah jika kita memandang kekiri dan kekanan”Paparnya

Kami Warga setempat sangatlah membutuhkan Penerangan Jalan Umum ( PJU ) dan juga Warga yang menggunakan jalur akses ini, Sangatlah membutuhkan permohonan ini lewat Pemerintahan Daerah atau Pemerintahan Provinsi ” Tutupnya

ALI IMRON

GERDAL OPT DENGAN METODE JALUR LANGIT

Di iringi hujan gerimis awal bulan mei dan bertepatan dengan “may day” berlokasi di Desa Karangsari Kecamatan Sukodono dilaksanakan Gerakan Pengendalian (GERDAL)
Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Wereng Batang Coklat (WBC) via “jalur langit” dengan istighosah yang dipimpin oleh KH. Drs .As’ad Malik, MAg bupati Lumajang periode tahun 2013-2018, bertempat di warung tengah sawah yang dihadiri Kepompok Tani (poktan) Gempol Makmur, Poktan Manggis, Santri pondok, POPT Sukodono, petani penggarap dan petugas lainnya.
Kegiatan pagi ini adalah rangkaian kegiatan ini sudah berlangsung 2 kali diawali GERDAL, penyemprotan pestisida dikawasan 40 ha, Potensi terdampak WBC.
Gus as’at menjelaskan langkah ihtiar harus lengkap dan berjalan bersama, dengan penyemprotan pestisida juga di iringi dengan do’a pada ALLAH, SWT agar dilindungi dari serangan OPT WBC, secara kultural pertanian tidak lepas dari kearifan lokal yang menempatkan doa sebagai komponen terpenting dalam kesuksesan usaha tani.

Sementara itu Waspodo Budi, SP selaku kordinator POPT Kabupaten Lumajang menerangkan potensi cuaca ekstrim ini bisa sebagai pemicu munculnya berbagai OPT, tindakan pengamatan dan GERDAL secara rutin dan terus menerus merupakan kunci keberhasilan panen petani, ditambah lagi dengan kekuatan doa menambah power tersendiri, petugas lapangan kami hanya 9 orang dan harus melayani 21 Kecamatan di Kabupaten Lumajang, Alhamdulillah meskipun hari libur atau WFH teman teman loss dol mendampingi para petani yang membutuhkan tutur PNS Propinsi Jawa Timur yang diperbantukan di Kabupaten Lumajang.

Dimintai tanggapannya Iskhak Subagio Ketua Perkumpulan Petani Pangan Nasional (P3NA) Jawa Timur mengunkapkan apresiasi yang setinggi-tingginya pada para tokoh agama dan tokoh masyarakat yang sudi bergerak bersama mengawal para petani dilapangan, khususnya pada petugas POPT yang semangatnya tidak diragukan lagi dalam hal membantu petani menyelesaikan permasalahan OPT ini dilapangan, secara tugas pokok dan fungsi POPT hanya memberikan rekomendasi teknis terkait pengendalian OPT, akan tetapi mereka dengan tanggung jawab penuh turun langsung kelapangan mengikuti langsung GERDAL ini, dan inilah yang ditunggu para petani yaitu petugas yang tanggap dan kreatif memberi solusi kesulitan petani, “gerdal jalur langit” ini kami harapkan bisa di ikuti oleh poktan lain di seluruh kabupaten Lumajang (Manda_ER)

Wabup Sidoarjo Ajak Sinergi dan Kolaborasi KAHMI, FORHATI, HIPKA Bangun Sidoarjo

Sidoarjo | Gempurnews – Pengurus tiga organisasi kemasyarakatan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Kabupaten Sidoarjo di lantik di pendopo Delta Wibawa, Kamis malam, (30/4). Mereka dari organisasi KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) Sidoarjo, FORHATI (Forum Alumni HMI-Wati) Sidoarjo dan HIPKA (Himpunan Pengusaha KAHMI) Sidoarjo. Pelantikan dilakukan oleh masing-
masing pengurus organisasi tingkat Jawa Timur.

Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana yang hadir dalam pelantikan tersebut mengajak tiga organisasi tersebut untuk bersinergi dengan pemerintahan Kabupaten Sidoarjo. Disadarinya bahwa pemerintah Kabupaten Sidoarjo tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Seperti dari organisasi KAHMI Sidoarjo, FORHATI Sidoarjo, maupun HIPKA Sidoarjo.

“Kami berharap organisasi ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan gagasan pembangunan dan turut mengawal pembangunan agar berjalan efektif, transparan dan berkelanjutan,” harapnya.

Wabup Hj. Mimik Idayana mengatakan bahwa tantangan pembangunan semakin komplek. Oleh karena nya diperlukan komitmen bersama untuk menghadirikan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan serta memberikan manfaat yang
nyata bagi masyarakat. Untuk itu peran organisasi seperti ini sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidoarjo.

“Mari kita jadikan momentum pelantikan ini menjadi awal dan semangat baru untuk bekerja bersama, bergandengan tangan dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Sidoarjo,” ajaknya.

Koordinator Presidium MD KAHMI Sidoarjo Chairil Anwar menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Salah satunya kolaborasi dalam pembenahan infrastruktur pembangunan. Ia melihat infrastruktur pembangunan di Kabupaten Sidoarjo belum benar-benar tuntas. Salah satu contoh penanganan banjir.

“Ibu wakil bupati tidak perlu kuatir, monggo kolaborasi dengan alumni HMI untuk mencari solusi yang terbaik bagi Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya.

Dalam pelantikan KAHMI Sidoarjo periode 2025-2030 tersebut dikukuhkan lima sosok presidium dengan latar belakang yang berbeda. Kelima presidium itu yakni Chairil Anwar seoarang akademisi, Sudarmawan seorang jurnalis, Budayawan Tri Kisnowo Hadi serta Dini Purnawansyah dari birokrat dan Urip Prayitno seorang pengacara. Sementara itu Ketua FORHATI Sidoarjo periode 2025-2030 dijabat drg. Dwi Wahyu Indrawati, sedangkan untuk Ketua HIPKA Sidoarjo periode 2026-2031 dijabat oleh Aditya Hanif Ashari. (Yl/Kom)

Kapolres Lumajang Hadiri Gathering Pekerja dan Pengusaha Peringati May Day 2026 di Sumberwuluh

Lumajang – Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, S.H., S.I.K., M.H menghadiri kegiatan gathering perusahaan dan pekerja dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Hutan Pinus Poncokusumo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung penuh keakraban dengan mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja.”

Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua DPRD Kabupaten Lumajang Hj. Oktafiyani, S.H., M.H., Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lumajang Subchan, Pasi Intel Kodim 0821/Lumajang Kapten Cba Dwi Wawan Hertanto, para pengusaha, serta ratusan pekerja dari berbagai perusahaan di Kabupaten Lumajang.

Suasana gathering berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi momentum memperingati Hari Buruh, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat hubungan harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah daerah.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasubsi PIDM Si Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan bahwa peringatan May Day tahun ini diisi dengan kegiatan positif yang menumbuhkan kebersamaan dan sinergitas seluruh elemen ketenagakerjaan.

“Momentum May Day ini menjadi sarana memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah demi terciptanya hubungan industrial yang harmonis di Kabupaten Lumajang,” ujar Ipda Suprapto.

Ia menambahkan, Polres Lumajang mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif sehingga aktivitas industri dan kesejahteraan pekerja dapat berjalan seiring.

“Dengan sinergi dan komunikasi yang baik, diharapkan dunia usaha semakin maju dan para pekerja juga mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik,” tambahnya.

Kegiatan gathering diisi dengan ramah tamah, hiburan, serta dialog santai antara pekerja dan para pemangku kepentingan sebagai bentuk kebersamaan dalam memperingati Hari Buruh Internasional 2026.

Kawal Aksi May Day 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Terjunkan 277 Personel di Jalur Strategis

TANJUNG PERAK – Memastikan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 berjalan tertib, Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan pengamanan ketat di sejumlah jalur utama logistik dan akses keluar-masuk Kota Surabaya pada Jumat (1/5/2026). Sebanyak 277 personel dikerahkan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keamanan massa aksi.

Kegiatan pengamanan ini dipimpin langsung Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, guna memastikan pergerakan massa buruh tidak melumpuhkan urat nadi ekonomi di kawasan pelabuhan.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menjelaskan bahwa pengamanan difokuskan pada titik-titik krusial yang menjadi perlintasan massa dari wilayah Surabaya maupun daerah penyangga seperti Gresik.

Adapun lokasi pengamanan jalur meliputi Pospol Margomulyo, Jalan Margomulyo, Jalan Perak Timur, Jalan Greges Timur, Jalan Kalianak titik 51, 55, dan 66, Jalan Tambak Langon depan Panin Bank dan Pos Pol Suramadu

Berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat tiga gelombang massa unjuk rasa (unras) yang melintasi wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Sebagai informasi untuk gelombang pertama terdiri dari 2 mobil komando dan sekitar 200 kendaraan roda dua. Gelombang dua terdiri dari 1 mobil komando dan 150 kendaraan roda dua dan gelombang ketiga massa dari arah Gresik yang terdiri dari 50 kendaraan roda dua.

“Kami menerapkan pola pengamanan jalur secara humanis. Personel di lapangan tidak hanya memantau, tetapi juga memberikan pelayanan pengawalan bagi peserta unjuk rasa agar tetap dalam barisan dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya,” ujar Iptu Suroto.

Petugas juga telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas, termasuk penutupan atau pengalihan arus secara situasional apabila terjadi kepadatan di titik-titik seperti Jalan Kalianak dan Margomulyo.

Hingga saat ini, seluruh rangkaian kegiatan pengamanan jalur May Day 2026 di wilayah Polres Pelabuhan Tanjung Perak dilaporkan berjalan dengan sangat lancar.

“Alhamdulillah, kejadian menonjol nihil. Berkat koordinasi yang baik antara petugas dan koordinator lapangan massa aksi, situasi hingga kini tetap aman, kondusif, dan arus lalu lintas relatif terkendali,” pungkasnya. (*)

Polrestabes Surabaya Siagakan 3.670 Personel Pelayanan Pengamanan May Day 2026

SURABAYA – Momentum peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Surabaya mendapat perhatian serius dari jajaran kepolisian.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, memimpin langsung apel gelar pasukan pengamanan di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Jumat (1/5/2026).

Apel tersebut digelar sebagai bentuk kesiapan pelayanan pengamanan dalam mengawal jalannya penyampaian aspirasi dari berbagai elemen buruh yang dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik strategis di Kota Surabaya.

Personel pelayanan pengamanan dipertebal mulai dari Kantor Gubernur Jawa Timur, Gedung DPRD Jawa Timur, hingga lokasi lain yang berpotensi menjadi pusat konsentrasi massa.

Dalam arahannya, Kombes Pol Luthfi menegaskan bahwa pengamanan May Day bukan semata tugas pengendalian massa, melainkan bentuk pelayanan negara kepada masyarakat yang sedang menggunakan hak demokratisnya.

Sebanyak 3,670 personel gabungan telah dibagi sesuai titik pengamanan yang telah ditentukan.

“Penempatan personel dilakukan untuk memastikan arus kegiatan berjalan tertib, aman, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Kombes Luthfi.

Menurutnya, Hari Buruh adalah momentum penting bagi para pekerja untuk menyuarakan harapan dan tuntutannya.

Karena itu, Kepolisian diminta hadir bukan sebagai pihak yang berhadap-hadapan dengan massa, melainkan sebagai pengayom yang menjaga situasi tetap kondusif.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian penyampaian aspirasi berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kombes Pol Luthfi.

Ia berharap peringatan Hari Buruh 2026 di Surabaya dapat berlangsung dalam suasana damai, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.

Pendekatan humanis yang ditekankan dalam pelayanan pengamanan May Day tahun ini menjadi gambaran komitmen Polrestabes Surabaya Polda Jatim dalam menjaga keseimbangan antara keamanan publik dan penghormatan terhadap hak demokrasi warga negara.

Dengan pengamanan yang terukur dan profesional, May Day di Surabaya diharapkan menjadi ruang aspirasi yang aman sekaligus momentum positif bagi buruh untuk menyampaikan suara mereka secara damai. (*)

43 Persen Daycare Di Indonesia Tak Berizin

Anggota Komisi VIII DPR RI Mahdalena, mendesak pemerintah untuk segera melakukan razia besar-besaran terhadap tempat penitipan anak (daycare) ilegal di seluruh Indonesia. Langkah tegas ini dipicu oleh maraknya kasus kekerasan anak yang terjadi di institusi non-izin, seperti kasus di daycare Little Aresha Yogyakarta dan Baby Preneur di Aceh.

Mahdalena dalam rilis yang diterima Efendi report Elshinta menyoroti data memprihatinkan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang mencatat bahwa sekitar 43 persen daycare di Indonesia saat ini beroperasi tanpa legalitas. Selain itu, sebanyak 66,7 persen SDM pengelola belum tersertifikasi, dan 20 persen di antaranya bahkan tidak memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pengasuhan.

“Kami sangat prihatin, anak-anak justru menjadi korban di tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Izin operasional bukan sekadar administrasi, tapi syarat mendasar untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan kualitas pengasuhan sesuai hak anak. Pemerintah harus segera bertindak meningkatkan pengawasan terhadap daycare yang tidak memiliki izin,” ujar Mahdalena, Jum’at (01/05/2026).

Legislator dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merujuk pada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak, Mahdalena menegaskan bahwa pengasuh wajib memahami pengasuhan berbasis hak anak, termasuk membangun kelekatan emosional. Keberadaan daycare tanpa izin membawa risiko tinggi terjadinya kekerasan, kelalaian, hingga trauma berkepanjangan bagi anak karena tidak adanya standar pengawasan yang jelas.

Legislator PKB ini mengingatkan para pengelola agar tidak sekadar mengejar keuntungan bisnis dengan mengabaikan hak-hak dasar anak. Selain razia, ia meminta pemerintah memperketat sistem perizinan serta memberikan pembinaan intensif agar seluruh layanan pengasuhan anak memenuhi standar nasional.

“Jangan anggap mendirikan daycare hanya soal menyediakan bangunan dan pengasuh. Ada komponen perlindungan yang harus dipenuhi. Negara harus hadir memastikan daycare benar-benar menjadi ruang aman bagi tumbuh kembang anak, bukan tempat yang mengancam keselamatan mereka,” pungkasnya. (Efendi)

Apel Siaga 1 MAY DAY, Kapolres Ogan Ilir Tekankan Pengamanan Humanis dan Siaga Penuh

Ogan Ilir, gempurnews.com — Dalam rangka mengantisipasi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Polres Ogan Ilir melaksanakan Apel Siaga 1 yang dipimpin langsung oleh Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., M.H., serta diikuti oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) dan personel jajaran.

Dalam arahannya, Kapolres Ogan Ilir menekankan kepada seluruh personel agar tetap siaga penuh di Mako hingga seluruh rangkaian kegiatan masyarakat, khususnya aksi penyampaian aspirasi, selesai dengan aman dan kondusif.

“Seluruh personel agar standby di Mako sampai kegiatan masyarakat yang menyampaikan orasi benar-benar selesai. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tegas Kapolres.

Kapolres juga menegaskan komitmen Polri dalam mengawal kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum.

“Polri siap mengawal kegiatan serikat buruh dalam menyampaikan aspirasi dan tuntutannya, dengan tetap menjaga situasi kamtibmas agar aman dan kondusif,” ujar AKBP Bagus Suryo Wibowo.

Berdasarkan perkiraan, jumlah massa yang akan mengikuti aksi peringatan May Day mencapai sekitar 250 orang. Massa direncanakan bergerak menuju Kantor Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dengan tujuan menyampaikan aspirasi kepada Bupati dan Ketua DPRD Ogan Ilir.

Adapun informasi awal, serikat buruh yang akan melaksanakan orasi pada peringatan May Day tersebut berasal dari KASBI PT Bumi Rambang Krama Jaya, KASBI PT Bumi Sawit Estaye, KASBI PT Bumi Sawit Mill, serta KASBI PT Sinergi Gula Nusantara. Seluruh massa direncanakan akan berkumpul di titik kumpul Simpang Meranjat, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, sebelum bergerak menuju lokasi aksi.

Untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali, Polres Ogan Ilir menyiagakan sebanyak 200 personel gabungan dari berbagai satuan fungsi serta personel Polsek jajaran.

Kapolres juga memberikan penekanan khusus agar seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan pengamanan.

“Laksanakan pengamanan dengan baik, profesional, dan humanis. Tingkatkan patroli serta monitoring situasi kamtibmas, terutama terhadap pergerakan serikat buruh di wilayah Kabupaten Ogan Ilir,” lanjutnya.

Dengan kesiapsiagaan personel dan strategi pengamanan yang matang, diharapkan pelaksanaan peringatan May Day di Kabupaten Ogan Ilir dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Humas Polres Ogan Ilir

MOH.SANGKUT km