Home Blog Page 262

Polres Lumajang Gelar Penanaman Jagung Serentak dan Gerakan Pangan Murah di Pasirian

0

Lumajang – Dalam rangka mendukung program pemerintah menuju Swasembada Pangan Tahun 2025, Polres Lumajang menggelar kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV di Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Rabu (8/10/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, S.H., S.I.K., M.H, didampingi Wakapolres Lumajang Kompol A. Risky Fardian Caropeboka, serta diikuti jajaran PJU Polres Lumajang, Kapolsek Pasirian, perwakilan Bulog Cabang Lumajang, Dinas Pertanian, Ketua HKTI, dan Danramil Pasirian.

Selain penanaman jagung, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri untuk Masyarakat sebagai bentuk kepedulian Polres Lumajang terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan.

Dalam GPM kali ini, Polres Lumajang bersinergi dengan Bulog Cabang Lumajang menyediakan 2 ton beras SPHP yang dijual seharga Rp11.500 per kilogram atau Rp57.000 per paket (5 kilogram), serta 2 ton gula pasir dijual dengan harga Rp15.500 per kilogram.

Tak hanya itu, masyarakat juga mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis dari tim Dokkes Polres Lumajang. Petugas kesehatan memeriksa tekanan darah dan memberikan obat-obatan ringan tanpa dipungut biaya.

Sebelum pelaksanaan penanaman, Kapolres Lumajang mengikuti Zoom Meeting bersama Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang secara simbolis membuka kegiatan Penanaman Jagung Serentak secara nasional.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Lumajang dalam mendukung ketahanan pangan daerah dan pemberdayaan masyarakat.

“Dengan pelaksanaan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV ini, kami berharap dapat meningkatkan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Lumajang, sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi seperti TNI-Polri, pemerintah daerah, petani, dan masyarakat,” ujar AKBP Alex Sandy Siregar.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberdayakan petani dan masyarakat agar semakin termotivasi dalam mengembangkan lahan pertanian, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kemandirian ekonomi.

“Program ini diharapkan mampu menekan angka kemiskinan dan pengangguran, menjadikan Polri semakin dekat dengan masyarakat, serta mendorong kesadaran akan pentingnya pemanfaatan lahan tidur untuk pertanian,” tambahnya.

Dengan langkah nyata seperti ini, Polres Lumajang terus berperan aktif mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat sektor pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lumajang.

Polresta Banyuwangi Amankan Truk Bermuatan ribuan botol Arak

Banyuwangi – Tim Patroli Perintis Presisi Polresta Banyuwangi yang dipimpin Ipda Eko Tjuk Sudarsono mengamankan satu unit truk box bermuatan puluhan karton minuman keras jenis arak di Jalan Raya Banyuwangi–Surabaya, kawasan Kalipuro, Kamis (9/10/2025) dini hari.

Truk box warna kuning dengan nomor polisi DA 8660 MH itu dikemudikan oleh J (30), warga Desa Bulangkulon, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 22 karton besar, masing-masing berisi 100 botol ukuran 600 ml, serta 2 karton kecil berisi 50 botol ukuran sama. Total keseluruhan mencapai sekitar 2.300 botol arak.

Selanjutnya, truk beserta sopir dan seluruh muatannya diamankan ke Mapolresta Banyuwangi untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., membenarkan penindakan tersebut.

Kapolresta Banyuwangi menjelaskan, pengungkapan bermula dari patroli rutin yang digelar pada jam rawan di jalur utama Banyuwangi–Surabaya.

“Dari hasil pemeriksaan, ditemukan ribuan botol arak. Sopir bersama barang bukti langsung diamankan,” ujar Kapolresta.

Menurut Kombes Pol Rama Samtama Putra, keberhasilan tersebut merupakan wujud nyata komitmen Polresta Banyuwangi dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Peredaran minuman keras ilegal seperti arak dapat menimbulkan gangguan ketertiban dan berpotensi memicu tindak kriminal. Karena itu kami akan terus melakukan patroli dan penindakan tegas,” tegasnya.

Saat ini, sopir beserta barang bukti telah diamankan di Mapolresta Banyuwangi guna proses hukum lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku. ()

Polda Jatim Amankan Dua Terduga Pelaku Perusak Makam di Pasuruan

SURABAYA – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim telah mengamankan terduga pelaku perusak makam, di Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan yang terjadi pada Rabu, 1 Oktober 2025 yang lalu.

Hal ini seperti disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, saat ditemui di Mapolda Jatim, Rabu (8/10/2025).

Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan, Ditreskrimum Polda Jatim mengamankan Dua orang yang diduga kuat pelaku perusak makam tersebut untuk menjalani pemeriksaan tim penyidik.

“Ditreskrimum Polda Jatim telah mengamankan Dua orang laki-laki yang diduga sebagai pelaku perusak makam untuk pemeriksaan,” jelas Kombes Pol Abast.

Kedua pelaku tersebut kata Kombes Pol Abast berinisial MS alias GT laki-laki 48 tahun dan J alias GP laki-laki 46 tahun.

“Hasil pemeriksaan nanti akan kami sampaikan, ya tunggu,” pungkas Kombes Abast. (*)

Kapolri Paparkan Berbagai Inovasi Polri Dukung Ketahanan Pangan

0

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan Polri mendukung program ketahanan pangan yang digagas di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Jenderal Sigit mengatakan Polri telah melakukan berbagai inovasi guna mendukung program ini, apa saja inovasinya?

Jenderal Sigit mengatakan salah satu inovasi Polri yakni pemanfaatan bibit unggul hibrida P27 dan pupuk tekno MIGO Presisi Bhayangkara. Kedua hal ini bisa meningkatkan hasil panen.

“Guna mendukung program ketahanan pangan, beberapa waktu yang lalu kami telah melakukan berbagai inovasi, salah satunya pemanfaatan bibit unggul Hibrida P27 dan pupuk Tekno MIGO Presisi Bhayangkara guna meningkatkan hasil
panen dari 4 ton/hektar menjadi 9 sampai dengan 14 ton/hektar,” kata Jenderal Sigit dalam paparannya di Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV, Tangerang, Banten, Rabu (8/10/2025).

Dia juga mengatakan ratusan bintara khusus pertanian telah direkrut. Mereka diharapkan bisa mengoptimalkan pengolahan dan hasil produksi.

“Termasuk merekrut 333 orang bintara
kompetensi khusus pertanian untuk mengoptimalkan pengolahan dan hasil produksi,” katanya.

Selain itu, Jenderal Sigit mengungkapkan saat ini Polri bekerjasama dengan berbagai universitas, salah satunya Universitas Sriwijaya untuk mengolah tanaman eceng gondok menjadi pupuk organik. Dia mengungkapkan pupuk ini memiliki kandungan unsur hara yang sangat baik, serta bernilai ekonomis tinggi, dengan biaya produksi untuk 1 hektar lahan sebesar Rp773.000, atau 86% lebih hemat dibandingkan penggunaan pupuk kimia yang mencapai Rp5,9 juta per hektar.

Program Polriran

Lebih lanjut, inovasi selanjutnya adalah program Polrian atau polisi Peduli Pengangguran Polda Banten. Dalam program ini, sampah organik seperti sisa sayuran dan buah, daun kering, hingga limbah dapur agar menghasilkan eco-enzyme maupun pupuk kompos.

“Selain itu, kami juga melakukan pembudidayaan kelinci di Provinsi Bangka Belitung, dimana kotoran kelinci tersebut kami manfaatkan sebagai pupuk organik,” ungkapnya.

Kemudian, dalam upaya meningkatkan kesuburan tanah, Polri bersama Universitas Lambung Mangkurat telah mengolah lahan basah dengan tingkat keasaman pH di bawah 5, menjadi lahan produktif dengan memanfaatkan batu asal Korea. Inovasi ini mampu menetralisir keasaman serta meningkatkan pH tanah, sehingga pada lahan basah seluas 5 hektar di Kalsel telah dilakukan 4 kali panen dengan rata-rata produksi mencapai 8 ton per hektar.

“Untuk mendukung produktivitas lahan, Polri juga memanfaatkan teknologi Solar Water Pump, yang menggunakan panel surya berkapasitas 5.680 watt untuk menggerakkan pompa air. Teknologi ini mendukung sistem irigasi pertanian secara efisien dan ramah lingkungan,” ungkapnya.

Di sisi lain, dia mengungkapkan Polri turut memanfaatkan teknologi Watergen yang mampu menghasilkan 100 sampai dengan 350 liter air bersih per hari dari kelembapan udara. Teknologi ini, katanya, memberikan solusi bagi daerah pertanian kering, sehingga ketersediaan air dapat tetap terjaga untuk menunjang produktivitas.

“Sebagai pelengkap dari seluruh rangkaian dukungan dari hulu hingga hilir, kami laporkan kepada Bapak Wakil Presiden bahwa pembangunan 18 unit gudang ketahanan pangan Polri di 12 provinsi dengan kapasitas total 18.000 ton, yang sebelumnya dilakukan groundbreaking di Bengkayang oleh Bapak Presiden RI pada tanggal 5 Juni 2025 telah selesai 100%. Sebagai langkah awal, gudang di Provinsi Jawa Barat akan diisi 100 ton jagung hasil panen yang juga diikuti oleh gudang Polri lainnya,” pungkasnya.

Polri Gelar Gerakan Pangan Murah saat Tanam Serentak Kuartal IV

Banten – Polri menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka berperan aktif menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan komoditas beras. Kegiatan ini diselenggarakan di seluruh Indonesia.

Kegiatan tersebut dilakukan bersamaan dengan penanaman jagung serentak kuartal IV Polri dalam rangka mendukung swasembada pangan di Desa Bantar Panjang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (8/10/2025).

“Tidak hanya itu, Polri juga berperan aktif dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan komoditas beras melalui penyaluran beras SPHP Bulog dalam program gerakan pangan murah Polri,” kata Sigit.

Sigit mengungkapkan, sejak tanggal 6 Agustus sampai dengan 7 Oktober 2025, Polri telah menyalurkan sebanyak 93.015 ton beras SPHP atau 36,82 persen dari total capaian penyaluran SPHP nasional pada periode yang sama, yaitu 252.590 ton.

“Sebagai kelanjutan dari upaya tersebut, pada hari ini Polri juga menargetkan penyaluran beras SPHP secara serentak di seluruh Indonesia sebanyak 1.500 ton, termasuk Provinsi Banten sebanyak 50 ton.

Sigit menegaskan, Polri sejak awal terus berkomitmen untuk mendukung serta mengawal seluruh program Pemerintah Indonesia.

“Berbagai upaya yang telah kami lakukan tersebut merupakan wujud komitmen Polri untuk mendukung penuh seluruh program pemerintah,” tutup Sigit.

“Bupati Pakpak Bharat Dukung Pengembangan Peternakan Ayam Petelur di Desa”

0

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor mengunjungi peternakan ayam petelur milik Badan Usaha Milik Desa Arih Mersada di desa Penanggalan Binanga Boang. Ayam-ayam petelur ini tumbuh sehat dan kini mulai menghasilkan telur-telur berkwalitas baik.

Ini yang kita harapkan, masyarakat dan pemerintah desa harus jeli melihat peluang pasar. Telur misalnya, kita masih tergantung dengan daerah lain untuk memenuhi kebutuhan telur. Jadi sangat besar peluang usaha ini, ucap Bupati.

Direktur BUMDes Arih Mersada, Sepianto Bancin menjelaskan dari 300 ekor ayam petelur milik mereka, 60 persen diantaranya telah menghasilkan telur-telur berkwalitas.

Sudah menghasilkan sekitar 60 persen dari total 300 ekor. Untuk pemasaran kita jual setiap hari ke kios-kios masyarakat sekitar sini. Sampai sekarang distribusi lancar, karena kebutuhan telur ini memang cukup tinggi dimasyarakat. Mudah-mudahan kedepan semakin baik, ucap Sepianto.

Sementara itu Kepala Desa Penanggalan Binanga Boang Tri Sudrino Bancin berharap, BUMDes Arih Mersada yang ini bisa berkembang menjadi usaha yang besar dimasa yang akan datang.

Semoga usaha ini berkembang, maju dan maju dimasa datang. Kami tentunya akan terus berbenah diri, kami mohon dukungan dari semuanya, dari bapak Bupati dan segenap jajaran, demi kemajuan Penanggalan Binanga Boang tentu kami siap, ucap Tri Sudrino.(Tumangger)

“Bupati Pakpak Bharat Harap BUMDes Jadi Tumpuan Ekonomi Desa”

0

Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM mewakili Bupari Pakpak Bharat Franc Bernhard Tuamnggor mengikuti penanaman jagung serentah kwartal IV di desa Cikaok, kecamatan Sitellau Tali Urang Julu. Aksi tanam jagung ini merupakan bagian dari Gerakan Tanam Jagung Serentak Kwartal IV se Indonesia yang dilaksanakan oleh Kepolisian RI bekerja sama dengan Kementerian Pertanian RI guna mendukung ketahanan pangan nasional.

Gerakan tanam jagung serentak Kwartal IV ini dipimpin oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka di Dldesa Bantar Panjang, kecamatan Tiga Raksa, Kabupaten Tangerang, Banten. Gibran mengatakan penanaman serentak ini merupakan komitmen bersama untuk mewujudkan swasembada pangan.

Di Kabupaten Pakpak Bharat, kegiatan tanam jagung serentak ini dilaksanakan bersama oleh Polres Pakpak Bharat bersama Pemerintah Kabuapten Pakpak Bharat. Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Pebriandi Haloho, SIK, SH, M.Si memimpin langsung kegiatan ini, dengan para peserta dari berbagai lintas Instansi, tokoh adat dan tokoh masyarakat turut dilibatkan didalamnya.

Kita berharap melalui kegiatan ini, diharapkan kerja sama antara Pemerintah, Kepolisian Resort Pakpak Bharat, dan masyarakat dapat semakin memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan di tingkat lokal maupun nasional, ucap Jalan Berutu.(Tumangger)

Pj. Bupati Barito Utara Buka Kegiatan TMMD ke- 126 Wujud Sinergi TNI dan Rakyat Bangun Daerah Terpencil

BARITO UTARA- Penjabat. (Pj) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE., MPA secara resmi membuka kegiatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke- 126 tahun 2025, yang diselenggarakan di desa Jamut, Kecamatan Teweh Timur, Rabu (8/10/2025).

Pj. Bupati Indra Gunawan, SE. MPA  menyampaikan bahwa program TMMD merupakan bukti nyata kemanunggalan antara TNI dan rakyat dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan dan kawasan tertinggal.

la menegaskan bahwa kegiatan TMMD menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat gotong royong dan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh unsur kekuatan bangsa, termasuk TNI.

Indra Gunawan juga menyampaikan apresiasi kepada Kodim 1013/Muara Teweh yang telah berkomitmen mendukung pembangunan daerah melalui kegiatan TMMD. la mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut aktif berpartisipasi dalam program tersebut.

Komandan Kodim 1013 Muara Teweh, Kolonel Inf. Agussalim Tuo, SH. M. IP dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan TMMD ke-126 ini akan berlangsung selama 30 hari, dengan berbagai kegiatan pembangunan fisik dan non-fisik yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat.

“Program TMMD ini mencakup peningkatan badan jalan, perbaikan rumah tidak layak huni, dan perbaikan fasilitas pendidikan seperti sekolah. Selain itu, kita juga menggelar kegiatan non- fisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan dan penyuluhan kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga,” ungkap Kolonel Inf. Agussalim Tuo.

Lebih lanjut, Dandim menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ini, sebagai bentuk nyata semangat gotong royong yang masih kuat tertanam di tengah- tengah kehidupan warga desa.

“Kolaborasi antara TNI dan rakyat dalam TMMD ini adalah pondasi penting dalam memperkuat ketahanan wilayah. Dengan bergotong-royong, kita tidak hanya membangun infrastruktur, tapi juga mempererat hubungan emosional dan solidaritas antara TNI dan masyarakat,” tambahnya.

Melalui pelaksanaan TMMD ke- 126 ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari pembangunan yang dilakukan, serta turut menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun bersama.

“Harapan kami, setelah TMMD ini selesai, masyarakat benar- benar merasakan hasilnya dan memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun. Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tapi juga membangun semangat kemandirian kebangsaan dan masyarakat,” tutup Dandim 1013 Muara Teweh.  (SS)

SMPN 5 Ulujami Berhasil Raih Juara FTBI Tingkat Kabupaten Pemalang 2025

Gempurnews | Pemalang – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh siswa SMPN 5 Ulujami Kabupaten Pemalang, dalam ajang festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang pada tanggal 18 September 2025.

Prestasi membanggakan yang di raih oleh Siswa terbaiknya, Iszam yang meraih juara 3 dalam bidang “Dagel Ijen” pada ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kabupaten.

Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) merupakan agenda tahunan yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai bentuk Pelestarian budaya lokal khususnya dalam penggunaan bahasa Ibu di kalangan pelajar.

Dalam ajang FTBI tingkat Kabupaten para peserta diuji kemampuan dalam berbagai bidang lomba bahasa dan sastra daerah seperti membaca menulis aksara Jawa, Pidato serta mendongeng dengan bahasa Jawa.

Kepala Sekolah SMPN 5 Ulujami (Bangun Budi Utomo), menyampaikan rasa bangga atas pencapaian yang diraih Iszam, dengan prestasi ini diharapkan Hisyam Fahmi dapat terus mengembangkan kemampuannya di bidang bahasa daerah,sekaligus menjadi inspirasi bagi teman temannya untuk melestarikan bahasa Ibu sebagai warisan budaya yang sangat berharga. “ujarnya.

Selamat dan sukses buat Hisyam Fahmi semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk meraih pencapaian lainnya di masa mendatang.

Hisyam Fahmi sendiri merasa senang dan tidak menyangka bisa meraih juara dalam kompetisi FTBI tingkat Kabupaten yang diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai sekolah .

(yn26)

Kapolda Jatim Pimpin Penanaman Jagung Serentak Kwartal IV di Mojokerto Pakai Benih Eco Bhayangkara

0

MOJOKERTO – Komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam hal ini Polda Jawa Timur untuk mendukung program strategis ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan secara nyata.

Kapolda Jawa Timur,Irjen Pol Drs.Nanang Avianto,M.Si memimpin langsung kegiatan penanaman Jagung serentak Kuartal IV tahun 2025 di Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Rabu (8/10/2025).

Acara ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga ajang peluncuran inovasi agrikultur hasil kolaborasi Polri dengan para stakeholder.

Kegiatan yang berpusat di lahan produktif milik Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim ini dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur dan Kabupaten Mojokerto.

Tampak hadir Wakapolda Jatim,Brigjen Pol Pasma Royce beserta seluruh Pejabat Utama Polda Jatim, Danrem 082/Citra Panca Yudha Jaya, Bupati Mojokerto, Dandim 0815 Mojokerto, serta Kapolres Mojokerto dan Kapolres Mojokerto Kota.

Soliditas lintas sektoral yang dibangun oleh Polda Jawa Timur beserta jajarannya semakin tampak ketika pada kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Bulog Jatim, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jatim, Ketua MUI Mojokerto, dan 50 perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se-Kabupaten Mojokerto

Rangkaian acara diawali dengan laporan kesiapan dari Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K.

Dalam laporannya, Kombes Pol Agus Wibowo memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolri sebagai langkah strategis mendukung percepatan swasembada pangan tahun 2025.

Kombes Pol Agus mengatakan kegiatan ini adalah wujud nyata partisipasi aktif dan komitmen Polri dalam mengakselerasi program strategis pemerintah.

“SPN Polda Jatim terpanggil untuk berkontribusi dengan menyediakan lahan yang kami miliki,” ujar Kombes Pol Agus Wibowo.

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan langsung kepada para petani yang menjadi garda terdepan ketahanan pangan, Kapolda Jatim, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., juga menyerahkan tali asih secara simbolis kepada perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang hadir.

Bantuan ini diharapkan dapat menjadi stimulan dan penyemangat bagi para petani untuk terus berproduksi secara optimal.

Puncak acara ditandai dengan prosesi penanaman jagung secara simbolis oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si. bersama jajaran PJU Polda Jatim dan Forkopimda di atas lahan seluas kurang lebih 4 hektar.

Lahan yang sebelumnya ditanami tebu kini siap menjadi ladang jagung hibrida unggulan.

Polda Jawa Timur secara resmi memperkenalkan Dua inovasi pertanian.

Pertama, bibit jagung unggulan bernama “Eco Bhayangkara”, yang merupakan hasil kerja sama antara Biro Logistik Polda Jatim, SPN Polda Jatim, dan ahli pertanian yang kini berkarya di lembaga riset pertanian New Zealand.

Bibit “Eco Bhayangkara” dikembangkan dalam dua varian: tongkol satu dengan potensi hasil 9-11 ton per hektar yang lebih tahan hama terhadap cuaca ekstrem, dan tongkol dua dengan potensi hasil mencapai 11-13 ton per hektar.

“Selain bibit unggul, kami juga mengenalkan pupuk organik ‘Eco Hayati,”ungkap Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K saat menyampaikan laporan singkat dihadapan Kapolda Jatim.

Pupuk ini kata Kombes Agus terbuat dari 22 sari tumbuhan yang diproses melalui sistem biodegradasi.

“Penggunaannya diharapkan mampu meningkatkan struktur dan kesuburan tanah, serta menghemat biaya pemupukan petani hingga 70 persen dibandingkan metode konvensional,”terang Kombes Pol Agus.

Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi flag off atau pelepasan truk pengiriman jagung dari Gudang Ketahanan Pangan Polda Jatim menuju Gudang Bulog Jatim oleh Kapolda Jatim.

Hal ini menunjukkan alur distribusi hasil panen yang sudah terintegrasi.

Sebagai penutup, seluruh pejabat mengikuti konferensi video bersama pimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang turut dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia.

Kegiatan penanaman jagung serentak ini menegaskan bahwa peran Polri tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam sektor-sektor strategis yang menyentuh langsung denyut nadi perekonomian, ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. (*)