Home Blog Page 264

Implementasi Asta Cita Presiden; Polresta Banyuwangi Tanam Jagung Serentak Kuartal IV 2025

Banyuwangi – Polresta Banyuwangi mendukung penuh program ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Wujud dukungan itu ditunjukkan melalui kegiatan penanaman jagung serentak yang digelar di Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi, pada Rabu (8/10/2025) pagi.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H.,bersama Wakil Bupati Ir. H. Mujiono,M.Si, Stake Holder terkait, pejabat utama Polresta, Forkopimka Sobo, Dinas Pertanian, mahasiswa, serta kelompok tani Sumbersari. langsung ke area persawahan untuk memimpin kegiatan tersebut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program penanaman jagung hibrida di atas lahan seluas 43.125 hektare yang tersebar di 24 kecamatan se-Kabupaten Banyuwangi. Untuk wilayah Kecamatan Banyuwangi sendiri, penanaman dilakukan di lahan seluas 2 hektare di Kelurahan Sobo.

Kapolresta Banyuwangi menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya bentuk dukungan terhadap kebijakan nasional, tetapi juga upaya memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan.

“Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membantu kesejahteraan masyarakat. Program ketahanan pangan ini adalah langkah konkret menuju kemandirian pangan di daerah,” ujar Kombes Pol Rama.

Melalui gerakan ini, Polresta Banyuwangi berharap produksi jagung nasional terus meningkat dan mampu menopang kebutuhan pangan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat pedesaan. (***)

Patroli Perintis Presisi Polresta Banyuwangi Gagalkan Pengiriman Ribuan Botol Arak di Jalur Banyuwangi–Jember

Banyuwangi — Tim Patroli Perintis Presisi Polresta Banyuwangi kembali menunjukkan respons cepat dan sigap dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya.

Pada saat melaksanakan patroli di Jalan Raya Banyuwangi–Jember, Kecamatan Kabat, tepatnya didepan RTH Kedayunan petugas berhasil menggagalkan pengiriman minuman keras jenis arak yang akan didistribusikan ke luar kota, Rabu pagi (08/10/2025).

Kendaraan yang diamankan berupa truk Colt Diesel berwarna merah dengan nomor polisi N-8653-UG. Truk tersebut dikemudikan oleh TAS (26), warga Dusun Krajan, Gedangan, Kabupaten Malang.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui truk tersebut membawa 36 karton arak, dengan setiap karton berisi 50 botol, sehingga total mencapai 1.800 botol minuman keras.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., menjelaskan, penindakan ini berawal dari patroli Perintis Presisi Polresta Banyuwangi yang digelar pada jam rawan. Petugas mencurigai kendaraan yang melintas, kemudian melakukan pemeriksaan.

“Dari hasil pemeriksaan, ditemukan ribuan botol arak tanpa dokumen resmi. Sopir bersama barang bukti langsung diamankan,” ujarnya.

“Keberhasilan anggota di lapangan ini merupakan wujud nyata dari upaya Polresta Banyuwangi dalam menjaga kamtibmas yang aman dan kondusif. Peredaran minuman keras ilegal seperti arak dapat menimbulkan gangguan ketertiban dan berpotensi memicu tindak kriminal,” ungkap Kombes Pol. Rama.

Untuk saat ini petugas mengamankan sopir beserta barang bukti dan membawa kendaraan ke Mapolresta Banyuwangi guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.(**)

Dukung Swasembada Pangan, Polres Pasuruan Gelar Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV di Desa Martopuro

0

PASURUAN — Polres Pasuruan berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Wujud nyata dukungan tersebut ditunjukkan melalui kegiatan penanaman jagung serentak kuartal IV tahun 2025 yang digelar di lahan pertanian Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Rabu (8/10/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla bersama Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan, serta dihadiri oleh Wakapolres Kompol Andy Purnomo, S.H., M.H., PJU Polres Pasuruan, unsur Muspika Purwosari, dan berbagai pihak terkait, termasuk Bulog Divre Malang, BPS Kabupaten Pasuruan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta perwakilan mahasiswa dan petani setempat.

Acara dimulai dengan doa bersama, penyerahan bantuan sosial secara simbolis, dan dilanjutkan dengan penanaman jagung secara simbolis oleh Kapolres Pasuruan beserta jajaran undangan. Selain itu, turut dilakukan penandatanganan berita acara penyerahan hasil panen kepada Kepala Bulog Malang, peninjauan gerakan pasar murah, bakti kesehatan, dan ramah tamah bersama masyarakat.

Kegiatan tersebut juga tersambung secara Zoom Meeting nasional yang dipimpin oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan Gubernur Banten Andra Soni, S.N., M.AP.

Dalam arahannya, Wapres menegaskan pentingnya inovasi dan kolaborasi untuk meningkatkan hasil pertanian nasional serta memastikan kesejahteraan petani.

Melalui kegiatan ini, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K , M.Tr.Opsla. berharap sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, swasta, dan petani dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat sekitar.

Kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan.

Dandim 1013 Muara Teweh : TMMD ke- 126 Wujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Wilayah

BARITO UTARA- Komando Distrik Militer (Kodim) 1013 Muara Teweh, Kembali menggelar Kegiatan Tentara Nasional Indonesia (TNI)  Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke- 126 tahun 2025 yang secara resmi dibuka oleh Pj. Bupati Barito Utara Indra Gunawan,  SE., MPA, di desa Jamut Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) pada hari Rabu (08/10/  2025).

Kegiatan TMMD kali ini mengusung tema “Wujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Wilayah”, yang mencerminkan komitmen TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, terutama di daerah tertinggal, terpencil, dan terisolir.

Pj. Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE. MPA dalam sambutannya,  menyampaikan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat serta memperkuat ketahanan nasional.

“TMMD bukan sekadar kegiatan fisik membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, gotong royong, dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Melalui TMMD, kita ingin memastikan pembangunan dapat dirasakan secara merata hingga pelosok desa,” ujar Pejabat Bupati Barito Utara.

Komandan kodim 1013 Muara Teweh, Kolonel Inf.  Agussalim Tuo, SH. M.IP juga menyampaikan Program TMMD ke- 126 ini akan dilaksanakan selama 30 hari, dengan berbagai kegiatan pembangunan fisik seperti peningkatan badan jalan, perbaikan rumah tidak layak huni, dan perbaikan Sekolah. Selain itu, dilaksanakan pula kegiatan non- fisik, berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, dan penyuluhan kesehatan, yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga desa sasaran.

“Dikatakanya. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan TMMD ini  menjadi bukti kuat, bahwa semangat gotong royong masih tertanam kuat di tengah masyarakat. Kolaborasi antara TNI dan rakyat juga menjadi pondasi utama dalam memperkuat ketahanan wilayah dari segala bentuk ancaman.

Dengan terlaksananya TMMD ke- 126, diharapkan masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan secara langsung, sekaligus meningkatkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang dibangun bersama. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat sebagai pilar utama pertahanan negara, Tutup Dandim 1013 Muara Teweh.  (SS)

Kapolres Barito Utara Beserta Jajarannya Laksanakan Tanam Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025

BARITO UTARA- Polisi Resor (Polres) Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteg) yang dipimpin Kapolres Barito Utara, AKBP. Singgih Febiyanto, SH. SIK beserta jajarannya melaksanakan kegiatan tanam jagung serentak kuartal IV, dalam rangka mendukung Swasembada pangan tahun 2025 berlangsung di lokasi kelompok tani Krida Tani Jaya Kelurahan Lanjas Muara Teweh, pada Selasa (8/10/2025).

Kapolres Barito Utara, AKBP. Siangih Pebiyanto, SH. SIK pada Kegiatan ini, mengatakan bahwa program nasional swasembada pangan yang diusung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Kabupaten Barito Utara dalam kegiatan tanam jagung serentak kuartal IV diberbagai wilayah termasuk dilahan Poktan Krida Tani Jaya, merupakan wujud nyata sinergitas antara berbagai elemen Pemerintah, aparat keamanan, masyarakat, dan para petani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. 

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya optimalisasi lahan melalui program seperti Kapolda Kalteng 1 Hektare 1 Desa/Kelurahan, yang telah mulai diterapkan di wilayah Barito Utara.

“Upaya kita bersama dalam memperluas areal tanam, termasuk di lahan-lahan produktif lainnya, adalah langkah cerdas dalam mewujudkan kemandirian pangan. Ini menjadi bagian dari komitmen kita mendukung program swasembada yang menjadi prioritas nasional,” tambahnya.

AKBP. Singgih Pebiyanto juga menyoroti kondisi global yang penuh tantangan, seperti krisis pangan dan dinamika geopolitik, yang memperkuat urgensi ketersediaan pangan dalam negeri.

“Polri, khususnya kami di Polres Barito Utara, mendukung penuh kegiatan ini sebagai bagian dari tanggung jawab kami dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan, dan menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Kami siap bersinergi dengan semua pihak demi kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani,” tegasnya.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap para sukarelawan dan petani yang tetap bersemangat di tengah tantangan perubahan iklim dan tekanan ekonomi global.

“Semangat ini akan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan swasembada jagung nasional. Keberhasilan program ini tidak akan tercapai tanpa kerja sama dari semua pihak,” jelas Kapolres Barito Utara. 

Kegiatan penanaman jagung ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan serta menjadi simbol harapan dan kemakmuran bagi masyarakat Barito Utara.

“Mari kita sukseskan kegiatan ini dengan semangat gotong royong, persatuan, dan kerja keras. Semoga tanaman jagung yang kita tanam hari ini membawa keberkahan dan kemakmuran bagi kita semua,” tutup Kapolres.   (SS)

DVI Polda Jatim Berhasil Identifikasi 34 Identitas Jenazah Korban Ambruknya Ponpes

Surabaya. Proses identifikasi korban ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, terus berlanjut. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur berhasil mengungkap identitas 17 jenazah tambahan, sehingga total 34 korban kini telah teridentifikasi.

“Pada Selasa, 7 Oktober 2025, tim DVI Polda Jatim telah berhasil melaksanakan identifikasi terhadap 18 kantong jenazah yang terdiri dari 17 jenazah dan 1 body part. 18 kantong jenazah cocok atau match dengan 17 nomor ante mortem,” ujar Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Dr dr Mohammad Khusnan Marzuki di RS Bhayangkara, Rabu (8/10/2025).

Dari 17 jenazah yang teridentifikasi, 13 di antaranya teridentifikasi melalui DNA dan medis. Dua melalui medis dan properti, satu melalui sidik jari dan medis, serta satu lainnya melalui gigi dan medis.

Di RS Bhayangkara Surabaya, total ada 29 jenazah yang teridentifikasi dan dua body part. Sejak Jumat (3/10) hingga Senin (6/10), rumah sakit ini telah menerima 62 kantong jenazah.

Kini masih ada 33 jenazah yang belum teridentifikasi di RS Bhayangkara. Sebanyak 14 sampel DNA telah dikirim ke Pusdokkes Polri di Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Sampai dengan hari ini tim gabungan telah berhasil mengidentifikasi total 34 korban (5 di Sidoarjo dan 29 di RS Bhayangkara) dari 67 kantong jenazah yang diterima (5 di Sidoarjo dan 62 di RS Bhayangkara). Saat ini proses operasi DVI masih berjalan dengan melakukan pendalaman dari ante mortem dan juga post mortem,” pungkasnya.

Staf Ahli Bupati Mewakili Pj. Bupati Barito Utara Melaksanakan Kegiatan Tanam Jagung Serentak Kuartal IV  Tahun 2025

BARITO UTARA- Yang mewakili Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE., MPA. Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), drg.  Dwi Agus Setijowati melaksanakan  kegiatan tanam jagung serentak kuartal IV tahun 2025 di lahan kelompok tani di Jalan Pendreh, Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah, pada Rabu (8/10/2025) pagi. 

Kegiatan tanam jagung serentak ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah, dalam mendukung program nasional swasembada pangan serta peningkatan tarap hidup dan kesejahteraan petani di wilayah Barito Utara.

Kegiatan tanam jagung serentak ini, dihadiri yang mewakili Pj. Bupati Barito Utara, Staf Ahli Bupati, Kadis Pertanian, Kajari Barito Utara, Kapolres Barito Utara, Ketua Pebgadilan Muara Teweh, yang mewakili Dandim 1013 Muara Teweh, Pasi Log Dim, Kapten Inf. M. Guntur, Poktan Krida Tani Jaya, Kepala balai penyuluh dan Lurah Lanjas.

Pj. Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE. MPA dalam sambutannya melalui staf ahli Bupati drg. Dwi Agus Setijowati menyampaikan bahwa komoditas jagung memiliki potensi besar tidak hanya untuk konsumsi masyarakat, tetapi juga sebagai bahan baku pakan ternak dan industri.

la menegaskan bahwa kegiatan tanam jagung serentak ini bukan sekadar menanam, melainkan  menjadi simbol perjuangan bersama dalam menghadapi,  tantangan ketahanan pangan di tengah arus globalisasi dan perdagangan bebas.

“Kita harus bekerja keras dan saling mendukung mulai dari persiapan lahan, pemilihan bibit unggul hingga pemeliharaan tanaman jagung. Kualitas hasil pertanian harus menjadi perhatian utama agar mampu bersaing di pasar domestik maupun internasional,” ujar Indra Gunawan dalam sambutan tertulisnya.

Pj l. Bupati juga mendorong para petani untuk menggunakan teknologi pertanian modern dan sistem budidaya yang ramah lingkungan demi meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani.

Menurutnya, keberhasilan program ini diharapkan dapat membawa keberkahan dan kemakmuran bagi para petani dan masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan itu, Indra Gunawan menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Barito Utara dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung program ketahanan pangan daerah, khususnya komoditas jagung.

“Dukungan dari berbagai pihak, termasuk jajaran kepolisian, merupakan wujud nyata sinergi lintas sektor dalam memastikan ketersediaan bahan pangan yang cukup, merata, dan terjangkau di Barito Utara,” dalam sambutannya dibacakan melalui Dwi Agus Setijowati.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah konkret dalam mewujudkan kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di daerah.   (SS)

Polres Ngawi Gelar Bakti Kesehatan Gratis Warga Padas : Terima kasih Pak Polisi

0

NGAWI — Polres Ngawi Polda Jawa Timur kembali menggelar kegiatan Bakti Kesehatan Pengobatan Gratis di Dusun Pancuran, Desa Pacing, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi.

Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon mengatakan kegiatan ini melibatkan Si Dokkes Polres Ngawi.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan,” ujar AKBP Charles yang hadir di lokasi, Rabu (8/10).

Dalam pelaksanaannya, warga mendapat layanan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, kolesterol, serta pemberian obat gratis sesuai dengan keluhan yang dirasakan oleh warga.

Kegiatan bakti kesehatan gratis yang diikuti 100 warga ini, merupakan wujud nyata dukungan Polres Ngawi Polda Jatim terhadap program pemerintah di bidang kesehatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera,” ujar AKBP Charles P. Tampubolon.

Kegiatan bakti kesehatan ini mendapat sambutan hangat dari warga sekitar yang antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan sejak pagi hari.

Selain memberikan pelayanan medis, kegiatan ini turut mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta kesejahteraan bersama.

“Terima kasih Pak Polisi. Alhamdulillah dapat vitamin dan obat pusing gratis,” ujar Siti (46) yang mengeluhkan sakit kepala. (*)

Polres Gresik Terjunkan Water Cannon Respon Keluhan Warga Soal Jalan Berdebu Imbas Proyek Pelebaran

0

GRESIK – Mobil operasional Water Cannon Satuan Samapta Polres Gresik Polda Jawa Timur tampak diterjunkan di jalan raya Yosowilangun – Suci Kabupaten Gresik.

Kali ini Polisi menerjunkan mobil tersebut bukan untuk menghalau massa aksi demo, melainkan mengusir debu jalanan imbas proyek pelebaran jalan raya tersebut.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Samapta Polres Gresik AKP Heri Nugroho, mengatakan tindakan ini merupakan respon cepat Polres Gresik terhadap keluhan masyarakat.

“Kami langsung bergerak setelah menerima laporan dari warga dan penyemprotan ini untuk mengurangi debu sementara sambil menunggu pihak proyek melakukan penanganan yang lebih permanen,” ujar AKP Heri Nugroho, Rabu(8/10).

Kasat Samapta Polres Gresik itu mengatakan Unit Raimas Kalam Munyeng Sat Samapta Polres Gresik bergerak cepat setelah menerima laporan warga yang merasa terganggu oleh debu proyek yang sudah berlangsung sekitar Satu bulan terakhir.

“Kurang lebih Satu bulanan, warga di sini terganggu debu imbas proyek ini,” ujarnya.

Oleh karena itu jajaran Sat Samapta Polres Gresik Polda Jatim mengambil inisiatif turun langsung ke lapangan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait debu tebal dari proyek pelebaran jalan di kawasan Jalan Yosowilangun – Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Debu tersebut mengganggu aktivitas warga, terutama pengendara motor dan pedagang di sekitar lokasi.

“Sebagai bentuk kepedulian kami untuk mengurangi dampak debu yang beterbangan di sepanjang jalan,” tambah AKP Heri.

Langkah cepat yang dilakukan Unit Raimas Kalam Munyeng Sat Samapta Polres Gresik ini menuai apresiasi dari warga sekitar yang merasa terbantu dengan upaya penyemprotan jalan tersebut.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata semangat respon cepat menindaklanjuti laporan warga melalui Cukup hubungi Call Centre 110, atau langsung WhatsApp ke Hotline “Lapor Cak Roma” di 0811-8800-2006.

Bisa juga lewat Instagram @rovanrichardmahenu, @polresgresik_official, bahkan akun X (Twitter) dan TikTok Kapolres. (*)

Polres Pasuruan Tangkap Pengedar Sabu di Gempol, Amankan 8 Poket Siap Edar

0

PASURUAN — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasuruan berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Gempol. Dalam operasi yang digelar pada Rabu (1/10/2025) sekitar pukul 17.00 WIB itu, petugas meringkus seorang pelaku berinisial MY (31), warga Dusun Raos Baru, Desa Carat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Kasus tersebut terungkap setelah Satresnarkoba Pasuruan menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi. Petugas segera menindaklanjuti laporan itu dan melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku.

“Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan delapan poket sabu siap edar dengan total berat bersih 7,767 gram,” ujar AKBP Jazuli, Kapolres Pasuruan, Kamis (2/10/2025).

Selain sabu, polisi juga menyita satu unit timbangan elektrik, satu bendel plastik klip kosong, sebuah secrop dari sedotan warna hitam, dan satu unit ponsel merek Redmi warna biru yang diduga digunakan untuk transaksi.

Dalam pemeriksaan, MY mengaku berperan sebagai pengedar dengan keuntungan Rp100.000 per gram. Ia juga mengakui bahwa sabu tersebut diperoleh dari seseorang berinisial BA, yang kini berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang).

“Pelaku mengedarkan sabu untuk mencari keuntungan sekaligus bisa menggunakan secara gratis. Saat ini kami masih memburu pemasok utamanya,” jelas AKBP Jazuli.

Lebih lanjut, AKBP Jazuli menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi para pelaku penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Pasuruan.

“Kasus ini menjadi bukti bahwa kami terus berkomitmen memutus mata rantai peredaran narkoba. Kami ingin Pasuruan bersih dari narkotika dan generasi mudanya terlindungi,” tegasnya.

Atas perbuatannya, tersangka MY dijerat Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal seumur hidup atau pidana mati.