Home Blog Page 265

Kontes Kambing Senduro di Desa Penanggal: Momen Kebersamaan dan Pelestarian Budaya Lokal

Lumajang, 5 Oktober 2025 – Kontes Kambing Seni Peras Senduro yang digelar di Desa Penanggal, Lumajang, menjadi ajang yang sangat spesial bagi para peternak dan pecinta kambing seni. Kontes ini tidak hanya menampilkan keindahan dan keunikan kambing Senduro, tetapi juga menjadi momen kebersamaan dan pelestarian budaya lokal.

Dengan diikuti oleh puluhan peserta peternak dan pecinta kambing seni dari berbagai wilayah di Kabupaten Lumajang dan sekitarnya, kontes ini menjadi ajang yang sangat dinantikan. Kambing Senduro, sebagai ras unggulan asli Lumajang, menjadi bintang utama dalam kontes ini.

Momen Kebersamaan dan Pelestarian

Kontes Kambing Senduro menjadi momen kebersamaan bagi para peternak dan pecinta kambing seni. Mereka berkumpul untuk memamerkan keindahan dan keunikan kambing Senduro, serta berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam memelihara kambing.

Selain itu, kontes ini juga menjadi ajang pelestarian budaya lokal. Kambing Senduro merupakan salah satu sumber daya genetik lokal yang sangat berharga bagi Kabupaten Lumajang. Dengan mempromosikan dan melestarikan kambing Senduro, masyarakat dapat membantu meningkatkan perekonomian dan melestarikan budaya lokal.

Dukungan dan Partisipasi

Kontes Kambing Senduro mendapatkan dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak, termasuk Forkopimca Candipuro, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang, dan Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Kabupaten Lumajang.

Kepala Desa Penanggal, Cik Ono SH, menyatakan apresiasi dan antusiasme masyarakat serta peserta kontes. “Kontes ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga upaya nyata melestarikan potensi lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Masa Depan Kambing Senduro

Dengan kontes ini, diharapkan kambing Senduro dapat menjadi ikonik bagi Kabupaten Lumajang dan Indonesia. Dukungan dan partisipasi masyarakat sangat diharapkan untuk melestarikan dan mempromosikan kambing Senduro.

Sebagai penutup, Kepala DKPP Kabupaten Lumajang, Ir Retno Wulan Andari M Si, menyatakan bahwa kontes ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan sumber daya genetik lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat. “Kami berharap kontes ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam melestarikan kambing Senduro,” ujarnya.

Cimahi Mantapkan Langkah Menuju Pemerintahan Digital: Kolaborasi Jadi Kunci Sukses SPBE

CIMAHI,Rabu(08/10/2025)
Di tengah derasnya arus digitalisasi nasional, Pemerintah Kota Cimahi membuktikan diri sebagai salah satu daerah yang tak hanya siap beradaptasi, tetapi juga berinovasi. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemkot Cimahi menggelar Rapat Koordinasi Tim Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pada Kamis (2/10) di Ballroom Mal Pelayanan Publik Cimahi.

Kegiatan ini menghadirkan jajaran perangkat daerah, narasumber dari Telkom University, serta perwakilan Diskominfo Provinsi Jawa Barat mempertegas semangat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin digital, efisien, dan transparan.

Digitalisasi: Dari Regulasi Menjadi Kebutuhan

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dalam sambutannya menegaskan bahwa penerapan SPBE bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan kebutuhan nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Penerapan SPBE bukan hanya sekadar kewajiban regulasi, tetapi kebutuhan nyata agar layanan publik lebih cepat, transparan, dan efisien,” ujarnya.

Ia menambahkan, transformasi digital merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 serta RPJMN 2025–2029, yang menempatkan digitalisasi sebagai prioritas nasional.

Dan hasilnya, tak main-main. Cimahi berhasil meraih Indeks SPBE 4,15 pada tahun 2024, menempatkannya di peringkat kelima terbaik se-Jawa Barat. Sebuah pencapaian yang menjadi bukti konkret komitmen Kota Cimahi dalam menerapkan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik.

Efisiensi dan Kolaborasi: DNA Pemerintahan Modern

Menurut Ngatiyana, teknologi digital tak hanya soal kecanggihan, tapi juga tentang efisiensi. Dengan sistem elektronik, berbagai kegiatan seremonial kini dapat dilakukan secara daring, menghemat anggaran tanpa mengurangi produktivitas.

“Penerapan sistem berbasis elektronik berdampak pada integrasi sistem, efisiensi anggaran, dan pelayanan publik yang semakin cepat dan transparan,” jelasnya.

Wali Kota juga mengingatkan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menyukseskan transformasi digital ini.

“Tidak ada satu pun pihak yang bisa bekerja sendiri. Kolaborasi pemerintah, akademisi, masyarakat, dan dunia usaha sangat diperlukan. Dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas, Cimahi siap menjadi kota dengan tata kelola digital yang modern dan berpihak pada masyarakat,” tegasnya.

Diskominfo: Sinergi Jadi Kekuatan Utama

Kepala Diskominfo Kota Cimahi, Hendra Gunawan, menegaskan bahwa keberhasilan SPBE adalah hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah.

“Indeks SPBE Kota Cimahi meningkat dari 4,02 pada 2023 menjadi 4,15 pada 2024. Pencapaian ini hasil sinergi semua OPD yang telah mengintegrasikan layanan digital masing-masing,” ujarnya.

Diskominfo terus mendorong inovasi digital di berbagai sektor pemerintahan. Beberapa inovasi andalan antara lain:

Portal PolaKami Layanan publik digital terpadu.

Aplikasi PoladKami Administrasi kepemerintahan berbasis elektronik.

WA Mantap (WhatsApp Mantap) Kanal pelayanan publik dan aduan masyarakat berbasis WhatsApp yang memudahkan warga mengakses layanan tanpa perlu datang langsung ke kantor pemerintahan.
Inovasi-inovasi ini menunjukkan bahwa digitalisasi bukan lagi wacana, melainkan kenyataan yang hadir langsung di genggaman warga Cimahi.

Menuju Cimahi Campernik yang Smart City

SPBE menjadi fondasi penting menuju Cimahi Smart City. Integrasi data antarperangkat daerah kini menjadi keharusan agar tak terjadi tumpang tindih dan pemborosan anggaran. Wali Kota juga menekankan pentingnya regulasi daerah—baik dalam bentuk Peraturan Daerah maupun Peraturan Wali Kota sebagai payung hukum untuk memperkuat implementasi SPBE.

Rapat koordinasi kali ini juga menjadi forum strategis untuk memperkenalkan arah baru Indeks Pemerintahan Digital (PEMDI) yang akan diterapkan secara nasional mulai 2026. Para peserta dari seluruh OPD diharapkan memahami indikator baru tersebut, termasuk tata kelola data dan budaya kerja digital aparatur.

Cimahi,Kota yang Siap Berlari di Era Digital

Dengan capaian, inovasi, dan komitmen kuat seluruh perangkat daerahnya, Pemerintah Kota Cimahi optimistis mampu mempercepat transformasi digital, meningkatkan kualitas layanan publik, serta memperkuat posisinya sebagai kota percontohan dalam pengelolaan SPBE di Indonesia.

Cimahi kini tak lagi sekadar mengikuti arus transformasi digital dan kota ini sedang menjadi bagian penting dari peta besar Indonesia Digital Nation.

Achmad Syafei

Tim DVI Polda Jatim Berhasil Identifikasi 17 Jenazah Santri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Surabaya – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Jawa Timur kembali menyampaikan perkembangan identifikasi jenazah korban robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Selasa (7/10/2025).

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan, sebelum memaparkan perkembangan terbaru, pihaknya terlebih dahulu mengungkapkan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa para santri di Pondok Pesantren Al-Khoziny.

“Izinkan kami menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya terhadap para korban. Polda Jawa Timur bersama seluruh jajaran terus berupaya maksimal dalam penanganan identifikasi jenazah, dengan tetap menjunjung tinggi kehormatan para korban,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, dihadapan awak media.

Kabid Humas Polda Jatim menjelaskan, penanganan jenazah dilakukan melalui Operasi DVI yang melibatkan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Timur, Pusdokkes Polri, tim Inafis, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, serta para ahli dari Persatuan Dokter Forensik Indonesia (PDFI).

Tim DVI bekerja tanpa henti selama 24 jam penuh sejak hari pertama kejadian, dengan mengutamakan ketelitian, kecepatan, dan rasa hormat terhadap para korban.

“Tim bekerja seakurat mungkin dan secepat mungkin, namun tetap dengan penuh kehati-hatian serta penghormatan terhadap jenazah,” tambahnya.

Kombes Pol Jules Abraham Abast juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar seluruh jenazah yang tersisa dapat segera teridentifikasi dan keluarga korban diberi ketabahan.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada keluarga korban, relawan, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses berlangsung, termasuk media yang terus menginformasikan perkembangan sejak hari pertama.

“Semoga seluruh korban segera dapat teridentifikasi dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses kemanusiaan ini,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Pada kesempatan yang sama, Kabiddokkes Polda Jawa Timur Kombes Pol Dr. dr. M. Khusnan Marzuki, memaparkan hasil identifikasi terbaru yang dilakukan oleh tim DVI.

“Hari ini, Selasa tanggal 7 Oktober 2025, tim DVI Polda Jawa Timur telah berhasil melaksanakan identifikasi terhadap 18 kantong jenazah, yang terdiri dari 17 jenazah dan 1 body part,” ungkap Kombes Pol Khusnan.

Dari 18 kantong jenazah tersebut, 17 di antaranya telah teridentifikasi dengan kecocokan data Ante Mortem melalui berbagai metode, termasuk pemeriksaan DNA, medis, gigi, sidik jari, dan properti atau barang milik korban.

Berikut beberapa nama korban yang telah berhasil teridentifikasi:

  1. Mohammad Anas Fahmi (15), asal Bangkalan.
  2. Muhammad Reza Syfai Akbar (14), asal Surabaya.
  3. Afifuddin Zarkasi (13), asal Surabaya.
  4. Moh. Rizki Maulana Saputra (16), asal Sidoarjo.
  5. Moh. Ubaidillah (17), asal Bangkalan.
  6. Virgiawan Narendra Sugiarto (16), asal Lamongan.
  7. Moch Ali Sirojuddin (13), asal Surabaya.
  8. Muhammad Azam Habibi (14), asal Surabaya.
  9. M. Maulidy Hasany Kamil (16), asal Bangkalan.
  10. Ach Fathoni Abil Falaf (17), asal Bangkalan.
  11. M. Azam Alby Alfa Himam (17), asal Bangkalan.
  12. Khoirul Mutaqin (18), asal Kediri.
  13. Farhan (17), asal Surabaya.
  14. Syafiuddin (15), asal Sampang.
  15. Achmad Ghiffary Haekal Nur (17), asal Gresik.
  16. Muhammad Ubay Dillah (15), asal Kalimantan Barat.
  17. Achmad Alby Fahri (13), asal Surabaya.

Dengan identifikasi terbaru ini, total sebanyak 34 jenazah korban telah berhasil diidentifikasi dari 67 kantong jenazah yang diterima oleh tim DVI Polda Jatim.

“Proses operasi DVI masih terus berjalan dengan melakukan pendalaman data Ante Mortem (AM) dan Post Mortem (PM). Kami berkomitmen menyelesaikan proses ini hingga seluruh korban teridentifikasi,” tegas Kombes Pol Khusnan. (*)

Disparpora Pemalang Gelar Forum Komunikasi Publik (FKP) Wujudkan Ide Kratif Dan Peningkatan Pelayanan Di Sektor Pariwisata

Gempurnews | Pemalang – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pemalang menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) dalam rangka meningkatkan standar pelayanan publik bagi kelompok masyarakat yang di layani agar lebih mudah dan tepat sasaran.

Forum Komunikasi Publik (FKP) ini diselenggarakan di Aula Disparpora Kabupaten Pemalang pada hari Senin ( 6/10/25) pagi, Pada kesempatan ini Stakeholder yang hadir berasal dari unsur OPD yang ada Kabupaten Pemalang,pihak swasta (Penyedia Jasa) dan perwakilan dari masyarakat.

Sobirin., S.Pd.,M.M., selaku Sekretaris Disparpora mengatakan Kegiatan FKP ini bertujuan untuk menyempurnakan standar pelayanan yang di inisiasi oleh Disparpora dalam proses perencanaan dan pengawasan penyelenggara program Pemerintah serta menjadi evaluasi dan monitoring kebijakan yang telah ditetapkan melalui feedback langsung dari pengguna layananan.

Sementara itu Kepala Sub bagian Umum dan Kepegawaian, Dwi Ardi Wubowo selaku moderator Kegiatan ini menyebutkan bahwa para tamu undangan yang hadiri, Disparpora membuka ruang Komunikasi yang lebih luas untuk memastikan bahwa program dan layanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat. “jelas Ardi.

Lebih lanjut Ardi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Brainstroming Pariwisata dalam mengumpuklan data dan ide ide kreatif dan solusi untuk mengembangkan dan memecahkan masalah di sektor Pariwisata. “tambahnya.

Dengan adanya masukan dari seluruh Stakeholder terutama masyarakat,standar Pelayanan akan memudahkan kelompok masyarakat dalam mendapatkan pelayanan yang ada di Disparpora Kabupaten Pemalang.

Saat acara berlangsung para tamu undangan bebas menyampaikan pendapat,atau gagasan, semua pendapat ataupun gagasan akan dicatat dan dikumpulkan untuk di evaluasi dan dikembangkan lebih lanjut.

(yn26)

Diduga kuat ada Beking Oknum Aparat, Aktivitas Penimbunan BBM di Parit Rampak Exis berjalan.

0

Karimun, Aktivitas penimbunan Bahan Bakar(BBM) yang di duga kuat Ilegal yang terletak di Parit Rampak kelurahan Parit Benut, Kecamatan meral. Diduga Kuat Sampai saat ini masih beraktitas, yang Awalnya tidak Berpagar sekarang sudah mulai di Pagar Keliling.

Ketua Forum Komunikasi Rakyat indonesia(Forkorindo) Edward di Saat ke Lokasi mengatakan, Kita duga Kuat Lokasi Penimbuna Bahan Bakar ini Ilegal, kita boleh lihat Plang PT, tidak ada, Safety Dari Laut kedarat juga tidak ada, tentunya ini menyangkut Keselamatan ujarnya Di Lokasi Penimbunan selasa
07/09/25.

” sudah banyak Media Online yang naikkan berita tentang ini Bang ujarnya, kalau Tidak salah bulan April Tim dari Dirkrimsus Polda Kepri juga sudah Turun ke Lokasi, tapi mereka masih beraktivitas Ucap Edward.

Di Tambahkannya, Tak mungkin mereka berani beraktivitas jika tak ada Oknum Aparat yang bermain, dan kita setiap kali Lokasi kita tanya sama yang jaga, menurut keterangan yang jaga pun, mereka tak tau siapa pemilik usaha tersebut. Padahal, kalau seandainya kita bisa jumpa dengan Pemilik atau pun pengurus Usaha tersebut bisa beri Keterangan Langsung, terkait Hal tersebut. Pasaribu

Rumah Kreatif Bunda Mei (RKBM) Kembali Laksanakan Giat Tetapi Cinta Bagi Anak Berkebutuhan Khusus(ABK)

Cimahi,Senin(06/10/2025)
Bertempat Kelurahan Cibabat Kecamatan Cimahi Utara,Kota Cimahi.Kegiatan yang diikuti tak kurang dari 50 Anak berkebutuhan Khusus nampak meriah.Perjalanan Bunda Mei, Tokoh budaya dan Terapis semakin eksis, dikarenakan keberhasilannya denga program yang dibuatnya.Melalui Yayasan Rumah Kreatif Bunda Mei(RKBM),Sanggar tersebut dibuat dengan Nama yang sama menginisiasi,memiliki visi dan Misi yang sesuai dengan kiprah dari awal hingga saat ini.Dimulai sejak dini dikenalkan dengan seni oleh orang tua, hingga menjadi hobi sehingga akhirnya setelah Bunda Mei berumah tangga,mendirikan RKBM yang miliki Slogan “Bukan Sekedar Sanggar Biasa”.


Di Sanggar RKBM,bukan hanya anak-anak namun juga melibatkan orang tua.Dengan kepedulian Bunda Mei terhadap anak-anak penyandang Disabilitas juga anak dengan trauma menjadikan Bunda Mei sebagai pengelolaan membuat inovasi-inovasi terbaru melalui program yang dinamainya”Art Therapy Refleksi Cinta”.


Dalam inovasi yang sudah dikembangkan lebih dari 10 tahun, baru mulai di publish 4 tahun terakhir dan hasilnya, sudah banyak dirasakan ke bermanfaat annya oleh banyak lapisan masyarakat, khususnya Masyarakat Kota Cimahi.

Salah seorang peserta yang sudah bertahun-tahun mengikuti Terapy Cinta dari Bunda Mei adalah Jauza Khansa yang didampingi sang Bunda yaitu Bunda Nina,
“Jauza sudah mengikuti terapy yang diadakan bunda Mei sejak usia 3 tahun sampai sekarang usianya sudah 7 tahun dan mendapat manfaat yang besar sekali,” Ungkap nya

Usai melaksanakan kegiatannya,Pemilik Yayasan Rumah Kreatif Bunda Mei (RKMB),Bunda Mei Menjelaskan,
“Kegiatan Rutin yang dilaksanakan oleh RKBM untuk penanganan Anak-anak berkebutuhan Khusus, bulan kemarin tepatnya tanggal 30 September 2025 dilaksanakan di Kelurahan Cibabat kecamatan Cimahi Utara yang diikuti tak kurang dari 50 Anak berkebutuhan Khusus, Alhamdulillah ada perkembangan baik dari sudut emosi yang menurun Serra perkembangan motorolik kasar maupun yang halus sudah menuju ke arah yang lebih baik.Saya berharap semoga semua kegiatan rutin ini dapat terus dilaksanakan oleh pemerintah, juga tentunya banyak dukungan dari pihak swasta,karena anak spesial ini juga memiliki hak untuk berkembang dan berprestasi.” pungkas Bunda Mei kepada awak media.

Achmad Syafei

Pesan Kasat Binmas Polres Tanjung Perak di SMPN 7 Surabaya: Jauhi Narkoba dan Judi Online.

0

TANJUNG PERAK – Kasat Binmas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP M Zainuddin, memberikan pesan tegas kepada para siswa untuk menjauhi kenakalan remaja saat menjadi inspektur upacara di SMPN 07 Surabaya, Senin (6/10/2025).

Upacara bendera yang berlangsung di halaman sekolah di Jalan Tanjung Sadari, Kelurahan Perak Barat tersebut, diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, dan staf dengan khidmat.

Dalam amanatnya, AKP M Zainuddin mengingatkan para siswa tentang pentingnya menjaga diri dan fokus pada tujuan utama mereka sebagai pelajar, yaitu menuntut ilmu dan meraih prestasi.

“Adik-adik sekalian adalah harapan keluarga dan generasi penerus bangsa. Jangan sia-siakan masa muda kalian dengan hal-hal negatif yang dapat merusak masa depan,” tegas Zainuddin di hadapan ratusan siswa.

Ia secara khusus menyoroti tiga ancaman yang kerap menyasar kalangan remaja saat ini, yaitu bahaya narkotika, jerat judi online, serta aksi kekerasan seperti tawuran dan keterlibatan dalam gangster.

Menurutnya, sekali terjerumus dalam lingkaran setan tersebut, akan sangat sulit untuk keluar dan dapat menghancurkan cita-cita.

“Jauhi narkoba, jangan pernah mencoba. Hindari judi online yang hanya membawa sengsara. Tolak ajakan tawuran yang bisa berakibat fatal. Jadilah siswa yang baik, terus berprestasi, dan selalu jaga nama baik keluarga serta almamater sekolah,” pesannya.

Lebih lanjut, Kasat Binmas juga mengaitkan pesannya dengan program keamanan yang lebih luas, sejalan dengan slogan “Ayo Jogo Kota Surabaya dan Jogo Jawa Timur”.

Ia mengajak seluruh elemen sekolah untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, dimulai dari lingkungan belajar mereka sendiri.

“Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan menjaga diri sendiri dari perbuatan tercela, kalian sudah berkontribusi besar dalam menjaga Surabaya dan Jawa Timur tetap aman,” tambahnya. (*)

DPRD Barito Utara Gelar RDP Terkait Limbah Operasional PT. EBA dan PT. BBC

BARITO UTARA- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten   barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Rapat dengan Pendapat (RDP), terkait limbah kegiatan operasional PT. Energitama Bumi Arum (EBA) dan PT. BBC yang menimbulkan dampak lingkungan sedimentasi pada areal persawahan dan perkebunan warga desa Trinsing. yang dilaksanakan pada ruang sidang paripurna DPRR Barito Utara, Selsa (7/10/2025).

Hadir pada RDP ini adalah Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda. Kabag Pemeintahan Setda, Plt. Camat Teweh Selatan, Plt. Kadis LH beserta Stafnya, Sekdes Trinsing, Kepala ketahan pangan Barito Utara.

Rapat Dengar Pendapat yang digelar ini dipimpin oleh Ketua Komisi Il DPRD Barito Utara, Taufik Nugraha, S. Kom didampingi Ketua Fraksi Asprasi Rakyat, anggota Komisi III, Hasrat, S. Ag. 

Agenda RDP ini difokuskan pada pembahasan pengelolaan lingkungan serta dampak yang ditimbulkan dari kegiatan pembukaan lahan dan pembuangan limbah pertambangan.

Dalam rapat tersebut, H. Taufik Nugraha, S. Kom menegaskan bahwa DPRD Barito Utara, bersama pemerintah daerah akan terus mengawasi operasional perusahaan yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan.

“Kami meminta seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Barito Utara, agar menyampaikan paparan terkait pengelolaan lingkungan dan memastikan aktivitas pembukaan lahan, tidak menimbulkan kerusakan atau dampak negatif bagi masyarakat sekitar,” kata ketua Komisi II DPRD Barito Utara.

la juga menyampaikan bahwa DPRD bersama dinas teknis akan melakukan kunjungan lapangan ke beberapa lokasi terdampak, khususnya di wilayah Trinsing, untuk memastikan kondisi di lapangan sesuai dengan ketentuan lingkungan.

Selain itu, DPRD meminta agar PT.  EBA dan PT BBC menyampaikan data teknis serta dokumen terkait, seperti AMDAL, izin pembuangan limbah cair dan B3, serta laporan kegiatan lingkungan kepada pemerintah daerah.

“Kami ingin ada keterbukaan data dan komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Semua pihak harus bekerja sama agar aktivitas ekonomi berjalan tanpa mengorbankan keseimbangan alam,” tambahnya.

Rapat yang berlangsung di ruang sidqnaga paripurna DPRD Barito Utara tersebut, juga menghasilkan beberapa rekomendasi penting, di antaranya. Pertama beroperasi di Kabupaten Barito Utara, melakukan Paparan pengelolaan lingkungan dan pembukaan lahan yang bisa menimbulkan dampak lingkungan.

  1. DPRD Kabupaten Barito Utara dan Dinas terkait akan mengadakan kunjungan lapangan ke lokasi yang terdampak lingkungan di desa Trinsing.
  2. Meminta data jarak pembuangan limbah tambang PT. EBA dan PT. BBC melalui foto udara. 4. DPRD Kabupaten Barito Utara meminta Data Teknis dan Dokumen PT. EBA terkait dengan.

a. Dokumen Amdal dan Perijinan Pertambangan b. Ijin pembuangan limbah cair maupun B3 c. Laporan kepada Pemerintah Daerah terkait kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan Masyarakat setempat. (ijin lingkungan) … (SS)

Tingkatkan Kemampuan 100 Penyidik Jajaran Polda Jatim Dibekali Integritas dan Empati di SPN Polda Jatim

MOJOKERTO – Guna menjawab tantangan penegakan hukum di era modern, sebanyak 100 personel penyidik dan penyidik pembantu di jajaran Polda Jawa Timur secara resmi memulai Program Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) T.A. 2025 di Gedung Dharma Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim, pada Senin (6/10/2025) pagi.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol. Agus Wibowo, S.I.K ini dihadiri oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jatim, Kombes Pol. Widi Atmoko, S.I.K., M.H., beserta jajaran pejabat utama.

Dalam amanatnya Kombes Pol. Agus Wibowo menegaskan bahwa SPN Polda Jatim tidak hanya menjadi tempat untuk mengasah keterampilan teknis, tetapi juga untuk memperkokoh fondasi moral.

Ia menyambut para peserta dengan pesan mendalam mengenai Dua pilar utama seorang penyidik.

“Saya ingin menekankan bahwa integritas adalah napas bagi seorang penyidik, dan empati adalah jantungnya,” tegas Kombes Pol Agus Wibowo.

Menurut Ka SPN Polda Jatim, keahlian setinggi apa pun dapat disalahgunakan tanpa integritas yang kokoh.

Sementara itu empati menurut Kombes Pol Agus bukanlah kelemahan, melainkan kekuatan terbesar.

“Dengan merasakan apa yang dialami korban, proses hukum akan berjalan dengan hati dan tidak kaku, sehingga keadilan seutuhnya dapat terwujud,”terang Kombes Pol Agus.

Dikesempatan yang sama, Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol. Widi Atmoko menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan jawaban strategis terhadap kompleksitas kejahatan yang terus berkembang.

Menurut Kombes Widi kemampuan penyidik tidak boleh statis dan harus mampu beradaptasi.

Dirreskrimum Polda Jatim menekankan bahwa pelatihan ini merupakan langkah persiapan fundamental menuju standardisasi profesi.

“Tujuan akhir dari peningkatan kemampuan ini jelas, yaitu mempersiapkan seluruh peserta untuk mengikuti dan lulus uji sertifikasi bagi penyidik dan penyidik pembantu,” pungkasnya.

Pada pelatihan ini sesi pendalaman materi diisi oleh Kabagjarlat SPN Polda Jatim, AKBP Iswahab, S.H., Koorgadik SPN Polda Jatim, AKBP Bambang Setiawan, S.Pd., serta AKBP Agung Setyono, S.S., M.H. (*)

Kapolda Jatim Beri Penghargaan untuk 263 Personel dan KPLB bagi Bripda Ahmad Ricky

SURABAYA – Polda Jawa Timur menggelar upacara Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dan Pemberian Penghargaan kepada 263 personel berprestasi.

Upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si itu digelar di Lapangan Upacara Mapolda Jatim, Surabaya, Senin (6/10/2025)

Dalam amanatnya, Kapolda Jatim menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi tertinggi institusi kepada para personel yang telah menunjukkan dedikasi, integritas, serta pengorbanan luar biasa dalam menjalankan tugas.

“Pemberian reward ini adalah implementasi nyata dari komitmen Polri dalam menegakkan prinsip profesionalisme dan meritokrasi di lingkungan kepolisian, khususnya di Polda Jawa Timur,” ujar Irjen Pol Nanang.

Pada kesempatan tersebut, Bripda Ahmad Ricky Agung menjadi satu-satunya personel yang menerima Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) atas jasa dan keberanian yang dinilai melebihi panggilan tugas.

Kapolda Jatim menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan status administratif, melainkan juga amanah dan kehormatan yang harus dijaga.

Selain KPLB, Kapolda Jatim juga memberikan penghargaan kepada 263 personel, yang terdiri dari 262 anggota Polri dan 1 orang pegawai harian lepas (PHL).

Penghargaan diberikan atas berbagai kategori prestasi dan

“Kepada seluruh penerima penghargaan, saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ungkapnya.

Kapolda Jatim berharap penghargaan yang diberikan dapat sebagai pemacu semangat untuk terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

Dalam kesempatan itu, Irjen Pol Nanang juga mengingatkan seluruh jajarannya agar tidak cepat berpuas diri.

Ia menekankan bahwa tantangan tugas ke depan akan semakin kompleks dan dinamis, sehingga seluruh personel dituntut untuk terus menjaga integritas dan kehadiran di tengah masyarakat. (*)