Home Blog Page 273

“Pakpak Bharat Peringati Hari Kesaktian Pancasila”

0

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor memimpin Upacara Peringata Hari Kesaktian Pancasila tingkat Kabupaten Pakpak Bharat di lapangan Balai Diklat BKPSDM Pakpak Bharat, desa Cikaok, kecamatan Sitellu Tali Urang Julu (01/10/2025). Upacara ini diikuti ratusan personil ASN Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, TNI,Polri, serta barisan lainnya.

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini merupakan momen penting untuk mengenang kembali sejarah kelam bangsa, sekaligus meneguhkan semangat persatuan dan kesetiaan terhadap Pancasila sebagai ideologi Negara. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2025 ini dilaksanakan serentak dengan mengangkat tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”.

Dengan upacara ini kita mengenang, mengingat dan mendoakan bersama, bagaimana para pahlawan yang pernah berjuang menegakkan ideologi Pancasilasebagai ideologi Negara kita. Dengan upacara ini kita renungkan dan kita tekadkan bahwa kita harus teruskan perjuangan dan cita-cita mereka, para pahlawan dan pendiri bangsa ini, tentunya dengan cara kita membangun dan memvawa Indonesia Raya yang maju, adil dan makmu, ucap Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor.

Dikesempatan upacara ini, Ketua DPRD Pakpak Bharat, Elson Angkat, SS membacakan “Ikrar Hari Kesaktian Pancasila” dari Ketua DPR RI, Puan Maharani.(Tumangger)

Probolinggo Film Festival 2025, Panggung Kreativitas Lokal Karya Anak Bangsa

PROBOLINGGO,
Stadion Bayuangga, Selasa (30/9) malam, berubah menjadi panggung gemerlap bagi para insan perfilman muda dalam Malam Penganugerahan Probolinggo Film Festival (PROFEST) 2025. Sebanyak 23 peserta terdiri dari 11 peserta di kategori pelajar dan 12 peserta di kategori umum, menjadi bagian dari perhelatan akbar dalam rangka Hari Jadi ke-666 Kota Probolinggo.

Acara ini merupakan puncak rangkaian pelatihan dan kompetisi film pendek yang diselenggarakan Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker), bekerja sama dengan BPC HIPMI Kota Probolinggo.

“Pemerintah Kota Probolinggo mendukung penuh perkembangan literasi sinema melalui festival ini. Film adalah sarana strategis untuk menggali dan mengangkat potensi sejarah, budaya, dan pariwisata lokal,” ujar Wali Kota dr Aminuddin dalam sambutannya.

Aminuddin menyoroti kekayaan sejarah Kota Probolinggo seperti motif batik, kisah Kali Banger, hingga peristiwa agresi militer, yang menurutnya sangat penting didokumentasikan dalam bentuk film pendek. Ia juga menegaskan harapannya agar PROFEST terus berkembang hingga ke tingkat internasional.

“Kami ingin karya anak muda Kota Probolinggo bisa menembus festival bergengsi dunia, bahkan Cannes, sehingga nama Kota Probolinggo harum di kancah global,” tandasnya.

Ketua BPC HIPMI Kota Probolinggo, Yuki Riezki Letjesiando, menegaskan bahwa PROFEST merupakan agenda tahunan yang lahir dari kolaborasi erat antara HIPMI dan Pemerintah Kota Probolinggo.

“Ekonomi kreatif, film, seni, kuliner adalah lokomotif penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah. HIPMI berkomitmen mendorong kolaborasi lintas sektor, membangun jejaring dan investasi, serta mengintegrasikan kreativitas dengan kewirausahaan. Harapan kami, Probolinggo bukan sekadar kota transit, tapi kota kreatif yang melahirkan peluang usaha,” ungkapnya.

Sementara, Sekretaris Disperinaker Kota Probolinggo, Rachma Nurcahyarini, melaporkan giat ini diawali dengan pelatihan teknis dasar perfilman yang membekali peserta pengetahuan dan keterampilan untuk menghasilkan karya berkualitas dengan berakar pada kearifan lokal.

“PROFEST 2025 mengusung tema Probolinggo dalam Bingkai Cerita dan menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem industri kreatif yang berdaya saing, berbudaya, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Ia memaparkan tahapan kegiatan mulai dari sosialisasi, workshop, pendaftaran, hingga penayangan nominasi, yang akhirnya bermuara pada malam penganugerahan ini. “Sebanyak 23 peserta berhasil menunjukkan karya terbaiknya dan kini saatnya kita berikan apresiasi,” tambahnya.

Malam penganugerahan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, melainkan juga ruang apresiasi dan pembuktian bahwa generasi muda Kota Probolinggo memiliki potensi besar dalam perfilman. Dengan dukungan penuh pemerintah dan kolaborasi berbagai pihak, PROFEST 2025 menjadi pijakan penting menuju ekosistem kreatif yang berdaya saing, berbudaya, sekaligus mampu membawa Kota Probolinggo menuju panggung internasional.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, Ketua TP PKK dr. Evariani, jajaran forkopimda, Pj. Sekda Kota Rey Suwigtyo, para asisten dan staf ahli, Kepala Perangkat daerah di lingkungan Pemkot Probolinggo dan para sineas muda yang menjadi peserta dalam PROFEST 2025(Ali)

Penyerahan SK dan Pelantikan PPPK Kota Cimahi,ASN Bukan Kelas Dua

CIMAHI,Rabu(01/10/2025)
Pemerintah Kota Cimahi menggelar acara penyerahan Surat Keputusan (SK) dan pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Tahun Anggaran 2024 di Aula Cimahi Techno Park, Selasa (30/9). Sebanyak 716 orang resmi dilantik menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam formasi PPPK, terdiri atas 542 tenaga teknis, 57 tenaga kesehatan, dan 117 guru.


Kegiatan yang dihadiri Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Wakil Wali Kota Aditya Yudistira, Perwakilan BKN Kanreg III Jawa Barat-Banten, serta jajaran perangkat daerah ini menjadi momentum penting penguatan birokrasi daerah. Dengan pengangkatan ini, total ASN di Kota Cimahi kini mencapai 5.608 orang, terdiri atas 3.428 PNS dan 2.180 PPPK.


Dalam sambutannya, Wali Kota Ngatiyana menegaskan bahwa status PPPK bukanlah “ASN kelas dua”. Setiap aparatur, baik PNS maupun PPPK, memiliki peran strategis dalam mendukung jalannya pemerintahan serta peningkatan kualitas layanan publik. “Jadikan amanah ini sebagai awal pengabdian, bukan akhir perjuangan. PPPK harus menunjukkan profesionalisme, disiplin, inovasi, dan berorientasi penuh pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.


Wali Kota juga berpesan agar seluruh pegawai menjaga integritas, bijak dalam menggunakan media sosial, dan menghindarkan diri dari perbuatan tercela seperti judi online, pinjaman ilegal, maupun penyalahgunaan narkoba. Ia menekankan, ASN bukanlah ladang untuk mencari kenyamanan semata, melainkan ruang pengabdian yang menuntut dedikasi, loyalitas, dan akuntabilitas.

Lebih lanjut, Ngatiyana berpesan pada para PPPK yang baru dilantik agar dapat melaksanakan tugas sebagai ASN dengan berpedoman kepada Panca Prasetya KORPRI, “Pegangan itulah Panca Prasetya KORPRI sebagai ruh bagi ASN untuk melaksanakan tugas sehari-hari demi bangsa dan negara. Implementasikan lah di dalam kehidupan bermasyarakat dan melayani masyarakat dengan penuh amanah.”


Ngatiyana juga menambahkan, PPPK yang baru dilantik harus mampu menjadi figur teladan di lingkungan kerjanya. Ia mengingatkan pentingnya penguasaan nilai-nilai dasar ASN, termasuk Panca Prasetya Korpri, sebagai ruh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “ASN harus ikhlas dan tulus melayani masyarakat. Jangan sampai setelah diangkat justru kehilangan semangat pengabdian,” tegasnya.

Acara pelantikan ini menjadi tonggak baru bagi Pemerintah Kota Cimahi dalam memperkuat kapasitas birokrasi sekaligus menjawab tuntutan masyarakat akan pelayanan publik yang lebih baik, cepat, dan berkualitas.

Achmad Syafei
Sumber:(Bidang IKPS)

KPU Gelar Rakor PDPB Pemilih 2025 dan Evaluasi Pilkada 2024

BARITO UTARA- Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar kegiatan evaluasi pelaksanaan pemilihan serentak tahun 2024 bersamaan dengan  rapat koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) tahun 2025 dilaksanakan bertempat pada Aula Bappedarida, Barito Utara, Rabu (1/10/2025).

Pada rapat ini dihahiri Kepala Kesbnagpol Barito Utara Rayadi, yang mewakili Kapolres Barito Utara, Kabag Ops Kompol Masriwiyono, SH. MH, Staf Kecamatan Gunung Purei, Jati Prayogo, Kepala Seksi Pelayana Umum Kecamatan Teweh Tengah, Puspasari Mawarni, Staf Lapas Kls IIB Muara Teweh Laksono Soeharto, Staf Kecamatan Teweh Timur, Abdul Mutolib dan Ketua KPU  Barito Utara beserta Staf.

Ketua KPU Barito Utara, Siska Dewi Lestari, SH dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada semua pihak yang hadir, mulai dari unsur pemerintah daerah, Forkopimda, Bawaslu, Kesbangpol, Disdukcapil, organisasi masyarakat, mahasiswa, partai politik, hingga insan pers.

“Dikatakannya, bahwa agenda hari ini bukan lagi tahapan Pilkada, karena prosesnya telah selesai dan hasil penetapan juga sudah disampaikan ke DPRD. Yang kita lakukan sekarang adalah evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Pilkada di Barito Utara, mulai dari pemutakhiran data pemilih, pencalonan, kampanye, sosialisasi, hari pemungutan suara, hingga aspek hukum. 

la menegaskan, evaluasi ini penting untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak, agar pelaksanaan pemilihan berikutnya dapat berjalan lebih baik. Menurutnya, peran partai politik, mahasiswa, organisasi pemuda, serta media sangat diperlukan untuk memberikan pandangan kritis dan konstruktif.

“Kami berharap kegiatan ini melahirkan banyak masukan. Tidak hanya dari penyelenggara, tetapi juga dari masyarakat, organisasi, hingga kalangan mahasiswa dan pers. Masukan itu nantinya bisa menjadi perbaikan yang lebih matang di tingkat provinsi hingga pusat,” jelasnya.

Selain evaluasi Pilkada, KPU Barito Utara juga memulai kembali pelaksanaan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) tahun 2025. Proses ini dilakukan untuk memastikan daftar pemilih tetap mutakhir, termasuk pencoretan data bagi warga yang sudah meninggal atau pindah domisili.

“Kendatipun demikian tahapan Pilkada sudah selesai, tugas KPU belum berhenti. Salah satunya adalah melakukan pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan. Data ini akan terus diperbarui dengan dukungan instansi terkait serta laporan masyarakat,” kata Siska.

Kegiatan ini, lanjutnya, juga menjadi momentum memperkuat komunikasi antar lembaga serta menjaga peran media dalam mengawal demokrasi, terutama dalam menangkal berita hoaks.

Dengan dibukanya evaluasi tersebut, Ketua KPU Barito Utara berharap masukan yang dihimpun dapat memperkuat kualitas demokrasi di Barito Utara dan menjadi bekal penting untuk pelaksanaan pemilu di masa yang akan datang.   (SS)

Biddokkes Polda Jatim Buka Posko DVI di Lingkungan Ponpes Al Khoziny

0

SIDOARJO – Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (BidDokkes) Polda Jawa Timur bersama Sidokkes Polresta Sidoarjo, disiagakan di sekitar lokasi tidak jauh dari runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.

Kehadiran tim medis tersebut difokuskan untuk memastikan seluruh korban dapat terdata dan teridentifikasi secara akurat.

Kasubbid Dokpol BidDokkes Polda Jatim, AKBP dr. Adam Bimantoro Sp. An. FCC. M. Biomed, menjelaskan bahwa sejak hari pertama insiden, pihaknya telah menyiapkan posko Disaster Victim Identification (DVI) di Tiga lokasi berbeda.

“Dari DVI kita ada Dua posko, yaitu posko ante mortem dan post mortem,” terang AKBP dr. Adam, Selasa (30/9/25).

Dikatakan oleh dr.Adam untuk posko ante mortem ditempatkan di Kampus Putri, sementara post mortem di rumah sakit, yakni RSUD Sidoarjo dan RS Siti Hajar Sidoarjo.

AKBP dr. Adam menerangkan, posko ante mortem berfungsi mengumpulkan data dari keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya.

“Data yang dikumpulkan meliputi identitas pribadi, ciri-ciri fisik, hingga foto terbaru korban,”ujarnya.

Data tersebut nantinya akan dicocokkan dengan hasil pemeriksaan medis dari posko post mortem.

“Di posko post mortem, jika kita menemukan jenazah maka dibawa ke rumah sakit. Di sana dilakukan pemeriksaan oleh dokter forensik, kemudian dicocokkan dengan data ante mortem,” tambah dr Adam.

Lebih lanjut, Kasubbid Dokpol Biddokkes Polda Jatim juga mengatakan, jika ditemukan data primer, seperti gigi dan sidik jari, itu sudah bisa memastikan identitas korban.

“Kalau tidak, kita cari data sekunder seperti tanda lahir, bentuk gigi, rambut, hingga tinggi badan,” ungkapnya.

Hingga saat ini, posko ante mortem telah menerima 62 laporan dari keluarga.

Dari jumlah tersebut, tim berhasil mengidentifikasi Tiga korban.

Kendati demikian, proses pencocokan data masih terus dilakukan dengan melibatkan Enam hingga Delapan petugas dalam setiap shift.

“Kendala terbesar biasanya pada pengumpulan data dan administrasi. Karena itu, kami aktif menghubungi keluarga untuk mencari tambahan informasi agar proses identifikasi bisa lebih cepat,” ujar dr. Adam.

Di lokasi yang sama, Kabid Humas Polda Jatim,Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan sejak menerima informasi kejadian pihaknya langsung mengerahkan personel untuk membantu penanganan peristiwa robohnya bangunan di Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.

“Upaya yang dilakukan tim DVI Biddokkes Polda Jatim dan Dokkes Polresta Sidoarjo ini menjadi bagian penting dari langkah kemanusiaan, guna memastikan para korban reruntuhan bangunan di lingkungan Pondok Pesantren Al Khoziny dapat segera teridentifikasi dengan benar,” tutup Kombes Pol Abast. (*)

Polresta Sidoarjo Terjunkan 40 Personel Samapta Bantu Evakuasi di Ponpes Al Khoziny

0

SIDOARJO – Proses evakuasi korban runtuhnya bangunan di kompleks Pondok Pesantren Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, terus dilakukan hingga Selasa (30/9/2025) malam.

Dari hari pertama pascakejadian hingga saat ini Polresta Sidoarjo Polda Jatim melalui Satuan Samapta ikut turun langsung membantu evakuasi sekaligus melakukan pengamanan di lokasi kejadian.

Kasat Samapta Polresta Sidoarjo, Kompol Yudhi Prasetyo, mengatakan pihaknya menerjunkan sekitar 40 personel untuk memperkuat pengamanan dan membantu jalannya proses evakuasi.

Personel disebar ke sejumlah titik strategis mulai dari pintu masuk, posko pengamanan, hingga mendampingi tim gabungan yang berada di area reruntuhan.

“Evakuasi kami laksanakan dengan penuh kehati-hatian, agar jika ditemukan korban selamat bisa segera mendapat perawatan,” ujar Kompol Yudhi.

Dalam pelaksanaan evakuasi ini, Sat Samapta Polresta Sidoarjo bersinergi dengan tim SAR Brimob Polda Jatim serta tim SAR dari Ditsamapta Polda Jatim.

Sementara itu Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan total ada 30 personel tim SAR kepolisian yang dibagi ke dalam Tiga regu.

Dikatakan oleh Kombes Pol Abast, Satu regu dari Brimob Polda Jatim, Satu regu dari Ditsamapta Polda Jatim, dan Satu regu dari Sat Samapta Polresta Sidoarjo.

“Setiap regu berisi 10 personel yang bekerja secara bergantian,” ujar Kombes Pol Abast.

Kabid Humas Polda Jatim mengatakan, pihak Kepolisian dalam hal ini Polda Jatim dan Polresta Sidoarjo juga berkoordinasi dengan tim evakuasi dari unsur lain, sehingga semua bisa berjalan sinergi.

Kombes Abast menegaskan, hingga saat berita ini ditulis, proses evakuasi masih berlangsung.

Pihaknya berharap upaya gabungan ini dapat segera menemukan seluruh korban dan memberikan kepastian bagi keluarga yang menunggu. (*)

Polda Jatim Kukuhkan 234 Pelajar Jadi Duta Kamtibmas, Siap Jadi Agen Perdamaian di Sekolah

SURABAYA – Polda Jawa Timur melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) resmi mengukuhkan 234 pelajar sebagai Pelajar Duta Kamtibmas (PDK) Provinsi Jatim.

Pengukuhan ini digelar di Surabaya, Selasa (30/9/2025), dengan tema “Pelajar Berdaya, Kamtibmas Terjaga”.

Para pelajar itu diberi pembekalan berbagai materi, mulai dari pencegahan tindak pidana anak, bahaya narkoba, etika berlalu lintas, bijak bermedia sosial, hingga wawasan kebangsaan dan pendidikan karakter Pancasila.

Sebanyak 234 pelajar dari perwakilan Polres/ta/tabes di wilayah jajara Polda Jawa Timur ikut serta dalam kegiatan ini.

Wakapolda Jatim Brigjen. Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H. yang membacakan amanat Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Nanang Avianto,M. Si berharap Pelajar Duta Kamtibmas mampu menciptakan suasana aman, nyaman, dan damai.

“Jadilah teladan, jauhi narkoba, bijak di media sosial, dan jadilah pemuda tangguh yang menjunjung tinggi nilai luhur,” tegas Brigjen Pol Pasma.

Sementara itu Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol Lafri Prasetyono menambahkan, program ini lahir sebagai langkah pencegahan pasca maraknya aksi unjuk rasa pelajar yang berujung anarkis.

“Jawa Timur menjadi provinsi pertama yang melaksanakan pengukuhan Pelajar Duta Kamtibmas dengan harapan mereka bisa menjadi agen perubahan dan penghubung antara Polri dan pelajar di sekolah,” ujarnya.

Para peserta juga mengikuti post-test, yang menghasilkan Enam pelajar terbaik, di antaranya Bintang Purba Pamungkas (SMAN 1 Blitar) dan Kezia Feodora Lumban Tungkup (SMAN 1 Sidoarjo).

Dalam testimoninya, Bintang menyampaikan rasa tanggung jawab besar sebagai Duta Kamtibmas.

“Mari bersama kita wujudkan Jogo Jawa Timur,” katanya.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak ,BNNP Jatim, Kemenag, Bakesbangpol, Kadiknas, hingga Komnas Perlindungan Anak.

Kehadiran lintas lembaga ini menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga ketertiban dan keamanan di kalangan pelajar.

Dengan dikukuhkannya 234 Pelajar Duta Kamtibmas, Polda Jatim menegaskan komitmennya bahwa keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab bersama. (*)

Kapolres Pasuruan Gelar Sambung Roso, Dengarkan Curhatan Anggota di Masjid Merah Pandaan

0

PASURUAN – Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan menggelar kegiatan Sambung Roso bersama seluruh pejabat utama (PJU) dan anggota Satlantas Polres Pasuruan di Masjid Merah Pandaan, Senin (30/9/2024).

Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mendengarkan langsung curhatan para anggota, baik terkait permasalahan kedinasan maupun persoalan pribadi, yang selama ini jarang tersampaikan secara terbuka.

“Saya ingin mendengar langsung apa yang dirasakan anggota, baik soal pekerjaan maupun urusan keluarga. Jangan takut atau malu. Dari sini kita bisa mencari solusi bersama,” kata Kapolres Pasuruan dalam sambutannya.

Dalam forum itu, sejumlah anggota menyampaikan keluhan. Ada yang merasa terbebani dengan padatnya jam kerja dan tugas pengamanan, sementara waktu untuk keluarga menjadi berkurang. Ada pula yang mengeluhkan sarana dan prasarana kerja yang dirasa masih kurang memadai.

Seorang anggota Satlantas menyampaikan, “Kami setiap hari harus turun ke jalan dari pagi sampai malam. Kadang ada rasa lelah dan waktu untuk keluarga jadi sangat sedikit. Harapan kami, ada pengaturan tugas yang lebih seimbang.”

Menanggapi itu, Kapolres menegaskan bahwa semua masukan akan ditampung dan menjadi bahan evaluasi. “Kalau ada masalah, sampaikan. Jangan dipendam, karena itu bisa berdampak pada kinerja dan hubungan kita dengan masyarakat,” tegasnya.

Menurut Kapolres, Satlantas adalah etalase Polri yang setiap hari berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, kondisi mental dan kesejahteraan anggota menjadi faktor penting agar pelayanan bisa maksimal.

Kegiatan Sambung Roso ini diharapkan menjadi agenda rutin di lingkungan Polres Pasuruan sebagai bentuk pendekatan humanis sekaligus memperkuat soliditas internal.

Bupati Ipuk Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

BANYUWANGI | Gempurnews.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Rabu (1/10/2025).

Upacara yang dimulai tepat pukul 07.40 WIB itu diikuti ratusan peserta dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Korpri, mahasiswa dan pelajar. Turut hadir Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono dan segenap jajaran Forkopimda setempat.

Di antaranya, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Dandim 0825 Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya, Danlanal Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso, Ketua DPRD I Made Cahyana Negara, dan anggota Forkopimda Banyuwangi lainnya.

Hadir pula Sekretaris Daerah Guntur Priambodo, para veteran, tokoh masyarakat, dan jajaran OPD Kabupaten Banyuwangi.

Dalam upacara itu, Bupati Ipuk bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara Kapten Laut (P) Akhdi Hidayat bertidak sebagai komandan upacara.

Usai menerima laporan dari komandan upacara, Ipuk selaku inspektur upacara memimpin sesi mengheningkan cipta untuk mengenang pahlawan revolusi.

“Untuk mengenang jasa para pahlawan dan pejuang-pejuang bangsa mengheningkan cipta dimulai,” kata Ipuk.

Setelahnya, Ipuk membacakan teks Pancasila yang diikuti oleh seluruh peserta dan tamu undangan. Dilanjutkan pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh petugas, dilanjutkan pembacaan Naskah Ikrar oleh Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara.

Sebagai bentuk penghormatan, di lokasi upacara juga dipajang foto-foto Pahlawan Revolusi. Mulai Jenderal TNI (Anumerta) Ahmad Yani, Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Raden Suprapto, Kapten Czi (Anumerta) Pierre Andreas Tendean, Kolonel (Anumerta) Sugiyono Mangunwiyoto, Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Mas Tirtodarmo Haryono, dan Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Siswondo Parman.

Ipuk menjelaskan, alasan memajang foto para pahlawan adalah untuk mengenang jasa-jasa mereka yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk mempertahankan ideologi Pancasila.

“Para Pahlawan Revolusi yang gugur itu demi mempertahankan ideologi Pancasila melawan gerakan Partai Komunis Indonesia. Ini harus kita hargai dan menjadi pegangan kita. Bahwa Pancasila adalah ideologi bangsa yang wajib kita pertahankan,” kata Ipuk usai upacara.

Bagi Ipuk, Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar peringatan sejarah, namun juga simbol ketahanan dan persatuan bangsa Indonesia.

“Peringatan ini harus kita maknai dengan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (*)

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Sebagai Momentum Memperkuat, Memperkokoh Semangat Kebangsaan

BARITO UTARA- Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyelenggarakan upacara hari Kesaktian Pancasila, yang bertemakan nasional.”Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”, dan tema pada Upacara Kesaktian Pancasila di Kabupaten Barito Utata, “Evaluasi Pelaksanaan Pemilihan Serentak tahun 2025 dan Rakor Pemutahiran Data Pemilih Berkelanjutan tahun 2025, dilaksanakan bertempat di halaman Kantor Bupati Barito Utara, pada Rabu (1/10/2025).

Upacara ini dihadiri Pj. Bupati Barito Utara yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Muhlis, Dandim 1013 Muara Teweh, Kolonel Inf. Agussalim Tuo, SH. M. IP, Kapolres Barito Utara, AKBP. Singgih Pebiyanto, SH. SIK, Staf Ahli Bupati Drs. Ardian, M. Pd, Asisten III Sekda bidang Administrasi Umum, para Prajùrit TNI- AD dan segenap kepala Perangkat daerah lingkup Pemkab Barito Utara.

Pada upacara kesaktian pancasila ini sebagai Inspektur Upacara, yakni Sekda Barito Utara Drs. Muhlis, Komandan Upacara Ataf Kodim 1013 Muara Teweh, Letda Inf. Apri Wijananto, Pembacaan Ikrar oleh Hepribidno, S. S dan Pembacaan UUD- 1945 oleh Bagaskara Arimurti, S. S serta pembacaan doa oleh Staf Kementrerian Agama Barito Utara. 

Setelah pembacaan Teks Pancasila oleh Inspektur Upacara. Pasukan diistirahatkan oleh Komandan Upacara  dilanjutkan dengan amanat Inspektur Upacara, oleh Pj  Bupati Barito Utara di bacakan melalui Sekda Drs. Muhlis menyampaikan bawa hari kesaktian Pancasia bukan hanya sekedar peringatan biasa, melainkan sebuah refleksi mendalam atas peristiwa yang terjadi pada tangal 30 September 1965, ketika bangsa indonesia mengalami ujian berat melalui upaya penghianantan terhadap idioligi Pancasila dan kedaulatan negara oleh gerakan 30 September/PKI. Peristiwa tersebut merupakan upaya untuk mengganti dasar negara dengan paham Komunis yang bertentangan dengan jiwa dan semangat bangsa Indonesia. 

Peristiwa ini mengajarkan kepada kita betapa sakti dan kuatnya nilai- nilai Pancasila dalam menyatukan bangsa yang beraneka ragam suku, agama, dan budaya. Pancasila bukan hanya dasar negara yang tercantum dalam pembukaan Undang- Undang Dasar 1945 juga pedoman hidup berbangsa dan bernegara yang harus kita jaga, diamalkan, dan wariskan kepada generasi penerus.

Di tengah tantangan globalisasi dan dinamika zaman yang kian kompleks, ancaman terhadap persatuan dan Idiologi Pancasila masih nyata baik dalam bentuk diintegrasi sosial, radikalisasi, maupun pengaruh idiologi asing. Oleh sebab itu, kita wajib memperkuat komitmen dan kesadaran kolektif untuk menjaga dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari- hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun institusi pemerintah. 

Pj. Bupati Barito Utara, melalui Sekda Drs. Muhlis berharap peringatan hari kesaktian Pancasila ini,  sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, memperteguh keimanan, dan memperkokoh semangat kebangsaan. Harapan kita bersama generasi muda terus menanamkan semangat persatuan, gotong royong, toleransi serta cinta tanah air dalam setiap langkah. 

Dengan demikian, Indonesia akan kian kuat menghadapi tantangan zaman, baik dari dalam maupun luar. Melalui semangat Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober ini, mari kita jaga persatuan bangsa, memperkuat rasa kebangsaan serta bersama- sama membangun Indonesia yang adil, makmur dan berdaulat.  (SS)