Home Blog Page 39

Sambut HUT ke-46, YKB Tanjung Perak Tanam Mangrove Pulihkan Lahan Kritis

TANJUNG PERAK – Kawasan pesisir Jalan Greges Timur, Kalianak Surabaya Utara kini memiliki benteng baru dari ancaman abrasi.

Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Cabang Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan aksi nyata pemulihan lahan kritis dengan menanam ratusan bibit pohon mangrove dan bakau di kawasan tersebut, Rabu (22/4/2026) pagi.

Aksi peduli lingkungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Ny Dina Wahyu.

Tak hanya sekadar menanam, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mencegah abrasi serta menjaga ekosistem laut di wilayah Surabaya Utara.

Ketua YKB Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Ny Dina Wahyu menjelaskan bahwa gerakan penanaman pohon ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari.

Menurut istri Kapolres Pelabuhan Tanjungperak tersebut, pemilihan lokasi di Kalianak didasari atas kondisi lahan pesisir yang memerlukan perhatian khusus.

“Kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan pesisir,” kata Ny Dina Wahyu.

Ia menerangkan, penanaman mangrove dan bakau ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas ekosistem laut serta memastikan kawasan pemukiman warga lebih terlindungi dari ancaman abrasi.

“Kami ingin lahan kritis di wilayah Greges dapat kembali produktif secara ekologis dan memberikan dampak ekonomi bagi warga pesisir melalui ekosistem laut yang lebih sehat,” tambah Ny Dina Wahyu.

Menariknya, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh jajaran pengurus Bhayangkari dan personel kepolisian.

Sejumlah siswa dari SMP Kemala Bhayangkari Surabaya serta unsur Forkopimcam Asemrowo turut terjun langsung ke lumpur untuk menanam bibit.

Keterlibatan para siswa ini diharapkan mampu memupuk rasa cinta lingkungan sejak dini.

“Melalui aksi ini menjadi pesan kuat akan pentingnya kolaborasi dalam menjaga keseimbangan alam, ” tambah Ny.Dina.

Setelah prosesi penanaman selesai, acara dilanjutkan dengan kegiatan bakti sosial (Baksos).

Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga sekitar, Yayasan Kemala Bhayangkari menyerahkan tali asih dan cinderamata kepada masyarakat setempat. (*)

Serah Terima Jabatan, Dua Direksi Perumda Tirta Mulia Pemalang Resmi Akhiri Masa Tugasnya

GempurNews | Pemalang – Perubahan besar terjadi di tubuh Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang. Dua pejabat direksi resmi mengakhiri masa tugasnya dalam acara pelepasan yang digelar di halaman kantor PDAM Tirta Mulia, Kamis 16 April 2026.

Pejabat yang purna tugas yakni Direktur Administrasi dan Keuangan Moch Arief Setiawan serta Direktur Teknik Julianto. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh pegawai PDAM Tirta Mulia.

Dalam sambutannya, Bupati Anom menyampaikan apresiasi atas dedikasi kedua direksi selama menjalankan amanah. Ia menilai kontribusi mereka turut menjaga keberlangsungan layanan air bersih bagi masyarakat Pemalang.
“Peran dan pengabdian yang telah diberikan sangat berarti bagi perusahaan. Hingga saat ini Perumda Tirta Mulia tetap hadir melayani masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati menargetkan perusahaan daerah tersebut mampu meningkatkan performa dan bersaing di tingkat nasional. Ia berharap Tirta Mulia dapat menembus peringkat 10 besar, bahkan 5 besar perusahaan air minum terbaik di Indonesia.

Sementara itu, kondisi internal perusahaan kini tengah memasuki masa transisi. Seluruh posisi direksi diketahui masih kosong dan belum diisi secara definitif.

Untuk menjaga roda operasional tetap berjalan, Dewan Pengawas sementara mengambil alih peran direksi. Agus Tofit ditunjuk menjalankan fungsi Direktur Administrasi dan Keuangan, Sarwo Edy sebagai pelaksana tugas Direktur Teknik, serta Moh. Sidik sebagai pelaksana tugas Direktur Utama.

Situasi ini menjadi titik penting bagi Perumda Tirta Mulia untuk melakukan pembenahan internal sekaligus memperkuat kinerja pelayanan ke depan.

Kartini Masa Kini, Ketua TP. PKK Sidoarjo Tegaskan Perempuan Harus Berpotensi Besar Tidak Menyerah Hadapi Tantangan

Sidoarjo | Gempurnews – Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi mengajak seluruh perempuan di Sidoarjo menjadi agen perubahan dalam peringatan Hari Kartini Tahun 2026 yang mengusung tema “Kartini Masa Kini: Saling Menjaga, Saling Menguatkan” di Pendopo Delta Wibawa pada Rabu (22/4/2026).


“Kami mengajak seluruh kader PKK dan perempuan di Sidoarjo untuk terus bersinergi, berkontribusi, dan menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Jadilah perempuan tangguh, kreatif, dan mampu menghadapi tantangan zaman dengan bijak,” tegasnya.


Menurutnya, peringatan Hari Kartini tidak sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengenang dan meneladani semangat juang R.A. Kartini dalam memperjuangkan hak perempuan, khususnya di bidang pendidikan dan kesetaraan gender.


“Semangat Kartini harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi perempuan di Sidoarjo. Perempuan masa kini dituntut menjadi pribadi yang cerdas, mandiri, dan berdaya tanpa meninggalkan peran sebagai ibu dan pendidik utama di keluarga,” ujarnya.


la menegaskan, melalui gerakan PKK perempuan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas keluarga. Keluarga yang kuat, menurutnya, akan melahirkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing. Dalam kesempatan itu, Sriatun juga mengapresiasi para peserta yang tampil anggun mengenakan kebaya. Ia menekankan bahwa kecantikan tidak harus mahal dan tidak hanya terlihat dari luar.


“Cantik itu dari hati. Perempuan memiliki hati yang penuh kasih dan memaafkan. Mari kita saling menghormati tanpa membedakan suku, agama, dan lainnya,” ungkapnya.


la juga menyoroti tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, khususnya di Jawa Timur. Menurutnya, peran orang tua sangat penting dalam
mencegah hal tersebut.


“Kita harus aktif bertanya kepada anak tentang perasaannya di sekolah. Jangan sampai anak lebih memilih curhat ke teman sebaya yang belum tentu memberikan solusi tepat. Diperlukan kerja sama antara orang tua dan pihak sekolah agar lingkungan belajar aman dan nyaman,” ujarnya.


Sriatun menegaskan, Hari Kartini menjadi momentum untuk membuktikan bahwa perempuan memiliki potensi besar dan tidak boleh menyerah menghadapi tantangan.
“Jangan takluk pada rasa putus asa. Kita harus optimis dan terus semangat. Semoga kita menjadi perempuan yang memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” katanya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sidoarjo, Ainur Amalia menyampaikan bahwa perempuan masa kini juga perlu memiliki kecerdasan dalam berpenampilan.
“Berdandan itu termasuk kecerdasan. Dengan berpenampilan yang anggun dan cantik tentunya kita memiliki value yang tinggi. Di rumah pun tetap perlu berdandan. Selain penting untuk penampilan, juga bisa lebih irit pengeluaran jika dilakukan dengan tepat,” ujarnya.
la mengapresiasi kegiatan Hari Kartini yang tidak hanya menampilkan sisi estetika, tetapi juga edukasi seperti praktik berdandan yang baik hingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya ucapkan selamat Hari Kartini. Tanggal 21 April bukan sekadar simbol, tetapi pengingat agar kita menjadi perempuan profesional, memiliki nilai tinggi, serta pondasi sebagai wanita hebat dan kuat,” tambahnya.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan talkshow kesehatan perempuan yang menghadirkan narasumber Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, M. Kes, Sri Andari dari Pokja IV PKK Kabupaten Sidoarjo, serta Dosen
Psikologi Universitas Muhammadiyah Gerdaning Tyas Jadmiko. Kegiatan peringatan Hari Kartini ini juga dirangkai dengan beauty class sebagai edukasi praktis bagi perempuan untuk merawat diri secara mandiri.

Kapolda Sumsel Pimpin Simulasi Terpadu Sispamkota dan Karhutla di Kayuagung.

Kayuagung, gempurnews.com — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan mengantisipasi potensi bencana melalui pelaksanaan simulasi terpadu Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Kegiatan tersebut digelar di halaman GOR Perahu Kajang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (22/4/2026).

Simulasi berskala besar ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., dengan melibatkan ratusan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, serta partisipasi elemen masyarakat.

Kegiatan ini dirancang sebagai langkah strategis untuk menguji kesiapsiagaan operasional, kecepatan respons, serta efektivitas koordinasi lintas sektoral dalam menghadapi situasi kontinjensi, baik gangguan keamanan maupun bencana lingkungan.

Dalam simulasi Sispamkota, diperagakan berbagai skenario penanganan gangguan kamtibmas, termasuk pengendalian massa dengan pendekatan humanis namun tetap tegas sesuai standar operasional prosedur.

Sementara itu, pada simulasi Karhutla, tim gabungan menunjukkan kemampuan pemadaman cepat melalui penggunaan peralatan khusus, serta koordinasi taktis dalam mendeteksi dan menangani titik panas (hotspot).

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar latihan rutin, melainkan bagian dari upaya komprehensif dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme personel di lapangan.

“Simulasi ini merupakan bentuk kesiapsiagaan kita dalam menghadapi berbagai potensi ancaman. Kita tidak boleh lengah. Penanganan Karhutla di OKI tahun 2026 harus mencapai target Zero Karhutla, yang hanya dapat diwujudkan melalui kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas secara bersama-sama,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor sebagai kunci utama keberhasilan dalam penanganan situasi darurat, baik yang bersifat keamanan maupun kebencanaan.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Presisi Polri dalam mendukung agenda strategis pemerintah, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan perlindungan lingkungan.

“Melalui simulasi terpadu ini, seluruh elemen disatukan dalam satu persepsi dan pola tindak yang sama. Tujuannya agar setiap personel memiliki kesiapan optimal ketikal menghadapi kondisi riil di lapangan,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur tetap (protap) penanganan di lapangan, guna mengidentifikasi kekuatan sekaligus potensi perbaikan dalam sistem respons cepat.

Kapolda Sumsel juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta atas dedikasi dan profesionalisme yang ditunjukkan selama pelaksanaan simulasi.

Polda Sumsel memastikan bahwa latihan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan, khususnya di wilayah-wilayah rawan Karhutla, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, kondusif, serta bebas dari ancaman bencana asap.

ALI IMRON

LKPJ Tahun 2025 Bupati Bondowoso Tegaskan Komitmen Perbaikan Tata Kelola APBD

Bondowoso,Gempur News- Dalam rapat paripurna penyerahan rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bondowoso Tahun 2026 atas pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Kegiatan yang berlangsung di Graha Paripurna DPRD Bondowoso Rabu (22/4/2026) ini menjadi momentum penting dalam evaluasi kinerja pemerintahan daerah.

Rapat paripurna tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bondowoso Abd. Hamid Wahid bersama Wakil Bupati As’ad Yahya Safi’, serta dipimpin oleh Ketua DPRD Bondowoso. Turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para wakil ketua dan anggota DPRD, staf ahli bupati, asisten Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah, hingga insan media.

Dalam forum tersebut, DPRD secara resmi menyampaikan sebanyak 57 butir rekomendasi terhadap LKPJ Bupati Tahun 2026. Rekomendasi ini merupakan hasil pembahasan mendalam terhadap pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, sekaligus bentuk konkret dari fungsi pengawasan legislatif terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Ketua DPRD dalam arahannya menegaskan bahwa rekomendasi yang disusun bukan sekadar formalitas, melainkan catatan strategis yang harus ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Pihaknya berharap rekomendasi tersebut dapat menjadi pijakan dalam meningkatkan efektivitas program pembangunan, transparansi anggaran, serta kualitas pelayanan publik di Bondowoso.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Abd. Hamid Wahid menyampaikan apresiasi atas kerja keras DPRD dalam merumuskan rekomendasi yang dinilai konstruktif dan komprehensif. Ia menilai, hubungan harmonis antara eksekutif dan legislatif merupakan kunci utama dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Seluruh rekomendasi yang disampaikan akan kami jadikan bahan evaluasi dalam penyusunan kebijakan ke depan. Ini penting untuk memastikan bahwa setiap program yang dijalankan benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah. Ia menyoroti pentingnya penyusunan anggaran yang akuntabel, transparan, dan profesional, guna menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa kebijakan pembangunan harus tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Bondowoso.

Rapat paripurna ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga refleksi bersama atas capaian dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah. Dengan adanya rekomendasi DPRD, diharapkan pelaksanaan APBD ke depan dapat lebih optimal, tepat sasaran, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Momentum ini sekaligus memperlihatkan komitmen bersama antara legislatif dan eksekutif untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Dengan sinergi yang terjaga, Bondowoso diharapkan mampu melangkah lebih maju dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,”jelasnya.(**)

Zen on Wheels, Edukasi Safety Riding dengan Sentuhan Mindfulness di Momentum Hari Kartini

Batam – PT Capella Dinamik Nusantara selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau menggelar seminar safety riding bertajuk “Zen on Wheels” pada 21 April 2026 di Universitas Internasional Batam. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya edukasi keselamatan berkendara sekaligus memperingati Hari Kartini dengan mengangkat semangat perempuan yang tangguh, mandiri, dan peduli keselamatan.

Seminar ini menghadirkan pendekatan yang berbeda dengan menggabungkan edukasi keselamatan berkendara dan konsep mindfulness atau kesadaran diri saat berkendara. Melalui tema tersebut, peserta diajak memahami bahwa keselamatan di jalan tidak hanya ditentukan oleh keterampilan, tetapi juga kondisi mental dan fokus pengendara.

Hadir sebagai narasumber, PS Kanit 3 SUBDITKAMSEL, IPDA Lady Natalia, yang menyampaikan pentingnya disiplin berlalu lintas serta kesadaran akan risiko di jalan raya. Ia menekankan bahwa keselamatan berkendara harus dimulai dari diri sendiri melalui sikap yang tertib dan bertanggung jawab.

Materi juga disampaikan oleh perwakilan Perkumpulan Praktisi Yoga Nasional Indonesia (PPYNI) Kepri, Mariaty Sthefany, yang membahas pentingnya menjaga ketenangan pikiran dan kontrol emosi saat berkendara. Pendekatan ini dinilai relevan untuk membantu pengendara tetap fokus dan tidak mudah terpancing situasi di jalan.

Sementara itu, Honda Safety Riding Instructor, Christofer Valentino, membawakan materi utama bertajuk “Zen on Wheels” yang mengajarkan metode dan seni berkendara dengan kesadaran penuh, di mana fokus dan ketenangan pikiran hadir dalam setiap perjalanan.

Kegiatan ini juga diikuti oleh komunitas Scoopy One Heart Community Kepri, khususnya para lady bikers, yang turut memeriahkan acara dalam momentum Hari Kartini. Sebelum mengikuti seminar, para peserta melakukan rolling city mengelilingi Kota Batam menggunakan Honda Scoopy menuju lokasi kegiatan.

Duri Yanto, Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mengedukasi masyarakat terkait keselamatan berkendara.

“Kami ingin menghadirkan pendekatan yang lebih menyeluruh dalam edukasi safety riding, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari kesiapan mental pengendara. Semangat Hari Kartini juga kami hadirkan sebagai pengingat bahwa keselamatan berkendara adalah tanggung jawab semua,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, mulai dari sesi pemaparan materi hingga diskusi interaktif. Para peserta tampak aktif dan menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap materi yang disampaikan, terutama terkait pentingnya kesadaran diri dalam berkendara

Melalui kegiatan ini, Honda berharap dapat terus mendorong terciptanya generasi pengendara yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki kesadaran dan kepedulian tinggi terhadap keselamatan di jalan raya.*(Gokkon)

Peringati HBP Ke-62, Lapas Batam Kumpulkan Kantong Darah untuk Kemanusiaan

Batam – Menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Lapas Kelas IIA Batam menggelar aksi donor darah bekerja sama dengan PMI Kota Batam pada Senin (20/04). Kegiatan yang dipusatkan di kantor PMI ini diikuti oleh jajaran pegawai sebagai wujud kepedulian sosial.

Kepala Lapas Batam menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk kontribusi nyata insan pemasyarakatan dalam membantu ketersediaan stok darah nasional. “Ini adalah bakti kami untuk masyarakat. Semoga setiap tetes darah yang didonorkan menjadi manfaat bagi yang membutuhkan,” ujarnya

Selain menjadi agenda rutin tahunan, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat pengabdian dan kepedulian kemanusiaan di lingkungan Lapas Kelas IIA Batam.(Gokkon)

Polres Probolinggo Kota Peringati Hari Kartini Bersama Pengemudi Ojol Perempuan

KOTA PROBOLINGGO – Peringatan Hari Kartini di Kota Probolinggo, Jawa Timur, terekam dalam potret yang berbeda.

Tidak ada kebaya atau seremoni formal di dalam gedung. Semangat emansipasi itu justru hadir di tengah deru mesin dan kepulan debu jalanan, tempat para pengemudi ojek daring perempuan menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk menopang ekonomi keluarga.

Pada momen tersebut, Kasat Lantas Polres Probolinggo Kota AKP Marjono memilih menanggalkan sekat birokrasi dengan menemui langsung para perempuan tangguh ini.

Pertemuan yang berlangsung di sela-sela aktivitas narik penumpang itu menjadi ruang dialog terbuka antara aparat penegak hukum dan para “Kartini jalanan”.

“Panjenengan (Anda) semua ini adalah Kartini masa kini. Setiap hari berada di jalan, menghadapi risiko demi keluarga, namun tetap berdiri tegak,” ungkap AKP Marjono memberikan apresiasi kepada para pengemudi di Mall Pelayanan Publik Kota Probolinggo, Selasa (21/4/2026).

Bagi kepolisian, sosok pengemudi ojek daring perempuan merupakan manifestasi nyata dari adaptasi perempuan di tengah kerasnya realitas ekonomi.

Emansipasi kini tidak lagi sekadar menuntut kesetaraan di ranah domestik maupun perkantoran, melainkan keberanian untuk terjun ke sektor informal yang penuh risiko fisik dan keamanan.

Namun, pengakuan atas ketangguhan tersebut dibarengi dengan penguatan edukasi.

Satlantas Polres Probolinggo Kota memandang komunitas ojek daring memiliki posisi strategis dalam membentuk budaya tertib berlalu lintas.

Sebagai kelompok yang paling intensif berinteraksi dengan aspal, perilaku mereka menjadi cermin bagi pengguna jalan lainnya.

“Jika pengemudi ojek daring tertib, hal itu akan menjadi preseden baik. Mereka adalah wajah jalanan yang paling sering dilihat masyarakat,” tutur AKP Marjono.

Langkah menyapa langsung para pengemudi ini menegaskan pergeseran paradigma kepolisian menuju pendekatan yang lebih humanis.

Fokus utama tidak lagi melulu pada aspek penegakan hukum atau penindakan di lapangan, tetapi lebih kepada pembangunan kesadaran kolektif melalui kedekatan emosional.

Para pengemudi menyambut positif langkah tersebut. Di tengah stigma dan tantangan pekerjaan yang maskulin, mereka merasa profesinya diakui sekaligus diingatkan bahwa keselamatan adalah modal utama dalam mencari nafkah.

Disiplin menggunakan perlengkapan standar dan etika berkendara bukan sekadar aturan, melainkan pelindung bagi tulang punggung keluarga.

“Peringatan Hari Kartini di jalan raya ini menjadi refleksi bahwa perjuangan perempuan terus bergerak secara dinamis,”lanjut AKP Marjono.

Menurut Kasat Lantas Polres Probolonggo Kota, di balik kemudi dan helm, para driver Ojol tidak hanya mengantar penumpang, tetapi juga mengusung harapan keluarga sembari membawa pesan bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. (*)

Polri Perkuat Kesetaraan Gender dan Peran Polwan di Misi Perdamaian Dunia Melalui PBB

0

Jakarta, 20 April 2026 — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya dalam mendorong kesetaraan gender dan pengarusutamaan peran Polisi Wanita (Polwan) sebagai bagian dari transformasi kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian dunia yang inklusif dan berkeadilan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan dengan delegasi United Nations Police Division yang dipimpin oleh United Nations Police Adviser Faisal Shahkar, yang berlangsung di Ruang Perjamuan Mabes Polri, Trunojoyo, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Faisal Shahkar menyampaikan bahwa peningkatan keterwakilan perempuan menjadi prioritas utama United Nations Police dalam misi perdamaian dunia.

“Kami mendorong peningkatan keterwakilan perempuan, termasuk pada posisi senior leadership dalam misi PBB. Indonesia memiliki potensi besar untuk berkontribusi lebih jauh dalam hal ini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa UN akan terus membuka ruang bagi pengembangan kapasitas Polwan melalui berbagai program, termasuk pelatihan kepemimpinan seperti Female Commander Training, sebagai bagian dari upaya membangun pipeline kepemimpinan perempuan di level global.

Sebagai langkah konkret, Polri secara aktif melaksanakan capacity building Polwan melalui pelatihan berkelanjutan, baik di dalam negeri maupun kolaborasi internasional, guna memastikan kesiapan personel perempuan dalam menghadapi dinamika tugas di wilayah konflik.

Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa Polri terus membuka ruang yang setara bagi Polwan untuk berperan tidak hanya pada fungsi pendukung, tetapi juga pada posisi operasional hingga kepemimpinan dalam misi internasional.

Salah satu capaian penting adalah keberhasilan penugasan AKP Fajar Yuliyanto sebagai Gender-Based Violence Adviser pada misi UNISFA, yang berperan dalam penanganan isu kekerasan berbasis gender serta perlindungan kelompok rentan di daerah konflik.

Dalam kontribusinya di lapangan, Polri saat ini menugaskan:

  • 140 personel Formed Police Unit (FPU) pada misi MINUSCA di Republik Afrika Tengah;
  • 51 personel Individual Police Officer (IPO) yang tersebar di lima misi, yaitu:
    • 14 personel di MINUSCA (Afrika Tengah);
    • 19 personel di UNMISS (Sudan Selatan);
    • 9 personel di MONUSCO (Republik Demokratik Kongo);
    • 6 personel di UNFICYP (Siprus);
    • 3 personel di UNISFA (Abyei).

“Polri berkomitmen untuk terus meningkatkan peran Polwan dalam misi internasional, termasuk melalui penguatan kapasitas, akses yang setara, serta kesempatan untuk menduduki posisi strategis di tingkat global,” ujar Wakapolri.

Sejalan dengan hal tersebut, Polri juga memperkuat jejaring internasional melalui keterlibatan aktif dalam International Association of Women Police, sebuah organisasi global yang berfokus pada penguatan kapasitas, jaringan, dan profesionalisme Polwan di seluruh dunia.

Polri telah berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan IAWP sejak tahun 2020 dan akan menjadi tuan rumah IAWP Conference 2026 di Bali, yang akan menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran dan posisi Polwan Indonesia di tingkat global.

Kolaborasi antara Polri, UN Police, dan IAWP juga sejalan dengan upaya global dalam mendorong peningkatan jumlah dan kualitas female peacekeepers, sekaligus memperkuat perspektif gender dalam operasi perdamaian.

Pendekatan berbasis gender ini dinilai tidak hanya meningkatkan efektivitas pelaksanaan misi, tetapi juga memperkuat pendekatan humanis dalam penanganan konflik, khususnya dalam perlindungan perempuan, anak, serta kelompok rentan lainnya.

Pertemuan ini menjadi momentum strategis bagi Polri untuk terus memperkuat kontribusi dalam misi perdamaian dunia, dengan memastikan bahwa nilai kesetaraan, inklusivitas, dan profesionalisme Polwan menjadi bagian integral dalam setiap penugasan internasional.

Ke depan, Polri optimistis bahwa melalui kerja sama yang erat dan berkelanjutan dengan PBB serta jejaring global, Polwan Indonesia akan semakin siap tampil dan berperan pada level kepemimpinan strategis dalam misi perdamaian dunia.

Kapolres Pasuruan Turut Serta Tanam Pohon Dalam Rangka HUT Yayasan Kemala Bhayangkari

PASURUAN – Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono bersama Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan dan Forkopimcam Rembang melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Waduk Kalisat, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, Rabu (22/4/2026) pagi.

Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dalam rangka HUT Yayasan Kemala Bhayangkari, HUT Bhayangkara, serta Hari Jadi Polwan ke-78

Kapolres Pasuruan menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

“Penanaman pohon ini adalah langkah konkret untuk menjaga keseimbangan alam,” ujarnya.

Ia menyampaikan, di tengah tantangan global seperti perubahan iklim, kerusakan hutan, dan meningkatnya polusi, langkah sederhana seperti menanam pohon memiliki peran strategis dalam memperbaiki kualitas lingkungan serta menjaga keberlangsungan kehidupan di masa depan.

Menurutnya, Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam mendorong pelestarian lingkungan. Hal ini diwujudkan melalui keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kapolres juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Ia menyebut keberhasilan pelestarian alam tidak dapat dilakukan secara individu, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen.

Selain penanaman pohon, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.