Pasanggiri Upacara Mapag Pangantén Kota Cimahi ke-5,Berlangsung Sakral,Meriah dan Agung

49 0

Cimahi,Sabtu(26/07/2025)
Gemuruh suara gamelan, lenggak-lenggok penari,meriahnya Seni sisingaan dan semerbak wangi bunga melati menjadi saksi meriahnya ajang Pasanggiri Kreasi Upacara Mapag Panganten Sunda ke-5, digelar di Gedung Technopark Baros,Cimahi selatan Kota Cimahi.

Acara tahunan yang dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi ini berhasil menarik perhatian publik Kota Cimahi Umumnya Jawa Barat.

Tidak Kurang Sebanyak 20 grup seni dan sanggar terbaik dari berbagai kabupaten dan Kota di Jawa Barat menampilkan kreasi terbaik mereka dalam menginterpretasikan dan mengimplementasikan prosesi sakral “Mapag Panganten” tradisi penyambutan pengantin khas Sunda yang sarat makna, filosofi, dan keindahan estetika dan aura positif.

Dari gerak tari yang anggun,lincah bahkan kocak diiringi oleh iringan musik tradisional, hingga kostum adat yang mempesona dan megah dari seluruh elemen menyatu dalam sebuah perhelatan budaya yang penuh semangat dengan tajuk Pasanggiri Mapag Panganten ke -5.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dalam sambutannya menyampaikan kebanggaan dan harapannya terhadap pelestarian budaya lokal.

“Hari ini, kita tidak sekadar mengadakan lomba, tapi merawat warisan leluhur,Mapag Panganten bukan sekadar tontonan, melainkan jati diri masyarakat Sunda yang perlu terus dijaga dan diturunkan kepada generasi muda,” ungkapnya.

Ngatiyana juga menambahkan dan menekankan pentingnya inovasi dan regenerasi dalam menjaga keberlanjutan seni tradisi.

“Kita dorong anak muda untuk tak hanya jadi penonton, tapi juga pelaku budaya. Kolaborasi antara pemerintah, seniman, dan masyarakat jadi kunci agar budaya ini tak sekadar dikenang, tapi terus hidup dan berkembang,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Disbudparpora Kota Cimahi dalam mewujudkan Cimahi sebagai kota yang berbudaya, beridentitas, dan membanggakan.

Kepala Disbudparpora Kota Cimahi,Achmad Nuryana menyatakan bahwa program serupa akan terus digelar dan diperluas cakupannya di masa mendatang.
“Ajang ini bukan sekadar kompetisi, tapi perayaan warisan budaya yang meneguhkan kembali nilai-nilai luhur di tengah modernisasi,
Dengan panggung Pasanggiri sebagai cerminan cinta terhadap budaya, Kota Cimahi bukan hanya kota militer dan teknologi, tapi juga Kota budaya yang bersinar di jantung Jawa Barat.”Pungkasnya.

Achmad Syafei

Related Post