PROBOLINGGO,
Kota ProbolinggoRapat Dengar Pendapat (RDP) kedua terkait polemik Homestay Hadi’s di ruang paripurna DPRD Kota Probolinggo kembali berlangsung tegang. Namun di balik panasnya forum, satu hal justru menjadi sorotan utama: DPRD secara terbuka mengakui tidak memiliki kewenangan untuk mengambil tindakan tegas.
Pengakuan itu disampaikan langsung Ketua Komisi I DPRD Kota Probolinggo, Isah Junaidah, di hadapan warga yang sejak awal datang membawa tuntutan jelas: penutupan homestay.
“Kami tidak punya kewenangan mencabut izin. Secara administrasi, izinnya lengkap. Yang bisa kami lakukan hanya sebatas peringatan dan rekomendasi pengawasan,” ujarnya.
Pernyataan tersebut sontak memicu kekecewaan. Pasalnya, RDP yang telah digelar untuk kedua kalinya kembali berakhir tanpa keputusan konkret. Tidak ada sanksi, tidak ada rekomendasi penutupan, bahkan tidak ada tenggat waktu penyelesaian.
DPRD hanya menawarkan solusi normatif: pengetatan seleksi identitas tamu dan pengawasan 24 jam oleh Satpol PP. Bagi warga, langkah itu dinilai tidak menyentuh akar persoalan dan hanya memindahkan tanggung jawab ke instansi lain.
Isah bahkan menyarankan warga menempuh jalur hukum apabila tetap menginginkan penutupan.
“Kalau warga tetap ingin menutup, silakan melalui mekanisme hukum, bisa sampai ke PTUN,” ucapnya.
Sikap ini mempertegas posisi DPRD yang cenderung berada di wilayah aman prosedural, bukan pada upaya penyelesaian konflik sosial yang sudah berlangsung bertahun-tahun.
Di hadapan DPRD, tokoh masyarakat dan Ketua MUI Kecamatan Kademangan, KH Taufik, meluapkan kekecewaannya. Ia menilai pemerintah daerah, termasuk DPRD, lamban dan tidak menunjukkan keberpihakan pada keresahan warga.
“Masalah ini bukan baru. Sudah sejak 2012. Tapi sampai hari ini, yang kami dapat hanya rapat demi rapat, tanpa keputusan,” tegasnya.
RDP kedua ini pada akhirnya kembali memperlihatkan jarak antara forum aspirasi dan tindakan nyata. DPRD memosisikan diri sebagai penonton regulasi, bukan penggerak solusi.
Rapat ditutup tanpa kesimpulan strategis. Homestay tetap beroperasi. Konflik tetap berjalan.
Dan publik kini mencatat satu hal: ketika tekanan warga memuncak, DPRD Kota Probolinggo justru menyatakan tangan mereka terikat.(ali)
DPRD Kota Probolinggo Akui Tak Punya Kuasa Tutup Homestay Hadis
Pelantikan Dan Pengukuhan Pramuka Garuda Golongan Siaga
Gempurnews | Pemalang – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan pramuka Pemalang menyelenggarakan pelantikan dan pengukuhan Pramuka Garuda di Aula Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah, ini merupakan saksi sejarah bagi para anggota golongan siaga yang berhasil meraih prestasi. pada hari Selasa (20/1/25).
Pelatikan dan pengukuhan ini menandai puncak perjuangan panjang para peserta yang telah melalui proses seleksi ketat dan menantang, mulai dari aspek pengetahuan kepramukaan, ketrampilan,kepemimpinan,hingga pengamalan nilai nilai Dasa Darma dan Tri Satya.
Sementara itu dalam sambutannya Kak Sukarso.S.H., selaku Ketua Kwarcab Pemalang dalam sambutannya berpesan untuk senantiasa menepati janji pada motto pramuka Garuda yakni Setia Siap Sedia.
Dan tak lupa untuk dapat terus menjadi contoh serta berguna bagi diri sendiri, masyarakat dalam pengalaman baktinya. Prestasi ini bukan akhir melainkan awal dari perjalanan panjang untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara. ” ucapnya
Acara Pelantikan dan Pengukuhan dihadiri oleh Camat Ampelgading, ketua Kwaran Kecamatan Ampelgading, Ketua Kwarcab berserta jajarannya dan ratusan peserta pramuka Garuda. Para peserta Pramuka Garuda Golongan Siaga yang di lantik sebanyak 178 anak dari 20 Gugus Depan (Gudep).
Selamat atas pelantikan dan pengukuhan Pramuka baru, semoga prestasi prestasi ini menjadi inspirasi bagi adik adik pramuka lainnya untuk terus berjuang dan meraih yang terbaik. (yn26)
Kapolres Ngawi Cek SPPG di Kasreman Pastikan Pemenuhan Gizi yang Higienis untuk MBG
NGAWI – Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., didampingi Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Ngawi Ny. Erine Prayoga, melaksanakan pengecekan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Ngawi 1 yang berada di Desa Cangakan, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, Selasa (20/1/2026)
Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan SPPG Polres Ngawi beroperasi dengan baik serta berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Ngawi meninjau langsung sarana dan prasarana, kebersihan lingkungan, kelengkapan fasilitas, serta proses pengelolaan pemenuhan gizi.
AKBP Prayoga Angga menegaskan bahwa keberadaan SPPG Polres Ngawi memiliki peran penting dalam mendukung pemenuhan gizi yang sehat dan berkualitas, khususnya bagi penerima manfaat.
Oleh karena itu, pengelolaan SPPG harus dilakukan secara profesional, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
AKBP Prayoga Angga Widyatama menyatakan bahwa pengecekan ini merupakan bentuk pengawasan dan perhatian pimpinan agar SPPG Polri dapat berjalan optimal.
“SPPG harus dikelola dengan baik dan sesuai SOP, sehingga mampu memberikan pelayanan pemenuhan gizi yang higienis, aman, dan berkualitas bagi penerima manfaat,” tegasnya pada Selasa ( 20/1/2026).
Melalui kegiatan ini, Polres Ngawi Polda Jatim berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan internal, khususnya dalam aspek pemenuhan gizi.
Hal ini, sebagai bagian dari upaya Polri dalam mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto dalam hal MBG (Makan bergizi Gratis) bagi masyarakat penerima manfaat dari SPPG Polres Ngawi. (*)
Pimpin Patroli Malam, Wakapolres Jember : Wujudkan Keamanan dan Kenyamanan Warga adalah Komitmen
JEMBER – Demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Wakapolres Jember Kompol Ferry Dharmawan turun langsung memimpin patroli malam bersama personel Polres Jember, Minggu malam (18/2/2026).
Patroli ini digelar sebagai langkah preventif, khususnya di tengah adanya kegiatan latihan bersama salah satu perguruan silat yang berlangsung di wilayah Kabupaten Jember.
“Wujudkan keamanan dan kenyamanan warga adalah komitmen tegas Polres Jember,” ujar Kompol Fery di sela pimpin patroli.
Ia menegaskan, kehadiran Polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas.
“Patroli rutin yang ditingkatkan ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk tindakan yang tidak diinginkan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan,” terang Kompol Fery.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Jember Ipda M. Zazim menjelaskan bahwa patroli malam ini merupakan bagian dari komitmen Polres Jember Polda Jatim dalam menciptakan situasi yang kondusif di tengah masyarakat.
“Kami melakukan patroli secara humanis dan dialogis, sebagai bentuk pencegahan dini terhadap potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Dengan kehadiran langsung pimpinan dan personel Polres Jember Polda Jatim di lapangan, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, serta situasi kamtibmas di Kabupaten Jember tetap terjaga kondusif. (*)
Kapolres Pasuruan Kota Kunjungi Wali Kota Adi Wibowo, Bangun Komunikasi Jaga Kamtibmas
KOTA PASURUAN – Pekan pertama menjabat sebagai Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si langsung melaksanakan silaturahmi dimulai dari unsur forum koordinasi pimpinan daerah ( Forkopimda).
Kali ini mantan Kapolres Blitar Kota itu berkunjung ke kediaman Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, S.Tp., M.Si. di Jalan Panglima Sudirman, Kota Pasuruan, Senin (19/01/2026).
AKBP Titus Yudho Uly mengungkapkan, pertemuan yang berlangsung hangat itu sebagai upaya memperkuat sinergitas antara Polri dan Pemerintah Kota Pasuruan.
AKBP Titus juga menyampaikan, silaturahmi tersebut menegaskan komitmen kedua institusi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Pasuruan.
“Kegiatan ini menjadi langkah awal saya sebagai Kapolres Pasuruan Kota dalam membangun komunikasi dan koordinasi yang output nya kondusifitas kamtibmas di Kota Pasuruan dapat terwujud dan terpelihara,” kata AKBP Titus di sela kunjungannya.
Didampingi Wakapolres Pasuruan Kota serta Para Pejabat Utama (PJU) Polres Pasuruan Kota, kehadiran jajaran pimpinan Polres Pasuruan Kota Polda Jatim ini menunjukkan untuk memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Dalam kesempatan itu, AKBP Titus Yudho Uly menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah merupakan kunci penting dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Kami siap meneruskan berbagai program kamtibmas yang telah berjalan dengan baik sebelumnya,” tegasnya.
Ia menyoroti pentingnya koordinasi intensif dalam menangani dinamika sosial masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota Polda Jatim.
Menurutnya, kerja sama yang solid akan memperkuat langkah strategis dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas.
“Sebagai pejabat baru di wilayah Kota Pasuruan, tentu dukungan dan kerja sama dari Pemerintah Kota Pasuruan sangat penting,” ujar AKBP Titus.
Ia juga menyatakan tetap komitmen dalam penanganan kasus-kasus yang menjadi atensi, demi terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, S.Tp., M.Si., menyambut positif silaturahmi tersebut dan memberikan apresiasi atas langkah cepat Kapolres dalam membangun kemitraan.
Ia menekankan bahwa sinergi pemerintah daerah dan kepolisian sangat penting dalam menunjang pelayanan publik dan pembangunan kota.
“Kami menyambut baik silaturahmi ini dan atas nama pribadi serta Pemerintah Kota Pasuruan, saya siap mendukung seluruh program kamtibmas demi terwujudnya Kota Pasuruan yang aman, nyaman, dan terus berkembang,” ujar Wali Kota Pasuruan.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, hubungan antara Polres Pasuruan Kota dan Pemerintah Kota Pasuruan semakin solid.
Keduanya berkomitmen meningkatkan kolaborasi demi menjaga stabilitas kamtibmas serta memberikan pelayanan optimal bagi seluruh masyarakat Kota Pasuruan. (*)
Dukung Penghijauan dan Lingkungan Sehat: PGRI Serahkan Ratusan Bibit Pohon Ke DLH Pemalang
Gempurnews | Pemalang – Dalam rangka hari jadi Kabupaten Pemalang ke 451 tahun melalui program penanaman satu juta bibit pohon, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Pemalang melaksanakan kegiatan penyerahan bibit tanaman kepada Dinas Lingkungan Hidup ( DLH) Kabupaten Pemalang,sebagai langkah kecil menuju Pemalang lebih hijau sehat dan Bercahaya.
Kegiatan penyerahan bibit tanaman diberikan secara langsung oleh Ketua PGRI Bapak Slamet S.pd.,M.Pd.,yang di dampingi jajaran pengurus PGRI dan di serahkan kepada perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pemalang. Senin (19/1/26) siang.
Ada sekitar 600 bibit tanaman yang di serahkan PGRI kepada Pemkab Pemalang melalui DLH terdiri dari berbagai jenis seperti 150 pohon buah manggis dan mangga, 50 pohon jambu, air, 50 pohon jambu kristal, 150 pohon jeruk dan anggur, 100 pohon cabe poya dan patai, 50 ketapang dan jengkol, 25 pohon blimbing, dondong dan duwet, 20 pohon Matoa dan salam, serta 5 pohon nangka. Pemilihan bibit ini disesuaikan dengan kebutuhannya agar tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga nilai ekonomi dan estetika.
Dalam prosesi penyerahan, ketua PGRI Slamet., S.Pd.,M.Pd., menyampaikan bahwa PGRI Kabupaten Pemalang dengan ini berkontribusi untuk mensukseskan program penanaman satu juta bibit pohon atau tanaman dalam rangka hari jadi Pemalang ke 451 tahun.
Dalam hal ini Slamet juga menjelaskan prosesi penyerahan ini di berikan langsung kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang natinya akan di distribusikan kepada masyarakat yang akan menanam. Di samping itu juga PGRI akan mengerahkan Bapak ibu guru dan anak anak di lingkungan sekolah di bawah yayasan PGRI secara serentak untuk mensukseskan program Pemerintah menanam sejuta bibit tanaman atau pohon.
Slamet berharap penyerahan bibit tanaman atau pohon nanti nya dapat menjadi warisan hijau yang terus tumbuh subur sehingga menghasilkan buah dan memberikan kesejukan bagi masyarakat serta lingkungan, dan pohon yang di tanam akan menjadi saksi kolaborasi antara PGRI dan Pemerintah daerah dalam mensukseskan program sejuta tanaman dan menjaga lingkungan yang lebih lestari. “ujarnya.
Slamet menambahkan keberhasilan kegiatan ini tidak hanya di ukur dari jumlah pohon yang di tanam,melainkan bagaimana semua pihak mampu merawatnya agar tumbuh subur dan memberi manfaat bagi kehidupan sekitar. “tambahnya.
” Mari Jadikan Hari Jadi Pemalang ke 451 tahun sebagai momentum memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat,bangsa dan negara bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas.
(yn26)
Apel Pagi Lapas Batam Dirangkai Penyematan Kenaikan Pangkat dan Penghargaan Pelayanan Kesehatan Gratis kepada Masyarakat
Batam — Lapas Batam melaksanakan apel pagi yang dirangkaikan dengan penyematan kenaikan pangkat golongan III serta pemberian penghargaan atas pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat oleh Tim Klinik Pratama Lapas Batam, Senin(19/1). Kegiatan berlangsung khidmat di lapangan apel dan diikuti oleh seluruh jajaran pejabat manajerial serta petugas Lapas Batam.
Penyematan kenaikan pangkat golongan III dilakukan secara langsung oleh Kalapas Batam kepada petugas yang dinilai telah memenuhi persyaratan administratif serta menunjukkan dedikasi dan kinerja yang baik dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Kenaikan pangkat tersebut menjadi bentuk apresiasi atas pengabdian sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam bekerja.
Pada kesempatan yang sama, diberikan penghargaan kepada Tim Klinik Pratama Lapas Batam atas kontribusi dan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat. Program pelayanan ini merupakan bagian dari upaya Lapas Batam untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar, khususnya dalam mendukung akses layanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.
Kepala Lapas Batam Yosafat Rizanto dalam amanatnya menyampaikan bahwa penghargaan yang diberikan merupakan bentuk pengakuan institusi atas kerja keras, kepedulian, dan dedikasi tim kesehatan yang telah melampaui tugas internal dengan memberikan pelayanan kepada masyarakat luas. Ia juga menegaskan bahwa kenaikan pangkat harus menjadi pemicu semangat untuk terus memberikan kinerja terbaik bagi institusi Pemasyarakatan.
“Kegiatan ini mencerminkan komitmen Lapas Batam dalam membangun sumber daya manusia yang profesional, sekaligus memperkuat peran pemasyarakatan sebagai institusi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kalapas. (Gokkon)
Polri Bergerak Tangani Banjir Cakung, Kerahkan 132 Personel, Perahu Taktis, Kendaraan 4×4, dan Dapur Lapangan Brimob
Jakarta Timur — Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui jajaran Polda Metro Jaya bergerak cepat dan siaga penuh dalam menangani banjir akibat hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Minggu (18/1/2026). Polri hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan keselamatan warga, kelancaran pelayanan kemanusiaan, serta terjaganya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Sejak banjir terjadi, personel Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur, hingga Polsek Cakung turun langsung ke lokasi terdampak bersama unsur TNI, Pemerintah Daerah, dan relawan. Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pasukan Brimob, Samapta/Sabhara, Tim SAR, serta Tim Rescue dan Dapur Lapangan (Randurlap).
Banjir menggenangi sejumlah titik di Kelurahan Rawa Terate, khususnya di RW 05, dengan ketinggian air mencapai 150 sentimeter. Untuk menjangkau wilayah yang terendam cukup dalam, petugas mengerahkan perahu taktis/karet, kendaraan patroli taktis 4×4, serta mobil dinas jenis Hilux guna mempercepat proses evakuasi, distribusi logistik, dan pelayanan medis.
Berdasarkan pendataan di lapangan oleh Polres Metro Jakarta Timur, seluruh warga RT 010/RW 05 Kelurahan Rawa Terate terdampak banjir, dengan total 279 kepala keluarga atau 880 jiwa. Sebagian besar warga memilih bertahan di rumah masing-masing (lantai dua) dan tidak berkenan dievakuasi, namun tetap mendapatkan pelayanan, pemantauan kesehatan, serta bantuan logistik dari petugas gabungan.
Pada pukul 14.00 WIB, Kapolres Metro Jakarta Timur melakukan pengecekan langsung pelayanan penanggulangan banjir di Jl. Kramayudha RW 05, Kelurahan Rawa Terate, guna memastikan seluruh upaya penanganan berjalan optimal dan terkoordinasi.
Dalam operasi kemanusiaan tersebut, total 132 personel dikerahkan, dengan rincian:
• TNI: 50 personel
• Polri, terdiri dari:
• SAR Brimob Polda Metro Jaya: 11 personel
• Dapur Lapangan Brimob: 15 personel
• Samapta Polda Metro Jaya: 10 personel
• Polres Metro Jakarta Timur: 25 personel
• Polsek Cakung: 15 personel
• Pol PP: 5 personel
• Tagana Sudin Sosial: 1 personel
Dalam rangkaian kegiatan, Dandim 0505/Jakarta Timur bersama jajaran TNI–Polri dan Pol PP turut melakukan distribusi sembako dan logistik kepada warga terdampak di RT 010/RW 05 dengan menggunakan perahu karet, mengingat tingginya genangan air.
Pada pukul 15.10 WIB, Dapur Lapangan Brimob Polda Metro Jaya dinyatakan selesai didirikan. Dapur lapangan tersebut ditempatkan berdekatan dengan Posko SAR yang dibangun Polri, sehingga memudahkan koordinasi antarpetugas serta mempercepat pelayanan konsumsi bagi warga terdampak dan personel di lapangan.
Selanjutnya, pada pukul 16.05 WIB, Kapolres Metro Jakarta Timur memimpin langsung distribusi logistik dan sembako, sekaligus mengevakuasi dua warga yang membutuhkan penanganan khusus, yakni Diman Budiman (lanjut usia) dan Frengky (sakit), menggunakan perahu untuk mendapatkan perawatan medis oleh Dokkes Polres Metro Jakarta Timur.
Distribusi bantuan selesai dilaksanakan pada pukul 17.15 WIB, dan pada pukul 17.30 WIB, personel SAR gabungan tetap bersiaga di lokasi banjir guna mengantisipasi perkembangan situasi dan memastikan keselamatan warga.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menegaskan bahwa Polri mengerahkan seluruh kekuatan dan sumber daya yang dimiliki untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak bencana.
“Polri hadir bersama TNI dan pemerintah daerah untuk memastikan warga terdampak banjir tetap mendapatkan pelayanan, bantuan logistik, serta rasa aman. Penempatan posko SAR dan dapur lapangan secara terpadu menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan di lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran Polri di tengah bencana merupakan wujud nyata pengabdian serta transformasi pelayanan kepolisian yang cepat, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Polri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, menjaga keselamatan diri dan keluarga, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Hingga saat ini, situasi di wilayah terdampak banjir di Kecamatan Cakung terpantau aman dan kondusif, dengan personel gabungan masih terus bersiaga.
Petugas Lapas Batam Gagalkan Penyelundupan Narkotika Lewat Aksi Pelemparan
Batam — Upaya penyelundupan narkotika ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam berhasil digagalkan berkat kewaspadaan dan kesiapsiagaan petugas pengamanan. Dalam dua kejadian terpisah pada Jumat malam (16/1/2026) dan Sabtu pagi (17/1/2026), petugas menemukan sejumlah barang yang diduga kuat merupakan narkotika hasil pelemparan dari luar area lapas.
Kejadian pertama terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 22.15 WIB. Petugas penjagaan Menara 3 mencurigai adanya dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor dan melemparkan bungkusan ke arah lapangan Blok D dari luar tembok lapas. Informasi tersebut segera ditindaklanjuti oleh regu jaga dengan melakukan pengejaran di sekitar lokasi serta penyisiran area dalam lapas.
Hasilnya, petugas menemukan sebuah bungkusan plastik yang diberi pemberat batu. Setelah dibuka oleh pejabat pengamanan, bungkusan tersebut berisi serbuk putih dan pil yang diduga merupakan narkotika jenis sabu dan ekstasi. Temuan ini langsung dilaporkan secara berjenjang hingga ke Kepala Lapas Kelas IIA Batam dan diteruskan ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau.
Sebagai langkah cepat, pihak Lapas Batam segera berkoordinasi dengan Satuan Narkoba Polresta Barelang. Petugas kepolisian tiba di lokasi pada malam yang sama untuk melakukan pemeriksaan awal, mengumpulkan keterangan petugas, serta mengamankan barang bukti guna proses penyelidikan lebih lanjut.
Tidak berselang lama, pada Sabtu pagi sekitar pukul 10.35 WIB, petugas kembali menemukan dua bungkusan mencurigakan saat pengawasan kegiatan kerja warga binaan di area branggang kebun. Bungkusan yang dilapisi aluminium foil tersebut berisi serbuk putih yang diduga narkotika serta beberapa paket ganja kering. Seluruh temuan kembali diamankan dan dilaporkan untuk ditindaklanjuti bersama aparat penegak hukum.
Kepala Lapas Kelas IIA Batam Yosafat Rizanto menegaskan bahwa keberhasilan penggagalan ini merupakan bukti nyata komitmen jajaran pemasyarakatan dalam memerangi peredaran narkotika di dalam lapas. Ke depan, pengawasan akan terus diperketat, terutama di titik-titik rawan pelemparan, serta dibarengi dengan peningkatan koordinasi bersama kepolisian.
Dengan deteksi dini dan respons cepat petugas, situasi keamanan dan ketertiban di Lapas Kelas IIA Batam hingga saat ini tetap terjaga dalam kondisi aman dan kondusif. (Gokkon)
Pimpin Apel Perdana, Kapolres Pasuruan Ingatkan Anggota Tak Menyalahgunakan Wewenang dan Tetap Mengayomi
PASURUAN – Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H. pimpin apel perdana setelah menjabat Kapolres Pasuruan baru di di Lapangan Sarja Arya Racana, Senin (19/1/2026).
Dalam amanatnya ia mengingatkan seluruh anggota agar tidak menyalahgunakan kewenangan dan tetap menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat.
Apel yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh Wakapolres Pasuruan Kompol Andi Purnomo, S.H., M.H., para Pejabat Utama (PJU), serta seluruh personel Polres Pasuruan.
Dalam kesempatan ini, Kapolres menyampaikan terima kasih atas terjaganya situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Pasuruan. Namun ia menekankan agar seluruh personel tetap menjaga integritas dalam bertugas.
“Jangan ada penyalahgunaan wewenang, pungutan liar, penggunaan kekerasan berlebihan, maupun pelanggaran HAM. Polisi harus hadir melindungi dan mengayomi masyarakat,” tegas AKBP Harto Agung.
Kapolres juga memerintahkan seluruh anggota untuk mematuhi Kode Etik Profesi Polri dan Peraturan Disiplin Polri, menjaga sikap serta tutur kata baik di dalam maupun luar kedinasan, dan mengutamakan pelayanan publik yang berintegritas.
“Citra Polri ditentukan perilaku kita sehari-hari. Jadilah teladan di tengah masyarakat dan jadikan tugas sebagai ladang ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa,” lanjutnya.
Selain itu, ia mengimbau personel menjaga kesehatan melalui olahraga rutin serta memperkuat soliditas antar fungsi kepolisian agar pelaksanaan tugas berjalan optimal dan profesional.
Apel perdana ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran Polres Pasuruan dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang bersih, tegas, dan dipercaya masyarakat. Kegiatan berakhir tertib dan personel kembali melaksanakan tugas masing-masing.
