Home Blog Page 1302

Kapolres Pasuruan Kedatangan Sejumlah Toga, Ormas Yang Siap Dukung Kinerja Polri, Dan Dilanjutkan Kegiatan Halaqah Kebangsaan Di Ponpes Wahid Hasyim

0

PASURUAN – Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K., M.Si. memimpin apel jam pimpinan di Mapolres Pasuruan, Senin (5/9/22), hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Pasuruan, para Kabag, Kasat, Kapolsek Jajaran, Kasi, Anggota Polri, dan ASN Polri Polres Pasuruan.

Pada kesempatan ini, Kapolres mengucapkan terimakasih atas pelaksanaan tugas Kepolisian di wilayah hukum Polres Pasuruan selama satu minggu sebelumnya yang berjalan dengan baik, aman, dan lancer, hal ini tentu ini tidak terlepas dari kerja keras dan dedikasi rekan-rekan dalam melaksanakan tupoksinya.

Di tengah kegiatan pelasaksanaan apel pagi, Kapolres Pasuruan dikejutkan dengan kunjungan mendadak dari rekan-rekan Toga yang tergabung Nawa Kartika, yang terdiri dari Banser, tokoh pemuda, Ulama dan beberapa elemen masyarakat yang di pimpin oleh K.H. Said Al Hudri selaku Ketua Nawa Kartika Kabupaten Pasuruan.

Maksud dari kedatangan rekan-rekan Nawa Kartika adalah untuk memberikan dukungan kepada Polres Pasuruan khususnya Kepolisian Negara Republik Indonesia yang sedang mendapatkan ujian atas kasus yang menjadi trending topik selama satu bulan terakhir.

Sebagai bentuk dukungannya, para anggota elemen masyarakat ini membagikan bunga mawar merah kepada seluruh anggota Polres Pasuruan yang sedang melaksanakan apel. Dan secara simbolis Gus Hudri Ketua Nawa Kartika juga memberikan bunga kepada Kapolres Pasuruan.

Dalam sambutannya, Gus Hudri menyampaikan bahwa Nawa Kartika dan ormas di Kabupaten Pasuruan tetap mendukung Institusi Polri dalam menjaga Harkamtibmas wilayah Pasuruan agar tetap kondusif, meskipun ada sebagian masyarakat yang kurang percaya kepada kinerja Polri.

Kapolres Pasuruan mengucapkan terimakasih atas dukungan semangat dari sejumlah ormas dan Toga kepada anggota Polres Pasuruan, dan berharap agar seluruh anggota Polres Pasuruan tetap melaksanakan tugas dengan baik dan Penuh dedikasi rasa tanggung jawab.

“Dengan situasi yang sedang terjadi saat ini, anggota Polres Pasuruan diharapkan jangan sampai ada yang melakukan pelanggaran sekecil apapun sehingga dapat mempermalukan Institusi serta keluarga Polri. Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT”, pungkasnya.

Selanjutnya, Kapolres Pasuruan bersama Ketua Nawa Kartika, dan Gus Wildan Selaku Pengasuh Ponpes Wahid Hasyim, PJU Polres Pasuruan, Kapolsek jajaran dan beberapa elemen masyarakat yang hadir di Polres Pasuruan bersama sama ke Ponpes Wahid Hasyim untuk melaksanakan Kegiatan Halaqah Kebangsaan.

Kegiatan Halaqah Kebangsaan ini juga di hadiri oleh beberapa Narasumber yakni Brigjen Pol. R. Ahmad Nur Wakhid Direktur Pencegahan BNPT RI, Ken Setiawan Pendiri NII Crisis Center, Niluh Putu Ary Pertami Djelantik Pegiat UMKM dari Bali.

Acara di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diikuti oleh seluruh tamu yang hadir, dan dilanjutkan dengan membunyikan musik tradisional angklung sebagai simbol dibukanya acara Halaqah Kebangsaan.

Sambutan diawali oleh Brigjen Pol. R. Ahmad Nur Wakhid, beliau mengatakan “Indonesia ini merupakan negara kesatuan dengan berbagai macam suku ras dan agama, maka dari itu wajib untuk kita menanamkan sikap Toleransi antar umat beragama demi mewujudkan Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.

“Jauhi segala bentuk paham radikalisme maupun terorisme, karena hal tersebut sangat bertentangan dengan landasan Idiologi Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa,” sambungnya.

Berikutnya Ken Setiawan juga menjelaskan bahwa pengaruh Radikalisme sekarang sudah menjalar kemana-mana, bahkan seorang Mahasiswa yang sangat cerdas di Universitaspun bisa terpengaruh oleh Radikalisme.

“Saya himbau kepada para orang tua harus selalu memantau aktivitas anaknya, baik yang masih sekolah menengah maupun kuliah, karena pengaruh Paham Radikalisme ini sangat berbahaya dan menimbulkan efek yang fatal bagi pengikutnya,” tutup Ken Setiawan.

Sambutan terakhir disampaikan oleh Niluh Putu Ary Pertami Djelantik yang mengatakan bahwa “Produk Dalam Negeri harus kita kembangkan dan utamakan sehingga bisa menembus Industri manca negara,” ungkapnya.

“Negara kita kaya akan hasil alam yang melimpah, maka dari itu upayakan membuat Produk khas Indonesia, bahan produk di ambil dari tanah indonesia, dan para pekerjanya pun harus asli warga Indonesia, hal tersebut bertujuan untuk mengenalkan produk dalam negeri sekaligus membantu UMKM di era digital saat ini guna menciptakan kesejahteraan masyarakat juga mengharumkan nama Indonesia di mata negara asing,” pungkasnya. (Humas)

Pewarta : Qomar
Editor : dhw_robhin

Wali Kota Cimahi Hadiri Pelantikan Ketua Tim Penggerak Pkk Kecamatan

0

CIMAHI – Senin(05/09/2022)
Wali Kota Cimahi, Letkol (Purn) Ngatiyana menghadiri kegiatan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan se-Kota Cimahi yang diselenggarakan di Aula Gedung A Kantor Pemerintah Kota Cimahi, Senin (05/09).

Serah terima jabatan sekaligus pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan dilaksanakan untuk periode kepengurusan 2022-2027. Ketua Tim Penggerak PKK yang dilantik adalah Susi Setianingsih, Nurlatifah dan Erna Rostiyana. Pelantikan TP PKK Kecamatan se-Kota Cimahi dilakukan secara langsung oleh Ketua TP PKK Kota Cimahi, Midjiati Ningsih.

Dalam sambutannya, Ngatiyana mengungkapkan apresiasinya pada pengurus dan anggota TP PKK Kota Cimahi yang telah menjadi mitra pemerintah dalam pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan keluarga, “Tim penggerak PKK adalah lembaga kemasyarakatan sebagai mitra kerja pemerintah dan organisasi kemasyarakatan lain yang berfungsi sebagai fasilitator, perencana, pengendali, dan penggerak pada masing-masing jenjang pemerintahan untuk terlaksananya program PKK,” tuturnya.

Sejak awal berdiri pada tahun 1972, PKK telah menjadi mitra kerja yang penting bagi pemerintah dalam melaksanakan setiap program pembangunan karena memiliki akses langsung kepada lapisan masyarakat hingga yang terkecil. Selama itu pula, PKK telah menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu mata rantai penting dinamika pembangunan di Indonesia.

“Untuk percepatan terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan dan partisipasi masyarakat, organisasi seperti PKK di semua tingkatan mulai dari provinsi, kota, kecamatan dan kelurahan juga Dekranasda mempunyai peranan dan peluang sangat besar dalam mengisi dan mewujudkannya,” lanjut Ngatiyana.

Senada dengan Ngatiyana, Midjiati mengungkapkan bahwa PKK memiliki peran penting dalam pembangunan sebuah kota, “Peran Tim Penggerak PKK terutama kader-kader dalam melaksanakan 10 program pokok PKK sangat penting, karena kader-kader PKK merupakan bagian dari Tim Penggerak PKK yang berhubungan langsung dengan masyarakat dalam melaksanakan penyuluhan dan pembinaan 10 program pokok PKK serta membantu kegiatan pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kota Cimahi,” tutur Midjiati.

Terkait hal tersebut, Midjiati berharap Tim Penggerak PKK di semua tingkatan dapat menyamakan visi, misi dan persepsi untuk bersama-sama menjadi mitra pemerintah dalam membangun dan mengharumkan nama Kota Cimahi, “Tim Penggerak PKK harus memiliki kerangka berpikir yang visioner yang selalu berpikir ke depan mempunyai sikap dan cara pandang baru, mau dan mampu menerima pembaharuan serta fleksibel bisa menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi mengikuti dinamika pembangunan,” tandasnya.

Achmad $
Sumber: (Bidang IKPS/Dy)
Editor : dhw_robhin

PT.BPO Sosialisasi dan  Konultasi Publik, Penyusunann Dokumen Amdal

0

BARITO UTARA- PT. Barito Palm Oil (BPO) Barito Utara(Kalteng) berkomitmen dalam pembuatan dan penyusunan dokumen betul-betul akan menjadi pedoman, bukan hanya sebagai salah satu syarat perizinan saja, tetapi  pedoman dalam pelaksanaan  pembangunan perkebunan pengolahan kelapa sawit yang ada di Kabupaten Barito Utara, ini untuk meningkatkan perekonomian masyarakat kedepan.

Hal ini disampaikan pimpinan PT. BPO, H. Jawawi,S.Hut pada kegiatan konsultasi publik Amdal (Analisis Dampak Lingkungan) pembangunan perkebunan dan Pengolahan kepala sawit PT. Barito Palm Oil (PT. BPO), yang telah dilangsungkan pada Aula Kantor Camat Teweh Tengah,Senin (5/9/2022).

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak ibu pada kegiatan konsultasi publik amdal pembangunan perkebunan dan Pengolahan kelapa sawit pada PT.BPO dan mudah-mudahan kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar, begitu juga nantinya dalam  penyusunan-penyususnan dokumen amdal yang dilaksanakan oleh konsultan bisa terlaksana dengan baik, secara administrasi dan ini akan menjadi pedoman  acuan bagi kami sebagai pelaksanaan dan apa yang harus dilaksanakan dan apa yang tidak boleh di jalankan,” katanya.

Pimpinan P. BPO, Jawawi mengharapkan pada kegiatan sosialisasi ini,  sama-sama berdiskusi, agar apa yang menjadi pembicaraan dan diskusi akan menghasilkan hal-hal baik bagi kita semua. “Bukan hanya bagi kami sebagai pemilik perusahaan dan konsultan, akan tetapi baik bagi masyarakat Kabupaten Barito Utara,” tuturnya.

Jawawi mengatakan, selama ini kita melihat perizinan perkebunan di Kabupaten Barito Utara hampir semuanya menimbulkan persoalan dan permasalahan dengan masyarakat.

Harapannya, dengan adanya investor yang masuk di Barito Utara dapat membuat warga masyarakat kita lebih nyaman, dan adanya  investasi untuk  berusaha mensejahterakan masyarakat. “Saya mengharapkan kehadiran PT. BPO di Barito ini tidak menimbulkan masalah nantinya dikemudian hari, tapi bagaimana kita bersama-sama menyelesaikan persoalan-persoalan dan masalah yang ada di warga masyarakat kita,” cetus Jawawi.

Sekretaris Daerah(Sekda) Barito Utara, Drs. Muhlis dalam sambutannya dibacakan melalui Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Barito Utara,DR.Ir. Rahmad Muratni, MP mengatakan, Kelapa Sawit memainkan peranan sangat penting dalam perekonomian Indonesia dan merupakan salah satu komoditas andalan dalam menghasilkan Devisa.

Disamping memberikan kontibusi yang cukup besar terhadap Devisa negara,perannya cenderung meningkat dari tahun ke tahun,” katanya.

Pembukaan lahan ini,merupakan kegiatan fisik awal terhadap areal lahan perkebunan. Semuanya ini sangat bergantung pada jenis Vegetasi, Topografi sarana dan peraserana pendukung,” ungkap Rahmad.

Kegiatan pembukaan lahan akan mengacu pada teknis sesuai dengan keputusan Dirjen perkebunan nomor : 38/KB.110/SK/DJ.BUN/05.95, tentang petunjuk teknis pembukaan lahan tanpa membakar dalam pengembangan lahan perkebunan,” jelasnya.

Kami juga mengharapkan, kepada seluruh Perusahaan pengolahan kelapa sawit yang ada di Barut, agar memperhatikan mekanisme peraturan tersebut, agar dampak lingkungan yang ditimbulkan dalam pembakaran lahan, baik berupa kebakaran hutan dan kabut asap tidak terjadi lagi.

Ditempat yang sama Kadis Lingkungan Hidup  Barito Utara, Ir. Edi Nugroho saat memberikan sambutan mengatakan, pihak perusahaan wajib membuat amdal. “Jadi Amdal adalah suatu alat atau perangkat untuk dapat melakukan pengolahan limbah,” kata Kadis DLH.

Selain itu juga, Analisis dampak lingkungan atau Analisis mengenai dampak lingkungan, adalah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup, yang diperlukan untuk proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha atau kegiatan di Indonesia. 

Suatu tujuan Amdal secara umum, adalah agar kegiatan atau pembangunan tidak berdampak negatif di setiap aspek lingkungan sekitar, atau setidaknya dampak buruk tersebut bisa tertangani dengan baik. Seperti kelayakan, sebuah rencana kegiatan dinilai dari dampak positif dan negatifnya.

Dikatakan Kadis LH untuk di ketahui beraama, bahwa lokasi kegiatan pembangunan perkebunan dan Pengolahan kelapa sawit PT. BPO yakni, di desa Pendreh, desa Sei Rahayu I, desa Sei Rahayu II Kecamatan Teweh, dan desa Karamuan  Kecamatan Lahei Barat dengan luas seluruh lokasi kurang lebih 6.063 Hektar. 

Kegiatan sosialisasi tersebut,dihadiri Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Barito Utara,DR.Ir.Rahmad Muratni, MP, Kadis Lingkungan Hidup(DLH), Camat Teweh Tengah, Jati Prayogo, Danramil Teweh Tengah, Kapolsek Teweh Tengah, Kapolsek Lahei Barat, Kadis Pertanian, Kadis PMPTSP, Kadisnekertrankop dan UKM, Dissos PMD, Kadis Ketahanan Pangan, Kepala Kantor ATR dan Pertanahan Nasional Barito Utara, Kepala KPHP Barito Tengah Unit IV dan VIII.  (SS)

Polda Jateng Bekuk 66 Pelaku Penimbunan Dan Pengoplosan Puluhan Ton BBM Bersubsidi

0

JAWA TENGAH – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah hari ini menggelar puluhan kasus penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsdidi dari berbagai wilayah. Ada 66 orang yang tersangka yang diamankan dari 50 jumlah kasus.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, dari pengungkapan ini setidaknya 11 miliar rupiah lebih potensi kerugian negara diselamatkan.

“Adapun barang bukti yang diamankan yakni solar bersubsidi sebanyak 81,9 ton, pertalite sebanyak 3,2 ton, mobil 38 unit, motor 6 unit, alat komunikasi 9 unit dan tandon kapasitas 1.000 liter sebanyak 40 buah,” kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/8/2022).

Adapun beberapa kasus yang menonjol yakni berada di Kudus. Polres setempat mengungkap adanya sebuah perusahaan membeli bio solar subsidi di sejumlah SPBU menggunakan beberapa mobil. Lalu solar dikumpulkan dan ditimbun untuk kemudian dijual ke industri.

Dalam kasus ini, dua tersangka diamankan salah satunya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN). Selain itu, 12 ton solar bersubsidi juga diamankan menjadi barang bukti.

Kasus lainnya yang menarik perhatian adalah penyelewengan yang dilakukan oleh oknum ASN di Pekalongan. Oknum tersebut bolak balik mengisi penuh tangki mobilnya solar. Polisi yang mengawasi lalu mengikuti oknum tersebut dan mendapati ternyata oknum tersebut memindahkan solar ke jerigen untuk dijual lebih mahal memanfaatkan kenaikan harga.

“Rata-rata motif para pelaku melakukan penyalahgunaan dan penimbunan BBM bersubsidi untuk mendapatkan keuntungan karena disparitas harga dan lemahnya pengawasan,” katanya.

Dedi menuturkan, Polri akan terus melakukan penegakan hukum tanpa pandang bulu terkait penyalahgunaan dan penimbunan BBM bersubsidi. Kemudian melakukan pengawalan dan monitoring terhadap pendistribusian BBM.

“Menempatkan personel Polri di pom bensin dengan tujuan agar masyarakat dapat diberikan pencerahan serta menyikapi secara positif dampak kenaikan harga BBM tersebut selain melakukan pengamanan objek,” katanya. (DIV HUMAS POLRI)

Editor : dhw_robhin

Ketum PP GP Ansor Menilai Kenaikan BBM adalah Opsi yang Realistis

0

SURABAYA – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) adalah opsi paling realistis untuk kebaikan negara dan rakyat. Hal itu diungkap oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat, GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas.

Gerakan Pemuda (GP) Ansor menilai kebijakan baru pemerintah yang menyesuaikan harga BBM per Sabtu (3/9/2022) merupakan langkah realistis yang harus diambil agar beban negara tidak kian berat.

Dengan pengurangan subsidi untuk BBM, maka keuangan negara diharapkan semakin sehat. Seperti diketahui, subsidi dan kompensasi negara untuk BBM dari APBN 2022 sudah meningkat hingga tiga kali lipat, yakni dari Rp 152,5 triliun menjadi Rp 502,4 triliun.

“Ansor memahami situasi ini memang tidak mudah untuk dihadapi, apalagi saat ekonomi belum benar-benar pulih akibat pandemi Covid-19. Namun kami yakin ini sejatinya adalah opsi paling realistis untuk kebaikan negara dan rakyat,” ujar Yaqut Cholil Qoumas, dikutip dari Berita Jatim, Senin (5/9/2022).

Menurut Gus Yaqut, panggilan akrabnya, kenaikan harga BBM khususnya pertalite, pertamax dan solar per hari ini adalah bentuk penyesuaian pemerintah terhadap harga minyak dunia yang kian melonjak.

Jika hal ini tak diantisipasi dengan serius, justru dikhawatirkan akan berdampak kurang baik terhadap situasi di dalam negeri, baik ekonomi, sosial, politik dan lain sebagainya.

Menurutnya, Presiden Joko Widodo pun telah menegaskan bahwa perubahan harga BBM ini adalah ikhtiar pemerintah untuk menempatkan subsidi kepada masyarakat yang lebih berhak, yakni kalangan bawah.

“Di sini jelas, di balik penyesuaian ini Ansor melihat ada komitmen kuat dari pemerintah untuk menata pos-pos subsidi yang awalnya dinikmati sekitar 70% kalangan menengah ke atas berubah untuk masyarakat bawah. Ini justru bentuk keadilan subsidi untuk rakyat,” tegasnya.

Gus Yaqut meminta agar kebijakan penyesuaian harga BBM ini benar-benar dilakukan dengan baik. Dia berharap kasus-kasus kebocoran subsidi tidak sampai terulang seperti yang selama ini terjadi.

Lebih dari itu, Ansor juga meminta agar pemerintah serius dalam mendistribusikan subsidi untuk rakyat kecil. Pengawalan dari masyarakat juga penting karena kompensasi pencabutan subsidi BBM biasanya dilakukan dalam program bantuan tunai seperti bantuan langsung tunai (BLT), bantuan upah pekerja dan lain sebagainya.

“Pemberian kompensasi adalah sebuah keniscayaan. Namun jangan sampai program ini tidak tepat sasaran atau diselewengkan. Karena ini akan menimbulkan masalah baru sehingga rakyat gagal tersentuh dari manfaat penyesuaian subsidi itu,”pungkas Gus Yaqut.

Sumber : Berita Jatim
Pewarta : Ageng
Editor : dhw_robhin

Bupati Berikan Apresiasi Ajang Matic Race 2022 Yang Digelar oleh Polres Nganjuk

0

NGANJUK – Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson, S.H., S.I.K., M.H. berharap lomba balap motor Matic Race 2022 Piala Kapolres Nganjuk menjadi katalisator kebangkitan prestasi dan ekonomi daerah.

Harapan itu disampaikan AKBP Boy Jeckson saat membuka lomba balap motor yang diikuti peserta dari berbagai provinsi tersebut,kemarin Minggu (4/9/2022).

“Sebelumnya, jajaran Polres Nganjuk menggelar Operasi Jayastamba dimana salah satu sasarannya adalah balap motor liar. Nah, kali ini dengan kegiatan Matic Race ini kami menyediakan wadah bagi anak-anak muda untuk menyalurkan minat dan bakat otomotif mereka,” ucap AKBP Boy Jeckson.

Kapolres Nganjuk menyebut balap motor kali ini adalah solusi bagi mereka yang hobi memacu adrenalin di mana semua berjalan dengan regulasi, lingkungan terkontrol, hingga standar keselamatan prima.

“Dari sini diharapkan ke depannya akan muncul bibit-bibit pebalap yang berprestasi. Di sisi lain, semoga kegiatan ini juga bisa memberi manfaat peningkatan ekonomi bagi masyarakat dan dapat menjadi katalisator kebangkitan Kabupaten Nganjuk,” ujarnya.

Adapun Nganjuk Matic Race 2022 melombakan total 22 kelas, termasuk untuk anak-anak dan perempuan. Pebalap perempuan juara nasional asal Bogor, Fisichella Kuswardani, turut tampil dan meraih juara pertama kelas 115 cc serta finis di peringkat kedua kelas 130 cc.

Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengapresiasi penyelenggaraan Matic Race Piala Kapolres Nganjuk 2022. Menurutnya, ajang seperti ini penting untuk menyalurkan minat anak muda Nganjuk ke jalur yang benar.

“Tentu saja acara yang digelar oleh Kapolres Nganjuk ini patut kita apresiasi. Dengan ajang ini, kreativitas serta minat anak-anak muda Nganjuk yang hobi dengan otomotif, khususnya balap motor, bisa tersalurkan dengan benar,” ujar Marhaen Djumadi .

Plt Bupati Nganjuk ini juga berharap semoga dari kegiatan yang diprakarsai POlres Nganjuk ini nantinya bisa lahir pebalap-pebalap berprestasi yang mengharumkan nama Nganjuk maupun Indonesia. (Hms)

Editor : dhw_robhin

Anggota Polres Kediri Kota Bersama Abang Becak Berhasil Gagalkan Aksi Bunuh Diri

0

KEDIRI KOTA – Aksi pria di Kediri Kota yang hendak melakukan percobaan bunuh diri di Jembatan Bandar Lor berhasil digagalkan oleh Anggota Sat Lantas Polres Kediri Kota yang sedang patroli melintas di lokasi tersebut.

Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi, S.I.K., M.H. melalui Kasi Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang Setyawan, S.H.mengatakan insiden itu terjadi Minggu (4/9/22).

“Saat itu tukang becak bernama Katiran (40) melihat korban datang jalan kaki dari timur dan mondar mandir beberapa kali di jembatan sebelah timur,” kata Ipda Nanang.

Selanjutnya sekitar pukul 10.30 WIB, seorang pengguna jalan berteriak di pangkalan becak dan memberitahu bahwa ada yang mau bunuh diri.

“Ada warga yang belum diketahui identitasnya akan melakukan percobaan bunuh diri di jembatan. Diketahui oleh abang becak di sekitar jembatan,”kata Ipda Nanang.

Pada saat kejadian, Katiran yang berada di warung kopi langsung berlari mencoba melakukan penyelamatan.

Dan kebetulan melintas anggota Satlantas Polres Kediri Kota di jembatan langsung berhenti dan melakukan penyelamatan bersama.

“Anggota Satlantas Polres Kediri Kota ini akan melakukan patroli rutin dan peninjauan SPBU, karena melihat insiden tersebut langsung berhenti dan melakukan upaya penyelamatan bersama warga dan berhasil,” tambah Ipda Nanang.

Saat diamankan, pria yang belum diketahui identitasnya ini hanya berteriak ingin mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di tiang jembatan.

“Ia berupaya gantung diri dengan menggunakan tali tampar warna biru,”jelas Ipda Nanang.

Pria yang berupaya bunuh diri itu diketahui mempunyai ciri kurus tinggi sekitar 160 Cm, celana panjang kain warna abu abu, kaus lengan panjang hitam dengan corak putih tersebut.

“Langsung diamankan oleh anggota, ditenangkan dan sempat dibawa ke tempat perawatan medis. Kendati sulit diajak komunikasi. Korban ini masih diamankan oleh anggota untuk ditenangkan dan ditanya identitasnya,”pungkas Kasi Humas Polres Kediri Kota ini. (Humas)

Editor : dhw_robhin

Sebanyak 205 Kepala Keluarga kesulitan Air Bersih, PMI Dan BPBD Jember Beri Bantuan 120 Ribu Liter Air

0

JEMBER – Kesulitan mendapatkan air bersih masih dirasakan oleh 205 kepala keluarga yang ada di kelurahan gebang dan jember lor, kecamatan patrang, jember. Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak, PMI dan BPBD Jember terus melakukan distribusi air bersih pada warga yang membutuhkan.

Pada minggu (04/09/22), keduanya baik dari PMI dan BPBD kembali melakukan distribusi air bersih pada warga yang ada di Jl. Manggar XI, Lingkungan Poreng RT 1,2,3 / RW 1 sebanyak 154 KK dan Jl. Manggar gang Jambu, Lingkungan Tegal Rejo RT 04/ RW 12, Jember Lor, Kecamatan Patrang sebanyak 51 KK.

Dengan membawa tempat air seperti bak, jerigen hingga galon bekas air mineral yang telah disiapkan sebelum truk tangki datang, seluruhnya di isi oleh warga yang selama ini membutuhkan air bersih untuk sehari hari, baik untuk mandi maupun air minum keluarga.

“Dengan adanya bantuan air bersih dari PMI dan BPBD, warga disini tidak lagi kebingungan untuk mendapatkan air untuk minum sehari hari, ” kata Misnanto, salah seorang warga saat ditemui.

Truk tangki air dari PMI dan BPBD masuk ke lokasi terdampak dengan melewati jalan kecil untuk memudahkan warga mendapatkan air tanpa harus mengangkutnya dari lokasi yang cukup jauh. “untung truk tangki bisa masuk meski jalan sangat sempit, jadi kita tidak perlu jauh untuk membawa air ke rumah, ” tambah Sumiati, warga yang sedang mengambil air.

Sebanyak 120 ribu liter air bersih di distribusikan ke warga terdampak yang ada di dua kelurahan di kecamatan patrang. Bantuan yang sama terus dilakukan oleh PMI dan BPBD jember hingga sumur milik warga yang kering kembali mengeluarkan air yang bisa dikonsumsi untuk kebutuhan sehari hari.

“Kami dari PMI akan terus membantu warga terdampak untuk mendistribusikan air bersih yang saat ini sangat dibutuhkan oleh mereka. Begitu juga dengan BPBD, juga melakukan hal yang sama guna meringankan beban warga di kecamatan patrang, “ujar Dr.H.Mohammad Thamrin, SE,MM Ketua PMI Jember. (Son)

Editor : dhw_robhin

Polda Jatim Klarifikasi Video Viral Anggota PJR Bersitegang dengan Pengendara Pajero

0

SURABAYA – Beredar video viral di media sosial, petugas Pjr bersitegang dengan seorang pengemudi Pajero yang terjadi di jalan tol Lebani Gresik pada hari Sabtu (3/9/2022).

Berdasarkan video berdurasi 2 menit 20 detik yang beredar di media sosial itu terlihat seorang pria berkaus lengan pendek warna hitam yang tampak keluar dari mobil jenis SUV Mitsubishi Pajero Sport warna putih.

Pria berkacamata hitam itu, juga tampak memulai percakapan dengan seorang pria yang sedang melakukan perekaman video tersebut.

Diduga, yang merekam video tersebut adalah seorang sopir kendaraan lain yang diduga terkena sanksi tilang karena pelanggaran lalu lintas.

Dari komunikasi dua arah yang terjadi diantara mereka. Pria berkaus hitam tersebut berusaha meyakinkan si perekam video, untuk berani melakukan protes terhadap seorang petugas PJR yang sedang berada di dalam mobil patrolinya.

“Ojo wedi-wedi karo Polisi. Ayo runu,” ujar pria berkaus hitam atau sopir Pajero. “Lek dijaluk piye,” jawab si perekam video. “Aku sing tanggung jawab,” bantah tegas dari sopir Pajero.

Setibanya mereka mendatangi mobil patroli petugas kepolisian Satuan PJR berwarna biru muda itu.

Sopir Pajero mulai mengkonfrontasi petugas PJR yang tampak berada di dalam mobil. Dengan menyebut, bahwa petugas PJR tersebut baru saja meminta uang sopir kendaraan lain atau si perekam video tersebut.

“Bapak, tadi minta 500 ribu. Coba keluarkan. Ayo video’o-en. Heh bapak polisi,” ucap sopir Pajero, seraya beberapa kali mengetuk kaca hitam mobil patroli petugas yang tampak dalam keadaan tertutup, lalu mengambil ponsel dari saku celananya dan berusaha merekam kondisi di dalam kabin mobil petugas polisi.

Setelah itu terdengar suara mesin mobil patroli petugas PJR tersebut menyala. Kemudian, mobil petugas polisi itu melaju pelan seperti berupaya meninggalkan dua orang yang sedang mengejarnya.

Namun, upaya tersebut, tampak diurungkan oleh si petugas PJR. Lalu, sesaat kemudian, sosok petugas yang menjadi sasaran protes kedua sopir tersebut, keluar dari mobil dan berusaha menjelaskan duduk persoalannya.

“Hehehe. turun pak turun pak. Ini selesaikan dulu. Tadi anda minta 500 ribu,” teriak sopir Pajero.

Seperti menjadi tertuduh dari dua orang sopir tersebut. Si petugas polisi itu, berusaha menanggapinya, bahwa tuduhan tersebut tidak pernah dilakukannya.

Ia kembali menegaskan kepada si sopir Pajero itu, bahwa sopir kendaraan yang bertindak sebagai perekam video itu, tetap akan dikenai sanksi tilang karena pelanggaran lalu lintas tertentu.

Bahkan, petugas PJR tersebut sempat terdengar meninggikan nada suaranya saat melihat si sopir Pajero dan si perekam video berusaha memasuki ruang kabin mobil patrolinya dengan menuduh bahwa terdapat uang hasil penindakan tilang dari pengendara lain, sebelum mereka.

“Dalem-dalem. Enggak ada. Saya tidak minta pak. Tidak. Uang saya itu pak,” jawab oknum polisi.

Menyadari percekcokan tersebut semakin di luar kendali, dan ia juga tak ingin terlibat polemik itu berlarut-larut. Petugas polisi itu, berupaya kembali masuk ke dalam mobil patroli.

Namun, keputusan itu, malah membuat kedua orang sopir itu makin berang. Si perekam video sempat mengumpat kepada anggota PJR, dengan sebutan yang tidak patut.

Karena, si petugas PJR tersebut, diduga melakukan penindakan di luar jalur jalan tol. Dan menganggap, petugas polisi tersebut sempat melakukan pemerasan.

“Enggak itu ada di surat itu. Polisi maling itu. Sampean itu kalau salah enggak mungkin lari pak. Kalau salah itu enggak melarikan diri pak,” protes si perekam video tersebut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan, insiden perseturuan dalam video viral tersebut, terjadi di Pos PJR Tol Lebani, Kabupaten Gresik, sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu (3/9/2022) kemarin.

Diduga perekam video itu merupakan sopir mobil bernopol S-8297-V berinisial PAW (19) warga Bakung Temenggunan, Balong Bendo, Sidoarjo.

Sedangkan, petugas PJR yang menjadi objek sasaran konfrontasi dalam video tersebut, berinisial Brigadir SA.

Sementara, pria berkaus hitam lengan pendek, bercelana pendek di atas lutut, dan bersepatu yang menaiki mobil Pajero tersebut, belum diketahui identitasnya.

Menurut Kombes Pol Dirmanto, sopir mobil pick up berinisial PAW tidak terima kendaraannya dikenai sanksi tilang karena tidak dapat menunjukkan SIM, STNK masa berlaku habis, pajak tidak dibayar dan KIR juga tidak ada.

Pada beberapa saat kemudian, petugas Polisi yang sama yakni Brigadir SA, juga melakukan penindakan terhadap pengemudi mobil Pajero yang diketahui melakukan pelanggaran karena melintas di lajur yang tidak seharusnya.

Kombes Pol Dirmanto mengungkapkan, sopir Pajero memprovokasi sopir mobil PAW untuk melakukan protes dan konfrontasi yang didokumentasikan melalui ponsel pribadi milik PAW.

“Iya kejadiannya itu, mereka berdua melakukan pelanggaran. Kemudian seperti diprovokasi sama dia (sopir Pajero). Kalau sopir satunya gak bawa surat-surat, kayak SIM. Dan pelatnya itu, iya STNK mati,” tandasnya.

Kombes Pol Dirmanto juga menegaskan, petugas Polisi Brigadir SA tidak melakukan tindakan pemerasan seperti yang dituduhkan kedua belah pihak, dalam video viral tersebut.

Brigadir SA berupaya tetap memberikan sanksi tilang kepada PAW dengan membawanya ke Pos PJR terdekat, yang berlokasi di dekat Pintu Tol Lebani.

“Petugas sedang melakukan penindakan. Dia sejak awal gak mau diajak damai, makanya dibawa ke pos PJR lebani, untuk tilang, tapi malah divideo,” ungkapnya.

Guna meluruskan hal tersebut,laanjut Kombes Dirmanto, pihak Polda Jatim sudah memintai keterangan dan klarifikasi dari pihak sopir atau perekam video, PAW.

Pihak PAW sudah membuat pernyataan tertulis mengenai kronologi insiden tersebut terjadi. Kemudian, pengakuannya atas pelanggaran peraturan lalu lintas yang dilakukannya. Hingga bagaimana video tersebut, dapat beredar luas di medsos.

Sopir mobil PAW telah membuat pernyataan secara tertulis dalam dua lembar kertas yang dibubuhi tanda tangan beserta materainya.

Surat pernyataan tersebut, berisi penjelasan lengkap sekaligus pernyataan sikap dirinya pribadi atas terjadinya insiden tersebut.

Bahwa, peristiwa perseteruan itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, pada Sabtu (3/9/2022) kemarin.

PAW mengakui, bahwa dirinya terkena sanksi tilang karena tidak membawa SIM dan kendaraan yang dikemudikannya saat itu masa berlaku pelat nopolnya atau STNK, habis.

Kemudian, PAW berusaha menyelesaikan masalah pelanggaran tilangnya secara kekeluargaan. Namun, pihak petugas polisi, Brigadir SA, menolak.

Saat itu pula, PAW melihat Brigadir SA juga menindak pengendara lain yakni pengemudi Pajero warna hitam yang diketahui melanggar lajur jalan yang dilarang untuk dilewati kendaraan masyarakat umum.

Mendapati bahwa nasibnya sama dengan si pengemudi mobil Pajero tersebut. PAW kemudian menceritakan penindakan tilang yang dialaminya.

Dan ternyata, dari hal tersebut, menjadi asal mula video yang viral tersebut dibuat hingga beredar luas di medsos.

PAW mengaku, dirinya hanya disuruh merekam perseturan antara sopir Pajero tersebut dalam bentuk video. Kemudian, video tersebut dikirim ke pihak pengemudi Pajero. Dan ia menegaskan, pihaknya yang menyebar video peristiwa tersebut ke medsos, bukanlah dirinya.

Berikut Surat Pernyataan PAW yang dibuat untuk Satuan PJR Ditlantas Polda Jatim
: “Menerangkan pada hari ini Sabtu 3 September 2022 sekitar jam 14.00 saat saya mengemudikan kendaraan roda empat di jalan balap Honda Sidoarjo dengan nopol S-8297-V diberhentikan oleh petugas yang bernama Brigadir Safarudin dikarenakan kendaraan saya STNK-nya mati dan tidak membawa SIM selanjutnya saya ditindak petugas dengan tilang dan saya berinisiatif secara kekeluargaan tetapi tugas polisi tidak mau meneruskan di bawa ke Tol Lebani.

Kombes Pol Dirmanto juga mengungkapkan, pihaknya masih melakukan pencarian terhadap sosok tersebut untuk dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut.

“Itu sudah kami mintai keterangan (sopir mobil atau perekam video). Kalau yang sopir Pajero masih lidik kami masih cari orangnya,” pungkas Kepala Bidang Humas Polda Jatim ini (Humas Polri)

(Qomar)
Editor : dhw_robhin

Berbagai Elemen Masyrakat Di Jatim Dukung Kebijakan Pemerintah Terkait Penyesuaian Harga BBM

0

SURABAYA – Kebijakan pemerintah menaikan harga BBM bersubsidi disikapi oleh sebagian besar masyarakat di Jawa Timur dengan biasa saja.

Bahkan sebelum kebijakan penyusaian itu ditetapkan, para aktivis Mahasiswa Surabaya membuat Focus Group Discussion (FGD) dengan mengambil tema “Telaah Kebijakan Penyesuaian Harga BBM Dalam Perspektif Sosial Ekonomi” di Suzana Corner Dinoyo Surabaya, pada Kamis (1/9/2022) yang lalu.

“Jadi diskusi bersama ini sebagai media alternatif bagi para aktivis sehingga tidak melulu gerakan mahasiswa harus di jalanan, dan harapannya kita bisa saling bertukar pandangan dan muncul gagasan yang solutif” kata Yodi seperti dikutip dari media BeritaJatim

Yodi menjelaskan bahwa sebagian besar dari peserta ternyata cukup memahami terhadap rencana kebijakan pemerintah melakukan penyesuaian harga BBM.

Begitu pula Puluhan anggota organisasi masyarakat (Ormas) Garuda Kencana Nusantara Indonesia (GKNI) Surabaya, menggelar aksi damai di wilayah Tandes, Surabaya, menyikapi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar, Jumat (2/8/2022) sore.

Dalam aksinya, mereka membagikan brosur yang berisi tulisan ajakan terhadap masyarakat untuk menyikapi hal tersebut dengan kepala dingin. Selain itu, juga berisi tabel yang menunjukkan harga BBM di Indonesia masih murah dibanding Hongkong, Singapura, Thailand dan Vietnam.

“Maka dari itu, mari kita mendukung program pemerintah ini untuk melanjutkan hidup berbangsa dan bernegara. Kenaikan BBM ini untuk semua masyarakat. Mari kita bersama-sama mendukung apa yang sudah diprogramkan oleh pemerintah,” ajak Ketua GKNI Surabaya, Muadi dikutip dari media Realita dan Zona Surabaya.

Tak ketinggalan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia Wilayah Jawa Timur (IKAPPI Jatim) juga mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah terkait penyesuaian harga BBM bersubsidi dengan tujuan pemulihan ekonomi rakyat.

Hal tersebut seperti disampaikan oleh ketua IKAPPI Jatim Agus Susilo dalam acara sosialisasi rencana penyesuaian harga BBM dalam rangka pemulihan ekonomi di Surabaya.

“Kami dukung sepenuhnya apa yang menjadi kebijakan pemerintah. Pemerintah tentu sudah menghitungnya, namun yang kami harapkan agar pengalihan subsidinya bisa tepat sasaran untuk menjaga daya beli masyarakt,” terang Agus Susilo dikutip dari tvone news,Kamis (1/9/22) yang lalu.

Begitu pula sikap dari DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Tuban tak menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah,

“Kami tidak menolak kenaikan BBM, karena kondisinya memang demikian,” ujarnya dikutip dari Tribun Jatim, Minggu (4/9/2022).
Keputusan pemerintah menaikkan harga sejumlah harga Bahan Bakar Minyak (BBM) juga ditanggapi santai oleh sebagian warga Kota Malang. Asal stoknya tak langka, warga tak resah dengan adanya kenaikan harga.

Bahkan di sejumlah SPBU, seperti SPBU Universitas Muhammadiyah Malang dan SPBU Soekarno Hatta di kecamatan Lowokwaru hanya ada antrean yang wajar, ekornya tak sampai mengular ke jalan raya.

Seorang pengendara motor lain bernama Samani juga mengungkapkan hal yang sama. Baginya, yang terpenting stok BBM tidak sampai kosong. Sebab yang susah adalah ketika harga dinaikkan, tetapi BBM langka.

“Sudah biasa, yang penting persediaan BBM tidak langka,” ujarnya saat diwawancarai wartawan RRI Malang,Sabtu (3/9/22).

Beberapa sopir angkutan barang di wilayah Kabupaten Magetan yang kendaraannya berbahan bakar solar mengaku tak mempermasalahkan, namun beda respons terhadap kenaikan harga Pertalite dan Pertamax.

Salah satunya Suwarno, pengemudi pikap angkutan sayur mayur yang saat itu baru paham bahwa solar yang digunakan untuk bekerja tiap harinya ternyata naik dari Rp5.150 per liter jadi Rp6.800 per liter.

“Ya baru tahu jika naik hari ini pas mau ngisi solar. Tapi nggak masalah, ini bisa kami maklumi, toh naiknya gak sampai dua ribu rupiah. Jika gak naik malah pasokan tidak lancar sehingga harus ngantri menghabiskan waktu. Kami malah rugi waktu dan tenaga,” kata Suwarno dikutip dari Berita Jatim, Sabtu (3/9/2022).

Tak ketinggalan, J.B Amiranto akademisi UNTAG juga menegaskan, kenaikan harga BBM tidak dapat terhindarkan sebagai akibat dari ekonomi global.

Hal itu seperti ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi rencana penyesuaian harga BBM dalam rangka pemulihan ekonomi di Surabaya yang diadakan oleh Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Jawa Timur pada Kamis (1/9/22) yang lalu.

“Tentunya pemerintah telah menghitung, dan ini juga sebagai efek domino dari dampak ekonomi global, terutama perang Rusia dan Ukraina,”ujar Amiranto.

Ia berharap subsidi bisa tepat sasaran,karena Subsidi tepat sasaran tentu akan dapat menyelematkan masyarakat rentan,.

“Subsidi tepat sasaran tentu akan dapat menyelematkan masyarakat rentan, sehingga ekonomi dapat terus bergerak,” pungkasnya. (Ageng)

Editor : dhw_robhin