BONDOWOSO– Pemerintah Desa Grujugan lor Kecamatan Jambesari darus sholah Kabupaten Bondowoso pada Senin, 14 maret 2022melaksanakan Musyawarah Dusun (Musdus) Penyusunan RKP Desa tahun 2022 yang digelar di rumah kasun cangkreng baru Desa grujugan lor Kecamatan Jambesari ds Kabupaten Bondowoso
Musdus tersebut dihadiri oleh Kades Nurhasan dan semua perangkat Ketua RT dan Ketua RW serta tokoh masyarakat berlangsung tertib dan aman.
Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Dusun di desa Grujugan lor tahun anggaran 2022.
Rapat yang dipimpin oleh Kepala desa Grujugan lor, Pembangunan Dusun tahun 2022, merupakan tahapan untuk memetakan pembangunan dan kebutuhan desa di tahun yang akan datang. Penyusunan RKP Desa ini diambil dari gagasan semua unsur yang ada ditiap tiap dusun dan hal ini sangatlah penting, karena semua masyarakat di desa bisa menyampaikan aspirasinya untuk kemajuan desa, baik dalam sektor pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Di samping itu tujuan musyawarah dusun ini adalah menampumg aspirasi masyarakat untuk lebih majunya desa Grujugan lor kedepan.
Dalam acara musdus ini berjalan aman dan lancar.( ari).
MALANG – Banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Lawang, Malang, pada Selasa ( 8/3/22) petang lalu menyebabkan seorang warga meninggal karena hanyut terseret arus.
Sedikitnya, ada beberapa titik lokasi yang terkena banjir, seperti di Desa Srigading, Kelurahan Lawang, yaitu di Jalan Amarto, Jalan Pramuka, Jalan Sumber Waras, dan Desa Ketindan.
Korban meninggal bernama Saad, warga Sumberwuni, Kelurahan Kalirejo, Lawang Kabupaten Malang.
Kapolsek Lawang, AKP Yatmo, mengatakan saat banjir bercampur material lumpur dan kayu menerjang, korban dan seorang rekannya terseret arus.
Korban Bernama Saad tak bisa menyelamatkan diri, sedangkan rekannya dibantu warga bisa lolos dari maut dan mengalami luka di tubuhnya.
“Korban meninggal karena hanyut satu orang itu. Rabu (9/3/22) pagi jenasahnya bisa ditemukan,” kata AKP Yatmo kepada awak media saat dikomfirmasi,Senin (14/3/22).
Kapolsek Lawang juga mengatakan bahwa hari ini Senin (14/3/22) ditemukan lagi dua unit Sepeda Motor yang diketahui milik Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang saat kejadian sedang melaksanakan tugas kampus (KKN) di Kelurahan Kalirejo Kecamatan Lawang.
Atas penemuan dua unit kendaraan tersebut, anggota Unit PJR Jatim IV Ditlantas Polda Jatim yang berkantor di Malang segera mengevakuasi.
Kasat PJR pada Direktorat Lalulintas ( Ditlantas ) Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi membenarkan atas penemuan dua unit kendaraan milik Mahasiswa UNESA yang tinggal di Semolowaru Surabaya.
“Benar, sudah saya perintahkan anggota Unit PJR Jatim IV untuk mengevakuasi dan mengantarkan kendaraan tersebut ke pemilik di Surabaya,” kata AKBP Dwi di Polda Jatim,Senin (14/3/22).
Di tempat terpisah,Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan bahwa dari kejadian bencana banjir tersebut,Polres Malang yang merupakan Polres jajaran Polda Jatim juga ambil bagian dalam mengevakuasi korban bersama BPBD dan warga setempat.
Terkait ditemukannya dua unit sepeda motor merk Honda jenis Vario dan Scopy, Kombes Pol Dirmanto menegaskan bahwa saat ini kendaraan tersebut sudah diantarkan ke pemiliknya oleh anggota Unit PJR Jatim IV meskipun kondisi rusak berat.
“Sudah dibawa ke Surabaya oleh rekan – rekan dari Unit PJR Malang meskipun kondisi rusak berat dan sudah diterima pemilik kendaraan tersebut,” terang Kombes Dirmanto.
Sementara itu pemilik kendaraan yang menjadi korban banjir bandang,hingga berita ini ditulis belum bisa dikomfirmasi.
Namun pihak keluarga yang menerima kendaraan kendaraan tersebut mengucapkan terimaksih atas ditemukan kendaraan milik saudaranya.
“Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak – bapak Polisi yang tanpa kami duga sudah mau mengantarkan kedaraan milik adik say aini, meskipun kondisinya rusak parah tertutup lumpur,” ungkapnya. (tim)
PROBOLINGGO – Kompetensi yang dimiliki SMK Raudlatul Malikiyah Kota Probolinggo mendapat acungan jempol dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, pasalnya, kompetensi siswanya sudah memenuhi standar yang ditentukan.
Selain itu, karena berada di kawasan pondok pesantren, maka tentu para siswa secara langsung maupun tidak langsung ada tambahan pendidikan karakter.
Hal yang diapresiasi lainnya adalah, siswa SMK tersebut terbiasa disiplin, terbiasa kerja sama dengan teman-temannya dan terbiasa mandiri.
“Sehingga lengkaplah hard skill maupun soft skill luntuk SMK yang berada di kawasan pesantren,” ucap Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi saat Talk Show Jatim Cerdas SMK-SMA Negeri/Swasta dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah di wilayah Probolinggo, Minggu (13/3) sore di Ponpes Riyadlyus Sholihin, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan.
SMK Raudlatul Malikiyah merupakan salah satu sekolah formal yang ada di Ponpes Riyadlyus Sholihin juga mendapat pujian dari Sekdaprov Wahid Wahyudi, karena telah berhasil menelurkan generasi angkatan kerja yang siap bekerja.
“Saya bangga dari laporan kepala sekolah, ternyata lulusan-lulusannya (SMK Raudlatul Malikiyah) tidak ada yang kluntang-klantung (menganggur), begitu mereka lulus, dalam waktu enam bulan ke depan semuanya bekerja, berwirausaha dan melanjutkan ke perguruan tinggi,” ucapnya.
Hal ini pun diamini Kepala SMK Raudlatul Malikiyah Abdul Ghofur, ia menekankan untuk terus berkomitmen dalam menjalankan tiga beban kerja. Pertama adalah praktik, yang kedua adalah program jangka menengah yakni melakukan evaluasi dan ketiga adalah jangka panjang, yakni menerjunkan siswanya dalam program praktek kerja lapangan (PKL).
Sementara itu, Pengasuh PP Riyadlyus Sholihin Habib Hadi Zainal Abidin mengungkap tentang kemampuan siswa dalam memanage diri dalam kewirausahaan.
“Hasil-hasil karya dari lembaga pendidikan SMK yang ada di wilayah Probolinggo, tentunya itu menjadi kebanggaan, menjadikan suatu semangat bahwasanya masa depan generasi muda masih banyak dan masih bisa terus ditingkatkan dengan adanya dorongan dari lembaga pendidikan SMK yang ada di wilayah Probolinggo,” tuturnya.
Habib Hadi tak memungkiri dengan adanya SMK di tengah-tengah pendidikan dapat membuahkan skill atau keterampilan dari para siswa secara mandiri.
“Tentunya saya mengapresiasi atas komitmen dan program dari provinsi, mudah-mudahan tahun ke tahun dapat ditingkatkan. Karena tidak menutup kemungkinan, SMK ini dapat menjadi sekolah favorit dan sekolah idaman bagi generasi-generasi muda yang ada di wilayah Probolinggo,” urainya.
Karena menurut wali kota yang dilantik 2019 itu beranggapan, para siswa yang telah lulus dari SMK sudah memiliki keterampilan dan keahlian yang dapat menjadi kebanggaan untuk masa depan yang lebih baik, khususnya mereka yang dilatih di lingkungan pondok pesantren.
“Khususnya pondok-pondok pesantren yang sudah mulai mengembangkan pendidikan formal merupakan suatu kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan. Alhamdulillah komitmen dari Pemprov Jatim, pondok pesantren disupport dan diperhatikan mengembangkan keterampilan dan kemampuan. Sehingga para siswa dapat terus meningkatkan potensi yang dimiliki,” terangnya.
Selain SMK Raudlatul Malikiyah berkesempatan sebagai tuan rumah, turut meramaikan ajang ini pameran dari SMK-SMA Negeri/Swasta di wilayah Probolinggo. Seperti SMK Ahmad Yani, /SMA Nurul Jadid Paiton, SMA Zainul Hasan 1 Genggong Pajarakan, SMK Taman Siswa 1 Kota Probolinggo, SMK Syekh Abdul Qodir Al Jailani Kraksaan, SMK Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo dan SMK Sore Probolinggo.
“Alhamdulillah pameran ini menjadi ajang promosi untuk sekolah menengah ke atas dan kami juga menghasilkan hasil karya, seperti nasi lemak, brownies, klepon dan es dawet, semuanya dari bahan kelor. Jadi itu hasil karya anak kelas 3 yang praktek karena kita ada ekstrakurikuler, yaitu tata boga,” jelas guru pendamping SMA Zainul Hasan 1 Genggong M. Syifauddin.
Selain sebagai ajang promosi, Syifauddin berharap ajang ini dapat mengenalkan sekolah dan silaturahmi dengan sekolah-sekolah yang lain.
“Apalagi tempatnya di pondok pesantren, bahwa pesantren itu welcome, pesantren tidak menutup dengan yang luar dan bisa melihat hasil karya dari tuan rumah SMK Raudlatul Malikiyah untuk saling berbagi informasi,” tandasnya (Ali/Wat)
PROBOLINGGO – Pemerintah Kota Probolinggo terus berupaya untuk menyejahterakan masyarakatnya. Kali ini dengan sasaran pelaku usaha, pemerintah berencana menganggarkan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh pelaku usaha Kota Probolinggo pada tahun 2023.
“Kami sampaikan dulu bahwa kami tengah menyiapkan perencanaan, pengumpulan data, dan persiapan anggarannya. Kalau (anggarannya, red) langsung dipake sekarang tanpa ada perencanaan terlebih dahulu, nanti saya yang ditanyai sama BPK, beda sama ibu-ibu yang ada disini, kalau ada uang ya langsung dibelanjakan,” ujar Wali Kota Habib Hadi saat membuka Sosialisasi Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan Kepada Pelaku Usaha di Kota Probolinggo, Senin (14/03) di Orin Hall & Resto.
Seperti yang disampaikan oleh Kepala DKUPP Fitriawati, maksud dan tujuan acara ini ialah mensosialisasikan manfaat pemegang BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan rasa aman bagi pekerja atas resiko finansial akibat kecelakaan yang terjadi di tempat kerja dan memberikan perlindungan bagi para pelaku usaha apabila ada resiko terjadinya kecelakaan saat bekerja.
Wali Kota Habib Hadi menjelaskan bahwa pemberian manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada pelaku usaha merupakan ikhtiar pemerintah supaya keberlangsungan usaha dan ahli waris terjamin jika terjadi resiko dalam pekerjaannya.
“Kita tidak mengharapkan sesuatu yang tidak enak terjadi, tapi ini merupakan ikhtiar pemerintah untuk menjamin pelaku usaha sebagai salah satu pendorong ekonomi di Kota Probolinggo. Bentuk perhatian pemerintah kepada seluruh pelaku usaha. Kami daftarkan semua ya, ada 6000 lebih pelaku usaha yang sudah terdaftar di kami,” jelasnya.
Habib Hadi juga menambahkan bahwa pemkot akan terus mengembangkan UMKM. Terdapat 3 rencana pengembangan UMKM pada tahun 2023, yaitu di sumber mata air Sentong, TWSL – bedak-bedak di TWSL yang nantinya dimaksimalkan untuk UMKM Khas Probolinggo.
“Dan ini yang dinanti-nanti yaitu di sepanjang jalan Gladak Serang – Maramis, nantinya akan dibuat sepanjang jalan itu dipinggir-pinggirnya khusus untuk UMKM. Akses jalannya juga cuma untuk pejalan kaki, jadi bisa sekalian jogging dan kulineran. Insyaallah bisa terwujud semua,” ucapnya diaminkan oleh para peserta.
Dalam kesempatan ini, Habib Hadi juga berpesan agar para pelaku usaha dapat menjaga mutu dan kualitas produknya, jujur dalam menjalankan usahanya sehingga dapat mempertahankan tingkat kepuasan konsumen.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Probolinggo dalam sambutannya menyampaikan bahwa koordinasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kota Probolinggo melalui DKUPP sangat penting bagi pelaku usaha.
“Apabila terjadi resiko kecelakaan kerja tidak mengeluarkan biaya sama sekali. Dengan biaya bulanan yang minim, manfaat yang didapat luar biasa. Seperti jaminan kematian senilai Rp 42 juta, santunan kecelakaan kerja sebanyak 25 kali gaji yang diberikan. Dan untuk ahli waris, disekolahkan hingga kuliah. Tidak ada ruginya, ini seperti sedia payung sebelum hujan,” ujarnya (Ali/Wat)
PASURUAN – Kabag Logistik Polres Pasuruan Kompol Ani Hariyanti, S.H., bersama Kasubbag Faskon AKP Rudi Santosa,S.H ,M.H., dan Paursubbag Faskon melakukan pengecekan alur Panel Listrik secara berkala dalam rangka Antisipasi Konsleting Listrik (Kebakaran) di Mako Polres Pasuruan serta Polsek Jajaran, Senin (14/03/22).
Kegiatan Pengecekan tersebut dilakukan bersama petugas PLN ke Polsek Jajaran, Kemudian dilakukan Pemeriksaan Daya Listrik di masing-masing Polsek Jajaran, dan dilakukan Pengecekan Jaringan apakah sudah sesuai standard operasional atau tidak.
“Hampir semua bentuk kenyamanan hidup modern saat ini bergantung pada listrik. Tidak hanya untuk menerangi Rumah, Kantor, Mendinginkan ruangan, dan menonton Televisi. Listrik juga dibutuhkan untuk mengoperasikan berbagai peralatan perkantoran. Oleh karena itu, Instalasi listrik perkantoran harus dipasang dengan baik dan aman, agar terhindar dari Konsleting ataupun Kebakaran,” ujar Kabag Logistik.
Pengecekan dilakukan atas Perintah Lisan dari Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si. pada tanggal 03 Maret 2022 pukul 10.30 WIB saat terjadi peristiwa Kebakaran yang disebabkan oleh Konsleting Listrik di Polres Kota Mabago, Sulawesi Utara.
Pengecekan instalasi listrik tidak hanya dilakukan di area perkantoran lingkungan Polres Pasuruan saja, tetapi juga dilakukan di Polsek-Polsek jajaran dan rumah dinas anggota Polres Pasuruan.
Kompol Ani Hariyanti, S.H. diakhir penyampaiannya menyimpulkan bahwa ada 8 ( delapan ) Hal Penting yang Perlu Diperhitungkan dalam Instalasi Listrik Kantor / Markas Komando :
Mengetahui Ukuran Mako dan Daya Listrik.
Mempersiapkan Kebutuhan Material Pendukung.
Mempersiapkan Kebutuhan Alat-alat Lainnya dan Memasang Bahan-Bahan untuk Instalasi Listrik.
Melakukan Pemasangan pada Jalur Utama.
Melakukan Pemasangan Kabel Instalasi Menuju Sakelar dan Stop Kontak.
Menyambung Kabel pada MCB, Sakelar, dan Stop Kontak.
Menggunakan Alat-alat Listrik yang Berlabel SNI.
Membagi Instalasi Listrik Menjadi Beberapa Kelompok Grounding Saat Pemasangan Instalasi Listrik. (tim)
BARITO UTARA-Saat ini kelangkaan minyak goreng terjadi Seluruh tanah air dan kalau pun ada harga per liternya cukup tinggi. Oleh sebab itu,PT. Multi Persada Gatramegah (MPG)Perusahaan perkebunan kelapa sawit yang berinvestasi di Kabupaten Barito Utara, menggelar operasi pasar dengan harga murah guna membantu masyarakat.
Kegiatan pasar murah tersebut juga di hadiri oleh Camat Teweh Tengah,Jati Prayogo dan Kepala Dinas Ketahan Pangan dan Perikanan Sugeng, Estate Manager(EM)Timothy, Kepala Desa Rimba Sari,Neni Heriani,Babinsa dan perangkat desa lainnya,dua hari yang lalu Sabtu(12/3/2022).
Operasi pasar tersebut, menjual bahan pokok seperti minyak goreng kemasan 1 liter merek M&M dengan harga Rp. 13.500,- per liter di desa sekitar operasional Perushaan.
Suwandi,General Manager PT.MPG mengatakan, pergelaran operasi pasar murah ini dilakukan untuk membantu warga disekitar areal produksi perusahaan, khususnya desa yang wilayahnya masuk dalam operasional perusahaan seperti Desa Karamuan Kecamatan Lahei Barat dan Desa Sei Rahayu 1, Desa Sei Rahayu 2,Desa Rimba Sari,Desa Beringin Raya,Desa Datai Nirui, serta Desa Pendreh Kecamatan Teweh Tengah.
Dikatakannya,bagi warga ditujuh desa tersebut,yang akan membeli minyak goreng di berikan 2 (dua) liter per KK dengan harga pantastis Rp.13.500,- per liter.
Kepala Desa Rimba Sari, Neni Heriani mengucapkan,terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT.Multi Persada Gatramegah yang telah megadakan kegiatan pasar murah di Desa Rimba Sari, antusias warga desa sangat baik menerima program yang di gelar oleh perusahaan.Semoga kegiatan seperti ini dapat di contohkan oleh perusahaan lain,”ujar Kades.
Kegiatan pasar murah tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan,warga yang antri membeli minyak goreng wajib mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker dan jaga jarak.
Salah satu warga setempat yang enggan memyebutkan namanya,membeli minyak goreng juga menyampaikan ucapan terima kasih,kepada pihak perusahaan dan semoga perushaan PT.MPG ini semakin maju dan berkembang. (SS)
BARITO UTARA-Kepengurusan Ikatan Guru Indonesia(IGI),Kabupaten Barito Utara telah dikukuhkan untuk masa bakti 2022- 2027.Acara pelantikan dilangsungkankan pada Aula SMAN-1 Muara Teweh,Senin(14/3/2022).
Dalam pelantikan juga dihadiri oleh Staf Ahli Bupati bidang ekonomi dan keuangan,Setda Barito Utara, Suparmi Aspian, serta Staf dari Dinas Pendidikan Barito Utara dan puluhan guru.
Bupati Barito Utara H.Nadalayah dalam sambutannya yang dibacakan melalui Staf Ahli Bupati,bidang ekonomi dan keuangan,Suparmi Aspian.atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah,Bupati mengucapkan selamat kepada pengurus IGI Barut priode 2022 – 2027 yang hari ini dilantik.
Laksanakan tugas dan kewajiban sebagai pengurus IGI,jadilah wadah untuk menampung aspirasi para guru yang berada dibawah naungan IGI sesuai dengan mottonya Sharing and Growing Togethers.
Acara pelantikan ini,mengusung Tema,mengembangkan kecakapan intelektual dengan integritas tinggi dan leadership guru menuju yang kuat,profesional,inovatif dan kreatif.
Hal tersebut sejalan dengan cita-cita para Founding Fatlaters yg tertuang dalam pembukaan UUD-45 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa,kita dituntut untuk selalu berkolaborasi dengan stake holders untuk mewujudkan cita-cita bangsa,pemberantasan buta aksara dan juga memajukan dunia pendidikan,”tutup Suparmi.
Ketua IGI Wilayah Kalimantan Tengah,DR. Aprianto,M.Pd.saat darring mengatakan,wadah atau organisasi profesi guru merupakan hal yang dibenarkan dalam undang undang.
Menurutnya,UU nomor-14 tahun 2005 tentang guru dan dosen,Organisasi Profesi guru wadah perkumpulan yang berbadan hukum yang didirikan dan diurus oleh guru untuk mengembangkan Profesionalitas guru,”ungkapnya.
Saat ini,kata Aprianto ada empat organiasi profesi diantaranya,Persatuann Guru Republik Indonesia(PGRI),Persatuan Guru Nahdlatul Ulama Indonesia(PGNU I),Federasi Serikat Guru Indonesia(FSGI) dan Ikatan Guru Indonesia(IGI),guru di Barut merupakan urutan ke 12 Kabupaten yang sudah dikukuhkan.Secara bersama dengan organiasasi yang ada untuk memajukan dunia pendidikan di daerah,dan juga membantu pemerintah daerah dalam dunia pendidikan.
Djelaskannya,diera digital guru dituntut bisa berinteraksi dengan perkembangan tehknologi , Digitalisasi 4.0 Pèndidikan.Dengan adanya IGI nanti semua guru dibekali pelatihan. Sehingga index pendidikan lebih bagus lagi.
Ketua terpilih Muhammad Arifin.M.Pd mengatakan, dengan hadirnya IGI bisa bersama-sama saling bersinergi dengan organisasi secara bersama peduli dunia pendidikan kedepannya.
“Haparan kami agar kiranya dapat memperkokoh pendidikan di Barut dan diperlukan bisa berkaloborasi dengan dunia pendidikan organisasi yang lain,”kata M.Arifin yang juga guru SMA II Muara Teweh. (SS)
KEDIRI — Guna menumbuhkan generasi Qurani di Kota Kediri, Pemkot Kediri melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) sukseskan program Quran Massive (Qurma) yang diselenggarakan secara gratis khusus bagi anak usia 6 -13 tahun di Kota Kediri.
Qurma merupakan salah satu program unggulan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar guna memberikan pendidikan gratis membaca dan menulis Alquran.
Program yang telah beranjak lima bulan tersebut, kini telah memiliki 140 tutor, 1.198 peserta, dan 46 spot pengajaran yang tersebar pada tiap-tiap kelurahan.
“Para tutornya terbagi ke dalam beberapa spesifikasi keahlian, seperti: tilawah, tarjim dan khath,” jelas Ahmad Jainuddin, Kepala Bagian Kesra. Kendati masih berumur jagung, melalui Qurma telah melahirkan talenta-talenta di bidang Al-Quran
Jainuddin mengaku selama ini Pemkot Kediri mengalami kesulitan dalam menemukan anak-anak yang memiliki talenta membaca Al-Quran untuk tampil pada ajang tertentu.
“Latar belakang menginisiasi program ini karena tiap ada event MTQ ataupun festival lainnya kami mengalami kesulitan siapa yang akan dikirim untuk lomba. Akhirnya ada program Qurma (Quran Massive) yang diinisiasi Walikota Kediri sebagai solusinya” terang Jainuddin.
Ia menambahkan bahwa syarat mengikuti Qurma ialah warga Kota Kediri berusia 6 -13 tahun, serta sudah bergabung dalam Taman Pendidikan Quran yang tersedia pada masing-masing kelurahan.
“Bedanya TPQ dengan Qurma, kalau TPQ merupakan pendidikan dasar mengaji seperti baca tulis. Sedangkan Qurma untuk pengembangan potensi pada anak, diasah kemampuan baca tulis Al-Quran agar bisa naik level,” ujarnya.
Meskipun program ini diselenggarakan tanpa dipungut biaya, Pemkot Kediri tetap berkomitmen untuk memberikan pengajaran berkualitas kepada peserta didik. Masing-masing tutor telah melalui proses seleksi secara ketat. Di samping itu Pemkot Kediri secara rutin menggelar pembinaan khusus dengan narasumber yang kompeten dalam bidangnya.
“Kita sering adakan pembinaan maupun pelatihan. Narasumbernya dari dewan hakim MTQ Provinsi Jawa Timur,” kata Jainuddin.
Agar kegiatan dan kualitas pembelajaran semakin prima, Pengurus Qurma juga kerap mengadakan evaluasi tutor tiap semester.
Pemkot Kediri menargetkan mulai tahun 2022 tiap kecamatan di Kota Kediri hendaknya mengadakan kegiatan Festival Quran setiap semester.
“Kedepannya kami akan adakan kegiatan festival Quran di tiap kecamatan setiap semesternya guna menggelorakan dan evaluasi program Quran Masiv,” ucap Jainuddin.
Dirinya mengklaim melalui terobosan ini dapat melatih mental anak-anak supaya berani tampil di depan umum dan sebagai pencarian bibit MTQ yang akan mendatang.
Sejalan dengan hal tersebut, pihaknya juga menargetkan untuk menambah spot pembelajaran pada masing-masing kelurahan.
“Kalau sekarang satu kelurahan satu spot, tahun ini semoga satu kelurahan ada dua spot,” imbuhnya.
Jainuddin berharap Qurma sebagai program unggulan Walikota Kediri dapat berjalan dengan baik serta dapat mencapai goal yang telah ditetapkan.
“Semoga melalui program ini dapat menumbuhkan anak-anak generasi Qurani yang membanggakan”, pungkasnya. (Kariyaji)
NGANJUK — Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk kembali menggelar operasi pasar minyak goreng untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM ) di Kota Bayu, Jumat ( 11/03/2022).
Hadir pada kesempatan tersebut, Plt Bupati Nganjuk, DR Drs. H. Marhaen Djumadi, SE, SH, MM, MBA didampingi Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Nganjuk Sri Wahyuni, SE.
Dalam arahannya, Plt Bupati Kang Marhaen mengatakan, operasi pasar minyak goreng ini dilakukan pemerintah sebagai upaya mengatasi kelangkaan dan melejitnya harga minyak goreng di pasaran.
“Ini wujud bahwa pemerintah selalu hadir untuk memberikan solusi kepada masyarakat,“ tutur Kang Marhaen.
Secara simbolis, Kang Marhaen serahkan minyak goreng kepada pelaku UMKM Kota Bayu
Dijelaskan Kang Marhaen bahwa minyak goreng merupakan kebutuhan pokok yang wajib dipenuhi oleh masyarakat dalam kegiatan sehari-hari, khususnya untuk para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM ) di Kabupaten Nganjuk.
Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Nganjuk, Haris Jatmiko, S.Pd, M.Si, menuturkan bahwa giat operasi pasar minyak goreng ini dikhususkan untuk para pelaku UMKM di Kabupaten Nganjuk. “Hari ini ada 334 pelaku UMKM yang mengikuti operasi pasar minyak goreng, dimana setiap pelaku usaha mendapatkan jatah 18 liter,“ terangnya.
Diakui Haris, untuk operasi pasar minyak goreng kali ini pihaknya tetap berpedoman pada Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp. 13.500,- per liter.
Haris Jatmiko berharap dengan adanya giat ini, para pelaku UMKM bisa melakukan usahanya demi meningkatkan perekonomiannya ditengah pandemi COVID-19 yang belum berakhir.
“Semoga bermanfaat dan mengurangi beban para pelaku UMKM di Kota Bayu,“ harapnya.
Lebih lanjut Haris menambahkan bahwa giat operasi pasar minyak goreng bagi pelaku UMKM di Kota Bayu tidak akan berhenti disini, akan tetapi kedepan pihaknya juga akan menggelar di kecamatan-kecamatan sebagai upaya memenuhi kebutuhan minyak goreng menjelang hari raya. “Sementara, awal launching perdana untuk pelaku UMKM disini,“ tambahnya. (Anwar, S)
BONDOWOSO – Program Suling ( Subuh Keliling ) yang digagas oleh Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko terus dioptimalkan.
Program yang bertujuan utama meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa bagi seluruh anggota Polri dalam hal ini Polres Bondowoso, juga dalam rangka membangun sinergitas Polri dengan Tokoh Agama dan elemen masyarakat.
Hal tersebut seperti disampaikan oleh Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko di Mapolres Bondowoso usai apel pagi, Senin, ( 14/3/22).
Menurut Kapolres Bondowoso,program SULING juga akan diisi juga untuk menyampaikan himbauan Kamtibmas sesuai perkembangan situasi dan kondisi di wilayah hukum Polres Bondowoso.
“Saat ini kita masih dikelilingi oleh Covid, maka pada program SULING kita berikan himbauan tentang protokol kesehatan (Prokes) selain Kamtibmas,”kata AKBP Wimboko.
Masih kata AKBP Wimboko,bahwa pelaksanaan Program SULING selain melibatkan para PJU Polres dan Kapolsek yang ada di jajaran, pihaknya juga menggandeng anggota TNI yang ada di Bondowoso.
“Kemarin kami bersama Pak Dandim Bondowoso melaksanakan Program SULING di Masjid Nurul Hasan dengan menggelar vaksinasi warga yang ikut sholat subuh berjamaah,”kata AKBP Wimboko.
Ditambahkan oleh Kapolres Bondowoso ini, Vaksinasi yang dilakukan di Masjid Nurul Hasan, Kelurahan Sekarputih, Bondowoso adalah komitmen Polres Bondowoso dalam rangka membantu Pemerintah untuk penanganan pandemi Covid gelombang tiga ( Omicron).
“Agar cepat tercapai kekebalan komunitas ( herd Immunity) di wilayah Kabupaten Bondowoso,sehingga diharapkan pandemi ini segera bisa jadi endemi,”tambah AKBP Wimboko.
Selain Vaksinasi,pihaknya juga membagikan Vitamin gratis untuk masyarakat yang pada saat dilaksanakan Program SULING oleh Polres Bondowoso ikut Sholat Subuh berjamaah.
Sementara itu di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan, bahwa dalam upaya penanganan Covid di Jawa Timur, akan terus dilakukan hingga benar – benar pandemi menjadi endemi.
“Terus kita upayakan pencegahan penyebarannya, dengan mengoptimalkan giat Pamor Keris dan vaksinasi,” kata Kombes Dirmanto.
Terkait Program SULING yang digagas Polres Bondowoso,Kombes Pol Dirmanto mengatakan bahwa Program SULING adalah ide kreatif dalam mengimplementasikan apa yang menjadi tugas pokok Polri.
“Bagus dan saya rasa itu kreatif,”ujar Kombes Pol Dirmanto,di Bid Humas Polda Jatim.
Pada pelaksanaan setiap kegiatan dalam rangka penanganan Covid ini,kata Kombes Dirmanto pihak Polda Jawa Timur dan jajarannya tetap mengedepankan tugas, wewenang dan tanggung jawab.
“Bagian dari tugas kami dalam memberikan pengayoman, perlindungan dan pelayanan masyarakat,apapun bentuk atau nama kegiata dalam melaksanakannya,” pungkas Kombes Pol Dirmanto. (tim)