Home Blog Page 165

Tim Dokkes Pastikan Menu MBG SPPG Polres Ogan Ilir Bebas Bahan Berbahaya

0

Ogan Ilir, gempurnews.com – Personel Seksi Dokkes Polres Ogan Ilir melaksanakan pemeriksaan keamanan pangan (Food Security) terhadap makanan MBG program SPPG Polri pada Senin, 8 Desember 2025, bertempat di Klinik Polres Ogan Ilir. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini dipimpin oleh Ps. Kasi Dokkes Polres Ogan Ilir, Aipda Husni Mubarak, AMKL, bersama tim yang terdiri dari personel Dokkes dan tenaga ahli gizi.

Pemeriksaan dilakukan terhadap berbagai menu MBG, termasuk nasi putih, dori krispi saus BBQ, tahu Sumedang, timun, dan buah semangka. Evaluasi dilakukan melalui dua metode, yaitu pemeriksaan organoleptik (fisik) dan pemeriksaan kimiawi untuk mendeteksi potensi kandungan zat berbahaya.

Hasil pemeriksaan organoleptik menunjukkan seluruh menu memiliki bentuk, warna, aroma, dan rasa yang normal. Pada pemeriksaan kimiawi, seluruh sampel makanan dinyatakan negatif dari kandungan cyanide, nitrit, arsen, maupun formalin.

Dengan hasil tersebut, tim Dokkes Polres Ogan Ilir memastikan bahwa seluruh makanan MBG sejumlah 3.264 porsi aman dan layak untuk didistribusikan kepada penerima manfaat. Pendistribusian dilakukan ke berbagai TK/PAUD, SD, SMP/MTsN, SMA/MAN, serta Posyandu di wilayah Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polres Ogan Ilir dalam memastikan kualitas keamanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya peserta program SPPG, melalui pengawasan rutin dan terukur.

Humas Polres Ogan Ilir

MOH.SANGKUT

NPCI Lumajang Raih 3 Emas dan 1 Perak di Keparprov Jawa Timur 2025

0

Surabaya — Kontingen National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Lumajang berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Paralimpik Provinsi (Keparprov) Jawa Timur 2025 yang berlangsung di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada 5–7 Desember 2025. Dalam ajang bergengsi tersebut, Lumajang berhasil membawa pulang tiga medali emas dan satu medali perak.

Ketiga medali emas berhasil dipersembahkan oleh Ahmad Farid, masing-masing dari nomor lari 1500 meter dan lari 800 meter, serta Mudiyono dari cabang lempar lembing kategori duduk. Sementara itu, satu medali perak diraih oleh Abdul Rozaq dari nomor lompat jauh.

Dengan perolehan tersebut, NPCI Lumajang berhasil menempati peringkat ke-10 Jawa Timur, sekaligus menunjukkan perkembangan signifikan pembinaan olahraga disabilitas di Kabupaten Lumajang.

Ketua NPCI Lumajang , Agus Khasan menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas perjuangan para atlet yang terus menunjukkan dedikasinya dalam mengharumkan nama daerah. “Prestasi ini adalah bukti bahwa atlet disabilitas Lumajang mampu bersaing dan mencetak sejarah. Mereka telah menunjukkan bahwa tidak ada batas dalam meraih kemenangan,” ujarnya, kami juga berterima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Lumajang yang telah mensupport kegiatan kami selama ini, kami bertekad berbuat yang terbaik untuk Kabupaten Lumajang kedepannya

Keparprov sendiri merupakan agenda resmi NPCI Jawa Timur yang bertujuan menjadi barometer prestasi daerah sekaligus ajang seleksi untuk mencetak atlet berpotensi menuju tingkat nasional.

NPCI Lumajang berharap torehan prestasi ini menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan serta mendorong perhatian lebih besar terhadap pembinaan olahraga disabilitas di daerah.(Manda-ER)

Aksi Heroik Brimob Gendong Bayi Seberangi Jembatan Nyaris Roboh di Tapanuli Selatan

0

Tapanuli Selatan – Bencana banjir dan longsor di beberapa wilayah Sumatera terus memicu aksi kemanusiaan yang dramatis. Salah satu momen paling mengharukan terekam di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, di mana seorang personel Brimob Polda Sumatera Utara mempertaruhkan nyawa demi menyelamatkan seorang bayi dan warga yang terjebak banjir.

Dalam sebuah insiden dramatis di Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, seorang anggota Brimob terlihat menggendong seorang bayi menyeberangi jembatan darurat yang hampir roboh diterpa derasnya arus sungai pascabanjir.

Dengan langkah perlahan dan penuh kehati-hatian, personel Brimob tersebut berhasil membawa sang bayi dan warga lainnya ke tempat yang lebih aman

Aksi keberanian dan kepedulian ini menjadi “jembatan bagi keselamatan banyak nyawa” di tengah situasi darurat dan kerusakan infrastruktur yang parah.

Sementara itu, menyikapi potensi penyebab yang memperparah bencana, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofi mengeluarkan perintah penghentian sementara operasional bagi tiga perusahaan besar di hulu daerah aliran Sungai Batang Toru, Tapanuli Selatan.

Ketiga perusahaan yang terkena sanksi ini adalah PT Agin Court Resources, PT Perkebunan Nusantara 3, dan PT North Sumatera Hydro Energi. Penghentian ini adalah tindakan tegas pemerintah dalam merespons potensi pelanggaran lingkungan dan akan dilanjutkan dengan audit lingkungan ketat.

Fokus penanganan bencana juga berlanjut di Sumatera Barat, terutama di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Memasuki hari kesembilan pencarian, personel Brimob Polda Sumbar terus bergerak menembus wilayah terisolir.

Dua tim anjing pelacak K9 diterjunkan untuk menyisir sektor krusial. Hingga laporan ini dibuat, 69 jenazah telah dievakuasi, namun diperkirakan masih ada sekitar 50 orang yang belum ditemukan.

Selain upaya SAR, Brimob Polda Sumbar juga gencar menyalurkan logistik dan membangun fasilitas pendukung seperti solar panel (panel matahari) untuk penerangan listrik di pemukiman warga yang terisolasi.

Tantangan pemulihan pascabencana juga terlihat di Kota Padang dan Padang Panjang.
Di kawasan Batu Busuak, Kelurahan Lambung Bukit, Kota Padang, sebanyak 320 Kepala Keluarga masih menggunakan obor untuk penerangan karena putusnya aliran listrik.

PLN terus berupaya menormalkan jaringan, menargetkan listrik menyala di sekitar 150 unit rumah pada hari pelaporan.

Akses jalan yang terputus di Lembah Anai, jalur utama penghubung Padang-Bukittinggi, memaksa tim relawan untuk melakukan dropping bantuan secara manual, berjalan kaki sambil mengangkat logistik melintasi titik jalan yang rusak.

Pemerintah dan berbagai elemen relawan terus berkolaborasi untuk mempercepat proses pemulihan, evakuasi, dan distribusi bantuan logistik kepada masyarakat terdampak di seluruh wilayah Sumatera. (***)

Kapolda Jatim Resmikan Dermaga dan Kapal Cepat Satpolairud Polresta Banyuwangi

0

BANYUWANGI — Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs Nanang Avianto.M.Si meresmikan Dermaga Danantya Virendra dan kapal taktis Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Satpolairud Polresta Banyuwangi, Senin (8/12/2025).

Peresmian ini menjadi langkah penting dalam memperkuat infrastruktur pengamanan maritim di wilayah pesisir Timur Jawa Timur yang memiliki karakter perairan dinamis dan garis pantai sepanjang hampir 176 kilometer.

Dalam laporannya, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., menyebut pembangunan dermaga dilakukan melalui swadaya dan gotong royong yang melibatkan personel Polri dan masyarakat.

Nama “Danantya Virendra”, yang berarti “Berani Berkorban untuk Mencapai Kesempurnaan”, dipilih sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi anggota Satpolairud dalam tugas-tugas pengamanan laut.

“Kehadiran dermaga ini bukan hanya sebagai infrastruktur pendukung operasional, tetapi juga sebagai simbol kesiapsiagaan Polri dalam memastikan keselamatan aktivitas pelayaran, nelayan, dan masyarakat pesisir,” ungkap Kombes Pol. Rama.

Sementara itu Kapolda Jatim Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan sarana perairan di Banyuwangi.

Hal itu mengingat wilayah Kabupaten Banyuwangi menjadi pintu masuk Jawa Timur dari arah Bali serta terhubung dengan berbagai jalur pelayaran dan pariwisata.

“Keamanan jalur laut memiliki dampak langsung terhadap kenyamanan masyarakat, termasuk sektor logistik dan wisata bahari,” tutur Irjen Nanang.

Kapolda Jatim juga mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam pembangunan dermaga, seraya meminta agar fasilitas tersebut dirawat dan dimanfaatkan secara optimal oleh personel Satpolairud.

Peluncuran kapal cepat Rigid Buoyancy Boat (RBB) menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan peresmian.

Kapal berukuran 11 meter dengan lebar 3,1 meter tersebut dirancang untuk mendukung operasi patroli berkecepatan tinggi, respons cepat terhadap kondisi darurat, serta kegiatan penyelamatan di laut.

Dengan tambahan armada ini, kemampuan Satpolairud Polresta Banyuwangi dalam merespons insiden di wilayah perairan diharapkan semakin efektif, terutama pada kondisi gelombang tinggi atau medan laut yang menantang.

Penasehat Ahli Kapolri, Prof. Kikiek, yang turut hadir, menyoroti pentingnya aspek kemanusiaan dalam setiap pengembangan fasilitas kepolisian.

Selalin itu ia menekankan perlunya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan kepedulian sosial terhadap masyarakat pesisir, termasuk mendorong dukungan pendidikan bagi anak-anak di sekitar wilayah operasi Satpolairud.

Acara peresmian dihadiri jajaran Forkopimda Banyuwangi, pejabat utama Polda Jatim, serta lembaga terkait sektor maritim.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat pengawasan pesisir dan memastikan kegiatan masyarakat di bidang kelautan berjalan aman dan tertib.(***)

Polsek Gempol Tangkap Lima Pelaku Curanmor dan Curemas di Wilayah Gempol

0

PASURUAN – Polres Pasuruan mengamankan lima pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan pemberatan (curemas) dalam dua pengungkapan kasus yang terjadi di wilayah Kecamatan Gempol. Pengungkapan ini menjadi bukti respons cepat dan komitmen jajaran Polres Pasuruan dalam menjaga keamanan masyarakat.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Irwan menyampaikan apresiasi terhadap kinerja tim yang berhasil mengungkap dua kasus besar tersebut. “Setiap laporan masyarakat kami tindaklanjuti dengan cepat. Kami akan terus menjaga agar Pasuruan tetap aman,” ujarnya setelah giat konferensi pers, di Mapolres Pasuruan, Senin (8/12/2025).

Kasus pertama adalah curanmor yang dialami Laily Maulidyah. Motor Honda Beat miliknya hilang dari depan kamar kos di Dusun Kuwung, Desa Karangrejo. Pelaku utama, Muhamad Sultoni (27), mengakui aksinya dan menyebut motor hasil curian dijual kepada penadah berinisial M. Ghofur (36) di wilayah Paserpan. Penadah tersebut kemudian menjual kembali motor itu ke wilayah Kejayan.

“Tersangka Sultoni mengakui menjual motor curian kepada saudara Ghofur seharga Rp3.500.000. Barang bukti juga berhasil kami amankan, termasuk kunci T, pakaian, helm, dan ponsel milik pelaku,” ujar penyidik Polres Pasuruan dalam konferensi pers tersebut.

Kasus kedua adalah pencurian dengan pemberatan (curemas) yang terjadi pada dua rumah warga di Dusun Legok, Desa Legok. Pada peristiwa pertama, rumah milik Saifuddin dibobol saat pemilik sedang menghadiri acara keluarga. Para pelaku mengambil uang tunai Rp11 juta serta perhiasan emas senilai sekitar Rp100 juta.

Dari hasil penyelidikan, polisi menangkap Muhammad Maskur (32) yang mengakui pembagian hasil penjualan emas senilai Rp58 juta bersama rekan-rekannya.

Dalam pengembangan kasus, Unit Reskrim Polres Pasuruan juga menangkap Mochammad Toriqul Akbar (25), Yoga Surya Abadi (26), dan Hariono Zakaria (37), yang terlibat dalam dua rangkaian aksi curemas di wilayah tersebut.

Perhiasan emas hasil pencurian diketahui telah dijual di Pasar Bangil dan di Toko Mas Gajah Jogosari dengan nilai puluhan juta rupiah.

“Dari dua TKP, total perhiasan yang kami sita mencapai lebih dari 170 gram emas. Para pelaku menggunakan sebagian hasil kejahatan untuk membeli barang pribadi seperti sepeda motor dan peralatan rumah tangga,” jelas penyidik Polres Pasuruan.

Kapolres AKBP Jazuli Dani Irwan menegaskan bahwa Polres Pasuruan akan terus melakukan pengembangan untuk memastikan seluruh rangkaian kasus terungkap.

“Kami pastikan proses hukum berjalan tegas sesuai aturan. Kepada masyarakat, kami imbau terus bekerja sama melalui laporan-laporan yang konstruktif,” tutupnya.

Polres Pasuruan menyampaikan bahwa seluruh tersangka yang telah ditangkap kini dalam proses pemeriksaan dan pemberkasan untuk penyelesaian perkara sesuai prosedur hukum.

Polres Probolinggo Kota Intensifkan Patroli di Lokasi Wisata Jelang Libur Nataru

KOTA PROBOLINGGO – Pascakejadian pengunjung yang tenggelam di Wisata Kum – Kum pelabuhan Mayangan pada Jumat ( 05/12/2025 ) sore, Polres Probolinggo Kota Polda Jatim memberikan himbauan kepada para pengunjung agar lebih berhati – hati pada saat beraktivitas di tempat wisata Kum – Kum.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri S.I.K M.I.K melalui Plt. Kasihumas Iptu Zainullah mengatakan, bahwa kegiatan himbauan ini sebagai langkah antisipasi agar insiden tersebut tidak terulang lagi.

“Kami bersama anggota melaksanakan himbauan kepada para pengunjung wisata Kum – Kum, mengingat ini sudah memasuki akhir pekan dan warga masyarakat juga semakin ramai yang datang,” ujar Iptu Zainullah, Senin (8/12).

Ia juga menekankan kepada pengelola untuk meningkatkan pengawasan dan pendampingan kepada para pengunjung agar tidak melaksanakan aktifitas berenang diluar area batas aman pada saat air pasang

“Kemarin itu memang korban yang tenggelam berenang pada saat air pasang, jadi tadi kami tekankan kepada pengelola untuk melarang warga untuk pergi berenang pada saat air pasang agar tidak terjadi insiden lagi.”kata Iptu Zainullah.

Sementara itu, salah seorang pengunjung Eko mengatakan bahwa himbauan yang dilakukan oleh petugas Kepolisian ini sangat penting untuk mencegah para pengunjung tidak berenang pada saat air pasang.

“Kalau pak polisi yang bilang, itu pasti ada takutnya pak ( pengunjung ). Jadi orang mau berenang pada saat air pasang, pasti mikir 2 kali” kata Eko. (*)

Polres Pelabuhan Tanjungperak Gencar Patroli Skala Besar Jelang Nataru

0

TANJUNG PERAK – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), aparat gabungan Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim bersama instansi terkait, memperketat pengamanan di Kota Surabaya.

Upaya ini ditunjukkan melalui kegiatan patroli skala besar antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak, pada Sabtu (6/12/2025) malam.

Kegiatan tersebut diawali dengan apel Patroli Harkamtibmas yang dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Kamran.

Dalam arahannya, Kompol Kamran menekankan pentingnya kehadiran petugas di lapangan untuk mencegah potensi kerawanan di malam akhir pekan.

Usai apel, rombongan patroli stasioner langsung bergerak menyisir sejumlah titik vital dan rawan.

Rute penyisiran meliputi kawasan Jalan Jakarta dan pusat keramaian Jalan Kembang Jepun (Kya-Kya) yang masuk dalam wilayah hukum Polsek Pabean Cantikan, hingga bergeser ke Jalan Nyamplungan di wilayah hukum Polsek Semampir.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian bersama instansi samping untuk menekan angka kriminalitas malam hari.

“Patroli Skala Besar ini dilaksanakan secara intensif dalam rangka antisipasi gangguan Kamtibmas serta mencegah adanya kejahatan malam di wilayah Polres Pelabuhan Tanjung Perak,” ujar Iptu Suroto.

Lebih lanjut, Iptu Suroto menegaskan bahwa patroli Harkamtibmas ini menargetkan segala bentuk ancaman yang dapat meresahkan masyarakat.

Fokus utama petugas adalah mengantisipasi tindak kejahatan 3C (curat, cuas, dan curanmor), serta fenomena gangster.

“Kami melakukan antisipasi terhadap aksi gangster, tawuran, balap liar, dan gangguan Kamtibmas lainnya yang dapat membuat situasi menjadi tidak kondusif,” tambahnya. (*)

Do’akan Korban Bencana Alam Sumut, Sumbar dan Aceh, Polres Mojokerto Kota Gelar Sholat Ghaib Berjamaah

0

Kota Mojokerto – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatera dan Aceh, Polres Mojokerto Kota melaksanakan Sholat Ghaib dan doa bersama, Senin (08/12/25).

Kegiatan digelar Di Masjid Darul Muttaqin Polres Mojokerto Kota dipimpin oleh Imam dengan penuh kekhidmatan diikuti oleh seluruh personel dan masyarakat yang sedang berada Di Polres Mojokerto Kota.

Momentum tersebut menjadi wujud empati sekaligus dukungan moral kepada keluarga korban bencana yang mengalami musibah di wilayah Sumatera dan Aceh.

Kasihumas Polres Mojokerto Kota IPDA Jinarwan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan sarana memperkuat rasa kemanusiaan dan kebersamaan.

“Kami dari Polres Mojokerto Kota turut merasakan duka saudara-saudara kita di Sumatera. Doa ini menjadi ungkapan kepedulian sekaligus harapan agar para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujarnya.

Selain menjadi bentuk kepedulian, kegiatan keagamaan ini juga menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk selalu siaga menghadapi potensi bencana di wilayah Polres Mojokerto Kota.

Polres Mojokerto Kota berharap, melalui kegiatan ini masyarakat dapat turut mendoakan korban serta memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan. (*)

Polres Gresik Beri Penghargaan Puluhan Anggota Berprestasi dan Belasan Tokoh Masyarakat Penjaga Kamtibmas

0

GRESIK – Komitmen Polres Gresik dalam menghadirkan layanan kepolisian yang profesional kembali diwujudkan melalui pemberian penghargaan kepada personel berprestasi serta tokoh masyarakat yang aktif membantu tugas kepolisian. Penghargaan tersebut diberikan dalam upacara resmi di Lapangan Apel Polres Gresik, Jalan Wahidin Sudirohusodo No. 214, Kebomas, Senin (8/12/2025) pagi.

Upacara dipimpin Wakapolres Gresik, Kompol Shabda Purusha Putra, dengan dihadiri para pejabat utama Polres serta Kapolsek jajaran. Acara berlangsung khidmat dan penuh apresiasi terhadap semangat pengabdian yang ditunjukkan para penerima penghargaan.

Sebanyak 22 anggota Polri dari berbagai Satker dan Polsek, di antaranya Polsek Cerme, Balongpanggang, Bungah, Driyorejo, dan Manyar dinobatkan sebagai personel berprestasi. Mereka dinilai memiliki kinerja menonjol, dedikasi tinggi, serta kontribusi yang berdampak langsung pada pelayanan publik maupun pemeliharaan keamanan wilayah.

Tidak hanya dari internal kepolisian, penghargaan juga diberikan kepada 15 tokoh masyarakat yang dianggap berkontribusi aktif dalam menunjang tugas kepolisian, terutama dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif. Langkah ini sekaligus mempertegas kemitraan strategis antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga Kamtibmas.

Dalam amanatnya, Kompol Shabda menegaskan bahwa penghargaan merupakan bentuk apresiasi institusi terhadap prestasi dan loyalitas yang ditunjukkan personel.

“Penghargaan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebanggaan, keteladanan, serta motivasi kerja,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa capaian positif ini harus menjadi contoh bagi personel lainnya, sekaligus menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, Wakapolres menegaskan komitmen penerapan keseimbangan antara penghargaan dan hukuman. Personel yang melakukan pelanggaran disiplin maupun pidana akan tetap diberikan tindakan tegas sesuai aturan.

“Reward tetap diberikan bagi yang berprestasi, sementara punishment diterapkan untuk pelanggaran. Ini merupakan bentuk keseimbangan yang harus dijaga,” tegasnya.

Menutup sambutan, Kompol Shabda menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi seluruh penerima penghargaan.

“Semoga prestasi ini terus meningkat dan menjadi inspirasi bagi anggota lainnya,” imbuhnya.

Kegiatan berlangsung lancar, aman, dan tertib. Momentum tersebut kembali meneguhkan komitmen Polres Gresik dalam memberikan perhatian, motivasi, dan ruang penghargaan kepada anggotanya serta masyarakat yang peduli pada keamanan lingkungan. Upaya kolaboratif ini menjadi modal kuat dalam menciptakan wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.

Personel Gabungan Lakukan Aksi Kemanusiaan Pascabencana Lahar Semeru di Sumberlangsep

0

Lumajang – Personel gabungan dari Brimob Polda Jawa Timur, Polres Lumajang, serta Polsek jajaran melaksanakan kegiatan kemanusiaan pascabencana luapan lahar Gunung Semeru di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Senin (8/12/2025).

Fokus utama kegiatan tersebut adalah membantu warga terdampak bencana dengan mengevakuasi barang-barang milik warga ke tempat yang lebih aman.

Selain itu, personel gabungan juga melakukan pembersihan rumah-rumah warga yang tertimbun material luapan lahar serta debu vulkanik Gunung Semeru.

Tidak hanya itu, jalan-jalan pemukiman yang tertutup material pasir, lumpur, dan abu vulkanik turut dibersihkan guna memulihkan akses dan aktivitas masyarakat setempat.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, melalui Kasubsi PIDM Si Humas Ipda Untoro, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Polri bersama unsur terkait dalam membantu masyarakat pascabencana.

“Personel gabungan kami terjunkan untuk membantu meringankan beban warga terdampak bencana lahar Gunung Semeru. Mulai dari evakuasi barang-barang, pembersihan rumah, hingga membuka kembali akses jalan pemukiman,” ujar Ipda Untoro.

Ia menambahkan, kehadiran aparat di lokasi bencana diharapkan dapat memberikan rasa aman serta mempercepat proses pemulihan kehidupan warga terdampak.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi luapan lahar susulan, terutama saat intensitas hujan tinggi, serta mengikuti arahan dari petugas di lapangan,” pungkasnya.