Home Blog Page 1660

Kapolresta Sidoarjo Pantau Vaksinasi Pelajar dan Jalannya PTM Terbatas

SISOARJO – Berbagai langkah mempercepat vaksinasi bagi pelajar terus dilakukan. Termasuk yang diadakan Polresta Sidoarjo dengan menghadirkan bus Gerai Vaksin Mobile ke beberapa sekolah di Kabupaten Sidoarjo.

Guna memastikan kelancaran pelaksanaan percepatan vaksin Covid-19 bagi pelajar mulai usia 12-17 tahun, Selasa (31/8/2021) pagi, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro memantau vaksinasi pelajar di SMA Antartika, Buduran, Sidoarjo.

Ada sejumlah 200 dosis vaksin yang disediakan Polresta Sidoarjo. Serta tenaga kesehatan dari Urkes Polresta Sidoarjo, yang bertugas untuk melakukan skrining kesehatan dan menyuntikan vaksin ke siswa-siswi SMA Antartika.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, kegiatan vaksinasi Covid-19 keliling ini merupakan upaya percepatan membentuk herd immunity di lingkungan sekolah. “Untuk vaksinasi bagi guru di wilayah kami 99 persen sudah dilakukan. Saat ini Kabupaten Sidoarjo berada di level tiga, maka dimulainya Pembelajaran Tatap Muka, kami bersama Pemkab Sidoarjo dan TNI melakukan percepatan vaksinasi bagi pelajar usia 12-17 tahun,” katanya.

Pihak sekolah, juga dihimbau oleh Kapolresta Sidoarjo terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas Bertahap, dapat memperhatikan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No. 35 Tahun 2021. Termasuk juga memastikan bahwa seluruh guru, tenaga pendidik dan kependidikan telah divaksin semua.

“Karenanya selain mempercepat vaksinasi, kehadiran kami ke sini juga untuk memastikan kapasitas siswa maksimal 50 persen dari normal, dengan menjaga jarak antar siswa, protokol kesehatan juga benar diterapkan secara ketat,” lanjut Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

Kemudian setiap siswa mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas paling banyak dua kali dalam satu minggu, paling lama empat jam pelajaran per hari dengan 30 menit setiap jam pelajaran. Selain itu juga wajib disertai surat izin dari orang tua.

Kepala SMA Antartika Buduran Sidoarjo M. Ahsan Isnaini menyampaikan terima kasih atas upaya percepatan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar. Ia juga menyatakan kesiapannya dalam menjalankan PTM terbatas bertahap.

“Setiap perkembangan dari PTM terbatas ini akan kami pantau dan kordinasikan dengan pihak terkait. Semoga semua berjalan lancar, sehat, dan melalui percepatan vaksinasi bagi pelajar dapat segera memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya. (tim)

KPK Tetapkan Tersangka Kasus Suap Jual Beli Jabatan Kades

0

JAKARTA -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari beserta suaminya, Hasan Aminuddin sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap terkait jual beli jabatan kepala desa di Kabupaten Probolinggo.

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengatakan KPK juga menetapkan 20 tersangka lainnya. “KPK menetapkan 22 orang tersangka dalam perkara ini,” ujarnya saat konferensi pers di Gedung KPK, Selasa (31/8/2021).

18 orang ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap kepada Bupati Probolinggo dan suaminya dalam kaitan dengan jabatan kepala desa di Kabupaten Probolinggo.

Sementara 4 orang lainnya sebagai tersangka penerima suap, diantaranya Bupati Tantri dan suaminya, Hasan bersama camat Krenjengan Doddy Kurniawan dan Camat Paiton Muhamad Ridwan.

“Adapun barang bukti yang saat ini telah diamankan diantaranya berbagai dokumen dan uang sejumlah Rp 362.500.000,” ujar Alex.

Mereka dijerat melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau pasal 13 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP. (wul/red)

Kapolri Berikan Apresiasi bagi Angkatan Akpol yang Melakukan Baksos untuk Masyarakat

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur bersama Pejabat Utama Polda Jatim, turut serta mengikuti kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Pesat Gatra alumni Akpol 1993, secara virtual, di gedung Rupatama Polda Jatim, pada Selasa (31/8/2021). Kegiatan ini juga diikuti oleh Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Baksos yang dilakukan oleh ikatan alumni Pesat Gatra 1993 ini dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak PPKM. Baksos tersebut telah dilakukan oleh 7 Polda se-Jawa Bali, mulai tanggal 22 Agustus sampai dengan saat ini, dengan jumlah sembako yang dibagikan sebanyak 15 ribu paket.

Dalam keterangannya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara virtual di Polsek Tambora Jakarta Barat, memberikan apresiasi kepada Akpol angkatan 93, yang telah melakukan kegiatan Baksos untuk membantu Masyarakat.

“Pertama-tama tentunya saya berikan apresiasi kepada seluruh angkatan 93, yang telah melaksanakan kegiatan berbagi, dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak pandemi covid-19,” ucap Kapolri.

Selain itu, Kapolri juga menyampaikan terimakasih, karena dengan kegiatan Baksos yang telah dilakukan berbagai angkatan Akpol dalam peringatan HUT yang dimiliki di masing-masing angkantan se-Jawa Bali, dapat bergerak, peduli dan membantu masyarakat yang terdampak covid-19.

“Ini kerja keras kita semua, bagaimana kemudian kedepan kita menjaga protokol kesehatan yang betul-betul bisa dilaksanakan dengan baik. Bagaimana strategi, tracing dan testing bisa ditingkatkan, sehingga bisa mencapai target yang kita harapkan. Tentunya strategis vaksinasi masal dalam rangka mewujudkan herd immunity, ini menjadi harapan kita semua, sehingga pertumbuhan ekonomi kita bisa kembali normal dan masyarakat kita bisa kembali sehat,” paparnya Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Oleh karena itu sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan angkatan 93 yang telah peduli, dan kita tahu bahwa ini semua mengakibatkan terganggunya sektor-sektor tertentu yang kemudian tentunya ini harus kita berikan sentuhan-sentuhan. Terima kasih atas kepeduliannya berkontribusi memberikan bantuan sosial, tentunya ini menjadi semangat bagi kita semua silakan,” tandasnya.

Kapolri juga menyampaikan, bagi rekan-rekan di tiap angkatan yang ada di kepolisian, silahkan bagi yang akan melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam rangka berkontribusi meringankan beban dari masyarakat yang saat ini terdampak pandemi covid-19.

“Ini tentunya selalu kita himbau, kita tunggu dan kita harus bisa betul-betul memberikan kontribusi yang nyata, untuk memberikan kebaikan dan memberikan keringanan kepada masyarakat Indonesia yang terdampak dalam situasi pandemi covid-19 ini,” pungkasnya Kapolri saat memberikan sambutan dalam kegiatan Nostalgia dan Berbagi bersama Pesat Gatra ALUMNI 93, secara virtual. (tim)

Kapolri Minta Jajaran Terus Bantu Warga dan Gelorakan ‘Ayo Pakai Masker dan Ayo Segera Vaksin’

0

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara bakti sosial yang diselenggarakan alumni angkatan kepolisian (Akpol) 1993, Selasa (31/8/2021) di Polsek Tambora. Kegiatan yang dalam rangka merayakan hari jadi Akpol 1993 itu, dilakukan di wilayah Jawa dan Bali kepada masyarakat yang terdampak COVID-19.

Dalam sambutannya, Sigit mengapresiasi apa yang dilakukan para alumni Akpol 93. Ia pun mengajak seluruh rekan-rekan dari Polri untuk terus berkarya dan berkontribusi melakukan kegiatan yang dapat membantu masyarakat.

“Saya selaku pimpinan Polri dalam kesempatan ini mengajak dan gelorakan kepada seluruh rekan-rekan di kepolisian untum terus berkarya dan berkontribusi melakukan kegiatan yang betul-betul dirasakan oleh masyarakat yang terdampak COVID-19,” kata Sigit.

Selain itu, Sigit juga meminta kepada seluruh personel Polri untuk terus bekerjasama dan bahu-membahu dengan seluruh elemen masyarakat untuk menjauhkan virus corona dari Bangsa Indonesia. Upaya itu bisa dilakukan sesuai dengan Tagline Pemerintah ‘Ayo Pakai Masker dan Ayo Segera Vaksin’.

“Mari kita bersama-sama saling bahu-membahu melawan Covid-19, selamatkan keluarga kita, selamatkan masyarakat kita, selamatkan saudara-saudara kita. ‘Ayo Pakai Masker dan Ayo Segera Vaksin’,” ujar Sigit.

Mantan Kapolda Banten ini juga menambahkan, pemerintah baru saja memperpanjang PPKM dengan berbagai level hingga 6 September mendatang. PPKM ini kata Sigit adalah upaya menanggulangi laju pertumbuhan COVID-19, namun di satu sisi juga memberikan ruang agar sektor perekonomian tumbuh.

Eks Kabareskrim Polri ini menegaskan, kelonggaran-kelonggaran yang diberikan dalam perpanjangan PPKM ini tentunya harus diimbangi dengan pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Karena apabila tidak, Sigit menyebut ada potensi laju COVID-19 kembali meningkat.

“Karena memang terkait kelonggaran yang ada apabila masyarakat tidak melaksanakan prokes secara benar maka potensi laju pertumbuhan COVID akan muncul kembali. Oleh karena itu saya imbau kepada seluruh masyarakat dan tempat-tempat yang diberikan kelonggaran untuk betul-betul melaksanakan prokes,” ucap Sigit.

Ia pun memaparkan Indonesia sempat dalam fase angka positif harian COVID-19 mencapai 56 ribuan. Sementara saat ini angka COVID-19 harian sebanyak 5 ribuan. Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan prokes di tengah pelonggaran-pelonggaran yang diberikan agar ekonomi kembali bangkit.

“Laju COVID bisa dikendalikan dan ekonomi bisa dijaga,” ujar Sigit.

Lebih lanjut, Sigit menjelaskan, saat ini pemerintah tengah menyosialisasikan aplikasi PeduliLindungi. Hal ini dimaksudkan agar dapat mendeteksi masyarakat yang tengah beraktivitas sehingga semuanya bisa terjaga dan selalu dalam keadaan sehat.

Langkah lainnya, lanjut Sigit, adalah peningkatan tracing dan traking kepada masyarakat yang terpapar COVID-19 sehingga bisa dilakukan treatment yang benar apakah melakukan isolasi terpusat (isoter) atau dirujuk ke rumah sakit untuk dirawat.

Percepatan vaksinasi juga menjadi kunci untuk menekan angka COVID-19. Ia menuturkan, target Presiden Jokowi dimana dalam satu hari sebanyak 2 juta vaksinasi harus dicapai dengan berkolaborasi dari semua elemen baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, ormas, OKP, relawan dan masyarakat.

“Jangan bereuforia karena kita saat ini masih menekan angka COVID. Maka dari itu seluruh strategi baik 3M, 3T dan vaksinasi harus berjalan dengan baik,” tutup Sigit. (tim)

Kapolda Jatim: ETLE/INCAR sebagai Pengawasan dan Penindakan Terhadap Pelanggar Lalu Lintas

SURABAYA – Ditlantas Polda Jawa Timur, Selasa (31/83021) pagi, menggelar Webinar dengan tema; “implementasi penegakan hukum lalu lintas secara online melalui inovasi sistem ETLE/INCAR guna meningkatkan kesadaran hukum dan keselamatan masyarakat dalam rangka mewujudkan jatim tertib lalu lintas dimassa pandemi COVID-19”.

Kegiatan ini sendiri dilaksanakan di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim. Dalam giat ini, dibuka secara langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta dihadiri oleh Dirkamsel Korlantas, Brigjen Pol Prof Dr.Chrysnanda Dwilaksana.

Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, menjelaskan, webinar ini dilaksanakan oleh jajaran Ditlantas Polda Jatim yang diikuti oleh Direktur Lalu Lintas seluruh Indonesia. Serta diikuti oleh Stakeholder, dari Kejaksaan, Pengadilan serta Akademisi dan juga Kapolres.

“Dalam giat webinar pagi ini, juga dihadiri oleh Dirkamsel Korlantas Brigjen Pol Prof Dr Chrysnanda Dwilaksana, sebagai salah satu narsum yang dibutuhkan untuk memberikan pengetahuan terkait dengan INCAR/ETLE, yang dibuat oleh Direktorat lalu lintas Mabes Polri,” jelas Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta, usai membuka webinar, Selasa (31/8/3021) pagi.

Selain itu, ETLE/INCAR ini, terkait dengan pengawasan dan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas. Yang menggunakan teknologi baik stasioner maupun bergerak berbasis data yang terpasang camera yang terhubung dengan Disdukcapil, serta sistem yang ada terkait registrasi dan identifikasi.

Harapan kedepan dengan adanya webinar ini, pengetahuan dan pemahaman program ETLe dan INCAR bisa diketahui oleh seluruh peserta dan dilaksanakan.

“Roh dari program ini adalah mengakomodir perkembangan masyarakat terkait dengan pelayanan Polri serta mewujudkan program Presisi bapak Kapolri. Sehingga dapat tercipta Kamtibmas yang tentunya melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat dan penegakan hukum bisa berjalan,” harapnya.

Kami mengucapkan terima kasih adanya dukungan berbagai pihak dari Kejaksaan Tinggi, Pengadilan Tinggi. Karena tanpa sinergitas, maka tidak akan terwujud. Sedangkan saat ini sudah ada 10 kendaraan, dan kami memiliki 39 Polres, dan setiap polres diharapkan memiliki satu atau lebih mobil INCAR.

Sementara itu Dirkamsel Korlantas, Brigjen Pol Prof Dr Chrysnanda Dwilaksana, menyebut, kami dari Korlantas Polri mengapresiasi setinggi tingginya, karena aplikasi INCAR ini dapat membantu didalam mewujudkan lalu lintas aman dan lancar.

“Tentu ini satu inovasi yang bagus, muda mudahan ini juga bisa menginspirasi di seluruh Indonesia. Karena keselamatan itu yang pertama dan utama dan mari gelorakan stop pelanggaran, stop kecelakaan untuk kemanusiaan,” pungkasnya. (tim)

Walikota Malang Minta ke Pemerintah Pusat, Mall dan Wisata Dibuka Dengan Prokes Ketat

MALANG — Wali Kota Malang Sutiaji meminta kepada pemerintah pusat supaya mal di Kota Malang boleh beroperasi.

Permintaan itu disampaikan Sutiaji kepada pihak Kementerian Dalam Negeri (Mendagri), Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, serta Kementerian Kesehatan.

“Malang ini level (PPKM) berapa pun, saya minta mal tetap dibuka dengan catatan ada aplikasi PeduliLindungi,” kata Sutiaji saat melihat kesiapan operasional di Malang Town Square (Matos), Kota Malang, Senin (30/8/2021).

Sutiaji mengatakan, semua mal sudah siap dibuka dengan protokol kesehatan yang tertuang dalam aturan PPKM.
Yakni menerapkan aplikasi PeduliLindungi untuk memastikan pengunjung yang datang sudah divaksin.
Adapun untuk kapasitas, Sutiaji mengatakan akan mengikuti aturan yang ada.

Sutiaji berharap, pada perpanjangan PPKM pekan ini, status PPKM di Kota Malang bisa turun level. Saat ini, Kota Malang masih berstatus PPKM level 4.

“Kapasitas kami ikuti di PPKM. Mudah-mudahan kami masuk level 3,” kata dia.

Sutiaji berharap, semua mal di Kota Malang disiplin menjalani protokol kesehatan saat dibolehkan beroperasi supaya tidak memicu naiknya kasus Covid-19.

“Pemerintah tidak pernah melarang orang untuk melakukan kegiatan aktivitas sepanjang bisa menjaga prokes, sehingga nanti harapannya bisa dijalankan dengan baik,” kata dia.

Direktur Malang Town Square Fifi Trisjanti mengatakan, pihaknya sudah melakukan persiapan sejak dua minggu supaya bisa beroperasi.

“Kami lebih dari bisa beroperasi. Sudah sejak dua minggu yang lalu,” katanya.

Pihaknya sudah menyiapkan barcode PeduliLindungi di sembilan pintu masuk mal.

Semua pengunjung yang hendak masuk harus melalui pengecekan itu untuk memastikan bahwa pengunjung tersebut sudah divaksin.

Tidak hanya itu, semua pegawai yang ada di dalam harus sudah divaksin.

“Tenant harus 100 persen vaksin,” katanya.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Malang Raya Suwanto mengatakan, semua pengelola mal di Kota Malang sudah diberi arahan supaya siap untuk dibuka.

“Sudah kami siapkan semua. Sudah kami briefing di mal-mal yang tergabung dengan asosiasi untuk menyiapkan kelengkapan apa yang harus disiapkan untuk opening,” pungkas nya. (DHW)

KPK Amankan Bupati dan Beberapa ASN Pemkab Probolinggo

SURABAYA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Probolinggo Puput Triana Sari, Minggu (29/8/2021) dini hari.

Bupati Tantri dan suaminya Hasan Aminuddin digelandang ke Polda Jatim dan menjalani pemeriksaan intensif pada siang hari pukul 11.00 WIB.

Sebelumnya, KPK mendatangi kediaman Bupati Tantri di Jalan A.Yani Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo sekitar pukul 02.00 dini hari.

Suasana di Kantor Bupati Probolinggo dan rumah dinas Bupati Puput Tantriana Sari terlihat sepi usai operasi tangkap tangan yang dilakukan penyidik lembaga antirasuah di Kabupaten Probolinggo tersebut.

Informasi yang dihimpun di lapangan, penyidik KPK juga menangkap suami Bupati Probolinggo yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Hasan Aminuddin di rumah tersebut.

Penangkapan orang nomor satu di Kabupaten Probolinggo tersebut disinyalir terkait dengan dugaan kasus jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, saat ini tim KPK masih berada di Jawa Timur, melakukan permintaan keterangan kepada pihak pihak yang diamankan.

“Ada sekitar 10 orang diamankan diantaranya kepala daerah, beberapa ASN Pemkab Probolinggo dan pihak pihak terkait,” ujar Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri.

Meski demikian, Ali mengatakan KPK masih belum menentukan sikap terhadap hasil penyelidikan. Pihaknya akan selalu menginformasikan perkembangan perkara tangkap tangan tersebut.

“Perkembangannya akan selalu kami informasikan kepada masyarakat. Nantinya perkara ini akan kami rilis,” ujar dia. (tim)

SKK Migas Bantu ISO Tank Oksigen dan Silaturahmi ke Pemprov Kalteng

BARITO UTARA-Merespon keinginan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah(Kalteng)melalui surat yang ditandatangani Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo, S.Sos,MM terkait permohonan bantuan penyaluran oksigen medis menggunakan ISO Tank.  Dimana hal ini dilatarbelakangi lonjakan kasus positif Covid-19 di Kalteng yang kian meningkat menjadi 3(tiga) kali lipat sampai dengan saat ini,sehingga ada keterbatasan ketersediaan oksigen medis,guna memenuhi kebutuhan oksigen medis untuk rumah sakit di Provinsi Kalteng. 

Diketahui bersama,saat ini kebutuhan oksigen hampir di seluruh wilayah Indonesia mengalami peningkatan drastis,akibat meningkatnya pasien Covid-19.Selain oksigen semakin sulit didapatkan oleh masyarakat,rumah sakit juga terkendala memperolehnya disaat-saat membutuhkan Oksigen. 

Institusi SKK Migas Perwakilan Kalimantan & Sulawesi (SKK Migas Kalsul)didukung oleh KKKS Eni Muara Bakau B.V. dan KKKS Eni East Sepinggan Limited membantu menyediakan peralatan untuk transportasi oksigen yang dibutuhkan kalangan medis untuk penanganan pasien Covid-19. 

Bantuan ini berupa penyediaan 1 (satu) buah ISO tank yakni alat yang dapat digunakan sebagai kontainer penyimpan oksigen untuk mendukung proses distribusi oksigen medis. 

Penyediaan ISO tank ini sebagai bentuk kepedulian dari pelaku industri hulu migas terhadap situasi pandemi COVID-19 di Kalteng.Bantuan ISO tank berukuran 20(dua puluh) feet dengan kapasitas ± 20 ton tersebut aktualnya saat ini,sudah dimobilisasi untuk membawa Oksigen Medis dari Pulo Gadung ke Kalteng. 

Semoga dalam waktu yang dekat sudah sampai di Kalteng,untuk dipergunakan dalam menangani pasien Covid-19 yang membutuhkan oksigen. 

Penyerahan ISO Tank dilakukan secara daring (online)oleh Kepala SKK Migas Kalsul,Azhari Idris Senin (30/8) kepada Wakil Gubernur Kalteng Kalteng H.Edy Pratowo. 

“Diungkapkan Azhari, bantuan yang diberikan ini merupakan inisiatif dan rasa kepedulian hulu migas,terhadap masyarakat Kalteng saat ini yang selanjutnya bisa dapat dipergunakan sebaik-baiknya.

“Dukungan ini diharapkan dapat meringankan usaha distribusi oksigen medis, dalam memenuhi kebutuhan rumah sakit di wilayah Kalimantan Tengah,dalam menangani pasien Covid-19 yang saat ini masih terjadi,”ujar Azhari.

Yang hadir pada kesempatan tersebut,SKK Migas juga bersama GM.Medco Bangkanai Herman Fauzi beserta timnya mengajak managemen KKKS Medco Energi Bangkanai Limited yang beroperasi di wilayah Kabupaten Barito Utara, untuk bersilaturahmi kepada Wakil Gubernur Kalteng dan Jajarannya.

“Semoga dengan silaturahmi dan komunikasi yang baik, Kegiatan usaha hulu migas yang merupakan kegiatan pemerintah ini,dapat terus beroperasi dengan lancar dan memberikan manfaat bagi bangsa dan negara, khususnya masyarakat Kalimantan Tengah,”ujar Azhari.

Azhari,juga menyampaikan produksi pasokan gas dari KKKS Medco Bangkanai tersebut untuk pembangkit listrik di Kalteng.Medco Bangkanai saat ini terus berproduksi dan bekerja dengan baik,hasilnya memberi nilai tambah bagi daerah dan nasional. Sehingga keberadaan Medco Bangkani,perlu bersama-sama didukung dan diberikan bantuan oleh Pemprov Kalteng jika memang ada kendala-kendala dilapangannya.

“Operasional hulu migas di Kalteng ini perlu didukung,”tandasnya.

Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo yang hadir dan menerima secara simbolis bantuan tersebut, menyampaikan apresiasi setinggi-tinggi untuk SKK Migas dan KKKS yang telah membantu,  penanggulangan bencana pandemi Covid-19 di Kalteng.Bantuan ISO Tank tersebut akan digunakan secara langsung untuk mendukung kegiatan medis, serta memenuhi kendala Rumah Sakit(RS) yang saat ini terjadi yaitu dalam penyediaan oksigen medis di Kalteng.

“Dengan adanya ISO tank tersebut pasokan oksigen dalam mendukung layanan kesehatan di Kalteng semakin kuat.Resiko kematian akibat pandemi Covid-19 dapat ditekan secara maksimal.Kalau bisa angka harian hingga mencapai nol persen,”harap Wagub Kalteng.  (SS).

DPRD.Pembahasan Dilanjutkan Setelah Pemda Perhitungkan Akibat Perubahan ke Dua Perda

BARITO UTARA-Rapat pembahasan lanjutan Raperda perubahan kedua atas peraturan daerah,nomor 2 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat Daerah Kabupaten Barito Utara,telah dilangsungkan pada ruang rapat DPRD,Senin(30/8/2021).

Peserta rampat yang hadir antara lain dari eksekutif berjumlah tujuhbelas orang,termasuk Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Barito Utara,Kabid hukum dan Staf dari bagian Ortal.”Peserta rapat selanjutnya yang hadir adalah anggota DPRD yang berjumlah Sembilan orang,masing-masing dari Komisi satu dan Komisi Tiga.

Isi angenda yang di dibahas dalam rapat pembahasan lanjutan Raperda perubahan kedua atas Perda nomor 2 tahun 2016 dalam arti,yang dulunya turun peringkat,eksekutif ingin naikan peringkat Disdukcapil dan Satpol PP dari tipe B Ke tipe A.

Anggota Dewan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan(PDIP)Henny Rosgiati,mengatakan dari tipe B ke tipe A ini yang perlu ketegasan,dalam arti berapa lama kami harus skor pada rapat sebelumnya.Bagaimana dengan keuangan,makanya tadi sangat diharapkan DPRD orang yang diundang harus jelas,ini akan  berhubungan dengan anggaran kita dan kemampuan dengan keuangan daerah.

“Di katakannya,jangan sampai kepengurusan ini berpengaruh nantinya ke semua pihak,otomatis nanti kalau peningkatan tipe saja atau begitu juga dengan kebutuhan lain-lainnya sama,seperti kebutuhan kantor semakin meningkat walaupun bisa berbeda-beda.

Begitu juga dengan Anggota DPRD dari Fraksi Partai Nasdem,Hj.Netty Herawati,mengenai penurunan dan kenaikan disetiap beberapa Dinas,untuk Disdukcapil ini ada penurunan,”katanya. 

Politisi dari Partai Nasdem ini juga mempertanyakan, jadi”mohon kejelasannya kenapa dari tipe A ke tipe B,juga sudah dikatakan apabila ada perubahan dan peringkat itu beraarti berhubungan dengan anggaran dan keuangan,Hal ini perlu kita pertimbangkan dan perlu juga ketegasan dari pihak Pemerintah Daerah,dalam hal mengenai keanikan tipe ini. 

Senada dengan anggota Dewan dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan(PPP)H.Abri,ia juga menyebutakn yang pertama perubahan-perubahan ini tidak juga wajib,lalu perubahan ini ada pengaruhnya berkenaan dengan anggaran.

Jadi pertimbangan untuk apa,disitu dalam rapat sebelunya kemaren makanya ini tidak harus dirubah untuk yang meningkatkan,apakah yang berkurang juga karena memang Gradenya wajib turun dan yang dinaikan itu memang  bisa ditunda.

“Saya pikir,karena kita ingat ini sudah dua tahun kondisi keadaan keuangan kita,disini kita sama-sama memahamilah keadaannya,lalu berkenaan dengan perubahan itu terus kantor ditingkatkan ada hal yang ikut berubah,menyangkut hal-hal yang ikut berubah dari sisi anggarannya.

Saya ingat betul waktu rapat sebelumnya pertimbangan,kalau memang menunjukan tidak dirubah,tidak usah saja dulu dirubah,jadi nanti saja kalau memang sudah kondisi mulai stabil,”ujar H.Abri.

Saat dalam rapat pembahasan itu,Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Barito Utara,Hj.Nornah Iriawati,SH,M.AP menanggapi pertanyaan dari beberapa anggota Dewan.

“Ia katakan memang kalau kita merubah Struktur akan berpengaruh pada anggaran,karena Strukturnya otomatis menambah ples anggaran yakni satu bidang satu Kabid tiga Kasi,itu pasti menamnah biaya ditambah lagi dengan belanja Pegawainya.

Dipenghujung rapat pembahasan Eksekutif dan Legislatif sama-sama berkesimpulan,Pembahasan terhadap Raperda perubahan kedua atas peraturan daerah,nomor 2 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat Daerah Barito Utara akan di lanjutkan,setelah Pemda melakukan perhitungan anggaran sebagai akibat,akan dilakukannya perubahan kedua atas perda nomor 2 tahun 2016.  (SS).     

Polda Jatim Terus Ajak Masyarakat Patuhi Prokes

SURABAYA – Dalam rangka menjaga dan memutus mata rantai covid-19 di Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, melalui Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, secara tegas mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes), dan mematuhi peraturan yang ada sesuai dengan daerah masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko usai rapat intern penanganan covid di Jatim, yang dipimpin Kapolda Jatim, di gedung Tribrata Polda Jatim, pada Senin (30/8/2021).

“Bapak Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, mengajak masyarakat tetap patuhi Prokes,” tandasnya Kombes Gatot.

Lebih lanjut Kombes Gatot Repli Handoko menekankan kepada masyarakat, untuk tetap menerapkan Prokes dengan 3M Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjauhi Kerumunan, karena dengan penerapan Prokes, kita dapat meminimalisir penyebaran covid-19.

“Ayo masyarakat Jawa Timur, kita jangan kendor dalam penerapan prokes. Angka penyebaran covid di Jatim saat ini sudah menurun, sudah banyak daerah yang zona kuning, ini kita jaga jangan sampai kasus covid-19 kembali meningkat, caranya dengan terus terapkan Prokes,” ajaknya.

Selain itu, Kabid Humas Polda Jatim juga menyampaikan. Masyarakat yang tidak patuh terhadap aturan yang ada di daerahnya masing-masing, maka akan diterapkan sanksi sesuai aturan yang ada.

“Setiap daerah memiliki peraturan yang berbeda, dan ada sanksinya untuk pelanggar yang tidak patuh, diantaranya sanksi dengan teguran lisan, sanksi denda, hingga penutupan operasional,” paparnya.

Perlu diketahui, dari data yang di himpun Polda Jatim, hasil operasi yustisi di seluruh Jatim, tertanggal 23 – 29 Agustus 2021, ada sebanyak 1.359.266 telah dilakukan teguran lisan, dan 140.141 dilakukan teguran tertulis. Sedangkan sanksi denda administrasi sebanyak 2.392 orang. Selain itu untuk sanksi sita KTP atau Paspor sebanyak 2.797 orang. (tim)