Home Blog Page 1662

Rumah Sakit Terkemuka di Kota Bandung Diduga Lakukan Pemotongan Insentif Nakes

BANDUNG – Keberadaan relawan nakes (tenaga kesehatan) dalam menangani pasien Covid 19 memang menjadi kebutuhan darurat pada setiap Rumah Sakit, baik milik pemerintah maupun Swasta.

Namun sangat disayangkan jika keberadaan para Nakes, yang berada di salah satu rumah sakit swasta terkemuka di Bandung kini menjadi perbincangan oleh para tenaga kesehatan di lingkungan Rumah Sakit tersebut.

Beredar kabar, jika di Rumah Sakit tersebut terjadi pemotongan insentif tenaga kesehatan, yang diduga dilakukan oleh pihak Rumah Sakit Edelweis.

Pemotongan insentif kisaran 20 hingga 40 persen terhadap dilakuakan pada hak relawan nakes yang bertugas di Rumah Sakit Eldelweis.

Tak hanya pemotongan insentif, juga beredar kabar bahwa ada beberapa karyawan termasuk tenaga kesehatan yang hingga saat ini belum menerima honor.

Bahkan sempat beredar kabar bahwa buku tabungan para nakes dipegang oleh pihak managemen Rumah Sakit Edelweis.

Informasi pemotongan juga belum terbayarkannya honorarium karyawan dan relawan tenaga kesehatan Covid 19, didapat dari salah satu tenaga relawan yang berinisial A.

A menuturkan, jika
direktur Rumah Dakit Edelweis Bandung pada saat Zoom mengatakan, mengapa rekan- rekan nakes seolah tidak percaya sama pihak rumah sakit.

Ucapnya salah satu petinggi Rumahsakit Edelweis. Selain mengatakan demikian, pihak rumah sakitpun melanjutkan dengan mengatakan,

“Boleh ngak kita potong! agar segera bisa kita cairkan. itupun kalau mau, jika tidakpun ya tidak akan bisa dicairkan..” ujar A menirukan ucapan direksi Rumah Sakit, Sabtu (28/09/2021).

Sebelumnya karyawan juga relawan mendapat telah mendapatkan pencairan intensif sebesar 7 hingga 5 ratus ribu rupiah plus gaji pokok.

Sementara Dokter yang dijanjikan 10 juta hanya mendapat 6.5 jt sampai 8 juta.

“Sebelumnya pembayaran honor full tdk ada potongan namun untuk periode januari sampai april ada pemotongan sebesar 20 sampai 40 persen” ujarnya.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung melalui sambungan telepon, Ahyani Raksanagara menyampaikan bahwa insentif bagi tenaga kesehatan dibayarkan harus sesuai aturan yang berlaku juga tidak boleh ada potongan.

Sampai berita ini diturunkan pihak rumah sakit belum berhasil dikonfirmasi oleh wartawan. (Achmad Edison Syafei)

Tak Sabar Menunggu Perbaikan, Warga Dusun Babatan Gotong Royong Perbaiki Jalan Desa

PASURUAN – Antusiasme warga Dusun Babatan jalan Juwet Desa Bakalan Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan saat
melaksanakan kerja bakti pelebaran jalan yang rusak, pada Jum’at, 28/8/2021 patut diacungi jempol.

Pasalnya, jiwa gotong royong pada warga sontak terpicu untuk melakukan kerja bakti, pada salah satu akses menuju jalan raya yang rusak.

Yanto, warga setempat mengatakan jalan Kalianyar yang menuju jalan raya memang sudah lama tak terawat.

Dikatakan pula, jalan yang sempit penuh batu kerikil sering sekali menyebabkan kecelakaan. Akibatnya kesabaran warga pun telah mencapai puncaknya untuk segera bertindak memperbaiki tanpa menunggu perbaikan dari desa. Pasalnya, selama ini perbaikan jalan yang diidamkan warga hanya berupa janji-janji.

Dalam forum salah satu warga, Sahari, ketua RT 10 RW 03 langsung mengajak kerja bakti dengan swadaya masyarakat.

Mendapat ajakan tersebut, warga pun sontak semua menyetujui.

“Ayo wes gak usah kesuwen, urunan ae kerja bhakti di benakno dewe wong iki dalan dalane awak dewe (Ayo jangan terlalu lama, kita kerja bakti membenahi jalan milik kita ini),” tegasnya.

Diterangkannya pula, kegiatan kerja bakti ini sebagai wahana untuk menumbuh kembangkan hidup gotong royong masyarakat untuk mempererat hubungan masyarakat.

“Dengan kegiatan kerja bakti seperti ini warga akan hidul guyub dan rukun serta saling bahu membahu untuk kepentingan bersama,” pungkasnya. (tim)

Baksos di Pantai Pancer, Polwan Polres Jember Bagikan 200 Paket Sembako

JEMBER – Dalam Rangka HUT Polwan ke 73, Polwan Polres Jember Bedagai melaksanakan bakti sosial kepada masyarakat kurang mampu di Pantai Pancer Desa Puger Kulon Kec. Puger Kabupaten Jember, Sabtu (28/08/2021).

Kegiatan di Pimpin oleh Kabag SDM Kompol Nurmala didampingi Kasat Binmas AKP Yuliat dan kegiatan di ikuti oleh Personel Polwan Polres Jember.

Disamping di sekitar Pantai Pancer Puger, kegiatan juga dilaksanakan di Pulau Kucur Gunung Watangan Desa Lojejer Kec wuluhan Kab. Jember. Dua daerah yang berdekatan tapi berbeda Kecamatan.

Kapolres Jember AKBP Arif Racham Arifin menyampaikan, Sebanyak 200 paket sembako dibagikan ke Dua Wilayah yang mana wilayah kecamatan wuluhan, Para Personel Polwan harus menggunakan perahu menyeberang ke daerah tersebut, ujarnya.

Arif juga menuturkan bahwa kegiatan Bakti sosial dilakukan oleh Polisi Wanita Polres Jember harus hadir ditengah masyarakat pada saat situasi pandemi covid 19 saat ini.

“Jadi, Polwan kita langsung terjun kelapangan membagikan bantuan sembako dan masker kepada masyarakat terdampak covid-19,” Ungkap Arif.

Ia juga menambahkan, pembagian paket sembako dilakukan Polwan Polres Jember sebanyak 200 paket sembako langsung dibagikan secara door to door kepada masyarakat terdampak Covid 19 di dua Desa yaitu Desa Puger Kulon Kec. Puger dan Desa Lojejer Kec wuluhan Pantai Pancer.

“Paket yang dibagikan sebanyak 200 Paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19, semoga kiranya bantuan tersebut dapat bermanfaat dan meringankan beban ekonomi masyarakat selama pandemi Virus Covid-19,” tandas Arif. (tim)

Akhir Desember Ditargetkan 70% Masyarakat Jatim Telah di Vaksin

SIDOARJO – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim, Sabtu (28/8/2021) melakukan pengecekan serbuan vaksinasi Merdeka, yang berlangsung di Wage Sidoarjo dan Mapolres Mojokerto Kabupaten. Masing-masing menyiapkan sebanyak 1000 dosis baik tahap satu maupun tahap dua.

Serbuan vaksinasi yang berlangsung di desa Wage Kabupaten Sidoarjo dan Mapolres Mojokerto Kabupaten ini berlangsung secara kondusif. Masyarakat sangat antusias mendatangi tempat-tempat vaksinasi yang telah disediakan.

Sementara, dalam rangka mendukung percepatan program vaksinasi, Polri bekerja sama dengan Artha Graha Peduli dan Puti Guntur Sukarno (Anggota Komisi X DPR RI) melaksanakan kegiatan vaksinasi kepada masyarakat umum, khususnya kecamatan Taman Desa Wage Kabupaten Sidoarjo.

Sedangkan, dalam selenggaraan vaksinasi di Mapolres Mojokerto Kabupaten sendiri dilakukan setiap hari Sabtu, selama persediaan vaksinasi masih ada, dengan sasaran pelajar maupun dewasa. Program vaksinasi ini juga dilaksanakan secara serentak, pada hari ini. Dengan sasaran sebanyak 5000 orang.

Dalam kunjungannya di tempat vaksinasi, baik di Kabupaten Sidoarjo maupun di Mapolres Mojokerto Kabupaten. Kapolda Jatim tak lupa menyapa dan berbincang dengan masyarakat yang sedang melakukan vaksinasi, Kapolda juga membagikan bendera merah putih kepada masyarakat yang sedang mengantri vaksin di Mapolres Mojokerto Kabupaten.

“Kami telah melaksanakan pengecekan vaksinasi di sejumlah daerah, tadi di Sidoarjo, dan sekarang di Mojokerto. Kemarin kami juga telah melaksanakan 18.000 vaksinasi kepada masyarakat. lalu rencana untuk hari Minggu kami juga melaksanakan beberapa kegiatan, antara lain ada di Kabupaten Malang, dan beberapa Polres lainnya,” paparnya Kapolda.

Selain itu, Kapolda juga tak henti-hentinya mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, walaupun sudah melakukan vaksinasi, dan mengingatkan kepada masyarakat yang belum melakukan vaksinasi diharapkan dapat mendatangi gerai vaksin tang telah di sediakan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada tenaga kesehatan yang sudah bekerja dan terlebih khusus lagi kepada masyarakat yang mau datang dan sadar untuk ikut vaksinasi,” ucap Kapolda Jatim didampingi Pejabat Utama Polda Jatim.

“Ayo vaksinasi dan mudah-mudahan nanti target di awal September akan banyak datang vaksin, 970 Puskesmas yang tersebar, akan kami dukung baik dari TNI maupun Polri, untuk mendukung Puskesmas sebagai penjuru dalam pelaksanaan vaksinasi,” tandasnya.

Kapolda Jatim juga menyampaikan, bahwa Gubernur Jatim juga akan mendorong dua tenaga kesehatan yang berasal dari sekolah kesehatan disetiap puskesmas.

“Kami minta nanti Kapolres berkoordinasi dengan Bupati supaya menambah, setidaknya dua atau lebih, sehingga setiap puskesmas tenaga kesehatannya siap datang. Dimohon masyarakat secara rutin datang ke puskesmas untuk melaksanakan vaksinasi,” tambahnya.

“Harapannya di akhir Desember target 70 persen dari Provinsi Jawa Timur semuanya sudah terpenuhi. Makin cepat makin baik,” pungkas Kapolda Jatim. (tim)

Serbuan Vaksin Polresta Malang Kota dlm rangka HUT Polwan ke 73.

MALANG – Sabtu (28/8/2021) Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto kunjungi Lapas Wanita Kelas 2 Malang untuk cek pelaksanaan Vaksinasi untuk warga binaan Lapas Perempuan Kelas 2 Kota Malang, dalam rangka memperingati HUT Polwan ke 73.

Kurang lebih ada 260 Dosis Vaksin yang di siapkan untuk Warga Binaan Lapas Wanita, Kapolresta saat mendatangi pelaksanaan vaksin di Lapas Wanita di terima langsung oleh Kalapas Wanita yang dilanjutkan pemantauan pelaksanaan vaksinasi.

Dalam kunjungan nya AKBP Budi Hermanto menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksin ini adalah mendukung program pemerintah untuk menuju herd immunity dan kita semua segera pulih dari ekonomi, warga binaan lapas pun juga wajib di vaksin ucap Buher.

Dan kegiatan ini adalah untuk memperingati hari jadi Polwan yang ke 73 di tahun 2021, semoga yang diberikan ini dapat memberikan manfaat khususnya penanganan di massa pandemi hingga saat ini, dan tentunya ini juga untuk mempercepat Herd Immunity di kota malang.

Kalapas Wanita juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada polresta malang kota dan polwan yang telah menyelenggarakan kegiatan vaksinasi di lapas Wanita ini, semoga kita segera menuju Herd Immunity, tidak lupa kita juga masih harus terapkan prokes, dan saya ucapkan selamat ulang tahun hari jadi polwan yang ke 73 semoga polwan semakin sukses. (tim)

Satlantas Polres Lumajang Laksanakan Pelayanan Vaksinasi Drive Thru

LUMAJANG – Satlantas Polres Lumajang melaksanakan pelayanan vaksinasi Drive Thru, Sabtu (28/8/2021), berlangsung di fasilitas lahan pakir Stadion Semeru Lumajang.

Pelaksanaan vaksinasi drive thru ini dalam rangka mendukung program pemerintah menuju masyarakat sehat, sekaligus dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional Indonesia Maju.

Untuk diketahui bahwa pemberian vaksinasi Covid-19 secara drive thru ini baru pertama kali digelar di Kabupaten Lumajang. Meskipun begitu kegiatan tersebut mendapat sambutan dari warga.

Terbukti ratusan warga calon penerima vaksin, nampak antusias rela mengantri dari atas kendaraannya sejak pukul 08.00 WIB pagi untuk mendapatkan suntikan vaksin.

Sebelum disuntik vaksin oleh vaksinator dari Tim Urkes Polres Lumajang, terlebih dahulu calon penerima vaksin diperiksa kesehatannya.

Sebuah pemandangan menarik karena semua proses vaksinasi drive thu dilakukan penerima vaksin dari atas kendaraan roda dua maupun roda empat.

Hadir Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si didampingi Kasat lantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho memantau kegiatan vaksinasi Drive Thru tersebut.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan, pemberian vaksinasi Covid-19 drive thru kali ini peserta vaksinasi tidak turun dari kendaraannya.

“Vaksinasi secara drive thru layaknya pemesanan makanan tanpa harus turun dari mobil maupun motor,” ujarnya.

Kegiatan vaksinasi Covid-19 Driver Thru melayani vaksinasi tahap pertama dan tahap kedua. Melihat animo warga cukup baik, pelaksanaan vaksinasi Drive Thru akan mencapai target.

“Jadi target kita hari ini ada 300 warga yang akan dilakukan vaksinasi. Kita laksanakan pagi sampai selesai,’ ujar Eka Yeti.

“Kita mengambil hari di momen libur yakni Sabtu atau Minggu untuk untuk warga yang mungkin sedang melintas di depan stadion semeru, tidak sedang bekerja sedang libur bisa menyempatkan waktu sebentar untuk vaksinasi,” terang Kapolres.

Kapolres Lumajang Eka Yekti menambahkan bahwa pelaksanaan vaksinasi di kabupaten Lumajang sampai saat ini masih berkisar 60-70 persen.

“Jadi percepatan harus terus dilaksanakan dengan berbagai cara, untuk Polri sendiri kami sudah berkeliling, tidak hanya vaksin di tempat, tapi kita sudah ke sekolah ke pondok pesantren kemudian ke buruh pabrik dan ini kita coba inovasi-inovasi terus seperti drive thru,” ujarnya. (**)

Bupati Tantri Probolinggo Teken Perjanjian Kontrak Dalam PEN 2021

PROBOLINGGO —
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo berkesempatan memperoleh pinjaman dana untuk mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Perjanjian pinjaman daerah dilakukan secara virtual oleh Pemkab Probolinggo dengan PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Persero, Sabtu (28/8/2021) pagi di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo.

Penandatangan (teken) perjanjian kontrak dengan PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Persero dilakukan oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE disaksikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Pinjaman PEN Pemerintah Daerah menjadi alternatif pembiayaan bagi daerah dalam mendanai kegiatan-kegiatan prioritasnya terutama dalam menangani dampak pandemi Covid-19. Pemerintah memberikan batasan penjaminan pinjaman kredit bagi korporasi dan pemberian pinjaman PEN daerah untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional dan daerah.

Program pemberian pinjaman untuk daerah melalui PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Persero dalam mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akan diterima oleh tiga daerah. Diantaranya Kabupaten Probolinggo, Kota Blitung dan Sulawesi Utara. Sedangkan Kabupaten Probolinggo baru pertama kali memperoleh pinjaman untuk mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Direktur Utama PT. SMI Edwin Syahruzad menjelaskan program pemberian pinjaman daerah fokus mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Kabupaten Probolinggo dengan jumlah dana yang disetujuinya sebesar Rp 76.500.847.409,00. Dana tersebut digunakan untuk kebutuhan penanganan infrastruktur jalan, penanganan infrastruktur SDA, penanganan air bersih dan Sanitasi.

“Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan tim teknis melakukan proses atas permohonan dari Gubernur, Bupati maupun Walikota dan menindaklanjuti sektor yang menjadi prioritas pinjaman sebagaimana tiga daerah tersebut,” ujarnya.

Sementara Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menyampaikan kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk mendapatkan sumber dana alternatif pengganti program dan kegiatan pembangunan bidang infrastruktur tahun 2021 yang tertunda akibat pandemi Covid-19.

“Tentunya saya menyampaikan ungkapan terima kasih kepada PT. SMI Persero atas upaya dan kerjasamanya serta kepercayaan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk mendukung pemulihan ekonomi daerah. Khususnya mendukung berkelanjutan serta penyelesaian kegiatan pembangunan bidang infrastruktur,” katanya. ( Wulan)

Usaha Pembibitan Tanaman Sayuran Tetap Berjaya Saat Pandemi

TEMANGGUNG – Usaha pembibitan tanaman sayuran di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, tidak terpengaruh pandemi Covid-19. Penjualannya masih bagus, bahkan terus berkembamg dengan pesat.

Moko (40), salah seorang karyawan usaha pembibitan ‘Wiji Subur’ di Kawasan Madureso, Kecamatan/Kabupaten Temanggung, mengatakan, sewaktu memulai usaha ini sekitar tujuh tahun lalu hanya menggunakan lahan seluas 1.000 meter persegi. Kini usaha pembibitan sudah diperluas pada lahan seluas 3.500 meter persegi.

“Penjualannya juga tetap, tidak menurun akibat pandemi. Soalnya para petani masih membutuhkan bibit tanaman sayuran,” kata Moko, Sabtu (28/8/2021) di Temanggung.

Waluyo (27), karyawan lainnya mengatakan, tempat usahanya menjual empat jenis bibit tanaman sayuran, yakni cabai, terong, tomat, dan kembang kol.

Tiap satu bibit tanaman yang telah siap jual atau berusia satu bulan dijual seharga antara Rp 150 hingga Rp 200.

Dia menyebutkan, dalam sehari paling banyak terjual hingga 30 kotak bibit sayuran. Tiap satu kotak berisi 4008 tanaman dalam polibag berukuran kecil. Area penjualannya hingga seluruh wilayah Kabupaten Temanggung.

Kini usaha pembibitan Wiji Subur telah mempekerjakan empat orang karyawan tetap dan enam orang pekerja borongan. Untuk media tanah didapat dari Kecamatan Jumo, kemudian diolah lagi dengan mencampurkan pupuk dan kompos menjadi media tanam.

Tiap satu kotak tanaman berisi 4.008 bibit membutuhkan 1,5 karung media tanam. (MC.TMG/ts;ekp/toeb)

Bupati Tantriana, Tinjau Vaksinasi Bersama UMKM Probolinggo

PROBOLINGGO —
Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE meninjau pelaksanaan Vaksinasi Bersama UMKM Probolinggo di Galery Batik Dewi Rengganis Desa Jatiurip Kecamatan Krejengan,Sabtu (27/8/2021)

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) UMKM ke-6 Tahun 2021 dengan tema “Vaksinasi Menuju UMKM Tangguh” ini digelar oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Galery Batik Dewi Rengganis.

Turut mendampingi Bupati Tantri, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan dr. Mansur, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Anung Widiarto, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Hari Kriswanto, Camat Krejengan Doddy Kurniawan serta Owner Batik Tulis Dewi Rengganis Rusyami.

Vaksinasi Bersama UMKM Probolinggo ini diikuti oleh 100 orang yang merupakan pelaku UMKM serta masyarakat yang ada di Desa Jatiurip Kecamatan Krejengan dan sekitarnya. Selain mengikuti vaksinasi, masyarakat yang sudah divaksin mendapatkan bingkisan yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Tantri melihat dari dekat proses vaksinasi yang diikuti pelaku UMKM dan masyarakat. Tidak hanya melihat, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Probolinggo ini juga berdialog dengan para peserta vaksinasi.

Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menyampaikan ucapan terima kasih kepada insan koperasi dan UMKM yang telah menginisiasi kegiatan vaksinasi untuk keluarga besar koperasi dan UMKM.

“Semoga kegiatan ini bisa menjadi trigger bagi koperasi dan UMKM lain. Tentu secara general pada warga masyarakat di Kabupaten Probolinggo untuk bersama-sama kita mendorong program vaksinasi ini sehingga bisa sesegera mungkin bisa tercapai minimal 70persen dari total penduduk atau populasi di Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Menurutnya, vaksinasi ini merupakan upaya ikhtiar lahir, karena memang manusia diwajibkan untuk berikhtiar lahir, kalau ikhtiar batin sudah dilakukan melalui sholat lima waktu dan doa.

“Tidak ada yang sempurna manakala tidak dilakukan berbarengan, vaksinasi ini adalah ikhtiar supaya tetap sehat di masa pandemi selain memakai masker. Memang kita diajak untuk telaten dan sabar,” jelasnya.

Bupati Tantri menegaskan bahwa vaksin ini bukanlah obat, oleh karena itu setelah divaksin jangan pernah lepas masker.

“Vaksin ini untuk mengantisipasi manakala nanti terpapar Covid-19, minimal gejala yang dialami tidak parah seperti yang hari ini dirawat di rumah sakit sampai banyak yang berpulang karena Covid-19,” tegasnya.

Terpisah Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengungkapkan program vaksinasi nasional ini perlu mendapatkan dukungan dari daerah, salah satunya Kabupaten Probolinggo.

“Untuk itu kami dari insan koperasi dan UMKM ingin berbuat bagaimana vaksinasi di Kabupaten Probolinggo bisa mencapai 70 persen dari total penduduk agar bisa membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok,” ujarnya.

Oleh karena itu jelas Anung, bersamaan dengan momentum HUT UMKM ke-6 ini bagaimana pihaknya bisa mendorong program percepatan vaksinasi di Kabupaten Probolinggo. Untuk menambah semangat, masyarakat yang selesai divaksin menerima sedikit bingkisan.

“Intinya kami hanya ingin membantu bagaimana program vaksinasi ini bisa berjalan dengan baik mulai dari tingkat desa agar dapat menjadi pemicu di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (Wulan)

Pabrik Dupa Skala Rumahan Di Wagir Kabupaten Malang Terbakar

MALANG – Kebakaran terjadi hari ini, 28 Agustus 2021, di pabrik dupa rumahan di Wagir, Kabupaten Malang.

Pabrik rumahan pembuatan dupa bernama UD Mekar Sari itu terletak di Jalan Jengglong, RT 02, RW 07 Desa Sukodadi Kecamatan Wagir.

Kepala Seksi (Kasi) Penanggulangan Kebakaran (PK) Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Malang, Agus ‘Ambon’ Suyanto membenarkan.

“Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 02.30 dini hari tadi (Sabtu 28/8). Setelah mendapat laporan, petugas piket kami berangkat pukul 02.35,” ujar Ambon kepada GEMPURNEWS.COM

Ambon menjelaskan, mulanya Damkar mengetahui peristiwa kebakaran ini dari warga setempat. Masyarakat melapor bahwa ada kebakaran di pabrik dupa rumahan.

“Kami dari pemadam kebakaran langsung berangkat ke lokasi kejadian. Pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 02.50,” jelasnya.

Damkar Kabupaten Malang sendiri, mengerahkan sebanyak lima kendaraan pemadam. Tetapi, api ternyata cukup bandel.

“Kami baru bisa menjinakkan api sekitar pukul 04.20. Polsek Wagir, anggota RAPI Wagir dan masyarakat juga turun membantu kami di lokasi,” ringkasnya.

Meski kebakaran cukup besar, Ambon menegaskan tidak ada korban jiwa.

Sementara, pemilik usaha home industri, Kasiati, 35 mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Ambon mengungkapkan, hasil penyisiran lokasi, pemadam menyimpulkan penyebab kebakaran yaitu puntung rokok.

“Dugaan kuat penyebab kebakaran adalah puntung rokok. Bara api rokok itu mengenai bahan baku dupa. Sehingga, api membesar dan mengenai seluruh bangunan,” tutupnya.(DHW)