Home Blog Page 1767

Pabrik Kaca Terbesar se-Asia Tenggara Dibangun di Batang

BATANG – Provinsi Jawa Tengah akan segera mendapat berkah dari pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang. Baru sembilan bulan kawasan ini disiapkan, sudah ada investor besar yang melakukan groundbreaking di kawasan ini.

Adalah KCC Glass, perusahaan kaca besar asal Korea Selatan. Pada Kamis (20/5/2021), KCC Glasses melakukan groundbreaking pabriknya di Kawasan Industri Batang dan digadang-gadang menjadi perusahaan kaca terbesar se-Asia Tenggara.

Acara peletakan batu pertama itu dipimpin Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Hadir pula dalam acara itu, Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia HE Mr Park Tae Sung, CEO KCC Glass Mr Nae Hoan Kim, Bupati Batang, dan jajaran kementerian lainnya.

“Saya tentu mengucapkan terima kasih pada semua pihak. Ini adalah kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat, daerah, dan pihak lain, termasuk PTPN yang berperan besar di sini,” kata Gubernur Ganjar Pranowo.

Dengan dibangunnya pabrik pertama di kawasan industri Batang, maka hal itu menjadi awal yang baik bagi pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Apalagi, kawasan ini merupakan kawasan yang strategis dan dibangun hanya membutuhkan waktu tak lebih dari setahun.

“Sejak awal dibahas sampai sekarang, ini baru sembilan bulan. Hari ini, lahir pertama pabrik di sini yakni KCC Glass. Setelah ini, tentu akan banyak perusahaan besar berkelas internasional yang akan menyusul,” terangnya.

Usai KCC Glass, Ganjar mengatakan, hari ini juga ada perusahaan besar, yakni Nestle, yang masuk di Batang. Dalam waktu dekat, ada perusahaan elektronik besar lainnya yakni LG yang juga segera membangun pabriknya di kawasan industri Batang.

“Kemarin saya sudah bertemu Pak Dubes Korea Selatan untuk Indonesia dan membahas untuk pengembangan kerja sama. Beliau siap membantu promosi kawasan industri Batang ke para investor Korea Selatan. Ke depan, akan kami tingkatkan kerja sama di bidang investasi baterai, smart farming, dan ekonomi kreatif,” pungkasnya.

Sementara itu, CEO KCC Glass Mr Nae Hoan Kim mengatakan, perusahaan yang dibangun di Batang ini akan menjadi perusahaan kaca terbesar di Asia Tenggara. Total produksi perusahaan itu lanjut dia bisa mencapai 438 ton kaca per tahun.

“Kami akan terus mengembangkan investasi dengan memperluas jaringan perusahaan kami di sini. Nilai investasi kami mencapai Rp5 triliun,” katanya.

Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia menerangkan, KCC Glass adalah perusahaan pertama yang melakukan groundbreaking di kawasan industri Batang.

Perusahaan tersebut dibangun di atas lahan seluas 50 hektare dan bisa menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 1.200 orang.

“Itu yang tenaga kerja langsung, belum lagi tenaga kerja yang tidak langsung. Tentu ini baik bagi Jawa Tengah dalam rangka menciptakan lapangan kerja,” katanya.

Total investasi perusahaan itu, lanjut Bahlil, mencapai Rp5 triliun. Sebanyak 85 persen produk yang dihasilkan adalah produk ekspor, sehingga dipastikan bisa meningkatkan devisa.

“Tentu ke depan akan banyak lagi perusahaan yang datang ke sini, karena dari 450 hektare lahan yang sudah siap, semuanya sudah laku terjual habis. Kami sedang mengembangkan tahap selanjutnya seluas 3.000 hektare,” pungkasnya. (red)

Sejak Dilantik, Bupati Ipuk Secara Rutin Berkantor di Desa

BANYUWANGI – Sejak dilantik pada 26 Februari 2021, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani secara rutin berkantor di desa-desa. Dalam sepekan, satu kali bupati perempuan itu berkantor di desa. Dari pagi sampai petang dirinya mengurai berbagai urusan warga.

Usai libur lebaran tahun ini, dirinya akan memacu kembali program Bupati Banyuwangi Ngantor di Desa (Bunga Desa), untuk menuntaskan urusan warga desa.

”Pekan depan saya akan mulai lagi berkantor di desa. Kita percepat membantu menuntaskan urusan warga,” ujar Ipuk, Kamis (20/5/2021).

Dia menjelaskan, program bupati berkantor di desa adalah cara yang dia lakukan bersama Wakil Bupati Sugirah, dalam upaya menuntaskan berbagai urusan warga, selain tetap mengoordinasikan program skala kabupaten.

Diimbuhkannya, lebih dari 50 kali dia menjalankan konsep berkantor di Desa untuk menjalankan berbagai program. Kini sudah 10 desa yang dia jadikan sasaran tempat berkantor.

”10 Desa yang konsepnya berkantor ya. Kalau datang ke desa untuk berbagai program tentu sudah lebih dari 50 kali sejak dilantik,” imbuhnya.

Di setiap desa, urusan warga dibagi menjadi dua kategori berdasarkan solusi, yaitu jangka pendek dan jangka menengah-panjang.

”Ada urusan yang solusinya jangka pendek, bisa cepat. Ada yang perlu waktu seperti infrastruktur,” ujar Ipuk.

Dari segi sektor, urusan yang dituntaskan seperti kesehatan, pendidikan, administrasi kependudukan, sertifikat rakyat, jaminan sosial, pertanian, peternakan, perikanan, UMKM, kepemudaan, rumah tinggal, dan sebagainya.

Berdasarkan data lintas dinas, jumlah urusan yang mendapat solusi selama Ipuk berkantor di sepuluh desa tersebut mencapai 20.000 urusan dari berbagai sektor tersebut.

”Ada anak terancam putus sekolah, langsung diatasi. Ada masalah transportasi untuk petugas kesehatan di daerah yang geografisnya sulit, teratasi juga,” jelasnya.

Dari berkantor ke desa-desa, Ipuk juga mendapat laporan dari warga bahwa perlu adanya percepatan pencairan insentif bagi guru PAUD dan guru ngaji.

”Langsung saat itu juga saya minta dipercepat. Kendalanya apa kita urai. Alhamdulillah, sebelum Lebaran kemarin sudah cair untuk ribuan guru PAUD dan guru ngaji. Total setahun ini kami memberikan insentif Rp6,9 miliar untuk guru PAUD dan Rp8,7 miliar untuk guru ngaji,” paparnya.

“Ada pula beberapa urusan infrastruktur yang langsung kami eksekusi maupun kami masukkan perencanaan untuk semester kedua. Misalnya soal akses di lereng Gunung Raung, lalu irigasi di sejumlah desa,” imbuh Ipuk.

Urusan lain yang dituntaskan adalah administrasi kependudukan. Selama ini, ada warga yang menunda pengurusan dokumen. Termasuk karena kendala akses.

”Banyuwangi adalah daerah terluas di Jawa. Ada warga tinggal di desa di perkebunan. Aksesnya jauh. Sebagian layanan memang online, tapi tidak semua warga punya smartphone. Maka kita dekatkan layanan ke sana. Dengan mempunyai administrasi kependudukan yang baik, warga bisa mengakses program-program pemerintah,” jelasnya.

Demikian pula UMKM, sejumlah urusan dari kurangnya alat produksi, peralatan warung, hingga izin usaha langsung diberi solusi. Ribuan UMKM di perdesaan menerima manfaat dari program bupati berkantor di desa.

Selain itu, solusi juga diberikan kepada sejumlah kelompok tani terkait pupuk organik. ”Untuk nelayan, telah dituntaskan Gerai Pelayanan Terpadu khusus nelayan,” ujarnya.

”Program berkantor di desa ini sesuai kebijakan Presiden Jokowi dan Gubernur Jatim Ibu Khofifah agar pemda terus turun melayani masyarakat,” pungkas Ipuk. (*)

PLN UP Lembang Melakukan Penggantian Trapo Jaringan Guna Meningkatkan Pelayanan Prima.

Gempur News,Kabupaten Bandung Barat Kamis (20/05/2021)
Bertempat di Wilayah Kampung Bongkok tengah,Kelurahan Padaasih,Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat,PLN UP Lembang melakukan penggantian trapo jaringan guna menjaga suplai aliran listrik agar tidak bermasalah.Trapo yang diganti yakni trapo yang sudah menurun kinerjanya sehingga wajib diadakan penggantian.Pelaksana pengantian trapo jaringan ini dilaksanakan oleh vendor dari Bandung ISCO.

Pengawas Bagian Tekhnik PLN ULP Lembang yang berhasil ditemui Awak Media Gempur News,Bapak Rama Menjelaskan,
“Hari ini kami dari PLN ULP Lembang melakukan penggantian trapo jaringan dikarenakan Trapo yang sekarang terpasang sudah mengalami Over Blast diangka 97% ditakutkan terjadi gangguan yang akan mengganggu suplai aliran Listrik,penggantian trapo ini mengantisipasi kejadian yang akan mengganggu pelayanan kami kepada konsumen pengguna listrik,Untuk pelaksana tekhniknya di kerjakan oleh Bandung ISCO yang sudah berpengalaman dibidangnya.Yang diganti hari ini hanya 1 Trapo saja karena yang ada masalah hanya Trapo ini,Kami berusaha amemenuhi kepuasan pelanggan sesuai dengan Motto Kami Pelayanan Prima Bagi Pelanggan No.Satu.
Himbauan dari kami kepada masyarakat jika ada gangguan atau keluhan,bisa diakses melalui PLN Mobile saja karena sekarang sudah tersedia aplikasi tersebut untuk memenuhi kepuasan pelanggan agar lebih baik.”Terang Petugas Bagian Tekhnik PLN UP Lembang kepada Awak Media Gempur News.

Sementara Vendor pelaksana pekerjaan dari Bandung ISCO yang diwakili oleh Bapak Wawan Menambahkan,”Benar hari ini kami melakukan penggantian trapo dengan jenis Trapo Cantol 160 Kv dengan dasar bahwa trapo yang diganti sudah tidak layak lagi atau Over Blast sehingga Untuk memcegah terjadinya gangguan makanya diganti.Dengan diadakannya penggantian trapo ini agar konsumen puas dengan pelayanan PLN,Karena pembeli atau konsumen adalah raja sesuai dengan Motto PLN “Pelayanan Prima” Pungkas Bapak Wawan mewakili Bandung ISCO.

Achmad S.

Respon Cepat Aduan Masyarakat, Panglima TNI dan Kapolri Luncurkan Hotline 110

BANDUNG – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan beberapa pihak terkait meluncurkan layanan darurat atau Hotline 110. Hal itu dilakukan dalam rangka merespon cepat aduan masyarakat kepada aparat kepolisian.

Peluncuran tersebut dilakukan di Mapolda Jawa Barat (Jabar) yang diikuti beberapa Polda jajaran secara virtual Kamis, 20 Mei 2021. Layanan kepolisian itu sendiri merupakan program prioritas Presisi atau Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan dari Kapolri.

Sigit mengungkapkan, diluncurkannya Hotline dengan nomor tunggal berskala nasional itu, masyarakat diharapkan bisa dengan mudah dan cepat mendapatkan pelayanan dari kepolisian, seperti layaknya memesan makanan Pizza.

“Hotline nomor layanan polisi 110 merupakan upaya untuk mempermudah akses masyarakat dan mempercepat respon Polri ketika dibutuhkan masyarakat. Diharapkan ke depan masyarakat mendapat pelayanan Polri semudah memesan pizza,” kata Sigit dalam sambutannya.

Sigit berharap, melalui Hotline 110 masyarakat benar-benar merasakan kemudahan untuk mendapatkan informasi dan dapat melakukan sharing informasi. Selain itu, Ia menekankan kepada seluruh Kasatwil agar mengoptimalkan perawatan, pemeliharaan perangkat layanan, meningkatkan sumber daya manusia yang mengawaki, serta meningkatkan pengawasan dan pengendalian tata kelola operasionalnya.

“Kembangkan layanan polisi 110 yang terintegrasi dengan aplikasi lain Binmas Online System, Polisiku, dan lain, sehingga dapat menjadi alert bagi anggota di lapangan agar segera merespon informasi dari
masyarakat,” tutur Sigit.

Tak hanya itu, Sigit menyebut, diperlukan peningkatan kuantitas dan kualitas pelayanan 110 melalui penambahan jumlah operator pada tingkat Polres dan Polda sehingga tidak ada panggilan masyarakat yang tidak terlayani.

“Segera tangani kendala-kendala teknis sehingga implementasi nomor layanan polisi 110 dapat diperluas ke seluruh masyarakat. Sosialisasikan penggunaan nomor layanan polisi 110 ini melalui jajaran Divhumas Polri, Polda serta Polres kepada masyarakat dan
personel agar layanan ini dapat berfungsi secara optimal.

Ia juga menegaskan, soal kepastian keamanan data jangan sampai terjadi kebocoran informasi. Layanan polisi 110 ini juga merupakan salah satu dari program prioritas Kapolri. Dan dalam hari 100 kerja berjalan, Sigit telah mewujudkan pelayanan tersebut.

Perangkat Hotline 110 sendiri saat ini tercatat sudah ada di 420 titik. Yakni, satu di Mabes Polri, 32 Polda jajaran, dan 387 Mapolres dan Mapolresta. Pelayanan itu sendiri gratis bagi masyarakat yang membutuhan respon dari aparat.

“Menekankan upaya pendekatan pemolisian yang Prediktif dengan harapan membangun kejelasan,” ujar mantan Kapolda Banten itu.

Dalam peluncuran itu, dihadiri juga oleh Dirjen Penyelenggaraan Pos & Informatika Kemenkominfo, Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas, Aparatur dam Pengawasan Kemenpan, Direktur Utama PT. Telkom Indonesia, Gubernur Jabar beserta Forkopimda Jabar, Para Kapolda, Pangdam dan Gubernur serta para Direktur/Gm Penyedia Jasa Telekomunikasi. (tim)

Kapolres Lumajang Berikan Dukungan NPCI Lumajang Dalam Peparprov Jatim I/2021

LUMAJANG – Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si menerima kunjungan Ketua NPCI (National Paralympic Committee Indonesia) Lumajang Agus Hasan beserta rombongan di Lobby Polres Lumajang, hari Kamis (20/5/2021).

Maksud dan tujuan kedatangan dari NPCI Ke Polres Lumajang ini untuk mendapatkan dukungan dan motivasi dari Kapolres Lumajang sebelum berangkat ke Surabaya mengikuti kegiatan Pekan Paralimpik Provinsi Jawa Timur I Tahun 2021 (Peparprov Jatim I/2021) memperebutkan piala bergilir Gubernur Jawa Timur digelar mulai tanggal 19 Mei s/d 24 Mei 2021

Pelaksanaan Peparprov I/2021 ini sendiri dalam rangka menuju Pekan Paralimpik Nasional XVI Tahun 2021 (Peparnas XVI/2021).

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti menyampaikan bahwa pihaknya bersilaturahmi dengan rekan-rekan atlit NPCI Lumajang yang akan bertanding di Surabaya utuk memberikan motivasi semangat dan dukungan.

“Kita berikan motivasi, dukungan dans semangat untuk rekan-rekan atlit dari rekan-rekan difabel yang biasa disebut paralimpik sebelum bertanding di Peparprov.” tutur Kapolres Lumajang

AKBP Eka Yekti mengharapkan agar dalam bertanding memberikan yang terbaik untuk Lumajang, tidak harus juara namun berikan yang terbaik.

“Semoga 4 hari kedepan acaranya berjalan lancar hingga kembali ke Lumajang.” pungkas AKBP Eka Yekti

Sementara Ketua NPCI Lumajang Agus Hasan menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Lumajang yang telah memberikan dukungan kepada para atlit/kontingen Lumajang berjumlah 8 orang atlit cabang atletik, dan catur menuju Peparprov.

“Dukungan Kapolres Lumajang ini merupakan semangat dan energi bagi kami.” ucap Agus Hasan. (red)

Polresta Sidoarjo Luncurkan Layanan Satu Atap MMPP

SIDOARJO – Terobosan pelayanan kepolisian dalam satu atap kini terdapat di Polresta Sidoarjo. Yakni Mall Mini Pelayanan Polri (MMPP) yang diperkenalkan ke masyarakat Sidoarjo, Kamis (20/05/2021) pagi.

MMPP Polresta Sidoarjo merupakan pelayanan kepolisian yang terintegrasi dan didukung teknologi informasi guna semakin memudahkan masyarakat. Mulai dari layanan laporan polisi dan kehilangan, layanan rekom reskrim, laka dan tilang, pelayanan pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor, layanan perpanjangan SIM, layanan perijinan, SKCK, serta loket BRI untuk pembayaran PNBP SIM maupun SKCK.

Selain itu untuk menunjang kepuasan publik, Polresta Sidoarjo juga melengkapi fasilitas MMPP dengan fasilitas bagi difabel, fasilitas bermain anak, ruang laktasi, pojok baca, ruang konsultasi, toilet, dan ruang tunggu pelayanan yang nyaman, bersih juga menerapkan standar protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Kapolresta Sidoarjo Komisaris Besar Polisi Sumardji dalam acara peluncuran Mall Mini Pelayanan Polri mengatakan, jika inovasi ini dihadirkan untuk masyarakat dalam rangka mewujudkan Polri yang Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi, berkeadilan sebagaimana kebijakan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Melalui peluncuran MMPP ini sebagai bukti bahwa kami berkomitmen memberikan pelayanan publik yang terintegrasi didukung kecanggihan teknologi informasi lebih modern, birokrasi bersih, akuntable, tentunya secara efektif dan efisien,” jelas Kombes Pol. Sumardji.

Acara peluncuran MMPP Polresta Sidoarjo yang digelar dengan menerapkan protokol kesehatan ketat tersebut, dihadiri jajaran Forkopimda Sidoarjo. Dalam kesempatan ini Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengapresiasi terobosan yang dilakukan Kapolresta Sidoarjo serta staf dan jajarannya untuk mempermudah pelayanan kepolisian bagi masyarakat Sidoarjo.

“Kami berharap setelah MMPP akan terus terlahir inovasi-inovasi pelayanan kepolisian dari Polresta Sidoarjo. Ini adalah bukti jika Polri semakin profesional, maju dan berkembang. Terima kasih telah berupaya memberikan yang terbaik bagi warga Sidoarjo,” sambut Ahmad Muhdlor Ali. (tim)

Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Personel Samsat Pasuruan Pakai Ikat Kepala Meeah Putih

PASURUAN – Hari ini (Kamis, 20 Mei 2021) 113 tahun yang lalu pemuda Indonesia melaksanakan suatu gerakan yang sampai saat ini sangat diingat oleh bangsa ini.

Betapa tidak, sebab hari ini merupakan tonggak sejarah awal kemerdekaan Indonesia, yang dikenang sebagai hari kebangkitan Nasional.

Momentun ini juga bisa digunakan sebagai pemantik semangat generasi penerus bangsa.

Menyikapi momentum ini, personil Samsat Kabupaten Pasuruan yang ada di Bangil ini memanfaatkannya untuk meningkatkan motivasi dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Ipda Vany Badra Sadewa STrk, pada awak media di kantor Samsat Bangil.

Vany juga menjelaskan, jika saat ini terlihat ada pemandangan berbeda dengan hari sebelumnya, karena termotivasi semangat Kebangkitan Nasional.

“Penampilan para petugas Samsat pada hari ini, dilengkapi dengan ikat kepala warna sang dwi warna pusaka merah putih,” katanya.

Demikian pula kata Aipda Harid, salah satu petugas Samsat, ikat kepala ini bukan sekedar untuk mengajak kepada seluruh wajib pajak atau pengunjung samsat hari ini agar selalu mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia seperti yang dilakukan oleh para pendahulu kita 113 tahun silam. (qomar)

Crew Gempurnews Adakan Halal Bihalal Di Rumah Kyai Sarkowi

JEMBER — Hari raya Idul Fitri 1442 H, seluruh Crew Gempurnews mengadakan kegiatan halal bihalal yang dirapatkan di rumah penasehat, Kyai Sarkowi.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 25 orang mulai dari pemimpin redaksi, pemimpin umum, Kabiro, wartawan dan karyawan berlanjut penuh keakraban.

Kyai Sarkowi dalam sambutannya menyampaikan beberapa pesan yang terfokus kepada keimanan, terutama untuk semua Gempurnews untuk selalu meningkatkan keimanan.

Juga diharapkan kinerja dari wartawan untuk lebih meningkatkan jiwa korsa dan setia kawan sehingga dapat saling mengisi.

Pimpinan Redaksi Gempurnews, Bambang Irawan menyampaikan ucapan terimakasihnya atas kehadiran dari semua crew, dan diharpkan untuk meningkatkan etos kerja dalam menggali informasi dan narasumber yang kredibel untuk disajikan kepada publik.

Suasana penuh keakraban terjadi dalam halal bihalal tersebut, sehingga tidak terasa waktu berjalan hampir empat jam masih terus berlanjut.

Dalam halal bihall tersbut, tetap menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak ( Daryono)

Bamsoet Apresiasi Capaian Kinerja 100 Hari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BALI – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi berbagai capain yang diraih Polri selama 100 hari kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Mengusung visi transformasi menjadikan Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), Polri terus meningkatkan kinerjanya menjadi lembaga penegak hukum yang tidak hanya tegas, melainkan juga memiliki personil yang solid, profesional, dan mumpuni menghadapi era Police 4.0.

“Polri telah sukses meningkatkan pelayanan publik berbasis teknologi informasi. Untuk fungsi Lantas, antara lain, dengan menerapkan aplikasi SIM Internasional Online, aplikasi SIM Nasional Presisi Online, aplikasi Ujian Teori SIM Online (Eavis), aplika e-PPSI, aplikasi e-Rikkes, dan Samsat Digital Nasional. Sangat memudahkan masyarakat dalam mengurus perpanjangan SIM secara online. Tinggal duduk manis di rumah, SIM akan diantarkan langsung ke depan pintu rumah,” ujar Bamsoet di Bali, Rabu (19/5/21).

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, dalam fungsi Intelkam, Polri juga telah menerapkan pengajuan SKCK secara online. Begitupun di berbagai fungsi lainnya. Antara lain di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), di Bareskrim melalui penerapan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) Online, di Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) melalui aplikasi Patrolisiber.id, di Inspektorat Pengawasan Umum Polri melalui Dumas Presisi, dan di Divpropam Polri melalui Propam Presisi.

“Polri juga terus menambah fasilitas tilang elektronik (e-TLE). Setidaknya hingga akhir Maret 2021, sebanyak 244 titik kamera tilang elektronik telah tersebar di 12 wilayah Polda. Antara lain 98 titik di Polda Metro Jaya, 5 titik di Polda Riau, 55 titik di Polda Jawa Timur, 10 titik di Polda Jawa Tengah, 16 titik di Polda Sulawesi Selatan, 21 titik di Polda Jawa Barat, 8 titik di Polda Jambi, 10 titik di Polda Sumatera Barat, 4 titik di Polda DIY, 5 titik di Polda Lampung, 11 titik di Polda Sulawesi Utara, dan 1 titik di Polda Banten. Jumlah tersebut masih akan terus bertambah,” jelas Bamsoet.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menerangkan, Polri juga masih dihadapkan pada berbagai pekerjaan rumah yang tidak ringan. Salah satunya terkait pengembangan sumber daya Polri. Mengingat dari makalah yang disampaikan Kapolri saat mengikuti fit and propper test di DPR RI pada Januari 2021 lalu, tercatat per Oktober 2020, total SDM Polri mencapai lebih dari 438.387. Terdiri dari 24.500 anggota Polri Mabes, 393.543 anggota Polri Polda, 3.950 PNS Mabes Polri, dan 16.391 PNS Polda.

“Besarnya jumlah SDM juga membawa persoalan yang tidak mudah. Polri harus memastikan tidak ada ketentuan yang diskriminatif, yang dapat menghambat pengembangan sumber daya Polri. Antara lain terkait ketentuan personel yang dapat mengikuti sekolah staf dan pimpinan untuk latar belakang lulusan tertentu, persyaratan menjadi kapolda, hingga standar terhadap polisi wanita,” pungkas Bamsoet. (tim)

Polres Lumajang Gelar Pembinaan Mental Anggota Terkait Bahaya Narkoba

LUMAJANG – Dalam upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba di lingkungan Polri khususnya Polres Lumajang, Bagsumda Polres Lumajang menggelar pembinaan mental dan rohani anggota Polres Lumajang tentang bahaya narkoba.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si di Ruang Eksekutif Polres Lumajang. Rabu (19/5/2021).

Tampak hadir dalam kegiatan ini Wakapolres Lumajang, Kabagsumda, Kasatresnarkoba, Kasiwas, Kasipropam, Narasumber dari Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang dr. Sri Harsono beserta tim, dan beberapa perwakilan anggota Polres Lumajang.

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti menyampaikan selamat datang dan terimakasih untuk tim narasumber dari Rumah Sakit Bhayangkara atas dukungannya selama ini untuk Polres Lumajang baik dalam hal operasional maupun aspek kesehatan untuk personel Polres Lumajang.

Kapolres Lumajang mengharapkan seluruh peserta yang hadir setelah menyimak materi dari narasumber dapat menyadari akibat dari bahaya narkoba bagi kehidupan

“Kegiatan ini untuk memantapkan kembali, memberi pencerahan lagi kepada kita semua bahwa barang tidak hanya kita yang bisa tersusupi namun semua elemen masyarakat bisa terjangkit oleh namanya Narkoba.” kata AKBP Eka Yekti

AKBP Eka Yekti menambahkan seharusnya kita sebagai anggota Polri menjadi contoh tauladan bagi masyarakat, jangan sampai menggunakan barang tersebut.

“Jangan sampai kita anggota Polri menggunakan Narkoba, sanksinya sudah jelas, dipecat.” tegas Kapolres Lumajang

Kapolres Lumajang juga berpesan kepada seluruh peserta, agar informasi yang diperoleh di acara ini tentang bahaya narkoba disampaikan kepada rekan-rekannya, keluarga, anak, istri jangan sampai terlibat, apalagi saat ini ada juga varian baru terkait Narkoba. (tim)