Home Blog Page 1768

Seratus Warga Desa Tunggakcerme, Jalani Vaksinasi Tahap Pertama

PROBOLINGGO — Seratus orang warga desa Tunggakcerme Kecamatan Wonomerto, hari ini, 19 Mei 2021 menjalani vaksinasi tahap pertama.

Bertempat dikantor desa setempat, warga dengan antusias menunggu antri untuk dilakukan vaksin oleh petugas dari dinas kesehatan, baik dari kabupaten maupun tim medis dari Puskesmas Wonomerto.

Kepala puskesmas Wonomerto, dr. Agus didampingi oleh beberapa tenaga kesehatan, dan bidan desa Reni, memberikan wawasan tentang pentingnya vaksinasi bagi kekebalan tubuh, sekaligus untuk mencegah adanya penularan virus Corona, sekaligus sebagai upaya pemerintah dalam memutus mata rantai virus yang mematikan tersebut.

Warga masyarakat yang didampingi oleh kepala desa dan perangkat desa, nampak semangat dalam melakukan vaksin tersebut tanpa ada keraguan ataupun ketakutan.

Kepala desa Tunggakcerme, Nantu Hermanto, menyampaikan rasa bangganya terhadap kesadaran warga masyarakatnya yang mengikuti vaksinasi tahap pertama ini, disampaikan juga ini sebagai bukti warga masyarakatnya sudah memahami betapa pentingnya vaksinasi terhadap kesehatan, terutama menghindari terjangkitnya virus Corona.

Menurutnya, keberhasilan vaksinasi tahap pertama tersebut, dapat dipakai sebagai acuan untuk tahap kedua dan periode- periode berikutnya.

“Alhamdulillah, pelaksanaan vaksinasi tahap pertama untuk warga masyarakat, berjalan lancar dan kondusif, disamping itu warga sudah terbiasa menerapkan protokol kesehatan,’ terang Nanti Hermanto.

Diharapkan pula kepada warga masyarakat yang lain untuk bersabar dan menunggu untuk vaksinasi berikutnya, karena dalam pelaksanaannya dilakukan secara bertahap, dan disampaikan warganya semua yang memenuhi syarat untuk divaksinasi. (Ali)

Waka Polda Jatim Lakukan Pengecekan Seleksi Calon Taruna Taruni Akpol Tahun 2021

SIDOARJO – Waka Polda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo melakukan pengecekan, jalannya tahapan uji kemampuan Fisik calon taruna dan taruni yang berlangsung di Gor Delta Sidoarjo, pada Rabu (19/5/2021).

Dalam kesempatan ini Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo secara langsung melihat jalannya uji kemampuan Fisik dalam Kesamaptaan Jasmani, penerimaan tahun anggaran 2021.

Waka Polda mengaku bangga dengan berlangsung test Kesamaptaan Jasmani Akpol ini berjalan secara transparan, akuntabel, dan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) dengan ketat.

“Saya bangga test Kesamaptaan Jasmani calon taruna taruni Akpol ini berjalan secara transparan, akuntabel dan menerapkan prokes ketat,” ungkapnya Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, saat melakukan pengecekan.

Diharapkan dengan terselenggaranya tahapan ujian calon taruna taruni Akpol yang dapat disaksikan oleh perwakilan orang tua secara langsung ini, dapat memenuhi aspek transparansi dan akuntabilitas. (tim)

Polda Jatim Lakukan Tes Pentahapan Calon Taruna Akpol dengan Transparan dan Prokes Ketat

SIDOARJO – Calon taruna dan taruni Akademi Kepolisian (AKPOL), jalani tes tahapan uji kemampuan Fisik dalam Kesamaptaan Jasmani, penerimaan tahun anggaran 2021. Sebanyak 289 peserta ujian kesamaptaan jasmani untuk taruna taruni Akpol ini berlangsung selama 5 hari, mulai Selasa sampai Sabtu (18-22/5/2021) yang berlangsung di Gor Sidoarjo.

“Kita melaksanakan tahapan ujian kesemaptaan jasmani untuk taruna dan taruni Akpol selama dua hari, kemarin sudah berjalan gelombang pertama, hari ini gelombang kedua. Keseluruhan peserta sebanyak 289 orang,” paparnya Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Andi Syahriful Taufik, pada Rabu (19/5/2021) di Gor Sidoarjo.

Mereka ini sudah mengikuti tahapan sebelumnya, pertama pemeriksaan administrasi awal, kemudian pemeriksaan kesehatan, dan Psikologi menggunakan Computer Aided Design (CAD) langsung dari Mabes Polri, selanjutnya akademi ada 4 mata pelajaran atau mata ujian, diantaranya matematika, pengetahuan umum, wawasan kebangsaan, dan Bahasa Indonesia.

“kemarin dan hari ini, Insya’Allah sampai besok melaksanakan tahapan pemeriksaan kesehatan jasmani. Item-nya ada tiga yang pertama adalah samapta A dan B, yang kedua renang, yang ketiga adalah Antrophometri,” lanjutnya Karo SDM Polda Jatim.

Lebih lanjut, Karo SDM Polda Jatim juga mengatakan, pelaksanaan ini telah menerapkan prinsip-prinsip akuntabel dan humanis, termasuk mematuhi protokol kesehatan yang ketat kepada para peserta yang mengikuti kegiatan ini, baik panitia maupun peserta wajib bebas dari Covid-19.

“Ditunjukkan dengan hasil swab antigen yang harus berlaku minimal satu hari sebelumnya, dan termasuk pada saat pelaksanaan juga melakukan penerapan protokol kesehatan,” jelasnya.

Seperti misalnya lari. Yang sebelum prokes ini atau pada saat situasi normal, 20 orang langsung start-nya satu titik. Nah, khusus di Polda Jatim ini, buat dua titik start. Sehingga dibagi sepuluh sepuluh dan tidak terjadi kerumunan.

“Demikian juga pada saat kegiatan-kegiatan tahap lainnya pull-up, push-up, sit-up, shuttle run, dan renang, juga tidak boleh saling meminjam, soalnya mereka boleh menggunakan kacamata, tapi tidak boleh saling pinjam. Kemudian juga di kolam renang itu airnya juga sudah kita sterilisasi, demikian juga di saat di antrophometri, karena itu untuk mencegah penyebaran covid,” tambahnya.

Selain itu, perwakilan orang tua juga hadir untuk memenuhi aspek transparansi dan akuntabilitas. Mereka juga setiap saat diarahkan untuk mematuhi protokol kesehatan.

Sampai hari ini tidak ada permasalahan yang sangat berarti, kegiatan ini secara langsung di pantau oleh Tim dari Mabes Polri, yang di pimpin oleh Karodalpers SSDM Polri Brigadir Jenderal Polisi Jawari, sampai hari ini juga tim dari Mabes Polri yang memberikan asistensi dan supervisi.

“Demikian juga dari Div Propam Polri pengawas internal, dibantu dengan pengawas internal dari Bid Propam dan Itwasda Polda Jawa Timur, serta dari instansi terkait yang kita libatkan,” Pungkasnya Kombes Pol Andi Syahriful Taufik, Karo SDM Polda Jatim. (tim)

Simpan Sabu di Saku Celana, Perempuan Muda Asal Tambaksari Diringkus Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota

PASURUAN – Selasa, 18 Mei 2021, Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota mengamankan FR (19) yang diduga memiliki narkotika jenis sabu.

FR yang beralamat di Tambaksari Kel. Ngemplakrejo Kec. Panggungrejo Kota Pasuruan, diamankan Polisi di depan Alfamart di Jl. Soekarno Hatta Kel. Gadingrejo Kec. Gadingrejo Kota Pasuruan sekitar jam 21.30 WIB.

Selain mengamankan FR, Polisi juga menyita 1 klip sabu berat 0,25 gram dari tangan terduga.

Penangkapan FR berawal dari laporan informasi masyarakat bahwa di wilayah Kota Pasuruan di sekitar Jl. Soekarno Hatta Kel. Gadingrejo Kec. Gadingrejo Kota Pasuruan sering terjadi transaksi peredaran narkotika jenis sabu.

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti oleh petugas dari Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota dengan melakukan penyelidikan, hingga akhirnya ditangkapnya FR yang kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu di dalam saku celana.

Kini FR yang harus meringkuk di balik tahanan, diancam Pasal 114 ayat 1 atau pasal 112 ayat 1 UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (tofa)

Ditargetkan 1434 Lansia Desa Temuasri Kec.Sempu Akan Mendapatkan Vaksinasi Covid 19

Gempurnews.com–Banyuwangi. Sebanyak 1434 warga lanjut usia (Lansia) di Desa Temuasri Kecamatan Sempu Kabupaten Banyuwangi ditargetkan akan mengikuti vaksinasi Covid-19 di kantor desa setempat. Hal ini disampaikan langsung dr.Rawuh pada sela acara vaksinasi lansia dipendopo balai desa Temuasri Rabu (19/5/2021).

” Desa Temuasri merupakan zona wilayah Puskesmas Karangsari. Puskesmas Karangsari sendiri memegang tiga desa salah satunya Temuasri ini, dari tiga desa data lansia yang siap untuk menerima vaksinasi berkisar 3000 lansia. Desa temuasri sendiri ada sekitar 1434 lansia. ” Terang dr. Rawuh selaku petugas vaksinasi Puskesmas Karangsari.

Dalam satu harinya petugas puskesmas menargetkan sekitar 125 hingga 150 lansia. Meski jadwal vaksinasi hanya berlangsung selama tiga hari antara tanggal 18,19,20. Nantinya akan ada perpanjangan waktu hingga sepuluh hari kerja.

” Vaksianasi pada setiap harinya hanya mencakup sekitar 125-150 lansia, bahkan tingkat kehadiaran bisa berkurang dari itu. Maka perlu adanya renggang waktu mungkin sampai sepuluh hari. Untuk yang sudah menerima vaksinasi nantinya juga akan mendapatkan surat keterangan, selain sebagai bukti telah menjalani vaksinasi, penerima juga akan dihubungi kembali sekitar dua bulan kedepan untuk menjalani vaksinasi lanjutan atau tahap dua vaksinasi” Pungkasnya.

dr. Novita dalam kesempatan itu juga menjelaskan tahapan demi tahapan yang perlu dijalani sebelum pemberian vaksinasi, mulai pemeriksaan kondisi kesehatan sampai Pendalaman riwayat kesehatan. Selain itu ia juga menegaskan selain kesehatan tubuh, kesehatan mentalpun sangat diperlukan mengingat mental yang lemah dapat mempengaruhi kondisi imun tubuh saat mendapatkan vaksinasi.

” Ada beberapa tahapan bapak ibuk yang perlu diperhatikan sebelum melakukan tahap vaksinasi, dari pemeriksaan kondisi kesahatan tubuh sampai riwayat kesehatan. Namun juga perlu diingat, selain kondiasi tubuh kita harus mempersiapkan mental. Jangan sampai turunnya mental kita berpengaruh pada imun tubuh kita dalam menerima vaksinasi, sekali lagi saya tegaskan, vaksinasi ini aman.” Papar dr. Novita.

Pemberian vaksinasi terhadap lansia menurut dr. novita sendiri sangatlah penting, mengingat lansia memiliki potensi lebih besar dalam penularan virus covid-19, hal ia tegaskan dihadapan peserta vaksinasi lansia yang hadir.

” Pemberian vaksinasi lansia ini dianggap sangat penting mengingat lansia lebih rentan tertular virus covid-19. Saya juga mengingatkan bagi peserta yang nantinya mengalami penurunan kesehatan pada kondisi tubuh, seperti mengantuk, kurang nafsu makan sampai demam dan sebagainya, jika dianggap perlu silahkan datang ke Puskesmas untuk memeriksakan kondisi kesehatannya. “Pungkasnya (*/Siget)

Atasi Jalan Berlubang, Dinas PU Binamarga Lakukan Salob di Jalan Raya Ngajum

MALANG – Untuk memberikan rasa nyaman dan aman pengguna jalan di jalan raya Ngajum, Dinas PU Binamarga UPT Kepanjen menggelar Sapu Lobang (salob).

Langkah tersebut dilakukan Dinas PU Binamarga sejak bulan puasa hingga menjelang hari raya yang diperkirakan akan dipadati oleh kendaraan bermotor.

Salah seorang pengguna jalan, Parman, warga Ngajum mengungkapkan, dengan adanya perbaikan tersebut dia merasakan lebih nyaman ketika berkendara.

Disampaikannya pula, dia berterima kasih pada Dinas PU Binamarga UPT Kepanjen yang tanggap dalam mengatasi lubang di jalanan.

“Saya berharap kegiatan seperti ini senantiasa dijaga, apalagi saat musim hujan. Kalau pas musim hujan, jalan yang berlubang bisa menyebabkan kecelakaan,” ucapnya. (Sj)

Oknum Ustad Palsukan Buku Nikah serta diduga Memfasilitasi Nikah Siri.

CIMAHI — Selasa(18/05/2021)
Sangat disayangkan apa yang dilakukan seorang oknum ustad sebagai guru mengaji di salah satu masjid di Kota Cimahi yang telah melakukan pemalsuan buku Nikah dan membuka praktek Nikah Suri.

Oknum Ustad berinisial J tersebut menjadi pergunjingan warga karena sering menikahkan secara siri untuk pasangan yang ingin nenikah secara Agama.

Kasus pemalsuan Buku Nikah ini terungkap setelah korban berinisial A dan S warga jalan padatkarya kelurahan Cibeber kecamatan Cimahi Selatan, memeriksakan buku nikah yang diterimanya serta menanyakan keabsahan Buku nikah tersebut kepada pengadilan agama dan ternyata tidak terdaftar.

Ketika awak media meneliti buku nikah yang dikeluarkan oleh Ustad J tampak jelas jika foto mempelai pria dan wanita menempel pada Stempel serta stempel yang tertutup oleh Poto kedua mempelai.

Selanjutnya Awak Media meminta tanggapan dari Kepala KUA Kecamatan Cimahi Tengah,Budi Ali Hidayat S.HI., diperoleh keterangan jika kasus seperti ini sudah banyak terjadi di masyarakat.

“Untuk memberikan efek jera kepada pelaku sebaiknya diangkat dan diberitakan kasus ini, agar masyarakat lebih berhati-hati jika ingin melaksanakan pernikahan.” Ungkap Kepala KUA kecamatan Cimahi Tengah Budi Ali Hidayat S.HI. kepada awak media.

Sementara salah seorang Ustad yang aktif melaksanakan pengajian dan dawah Ustad Didin, menyayangkan kejadian tersebut dan sangat mencoreng nama baik ustad yang tidak tahu menahu seperti yang dilakukan oleh Oknum Ustad berinisial J tersebut.

“Saya fikir dia itu memposisikan sebagai calo dan pemalsu buku nikah padahal sudah jelas ada sanksinya jika memalsukan buku nikah sebagai dokumen Negara.” Ungkap Ustad Didin.

Dalam Pasal 263 KUHP disebutkan,
Barangsiapa membuat secara tidak benar atau memalsu surat yang menimbulkan hak, perikatan atau pembebasan hutang, atau yang diperuntukan sebagai bukti dari suatu hal, dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain pakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak dipalsu, diancam, jika pemakaian tersebut dapat menimbulkan kerugian, karena pemalsuan surat dengan pidana penjara paling lama enam tahun.

Kemudian yang kedua, diancam dengan pidana yang sama, barang siapa dengan sengaja memakai surat palsu atau yang dipalsukan seolah-olah sejati, jika permainan surat itu menimbulkan kerugian.(AS)

Jaga Sehat Kuatkan Stamina Personil, Polres Lumajang Gelar Senam Bersama

LUMAJANG – Dalam rangka menjaga kebugaran dan meningkatakan stamina dan imun di dalam tubuh, Polres Lumajang melaksanakan senam dan olahraga bersama di halaman Mapolres Lumajang, Selasa (18/5/2021).

Kegiatan olahraga bersama ini dipimpin oleh Wakapolres Lumajang Kompol Kristiyan Beorbel Martino SH.S.İ.K M.M dan diikuti oleh pejabat utama, para perwira dan seluruh personil Polres Lumajang serta Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sebelumnya, seluruh personil Polres Lumajang melaksanakan apel pagi terlebih dahulu dan langsung dilanjutkan dengan senam bersama yang dipandu oleh Ipda Rusdiq Sudarmanto.

Wakapolres Lumajang Kompol Kristiyan Beorbel Martino SH.S.İ.K M.M melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta menyampaikan, program olah raga bersama ini meningkatkan stamina dan imun diri sehingga akan terbentuk personel yang sehat, dan sebagai salah satu upaya pencegahan Covid-19 di lingkungan Polres Lumajang.

“Menjaga pola hidup yang sehat dengan berolahraga dan berjemur dapat mencegah virus covid-19 dan meningkatkan stamina serta fisik yang prima,” tutur Shinta.

Ipda Andrias Shinta PW, SH menambahkan bahwa olahraga mandiri setiap pagi hari ini seperti yang telah dilaksanakan sebelum bulan suci ramadhan, dan dinyatakan berlaku kembali terhitung mulai hari Selasa tgl 18 Mei 2021 dengan pengaturan kostum olah raga yang telah ditentukan setiap harinya, setelah itu berganti seragam dinas.

“Dengan dilaksanakan kegiatan olahraga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh personil Polres Lumajang bahwa olahraga sangatlah penting dan bermanfaat bagi kesehatan diri mereka,” pungkas Ipda Andrias Shinta. (red)

Viral Polisi Sabar Hadapi Cacian Warga di Pos Penyekatan, Komisi III: Sesuai Program Presisi

JAKARTA – Media sosial (medsos) viral atau banyak memperbincangkan dari sikap aparat kepolisian yang bertindak penuh dengan kesabaran dan mengedepankan pendekatan humanis saat menghadapi masyarakat yang melontarkan caci maki saat diputarbalikan di pos penyekatan.

Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni mengungkapkan bahwa, pendekatan humanis dan kesabaran petugas tersebut sudah sesuai dengan program Presisi atau Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan, yang digagas oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Sudah tugasnya Polri untuk humanis sesuai dengan Program Presisi Kapolri dan itu bagian dari tanggung jawab anggota di lapangan wajib humanis mengayomi,” kata Sahroni saat dihubungi awak media, Selasa (18/5/2021).

Setidaknya ada dua peristiwa warga yang memaki aparat kepolisian saat diputarbalikan di pos penyekatan yang menarik perhatian masyarakat. Pertama di Sukabumi, yang dimana seorang ibu melontarkan kalimat kasar kepada aparat kepolisian karena di mobil berisikan rombongan keluarganya di halau oleh petugas.

Kemudian peristiwa kedua adalah seorang perempuan yang mencaci maki polisi di Jalan Lingkar Selatan, Ciwandan, Cilegon, Banten. Setelah viral yang menuai kecaman dari masyarakat, mereka berdua pun meminta maaf atas sikapnya kepada aparat kepolisian.

Kedua warga yang memaki itupun sudah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada aparat kepolisian. Petugas pun dengan lapang dada memberikan maaf kepada dua orang tersebut.

Sahroni menambahkan, seharusnya masyarakat jangan seenaknya memperlakukan petugas kepolisian yang sudah berjuang dengan sabar dan humanis dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 sebagaimana implementasi dari kebijakan Pemerintah Indonesia dalam mengendalikan virus corona saat libur Lebaran.

“Petugas sudah lelah lakukan pencegahan sesuai aturan pemerintah. Humanis sangat di perlukan tapi tidak dengan cara seenaknya juga. Itu sangat benar tapu dengan sikap yang tidak ramah kepada petugas itu juga tidak boleh dilakukan oleh orang-orang yang semaunya,” ujar Sahroni.

Bahkan terkait makian warga ke aparat itu, Sahroni berharap adanya tindakan yang lebih tegas kepada masyarakat yang bertindak seenaknya.

“Tidak bisa dibiarkan. Harus ada hukuman keras agar masyarakat bisa lebih menuruti aturan dan menghargai petugas yang bekerja. Hukumannya bisa dengan kerja sosial, atau ya dipenjara saja,” tutur Sahroni. (tim)

Ratusan Polisi yang Bertugas Sekat Pemudik di Mojokerto Jalani Tes Swab PCR

MOJOKERTO – Ratusan personil Polres Mojokerto yang bertugas dalam Operasi Ketupat Semeru 2021 menjalani tes swab PCR. Pemeriksaan ini untuk mencegah penularan COVID-19 dari polisi ke masyarakamt.

Pengambilan sampel swab ratusan personil digelar di lapangan upacara Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Mojosari. Selanjutnya, sampel akan diperiksa di Labkesda Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander juga menjalani tes swab PCR tersebut. Menurut dia, pemeriksaan COVID-19 yang dimulai hari ini menyasar 200 personilnya. Itu sudah termasuk para guru TK Kemala Bhayangkari.

Tes swab PCR massal di Polres Mojokerto ini, lanjut Dony, untuk mendeteksi anggotanya yang mungkin terinfeksi COVID-19. Pasalnya, mereka banyak berinteraksi dengan masyarakat selama bertugas dalam Operasi Ketupat Semeru 2021 dan penyekatan mudik lebaran sejak 22 April lalu.

“Kami ingin memastikan semua personil kami aman dan tetap sehat sehingga tidak menularkan COVID-19 saat memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Dony kepada wartawan di lokasi, Selasa (18/5/2021).

Selain bertugas melayani masyarakat seperti biasa, ratusan personil Polres Mojokerto juga masih harus melaksanakan pengetatan mobilitas penduduk hingga 24 Mei nanti. Itu sesuai dengan Adendum Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri.

Pengetatan mobilitas penduduk digelar mulai hari ini sejak berakhirnya larangan mudik lebaran pada Senin (17/5). Masyarakat yang akan masuk ke Mojokerto tetap menjalani pemeriksaan di 4 pos. Yaitu di Ngoro, Pacet, Trawas dan PPST Trowulan.

“Harapan kami melalui tes swab PCR ini semua personil kami siap kembali memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat dan bebas COVID-19,” jelas Dony.

Anggota Polres Mojokerto yang positif COVID-19, kata Dony, bakal langsung diisolasi sampai sembuh. Tempat isolasi di Puskesmas Gondang disiapkan untuk polisi yang terinfeksi virus Corona tanpa gejala klinis.

“Bagi yang mempunyai penyakit bawaan, kami rujuk ke rumah sakit supaya penanganannya lebih maksimal untuk penyembuhan personil kami,” terangnya.

Kepala Labkesda Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto Nur Mutoliah menjelaskan, pengambilan sampel swab 200 polisi dan guru TK Kemala Bhayangkari ditargetkan selesai hari ini. Menurut dia, hasil tes swab PCR diperkirakan keluar sore nanti.

“Kalau besok Polres Mojokerto mengajukan lagi, tetap kami layani,” tandasnya. (tim)