Home Blog Page 1793

Permudah Pembuatan Sim Bagi Masyarakat Polri Luncurkan Aplikasi ‘SINAR’

JOMBANG – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim serta Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Selasa (13/4/2021) sore, menghadiri Launching Aplikasi SIM Nasional Presisi (Sinar) Korlantas Polri, yang dilaksanakan di Satpas Satlantas Polres Jombang.

Dalam kegiatan ini, selain diikuti oleh Kapolda Jawa Timur dan Polres jajaran, juga tersambung dengan Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo, melalui video teleconference. Saat di lounching, kapolri berinteraksi dengan salah satu pemohon sim dari santri dari Tebuireng, Jombang. Yang didampingi secara langsung oleh KH. Abdul Hakim Mahfudz, pengurus pondok pesantren tebuireng, jombang. Selain itu juga KH. Irfan Shaleh pimpinan Ponpes Bahrul Ulum dan KH. Masduki pimpinan Ponpes Tanfizil Quran.

Kapolda jawa timur Irjen Nico Afinta menjelaskan, bahwa hari ini seluruh polres jajaran polda jawa timur mengikuti launching aplikasi sim nasional presisi.

“Tujuan launching ini adalah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya saat membuat SIM. Masyarakat tidak perlu datang, dan cukup melakukan pembuatan sim di aplikasi ini,” jelas Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, Selasa (13/4/2021) sore.

Harapan kedepan pelayanan Polri kepada masyarakat akan lebih ditingkatkan. Dengan aplikasi ini juga bisa menghindari kerumunan. Dan jika sim sudah jadi, nantinya akan diantar ke pemohon sim langsung ke rumah.

“Aplikasi ini sangat bagus dan bisa hindari kerumunan saat pembuatan sim,” tutup kapolda jatim.

Sementara itu, bagi masyarakat sebelumnya bisa men download aplikasi ‘SINAR’ terlebih dahulu di play store, dari aplikasi ini nantinya akan berfungsi sebagai perpanjangan SIM maupun membuat SIM baru. Sehingga pemohon SIM tidak perlu hadir di satpas dan tidak perlu mengantri.

Jika masyarakat atau pemohon menggunakan SIM dengan aplikasi ‘SINAR’ maka masyarakat dapat memanfaatkan layanan aplikasi Polri untuk mempermudah masyarakat pemohon sim.

Pemohon sim baru hanya menunggu beberapa menit sim akan jadi. Sim akan dicetak dan akan diantar ke rumah oleh petugas dari PT. Pos kepada pemohon. (tim)

DPRD Banyuwangi Bentuk Pansus Pembahasan Rancangan Awal RPJMD Tahun 2021-2026

BANYUWANGI — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi, membentuk sekaligus mengesahkan Panitia khusus (Pansus) untuk membahas perencanaan awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Banyuwangi Tahun 2021-2026.

Rapat paripurna internal dewan yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Banyuwangi, pada Selasa (13/04/2021) ini dipimpin langsung Ketua DPRD, I Made Cahyana Negara,SE didampingi Wakil Ketua DPRD, M.Ali Mahrus dan dihadiri anggota dewan lintas fraksi.

“ Rapat paripurna internal hari ini dalam rangka membentuk dan mengesahkan Pansus dalam rangka pembahasan Rancangan awal RPJMD Tahun 2021-2026 “, ucap Made Cahyana saat dikonfirmasi Awak Media.

Menurut I Made Cahyana Negara, Ketua DPRD Banyuwangi hal ini merupakan momentum strategis Pemerintah daerah bersama DPRD dalam rangka penyelenggaraan Pemerintahan Daerah sebagaimana amanat Undang-Undang No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Maka setiap perencanaan pembangunan daerah harus tetap memperhatikan asas dan cara pendekatan teknokratif,aspirastif, politis atas bawah, bawah atas sebagaimana ketentuan Pasal 7 Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 86 Tahun 2017.

Jika mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 86 tahun 2017, Bupati terpilih paling lambat 40 hari harus menyerahkan perencanaan awal (Ranwal) RPJMD untuk dibahas dan disepakati bersama dengan DPRD.

“ Sesuai dengan ketentuan, sejak diterima Pansus DPRD hanya mempunyai waktu 10 hari untuk melakukan pembahasan Rancangan awal RPJMD Kabupaten Banyuwangi tahun 2021-2026″, ucap Made Cahyana.

Selanjutnya hasil pembahasan Rancangan awal RPJMD oleh pansus dirumuskan dalam nota kesepakatan yang nantinya ditanda tangani oleh Kepala Daerah dan Ketua DPRD, setelah disepakati dan ditanda tangani, barulah berkas akan dikirim kepada Gubernur Jawa Timur (Jatim) untuk mendapatkan persetujuan.

“ Dalam rapat paripurna internal telah disepakati saudara Irianto,SH sebagai Ketua Pansus Rancangan awal RPJMD tahun 2021-2026″, pungkas ketua DPRD Banyuwangi.

Lebih lanjut Made menambahkan penyusunan Ranwal RPJMD merupakan penyempurnaan rancangan teknokratik RPJMD berpedoman pada visi, misi dan program kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih.

Sekedar diketahui dalam Pemilukada tahun 2020 yang lalu, Bupati Banyuwangi dan Wakil Bupati Banyuwangi terpilih, Ipuk Fiestiandani dan H.Sugirah dalam visinya ingin mewujudkan Banyuwangi yang semakin maju, sejahtera dan berkah.

Dengan misi, pertama meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan ekonomi local berbasis pertanian, perikanan, UMKM dan pariwisata fokus pada keberdayaan keluarga untuk membuka lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan, sedang yang kedua membangun SDM unggul, sehat jasmani rohani, produktif dan berkarakter melalui peningkatan akses serta pelayanan pendidikan, kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya.

Berikutnya yang ketiga mewujudkan masyarakat berakhlak yang memegang teguh nilai-nilai keagamaan, menjaga keluhuran adat istiadat serta menguatkan gotong royong dan kerukunan dalam harmoni kebhinekaan, selanjutnya yang keempat, mempercepat pembangunan infrastruktur ekonomi dan social yang semakin merata dengan memperhatikan daya dukung lingkungan.

Untuk yang terakhir yang kelima, memantapkan tata kelola pemerintahan yang tangkas dan dinamis melalui transformasi digital untuk mewujudkan birokrasi produktif dan kemudahan berusaha. (Sigit)

Dukung Pemulihan Ekonomi, Pemkot Gelar Bazar Ramadan

MAYANGAN – Untuk mendukung pemulihan ekonomi, Pemerintah Kota Probolinggo bersama Gugus Tugas COVID 19 setempat memutuskan membuka Bazar Ramadan, Selasa (13/4) sore. Meskipun diizinkan untuk digelar, Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin menekankan agar masyarakat saling menjaga dan menjalankan protokol kesehatan (prokes) untuk menghindari lonjakan kasus COVID 19.

Kepada 95 pelaku UMKM yang mengisi bazar Ramadan, Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin berpesan agar mereka ikut serta mengedukasi masyarakat. Apabila ada warga yang membeli di lapak atau di area bazar tidak menggunakan masker, pelaku UMKM wajib mengingatkan.

“Jangan lengah, tapi tolong saling mengingatkan (bila ada yang tidak patuh prokes). Karena sampai saat ini situasi terkendali maka pemerintah memutuskan membuka (bazar). Apabila ada lonjakan kasus COVID 19 maka pemkot bersama satgas akan mengambil kebijakan sesuai keharusan. Jika masyarakat sudah sadar, sudah taat prokes, kegiatan perekonomian akan berjalan sesuai apa yang diharapkan,” jelas Habib Hadi, yang kala itu hadir bersama Ketua Dekranasda Aminah Hadi Zainal Abidin.

Bazar Ramadan di Jalan KH Manshur atau sebelah utara Alun-alun Kota Probolinggo ini dibuka selama 28 hari, dimulai sejak 13 April hingga 10 Mei mendatang. Jam operasional bazar berbagai macam kuliner itu dibuka sekitar pukul 15.00 hingga pukul 17.30.

Habib Hadi menegaskan akan menugaskan Satpol PP di lokasi tersebut. Ketika dibuka secara resmi dengan dihadiri Kajari Hartono dan perwakilan Forkopimda, kasus terkonfirmasi positif COVID 19 ada 3 orang.

“Pemerintah bersama masyarakat harus memahami situasi dan kondisi di masa pandemi ini. Patut disyukuri, Alhamdulillah sembuh 2 orang tinggal 3 orang. Mudah-mudahan segera sembuh dan tidak ada yang terkonfirmasi,” harap Habib Hadi.

Sementara itu, Kepala DKUPP Fitriawati menambahkan, bazar Ramadan merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kota Probolinggo dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan. “Sekaligus upaya mengerakan perekonomian dan membantu meringankan beban masyarakat akibat dampak COVID 19. Juga memudahkan masyarakat membeli makanan atau takjil,” serunya. (fam/ali)

Kapolri Resmikan Aplikasi SIM Presisi Nasional, Perpanjang SIM Bisa dari Rumah

JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meresmikan aplikasi SINAR (SIM Presisi Nasional). Kehadiran aplikasi SIM online ini perwujudan dari janjinya saat fit and proper test dengan melaksanakan transformasi Presisi yakni kelembagaan, operasional, pelayanan publik dan pengawasan.

“Polri harus mengikuti strategi perkembagan teknologi dan adanya pandemi COVID-19,” kata Sigit di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat, Selasa, 13 April 2021.

Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, dengan kehadiran SIM online ini dapat memberikan pelayanan kepolisian yang humanis dan menghindari kontak antara petugas dan masyarakat untuk menghilangkan penyalahgunaan wewenang.

“Sudah saatnya Polri menampilkan polisi lalu lintas (polantas) yang berwibawa dan disegani masyarakat tanpa menggunakan senjata,” katanya.

Ia pun mengapresiasi jajaran Korlantas Polri yang sekali lagi membuktikan penerapan teknologi dalam pelayanan masyarakat setelah adanya ETLE.

“Hari ini Korlantas membuktikan lagi setelah ETLE, kemudian mampu merubah pelayanan kepolisian yang selalu berinteraksi dengan masyarakat, dan hari ini pelayanan SIM yang bisa diakses dari rumah dan dimana saja,” katanya.

Dengan kehadiran SIM online, mantan Kapolda Banten ini menyebut masyarakat yang membutuhkan pelayanan perpanjangan SIM bisa dilakukan dari rumah. Ke depan, ia berharap permohonan SIM baru dan perpanjangan STNK juga bisa mengggunakan aplikasi.

“Cukup dari rumah pelayannan perpanjangan SIM bisa dilakukan dengan menggandeng kantor pos untuk melakukan delivery (pengiriman),” katanya.

Korlantas sendiri P menggandeng BNI dalam kemudahan pelayanan pembayaran PNBP SIM secara online, melalui Virtual Account (VA) dan PT Pos Indonesia untuk layanan pengiriman SIM hingga ke tempat tinggal pemohon .

Adapun kerja sama tersebut merupakan salah satu komitmen BNI untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam penerapan layanan secara digital yang secara konsisten digaungkan BNI.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, BNI menyambut baik peluncuran SINAR ini sebagai upaya memudahkan pelayanan kepada masyarakat, implementasi digitalisasi dilingkungan Polri. Di sisi lain inovasi ini turut mendukung upaya Pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan melalui layanan perpanjangan SIM dari rumah saja.

BNI siap dengan solusi layanan digital untuk pembayaran SIM tersebut, dimana pemohon SIM akan mendapatkan Virtual Account (VA) BNI sebagai sarana melakukan pembayaran PNBP SIM.

“Untuk memudahkan masyarakat, Pembayaran PNBP tersebut bisa dilakukan melalui bank manapun termasuk melalui e-channel BNI seperti ATM, BNI Mobile Banking serta juga melalui seluruh kantor cabang BNI yang tersebar di seluruh Indonesia,” tutup Royke. (tim)

Dankor Brimob Polri Turut Ringankan Beban Warga Terdampak Gempa di Lumajang

LUMAJANG – Dankor Brimob Polri turut andil meringankan beban masyarakat terdampak gempa, di Lumajang Jawa Timur.

Hari ini, Senin (12/4/2021) sejumlah sembako tiba di Lumajang sekira jam 14 : 00 waktu setempat.

Didampingi oleh Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno S.I.K M.Si serta Dandim 0821 Letkol Inf Andi A. Wibowo S.Sos M.I Pol, bantuan dari Dankor Brimob serahkan secara simbolis ke Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq melalui Dan Sat Brimob Polda Jatim Kombes Pol Amostian S.I.K M.H.

“Kurang lebih untuk berasnya sebanyak 4 ton. Yang mana kita bagi yang 3kg sebanyak 75 pcs total 225 kg, kemudian yang 5kg sebanyak 250 pcs ini 1.350kg. Minyak goreng 1 literan ada 215 dus total 3.084 liter. Itu yang globalnya,” kata Kombes Pol Amostian melalui Paur Subbaghumas Bagops Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta

Kemudian lanjut dia, juga ada masker kain juga ada 200 pcs, lalu pempers 1 ball.

“Ini totalnya 2 ball semuanya,” imbuhhya.

Lalu, Mie instan ada 200 dus, kemudian ada kecap ada 8 dus, biskuit Khong Guan ada 2 dus, biskuit roma kemudian teh, susu, kopi kapal api, kopi susu dan air mineral sekitar 80 dus.

“Harapannya, masyarakat merasa aman, tenang, tidak merasa trauma atas terjadinya gempa susulan seperti kemarin,” terang Amostian melalui Paursubbaghumas Ipda Andrias Shinta

“Ini adalah bantuan dari Dankor Brimob Polri buat masyarakat di Lumajang. Saya ucapkan terima kasih juga pada Kapolres Lumajang, Dandim 0821 yang sudah membuat semuanya lancar. Sehingga bantuan bisa segera sampai hingga diterima masyarakat,” pungkasnya.

Bantuan serupa juga diberikan pada warga terdampak gempa di Kabupaten Malang. Akan tetapi selisih menyediakan dengan kondisi wilayah terdampak, kata Kombes Amostian, di Malang Dankor Brimob Polri memberikan 1 box paket sembako, sementara di Lumajang jumlahnya ada 2 box paket sembako. (Hum/tim)

Kades Sukoharjo, Selalu Berinovasi Untuk Kembangkan Infrastruktur Didesaanya

KEDIRI — Setelah sukses memasang lampu penerangan jalan desa, Ahmadi Kepala desa Sukoharjo kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri, bersama warganya membuat jalan baru untuk memudahkan masyarakat dari segi transportasi, disisi lain sawah masyarakat akan naik harga jualnya.

Dalam pelaksanaannya, Ahmadi mengumpulkan semua warga untuk melakukan gotongroyong bersama-sama sehingga jalan baru tersebut dapat segera terwujud.

Warga masyarakat menyambut antusias, karena dengan dibukanya jalan baru tersebut sangat bermanfaat terutama untuk memudahkan pengangkutan hasil pertanian dari lahan mereka.

Ahmad sendiri juga mempelopori terdepan dalam menciptakan jalan baru yang menuju persawahan langsung direspon oleh seluruh pemilik tanah, sehingga tidak ada kesulitan yang berarti.

Dengan terbangunnya fasilitas jalan kelokasi pertanian, saat ini warga merasa terbantu, disamping mempermudah saat memanen juga biaya lebih murah.

“Kami bersyukur Pak lurah punya ide semacam ini, sehingga dengan terbangunnya jalan ini, warga lebih mudah dalam melakukan kegiatan bertani”, ungkap salah satu warga Sukoharjo.

Kepada Gpurnews, Ahmadi menyampaikan jika dirinya akan berusaha sekuat tenaga bersama sama masyarakat, membangun desany untuk lebih baik lagi, disampaikan juga warga masyarakatnya sangat guyup dan mudah untuk diajak musyawarah.

“Alhamdulillah, semua program didesa kami dapat berjalan dengan baik dan terlaksana sesuai jadwal, sehingga dapat langsung dinikmati oleh masyarakat”, Ujar Ahmadi
( Yono )

Rahmanianty Penari Tarian “PaksiTuwung” Binaan Sanggar Tari Rengganis

KOTA CIMAHI —
Bertempat di gedung Imah Seni Kota Cimahi yang beralamat di jalan pacinan Kota Cimahi, Wartawan Gempur News berkesempatan mewawancarai salah seorang penari yang tengah mengikuti Kegiatan yang di laksanakan di AKTV.

Rahmanianti salah seorang peserta yang membawakan tarian dengan judul “Paksituwung”, Gadis mungil pemalu ini tengah menempuh pendidikan dan teecatat sebagai murid kelas 6 di SD Cibabat Mandiri 1, tarian yang di kuasainya lumayan banyak,yakni hampir mencapai 10 tarian.

Kita tidak akan menyangka jika anak yang pendiam ini sangat piawai membawakan tarian, Khususnya tarian sunda.

Rahma panggilan akrabnya Berhararap agar generasi muda khususnya di kota Cimahi Untuk mencintai dan melestarikan seni dan budaya peninggalan Nenek Moyang Kita.

“Saya berharap teman-teman sebaya agar mau mempelajari tarian Tradisional dan mencinta serta melestarikan seni budaya warisan nenek moyang agar tetap lestari walaupun jaman sekarang Tarian atau Dance Korea sedang digandrungi oleh remaja di kota-kota besar.Semoga tarian tradisional tetap lestari dan di minati remaja sebaya saya.” Jelasnya.

Sementara rekan satu sanggarnya Anisa Siswi SMAN 3 Kota Cimahi Kelas 12, mengharapkan para mojang-bujang Kota Cimahi lebih tertarik untuk melestarikan seni budaya daerah terutama budaya sunda dibanding seni budaya asing yang sedang marak akhir-akhir ini, yakni tarian boy band dari Korea, Anisa sendiri yang merupakan seniornya Rahma dari Sanggar Tari Rengganis. (Achmad )

Di Rakernis Propam, Kapolri Minta Polisi Terlibat Narkoba Ditindak Tegas

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada Propam Polri untuk menindak tegas seluruh personel kepolisian yang masih terjerat dalam kasus Narkoba.

Hal itu ditekankan Sigit saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Divisi Propam Polri di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/4/2021).

“Terhadap yang melakukan pidana, utamanya narkoba kalau memang sudah tidak bisa diperbaiki, kalau sudah tidak bisa dibina, yang begitu-begitu segera selesaikan,” kata Sigit dalam sambutannya.

Menurut Sigit, sebagai personel kepolisian tugas pokoknya sudah jelas, memberantas, memberangus dan menangkap bandar narkoba di Indonesia. Bukan malah sebaliknya, polisi malah terjerumus masalah itu.

“Karena saya pikir kami sebagai penegak hukum yang bertugas melakukan penangkapan, pemberantasan terhadap hal seperti itu. Tapi disitu rekan-rekan juga di dalamnya yang beginian selesaikan dengan cepat,” ucap eks Kabareskrim Polri itu.

Saat ini, Sigit menyebut, sudah banyak perubahan sikap maupun perilaku dari aparat kepolisian di lapangan. Terutama personel yang menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya melihat di lapangan banyak sekali perubahan yang sudah dilakukan oleh anggota,
saya melihat bagaiamana rekan-rekan bekerja kerja hadir pada saat masyarakat membutuhkan kehadiran dari kepolisian pada saat siang, pada saat banjir, pada saat hujan,” ujar Sigit.

Oleh sebab itu, Sigit menekankan, oknum-oknum kepolisian yang terlibat narkoba ataupun terjerat pidana lainnya justru akan merusak citra Polri yang saat ini terus membangun kepercayaan publik lebih tinggi lagi.

“Oleh karena itu jangan hanya gara-gara satu dua orang oknum yang melakukan pelanggaran maka 100 anggota yang sudah bersusah payah itu kemudian hilang. Ibarat hanya gara-gara nila setitik maka rusak susu sebelanga, hal seperti itu ke depan harus diperbaiki,” tutup Sigit. (tim)

Ditemukan Benda Purbakala Di Bondowoso

BONDOWOSO –
Di temukan benda purbakala di dusun Kecik desa Lojajar Kecamatan Tenggarang Kabupaten Bondowoso,(12/4/2021).

Peninggalan benda purbakala tersebut ditemukan oleh Wasid al pak Ida, ketika dirinya menggali tanah di belakang rumahnya,untuk membuat septiteng.

Akan tetapi dalam penggalian tanah menemukan gua yang di dalamnya berisi 3 tengkorak manusia dan beberapa benda antik berupa manik manik alat besi, diduga tajak untuk membuat keranda.

Tiga tengkorak tersebut di kubur kembali oleh wasid dan di bantu warga setempat karena merasa takut, Ujar Wasid

Menurut keterangan Hery kusdaryanto, Kasi Purbakala Bondowoso ,benda benda tersebut di perkirakan di buat pada abat 13.

“Untuk menentukan umur fosil manusia yang ada di Bondowoso perlu adanya penelitan arkeologi, dan fosil tersebut harus utuh dalam artian jangan sampai di sentuh apa lagi di angkat dan dikubur kembali”, tutur Hery Kusdaryanto.

Kami selaku kasi Purbakala menghimbau kepada masyarakat Bondowoso, apabila menemukan sesuatu yang berupa peninggalan purbakala untuk secepatnya melapor ke kami, biar tim kami yang menangani.
Agar masyarakat nantinya tahu kapan peninggalan benda tersebut dan pada abat keberapa benda tersebut di buat, tambahnya.

Untuk temuan benda purbakala di dusun kecik desa Lojajar kecamatan Tenggaran Kabupaten Bondowoso di amankan di rumah Wasid al pak Ida dan dia siap untuk melaporkan tiap bulan tentang keberadaan benda purbakala Bondowoso bagian kasi purbakala (ARI).

Forkopimka Ampelgading Serahkan Bantuan Sembako Kewarga Terdampak Gempa

MALANG – Forkopimka Ampelgading hari ini, Senin, 12 April 2021 menyerahkan bantuan sembako kepada warga masyarakat di wilayah desa Sonowangi kecamatan Ampelgading, yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana Gempa.

Dalam pelaksanaannya, dibantu dari personil Polsek Ampelgading dan perangkat desa setempat.

Seperti yang terjadi sebelumnya, wilayah Kabupaten Malang menetapkan tanggap darurat gempa bumi selam 14 hari kedepan, dan diharapkan juga warga masyarakat untuk tenang akan tetapi harus tetap waspada.

Dalam kejadian gempa tersebut, wilayah kecamatan Ampelgading termasuk daerah terdampak yang cukup parah, akibat dari gempabumi yang berpusat di Malang selatan pada tanggal 10 April pukul 14.15 WIB, dengan titik episentrum gempa terletak pada kordinat 8,95 LS, dan 112,48 BT tepatnya di laut selatan Jawa timur, pada jarak 90 KM barat daya Kabupaten Malang.

Dengan kejadian tersebut, Forkopimka menyalurkan bantuan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan, baik sedang maupun berat.

Kepala desa Sonowangi, Yadiono, menghimbau kepada warga masyarakat untuk meningkatkan rasa solidaritas dan empati diantara sesamanya, sehingga dari kerukunan dan gotongroyong tersebut dapat meringankan beban para korban gempa tersebut.

Warga masyarakat sendiri menyambut baik bantuan tersebut, akan tetapi dilapangan sendiri yang paling dibutuhkan merupakan bahan material yang dapat langsung dipakai dalam perbaikan bangunan yang mengalami kerusakan.(Anto)